Beranda blog Halaman 157

Analis Proyeksikan IHSG Volatile Pekan Ini, Risiko Geopolitik Jadi Sentimen Utama

0

JAKARTA – Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) Imam Gunadi memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak volatiledengan kecenderungan konsolidasi pada pekan ini, akibat meningkatnya risiko geopolitik di tingkat global.

“IHSG pekan ini berpotensi bergerak volatile dengan kecenderungan konsolidasi dengan support di 8.031 dan resistancedi 8.437,” ujar Imam sebagaimana keterangan resmi di Jakarta, Senin (2/3/2026).

Imam mengatakan eskalasi konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS) serta ketegangan di kawasan Asia Selatan meningkatkan premi risiko global, terutama seiring berkembangnya situasi di sekitar Selat Hormuz yang merupakan jalur vital distribusi energi dunia.

“Ketidakpastian ini berpotensi mendorong penguatan dolar AS dan kenaikan harga komoditas energi, yang biasanya memicu rotasi dana ke aset safe haven dan menekan arus modal ke emerging markets, termasuk Indonesia,” ujar Imam.

Namun demikian, bagi IHSG, Ia mengatakan kenaikan harga minyak dan batu bara justru dapat menjadi penopang sektor energi dan pertambangan, terutama apabila harga komoditas bertahan tinggi.

Menurut dia, Indonesia sebagai eksportir batu bara dan sejumlah komoditas energi, berpotensi diuntungkan dari sisi peningkatan harga jual rata-rata (ASP) dan potensi perbaikan margin emiten sektor terkait.

“Dalam kondisi global yang tidak pasti, saham berbasis komoditas sering kali menjadi proxy lindung nilai terhadap risiko geopolitik dan inflasi global,” ujar Imam.

Di sisi lain, apabila eskalasi konflik menyebabkan lonjakan harga energi yang terlalu tajam dan berkepanjangan, Ia menyebut risiko inflasi global dan tekanan nilai tukar Rupiah dapat meningkat.

Ia melanjutkan kenaikan harga minyak yang signifikan berpotensi memperbesar tekanan pada neraca transaksi berjalan melalui kenaikan nilai impor migas, sekaligus meningkatkan volatilitas Rupiah.

“Jika rupiah melemah dan imbal hasil obligasi global naik maka volatilitas IHSG bisa meningkat karena investor asing cenderung mengurangi eksposur pada aset berisiko,” ujar Iman.

Dengan demikian, dalam jangka pendek, Ia menyimpulkan arah pergerakan IHSG sangat bergantung pada apakah kenaikan harga energi bersifat terkendali dan suportif bagi emiten komoditas, atau justru berubah menjadi shock inflasi yang menekan stabilitas makro.

Imam menjelaskan, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, bersamaan dengan kebijakan perdagangan AS yang terus berubah, ditambah lembaga pemeringkat kredit memperingatkan tekanan fiskal yang meningkat di Indonesia.

“Kombinasi isu ini menciptakan kondisi kehati-hatian di pasar keuangan global hingga pasar domestik,” ujar Imam.

Konsekuensi dari eskalasi di Timur Tengah terasa secara ekonomi global melalui perkembangan di jalur pelayaran strategis Selat Hormuz, yang merupakan rute transit penting bagi sekitar 20-25 persen pasokan minyak mentah dan LNG dunia setiap harinya.

Penutupan atau gangguan terhadap Selat Hormuz berpotensi mengguncang pasar energi global, karena jalur ini biasanya memfasilitasi perdagangan minyak mentah dan gas yang mencapai puluhan juta barel per hari, serta berdampak terhadap kondisi harga minyak, rantai pasok energi, dan biaya asuransi pengiriman yang bisa melonjak tajam.

Di tengah meningkatnya ketidakpastian global tersebut, kebijakan ekonomi AS telah mengalami perubahan signifikan pada pekan lalu.

Mahkamah Agung AS membatalkan sebagian besar tarif impor global yang sebelumnya diberlakukan oleh pemerintahan AS Donald Trump karena dianggap melampaui kewenangan hukum, memaksa administrasi AS untuk mencari dasar hukum baru guna mempertahankan beberapa kebijakan tarif tersebut.

Trump kemudian mengumumkan rencana kenaikan tarif impor global menjadi 15 persen, sebagai respons terhadap pembatalan tersebut.

