Beranda blog Halaman 179

Razia Stasioner Kembali Digelar, Pelanggar Lalu Lintas Jadi Sasaran Utama

0
Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol La Ode Prasetyo saat diwawancarai terkait Operasi Patuh Mahakam 2026. Foto: Dimas/Media Kaltim

SAMARINDA – Polresta Samarinda melalui Satuan Lalu Lintas bersiap menggelar Operasi Patuh Mahakam 2026 selama dua pekan, mulai 8 hingga 21 Juni 2026.

Berbeda dengan pelaksanaan tahun sebelumnya, operasi kali ini akan mengombinasikan sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dengan kembali diterapkannya razia stasioner di sejumlah titik di Kota Samarinda.

Kasat Lantas Polresta Samarinda, La Ode Prasetyo, mengatakan fokus utama Operasi Patuh Mahakam tahun ini adalah penegakan hukum lalu lintas secara tegas namun tetap terukur dan humanis.

“Untuk pelaksanaan Operasi Patuh Mahakam 2026, sasaran yang diutamakan adalah kegiatan penegakan hukum,” ujarnya kepada pewarta Mediakaltim.com.

Ia menjelaskan, pola penindakan selama operasi dibagi dalam tiga skema utama. Sebanyak 60 persen penindakan akan mengandalkan ETLE, baik kamera statis maupun ETLE mobile yang dibawa petugas di lapangan.

Sementara itu, 30 persen penindakan dilakukan melalui tilang manual dengan pola razia stasioner yang kembali diterapkan setelah cukup lama tidak dilaksanakan.

Sedangkan 10 persen lainnya berupa teguran simpatik kepada pelanggar ringan sebagai bagian dari edukasi keselamatan berlalu lintas.

Adapun pelanggaran yang menjadi sasaran utama meliputi penggunaan knalpot brong, pelanggaran kasat mata, hingga penggunaan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau pelat nomor yang tidak sesuai spesifikasi.

Selain itu, Satlantas Polresta Samarinda juga memberikan perhatian khusus terhadap tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan berat, terutama truk yang parkir sembarangan di bahu jalan.

Menurut La Ode, pihak kepolisian akan melakukan langkah preemtif dan preventif melalui penyuluhan kepada pengemudi truk, patroli di kawasan rawan kecelakaan, hingga penindakan tegas terhadap pelanggar yang membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

“Kami mengimbau kepada truk-truk yang parkir tidak pada tempatnya, yang dapat mengganggu keselamatan lalu lintas, itu akan kami berikan penindakan tegas,” tegasnya.

Melalui Operasi Patuh Mahakam 2026, masyarakat diharapkan semakin disiplin dan sadar pentingnya keselamatan dalam berkendara demi menekan angka pelanggaran dan fatalitas kecelakaan lalu lintas di Samarinda. (MK)

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

Gerindra Samarinda Mulai Panaskan Mesin Politik Jelang Pilwali 2029

0
Ketua DPRD Kota Samarinda sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Samarinda, Helmi Abdullah, saat diwawancarai. Foto: Abdi/Media Kaltim

SAMASAMARINDA – Atmosfer politik di Samarinda mulai menghangat setelah jajaran Partai Gerindra Kota Samarinda secara terbuka mendorong Ketua DPC Gerindra sekaligus Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, maju sebagai bakal calon Wali Kota Samarinda pada Pilwali 2029 mendatang.

 

Menanggapi dorongan tersebut, Helmi Abdullah akhirnya buka suara saat ditemui di Kantor DPRD Kota Samarinda. Dengan nada santai namun tegas, ia menyatakan seluruh proses pencalonan kepala daerah di Partai Gerindra tetap harus mengikuti mekanisme dan keputusan partai.

 

“Yang jelas kalau urusan pencalonan itu nanti kita tunggu dari partai, kan tentu partai itu nanti punya kebijakan dan aturan,” ujar Helmi kepada wartawan.

 

Meski namanya mulai ramai didorong maju, Helmi menegaskan bahwa di internal Gerindra Samarinda masih banyak figur lain yang dinilai memiliki kapasitas untuk bertarung pada Pilwali mendatang.

 

“Nah kalau bicara masalah figur, tentunya di Partai Gerindra ini banyaklah, tidak saya sendirianlah. Masih banyak,” tuturnya.

 

Namun demikian, Helmi menegaskan loyalitas kepada partai menjadi prinsip utama yang dipegangnya sebagai kader Gerindra. Ia mengibaratkan dirinya sebagai prajurit partai yang siap menjalankan perintah apabila nantinya mendapat mandat resmi untuk maju di Pilwali Samarinda.

