Beranda blog Halaman 1145

Tubuh Tak Lagi Utuh, Rumah Sakit Kehabisan Kain Kafan

0
Pemandangan pilu tersaji di Kota Gaza. Beberapa warga menguburkan anggota keluarganya yang menjadi korban serangan Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

KORANUSANTARA – Permintaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) perihal gencatan senjata tidak digubris Israel. Nyatanya, serangan demi serangan terus dilancarkan ke Kota Gaza. Pemandangan pilu terus-menerus berlalu. Lusinan jenazah berkain kafan terlihat di luar Rumah Sakit (RS) Al-Shifa, Kota Gaza.

Jenazah-jenazah itu berada di atas tanah. Beberapa warga berkumpul di sekelilingnya untuk membawa para korban serangan perang itu ke tempat peristirahatan terakhir. Dari sejumlah kain kafan mereka itu ada yang tampak lebih besar dari yang lain. Bukan karena orang yang meninggal lebih gemuk. Namun, kain kafan tersebut sudah dipakai lebih dari satu orang jenazah. Tidak sedikit dari jenazah itu yang sudah tidak utuh lagi. Tubuh mereka hancur akibat bom-bom yang dijatuhkan Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Semua jenazah yang akan dikuburkan tersebut tidak bernama. Entah itu karena tidak bisa lagi diidentifikasi ataupun tidak ada yang mengklaim sebagai anggota keluarganya. Sebab, bisa jadi keluarga mereka juga sudah terbunuh.

Tes DNA tidak mungkin bisa dilakukan. Setiap hari ada ratusan orang yang terbunuh. Jangankan melakukan tes DNA, untuk mengobati korban luka saja, pihak rumah sakit sudah kewalahan. Mereka bahkan kekurangan obat-obatan, tenaga medis, dan aliran listrik. ’’Kami menguburkan puluhan jenazah orang tak dikenal yang tewas dalam pembantaian Israel di kuburan massal,’’ ujar Salama Maarouf, kepala kantor media pemerintah Gaza kepada Al Jazeera.  ’’Kami tidak mengetahui identitas mereka di bumi ini, tapi mereka dikenal di surga,’’ tambahnya.

Mayat-mayat tak dikenal itu tiba di RS setelah Jalur Gaza mengalami pemadaman komunikasi total, Jumat, 27 Oktober 2023. Ketika itu, Israel melakukan pengeboman terberat di wilayah tersebut malam sebelumnya. Lebih dari 8 ribu warga Palestina meninggal di Gaza akibat serangan Israel sejak 7 Oktober 2023. Dari jumlah itu, ada sekitar 4 ribu anak-anak dan hampir 2 ribu perempuan.

Kamar mayat di RS Al-Shifa penuh sesak sejak hari pertama serangan. Tenda yang didirikan untuk memuat lebih banyak jenazah juga sudah tidak mampu menampung. ’’Setiap orang yang tiba di rumah sakit malam itu tubuhnya terpotong-potong,’’ ujar Maarouf mengingat serangan darat pertama IDF. Karena keterbatasan, ada satu kain kafan yang berisi enam jenazah anak-anak. Tubuh mereka sudah tidak utuh.

Maarouf mengatakan, pemutusan internet dan komunikasi memungkinkan Israel untuk menyembunyikan kekejamannya dari dunia luar. Dia menggambarkan serangan udara serta tindakan yang menyertainya terhadap warga Palestina sebagai bencana brutal. Sejak awal serangan IDF, sudah tidak terhitung lagi berapa banyak jenazah yang tidak utuh. Tak bisa dikenali yang dikuburkan secara massal. ’’Sejarah akan menilai mereka yang membiarkan hal ini terjadi pada kami dan tidak melakukan apa pun untuk membantu atau menghentikan agresi ini,’’ ujarnya. (*)

Groundbreaking 10 Proyek Strategis di IKN, Lanjut ke Kutai Barat

0
Presiden Joko Widodo tiba di Bandara SAMS Balikpapan Selasa sore, 31 Oktober 2023. Kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu disambut Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik dan jajaran FKPD.

