Beranda blog Halaman 116

Wagub Malut: Administrasi Jangan Hambat Penanganan Darurat Bencana

0

TERNATE – Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe menegaskan proses administrasi tidak menghambat penanganan darurat bencana guna memastikan kolaborasi antarinstansi berjalan cepat.

“Dalam kondisi darurat, kita butuh eksekusi langsung. Jangan sampai nyawa sudah tidak ada, kita masih sibuk mencari mitra atau urusan administrasi yang panjang. Atas nama keselamatan rakyat, ego institusi dan kewenangan harus dikesampingkan,” kata Sarbin saat memimpin rapat koordinasi di Bandara Baabullah, Ternate, Minggu (5/4/2026).

Ia mengatakan kondisi fiskal tahun 2026 cukup menantang sehingga penetapan status keadaan darurat melalui surat keputusan (SK) menjadi krusial sebagai dasar hukum penyaluran bantuan serta pelibatan TNI dan Polri.

Menurut dia, dokumen tersebut diperlukan agar pergerakan personel dan alat angkut seperti kapal dan helikopter dapat dipercepat tanpa menunggu persetujuan berjenjang.

Ia menginstruksikan Sekretaris Provinsi Maluku Utara dan Kepala BPBD setempat untuk segera menuntaskan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama dengan instansi vertikal, termasuk TNI, Polri, dan Basarnas.

Sarbin menargetkan seluruh dokumen kerja sama tersebut dapat diselesaikan dalam waktu dekat agar mobilisasi sumber daya dapat dilakukan secara cepat saat dibutuhkan.

Terkait penanganan di lapangan, ia meminta pembagian tugas yang jelas antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.

Pemerintah provinsi, kata dia, difokuskan pada penyaluran bantuan di wilayah Batang Dua dan pergeseran logistik, sementara Pemerintah Kota Ternate menangani pengungsi dan dampak bencana di wilayah terdekat seperti Pulau Hiri dan Pulau Moti.

Ia juga mengapresiasi masyarakat dan aparat keamanan atas terjaganya kondusivitas wilayah Maluku Utara di tengah momentum keagamaan.

“Meskipun perayaan Idulfitri 1447 Hijriah berdekatan dengan peringatan Jumat Agung, Paskah, dan Hari Raya Nyepi, kami bersyukur toleransi tetap terjaga dengan baik, khususnya di Kota Ternate,” ujarnya. (ANT/KN)

Gubernur Bali Targetkan Proyek Turyapada Tower Rampung November 2026

0

DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster saat mengunjungi proyek menara pemancar Turyapada Tower di Kabupaten Buleleng meminta agar pembangunan tahap kedua ini selesai tepat waktu.

“Saya minta tepat waktu, tapi tidak boleh menurunkan mutu, ini bukan bangunan biasa melainkan ikon,” ucap Koster dalam keterangan Pemprov Bali di Denpasar, Minggu (5/4/2026).

Gubernur Koster sendiri melihat langsung bahwa pengerjaan tahap kedua Turyapada Tower sudah menyentuh angka 45 persen.

Pada tahap pertama lalu, bangunan setinggi 115 meter dengan ketinggian 1.521 meter di atas permukaan laut tersebut sudah rampung, mampu menghasilkan sinyal untuk siaran digital di Bali Utara hingga Barat dan Timur, serta meluncurkan kerja sama dengan 30 siaran TV.

Sementara di tahap lanjutan ini, Gubernur Bali meninjau sejumlah titik pekerjaan, seperti kawasan komunal, lintasan dan terminal gondola, hingga area pendukung seperti glamping, ruang pameran dan museum telekomunikasi.

Perhatian khusus diberikan Pemprov Bali pada penataan lanskap, termasuk jalur menuju area parkir serta konektivitas antara terminal dan ruang tunggu wisata gondola.

Selain meminta pengerjaan tepat waktu, Gubernur Koster juga menekankan pentingnya konsistensi penggunaan material berkualitas tinggi dalam seluruh elemen pembangunan, serta pemanfaatan spesies bunga dan tumbuhan lokal untuk menghias seputar kawasan.

