Beranda blog Halaman 14

Yayasan Mazroatul Akhirat Distribusikan 800 Paket Daging Kurban

0

TENGGARONG – Anggota DPR RI Komisi I Budisatrio Djiwandono menyalurkan bantuan sapi kurban untuk masyarakat Desa Segihan, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada momentum Iduladha 1447 Hijriah.

Hewan kurban tersebut kemudian diolah dan dibagikan kepada masyarakat dalam bentuk 800 paket daging kurban melalui Yayasan Mazroatul Akhirat Desa Segihan.

Program bantuan itu berasal dari CSR PLN UP3 Kalimantan Timur dan penyalurannya turut dikawal tim Budisatrio Djiwandono bersama Anggota DPRD Kutai Kartanegara Fraksi Gerindra, Hendra.

Tenaga Ahli Anggota DPR RI Komisi I Budisatrio Djiwandono, Nasrullah, mengatakan kegiatan kurban tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat di wilayah Sebulu.

“Hari ini kami dari tim Bapak Budisatrio Djiwandono melaksanakan kegiatan kurban di Desa Segihan. Hewan kurban ini berasal dari CSR PLN UP3 yang ada di Kota Samarinda, atau yang lebih tepatnya di Kaltim,” ujarnya, Kamis (28/5/2026).

Menurut Nasrullah, penyaluran bantuan dalam bentuk paket daging dilakukan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat desa.

“Dan saat ini juga untuk paket daging itu ada 800 paket yang kita berikan di Desa Segihan,” jelasnya.

Ia berharap program CSR dari berbagai perusahaan maupun lembaga di Kalimantan Timur dapat terus dimanfaatkan untuk membantu masyarakat melalui jalur aspirasi wakil rakyat.

“Harapan dari kami, dari tim Bapak Budisatrio Djiwandono, pertama kami berharap agar CSR-CSR yang ada di Kalimantan Timur, terutama yang berkaitan dengan pemerintahan, bisa kami akses untuk sebagai perpanjangan tangan melalui aspirasi Bapak Budisatrio Djiwandono ke masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kukar Hendra mengatakan pihaknya hadir untuk memastikan bantuan hewan kurban tersalurkan dengan baik kepada masyarakat Desa Segihan.

“Jadi kami hadir di sini untuk mengawal aspirasi Bapak Budisatrio yaitu sapi kurban, yaitu 800 paket yang jelas untuk kami sebarkan kepada masyarakat Kalimantan Timur, di mana di titik hari ini kita sebar di Kecamatan Sebulu Desa Segihan,” katanya.

Ketua Yayasan Mazroatul Akhirat Desa Segihan, M Yahya, turut menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat melalui yayasan tersebut.

“Dan pembagian kami Alhamdulillah sudah kami laksanakan dan mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk warga Desa Segihan khususnya. Dan kami ucapkan ribuan terima kasih sekali lagi atas bantuannya,” tutupnya. (MK)

Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Agus S

PWI Kaltim Prioritaskan Senior dan Keluarga Wartawan dalam Pembagian Kurban

SAMARINDA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur kembali melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada perayaan Iduladha 1447 Hijriah/2026 di Kantor PWI Kaltim, Jalan Biola, Kompleks Prevab, Samarinda, Kamis (28/5/2026).

Sebanyak dua ekor sapi disembelih dalam kegiatan tersebut. Satu ekor sapi berasal dari sumbangan tujuh anggota PWI Kaltim, sementara satu ekor lainnya merupakan bantuan pribadi Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud.

Ketua PWI Kaltim Abdurrahman Amin mengatakan dari dua ekor sapi tersebut panitia berhasil menyiapkan sekitar 150 paket daging kurban dengan berat masing-masing satu kilogram.

Daging kurban kemudian disalurkan kepada anggota PWI Kaltim yang berdomisili di Samarinda, termasuk para senior dan keluarga anggota PWI yang telah meninggal dunia.

