Beranda blog Halaman 12

Mendikdasmen Ungkap Skema Distribusi MBG Lewat Kantin Sekolah Masih Dikaji

0

YOGYAKARTA – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan skenario kebijakan terkait keterlibatan kantin sekolah dalam distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih dalam tahap penyusunan bersama Badan Gizi Nasional (BGN).

“Jadi belum ada keputusan soal bagaimana nanti kantin dan berbagai pelayanan lainnya. Agar MBG berjalan dengan baik, tentu semua harus melalui pengkajian yang mendalam,” kata Abdul Mu’ti di Yogyakarta, Minggu (5/7/2026).

Menurut dia, pembahasan yang telah diputuskan dalam rapat tingkat menteri adalah terkait sasaran penerima manfaat MBG yang nantinya tidak diberikan kepada seluruh siswa, melainkan hanya kepada mereka yang membutuhkan.

“Yang sudah diputuskan dalam rapat tingkat menteri adalah penerima MBG ini nanti tidak untuk semuanya, tetapi hanya untuk yang memerlukan,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengatakan mekanisme penerapan kebijakan tersebut masih dalam tahap penyusunan agar pelaksanaannya dapat berjalan secara optimal.

“Mekanismenya bagaimana sedang kami susun supaya kebijakan ini dapat terlaksana dengan baik,” katanya.

Abdul Mu’ti menjelaskan kebijakan distribusi MBG merupakan kewenangan BGN dan Kemendikdasmen hanya memberikan masukan terkait pelaksanaannya agar tujuan program MBG sebagaimana yang diharapkan Presiden Prabowo Subianto dapat tercapai.

“Semangat MBG kan oleh Pak Presiden dimaksudkan untuk membangun generasi yang sehat secara fisik sehingga terbebas dari stunting,” ujarnya.

Ia menilai penyaluran manfaat MBG akan lebih tepat sasaran apabila diprioritaskan bagi siswa yang benar-benar membutuhkan.

“Jadi memang ya lebih tepat siapa yang paling berhak menerima itu yang dilayani,” katanya.

Dalam berbagai kesempatan, lanjut Abdul Mu’ti, Kemendikdasmen juga terus menekankan bahwa MBG tidak hanya sebatas pemberian makanan bergizi, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan pendidikan karakter siswa di sekolah.
Program tersebut, lanjut dia, merupakan salah satu dari tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yakni membiasakan makan sehat dan bergizi.

“Kami sudah menerbitkan berbagai panduan mengenai bagaimana pendidikan karakter terintegrasi dengan MBG,” ujarnya.
Ia menambahkan, Kemendikdasmen terus berkoordinasi dengan BGN dan menunggu kebijakan lanjutan yang akan diterbitkan terkait pelaksanaan program tersebut.

“Bagaimana nanti kebijakan barunya akan disiapkan BGN sebagai institusi yang mempunyai kewenangan menyelenggarakan MBG,” katanya. (ANT/KN)

KRI Beladau-643 Antar Uang Tunai Miliaran Rupiah ke Natuna

0

NATUNA – Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Beladau-643 membawa uang tunai senilai miliaran rupiah ke dua pulau di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, guna memastikan ketersediaan serta kelayakan uang rupiah, yang beredar di wilayah perbatasan.

Komandan KRI Beladau-643 Letkol Laut (P) Akbar Suthawijaya Malik, yang dikonfirmasi di Natuna, Ahad (5/7/2026), mengatakan dua pulau yang menjadi sasaran kegiatan tersebut yakni Pulau Midai dan Pulau Subi.

Kehadiran KRI merupakan bagian dari dukungan terhadap program Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026.

Program tersebut merupakan kerja sama antara TNI Angkatan Laut dan Bank Indonesia dalam rangka menjaga ketersediaan uang layak edar di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

“KRI Beladau-643 melaksanakan dukungan pengawalan terhadap personel dan material BI,” ucapnya.

Selain distribusi uang layak edar, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi kepada masyarakat mengenai cara memperlakukan uang dengan baik.

Warga di Pulau Midai dan Subi Besar juga diberi kesempatan menukarkan uang lusuh dengan uang baru yang dibawa Bank Indonesia.

