Beranda blog Halaman 14

Rupiah Melemah ke Rp18.135 per Dolar AS, BI Pastikan Terus Pantau Pasar

0
Gubernur BI Destry Damayanti

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) terus memantau pergerakan nilai tukar rupiah di tengah volatilitas pasar keuangan global. Bank sentral belum berencana mengubah strategi intervensi karena gejolak yang terjadi dinilai masih merupakan dinamika pasar yang terus dicermati.

Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan, pergerakan rupiah dipengaruhi dinamika permintaan dan penawaran (supply and demand). Karena itu, BI terus memantau perkembangan nilai tukar sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya.

“Ya, kita (BI) tetap ada di pasar. Ya, ini tergantung supply demand hari ini, ya mungkin lagi. Ya, pokoknya tetaplah. Tetap ya, tetap kita monitor pergerakannya,” kata Destry setelah menghadiri Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta, Senin (26/10/2026).

Saat ditanya mengenai kemungkinan perubahan strategi intervensi untuk meredam gejolak rupiah, Destry menyatakan belum ada rencana untuk mengubah pendekatan tersebut.

Ia menilai volatilitas yang terjadi masih merupakan dinamika pasar yang terus dipantau BI. Bank sentral juga mencermati faktor mendasar yang memengaruhi pergerakan nilai tukar.

“Enggak, enggak. Ini kita ya (menghadapi) volatility biasa, ya. Tapi kita kan ada terus monitor, ya. Kita lihat root-cause-nya juga,” ujarnya.

Di pasar valuta asing, rupiah tercatat melemah 0,30 persen ke level Rp18.135 per dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan tersebut terjadi di tengah kekhawatiran pasar terhadap eskalasi konflik geopolitik di kawasan Asia Barat atau Timur Tengah.

Di sisi lain, harga minyak mentah dunia turut menjadi perhatian pasar. Mengutip Xinhua, harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Desember ditutup pada level 116,72 dolar AS per barel pada Sabtu (24/10/2026), naik 3,14 persen. Harga tersebut dilaporkan mencapai level tertinggi sejak akhir April.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember ditutup pada level 103,27 dolar AS per barel, menguat 3,82 persen.

Pergerakan harga minyak dan perkembangan geopolitik menjadi bagian dari dinamika global yang dicermati pelaku pasar. BI menyatakan akan terus memantau pergerakan rupiah dan menilai faktor-faktor yang memengaruhinya. (ANT/KN)

BEI Siapkan Suspensi Rekening Terindikasi Manipulasi Saham Mulai November 2026

0
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hasan Fawzi (tiga kanan) bersama jajaran direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar konferensi pers di Main Hall BEI, Jakarta, Senin (26/10/2026). ANTARA/ Muhammad Heriyanto

JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyiapkan perubahan mekanisme pengawasan pasar modal dengan mengurangi penggunaan pengumuman Unusual Market Activity (UMA) dan suspensi perdagangan saham. Ke depan, BEI akan lebih mengarahkan tindakan pengawasan kepada rekening efek yang terindikasi melakukan manipulasi harga saham.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, perubahan mekanisme tersebut ditujukan untuk menjaga likuiditas perdagangan sekaligus meningkatkan efektivitas pengawasan pasar modal. Implementasinya ditargetkan mulai awal November 2026.

“Banyak masukan kepada kami bahwa tindakan suspensi atas perdagangan saham itu mengganggu likuiditas di pasar. Mengganggu kepada investor ritel kita yang jumlahnya begitu banyak yang membutuhkan likuiditas,” kata Jeffrey dalam konferensi pers di Main Hall BEI, Jakarta, Senin (26/10/2026).

Melalui mekanisme baru tersebut, BEI akan mengarahkan tindakan pengawasan kepada rekening efek yang terindikasi melakukan pelanggaran, alih-alih menghentikan perdagangan suatu saham secara keseluruhan.

Jeffrey mengatakan, kebijakan itu merupakan hasil koordinasi BEI dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk merespons dinamika pasar modal.

“Oleh karena itu, dalam tindakan pengawasan kami nanti kami memilih tidak melakukan suspensi atas perdagangan sahamnya, tetapi kami akan melakukan suspensi atas rekening tertentu yang terindikasi melakukan tindakan pelanggaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, BEI akan segera menyosialisasikan mekanisme tersebut kepada anggota bursa. Penerapannya diharapkan dapat dimulai pada awal November.