KORANUSANTARA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali berkunjung ke Kaltim. Sesuai janjinya, setiap bulan, Jokowi akan melakukan groundbreaking sejumlah proyek di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Presiden Jokowi dan rombongan tiba di Kaltim, Selasa, 31 Oktober 2023, melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS), Balikpapan. Sebanyak 5.068 personel gabungan dikerahkan dalam pengamanan kedatangan kepala negara yang dijadwalkan melakukan groundbreaking 10 proyek strategis di IKN serta kunjungan ke Kutai Barat.

Dari jumlah tersebut, 2.814 personel dari TNI Kodam VI/Mulawarman, 1.644 Polda Kaltim, dan 610 personel unsur pemerintah daerah setempat. Kapendam VI/Mulawarman Letkol Arm Kukuh mengatakan, pihaknya telah melakukan pemetaan ke sejumlah titik yang rencananya bakal menjadi lokasi kunjungan presiden.

Personel TNI berbagai satuan hingga ke tingkat yang paling bawah, termasuk para Babinsa, ikut meningkatkan keamanan selama masa kunjungan presiden.

“Presiden tiba di Balikpapan Selasa  sore. Dan langsung menuju hotel untuk beristirahat. Kunjungan kerja tiga hari ke depan,” jelas Kukuh.  Agenda pertama di IKN adalah groundbreaking Bandara VVIP di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Bandara VVIP IKN nantinya akan digunakan untuk melayani kepentingan kegiatan pemerintahan di IKN. Dibangun dengan luas terminal VVIP 2.000 meter persegi  dan terminal VIP 5.000 m persegi serta runway sepanjang 3.000 x 485 meter. Bandara VVIP IKN berjarak sekitar 25 kilometer dari Bandara Sepinggan, Balikpapan dan sekitar 107 km dari Bandara APT Pranoto, Samarinda.

Selanjutnya, Jokowi juga akan melakukan groundbreaking pembangunan RS Mayapada, Gedung Pakuwon Nusantara, Jakarta International School (JIS), RS Hermina, SD 020 Sepaku, Bank Indonesia (BI), Gedung BPJS, dan PLTS.

Selain meresmikan berbagai proyek pembangunan, Presiden Jokowi juga akan meninjau Persemaian Mentawir, Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) dan glamping di IKN.

Dua hari di IKN, Jokowi akan melanjutkan giatnya di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) melalui Hellypad Bendungan Semoi menuju Stadion Swalas Gunaaq, Sendawar. Orang nomor satu RI tersebut akan menghadiri Festival Dahau memperingati HUT Ke-24 Kutai Barat.

Diperkirakan sebanyak 25 ribu massa warga Kubar akan menyambut kehadiran Jokowi di Alun-alun Itho Sendawar. Setelah giat di Kutai Barat, Jokowi akan kembali menuju Bandara SAMS Balikpapan dan bertolak menuju Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta.(*)

Jembatan Kartanegara akan Dilengkapi Dengan Fasilitas SHMS

0
Jembatan Kartanegara, Tenggarong. (Istimewa)

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, berencana melengkapi Jembatan Kartanegara dengan Structural Health Monitoring System (SHMS).

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kukar, Linda Juniarti, menjelaskan bahwa dengan terpasangnya alat Structure Health Monitoring System (SHMS) akan memberikan kemudahan dalam melakukan kontrol kelayakan jembatan.

Dengan pemasangan SHMS ini, Dinas PU Kukar tidak perlu lagi melakukan pengujian statis dan dinamis pada jembatan. Karena dengan pemasangan SHMS di Jembatan Kartanegara, keterangan mengenai kondisi jembatan dapat tercatat secara elektronik.

“Selain itu, jika SHMS terpasang, maka kondisi jembatan akan tercatat secara periodik,” kata Linda.

Selain itu, fungsi SHMS di infrastruktur jembatan mampu mendeteksi secara dini kemungkinan adanya gangguan atau kelainan pada struktur jembatan. Alat tersebut mampu mendata perilaku struktur dan menganalisis apakah perlu atau tidaknya memperbaiki infrastruktur jembatan dalam periode waktu tertentu.

Secara teknis, SHMS mampu mengukur getaran yang terjadi pada jembatan. Selanjutnya, memonitor distribusi tegangan infrastruktur jembatan saat menerima beban dan memantau pengaruh lingkungan sekitar terhadap infrastruktur.