 

“Nah kalau kita ini apa ya, sebagai prajurit kalau diperintah siap aja! Nah itu,” tegasnya.

 

Kendati demikian, Helmi menilai keputusan pencalonan tetap harus mempertimbangkan faktor kelayakan dan dukungan objektif dari masyarakat.

 

“Tentu yang diperintah juga harus layak atau tidak, gitu kan,” tambahnya sambil tersenyum.

 

Saat disinggung mengenai kemungkinan Gerindra mengusung figur eksternal pada Pilwali Samarinda 2029, Helmi memastikan partainya tetap memprioritaskan kader internal.

 

Menurutnya, tradisi tersebut sudah berjalan dalam beberapa periode terakhir, termasuk saat Gerindra mengusung Andi Harun yang merupakan kader partai.

 

“Oh iya, pasti. Kan kita selama ini tidak pernah mengusung orang luar. Samarinda itu termasuk tahun kemarin Pak Andi Harun, sudah dua periode dari kader Gerindra. Nah tentunya ke depan DPC juga harus mempersiapkan calonnya juga,” katanya.

 

Di akhir wawancara, Helmi menyebut jabatan yang saat ini diembannya baik sebagai Ketua DPRD maupun Ketua DPC Gerindra Samarinda menjadi bagian dari modal politik. Namun ia tetap menyerahkan penilaian akhir kepada masyarakat.

 

“Saya di Gerindra ini hari ini posisi sebagai Ketua DPR, sebagai Ketua DPC. Apakah itu menurut sampean layak saya dicalonkan? Nah itu kembali lagi kepada masyarakat termasuk anda-anda,” pungkasnya. (MK)

 

Pewarta: Abdi

Editor: Agus SRINDA – Atmosfer politik di Samarinda mulai menghangat setelah jajaran Partai Gerindra Kota Samarinda secara terbuka mendorong Ketua DPC Gerindra sekaligus Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, maju sebagai bakal calon Wali Kota Samarinda pada Pilwali 2029 mendatang.

Menanggapi dorongan tersebut, Helmi Abdullah akhirnya buka suara saat ditemui di Kantor DPRD Kota Samarinda. Dengan nada santai namun tegas, ia menyatakan seluruh proses pencalonan kepala daerah di Partai Gerindra tetap harus mengikuti mekanisme dan keputusan partai.

“Yang jelas kalau urusan pencalonan itu nanti kita tunggu dari partai, kan tentu partai itu nanti punya kebijakan dan aturan,” ujar Helmi kepada wartawan.

Meski namanya mulai ramai didorong maju, Helmi menegaskan bahwa di internal Gerindra Samarinda masih banyak figur lain yang dinilai memiliki kapasitas untuk bertarung pada Pilwali mendatang.

“Nah kalau bicara masalah figur, tentunya di Partai Gerindra ini banyaklah, tidak saya sendirianlah. Masih banyak,” tuturnya.

Namun demikian, Helmi menegaskan loyalitas kepada partai menjadi prinsip utama yang dipegangnya sebagai kader Gerindra. Ia mengibaratkan dirinya sebagai prajurit partai yang siap menjalankan perintah apabila nantinya mendapat mandat resmi untuk maju di Pilwali Samarinda.

“Nah kalau kita ini apa ya, sebagai prajurit kalau diperintah siap aja! Nah itu,” tegasnya.

Kendati demikian, Helmi menilai keputusan pencalonan tetap harus mempertimbangkan faktor kelayakan dan dukungan objektif dari masyarakat.

“Tentu yang diperintah juga harus layak atau tidak, gitu kan,” tambahnya sambil tersenyum.

Saat disinggung mengenai kemungkinan Gerindra mengusung figur eksternal pada Pilwali Samarinda 2029, Helmi memastikan partainya tetap memprioritaskan kader internal.

Menurutnya, tradisi tersebut sudah berjalan dalam beberapa periode terakhir, termasuk saat Gerindra mengusung Andi Harun yang merupakan kader partai.

“Oh iya, pasti. Kan kita selama ini tidak pernah mengusung orang luar. Samarinda itu termasuk tahun kemarin Pak Andi Harun, sudah dua periode dari kader Gerindra. Nah tentunya ke depan DPC juga harus mempersiapkan calonnya juga,” katanya.

