Beranda blog Halaman 159

Heboh Soal Mobil Dinas Gubernur Kaltim Disorot, KPK Ingatkan Celah Korupsi di Pengadaan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi polemik pengadaan mobil dinas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) senilai Rp8,5 miliar, yang menjadi sorotan publik dalam beberapa hari terakhir.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan lembaganya mengikuti perkembangan isu tersebut. Ia menekankan bahwa setiap belanja daerah harus disusun melalui perencanaan matang dan berorientasi pada kebutuhan riil.

Pembaca Setia Koran Nusantara!

Ingin tahu kabar terkini dari Koran Digital Koran Nusantara?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper Lengkap
https://koran.koranusantara.com/

📱 Versi Mobile
https://digital.koranusantara.com/kn28feb2026/mobile/

Heboh Soal Mobil Dinas Gubernur Kaltim Disorot, KPK Ingatkan Celah Korupsi di Pengadaan

0

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi polemik pengadaan mobil dinas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) senilai Rp8,5 miliar, yang menjadi sorotan publik dalam beberapa hari terakhir.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan lembaganya mengikuti perkembangan isu tersebut. Ia menekankan bahwa setiap belanja daerah harus disusun melalui perencanaan matang dan berorientasi pada kebutuhan riil.

“Itu memang cukup rame dari media sosial dan kami juga mengikuti isu pemberitaannya. Dalam konteks belanja daerah, tentu harus dilakukan perencanaan yang matang, sesuai dengan kebutuhan, dan juga yang terpenting adalah proses pengadanya,” ujar Budi dalam acara Tanya Jubir KPK di Jakarta pada Kamis (26/2/2026).

Ia menjelaskan, sektor pengadaan barang dan jasa kerap menjadi titik rawan terjadinya tindak pidana korupsi. Banyak perkara yang ditangani KPK, berawal dari tahapan pengadaan yang tidak berjalan sesuai aturan.

“Pengadaan barang dan jasa ini juga seringkali menjadi salah satu area yang punya ruang untuk terjadinya tindak pidana korupsi. Bahkan banyak sekali isunya adalah pengadaan barang dan jasa dari kasus-kasus yang kita tangani,” katanya.

Menurutnya, berbagai modus penyimpangan masih sering ditemukan. Seperti pengkondisian pemenang, penggelembungan harga, hingga penurunan spesifikasi barang yang tidak sesuai kontrak.

“Pengkondisian, penyimpangan, markup harga, downgrade spek, nah itu semuanya harus secara betul-betul kita lihat, semua mekanisme itu apakah sudah dijalankan sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Selain persoalan prosedur, KPK juga mengingatkan pentingnya kesesuaian antara kebutuhan dan realisasi belanja agar tidak terjadi pemborosan anggaran.

“Termasuk juga soal kebutuhan, apakah barang dan jasa yang kita belanjakan atau pengadaan, baik di kementerian, lembaga, maupun di pemerintah daerah harus betul-betul sesuai dengan kebutuhan. Jangan sampai juga butuhnya A, belanjanya B,” ujarnya.

KPK juga menyoroti pengelolaan kendaraan dinas setelah masa jabatan pejabat berakhir. Lembaga tersebut menemukan masih adanya kendaraan dinas yang belum dikembalikan ke pemerintah daerah.

“Karena memang banyak sekali mobil dinas yang pasca digunakan oleh pejabat pada periode itu, kemudian harusnya dikembalikan ketika sudah tidak menjabat. Tapi KPK melihat dari beberapa data yang diperoleh, masih banyak mobil dinas yang dikuasai oleh pejabat-pejabat sebelumnya, tidak dikembalikan ke pemerintah daerah,” ungkapnya.

KPK mengingatkan bahwa penguasaan aset negara tanpa pengembalian resmi berpotensi merugikan keuangan daerah dan dapat mengandung unsur tindak pidana.