Sementara itu, Departemen Perdagangan AS menetapkan bea masuk anti-subsidi untuk panel surya dari beberapa negara, termasuk Indonesia, dengan kisaran tarif antara 86 persen dan 143,3 persen, karena dianggap mendapatkan subsidi yang merugikan industri domestik AS.

“Ketentuan tarif tinggi ini dapat menekan ekspor sektor energi terbarukan Indonesia ke pasar AS dan menambah tekanan pada neraca perdagangan sektor terkait,” ujar Imam.

Dari dalam negeri, lembaga pemeringkat S&P Global Ratings memperingatkan bahwa tekanan fiskal Indonesia terus meningkat, dengan rasio pembayaran bunga utang terhadap pendapatan negara diperkirakan telah atau berpotensi bertahan di atas level 15 persen, ambang yang menjadi tolok ukur penting dalam penilaian kesehatan fiskal suatu negara.

Apabila rasio tersebut tetap tinggi dalam jangka menengah, potensi penurunan peringkat kredit (downgrade) bisa terjadi meskipun saat ini outlook masih dipertahankan stabil.

“Peringatan ini menambah kehati-hatian investor dan pembuat kebijakan dalam menanggapi gejolak global sambil mengelola tantangan fiskal domestik,” ujar Imam.

Sementara itu, menyambut awal Maret 2026, akan ada rilis beberapa data penting, diantaranya PMI Manufaktur Indonesia untuk Februari 2026, Neraca Perdagangan Indonesia untuk Januari 2026, Inflasi Indonesia untuk Februari 2026, dan PMI ISM Sektor Manufaktur Amerika Serikat untuk Februari 2026.

Kemudian, PMI ISM Sektor Jasa AS untuk Februari 2026, PMI NBS China untuk Februari 2026, Initial Jobless Claims AS Feb/28, Cadangan Devisa Indonesia, Non-farm Payrolls AS dan Tingkat Pengangguran AS. (ANT/KN)

Pemerintah Percepat Perbaikan Pantura dan Tol Trans Jawa Jelang Arus Mudik

0

JAKARTA – Pemerintah mempercepat perbaikan infrastruktur jalan di jalur strategis Pantai Utara (Pantura) hingga Tol Trans Jawa sebagai jalur utama pergerakan pemudik.

Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (1/3/2026), menyebut upaya ini ditempuh menyusul tingginya mobilitas kendaraan, terutama di koridor Jawa yang menjadi jalur utama pergerakan masyarakat.

Di jalur Pantura wilayah barat, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI–Jawa Barat mempercepat penanganan lubang di ruas jalan nasional.

Perbaikan difokuskan untuk memastikan kondisi jalan siap menghadapi lonjakan kendaraan saat puncak arus mudik.
Menteri PU Dody Hanggodo dalam keterangannya menyatakan bahwa penanganan lubang menjadi prioritas utama dan ditargetkan tuntas sebelum puncak arus mudik.

Berdasarkan laporan terbaru, jumlah lubang yang semula tercatat sekitar 7.000 titik kini telah turun signifikan menjadi 2.500 titik.

“Dilaporkan ada sekitar 7.000 lubang, sekarang sudah turun drastis ke angka 2.500. Kami pastikan sebelum arus mudik, hampir seluruhnya sudah pothole-free (bebas lubang),” ujar Dody.

Dalam jangka pendek, perbaikan dilakukan melalui metode patching atau penambalan cepat untuk menjaga kelancaran lalu lintas.
Sementara untuk jangka menengah, Kementerian PU menyiapkan pelapisan ulang (overlay) serta peningkatan konstruksi menjadi rigid pavement atau beton di sejumlah titik kritis agar daya tahan jalan lebih optimal.

Perhatian serupa juga diberikan pada ruas Pemalang–Pekalongan yang merupakan bagian penting koridor strategis Pantura. Ruas ini dikenal memiliki mobilitas kendaraan tinggi, terutama kendaraan logistik dan angkutan umum.

“Ruas Pemalang–Pekalongan ini harus dipastikan dalam kondisi mantap dan aman dilalui masyarakat sebelum Lebaran. Percepatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan infrastruktur yang andal, khususnya pada jalur dengan mobilitas tinggi seperti Pantura,” kata Dody.