Selain mengubah sasaran tindakan pengawasan, BEI juga berencana mengumumkan kepada publik indikasi awal dimulainya investigasi terhadap transaksi saham yang dinilai mencurigakan.

Selama proses investigasi, BEI dapat mengambil tindakan pengawasan terhadap rekening efek tertentu dengan berkoordinasi bersama OJK. BEI juga memiliki kewenangan memeriksa anggota bursa yang terkait dengan transaksi tersebut.

Jeffrey menegaskan, pengumuman indikasi awal investigasi dan langkah pengawasan lanjutan akan menjadi bagian dari mekanisme baru yang tengah disiapkan. BEI berharap perubahan tersebut dapat diterapkan sesuai target waktu yang telah disampaikan. (ANT/KN)

Puan Desak Penguatan Rumah Sakit di Kalteng Imbas Lonjakan Pasien ISPA

0
Ketua DPR RI Puan Maharani

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memperkuat infrastruktur rumah sakit, khususnya di Kalimantan Tengah (Kalteng), untuk mengantisipasi lonjakan pasien infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang diduga berkaitan dengan paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Puan mengatakan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama dinas kesehatan perlu terus memperbarui data jumlah pasien, kebutuhan perawatan, kapasitas tempat tidur, serta kemampuan rumah sakit dalam menerima rujukan.

“Informasi tersebut diperlukan untuk menentukan rumah sakit yang membutuhkan tambahan dukungan paling mendesak. Keputusan bantuan perlu mengikuti kebutuhan pelayanan saat ini,” kata Puan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (26/10/2026).

Berdasarkan informasi Kemenkes yang disampaikan Puan, jumlah pasien yang masuk rumah sakit di Kalteng meningkat hingga tiga kali lipat di tengah memburuknya kualitas udara akibat asap karhutla.

Total kasus dilaporkan mencapai lebih dari 72.431, dengan jumlah tertinggi berada di Palangka Raya.

Puan menyebut Kemenkes telah menyiapkan percepatan distribusi bantuan peralatan medis, termasuk ventilator, ke sejumlah rumah sakit di kabupaten dan kota di Kalteng. Ia menyambut upaya penambahan dukungan pelayanan kesehatan tersebut.

Meski demikian, ia menilai rumah sakit yang mengalami peningkatan jumlah pasien perlu segera mendapat dukungan sesuai dengan kekurangan tenaga kesehatan, sarana, dan kapasitas perawatan.

Selain rumah sakit, Puan meminta pelayanan di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) diperkuat agar warga dapat menjalani pemeriksaan lebih awal dan memperoleh penanganan sesuai kondisi klinisnya.

“Pada saat yang sama, penguatan penanganan dampak asap karhutla perlu pula menjaga keberlangsungan pelayanan lain, termasuk persalinan, tindakan gawat darurat, dan pengobatan rutin,” katanya.

Puan menegaskan, penguatan layanan kesehatan perlu disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan agar penanganan pasien terdampak asap karhutla tidak mengganggu pelayanan medis lainnya. (MK)

Editor : Nicha R

Bahlil Ungkap Dugaan Tambang di Kebun Sawit, Sejumlah Perusahaan Diperiksa

0
Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia.

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia mengungkap dugaan adanya kegiatan usaha pertambangan di area perkebunan kelapa sawit. Pemerintah kini mendalami dugaan tersebut melalui pemantauan dan pemeriksaan bersama tim Penegakan Hukum (Gakkum).

Bahlil mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat bersama tim Gakkum dan tim internal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kami juga telah melakukan rapat dengan tim Gakkum dan tim internal di ESDM untuk akan melakukan monitoring pemeriksaan terhadap kebun-kebun yang juga melakukan usaha pertambangan, yang ditengarai itu dilakukan oleh beberapa perusahaan asing,” kata Bahlil di Jakarta, Senin (26/10/2026).

Ia menegaskan, perusahaan yang hanya memiliki izin usaha perkebunan kelapa sawit tidak diperbolehkan menjalankan kegiatan usaha di luar cakupan izin yang dimiliki.