Lebih jauh KPK juga mendorong masyarakat untuk aktif melaporkan dugaan penyimpangan yang dapat disampaikan melalui email [email protected], situs resmi KPK, atau menghubungi call center 198 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Penulis : Fajri
Editor : Muhammad Rafi’i

KPK Pastikan Panggil Produsen Rokok dalam Kasus Korupsi Ditjen Bea Cukai

0

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan memanggil produsen rokok terkait dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.

“Apakah produsen rokok akan dipanggil? Tentu,” kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Asep mengatakan KPK telah mengantongi informasi mengenai produsen rokok yang terkait kasus tersebut, sehingga tinggal menyiapkan langkah pemanggilan.

“Kami sudah memiliki informasinya, tetapi belum bisa disampaikan. Nanti saat lengkap, akan kami ungkap perusahaan, pemilik, lokasi, jumlah, dan detail lainnya,” ujarnya.

Sebelumnya, pada 4 Februari 2026, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu.

Dalam OTT itu, salah satu yang ditangkap adalah Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Barat, Rizal.

Sehari kemudian, 5 Februari 2026, KPK menetapkan enam dari 17 orang yang ditangkap sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait impor barang KW di lingkungan DJBC.

Mereka adalah Rizal (RZL), Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC periode 2024–Januari 2026; Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan Sisprian Subiaksono (SIS); dan Kepala Seksi Intelijen Orlando Hamonangan (ORL).

Tersangka lainnya yakni pemilik Blueray Cargo John Field (JF), Ketua Tim Dokumentasi Importasi Andri (AND), dan Manajer Operasional Dedy Kurniawan (DK).

Pada 26 Februari 2026, KPK menetapkan Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktorat Penindakan DJBC Budiman Bayu Prasojo (BBP) sebagai tersangka baru.

Selain itu, pada 27 Februari 2026, KPK menyatakan tengah mendalami dugaan korupsi lain di Ditjen Bea dan Cukai, khususnya terkait pengurusan cukai. (ANT/KN)

Longsor di 11 Titik, Jalur Nasional Ponorogo–Pacitan Sempat Lumpuh Total

0

PONOROGO – Arus lalu lintas di jalur nasional penghubung Ponorogo–Pacitan, Jawa Timur sempat tersendat beberapa lama akibat longsor yang terjadi di sedikitnya 11 titik di sepanjang ruas tersebut, Jumat (27/2/2026).

Material tanah dan batu dari tebing menutup badan jalan sehingga arus lalu lintas tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Antrean kendaraan sempat mengular karena akses antarkabupaten tersebut tertutup total.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur Budi Harisantoso mengatakan, pihaknya langsung mengerahkan tim ke lokasi untuk melakukan penanganan.

“Iya benar, kami mengerahkan tim ke lokasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan dua tim reaksi cepat diterjunkan untuk menangani longsor, dilengkapi dua unit wheel loader guna mempercepat pembersihan material yang menutup badan jalan.

Berdasarkan laporan sementara, terdapat sedikitnya 11 titik longsor di sepanjang jalur Pacitan–Ponorogo.

Peristiwa tersebut dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Pacitan selama dua malam terakhir.

Petugas melakukan pembersihan material secara bertahap agar jalur dapat segera difungsikan kembali.

Pengguna jalan diimbau tetap waspada dan untuk sementara waktu mencari jalur alternatif hingga proses pembersihan selesai dan jalan dinyatakan aman dilalui.

“Cari jalur lain sampai proses pembersihan selesai dan jalur dinyatakan aman,” katanya. (ANT/KN)

Diduga Terjerat, Anak Gajah Sumatera Ditemukan Mati di Tesso Nilo

0

JAKARTA – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) lewat Balai Taman Nasional Tesso Nilo mengumumkan telah menemukan seekor anak gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) dari populasi gajah liar yang mati, diduga akibat jerat.