“Daging kurban juga disalurkan untuk para sesepuh PWI Kaltim dan para istri serta keluarga anggota PWI yang telah meninggal dunia terlebih dahulu,” ujar Rahman, sapaan akrab Abdurrahman Amin.

Menurut Rahman, sebagai organisasi profesi wartawan tertua, PWI Kaltim memiliki anggota lintas generasi sehingga seluruh program organisasi harus mampu menjaga silaturahmi dan kepedulian antarsesama anggota.

“Program-program kami memang kami desain dapat dirasakan semua generasi yang saat ini masih bergabung dan menjaga silaturahmi di PWI Kaltim,” katanya.

Rahman yang juga Pemimpin Redaksi SKH Samarinda Pos itu menegaskan kegiatan penyembelihan hewan kurban di PWI Kaltim telah menjadi agenda rutin tahunan.

Ia juga menyebut Rudy Mas’ud secara konsisten memberikan bantuan hewan kurban kepada PWI Kaltim sejak 2024, bahkan sebelum menjabat sebagai Gubernur Kaltim.

“Pak Rudy Mas’ud sudah menyumbangkan sapi kepada PWI Kaltim sejak perayaan Iduladha 2024. Saat itu dia belum menjadi gubernur, tapi kapasitasnya sebagai Anggota DPR RI dari dapil Kaltim,” jelasnya.

Suasana penyembelihan hingga pembagian daging kurban berlangsung penuh kebersamaan. Para pengurus dan anggota PWI tampak bergotong royong mulai dari proses pemotongan hingga pendistribusian paket daging kepada penerima. (MK)

Editor: Agus S

Warga Terima Ratusan Paket Daging Kurban dari Polres Kutai Barat

0

SENDAWAR – Polres Kutai Barat melaksanakan penyembelihan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di halaman depan Mako Polsek Melak, Rabu (27/5/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Iduladha Meningkatkan Keimanan, Ketakwaan dan Kepedulian Sosial Guna Mewujudkan Polri Presisi.”

Penyembelihan hewan kurban dihadiri Kapolres Kutai Barat AKBP Boney Wahyu Wicaksono, Wakapolres Kompol Subari, Camat Melak Asrin Surianto, serta Kapolsek Melak Iptu Rinto C Simanjuntak.

Ketua Panitia Penyembelihan Hewan Kurban, AKP Ahmad Said, mengatakan tahun ini Polres Kutai Barat menyembelih 11 ekor sapi dan empat ekor kambing.

Menurutnya, daging kurban kemudian dikemas dan disalurkan kepada masyarakat yang telah menerima kupon pembagian.

“Daging kurban dibagikan sebanyak 699 paket kepada masyarakat yang berhak menerima,” ujarnya.

Kapolres Kutai Barat AKBP Boney Wahyu Wicaksono mengatakan momentum Iduladha menjadi sarana memperkuat nilai keimanan, ketakwaan, serta kepedulian sosial antarsesama.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh sahibul kurban dan panitia yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut hingga berjalan lancar.

“Terima kasih kepada seluruh sahibul kurban dan panitia yang berpartisipasi sehingga kegiatan berjalan baik dan lancar,” ungkapnya.

Suasana penyembelihan hingga pembagian daging kurban berlangsung tertib dan penuh kebersamaan. Warga penerima bantuan tampak antusias menerima paket daging kurban yang disalurkan langsung di lingkungan Polsek Melak. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Program Sosial YBM PLN Hadirkan Kebahagiaan di Hari Raya Kurban

0

SENDAWAR – Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN ULP Melak menyalurkan hewan kurban berupa satu ekor sapi kepada Masjid Baitul Mukarramah Muara Pahu dalam program Tebar Berkah Daging 1447 Hijriah.