“Harus konsisten dengan bahan berkualitas, kita rancang dengan bagus, maka tower ini akan jauh lebih unggul dibandingkan yang lain di dunia,” ujarnya.

Ia menargetkan seluruh pekerjaan konstruksi rampung pada akhir November 2026, dilanjutkan dengan tahap perapian dan persiapan peresmian pada Desember 2026.

Ia menekankan bahwa proyek ini tidak boleh mengalami penurunan spesifikasi teknis termasuk penataannya yang tidak bisa sekadar standar.

Mengingat, Turyapada Tower dirancang sebagai menara multifungsi yang memadukan teknologi komunikasi dengan pariwisata.

Selain berfungsi sebagai pemancar siaran TV digital, internet dan radio komunitas, kawasan ini juga dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi dengan fasilitas yang sedang dibangun seperti planetarium, skywalk, jembatan kaca, restoran putar di badan menara serta restoran statis.

Terdapat pula museum keunggulan budaya Bali dan laboratorium pendidikan sebagai wahana edukasi.

“Di area luar, pengunjung nanti disuguhi kebun bunga, kebun buah, taman bermain anak, serta wahana outbound seperti flying fox, untuk menunjang akses disediakan area parkir seluas sekitar satu hektare dan gondola sepanjang 1,4 kilometer yang menghubungkan parkir dengan menara,” ujarnya.

Untuk mendorong ekonomi masyarakat lokal, Koster mengatakan nantinya di kawasan menara juga dilengkapi pusat UMKM, serta gedung konferensi yang menyasar pasar wisata MICE dengan konsep wisata di atas awan. (ANT/KN)

BMKG Catat 960 Gempa Susulan Pascagempa M7,6 di Maluku Utara

0

MANADO – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Manado, Sulawesi  merekam 960 gempa susulan usai gempa utama magnitudo 7,6 pada Kamis (2/4) pagi di Barat Daya Pantai Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara.

“Hingga Minggu pukul 11:48 WIB, jumlah gempa bumi susulan yang dirasakan sebanyak 22 kali,” kata Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado, Muhammad Zulkifli di Manado, Minggu (5/4/2026).

Dia menjelaskan, terjadinya gempa susulan dengan magnitudo yang bervariasi merupakan fenomena yang umum setelah terjadinya gempa bumi utama berkekuatan besar, yaitu magnitudo 7,6.
Gempa susulan ini terjadi sebagai bagian dari proses penyesuaian kerak bumi akibat perubahan distribusi tegangan setelah gempa utama.

Pada saat gempa utama terjadi, energi yang sangat besar dilepaskan secara tiba-tiba sehingga menyebabkan pergeseran pada bidang patahan.

Peristiwa ini mengubah keseimbangan tegangan di sekitar zona sumber gempa. Akibatnya, bagian kerak bumi yang sebelumnya dalam kondisi stabil menjadi mengalami ketidakseimbangan dan memicu pelepasan energi lanjutan dalam bentuk gempa susulan.

“Gempa susulan umumnya memiliki magnitudo yang lebih kecil dibandingkan gempa utama dan dapat terjadi dalam jumlah yang cukup banyak pada fase awal, kemudian frekuensinya akan berangsur menurun seiring waktu,” ujarnya

Hal ini menunjukkan bahwa sistem kerak bumi secara bertahap sedang menuju kondisi yang lebih stabil.

“Dengan demikian, kejadian gempa susulan yang terjadi saat ini merupakan proses alamiah yang menunjukkan bahwa kerak bumi sedang melakukan penyesuaian untuk mencapai kembali kondisi kestabilannya,” katanya menambahkan.

Sebelumnya, pada Kamis, 02 April 2026 pukul 05.48.14 WIB wilayah Barat Daya Pantai Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara diguncang gempa tektonik.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo M7,6, sementara episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,25° LU ; 126,27° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 129 kilometer arah Tenggara Bitung, Sulawesi Utara pada kedalaman 33 kilometer. (ANT/KN)

Banjir Rendam Jalur, Perjalanan KA Siliwangi Dihentikan Sementara

0

CIANJUR – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menghentikan sementara perjalanan Kereta Api Siliwangi rute Cipatat-Cianjur-Sukabumi akibat banjir di petak jalan Cianjur-Cibeber, Minggu (5/4/2026) petang.