Dalam pernyataan resmi dari Balai Taman Nasional Tesso Nilo diterima di Jakarta, Jumat, anak gajah tersebut ditemukan pada Kamis (26/2) di Resort Lancang Kuning di Riau dalam keadaan mengalami proses pembusukan.

Mereka Tambah Posmenyebut bahwa satwa itu diperkirakan sudah mati sepekan sebelum ditemukan dengan hasil pemeriksaan awal di lokasi diduga penyebab kematian terjadi akibat infeksi pada bagian kaki yang diduga akibat jerat.

“Tim medis Balai Taman Nasional Tesso Nilo segera melakukan penanganan lebih lanjut termasuk pemeriksaan mendalam untuk memastikan penyebab kematian secara ilmiah,” tulis akun media sosial Balai Taman Nasional Tesso Nilo.

Balai Taman Nasional Tesso Nilo mengatakan bahwa peristiwa itu menjadi pengingat bahwa masih ada ancaman nyata yang dihadap satwa liar, secara khusus terkait gajah sumatera, di habitat aslinya.
Mereka mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian dan peran aktif dalam menjaga kelestarian satwa dilindungi.

Dalam pernyataan terpisah di akun media sosialnya, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyampaikan sudah turun langsung ke kawasan Taman Nasional Tesso Nilo menyusul penemuan bangkai seekor anak gajah liar di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo.

“Saya didampingi Kepala BBKSDA dan PJU Polda Riau untuk memastikan proses penanganan berjalan serius, terukur, dan berbasis pemeriksaan ilmiah. Dugaan awal mengarah pada infeksi pada bagian kaki yang diduga akibat jerat. Namun penyebab pasti masih menunggu hasil nekropsi dan pendalaman tim medis,” tuturnya.

Dia mengatakan hal itu masih menjadi spekulasi dan memastikan apabila ditemukan unsur pidana pihaknya akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.  (ANT/KN)

Sorot Abrasi di Kampung Long Lanuk

BERAU – Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris menyoroti abrasi yang terjadi di Kampung Long Lanuk, Kecamatan Kelay. Dikatakannya, kondisi tersebut sudah sangat memprihatinkan.

Dia mengatakan, persoalan abrasi di Kampung Long Lanuk harus menjadi perhatian serius, sebab bersangkutan pada aspek kemanusiaan.

Menurutnya, kampung tersebut memiliki dua wilayah, termasuk Dusun Nyapa Indah yang kini menghadapi ancaman abrasi cukup serius. Bahkan, akses jalan utama dan rumah warga dilaporkan terus tergerus dan dikhawatirkan akan hilang dalam beberapa tahun ke depan.

“Dari hasil kunjungan kami dan laporan terbaru dari aparat kampung, kondisi abrasi semakin mengkhawatirkan. Jalan utama dan permukiman warga sudah hampir habis tergerus,” ujarnya.

Ia menilai kondisi kampung yang terisolasi serta minimnya infrastruktur membuat penanganan tidak bisa lagi hanya fokus pada pembangunan fisik semata.

Gideon meminta pemerintah daerah segera mempertimbangkan langkah pencegahan bencana, termasuk opsi relokasi warga ke lokasi yang lebih aman.

“Pemerintah daerah harus melakukan pemetaan wilayah baru yang layak dihuni dan memiliki potensi sumber daya alam yang memadai bagi kehidupan masyarakat,” tuturnya.

Gideon juga mengusulkan agar rencana penanganan melibatkan seluruh unsur kampung, mulai dari kepala kampung hingga tokoh adat, agar proses pengambilan keputusan berjalan transparan dan sesuai kebutuhan masyarakat setempat.

“Saya berharap segera ada langkah konkret yang dapat segera diambil pemerintah daerah sebelum kondisi semakin memburuk,” pungkasnya. (adv)

Dorong Pemasangan Hydrant di Setiap Kelurahan

BERAU – Ancaman kebakaran besar menjadi perhatian serius, terutama di kawasan padat pemukiman. Agar hal itu bisa dicegah, Anggota Komisi III DPRD Berau, Ichsan Rapi mendorong adanya pemasangan hydrant di tiap kelurahan.