Pekerjaan preservasi di ruas tersebut mencakup perbaikan struktur perkerasan jalan pada sejumlah segmen prioritas. Hingga akhir Februari 2026, progres fisik telah mencapai 78,89 persen, melampaui target rencana sebesar 37,66 persen.
Selain jalur nasional, pemeliharaan juga dilakukan di ruas tol utama Trans Jawa. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memperkuat pemeliharaan berkala di Ruas Tol Jakarta–Cikampek sebagai langkah antisipasi arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Pada 26 Februari 2026, JTT merealisasikan pekerjaan patching di 172 titik Jalur A arah Cikampek, mulai KM 07+500 hingga KM 71+850. Pemeliharaan juga direncanakan di 82 titik Jalur B arah Jakarta, dari KM 71+300 sampai KM 19+315, termasuk penanganan di Off Ramp Cikarang Timur.

Tak hanya penambalan, rekonstruksi jalan juga dilakukan di Off Ramp Dry Port lajur 2 sejak 27 Februari hingga 2 Maret 2026. Langkah ini ditempuh untuk memastikan struktur perkerasan tetap andal, terutama di area dengan beban lalu lintas tinggi.

Dengan percepatan perbaikan di jalur Pantura dan tol Trans Jawa, pemerintah berharap perjalanan mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman bagi jutaan pemudik yang akan kembali ke kampung halaman. (ANT/KN)

Gubernur Kaltim Kembalikan Mobil Dinas Rp8,49 Miliar

SAMARINDA – Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud secara resmi memutuskan untuk mengembalikan mobil dinas baru hasil pengadaan APBD Perubahan 2025, dengan nilai Rp8,49 Miliar yang sempat menjadi kegaduhan di media sosial.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, di Samarinda, Minggu (1/3/2026), menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepekaan Gubernur terhadap dinamika sosial di Benua Etam.

Menurut Faisal, keputusan strategis ini diambil setelah melakukan konsultasi mendalam dengan berbagai lembaga pengawas negara.

“Bapak Gubernur mencermati masukan dari Kemendagri, KPK, dan BPK. Beliau juga mendengar langsung kegelisahan tokoh masyarakat dan tokoh agama. Sebagai pemimpin yang memegang teguh amanah, beliau memilih untuk mengutamakan harmoni dan kepercayaan publik di atas fasilitas jabatan,” ujar Faisal.

Faisal menjelaskan mobil dinas jenis Range Rover 3.0 LWB Autobiography PHEV P460e senilai Rp8,49 miliar tersebut diketahui baru saja melewati proses serah terima pada 20 November 2025 lalu.

Namun, Faisal memastikan bahwa kendaraan tersebut sama sekali belum menyentuh aspal Kalimantan Timur.

“Unitnya masih berada di Kantor Badan Penghubung Kaltim di Jakarta. Jadi, mumpung belum pernah digunakan untuk operasional, Bapak Gubernur memerintahkan KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) dan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) untuk segera memproses pengembaliannya,” tambahnya.

Ia mengungkapkan proses administrasi pembatalan telah berjalan sejak Jumat lalu. Pihak penyedia, CV Afisera Samarinda, dilaporkan kooperatif dan memahami situasi yang berkembang.

Berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku, dana sebesar Rp8.499.936.000 wajib disetorkan kembali oleh penyedia ke kas daerah dalam waktu maksimal 14 hari setelah unit diterima kembali.

Langkah berani ini diharapkan menjadi titik akhir dari polemik yang sempat memanas di ruang publik. Sebagai konsekuensinya, Rudy Mas’ud akan kembali menggunakan kendaraan pribadi untuk menunjang aktivitas kedinasan sebagai orang nomor satu di Kaltim.

“Keputusan ini adalah bukti nyata komitmen Pemprov Kaltim terhadap prinsip good governance. Bapak Gubernur berterima kasih atas kritik konstruktif dari masyarakat. Bagi beliau, menjaga integritas dan kebersamaan jauh lebih berharga daripada fasilitas mewah,” jelas Faisal.

AWKI Ingatkan Dampak Konflik AS–Israel dan Iran terhadap Haji, Energi Nasional

0

JAKARTA – Aliansi Wirausaha Kebangsaan Indonesia (AWKI) mengingatkan Pemerintah RI mengenai kemungkinan dampak serangan Amerika Serikat bersama Israel kepada Iran terhadap penyelenggaraan ibadah haji dan umrah pada tahun ini.