Di akhir wawancara, Helmi menyebut jabatan yang saat ini diembannya baik sebagai Ketua DPRD maupun Ketua DPC Gerindra Samarinda menjadi bagian dari modal politik. Namun ia tetap menyerahkan penilaian akhir kepada masyarakat.

“Saya di Gerindra ini hari ini posisi sebagai Ketua DPR, sebagai Ketua DPC. Apakah itu menurut sampean layak saya dicalonkan? Nah itu kembali lagi kepada masyarakat termasuk anda-anda,” pungkasnya. (MK)

Pewarta: Abdi
Editor: Agus S

Gerbangtara Dorong Gerakan Lingkungan Berkelanjutan Lewat Penanaman Pohon

0
Penanaman bibit pohon dalam kegiatan ESG Climate Action di Desa Budaya Pampang, Samarinda. Foto: Istimewa

SAMARINDA – Gerakan pelestarian lingkungan berbasis kepemudaan terus berkembang di Kalimantan Timur. Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, menghadiri kegiatan ESG Climate Action di Desa Budaya Pampang, Minggu (7/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Tiar melakukan penanaman pohon secara simbolis sebagai bagian dari program kolaborasi penanaman 2.000 pohon di Kalimantan Timur.

Kehadiran utusan Istana itu dinilai menjadi dukungan nyata terhadap gerakan lingkungan yang digerakkan generasi muda, komunitas lokal, dan sektor dunia usaha.

Tiar mengaku terkesan dengan semangat anak muda di Kalimantan Timur yang aktif mendorong aksi pelestarian lingkungan secara konkret.

“Ini agenda yang sangat keren dan sangat bagus. Yang membuat saya terkesan adalah kegiatan ini dimotori oleh anak-anak muda. Mereka menjadi inovator, katalisator, sekaligus penggerak agar program-program yang bermanfaat bagi masyarakat bisa berjalan,” ujarnya.

Ia juga mendorong pemerintah daerah di tingkat kota, kabupaten, hingga provinsi agar memberikan ruang kolaborasi dan dialog yang lebih luas bagi generasi muda.

Sebagai Stafsus Presiden yang membidangi UMKM dan teknologi digital, Tiar menilai transformasi digital memiliki hubungan erat dengan upaya pelestarian lingkungan.

Menurutnya, digitalisasi UMKM mampu membantu mengurangi produksi limbah, mulai dari pengurangan media promosi berbasis cetak hingga penggunaan transaksi non-tunai seperti QRIS yang mengurangi penggunaan kertas.

“Dengan adanya digitalisasi, UMKM menjadi lebih mudah berkembang dan pada saat yang sama dapat membantu mengurangi produksi sampah. Ini salah satu manfaat yang bisa dirasakan langsung,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Konsorsium Gerbangtara, Aie Natasha, menjelaskan program ESG Climate Action bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan program jangka panjang selama satu tahun yang akan berjalan di lima wilayah di Kalimantan Timur.

Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Paser, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Kutai Barat, Kota Balikpapan, dan Kota Samarinda.

Untuk menjaga keberlanjutan program, Gerbangtara menggandeng komunitas lokal dalam proses perawatan pohon serta menerapkan sistem monitoring berkala.

“Kami akan melaporkan perkembangan tanaman setiap kuartal dan di akhir program akan ada laporan dampak atau impact report. Jadi tidak hanya mengukur pertumbuhan pohon, tetapi juga dampak sosial serta ekonomi bagi masyarakat,” jelas Aie.

Sebagai tahap awal di Samarinda, sebanyak 100 pohon produktif ditanam di kawasan Desa Budaya Pampang.

Jenis tanaman yang dipilih meliputi rambutan, rambai, jambu, hingga petai yang diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.

Gerbangtara menegaskan jumlah penanaman pohon akan terus bertambah di sejumlah titik lain di Kalimantan Timur sebagai bagian dari upaya mewujudkan daerah yang lebih hijau dan berkelanjutan. (MK)

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

Penyaluran Bantuan Pangan Beras Nasional Sudah Sentuh 20 Juta KPM

0
Petugas Bulog saat memeriksa stok beras di Gudang Bulog Kota Balikpapan. Foto: Istimewa

BALIKPAPAN – Perum BULOG terus memperkuat langkah stabilisasi pangan nasional melalui percepatan penyaluran Bantuan Pangan Beras, distribusi beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta penyaluran MinyaKITA di berbagai daerah.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus memastikan pasokan kebutuhan pokok masyarakat tetap aman di tengah dinamika harga beras di sejumlah wilayah.