Menurut Bahlil, laporan yang diterimanya menunjukkan adanya sejumlah perusahaan yang sedang didalami karena diduga melakukan kegiatan usaha di luar perizinan yang telah diterbitkan.

“Dan ingat, sebagai mantan Menteri Investasi, kalau izin itu hanya dikeluarkan untuk usaha sawit, enggak boleh melakukan usaha lain, pendapatan lain gitu. Dan saya sudah mendapat laporan dari Dirjen Gakkum, ada beberapa perusahaan yang sedang dilakukan pendalaman, dan berpotensi melakukan kegiatan lain selain daripada izin yang dikeluarkan,” ujarnya.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti dugaan aktivitas usaha di area perkebunan sawit yang tidak sesuai dengan izin perusahaan. Namun, identitas perusahaan yang diperiksa serta hasil pendalaman belum dijelaskan dalam keterangan tersebut. (ANT/KN)

Kemenhaj Pastikan Umrah Tetap Aman, Jemaah Diimbau Pilih Penerbangan Langsung

0
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak. ANTARA/HO-Kemenag

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyatakan pelaksanaan ibadah umrah bagi jemaah Indonesia masih berlangsung aman di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Hingga Senin (26/10/2026), belum ada penundaan maupun pembatalan penerbangan umrah dari Indonesia.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima pemerintah, otoritas Arab Saudi masih memastikan situasi aman untuk pelaksanaan ibadah umrah.

“Sampai dengan detik ini, pihak Arab Saudi masih menyatakan semuanya baik-baik saja dalam konteks ibadah umrah,” kata Dahnil di Kantor Kemenhaj, Jakarta, Senin (26/10/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Dahnil menggelar pertemuan dengan sejumlah asosiasi penyelenggara perjalanan ibadah umrah di Jakarta.

Dahnil mengatakan, Kemenhaj terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk memantau perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.

Meski pelaksanaan umrah masih dinyatakan aman, ia mengimbau jemaah Indonesia dan penyelenggara perjalanan umrah (PPU) agar tetap mempertimbangkan aspek keamanan dalam memilih rute penerbangan.

Dahnil menyarankan jemaah menggunakan penerbangan langsung menuju Jeddah atau Madinah dan menghindari rute yang mengharuskan transit.

“Penerbangan yang dipilih jemaah dan travel atau PPU itu harus yang langsung, itu lebih aman. Jadi bisa langsung ke Jeddah atau Madinah, bahkan yang lebih baik itu ke Madinah,” ujarnya.

Menurut Dahnil, imbauan tersebut telah disampaikan kepada asosiasi penyelenggara perjalanan haji dan umrah agar menjadi perhatian dalam pengaturan perjalanan jemaah.

Ia menambahkan, pemerintah akan terus berkoordinasi dengan kementerian serta pihak terkait untuk mengikuti perkembangan situasi di Timur Tengah dan memantau aspek keamanan perjalanan umrah. (ANT/KN)

Pemkab Kukar Genjot Kompetensi ASN Lewat Program ASN Ku Terbaik

0
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri. (Foto: Ady/Koran Nusantara)

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), mendorong peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui program ASN Ku Terbaik. Program ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas aparatur agar mampu mengikuti perubahan kebutuhan masyarakat dan meningkatkan mutu pelayanan publik.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan pengembangan kualitas ASN dilakukan melalui sejumlah kegiatan pendidikan dan pelatihan. Salah satu program yang telah berjalan adalah pemberian beasiswa bagi guru yang belum menyelesaikan pendidikan sarjana.

Menurut Aulia, peningkatan kompetensi aparatur menjadi kebutuhan seiring dengan dinamika pelayanan publik yang terus berkembang.

Pemerintah daerah perlu memastikan ASN memiliki kemampuan yang sesuai dengan tuntutan pekerjaan dan kebutuhan masyarakat.

“Pemberian beasiswa untuk para guru-guru yang belum sarjana, kemudian ada beberapa kegiatan pendidikan untuk menunjang atau meningkatkan kualitas ASN kita,” ujar Aulia, Senin (26/10/2026).

Program ASN Ku Terbaik mencakup pengembangan sumber daya manusia melalui peningkatan kualifikasi pendidikan dan kegiatan pelatihan.

Beasiswa bagi guru yang belum bergelar sarjana menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik.