“Mungkin keberangkatan umrah dan haji bisa tertunda, dan itu akan membawa dampak atau akibat kepada pemerintah,” kata Dewan Pembina AWKI Yudhiawan Wibisono dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (1/3/2026).

Tak hanya itu, lanjut dia, konflik tersebut juga dapat berdampak terhadap perekonomian nasional lantaran peperangan dapat menghilangkan nyawa, harta dan benda.

Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu menegaskan, Indonesia sebagai negara cinta damai mengutuk segala bentuk peperangan.

Dewan Pembina AWKI lainnya, yakni Mayjen TNI (Purn) Rido Hermawan memandang serangan AS-Israel kepada Iran dapat berdampak terhadap jalur penting energi dunia, yakni Selat Hormuz.

“Kita tahu semua bahwa pada saat ini yang namanya Selat Hormuz itu kan sekarang diblok, dikuasai oleh Iran,” ujar dia.

Padahal, kata dia, hampir 20 persen perputaran gas alam cair maupun minyak dunia melalui jalur tersebut, sehingga dapat berdampak pada sektor energi nasional, dan harga bahan bakar minyak di dalam negeri.

“Itu juga akan berpengaruh terhadap kita, terutama masalah di sektor energi,” katanya.

Oleh sebab itu, dia mendorong pemerintah untuk mengupayakan program penghematan energi hingga penguatan pangan.

Sementara itu, Ketua Umum AWKI Robertus Rani Lopiga Taher menegaskan pentingnya penguatan ideologi Pancasila kepada masyarakat, termasuk pengemudi ojek online (ojol).

“Ya, tadi kita sampaikan bahwa Pancasila itu harus selalu ada. Bagaimana pun Pancasila harus melekat kepada kita semua,” ujarnya.

Sebelumnya, Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026.
Pada kesempatan berbeda, Presiden AS Donald Trump menyatakan militer AS telah memulai operasi tempur besar-besaran di Iran.

Salah satu serangan AS dengan Israel berupa tujuh roket yang menghantam Teheran dan dekat dengan kediaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Kemudian, Iran meluncurkan serangan roket terhadap Israel, dan sejumlah target lain di Qatar, Uni Emirat Arab hingga Bahrain.
Adapun Kementerian Luar Negeri RI mengatakan Presiden Prabowo Subianto siap bertolak ke Iran untuk memfasilitasi dialog demi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif.

Pada 1 Maret 2026, pihak pemerintah Iran mengonfirmasi tewasnya Ali Khamenei dalam serangan tersebut dan menyatakan masa berkabung 40 hari serta libur kerja selama seminggu. (ANT/KN)

Jusuf Kalla: Konflik AS–Israel dan Iran Berpotensi Picu Kelangkaan BBM

0

JAKARTA – Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla alias JK memandang serangan Amerika Serikat bersama Israel kepada Iran bisa membuat harga minyak dunia naik hingga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia langka.

“Tentu harga minyak naik. Pasti, itu pertama,” ujar JK di Jakarta, Minggu (1/3/2026).

Ia menilai harga minyak bisa meningkat karena akses impor minyak dari Timur Tengah yang melewati Iran terputus.

“Ya kita biasanya mengimpor minyak dari Timur Tengah karena kita kekurangan. Sekarang pasti stop. Jadi, ekonomi kita akan terkena di situ,” katanya.

Ia menjelaskan suplai tersebut kemungkinan berhenti karena Iran turut menyerang Kuwait, Qatar, Uni Emirat Arab, hingga Arab Saudi.

“Iran menyerang Kuwait, Doha (Qatar, red.), dan Dubai (UEA, red.) karena di situ ada pangkalan Amerika. Efeknya ke negara itu. Nah itu yang akan terjadi semua. Satu hari ini kelihatan belum terasa, tetapi satu minggu akan terasa,” ujarnya.

Oleh sebab itu, dia mengingatkan pemerintah Republik Indonesia untuk berhati-hati karena bila serangan terhadap Iran terus berlangsung hingga sebulan ke depan, maka berdampak pada stok BBM di Indonesia.

“Rata-rata persediaan kita tiga minggu. Jadi, setelah itu mungkin masih ada di Singapura. Akan tetapi, suplai dari Saudi, Iran, ataupun Kuwait itu sekarang pasti terputus,” katanya.