Cara kerja SHMS dilakukan dengan menempatkan sensor di titik yang telah ditentukan. Data yang diperoleh dari sensor akan diproses oleh instrumen TMR Interface Module.

“Data SHMS akan ditampilkan secara langsung di layar komputer milik dinas,” tuturnya. Dinas PU Kukar sendiri, telah menyiapkan anggaran senilai Rp 8,5 miliar yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2023, untuk memasang alat tersebut pada tahun ini.

Selain pemasangan sensor pada 2023 ini, pemerintah kabupaten juga melakukan perawatan berkala kepada Jembatan Kartanegara. Rehabilitasi jembatan yang dikerjakan meliputi perbaikan badan jalan dengan melapis ulang aspal jalan. Termasuk memperbaiki drainase jembatan, agar meminimalisir genangan air di badan jalan di atas jembatan.

“Perbaikan tersebut ditargetkan akan selesai pada akhir tahun ini,” pungkasnya. (Adv/KN)

Inovatif, Limbah Pisang Disulap Warga Kembang Janggut Jadi Dodol dan Keripik

0
Salah satu olahan dari batang pisang. (Istimewa)

TENGGARONG – Warga Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Kartanegara (Kukar), berhasil mengolah limbah pohon pisang menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis di pasar. Masyarakat setempat berhasil mengolah limbah batang pisang tersebut menjadi dodol kulit pisang dan keripik kulit pisang.

Ini dilakukan dalam pelatihan bersama Kepala Bidang (Kabid) Pendayagunaan Sarpras, SDA dan TTG, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Atih Hayati.

Pelatihan ini diikuti dengan sangat antusias oleh ibu-ibu. Baik dari kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Kelompok Wanita Tani (KWT), pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Menurut Atih, bukan hanya diolah menjadi dodol kulit pisang saja, kedepan pihaknya akan berinovasi kembali untuk mengembangkan aneka ragam olahan. Agar bisa menjadi salah satu produk unggulan desa dan kecamatan.

“Awalnya kami memberikan pelatihan-pelatihan dan sekarang kami tengah membantu untuk proses perizinan, semoga semua dimudahkan sehingga ini bisa menjadi sumber tambahan bagi desa dan khususnya bagi keluarga,” terang Atih.

Dengan begitu, ia berharap akan banyak inovasi-inovasi pengembangan limbah makanan menjadi makanan berkualitas yang bergizi. Dan memiliki nilai jual tinggi di Kutai Kartanegara.

“Kutai Kartanegara memiliki banyak potensi untuk dikembangkan tinggal bagaimana kejelian kita memanfaat potensi tersebut,” pungkasnya. (Adv/KN)

Kukar Terima Penghargaan di Malam Anugerah Mulawarman University Award 2023

0
Sekkab Kukar, Sunggono, saat menerima penghargaan dari Unmul Samarinda. (Istimewa)

TENGGARONG– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) patut berbangga diri. Pasalnya beberapa waktu lalu Pemkab Kukar berhasil menyabet penghargaan dalam malam penganugerahan Mulawarman University Award 2023 atau Multy Award 2023.

Pemkab Kukar menerima penghargaan dengan kategori Cum Loude Award untuk Indikator Pertumbuhan Ekonomi. Berkat realisasi program Terang Kampongku, yang merupakan salah satu program dedikasi Kukar Idaman.

Penghargaan ini diterima langsung oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar, Sunggono, pada malam penganugerahan Mulawarman University Award 2023 atau Multy Award 2023 di Hotel Puri Senyiur Samarinda, beberapa waktu lalu.

Sunggono menerima penghargaan tersebut dengan didampingi oleh tiga pejabat Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDa) Kukar. Diantaranya Murdiansyah, Masril, dan Fatul Alamin.

Dalam kesempatan itu, Sunggono mengatakan, Kukar selain menjadi pemenang pada indikator pemerataan ekonomi, juga masuk ke dalam nominasi indikator Pelayanan Pendidikan dengan program unggulan SDM Idaman.

Selain itu, Kukar juga masuk ke dalam nominasi dengan indikator Kesinambungan dan Keseimbangan Politik dengan program unggulan Forkopimda Mendengar, dan indikator Pertanggung Jawaban Publik.