Selain sektor pendidikan, program ini juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Aulia menyebut pelaksanaan program sudah berjalan, termasuk pemberian beasiswa bagi guru untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana.

Adapun rincian alokasi anggaran, jumlah penerima, serta teknis pelaksanaan program dapat dikonfirmasi lebih lanjut kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kukar.

Peningkatan kapasitas tersebut dinilai penting agar aparatur tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga mampu menyesuaikan diri dengan perubahan standar dan kebutuhan pelayanan.

“Karena kita memahami proses pelayanan ini sangat dinamis. Oleh karenanya teman-teman ASN harus bisa menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada, tentunya dengan meningkatkan kualitasnya,” kata Aulia.

Selain pengembangan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan, Pemkab Kukar juga merencanakan pemindahan kantor BKPSDM ke kawasan pusat pelatihan di Tenggarong Seberang.

Rencana tersebut berkaitan dengan upaya mendukung pengembangan kapasitas aparatur melalui fasilitas yang menunjang kegiatan pendidikan dan pelatihan.

Namun, informasi mengenai jadwal pemindahan, kesiapan fasilitas, serta tahapan pelaksanaannya belum dijelaskan secara terperinci dalam keterangan yang disampaikan Aulia.

Keberadaan fasilitas pelatihan menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam pengembangan kompetensi ASN.

Sebab, peningkatan kualitas aparatur membutuhkan dukungan program pembelajaran sekaligus sarana yang memadai.

Aulia menegaskan peningkatan kompetensi ASN harus dilakukan secara berkelanjutan. Menurut dia, tuntutan pelayanan publik yang terus berubah mengharuskan aparatur memperbarui kemampuan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik.

Program ASN Ku Terbaik menjadi salah satu instrumen yang disiapkan Pemkab Kukar untuk mendukung kebutuhan tersebut, mulai dari peningkatan kualifikasi pendidikan guru hingga kegiatan pengembangan kemampuan aparatur.

Meski demikian, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan beasiswa dan pelatihan.

Peningkatan kompetensi juga perlu tercermin dalam kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Jangan berharap kita bisa memberikan pelayanan yang baik dengan kualitas yang biasa-biasa saja. Oleh karena itu, program ini kita luncurkan dan alhamdulillah berjalan dengan baik. Beasiswa guru sarjana itu sudah jalan,” tutup Aulia. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Nicha R

Aset Pejabat Tak Dilaporkan di LHKPN Terancam Dirampas Negara, KPK Dorong Aturan Baru

0

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusulkan agar aset pejabat yang tidak tercantum dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dapat dirampas negara melalui mekanisme hukum. Usulan ini menjadi langkah untuk memperketat pengawasan kekayaan pejabat publik dan mencegah praktik korupsi.

KPK menilai keterbukaan laporan kekayaan merupakan bagian penting dari akuntabilitas penyelenggara negara. Namun, usulan perampasan aset tersebut masih membutuhkan landasan hukum dan mekanisme pembuktian yang jelas agar tidak mengabaikan hak kepemilikan yang sah.

Koran Nusantara edisi ini juga mengulas keterlibatan 68 ribu pelaku UMKM sebagai pemasok program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah menyiapkan skema kolaborasi untuk memperluas partisipasi usaha lokal dalam mendukung kebutuhan pangan program nasional tersebut.

Pembaca Setia Koran Nusantara!

Ingin tahu kabar terkini Digital Koran Nusantara? Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

https://koran.koranusantara.com
https://digital.koranusantara.com/kn26okt2026/mobile/

Koran Nusantara – Aktual dan Terpercaya.

Pemkab Kukar Matangkan Regulasi Bantuan Majelis Taklim Rp25 Juta, Ditarget Cair 2027

0
Kabag Kesra Setkab, Fathul Alamin. (Foto: Ady/Koran Nusantara)

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), menargetkan warga program bantuan sebesar Rp25 juta untuk setiap majelis taklim mulai direalisasikan pada 2027. Saat ini, pemerintah daerah masih menyiapkan regulasi dan memfinalisasi data calon penerima sebelum program tersebut dijalankan.