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan pemerintah telah menyiapkan berbagai instrumen untuk menjaga stabilitas harga beras nasional.

Salah satu strategi utama yang kini dijalankan yakni mempercepat distribusi bantuan pangan serta memperluas penyaluran beras SPHP ke pasar rakyat dan jaringan distribusi resmi.

“Hingga awal Juni 2026, stok beras yang dikelola BULOG mencapai sekitar 5,3 juta ton. Jumlah ini sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan program bantuan pangan, SPHP, serta berbagai intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di seluruh Indonesia,” ujar Ahmad Rizal.

Secara nasional, hingga 6 Juni 2026, realisasi bantuan pangan beras telah mencapai hampir 60 persen atau diterima sekitar 20 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari target 33,2 juta KPM.

Pemerintah menargetkan seluruh bantuan pangan tersebut rampung disalurkan hingga akhir Juni 2026.

Sementara di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, penyaluran bantuan pangan beras telah mencapai 53 persen atau sebanyak 3.438 ton dari target 6.476 ton.

Untuk program SPHP, dari target 15.347 ton, BULOG telah menyalurkan sebanyak 4.774 ton dan akan terus meningkatkan distribusi secara masif.

Selain beras, BULOG juga mempercepat distribusi MinyaKITA sebagai bagian dari program stabilisasi pangan pemerintah.

Dari target 1,295 juta liter di wilayah Kaltim-Kaltara, sebanyak 687 ribu liter atau sekitar 53 persen telah tersalurkan kepada masyarakat penerima bantuan.

Pemimpin Wilayah BULOG Kaltim-Kaltara, Musazdin Said, mengatakan pihaknya terus melakukan dropping MinyaKITA ke kios-kios pasar melalui program SP2KP guna menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga minyak goreng.

“Hingga hari ini, total pendistribusian MinyaKITA telah mencapai sekitar 1,2 juta liter. Khusus BULOG Balikpapan, penjualan rutin dilakukan setiap pekan melalui kios pasar SP2KP,” katanya.

Menurutnya, kombinasi penyaluran bantuan pangan, distribusi beras SPHP, dan MinyaKITA menjadi instrumen penting dalam mengendalikan harga serta menjaga keseimbangan pasokan pangan di daerah.

Selain memperkuat distribusi, BULOG juga memastikan seluruh Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dalam kondisi aman dan siap digunakan sewaktu-waktu untuk mendukung kebijakan stabilisasi pangan nasional.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang karena stok beras nasional dalam kondisi sangat mencukupi. BULOG bersama Badan Pangan Nasional dan seluruh pemangku kepentingan akan terus bekerja memastikan harga beras tetap stabil dan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi,” tutup Ahmad Rizal. (MK)

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S

Penyaluran SPHP dan Bantuan Pangan Jadi Penahan Kenaikan Harga Beras

0
Bulog Kaltimtara, Dinas Perdagangan, dan Polda Kaltim saat melakukan pemantauan harga beras di Pasar Induk Pandansari Balikpapan. Foto: Istimewa

BALIKPAPAN – Pemerintah memastikan kenaikan harga beras yang terjadi di sejumlah daerah masih berada dalam batas wajar dan terkendali.

Hal tersebut disampaikan Kepala Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Musazdin Said, usai melakukan inspeksi bersama Dinas Perdagangan dan Polda Kaltim di Pasar Induk Pandansari, Balikpapan, Minggu (7/6/2026).

Dari hasil pemantauan di lapangan, harga beras medium tercatat berada di kisaran Rp15.200 per kilogram, sementara beras premium mencapai Rp16.400 per kilogram.

“Harga tersebut masih berada dalam rentang Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan Badan Pangan Nasional,” ujar Musazdin.

Menurutnya, pemerintah saat ini menjalankan dua instrumen utama untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan beras, khususnya di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Instrumen pertama yakni penyaluran beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui penugasan kepada BULOG guna menjaga keterjangkauan harga di tingkat konsumen.

“Hingga awal Juni 2026, dari target sekitar 15.500 ton beras SPHP hingga akhir tahun, realisasi penyaluran sudah mencapai sekitar 31 persen atau setara 4.500 ton,” jelasnya.

Sisa distribusi sekitar 10 ribu ton akan terus dipercepat melalui berbagai saluran, mulai distributor, kios pasar, Rumah Pangan Kita (RPK), outlet luar pasar, hingga Gerakan Pangan Murah (GPM).