Dirinya menilai adanya hydrant di kawasan padat pemukiman merupakan kebutuhan mendesak agar penanganan saat kebakaran terjadi bisa dipercepat.

“Selain itu keberadaan hydrant akan sangat membantu petugas pemadam kebakaran dalam memperoleh sumber air dengan cepat, sehingga proses pemadaman tidak terkendala,” ungkapnya.

Ichsan menegaskan dukungannya terhadap usulan pemasangan hydrant di setiap kelurahan. Langkah tersebut sebagai upaya preventif yang bisa meminimalisir dampak kerugian akibat kebakaran, baik dari sisi materi maupun keselamatan warga.

“Pemerintah daerah juga perlu melakukan pemetaan wilayah rawan kebakaran sebagai dasar penentuan lokasi pemasangan hydrant,” tuturnya.

Koordinasi lintas instansi juga dinilai penting agar program ini dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. Ichsan juga mendorong agar hydrant yang nantinya dipasang benar-benar dirawat dan dipastikan berfungsi optimal.

“Dengan begitu, fasilitas tersebut tidak hanya menjadi pelengkap infrastruktur, tetapi benar-benar siap digunakan dalam kondisi darurat,” imbuhnya.

Kendati demikian, Ichsan berharap pemerintah daerah dapat segera merealisasikan rencana tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan sistem mitigasi bencana di Kabupaten Berau.

“Adanya hydrant di beberapa titik atau di setiap kelurahan juga sekaligus memberikan rasa aman yang lebih bagi masyarakat,” pungkasnya. (adv)

Dorong Penambahan Ambulans dan Nakes di Kampung

BERAU – Terbatasnya pelayanan kesehatan di sejumlah kampung menjadi sorotan Anggota Komisi II DPRD Berau, Sakirman. Dinilainya hal itu harus diperhatikan serius oleh pemerintah daerah.

Dirinya membeberkan bahwa saat ini masih ada fasilitas kesehatan di kampung yang belum memberikan layanan maksimal kepada masyarakat. Sehingga perlu adanya pembenahan.

“Soal kesehatan ini sangat penting karena merupakan pelayanan dasar. Kita berharap ke depan ada fasilitas rawat inap di kampung, penambahan unit ambulans, dan perhatian dari dinas kesehatan, termasuk tenaga teknisnya,” ujarnya.

Dia menekankan agar kekosongan tenaga medis di kampung tidak lagi terjadi. Sebab, banyak wilayah yang memiliki jarak cukup jauh dari pusat layanan kesehatan, sehingga keberadaan tenaga medis menjadi sangat krusial bagi masyarakat.

“Jangan sampai tahun depan masih ada kekosongan tenaga medis di kampung. Ini bisa menjadi kerawanan bagi warga di desa-desa tertinggal,” tegasnya.

Sakirman menilai peningkatan kualitas layanan kesehatan di kampung akan sangat membantu masyarakat, terutama dalam situasi darurat yang membutuhkan penanganan cepat.

“Saya harap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah nyata untuk memperkuat fasilitas kesehatan di wilayah pedesaan,” tandasnya. (adv)

Satu Jasad Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung

Pembaca Setia Koran Nusantara!

Ingin tahu kabar terkini dari Koran Digital Koran Nusantara?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper Lengkap
https://koran.koranusantara.com/

📱 Versi Mobile
https://digital.koranusantara.com/kn19jan2026/mobile/

RDMP Kilang Balikpapan Mampu Pangkas Impor Bensin 5,8 Juta KL Per Tahun

Pembaca Setia Koran Nusantara!

Ingin tahu kabar terkini dari Koran Digital Koran Nusantara?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper Lengkap
https://koran.koranusantara.com/

📱 Versi Mobile
https://digital.koranusantara.com/kn13jan2026/mobile/