Bantuan ini merupakan bagian dari Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik yang diarahkan untuk mendukung kegiatan keagamaan sekaligus memperkuat pembinaan majelis taklim di tengah masyarakat.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar, Fathul Alamin, menjelaskan bahwa rencana bantuan tersebut telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Namun, pelaksanaannya membutuhkan sejumlah persiapan, terutama terkait kelembagaan dan aturan penyaluran.

“Untuk mendukung program tersebut, pemerintah akan memberikan bantuan insentif sebesar Rp25 juta per majelis taklim,” ujar Fathul, Senin (26/10/2026).

Pemkab Kukar memprioritaskan penyusunan regulasi sepanjang 2026 agar bantuan dapat disalurkan sesuai ketentuan. Salah satu tahapan yang masih berjalan ialah penyusunan peraturan bupati yang akan menjadi dasar pelaksanaan program.

Pemerintah daerah juga belum menetapkan total anggaran yang dibutuhkan. Besaran bantuan per majelis taklim memang sudah direncanakan, tetapi jumlah kelompok yang akan menerima bantuan masih dalam proses pendataan dan finalisasi.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan anggaran keseluruhan belum dapat dipastikan. Penetapan jumlah penerima menjadi bagian penting sebelum pemerintah menentukan kebutuhan pembiayaan program secara menyeluruh.

Fathul mengatakan pemerintah masih mengkaji bentuk bantuan yang paling sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan penerima. Skema yang dipertimbangkan meliputi dukungan operasional kegiatan, bantuan dalam bentuk barang, hibah, maupun bentuk fasilitasi lainnya.

“Namun, berdasarkan perencanaan dalam RPJMD, bantuan yang direncanakan untuk setiap majelis taklim sebesar Rp25 juta,” ungkap Fathul.

Selain menentukan calon penerima, Pemkab Kukar perlu memastikan mekanisme penyaluran bantuan memiliki dasar hukum yang jelas. Karena itu, penyusunan peraturan bupati menjadi salah satu tahapan yang menentukan sebelum program direalisasikan.

Regulasi tersebut diharapkan mengatur pelaksanaan program agar penyaluran bantuan dapat berlangsung tertib dan sesuai sasaran. Pemerintah juga perlu menyesuaikan mekanisme pemberian bantuan dengan kebutuhan majelis taklim serta ketentuan administrasi yang berlaku.

Di sisi lain, proses pendataan calon penerima dilakukan melalui koordinasi dengan Kementerian Agama. Langkah ini diperlukan untuk memperoleh data yang menjadi dasar penentuan kelompok penerima bantuan pada tahun mendatang.

Dengan demikian, realisasi bantuan tidak hanya bergantung pada besaran anggaran yang direncanakan, tetapi juga pada kesiapan administrasi, kejelasan penerima, dan aturan penyalurannya.

Untuk mendukung pembinaan majelis taklim, Bagian Kesra Kukar bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) telah membentuk 20 badan koordinasi majelis taklim masjid yang tersebar di 20 kecamatan.

Badan koordinasi tersebut dipersiapkan untuk membantu pembinaan majelis taklim di masjid, musala, serta lingkungan masyarakat. Keberadaan lembaga ini diharapkan membuat koordinasi kegiatan keagamaan lebih terarah dan menjangkau kelompok majelis taklim di berbagai wilayah Kukar.

Pembentukan kelembagaan menjadi bagian dari persiapan yang dilakukan pemerintah daerah sebelum bantuan mulai dijalankan. Selain mendukung koordinasi, badan tersebut diharapkan berperan dalam memperkuat pembinaan kegiatan keagamaan di tingkat masyarakat.

Fathul mengatakan pembentukan kelembagaan menjadi fokus pemerintah pada 2026, bersamaan dengan persiapan regulasi dan pendataan penerima.

“Hal-hal tersebut akan kami rumuskan lebih lanjut dalam peraturan bupati yang sedang disusun. Mudah-mudahan, pada 2027 mendatang, program bantuan untuk majelis taklim sudah bisa berjalan,” pungkasnya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Nicha R

Kukar Sosialisasikan Wajib PAUD Setahun Sebelum SD, Fokus Pendidikan Karakter Anak

0
Suasana pelaksanaan sosialisasikan wajib PAUD 1 Tahun sebelum masuk SD (Ady/Koran Nusantara)

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), mulai menyosialisasikan kewajiban satu tahun pendidikan prasekolah sebagai bagian dari penerapan wajib belajar 13 tahun.