Selain SPHP, pemerintah juga mempercepat penyaluran Bantuan Pangan (Bapang) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Dari target sekitar 6.500 ton bantuan pangan di wilayah Kaltim-Kaltara, realisasi penyaluran hingga 7 Juni telah mencapai 53 persen atau sekitar 4.600 ton.

“Sisa sekitar 2.200 ton ditargetkan selesai disalurkan pada minggu ketiga Juni ini,” katanya.

Program bantuan tersebut dinilai cukup efektif menahan tekanan permintaan di pasar. Sebab setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan alokasi sekitar 20 kilogram beras per bulan sehingga mampu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga.

Musazdin menyebut kombinasi antara penyaluran SPHP dan Bantuan Pangan mulai memberikan dampak nyata terhadap stabilitas harga di pasar.

Bahkan sejumlah pedagang mulai merasakan penurunan permintaan pembelian beras secara langsung yang mengindikasikan kebutuhan rumah tangga mulai stabil.

“Melalui langkah intervensi berkelanjutan ini, pemerintah berharap stabilitas harga beras tetap terjaga sekaligus memastikan distribusi pangan merata hingga ke wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara,” tegasnya.

Upaya tersebut juga menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah agar daya beli masyarakat tetap terlindungi di tengah dinamika harga pangan nasional. (MK)

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S

BNN Dalami Sindikat Internasional Usai Sita 7,8 Kg Hashish dari WN Rusia

0
Kepala Biro Humas dan Protokol BNN RI Komjen Pol. Putu Putera Sadana memberikan keterangan kepada wartawan terkait pengungkapan kasus narkotika libatkan WNA Rusia saat ditemui di Denpasar, Bali, Minggu (7/6/2026). ANTARA/Rolandus Nampu

DENPASAR – Badan Narkotika Nasional (BNN) masih mendalami jaringan peredaran gelap narkotika internasional yang diduga melibatkan seorang WNA asal Rusia yang ditangkap di Bangli, Bali, dengan barang bukti narkotika sekitar 7,8 kilogram bruto pada Jumat (5/6).

Kepala Biro Humas dan Protokol BNN RI Komjen Pol. Putu Putera Sadana saat ditemui di Denpasar, Bali, Minggu (7/6/2026), mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kerja sama antara BNN RI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Polri, serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Menurutnya, penangkapan dua WNA tersebut baru menjadi pintu masuk untuk mengungkap jaringan yang lebih besar.
Saat ini penyidik masih menelusuri kemungkinan keterlibatan pelaku lain, termasuk jaringan peredaran narkotika yang beroperasi di Bali maupun lintas negara.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan dan terus kami kembangkan. Apabila ditemukan tersangka lain maupun barang bukti tambahan, akan kami sampaikan pada perkembangan berikutnya,” ujar Putu Sadana.

BNN belum mengungkap secara rinci peran masing-masing tersangka maupun pola operasi jaringan yang diduga melibatkan WNA Rusia tersebut.

Namun, penyidik terus melakukan pendalaman terhadap jalur distribusi, asal-usul narkotika, hingga pihak-pihak yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut.
Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya jaringan lain yang beroperasi di Bali, Putu Putera Sadana menyatakan pihaknya masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan untuk memastikan setiap temuan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat kami ungkap. Kami tidak ingin berspekulasi karena seluruh proses harus berdasarkan data, fakta, dan pendekatan saintifik,” katanya.

Dia menegaskan pengungkapan kasus ini menjadi bukti komitmen negara dalam memerangi peredaran gelap narkotika yang melibatkan jaringan internasional. Seluruh proses penyidikan dilakukan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sebelumnya, Tim Gabungan BNN, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bea dan Cukai, serta Polda Bali berhasil mengungkap jaringan penyelundupan narkotika internasional oleh WNA asal Rusia di Dusun Kayang, Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali, pada Jumat (5/6), sekitar pukul 08.00 WIB.
Dalam operasi tersebut petugas mengamankan dua orang WNA Rusia KK (52) dan SK (40).

Pengungkapan bermula dari informasi Bea dan Cukai Soekarno-Hatta terkait adanya tas koper berisi ganja asal Thailand yang dibawa penumpang berinisial KK (P/52 tahun) WNA Rusia dan diduga akan dibawa ke Bali.

Usai mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, KK melanjutkan perjalanan menggunakan mobil rental menuju Pelabuhan Ketapang dan menyeberang pukul 01.30 WIB.

Kemudian, setibanya di Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 03.00 WITA, KK dijemput oleh SK yang juga seorang WNA Rusia. Setelah aksi kejar-kejaran dengan petugas BNN dari Gilimanuk sampai Bangli, kedua terduga pelaku berhasil ditangkap.