Selain di Natuna, KRI Beladau-643 juga membawa uang itu ke wilayah lain di Kepulauan Riau, yakni Tarempa di Kabupaten Kepulauan Anambas, Tambelan di Kabupaten Bintan, serta Singkep di Kabupaten Lingga.

Di Natuna, kegiatan berlangsung pada Sabtu (4/7/2026) di Pulau Midai dan Ahad di Pulau Subi Besar.

Program ini diharapkan memperkuat ketersediaan uang rupiah layak edar di wilayah perbatasan Indonesia.

“KRI Beladau-643 mendukung pelaksanaan layanan kas keliling Bank Indonesia yang berlangsung pada 2–8 Juli 2026 dengan rute Batam-Tarempa-Midai-Subi-Tambelan-Dabo Singkep-Batam,” ujar dia. (ANT/KN)

KPK Ungkap Raja Juli Antoni Laporkan Penolakan Gratifikasi Usai OTT Bupati Kuansing

0

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni telah melaporkan penolakan gratifikasi pada Jumat (3/7) atau setelah lembaga antirasuah melakukan operasi tangkap tangan yang membuat Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby menyerahkan diri.

“Pada Jumat (3/7) pekan lalu, Menhut Raja Juli menyampaikan pelaporan penolakan gratifikasi ke KPK,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Senin (6/7/2026).

Budi kemudian menjawab pertanyaan jurnalis terkait pelaporan tersebut dilakukan Menhut pada Jumat (3/7) setelah konferensi pers di Gedung Kementerian Kehutanan atau tidak.

“Jumat siang,” jawabnya singkat.
Sementara itu, dia menjelaskan Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK akan memverifikasi dan menganalisis laporan Menhut tersebut serta berkoordinasi di internal KPK.

Menurut dia, proses dan mekanismenya akan merujuk Peraturan KPK Nomor 1 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Peraturan KPK Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pelaporan Gratifikasi.

“Selanjutnya, KPK akan menyampaikan hasilnya, apakah laporan tersebut dapat ditindaklanjuti atau tidak,” ucap Budi.

Di sisi lain, dia mengatakan KPK mengingatkan seluruh pemangku kepentingan terkait bahwa program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) merupakan salah satu program prioritas nasional.

“Dengan demikian, jangan sampai izin pelepasan kawasan hutan yang bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani, tercederai karena adanya dugaan praktik korupsi,” katanya.

Sebelumnya, KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau dan Jakarta pada 29 Juni 2026 dengan mengamankan 10 orang. Operasi tersebut merupakan OTT ke-14 yang dilakukan KPK sepanjang 2026.

Sementara Suhardiman dan Sekretaris Daerah Kuansing Zulkarnain menyerahkan diri pada 30 Juni 2026.

Pada 1 Juli 2026, KPK menetapkan Suhardiman, Zulkarnain, dan Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant Ardiles sebagai tersangka dugaan suap terkait jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.

Selain dugaan suap, KPK juga menduga Suhardiman menerima gratifikasi terkait pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas.

Usai namanya terseret dalam perkara itu, Raja Juli pada Jumat (3/7) menjelaskan bahwa saat menerima audiensi Suhardiman pada 2 Juni 2026, kepala daerah tersebut meninggalkan sebuah amplop yang tertutup map.

Menurut Raja Juli, dirinya baru menyadari keberadaan amplop itu setelah Suhardiman meninggalkan ruangan. Dia kemudian memerintahkan ajudannya untuk mengembalikan amplop tersebut tanpa mengetahui isi di dalamnya.

Raja Juli mengatakan pengembalian amplop dilakukan pada 12 Juni 2026 setelah sebelumnya sempat tertunda karena kendala jadwal. Amplop itu dikembalikan kepada Suhardiman melalui ajudannya di Kabupaten Kuantan Singingi. (ANT/KN)

Beasiswa Dokter hingga Kebidanan Kukar Kurang Diminati, Kuota Belum Terpenuhi

0

TENGGARONG – Di tengah tingginya antusiasme masyarakat mengikuti Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) justru menghadapi kondisi berbeda pada program Beasiswa Tematik Kesehatan.