Sebelumnya, Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026.
Pada kesempatan berbeda, Presiden AS Donald Trump menyatakan militer AS telah memulai operasi tempur besar-besaran di Iran.

Salah satu serangan AS dengan Israel berupa tujuh roket yang menghantam Teheran dan dekat dengan kediaman Ayatollah Ali Khamenei.

Kemudian, Iran meluncurkan serangan roket terhadap Israel, dan sejumlah target lain di Qatar, Uni Emirat Arab hingga Bahrain.
Adapun Kementerian Luar Negeri RI mengatakan Presiden Prabowo Subianto siap bertolak ke Iran untuk memfasilitasi dialog demi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif.

Pada 1 Maret 2026, pihak pemerintah Iran mengonfirmasi tewasnya Ali Khamenei, dan menyatakan masa berkabung 40 hari serta libur kerja selama seminggu. (ANT/KN)

IKN Kantongi Hibah AS Rp41,5 Miliar untuk Perkuat Smart City

0

NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memperoleh dana hibah dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui U.S. Trade and Development Agency (USTDA) sebesar USD 2,49 juta atau sekitar Rp41,5 miliar (kurs Rp16.700). Dana tersebut diperuntukkan bagi asistensi teknis solusi Smart City IKN.

Kontrak kerja sama ditandatangani di Kantor Otorita IKN, Selasa (25/2/2026). Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat perencanaan cetak biru Nusantara sebagai kota cerdas yang terintegrasi.

USTDA merupakan lembaga independen Pemerintah Amerika Serikat yang berfokus pada dukungan pembangunan ekonomi di negara berkembang sekaligus memperkuat kemitraan perdagangan dan investasi.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan transformasi digital menjadi fondasi utama pembangunan Nusantara.

“Visi kami jelas: Nusantara harus menjadi kota yang hijau, berkelanjutan, dan secara fundamental cerdas,” tegasnya.

Asistensi teknis tersebut akan menghasilkan sejumlah dokumen strategis, di antaranya Smart City Enterprise Architecture, Procurement-Ready RFP Packages, Financial and Investment Model, ESG Compliant Framework (PESIA), Capacity Building Roadmap, serta Implementation Phasing Plan.

Seluruh komponen dirancang agar implementasi Smart City IKN berjalan terstruktur, transparan, serta selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Anggota Dewan Frost & Sullivan Amerika sekaligus Project Director inisiatif ini, Subhranshu Sekhar Das, menyebut Nusantara berpeluang menjadi lebih dari sekadar kota cerdas.

“Nusantara memiliki peluang untuk menjadi lebih dari sekadar kota cerdas, Nusantara dapat berevolusi menjadi Cognitive City. Seiring transformasi industri pengetahuan global, kota-kota harus beralih dari infrastruktur digital yang statis menuju sistem kecerdasan yang adaptif,” jelasnya.

Proyek ini melibatkan konsorsium Eficens Systems Inc sebagai pelaksana teknis bersama Frost & Sullivan (USA & Indonesia), ASECH Indonesia, Mirekel, serta PT Searce Technologies Indonesia sebagai partner Google Cloud Platform.

Dalam kesempatan yang sama, digelar rapat proyek perdana yang dihadiri Senior Representative USTDA untuk Indonesia, Yolanda Hanna, bersama jajaran konsorsium.

Melalui dukungan hibah dan kolaborasi lintas sektor ini, Otorita IKN menegaskan komitmennya agar Nusantara tidak hanya dibangun secara fisik, tetapi juga dirancang dengan sistem digital yang matang dan adaptif. (MK)

Editor: Agus S

Penempatan Pedagang Pasar Segar Sepaku Masih Berpolemik

0

NUSANTARA – Rencana penempatan pedagang ke Pasar Segar Sepaku, bangunan baru yang telah rampung dibangun Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), masih menyisakan polemik. Persoalan data pedagang disebut menjadi sumber perdebatan yang belum tuntas.

Sejumlah pedagang lama menilai proses pendataan penerima kios dan lapak belum sepenuhnya akurat. Tim kecil yang sebelumnya mendata nama-nama pedagang dianggap belum mencerminkan skala prioritas yang disepakati.