Manager Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo saat dihubungi di Bandung, Minggu (5/4/2026), mengatakan akibat kondisi tersebut, untuk sementara perjalanan KA Siliwangi tidak dapat dilanjutkan dan rangkaian masih tertahan di Stasiun Cianjur hingga malam menunggu kondisi lintasan kembali aman dan dapat dilalui.

Keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama dalam setiap kondisi operasional, sehingga KAI Daop 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan KA Siliwangi.

“Keputusan untuk menahan perjalanan dilakukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api tetap terjaga,” katanya.

Genangan air yang terjadi di jalur rel tidak memungkinkan untuk dilalui karena berpotensi membahayakan perjalanan, sehingga petugas di lapangan saat ini terus melakukan pemantauan serta penanganan guna memastikan kondisi lintas kembali normal.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan petugas di lapangan untuk memantau perkembangan kondisi genangan air, agar perjalanan dapat segera dilanjutkan setelah dipastikan jalur aman untuk dilalui kembali.

Sebagai bentuk pelayanan pada pelanggan, pihaknya memberikan pilihan pembatalan perjalanan untuk semua penumpang KA Siliwangi yang tidak berkenan menunggu, pelanggan dapat melakukan pembatalan dengan kompensasi pengembalian beaya 100 persen di luar biaya pemesanan.

Bagi pelanggan yang tetap menunggu keberangkatan di Stasiun Cianjur, KAI Daop 2 Bandung memberikan service recovery sebagai bentuk kompensasi dari pelayanan pada para pelanggan yang terdampak.

KAI Daop 2 Bandung mengimbau seluruh pelanggan untuk tetap mengikuti arahan petugas di stasiun serta memperhatikan informasi resmi yang disampaikan melalui kanal komunikasi KAI.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan kereta api,” katanya.

KAI Daop 2 Bandung akan terus memberikan pembaruan informasi terkait perkembangan kondisi perjalanan KA Siliwangi seiring dengan penanganan banjir di lokasi terdampak.

“Kami sampaikan permohonan maaf pada seluruh pelanggan atas terganggunya perjalanan KA Siliwangi relasi Cipatat–Cianjur-Sukabumi hari ini,” katanya. (ANT/KN)

Jusuf Kalla Bantah Tudingan Danai Isu Ijazah Jokowi, Siap Lapor ke Bareskrim

0

JAKARTA – Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI Jusuf Kalla membantah tudingan bahwa dirinya mendanai Roy Suryo dan pihak-pihak terkait untuk mempersoalkan keaslian ijazah Presiden Ke-7 RI Joko Widodo.

Berdasarkan beberapa informasi yang tersebar di platform digital, Jusuf Kalla (JK) menyatakan dirinya dituding memberi pendanaan sebesar Rp5 miliar untuk hal tersebut dan memastikan informasi itu tidak benar.

“Saya katakan itu pasti dan yakin tidak benar,” kata JK saat konferensi pers di kediamannya, Jakarta, Minggu (5/4/2026).

Untuk itu, JK menyatakan bakal melapor ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri demi meluruskan hal tersebut, serta menetapkan bahwa tudingan itu tidak benar.

Menurut JK, pengacaranya akan melapor ke Bareskrim pada Senin (5/4).

Selain itu, JK pun menegaskan tidak pernah terlibat dalam polemik isu ijazah Jokowi, baik terlibat dengan Roy Suryo atau Rismon Sianipar.

Di samping itu, JK menyampaikan bahwa pertemuan yang terjadi di kediamannya pada bulan Ramadhan lalu dengan sejumlah akademisi dan profesional adalah untuk berdiskusi mengenai saran atas kondisi bangsa saat ini.

Menurut JK, sejumlah pihak yang hadir ke kediamannya itu bukan diundang karena atas kemauan mereka sendiri.