Hingga penutupan pendaftaran, jumlah peminat baru mencapai sekitar 70 orang dari kuota 155 penerima yang disediakan.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten Kukar, Fathul Alamin, mengatakan kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah karena hampir seluruh kategori beasiswa lainnya telah memenuhi bahkan melampaui kuota yang tersedia.

Program Beasiswa Kukar Idaman Terbaik resmi menutup pendaftaran pada 19 Juni 2026 setelah sebelumnya masa pendaftaran diperpanjang dari jadwal awal yang berakhir pada 6 Juni. Perpanjangan dilakukan atas arahan Bupati Kukar agar masyarakat memiliki kesempatan lebih luas untuk mendaftar sekaligus menyesuaikan dengan dibukanya Program Gratispol Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Saat ini seluruh berkas peserta tengah menjalani proses verifikasi administrasi yang berlangsung sejak 19 Juni hingga 7 Juli 2026. Tahapan tersebut menjadi proses awal sebelum dilakukan pemeringkatan sesuai kategori beasiswa.

Fathul menjelaskan sebanyak 5.467 proposal telah diterima dari berbagai kategori, mulai Beasiswa Jenjang SMA, Beasiswa Stimulan S1 hingga Beasiswa Prestasi Pondok Pesantren. Bahkan beberapa kategori telah mencatat jumlah pendaftar melebihi kuota yang disediakan.

Kuota Beasiswa Stimulan S1 tahun ini mencapai sekitar 2.900 penerima. Sementara Beasiswa Prestasi SMA dialokasikan bagi 200 penerima dan Beasiswa Prestasi Pondok Pesantren sebanyak 75 penerima.

Namun, kondisi berbeda terjadi pada Beasiswa Tematik Kesehatan. Dari 155 kuota yang tersedia, jumlah pendaftar belum mencapai separuhnya. Salah satu formasi yang masih minim peminat adalah dokter umum di RSUD Parikesit yang baru diikuti lima pendaftar dari sembilan kuota yang tersedia.

Setelah proses verifikasi administrasi selesai, peserta akan memasuki tahapan pemeringkatan berdasarkan ketentuan masing-masing kategori, baik melalui capaian akademik maupun prestasi nonakademik.

“Tahap pertama adalah memastikan seluruh persyaratan administrasi lengkap, kemudian dilanjutkan dengan pemeringkatan sesuai kategori beasiswa yang diikuti peserta,” ujar Fathul.

Menurutnya, rendahnya jumlah pendaftar pada beasiswa kesehatan bukan disebabkan minimnya sosialisasi. Pemerintah Kabupaten Kukar mengaku telah menyebarkan informasi hingga ke sekolah, kecamatan, dan tingkat RT.

Ia menilai tantangan utama justru berasal dari masih rendahnya kepercayaan diri sebagian pelajar, khususnya yang berasal dari luar Tenggarong, untuk bersaing masuk ke program studi kesehatan.

Padahal, peluang yang diberikan cukup besar. Pemerintah telah membuka akses melalui lima program studi di Universitas Mulawarman, yakni dokter umum, dokter gigi, farmasi, keperawatan, dan kebidanan.

“Saat ini tersedia lima program studi di Universitas Mulawarman, yaitu dokter umum, dokter gigi, farmasi, keperawatan, dan kebidanan. Kami ingin semakin banyak putra-putri Kukar memanfaatkan kesempatan ini,” tutup Fathul.

Penulis: Ady Wahyudi
Editor: Agus S.

Disdikbud Kukar Pastikan Program Seragam Gratis Tetap Berjalan Tahun Ini

0

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan program bantuan seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru tetap dilaksanakan pada tahun ajaran 2026/2027. Namun, peluncurannya baru akan dilakukan setelah seluruh rangkaian Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 selesai.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Heriansyah, mengatakan pemerintah daerah tetap mengalokasikan anggaran untuk program tersebut sebagai bentuk dukungan kepada peserta didik baru. Peluncuran program akan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Kukar setelah seluruh tahapan penerimaan murid selesai.