Petugas juga menyita barang bukti narkotika berupa “hashish” dengan berat bruto 7,8 kilogram.

Hashish (sering disebut hash) adalah produk konsentrat ganja yang terbuat dari getah atau resin tanaman ganja (trikoma) yang dikumpulkan dan dipadatkan. Zat ini biasanya berwarna cokelat, memiliki bentuk padat menyerupai bola, stik, atau balok, dan mengandung kadar tetrahydrocannabinol (THC) jauh lebih tinggi daripada bunga ganja biasa. (ANT/KN)

Cegah Karhutla, BNPB Semai Garam di Langit Jambi Selama Sepekan

0
Petugas memuat bahan semai Natrium Klorida (NaCl) atau garam ke dalam pesawat Cessna yang akan melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Aceh, Jumat (5/6/2026). BNPB dibantu BMKG melaksanakan OMC menggunakan pesawat Cessna Grand Caravan EX 208/PK-JVH untuk melakukan penyemaian NaCl pada radial 130 hingga 160 derajat dan bearing 130 derajat 90 Nautical miles (Nm) dengan ketinggian terbang 5.000 sampai 10.000 kaki guna mengelola curah hujan sebagai upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat, Nagan Raya dan Kabupaten Aceh Utara. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/kye (ANTARA FOTO/IRWANSYAH PUTRA)

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) selama sepekan di Provinsi Jambi sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang puncak musim kemarau.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Senin (8/6/2026), mengatakan bahwa operasi tersebut ditujukan untuk membasahi area rawan, terutama lahan gambut, agar tidak mudah terbakar seiring dengan mulai menurunnya intensitas curah hujan di wilayah tersebut.

“Langkah-langkah yang dilakukan untuk penanggulangan karhutla ini merupakan kombinasi dari pencegahan dan pemadaman. Sebelum titik api meluas, perlu dilaksanakan operasi modifikasi cuaca untuk membasahi gambut,” kata dia.

Pelaksanaan OMC di Jambi ini dijadwalkan berlangsung pada 5 hingga 12 Juni 2026, menyusul penetapan status siaga darurat karhutla oleh Pemerintah Provinsi Jambi yang berlaku mulai 27 April hingga akhir November 2026.

Operasi udara yang berpusat di Bandara Sultan Thaha Jambi ini melibatkan kolaborasi erat antara BNPB, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta TNI Angkatan Udara.

Dalam beberapa hari pertama operasi, tim mitigasi udara telah melakukan penyemaian masing-masing satu sorti bahan baku garam di atas wilayah-wilayah rawan seperti Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, dan Muaro Jambi.

Upaya penyemaian awan tersebut dilaporkan berhasil menurunkan hujan secara lokal di sejumlah titik rawan tersebut.

Menurut Abdul, Jambi merupakan satu dari enam provinsi prioritas penanganan karhutla di Indonesia yang mendapatkan dukungan intervensi teknologi dan operasi udara dari pemerintah pusat.

Guna mengantisipasi dampak kemarau yang dapat memperburuk potensi bencana asap, BNPB menekankan pentingnya kepatuhan semua pihak terhadap Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Karhutla.

“BNPB mengimbau, di antaranya pemerintah daerah bersama masyarakat dan pelaku usaha kehutanan dan pertanian, dapat bekerja sama dalam pencegahan dini,” kata dia.

Modifikasi cuaca untuk meningkatkan potensi hujan tersebut patut dinilai penting karena dengan begitu ketika berhadapan dengan puncak kemarau yang lebih kering, maka hutan dan lahan kritis seperti lahan gambut tidak mudah terbakar.

Program ini sekaligus menjadi langkah mitigasi, mengingat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut kondisi iklim global berpotensi berkembang menuju fenomena El Nino lemah hingga moderat pada semester kedua 2026 dengan peluang sekitar 50-80 persen sehingga meningkatkan risiko kekeringan dan karhutla di Indonesia.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani sebelumnya menjelaskan bahwa saat ini kondisi El Nino Southern Oscillation (ENSO) masih berada pada fase netral, namun indikasi penguatan menuju El Nino perlu diwaspadai karena dapat memperparah musim kemarau.

BMKG menilai berdasarkan hasil kajian ahli, potensi musim kemarau yang datang lebih awal dan berlangsung lebih panjang dan secara umum kondisi iklim di 2026 diperkirakan lebih kering dibandingkan normal.