Kebijakan ini menempatkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai tahapan yang perlu dilalui anak sebelum memasuki Sekolah Dasar (SD).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Heriansyah, mengatakan pendidikan prasekolah memiliki peran penting dalam mempersiapkan anak sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar.

Menurut dia, perluasan wajib belajar dari 12 tahun menjadi 13 tahun menegaskan pentingnya pendidikan sejak usia dini. Anak diharapkan mengikuti pendidikan PAUD selama satu tahun sebelum masuk SD.

“Bukan lagi 12 tahun, tapi sudah 13 tahun. Itu wajib anak-anak kita untuk mengikuti sebelum masuk SD itu satu tahun di PAUD,” kata Heriansyah, Senin (26/10/2026).

Ia menjelaskan, pendidikan prasekolah tidak hanya berfungsi sebagai pengenalan awal terhadap lingkungan belajar. Tahapan ini juga menjadi kesempatan untuk membentuk karakter anak sejak dini.

Pembentukan karakter dinilai penting agar anak memiliki bekal perilaku dan akhlak yang baik ketika memasuki sekolah dasar. Dengan persiapan tersebut, anak diharapkan lebih siap menjalani proses pendidikan pada jenjang berikutnya.

Disdikbud Kukar pun mendorong agar pendidikan anak usia dini dipahami sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia, bukan sekadar tahapan sebelum anak masuk SD.

“Yang memang kita harapkan dari sejak usia PAUD ini kita membentuk karakter anak-anak kita,” ujar Heriansyah.

Ia berharap pendidikan sejak usia dini dapat membantu mempersiapkan generasi yang memiliki karakter kuat dan mampu menghadapi tantangan pada masa mendatang.

Untuk memperluas pemahaman mengenai kebijakan tersebut, Disdikbud Kukar melakukan sosialisasi dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Heriansyah menyebut kegiatan itu melibatkan mitra PAUD, organisasi yang berkaitan dengan pendidikan anak usia dini, tokoh masyarakat, hingga kepala desa.

Pelibatan berbagai unsur tersebut diharapkan membantu penyebaran informasi mengenai pentingnya pendidikan prasekolah, termasuk kepada masyarakat di wilayah pedesaan.

Pemerintah daerah juga menaruh perhatian pada anak-anak yang belum memperoleh akses pendidikan. Sosialisasi di tingkat desa menjadi salah satu upaya untuk menyampaikan pentingnya pendidikan sejak usia dini kepada masyarakat.

Pemerataan akses menjadi hal penting agar kebijakan wajib belajar tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi juga dapat menjangkau anak-anak yang membutuhkan layanan pendidikan prasekolah.

Heriansyah mengatakan, penguatan pendidikan sejak usia dini juga berkaitan dengan upaya menyiapkan sumber daya manusia Kukar untuk menghadapi Indonesia Emas 2045.

Menurut dia, daerah tidak bisa terus bergantung pada sumber daya alam yang terbatas. Karena itu, peningkatan kualitas manusia perlu menjadi perhatian, baik dari sisi kompetensi, keterampilan, maupun integritas.

Ia menjelaskan, arah pembangunan daerah perlu bergeser dari ketergantungan pada sumber daya alam yang bersifat ekstraktif menuju sektor non-ekstraktif. Dalam proses tersebut, pendidikan menjadi salah satu fondasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Heriansyah menilai generasi yang dipersiapkan sejak dini akan memiliki peran dalam menentukan posisi Kukar di masa depan.

“Yang paling fundamental harus kita siapkan adalah sumber daya manusia kita. Karena kita tidak bisa bergantung kepada sumber daya alam kita yang terbatas,” tegasnya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Nicha R

Sri Juniarsih Soroti Listrik Padam Berulang

0
Bupati Berau, Sri Juniarsih.

BERAU – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyoroti pemadaman listrik yang terjadi berulang kali di sejumlah wilayah Kabupaten Berau, terutama di empat kecamatan kawasan perkotaan, pada Minggu (25/10/2026). Gangguan tersebut bahkan berlanjut hingga Senin (26/10/2026) pagi.