“Insya Allah seragam gratis tetap ada. Setelah penerimaan SPMB selesai, program ini akan diluncurkan secara simbolis oleh Bupati,” ujar Heriansyah.

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan nantinya tidak dilakukan secara langsung oleh pemerintah, melainkan melalui koperasi sekolah dengan skema Boskab Seragam. Mekanisme tersebut disiapkan agar distribusi bantuan dapat menyesuaikan kebutuhan masing-masing sekolah.

Menurut Heriansyah, hingga saat ini jumlah penerima bantuan belum dapat dipastikan. Disdikbud masih menunggu hasil akhir pelaksanaan SPMB di seluruh sekolah sebagai dasar penentuan jumlah penerima sekaligus kebutuhan anggaran.

Data peserta didik baru yang diterima di setiap sekolah akan menjadi acuan dalam penyusunan distribusi bantuan. Karena itu, pemerintah belum dapat memastikan jumlah paket seragam yang akan disalurkan.

Selain menentukan jumlah penerima, hasil akhir SPMB juga akan menjadi dasar perhitungan kebutuhan anggaran. Semakin banyak peserta didik baru yang diterima, semakin besar pula anggaran yang harus disiapkan pemerintah daerah.

Saat ini proses SPMB telah memasuki tahap daftar ulang yang berlangsung hingga 8 Juli 2026. Setelah seluruh tahapan selesai, data peserta didik baru akan digunakan sebagai dasar pelaksanaan program seragam gratis.

“Proses penyalurannya dilakukan melalui koperasi sekolah. Bantuan didistribusikan sesuai kebutuhan melalui koperasi sekolah,” tutup Heriansyah.

Penulis: Ady Wahyudi
Editor: Agus S.

Rudy Mas’ud dan Frederick Edwin Pastikan Proyek Jalan Asa–Juaq Asa Berjalan Sesuai Target

0

SENDAWAR – Bupati Kutai Barat Frederick Edwin mendampingi Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud meninjau pelaksanaan proyek Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Kutai Barat, Sabtu (4/7/2026).

Peninjauan dilakukan di ruas Jalan Poros Kampung Asa–Juaq Asa yang menjadi salah satu proyek prioritas peningkatan infrastruktur di Kutai Barat. Paket pekerjaan tersebut berupa peningkatan jalan sepanjang dua kilometer dengan konstruksi rigid beton.

Di sela-sela peninjauan, Bupati Frederick Edwin mengatakan proyek tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas akses transportasi masyarakat, memperlancar mobilitas, serta mendukung distribusi hasil pertanian dan perkebunan di wilayah tersebut.

“Jalan ini menjadi prioritas kami. Dengan akses yang lebih baik, roda perekonomian masyarakat di Asa dan Juaq Asa akan bergerak lebih cepat,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menjelaskan peninjauan dilakukan untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai perencanaan serta memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam mengawal pelaksanaan program bantuan keuangan kepada pemerintah kabupaten dan kota agar pembangunan infrastruktur berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Peninjauan ini merupakan bagian dari pengawasan pelaksanaan Bankeu agar seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Rudy menambahkan, peningkatan ruas Jalan Poros Asa–Juaq Asa diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Kutai Barat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Dengan akses jalan yang semakin baik, distribusi barang dan jasa akan semakin lancar, pelayanan publik meningkat, dan manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani, Sekretaris Daerah Kutai Barat Erik Victory, Wakil Ketua I DPRD Kutai Barat Agustinus, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kutai Barat Pilip.

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S.

Aula Baru SMKN 3 Sendawar Diresmikan, Pemprov Kaltim Perkuat SDM Vokasi

0

SENDAWAR – Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud meresmikan Aula SMKN 3 Sendawar di Kampung Ngeyan Asa, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, Sabtu (4/7/2026). Peresmian tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur, Armin, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemprov Kaltim dan Pemkab Kutai Barat dalam mendukung pembangunan sektor pendidikan.

Menurutnya, Program Gratispol telah memberikan dampak positif dengan meningkatkan semangat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan.

“Program ini merupakan bentuk komitmen Pemprov Kaltim bersama pemerintah kabupaten dalam menghadirkan layanan pendidikan yang dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat,” ujar Armin.