JK memastikan pertemuan itu juga tidak terkait soal polemik ijazah Jokowi.

“Itu kan terbuka kan pembicaraan itu, terbuka sama sekali. Itu hanya saran untuk kebijakan dan itu untuk Bapak Presiden (Prabowo). Ya, Bapak Presiden (Prabowo),” kata Jusuf Kalla.

Sementara itu, pengacara JK, Abdul Haji Talaohu, menyampaikan bahwa kemungkinan laporan itu akan disampaikan soal pencemaran nama baik. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas adanya tudingan-tudingan tersebut.

Sebetulnya, kata dia, Jusuf Kalla sangat tidak ingin mengurusi hal-hal yang bersifat “remeh-temeh” itu. Namun, karena hal itu mendapatkan atensi publik maka pihaknya memutuskan untuk membuat laporan.

“Dan Pak JK tadi sudah sampaikan bahwa itu adalah fitnah, tuduhan fitnah sehingga ini harus disikapi secara serius,” kata Abdul. (ANT/KN)

TNI Tegaskan Komitmen Lindungi Pasukan Perdamaian RI di Lebanon

0

JAKARTA – Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI Mayjen TNI Iwan Bambang Setiawan menegaskan komitmen pihaknya untuk terus menjamin perlindungan dan keselamatan personel RI yang bertugas sebagai pasukan penjaga perdamaian dalam naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Hal tersebut disampaikan Komandan PMPP TNI saat menjenguk personel penjaga perdamaian dari Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S yang dirawat di Rumah Sakit St. George, Beirut, usai menjadi korban serangan saat bertugas bersama Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL).

“Indonesia berkomitmen untuk terus memberikan perlindungan kepada seluruh personel serta berperan aktif dalam mendukung upaya pemeliharaan perdamaian dunia melalui pengiriman Pasukan Garuda,” kata Mayjen Iwan, menurut keterangan tertulis Pusat Informasi PBB (UNIC) di Indonesia, dikonfirmasi Ahad (5/4/2026).

Kunjungan tersebut berlangsung pada Sabtu (4/4) waktu setempat, di mana Mayjen Iwan menjenguk tiga personel yang masih dirawat, yaitu Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana, Praka Rico Pramudia, dan Praka Deni Rianto.

Dia juga memberikan dukungan moral serta doa kepada para personel supaya segera pulih dari cederanya.

Komandan PMPP TNI didampingi Duta Besar RI untuk Lebanon Dicky Kumar, DCO Seceast UNIFIL Kolonel Inf. A. Juni Toa, dan Dirbinops PMPP TNI Kolonel Inf. Untung Prayitno dalam kunjungan tersebut.

Kehadiran Mayjen Iwan langsung menemui para personel penjaga perdamaian adalah upaya negara, khususnya Pimpinan TNI, untuk mewujudkan komitmennya senantiasa hadir dan memberikan perhatian kepada prajurit yang bertugas di wilayah misi.

Selain ketiga personel TNI yang dibesuk Komandan PMPP TNI pada Sabtu tersebut, ada dua prajurit lain yang juga terluka akibat insiden keamanan saat bertugas di bawah naungan UNIFIL pekan lalu, yaitu Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan.

Adapun Indonesia kehilangan tiga prajurit TNI di Lebanon, mereka adalah Praka Farizal Rhomadhon yang wafat akibat terkena tembakan artileri pada Minggu (29/3), disusul Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ikhwan yang gugur saat konvoi pasukan yang mereka kawal diserang pada Senin (30/3).

Pemerintah Indonesia mengecam keras serangan terhadap personel UNIFIL dan mendesak adanya penyelidikan menyeluruh. Indonesia juga mendorong diadakannya sidang luar biasa Dewan Keamanan PBB terkait insiden tersebut. (ANT/KN)

Prabowo Kecam Keras Serangan yang Tewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

0

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya tiga prajurit TNI saat menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon.