Sri Juniarsih mengaku terkejut dengan frekuensi pemadaman yang terjadi dalam sehari. Kondisi itu dinilai perlu segera ditangani karena berdampak terhadap aktivitas masyarakat, termasuk pelaksanaan malam puncak Berau Expo 2026 yang berlangsung di tengah gangguan pasokan listrik.

“Saya juga kaget, tiba-tiba ada mati listrik dalam sehari bisa sampai beberapa kali di setiap daerah di Kabupaten Berau, terutama di empat kecamatan kota,” ujarnya.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Sri Juniarsih mengaku langsung menghubungi pihak Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Berau untuk meminta penjelasan terkait penyebab pemadaman.

Dari komunikasi tersebut, pihak PLN menyampaikan adanya persoalan serius pada sistem kelistrikan sehingga pemadaman dilakukan secara bergilir.

Sri Juniarsih menegaskan, dirinya telah menegur pihak PLN sekaligus meminta agar gangguan tersebut segera ditangani. Menurutnya, keandalan pasokan listrik merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang tidak boleh diabaikan.

Terlebih, pemadaman terjadi saat masyarakat tengah meramaikan Berau Expo 2026. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran terhadap keamanan rumah warga yang ditinggalkan untuk mengunjungi lokasi kegiatan.

“Saya khawatir ketika pemadaman listrik, banyak masyarakat Berau yang meninggalkan rumah untuk berkunjung ke Berau Expo. Selain itu, kita juga khawatir ada masalah-masalah lain yang tidak diinginkan terjadi,” katanya.

Selain mengganggu aktivitas masyarakat, Bupati Berau juga menyoroti potensi dampak pemadaman berulang terhadap peralatan elektronik dan instalasi listrik di rumah warga.

Pasalnya, kondisi listrik yang berulang kali padam dan kembali menyala berpotensi menimbulkan gangguan pada peralatan elektronik, terutama apabila terjadi perubahan tegangan saat pasokan listrik kembali normal.

Kekhawatiran lainnya berkaitan dengan potensi kebakaran, terlebih di tengah kondisi cuaca yang dipengaruhi fenomena El Nino.

Sri Juniarsih menilai, persoalan kelistrikan ini tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Karena itu, ia meminta PLN segera menemukan penyebab gangguan sekaligus memastikan sistem kelistrikan kembali stabil.

Ia mengaku kembali terkejut ketika pemadaman listrik terjadi lagi pada Senin pagi. Frekuensi gangguan yang berulang tersebut membuatnya mempertanyakan persoalan yang sebenarnya terjadi pada sistem kelistrikan di Berau.

“Saya tidak menanyakan kapan selesainya, tetapi langsung memerintahkan agar segera diselesaikan secepat mungkin. Kalau kita tanya kapan selesainya, tentu itu bergantung pada proses penyelesaian mereka. Jadi, saya tegaskan agar segera diselesaikan karena kita tidak mau hal-hal yang tidak diinginkan terjadi,” tegasnya.

Sementara itu, UP3 PLN Berau melalui akun Instagram resminya, @plnberau, menyampaikan informasi terkait gangguan kelistrikan yang terjadi pada Senin (26/10/2026) pukul 03.30 WITA.

Pada akun tersebut, PLN menjelaskan gangguan tersebut berkaitan dengan kondisi pasokan listrik yang belum stabil akibat gangguan pada jaringan transmisi tegangan tinggi 150 kilovolt (kV).

Untuk mempercepat pemulihan, PLN telah menerjunkan sejumlah personel gabungan ke lokasi guna melakukan penanganan terhadap gangguan yang terjadi.

Proses penormalan sistem kelistrikan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan keandalan pasokan listrik.

PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan tersebut.

Informasi mengenai perkembangan penanganan dan pemulihan pasokan listrik selanjutnya akan disampaikan secara berkala melalui kanal resmi PLN.

Dengan adanya gangguan yang terjadi berulang kali, masyarakat kini menantikan langkah konkret PLN untuk memulihkan pasokan listrik secara menyeluruh dan memastikan kejadian serupa tidak terus berulang.

Pemerintah Kabupaten Berau pun menekankan pentingnya percepatan penanganan agar aktivitas masyarakat kembali berjalan normal serta risiko yang ditimbulkan akibat gangguan kelistrikan dapat diminimalkan. (adv)