Ia menjelaskan, saat ini SMKN 3 Sendawar memiliki 443 peserta didik. Dengan dukungan sarana dan prasarana yang semakin memadai, sekolah tersebut diharapkan mampu mencetak lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan siap memenuhi kebutuhan dunia usaha maupun dunia industri.

“Pemkab Kutai Barat menyambut baik perhatian Pemprov Kaltim terhadap sektor pendidikan. Kami berkomitmen mendukung peningkatan sarana prasarana, penguatan kompetensi peserta didik, serta pengembangan pendidikan vokasi sebagai langkah strategis mencetak SDM unggul dan siap kerja,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Rudy Mas’ud mengapresiasi selesainya pembangunan aula tersebut. Ia menilai SMKN 3 Sendawar memiliki potensi besar dalam mencetak tenaga kerja terampil, khususnya melalui Program Keahlian Teknik Alat Berat.

“Selamat atas aula barunya. Salah satu keunggulan sekolah ini adalah Program Keahlian Teknik Alat Berat yang sangat strategis untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di Kalimantan Timur,” ujarnya.

Menurut Rudy, aula baru tidak hanya menjadi fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar, tetapi juga ruang untuk membangun karakter, memperkuat kolaborasi, dan menumbuhkan kebersamaan di kalangan peserta didik.

“Melalui SMKN 3 Sendawar kita dapat mencetak generasi emas yang siap bersaing dan berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional,” tegasnya.

Usai peresmian, Gubernur Rudy Mas’ud bersama rombongan didampingi Bupati Kutai Barat Frederick Edwin meninjau Gedung Praktikum Teknik Alat Berat (TAB), ruang praktik Teknik Kendaraan Ringan (TKR), serta ruang kelas baru.

Turut hadir Ketua TP-PKK Kalimantan Timur Syarifah Suraidah Mas’ud, Ketua TP-PKK Kutai Barat Maria Christina Mozes Edwin, Sekretaris Daerah Kutai Barat Erik Victory, jajaran kepala perangkat daerah, serta unsur Forkopimda.

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S.

Insiden Penumpang Feri di Kariangau Viral, ASDP Sebut Dipicu Penumpang, HMI Nilai Ada Arogansi

0

BALIKPAPAN – Video yang memperlihatkan dugaan pengeroyokan terhadap seorang penumpang kapal feri di Pelabuhan Kariangau, Balikpapan, Kalimantan Timur, viral di media sosial. Insiden itu terjadi saat proses pemuatan kendaraan di atas kapal feri rute Balikpapan–Penajam Paser Utara pada Jumat (3/7/2026) malam.

Dalam video yang beredar, seorang penumpang terlihat terlibat adu mulut dengan petugas sebelum akhirnya diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah kru kapal.

Koordinator Satuan Pelayanan (Koorsatpel) Pelabuhan Kariangau Balikpapan, Karolus Makin, mengatakan pihaknya telah meminta klarifikasi kepada petugas lapangan dan karyawan pelabuhan terkait peristiwa tersebut.

Menurutnya, keributan bermula saat kru kapal mengatur posisi kendaraan di atas kapal untuk menjaga keseimbangan selama pelayaran. Pengaturan dilakukan berdasarkan pembacaan klinometer yang digunakan nakhoda guna memastikan stabilitas kapal.

“Kru kapal sedang mengatur kendaraan karena mereka memahami aspek teknis stabilitas kapal. Kendaraan memang harus ditempatkan sesuai perhitungan,” ujar Karolus, Minggu (5/7/2026).

Ia menjelaskan, salah seorang pengendara disebut tidak menerima arahan untuk beberapa kali memajukan, memundurkan, hingga menggeser kendaraannya sesuai instruksi petugas. Situasi kemudian memanas setelah terjadi adu argumen antara penumpang dan kru kapal.

Menurut Karolus, petugas sempat menegaskan bahwa seluruh pengguna jasa wajib mengikuti pengaturan kendaraan di atas kapal. Namun, penumpang tersebut disebut tersinggung dan diduga lebih dahulu melakukan tindakan fisik.