Informasi yang dihimpun, Rabu (25/2/2026) malam, berlangsung pertemuan terbatas di Balai Kota IKN. Sedikitnya empat pedagang lama yang dikoordinatori Wijiono alias Gepeng menyampaikan aspirasi kepada Deputi Sosial, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN, Alimuddin.

Dalam pertemuan tersebut, pedagang lama mengajukan tiga skala prioritas sebagai acuan penempatan di pasar baru. Pertama, pedagang lama yang selama ini beraktivitas di Pasar Sepaku. Kedua, pedagang yang terdampak koridor. Ketiga, pedagang yang terdampak langsung pembangunan pasar.

“Tiga poin ini yang diminta tokoh pasar ke Bapak Deputi sebagai acuan,” ujar Umar Rizcy Maico, pemuda Desa Suka Raja yang ikut mengawal proses relokasi pedagang.

Menurut Umar, persoalan utama terletak pada validitas data. Selama data belum dinilai clear and clean, sebagian pedagang menyatakan keberatan apabila pasar diresmikan.

“Sampai hari ini masalah pasar belum clear. Kalau mau diresmikan, resmikan saja, tapi kita tutup pasarnya,” kata Umar menirukan pernyataan sejumlah tokoh pasar.

Dalam pertemuan tersebut, Deputi OIKN disebut menyetujui perlunya pendataan ulang. Namun, pedagang lama meminta agar proses tersebut dilakukan oleh tim baru yang dinilai lebih netral, dengan pengawasan melibatkan tokoh pasar.

“Tokoh-tokoh pasar minta tim baru yang mendata secara netral dan pengawasannya melibatkan perwakilan pedagang lama,” jelas Umar.

Hingga pukul 22.46 Wita, pertemuan antara perwakilan pedagang dan pihak OIKN dikabarkan masih berlangsung. Polemik ini berpotensi memengaruhi jadwal peresmian Pasar Segar Sepaku yang sebelumnya digadang-gadang menjadi simbol penguatan ekonomi lokal di kawasan IKN. (MK)

Editor: Agus S

BBPJN Kaltim Pasang 20 CCTV, Arus Mudik Idulfitri 2026 Dipantau Real-Time

0

NUSANTARA – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur memasang Closed Circuit Television (CCTV) di 20 titik ruas jalan nasional Provinsi Kalimantan Timur. Termasuk pada ruas fungsional Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) guna mendukung kelancaran dan keselamatan arus lalu lintas (lalin) selama periode libur Idulfitri 2026.

Salah satu dari 20 titik pemasangan CCTV tersebut berada di ruas fungsional Tol IKN Duplikasi Jembatan Pulau Balang Bentang Pendek.

Kepala BBPJN Kaltim, Yudi Hardiana, mengungkapkan langkah tersebut merupakan penguatan sistem pemantauan dan pengendalian lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan saat arus mudik dan arus balik Lebaran.

“Melalui pemasangan CCTV yang terintegrasi dengan Command Center BBPJN Kalimantan Timur, kondisi lalu lintas dapat dipantau secara real-time. Sehingga memudahkan pengambilan keputusan cepat dalam penanganan kepadatan maupun gangguan lalu lintas,” ujarnya kepada Media Kaltim, Jumat (26/2/2026).

Menurut Yudi, sistem ini memungkinkan petugas memonitor seluruh pergerakan kendaraan dari ruang kendali, sehingga respons terhadap potensi kemacetan dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi.

Selain pemasangan CCTV, BBPJN Kaltim juga melakukan koordinasi intensif bersama instansi terkait guna memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan selama periode libur Idulfitri. Seluruh aktivitas kendaraan dan kondisi lalin di lokasi yang terpasang CCTV dapat terpantau langsung melalui Command Center BBPJN Kaltim.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi rambu lalu lintas, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, serta mengikuti informasi resmi terkait arus mudik dan arus balik Lebaran.

Dengan dukungan teknologi pemantauan terintegrasi ini, diharapkan perjalanan masyarakat selama Idulfitri 2026 berlangsung aman, tertib, dan lancar. (MK)

Editor: Agus S

OIKN Dorong Pelaku Ekraf Lokal Naik Kelas Lewat Program KUMPUL Lagi

0

NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menegaskan komitmennya agar masyarakat lokal tidak sekadar menjadi penonton dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), melainkan tampil sebagai pelaku utama dalam pengembangan ekonomi kreatif.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui program KUMPUL (Kreatif Usaha Marketing Packaging Untung Laris) Lagi, berupa workshop peningkatan kapasitas bagi pelaku usaha lokal yang digelar di Multifunction Hall Kantor Bersama 1, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Kamis (26/2/2026).