“Kami, saudara-saudara sebangsa dan setanah air, mengecam keras setiap tindakan keji yang merusak perdamaian dan menyebabkan gugurnya para prajurit terbaik bangsa,” ujar Prabowo dalam unggahan akun Instagram resmi (@prabowo), Sabtu (4/4) malam.

Presiden menyatakan duka atas wafatnya prajurit terbaik bangsa dalam menjalankan misi mulia menjaga perdamaian dunia.

Dia menegaskan penolakan terhadap setiap tindakan yang merusak perdamaian dan menghilangkan nyawa personel yang bertugas.

Presiden juga menyampaikan bahwa negara akan hadir untuk menghormati jasa para prajurit, menjaga kehormatan mereka serta memastikan pengorbanan yang diberikan tidak dilupakan.

Selain itu, Prabowo juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk melanjutkan semangat menjaga perdamaian dan tidak memberi ruang bagi upaya yang dapat memecah belah kebersamaan dan kerukunan.

“Mari kita lanjutkan semangat dan tekad untuk menjaga perdamaian, serta tidak memberi ruang bagi siapa pun yang berusaha memecah belah kebersamaan dan kerukunan bangsa,” ucap Prabowo.

Tiga prajurit yang gugur dalam tugas tersebut, yakni Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon.

Mereka merupakan bagian dari pasukan perdamaian Indonesia yang bertugas di bawah bendera UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon).

Tiga prajurit yang gugur tersebut telah menerima kenaikan pangkat luar biasa dari pemerintah sebagai bentuk tanda jasa.

Selain itu, jenazah ketiga prajurit TNI itu juga mendapatkan penghormatan terakhir dari Presiden Prabowo Subianto dan dilakukan upacara penghormatan militer.

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto bertakziah dan memberi penghormatan terakhir kepada tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian bersama UNIFIL di Lebanon, saat prosesi persemayaman jenazah di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (4/4) petang.

Dalam prosesi persemayaman, tiga jasad prajurit TNI tersebut dibaringkan dalam peti jenazah berbalut bendera Merah Putih.

Tepat di depannya ada foto diri masing-masing prajurit dengan latar logo Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), karangan bunga, prajurit yang bersiaga, dan perwakilan keluarga/ahli waris duduk tepat di depan peti jenazah, yaitu para istri dari tiga prajurit TNI yang gugur tersebut. (ANT/KN)

Menteri PKP: Tiga Lahan Milik KAI di Tanah Abang Dikuasai Pihak Ketiga

0

JAKARTA – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau yang akrab disapa Ara, menyebut ada lahan milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) di kawasan Tanah Abang, Jakarta, yang dikuasai pihak ketiga, meski telah memiliki kekuatan hukum tetap soal kepemilikan pada PT KAI.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, Ara menyebut terdapat tiga lokasi lahan yang akan segera ditinjau guna menyelesaikan persoalan tersebut.

“Tadi saya mendapatkan info dari Dirut Kereta Api dan juga dari Pak Dony Oskaria (Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara/BP BUMN), ada lahan milik kereta api yang sudah berkekuatan hukum tetap, tapi dikuasai oleh pihak ketiga di Tanah Abang. Ada berapa lokasi, Pak? Tiga lokasi,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (5/4/2026).

Ara menegaskan lahan tersebut merupakan milik negara dan harus dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

Ia menekankan negara tidak boleh kalah dalam mempertahankan aset yang telah memiliki kekuatan hukum tetap, terlebih jika digunakan untuk kepentingan publik.

“Itu adalah milik negara dan sudah berkekuatan hukum tetap. Saya tegaskan, negara tidak boleh kalah terhadap siapa pun, apalagi ini digunakan untuk kepentingan rakyat Indonesia. Negara tidak boleh kalah terhadap siapa pun. Jadi saya pastikan begitu,” katanya.

Lebih lanjut, Ara memastikan pemerintah akan bertindak tegas agar aset tersebut tidak terus dikuasai pihak lain.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah berada di pihak yang benar dalam pengelolaan aset negara dan harus memiliki keberanian untuk menertibkannya.