“Informasi dari petugas, penumpang langsung menendang kru kapal. Setelah itu kru darat, termasuk petugas penarik tiket, ikut turun ke dek kendaraan sehingga terjadi pengeroyokan,” jelasnya.

Karolus menambahkan, insiden berlangsung sekitar pukul 19.35–19.40 Wita saat kapal masih bersandar di dermaga dan belum berlayar menuju Penajam Paser Utara.

Terkait isu yang menyebut petugas dalam kondisi mabuk saat bertugas, Karolus membantah tudingan tersebut. Berdasarkan informasi yang diterimanya dari pos polisi dan petugas lapangan, tidak ada petugas yang berada di bawah pengaruh minuman keras.

“Kalau yang saya tahu, tidak mabuk,” tegasnya.

Ia juga menyebut keributan berlangsung sekitar 20 menit sebelum berhasil dilerai petugas pelabuhan bersama personel kepolisian. Menurutnya, kedua belah pihak telah menyelesaikan persoalan tersebut secara damai.

“Informasi dari KP3, masalahnya sudah diselesaikan dan kedua pihak sudah berdamai,” tambahnya.

Namun, penjelasan tersebut berbeda dengan keterangan yang disampaikan Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Kalimantan Timur–Kalimantan Utara.

Sekretaris Umum BADKO HMI Kaltimtara, Zulkifli, menilai peristiwa itu merupakan bentuk tindakan represif, arogansi, dan premanisme terhadap pengguna jasa kapal feri.

Menurutnya, keributan bermula ketika salah seorang pengendara hanya memberikan masukan mengenai pengaturan jarak aman antarkendaraan demi keselamatan pelayaran. Namun, masukan tersebut justru direspons secara kasar oleh seorang oknum petugas hingga memicu intimidasi verbal terhadap korban dan keluarganya.

HMI juga mengklaim memperoleh keterangan dari korban bahwa sejumlah petugas diduga berada di bawah pengaruh alkohol saat bertugas.

“Oknum-oknum petugas tersebut terindikasi kuat berada di bawah pengaruh alkohol karena mengeluarkan aroma bau miras yang menyengat saat berdinas,” ujar Zulkifli.

Atas kejadian tersebut, BADKO HMI Kaltimtara mendesak Menteri BUMN dan manajemen PT ASDP Indonesia Ferry mencopot Kepala Cabang ASDP Balikpapan serta memberhentikan petugas yang terlibat. Organisasi itu juga meminta dilakukan tes urine secara berkala terhadap petugas Pelabuhan Kariangau.

Selain itu, HMI meminta aparat kepolisian mengusut dugaan pengancaman dan pengeroyokan serta memproses seluruh pihak yang terlibat sesuai ketentuan hukum.

“Kami memberikan tenggat waktu 2×24 jam kepada pihak terkait untuk menindaklanjuti tuntutan tersebut. Apabila tidak dipenuhi, kami siap menggelar aksi demonstrasi hingga menghentikan operasional Pelabuhan Kariangau,” tegas Zulkifli.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai proses hukum atas insiden tersebut.

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S.

Mahasiswa Berusia 21 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Polisi Selidiki Penyebabnya

SAMARINDA – Warga di kawasan Folder Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu, digegerkan dengan penemuan seorang mahasiswa yang meninggal dunia di dalam kamar kosnya, Minggu (5/7/2026). Korban diketahui berinisial AF (21) dan tinggal seorang diri di tempat tersebut.

Kapolsek Samarinda Ulu AKP Asriadi membenarkan adanya laporan penemuan jenazah tersebut. Pihaknya bersama Tim Inafis Polresta Samarinda langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

“Benar, kami menerima informasi adanya seseorang yang meninggal di dalam kamar kos. Tim Inafis Polresta Samarinda sudah melakukan olah TKP. Jenazah saat ini sudah kami evakuasi menuju RSUD Abdul Wahab Sjahranie untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKP Asriadi saat dikonfirmasi di lokasi.

Terkait penyebab kematian, AKP Asriadi mengatakan pihaknya belum dapat memberikan kesimpulan. Polisi masih mengumpulkan alat bukti serta meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi.