Kerawanan karhutla diperkirakan mulai meningkat di wilayah Riau pada Juni, kemudian meluas ke Jambi dan Sumatera Selatan, serta berlanjut ke Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan pada periode Juli hingga Agustus.

Jumlah titik panas atau hotspot di Indonesia saat ini telah mencapai 1.601 titik, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.

“Untuk itu sebagai langkah mitigasi, BMKG terus memperkuat pendekatan preventif melalui Operasi Modifikasi Cuaca dengan metode pembasahan lahan atau rewetting khususnya di wilayah rawan gambut,” kata Teuku Faisal. (ANT/KN)

BWF Sebut Indonesia Open 2026 Layak Jadi Acuan Turnamen Bulu Tangkis Dunia

0
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Raymond Indra (kanan) dan Nikolaus Joaquin (kiri) berfoto dengan pialanya usai dikalahkan ganda putra Malaysia Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin pada final Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/6/2026). Indra/Joaquin menjadi runner up usai kalah rubber gim 21-13, 18-21 dan 10-21. (ANTARA FOTO/Fauzan/bar)

JAKARTA – Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) menilai Polytron Indonesia Open 2026 dapat menjadi rujukan dalam pengembangan standar turnamen bulu tangkis dunia, terutama dari sisi kreativitas, penggunaan teknologi, dan pengalaman bagi penonton.

“Selamat untuk panitia penyelenggara, PBSI, atas kesuksesan Polytron Indonesia Open 2026. Ini lebih dari ekspektasi kami. Salah satunya dari penggunaan LED dan kreativitas di baliknya sangat bagus,” kata Events Director BWF Selvaamresh Supramaniam dalam konferensi pers setelah turnamen di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (7/6/2026).

Supramaniam menyebut, BWF mendapat banyak pembelajaran dari sejumlah uji coba yang dilakukan dalam turnamen level Super 1000 tersebut.

Menurut dia, inovasi yang diterapkan pada Indonesia Open 2026 dapat menjadi masukan bagi BWF untuk mempersiapkan penyelenggaraan turnamen lain ke depan.

“BWF belajar banyak dari uji coba yang dilakukan di sini sehingga kami bisa mempersiapkan tuan rumah lain dan mempersiapkan diri kami sendiri untuk ke depannya,” ujar Supramaniam.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana Polytron Indonesia Open 2026 Achmad Budiharto mengatakan turnamen tahun ini memang dirancang tidak hanya sebagai ajang pertandingan, tetapi juga untuk mengembalikan euforia bulu tangkis Indonesia.

Dia menyebut, konsep sportainment menjadi salah satu pendekatan utama melalui perpaduan pertandingan kelas dunia, aktivitas di kawasan Istora, sesi meet and greet, dan hiburan.

“Pada waktu event ini dirancang secara konsep, ada beberapa objektif yang mau kami capai. Yang pertama adalah kami ingin mengembalikan lagi euforia bulu tangkis Indonesia,” kata Budiharto.

Budiharto menjelaskan tema “Pride of the Nation” dimaknai sebagai kebanggaan bagi masyarakat Indonesia, PBSI, dan BWF.
Menurut dia, penyelenggaraan tahun ini dapat diselesaikan dengan baik, lancar, aman, dan tanpa kendala berarti meski harapan untuk melihat wakil Indonesia menjadi juara belum terwujud.

“Walaupun memang ada harapan event ini bisa lebih lengkap kalau kita bisa mendapatkan gelar juara, tapi itu hanya masalah waktu. Saya percaya hal itu,” ujar Budiharto.

Terkait hal tersebut, Supramaniam menambahkan bawah kebanggaan terbesar dari Indonesia Open tidak hanya terlihat dari penyelenggaraan turnamen, tetapi juga dari antusiasme suporter yang memenuhi Istora sepanjang pekan.

“Pride of the Nation bukan hanya soal Indonesia Open, tapi kebanggaan bangsa itu adalah para suporter di Indonesia. Minggu ini kita melihat suporter datang dan menikmati acara, itulah kebanggaan bangsa yang sebenarnya,” tutur dia.

Penyelenggaraan Indonesia Open akan mengalami perubahan pada tahun depan. Budiharto menyebut durasi turnamen level Super 1000 tersebut akan bertambah menjadi 11 hari.