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN, Alimuddin, menyampaikan bahwa program ini bertujuan mendorong pelaku usaha lokal agar naik kelas dan berkembang secara berkelanjutan.

“Saya ingin melihat ibu-ibu di tempat yang lebih tinggi lagi. Kelasnya akan naik. Mudah-mudahan tahun depan kita bertemu di acara yang lebih tinggi lagi,” ujarnya.

Workshop berlangsung selama tiga hari dan diikuti 29 peserta terpilih dari 64 pelaku usaha yang mendaftar. Peserta berasal dari berbagai wilayah penyangga IKN seperti Sepaku, Samboja, Samboja Barat, Loa Janan, Loa Kulu, hingga Muara Jawa.

Program ini merupakan lanjutan kolaborasi sebelumnya bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dengan pendekatan yang lebih adaptif terhadap perkembangan ekonomi kreatif di Nusantara.

Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan materi penguatan brand dan branding, manajemen pasar, pengelolaan kemasan produk, hingga strategi pemasaran kekinian. OIKN juga memberikan fasilitasi lanjutan berupa desain dan pencetakan kemasan serta pendampingan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sesuai pedoman Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum RI.

Praktisi sekaligus narasumber, Akbar Moujahid, membagikan pengalaman membangun usaha dari nol hingga sukses. Ia menceritakan perjalanan hidupnya dari pengamen terminal pada 2012 hingga menjadi pelaku usaha sukses di Jakarta.

“Dulunya saya pengamen, sekarang bisa menjadi nomor satu di Jakarta. Itu bukan kebetulan, tapi karena saya menolak untuk miskin,” ujarnya memotivasi peserta.

Sementara itu, Meika Hazim, Owner Coklat Ndalem, menekankan pentingnya kemasan sebagai strategi pemasaran. Menurutnya, setiap elemen pada kemasan, termasuk cerita di balik logo dan desain, harus memiliki makna dan dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui program KUMPUL Lagi, OIKN berharap pelaku usaha lokal mampu memperluas akses pasar, meningkatkan kualitas produk, serta membangun identitas usaha yang kuat. Dengan demikian, masyarakat di sekitar jantung IKN dapat berperan aktif dalam membangun ekosistem ekonomi yang produktif dan berkelanjutan. (MK)

Editor: Agus S

Pelayanan Adminduk, Pemerintah Harus Jemput Bola Hingga Pelosok

 

BERAU – Anggota Komisi I DPRD Berau, Nurung mendorong pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) di Kabupaten Berau hingga ke kampung-kampung terpencil.

Dia mengungkapkan, kesenjangan akses inilah yang harus menjadi fokus utama pembenahan.

“Banyak warga di wilayah pelosok yang belum sepenuhnya memahami pentingnya dokumen kependudukan, mulai dari KTP, KK, hingga akta kelahiran,” terangnya.

Nurung menilai, Kondisi tersebut bukan hanya soal keterbatasan informasi, tetapi juga terkait hambatan teknis seperti jarak, jaringan internet, dan minimnya sarana pelayanan.

“Pelayanan adminduk itu fondasi pembangunan. Semua kebijakan daerah akan berjalan lebih tepat sasaran jika data kependudukannya akurat dan di-update,” tegasnya.

Dirinya juga mengapresiasi Disdukcapil Berau melakukan layanan jemput bola dan penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Namun, inovasi tersebut harus diimbangi dengan peningkatan fasilitas serta kapasitas SDM, terutama di kampung dan kecamatan yang menjadi garda terdepan pelayanan publik.

“Perlu kolaborasi lintas sektor, termasuk peran aktif pemerintah kampung untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya dokumen kependudukan,” katanya.

“Dengan demikian, pelayanan tidak hanya bergantung pada kedatangan petugas, tetapi juga kesadaran masyarakat itu sendiri,” sambungnya.

Dengan dorongan legislatif serta komitmen OPD teknis, Nurung optimistis pelayanan kependudukan Berau akan semakin adaptif dan merata, hingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga, dari kota hingga pelosok. (adv)