Penyerahan hewan kurban dilakukan langsung oleh Manager PLN ULP Melak, Agung Putra Raharjo, kepada pengurus masjid di Kampung Tanjung Laong, Kecamatan Muara Pahu, Rabu (27/5/2026).

Agung mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari semangat berbagi dan kepedulian sosial insan PLN kepada masyarakat pada momentum Hari Raya Iduladha.

“Melalui program Tebar Berkah Daging 1447, YBM PLN berharap nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, ibadah kurban tidak hanya menjadi bentuk ketaatan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan menghadirkan keberkahan bagi masyarakat sekitar.

Ia menegaskan PLN ingin terus hadir memberikan manfaat nyata melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan di wilayah kerja perusahaan.

“Ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk tidak hanya menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan,” ungkapnya.

Penyaluran hewan kurban tersebut disambut antusias masyarakat dan pengurus Masjid Baitul Mukarramah. Daging kurban nantinya akan dibagikan kepada warga sekitar yang berhak menerima pada momentum Iduladha tahun ini. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Iduladha Jadi Momentum Kepedulian Sosial di Kampung Sumber Sari

0

SENDAWAR – Panitia kurban Masjid Jami’ Nurul Iman Kampung Sumber Sari, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, melaksanakan penyembelihan hewan kurban usai Salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Rabu (27/5/2026) siang.

Pada Iduladha tahun ini, panitia kurban menyembelih total 21 ekor sapi dan enam ekor kambing yang dipusatkan di empat titik berbeda karena jumlah hewan kurban yang meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Proses penyembelihan hingga pengemasan daging dilakukan secara gotong royong oleh panitia, relawan, dan masyarakat sekitar dengan suasana penuh kebersamaan.

Setelah seluruh hewan selesai diproses dan ditimbang, panitia mendistribusikan sekitar 800 kilogram daging kurban kepada 1.592 warga Kampung Sumber Sari.

Petinggi Kampung Sumber Sari, Paino Wibowo, mewakili panitia dan pengurus Masjid Jami’ Nurul Iman, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan kurban tahun ini.

“Mulai dari penyembelihan, pengemasan, hingga distribusi daging berjalan tertib, aman, dan lancar berkat kerja sama panitia dan masyarakat,” ujarnya kepada media ini, Kamis (28/5/2026).

Menurutnya, kegiatan kurban menjadi wujud nyata kepedulian sosial sekaligus semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ia berharap momentum Iduladha dapat terus mempererat silaturahmi dan meningkatkan rasa kebersamaan antarwarga di Kampung Sumber Sari.

“Momentum Iduladha juga diharapkan dapat mempererat silaturahmi dan meningkatkan rasa kebersamaan antarwarga di Kampung Sumber Sari,” ungkapnya.

Pemerintah Kampung Sumber Sari turut mengapresiasi kerja keras panitia kurban dan seluruh masyarakat yang mendukung pelaksanaan Iduladha tahun ini hingga berjalan lancar dan kondusif. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Abu Janda Dilaporkan terkait Pernyataan soal Sumbar dan Jabar

0

JAKARTA – LBH JOSAL Bantu Rakyat resmi melaporkan pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda ke Bareskrim Polri terkait dugaan ujaran kebencian terhadap masyarakat Sumatera Barat.

Ketua LBH JOSAL Bantu Rakyat, Yohannas Permana, mengatakan laporan tersebut dibuat karena pernyataan Abu Janda dinilai melukai perasaan masyarakat Sumatera Barat.

“Kami hadir langsung dari Kota Padang ke Jakarta karena merasa sangat sakit hati dengan pernyataan Permadi Arya,” kata Yohannas di Bareskrim Polri, Kamis (28/5/2026).

Menurut Yohannas, pernyataan yang dipermasalahkan disampaikan Abu Janda saat berada di Philadelphia, Amerika Serikat. Dalam pernyataannya, Abu Janda disebut menuding Sumatera Barat sebagai daerah intoleran dan masyarakatnya barbar.