Menurut Selvaam, BWF juga akan meningkatkan total hadiah turnamen level Super 1000 menjadi dua juta dolar AS (sekitar Rp36 miliar) mulai musim depan. Sebagai perbandingan, Indonesia Open 2026 menyediakan total hadiah 1,45 juta dolar AS (sekitar Rp26 miliar). Seluruh pertandingan di dua lapangan pun akan mendapat siaran langsung. (ANT/-KN)

Pipa Gas Pertamina EP Bocor di Babelan, Aliran Gas Langsung Diisolasi

0
Insiden kebocoran pipa gas milik Pertamina di Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Minggu.ANTARA/Istimewa.

BEKASI – PT. Pertamina (Persero) menangani insiden kebocoran pipa gas milik Pertamina EP di Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, dalam tempo kurang dari 90 menit berkat respons cepat tim gabungan tanggap darurat.

“Kebocoran terkonfirmasi terjadi pada sore pukul 16.50 WIB tadi dan berhasil tertangani pukul 18.15 WIB,” kata Manager Communication, Relations & CSR PT. Pertamina Gas (Pertagas) Imam Rismanto di Bekasi, Minggu (7/6/2026) petang.

Ia menjelaskan kebocoran yang terjadi pada pipa FRP terindikasi akibat aktivitas pemasangan pipa BBM Cikampek Plumpang. Tim Tanggap Darurat Pertagas dan gabungan segera bertindak untuk melakukan penanganan sekaligus mengamankan area usai menerima informasi.

Sejumlah langkah strategis dan mitigasi telah dilakukan, termasuk pengamanan area dengan melibatkan kerja sama Tim Damkar setempat. Upaya itu turut melibatkan pihak berwenang guna memastikan kondisi dapat lebih terjaga dan area lokasi steril untuk tindakan penanganan.

“Sejak pukul 18.15 WIB tadi, kebocoran gas dari pipa telah berhasil tertangani dan kini telah dilakukan penghentian aliran gas untuk mengisolasi titik kebocoran serta mencegah risiko lanjutan,” ujarnya.

Tim gabungan selanjutnya melakukan upaya pemulihan disertai pemantauan situasi secara intensif dengan memprioritaskan keselamatan masyarakat maupun seluruh personel yang menjalankan pekerjaan.

“Prioritas utama kami adalah keselamatan masyarakat dan seluruh personel yang melakukan pekerjaan,” kata dia. (ANT/KN)

Gempa Susulan M 6,0 Guncang Laut Sulawesi, Warga Gorontalo Utara Mulai Evakuasi

0
Suasana perairan di pesisir Gorontalo Utara di Pelabuhan Kwandang Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, pada Senin (8/6/2026). ANTARA/Susanti Sako

GORONTALO – Gempa bumi susulan berkekuatan magnitudo 6,0 terjadi di wilayah Laut Sulawesi pada Senin (8/6/2026), pukul 07.55 WIB, dengan getaran yang dirasakan hingga ke wilayah Kabupaten Gorontalo Utara.

Kepala Stasiun Geofisika Gorontalo Dr Andri Wijaya di Gorontalo, Senin mengatakan gempa berpusat di Tahuna, Kepulauan Sangihe Provinsi Sulawesi Utara.

Ia mengatakan hingga saat ini peringatan tsunami masih berlaku, dengan pemutakhiran data masih berada pada status Peringatan Dini (PD) 3.

Warga Gorontalo Utara Hamid Rauf mengaku kepanikan sempat terjadi khususnya di wilayah Dusun Pelabuhan Desa Katialada, Kecamatan Kwandang.

“Kami takut dengan adanya peringatan tsunami, saya sempat menghentikan sementara aktivitas untuk mengucap doa, apalagi sempat merasa pusing dan khawatir,” kata Hamid, seorang penjual ikan keliling.

Warga lainnya Iskandar mengatakan pihaknya terus memantau kondisi air laut di Pelabuhan Kwandang. Sebagian warga di pesisir tersebut sudah mulai melakukan evakuasi mandiri.

“Informasi yang beredar terkait siaga status tsunami membuat warga tidak menunggu lagi informasi lanjutan dari pemerintah namun telah berangsur-angsur melakukan evakuasi mandiri tanpa kepanikan,” katanya.

Ervina guru Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Gorontalo Utara mengatakan pihak sekolah juga telah memulangkan seluruh siswa.

“Bel panjang telah dibunyikan tanda anak-anak dapat pulang ke rumah mengingat banyak orang tua menghubungi kami selaku wali kelas untuk menyampaikan informasi terkini di sekolah. Alhamdulillah lingkungan sekolah kondusif namun anak-anak sudah dipulangkan,” kata Ervina. (ANT/KN)