“Untuk dugaan awal, kami masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi-saksi. Yang bersangkutan merupakan mahasiswa dan memang tinggal sendirian di kos. Kami juga sudah menghubungi pihak keluarga korban yang berasal dari Berau, dan perwakilan keluarga sudah ada di lokasi,” tambahnya.

Proses evakuasi jenazah berlangsung cukup dramatis karena kamar korban berada di lantai dua bangunan kos dengan akses yang sempit. Untuk mempermudah proses evakuasi, personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda turut diterjunkan.

Komandan Posko 3 Disdamkarmat Kota Samarinda, Tri Indarto, mengatakan pihaknya membantu menurunkan jenazah menggunakan tandu basket agar proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman dan tetap menghormati korban.

“Kami menerima informasi penemuan jenazah di lantai dua. Proses evakuasi dilakukan dengan sistem rolling menggunakan tandu basket,” jelas Tri Indarto.

Menurutnya, tidak ada kendala berarti selama proses evakuasi meski akses menuju kamar korban cukup sempit. Seluruh proses penurunan jenazah hingga ke ambulans berlangsung sekitar 10 hingga 15 menit.

Hingga berita ini diterbitkan, jenazah masih menjalani pemeriksaan medis di RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Sementara itu, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban.

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S.

Balap Liar Dibubarkan, 20 Motor Berknalpot Brong Diamankan Polisi

SAMARINDA – Polresta Samarinda menggelar patroli malam untuk menindak aksi balap liar yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Dalam operasi tersebut, sebanyak 20 sepeda motor berknalpot brong berhasil diamankan, mayoritas di kawasan Taman Samarendah, Rabu (2/7/2026) dini hari.

Patroli dipimpin Perwira Pengamat Wilayah (PAMAPTA) II Polresta Samarinda, IPDA Ilham Satria Brajanata, bersama personel piket fungsi lainnya. Operasi menyasar sejumlah ruas jalan yang kerap dijadikan arena balap liar.

“Malam ini kami dari piket PAMAPTA II bersama piket fungsi lainnya melaksanakan patroli terkait adanya balap liar yang menjadi keluhan masyarakat wilayah Samarinda. Balap liar ini sangat meresahkan, mulai dari penggunaan knalpot brong hingga membahayakan pengguna jalan lainnya,” ujar IPDA Ilham, sekitar pukul 04.30 Wita.

Dari hasil penyisiran, petugas berhasil menghentikan aktivitas para pelaku balap liar dan mengamankan puluhan kendaraan yang seluruhnya menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.

“Sebagian besar kendaraan yang diamankan berasal dari kawasan Taman Samarendah,” katanya.

Sebanyak 20 unit sepeda motor kemudian dibawa ke Mapolresta Samarinda untuk menjalani proses penindakan.

“Total yang kami amankan ada 20 kendaraan dan semuanya menggunakan knalpot brong,” tegasnya.

Polresta Samarinda memastikan tidak akan memberikan toleransi terhadap aksi balap liar maupun penggunaan knalpot brong yang mengganggu ketertiban umum.

Para pemilik kendaraan akan dikenai sanksi tilang sesuai ketentuan yang berlaku serta diwajibkan menunjukkan kelengkapan surat kendaraan. Selain itu, knalpot brong yang disita akan dimusnahkan agar tidak dapat digunakan kembali.

IPDA Ilham menegaskan patroli serupa akan terus dilakukan sebagai respons atas banyaknya laporan masyarakat terkait gangguan balap liar.

“Harapannya, karena banyak sekali keluhan dari masyarakat terkait adanya knalpot brong yang mengganggu ketenangan dan membahayakan pengguna jalan di wilayah Samarinda, kami sebagai pihak kepolisian selalu merespons cepat laporan-laporan tersebut,” ujarnya.

Ia berharap langkah tersebut mampu menciptakan situasi lalu lintas yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Tujuannya agar warga Samarinda bisa lebih nyaman dan merasa aman dengan adanya tindakan dan respons kami dalam memberantas balap liar,” pungkasnya.

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S.