“Ada pernyataan Permadi Arya di Philadelphia, Amerika, yang menyatakan Sumbar adalah daerah yang barbar,” ujarnya.

Ia menjelaskan pihaknya turut melampirkan barang bukti berupa rekaman video YouTube dalam laporan yang disampaikan ke Bareskrim Polri.

“Di pengaduan yang kami laporkan ke Bareskrim ini, sudah kami lampirkan bukti berupa video lengkap di menit 53 sampai menit 57,” jelasnya.

Yohannas menegaskan masyarakat Sumatera Barat merupakan masyarakat yang menjunjung tinggi toleransi dan hidup berdampingan dengan berbagai pemeluk agama.

“Saya nyatakan orang Sumatera Barat adalah orang yang bertoleransi, beretika, dan beradab. Seluruh agama dan rumah ibadah ada di Sumatera Barat,” tegasnya.

Sebelumnya, pernyataan Abu Janda ramai menjadi sorotan publik setelah dalam sebuah forum ia menyebut Sumatera Barat dan Jawa Barat sebagai daerah intoleran.

Dalam potongan video yang beredar di media sosial, Abu Janda juga menyinggung istilah “bar-bar” saat membahas Sumbar dan Jabar yang kemudian dianggap menghina masyarakat di kedua daerah tersebut. (MK)

Pewarta: Fajri
Editor: Agus S

Kukar Mantap Jadi Tuan Rumah MTQ Provinsi di Tengah Tekanan Fiskal

0

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan kesiapan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Timur tahun 2026 meski kondisi fiskal daerah tengah mengalami tekanan.

Kesiapan tersebut disampaikan Sekretaris Kabupaten Kukar, Sunggono, usai adanya surat dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kaltim yang meminta kesediaan Kukar menjadi penyelenggara MTQ tingkat provinsi.

“Pak Bupati memutuskan bahwa Kukar siap untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi,” kata Sunggono, Kamis (28/5/2026).

Menurutnya, keputusan tersebut telah dibahas bersama Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dengan mempertimbangkan kondisi riil keuangan daerah saat ini.

Sunggono menjelaskan, pelaksanaan MTQ Provinsi tidak sepenuhnya membebani APBD baru karena Pemkab Kukar hanya mengalihkan anggaran MTQ tingkat kabupaten untuk mendukung pelaksanaan MTQ tingkat provinsi.

“Nah, karena kita diminta untuk menjadi tuan rumah MTQ tingkat provinsi, maka anggaran MTQ tingkat kabupaten itulah yang kita alihkan untuk memenuhi kebutuhan pelaksanaan MTQ tingkat provinsi,” ujarnya.

Pemkab Kukar menargetkan pelaksanaan MTQ Kaltim digelar pada November 2026 dengan asumsi anggaran perubahan telah disahkan sehingga proses pergeseran anggaran bisa segera dilakukan.

Selain soal anggaran, persiapan teknis juga disebut mulai dimatangkan. Mulai dari venue utama, lokasi lomba, penginapan peserta, transportasi hingga layanan kesehatan telah diinventarisasi oleh panitia daerah.

“Venue sudah, baik itu tentang tempat pendaftaran ulang, venue pelaksanaan, venue utama, venue untuk lomba-lomba, termasuk inventarisasi jumlah hotel, kesiapan kamar, rate harga hotel, kemudian nomor kontak penyedia jasa transportasi, catering, pelayanan kesehatan, dan lain-lain, sudah kami inventarisasi,” paparnya.

Untuk kebutuhan dewan hakim atau juri, Kukar juga telah mendapat arahan dari LPTQ Provinsi Kaltim terkait komposisi tim penilai.