Selain itu, dirinya meminta agar informasi disampaikan secara terbuka serta menegaskan bahwa aset negara harus digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat, khususnya yang berpenghasilan rendah (MBR), dan tidak boleh dikuasai oleh pihak lain. (ANT/KN)

Pencari Kerja Jangan Hanya Minat ke Pertambangan

BERAU – Tingginya minat para pencari kerja terhadap sektor pertambangan menjadi sorotan Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto.

Dia menuturkan, banyak lapangan pekerjaan yang tersedia di Kabupaten Berau, tak hanya sektor tambang saja. Maka dari itu, perluasan wawasan tenaga kerja lokal perlu diserukan.

“Jangan hanya bergantung pada tambang, banyak sektor lain yang siap menyerap tenaga kerja,” ungkapnya.

Dipaparkannya, sektor lain yang berpotensi dapat menyerap tenaga kerja adalah pertanian, kelautan, pariwisata hingga ekonomi kreatif dan digital.

“Akan tetapi memang belum tergarap dengan maksimal, maka dari itu perlu adanya program pelatihan dan minat masyarakat,” katanya.

Dirinya juga menyoroti perlunya peran Balai Latihan Kerja (BLK) agar lebih adaptif dengan perkembangan kebutuhan pasar kerja yang terus berubah.

“Kita perlu pelatihan berbasis potensi lokal dan tren zaman. Misalnya pelatihan pengolahan hasil laut, pelatihan teknologi pertanian, pemasaran digital untuk UMKM, dan sebagainya,” tuturnya.

Subroto menyebut dalam Perda penyerapan tenaga kerja lokal, perusahaan harus mengutamakan perekrutan tenaga kerja lokal baik yang terampil maupun tidak terampil.

“Setiap poin penting juga ada dijelaskan dalam Perda tersebut. Pemerintah daerah juga bertanggung jawab menyediakan pelatihan,” tegasnya.

Perubahan dinamika industri, transformasi digital dan munculnya sektor-sektor ekonomi baru menuntut adanya regulasi yang lebih responsif dan adaptif.

“Maka dari itu, beberapa waktu lalu kami adakan revisi Perda tersebut dengan harapan tidak hanya memperkuat keberpihakan tetapi juga mampu menciptakan ruang kerja yang lebih luas, inklusif dan berorientasi masa depan,” terangnya.

Kendati demikian, dengan implementasi Perda yang konsisten dan dukungan program pelatihan yang merata, tenaga kerja lokal diharapkan mampu berkembang tidak hanya sebagai penerima lapangan kerja tetapi juga sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi daerah.

“Pendekatan yang menyeluruh akan mendorong kemandirian masyarakat Berau dan mengurangi ketergantungan terhadap satu sektor ekonomi saja, sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lebih adil dan merata,” tutup Subroto. (adv)

Dorong Adanya Solusi dalam Penanganan ODGJ

BERAU – Penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Berau belum maksimal, sebab tenaga kesehatan seperti dokter jiwa dan psikolog masih minim. Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina mendorong adanya solusi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dalam menangani persoalan ODGJ.

“Kebutuhan terhadap layanan kesehatan mental saat ini terus meningkat. Kondisi ini tentu harus menjadi perhatian serius. jadi solusi ke depan harus lewat rekrutmen CPNS atau PPPK,” ungkapnya.

Ia meminta agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lebih teliti dalam melihat kekurangan sumber daya manusia di bidang kesehatan jiwa. Tanpa tenaga ahli yang cukup, pelayanan terhadap masyarakat khususnya yang membutuhkan penanganan khusus seperti ODGJ bisa terhambat.

“Kami dari DPRD berharap Pemkab bisa mengusulkan formasi dokter jiwa dan psikolog dalam rekrutmen mendatang. Karena ini bagian dari upaya menciptakan masyarakat yang sehat secara menyeluruh, baik fisik maupun mental,” tambahnya.

Elita juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menangani persoalan ODGJ, mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, hingga aparat kecamatan dan kampung. Menurutnya, penanganan ODGJ bukan hanya soal medis, tapi juga menyangkut aspek sosial dan psikologis yang membutuhkan pendekatan yang lengkap. (adv)