“Kalau untuk dewan juri, ada 20 persen yang berasal dari pusat, sedangkan 80 persennya berasal dari provinsi dan kabupaten/kota,” tutupnya. (MK)

Penulis: Ady Wahyudi
Editor: Agus S

Harga Sawit Melemah, Ekonomi Desa di Kukar Dikhawatirkan Terdampak

0

TENGGARONG – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengalami penurunan drastis hingga menyentuh Rp1.500 per kilogram. Kondisi itu membuat sebagian petani swadaya mulai memilih menunda panen karena hasil penjualan dinilai tidak mampu menutup biaya operasional.

Penurunan harga sawit disebut dipicu respons pasar terhadap rencana kebijakan pemerintah terkait tata kelola ekspor Crude Palm Oil (CPO) melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (PT DSI).

Kepala Dinas Perkebunan Kukar, Muhammad Taufik, mengakui dampak penurunan harga mulai dirasakan petani, khususnya kelompok nonkemitraan yang menjual hasil panen mengikuti mekanisme pasar.

“Sekarang sudah ada tanda-tanda beberapa yang saya pantau itu, beberapa petani swadaya sudah saya dapat informasi, biar saja tidak usah dipanen. Karena dengan harga seribu lima ratus, itu mereka tidak nutup,” ujarnya, Kamis (28/5/2026).

Menurutnya, harga sawit sebelumnya sempat berada di kisaran Rp3.000 per kilogram, namun kini terus melemah di tingkat petani swadaya. Bahkan di lapangan sempat turun hingga Rp1.600 per kilogram dan saat ini masih berada di bawah Rp2.000 per kilogram.

Taufik menjelaskan kondisi tersebut berbeda dengan petani plasma atau petani bermitra yang masih mendapatkan harga penetapan pemerintah Provinsi Kaltim.

“Karena kami sudah menghimbau kepada perusahaan terbesar untuk konsisten juga memberi dengan harga yang penetapan itu yang masih bermitra,” katanya.

Ia menyebut pengawasan harga oleh pemerintah sejauh ini hanya berlaku pada perusahaan dan petani yang tergabung dalam pola kemitraan atau plasma.

Sementara petani swadaya yang menjual sawit di luar skema kemitraan belum sepenuhnya berada dalam pengawasan pemerintah.

“Nah kalau harga di tingkat di luar yang kemitraan tadi, yang di luar kemitraan itu yang tidak bisa diawasi sepenuhnya oleh pemerintah,” jelasnya.

Menurut data Pemkab Kukar, luas kebun sawit di Kukar mencapai sekitar 206 ribu hektare yang sebagian besar dikelola perusahaan besar bersama petani plasma yang bermitra dengan 43 perusahaan perkebunan dan sejumlah pabrik kelapa sawit.

Meski demikian, pemerintah daerah mengakui petani swadaya menjadi kelompok paling rentan saat harga pasar jatuh dan kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada ekonomi masyarakat desa.

“Tapi sekali lagi, menurut pengamat, ini sifatnya temporer mudah-mudahan. Ketika harga CPO dunia membaik, pasti harga TBS membaik,” tutupnya. (MK)

Penulis: Ady Wahyudi
Editor: Agus S

Pedas Puas Festival 2026 Diprediksi Kembali Diserbu Pengunjung

SAMARINDA – Pedas Puas Festival (PPF) 2026 kembali digelar di Samarinda dengan konsep yang lebih besar dan meriah. Festival kuliner tahunan tersebut akan berlangsung pada 1–7 Juni 2026 di area parkir GOR Segiri Samarinda.

Mengusung tema “Pesta Pedas 7 Hari 7 Malam”, festival ini menghadirkan 53 tenant kuliner terkurasi yang dibagi dalam dua zona utama, yakni Tenant Pedas dan Tenant Pemadam Kepedasan.

Zona Tenant Pedas menghadirkan berbagai menu dengan sensasi cabai ekstrem, sementara Tenant Pemadam Kepedasan menyediakan makanan dan minuman penetral rasa pedas bagi pengunjung.

Festival yang digarap Seven Promosindo bersama Project Main ini juga menghadirkan kompetisi interaktif setiap hari selama penyelenggaraan berlangsung.

Kompetisi “Perempuan Paling Hot Pedas” persembahan 3S De Parfum akan digelar setiap pukul 17.00 Wita. Sedangkan “Pencarian Dewa Pedas” bersama Honda Etam Kaltim dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 Wita.

Selain hiburan dan wisata kuliner, PPF 2026 juga kembali menjadi bagian dari kampanye digitalisasi transaksi “Yok Etam Pakai QRIS” yang didukung Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kaltim.

Seluruh transaksi di area festival diarahkan menggunakan sistem pembayaran non-tunai melalui QRIS guna memperluas literasi keuangan digital di tengah masyarakat dan pelaku UMKM.

Pada penyelenggaraan sebelumnya, Pedas Puas Festival 2025 mencatat lebih dari 38 ribu pengunjung dengan total 57 ribu transaksi QRIS dan nilai transaksi mencapai Rp2 miliar.

Keberhasilan tersebut menjadi pijakan bagi penyelenggara untuk memperluas skala festival tahun ini, mulai dari jumlah tenant, hiburan, hingga penguatan ekosistem transaksi digital.

PPF 2026 juga diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi lokal sekaligus menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM kuliner di Samarinda dan Kaltim agar produknya semakin dikenal masyarakat luas. (MK)

Pewarta: Nuzul Saputra
Editor: Agus S

ITS Samarinda Libatkan Banyak Mitra dalam Program Kurban 2026

SAMARINDA – Info Taruna Samarinda (ITS) kembali menggelar penyembelihan hewan kurban pada momentum Iduladha 1447 Hijriah, Kamis (28/5/2026), di lingkungan Posko 2 Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Samarinda.

Tahun ini jumlah hewan kurban mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. ITS menyembelih total delapan hewan kurban yang terdiri dari tiga ekor sapi dan lima ekor kambing.

Ketua Info Taruna Samarinda, Joko Iswanto atau akrab disapa Koko, mengatakan peningkatan jumlah hewan kurban menjadi bentuk semakin kuatnya kepedulian sosial dan dukungan berbagai pihak terhadap kegiatan kemanusiaan ITS.

“Alhamdulillah, hari ini Info Taruna Samarinda kembali melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Tahun ini ada peningkatan, dari yang tahun lalu hanya dua ekor sapi, sekarang menjadi tiga ekor sapi dan lima ekor kambing,” ujarnya.

Menurutnya, hewan kurban tersebut berasal dari keluarga besar ITS, sejumlah pejabat daerah, aparat penegak hukum, instansi pemerintah, hingga mitra swasta di Kota Samarinda.

Ia menyebut dukungan datang dari berbagai pihak seperti Wali Kota Samarinda, Polresta Samarinda, PLN, PDAM, Rumah Sakit Hermina, hingga peternakan lokal yang turut menyumbangkan kambing kurban.

Proses penyembelihan dimulai sejak pukul 08.00 Wita dan ditargetkan selesai pada sore hari. Daging kurban kemudian dikemas menjadi sekitar 330 paket untuk didistribusikan kepada relawan dan masyarakat sekitar.

“Daging kurban ini akan kita bagikan kepada para relawan yang berhak menerima. Mulai dari teman-teman Damkar, BPBD, Basarnas, PMI, hingga warga sekitar yang berada di lingkungan Posko 2 Damkar,” jelasnya.

Koko menegaskan kegiatan kurban tersebut akan terus dipertahankan sebagai agenda tahunan ITS. Ia berharap semakin banyak pihak ikut berpartisipasi dalam aksi sosial serupa di masa mendatang.

“Insya Allah acara ini akan terus kita pertahankan tiap tahun sekali. Semoga ini menjadi berkah untuk semua, khususnya para relawan Kota Samarinda,” pungkasnya. (MK)

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S