“Bupati kita selalu mengingatkan kepada semua di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bahwa semua kegiatan pembangunan di Kukar harus memberikan manfaat dan menyentuh kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Diketahui, malam penganugerahan Mulawarman University Award 2023 ini merupakan bentuk kontribusi dan kepedulian perguruan tinggi negeri Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda.

Terutama untuk memberikan penilaian dan apresiasi kepada kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur. Terkait inovasi pembangunan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Adapun, indikator-indikator pada malam penganugerahan Mulawarman University Award 2023, di antaranya Pertumbuhan Ekonomi, Pemerataan Ekonomi, Pemberdayaan Ekonomi Lokal.

Kemudian Pelayanan Pendidikan, Pelayanan Kesehatan, Pelayanan Administrasi, Partisipasi Publik, Kesinambungan dan Keseimbangan Politik, serta Pertanggung Jawaban Publik.

Sunggono turut menerangkan, seluruh program yang digencarkan oleh Pemkab Kukar merupakan program yang langsung menyentuh pada kebutuhan masyarakat.

Hal itu sesuai dengan arahan Bupati Kukar, Edi Damansyah. Bahwa program pembangunan yang dilakukan oleh setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jadi Pemkab Kukar ke depan, akan mengingatkan OPD bahwa semua kegiatan yang ada harus bisa memberikan manfaat kepada masyarakat,” tandasnya. (Adv/KN)

Kuat dan Ramah Lingkungan, Pemkab Kukar Dorong Nelayan Untuk Beralih ke Perahu Fiber

0
Ilustrasi perahu nelayan. (Istimewa)

TENGGARONG– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar, mendorong nelayan untuk mulai beralih dari perahu berbahan kayu ke penggunaan perahu berbahan fiber.

Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar, Asli Husaini, mengatakan dorongan agar masyarakat mulai menggunakan perahu berbahan fiber ini sudah dilakukan pemkab sejak dua tahun terakhir.

Terbukti, dalam setiap penyaluran bantuan program 25 ribu nelayan produktif, Pemkab Kukar selalu menyalurkan bantuan berupa perahu yang bermaterial fiber. Asli menuturkan, bahan fiber glass dipilih karena memiliki keunggulan dalam segi kekuatan dan ketahanan.

Berbeda dengan perahu berbahan kayu yang cenderung lapuk dan kurang tahan lama. Perahu berbahankan fiber dinilai lebih kuat dan juga dapat bertahan lebih lama. Selain aspek keawetan dan kekuatan material, sulitnya mendapatkan bahan baku kayu untuk pembuatan perahu merupakan faktor lain yang mendukung peralihan ke perahu fiber.

Untuk menunjang tingginya kebutuhan perahu bagi para nelayan di Kukar, DKP Kukar juga telah meluncurkan program pelatihan pembuatan perahu fiber. Sebagai bagian dari usaha pemberdayaan nelayan. Langkah ini sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan penggunaan bahan yang ramah lingkungan serta mendukung keberlanjutan usaha nelayan.

“Kami terus memberikan pelatihan bagi mereka yang berminat untuk membuat perahu fiber,” ungkap Asli Husaini, Selasa (31/10/2023).

Dukungan dari komunitas nelayan juga turut mempercepat peralihan dari perahu kayu ke perahu fiber. Dalam rangka program pelatihan pembuatan perahu fiber, DKP Kukar akan bekerja sama dengan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Bitung, Sulawesi Utara, yang merupakan bagian dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Saat ini, DKP Kukar telah mulai menerima pasokan perahu fiber dari pengrajin di Kecamatan Kota Bangun dan Muara Muntai. “BPPP Bitung akan mengeluarkan sertifikat yang menjamin kualitas pembuatan perahu fiber dari mereka,” tandasnya. (Adv/KN)

Tangkap Peluang IKN, UMKM Harus Naik Kelas

0
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Ya'qub dan Sekretaris Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Kota Balikpapan, Bahrain saat berfoto bersama peserta pelatihan UMKM di SMKN 4 Balikpapan.

BALIKPAPAN – Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Kaltim akan memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap pertumbuhan perekonomian di daerah. Diperkirakan setelah IKN resmi beroperasi pada tahun 2024 mendatang, jumlah penduduk di Kaltim akan melonjak hingga 13 juta orang pada tahun 2030, dari jumlah penduduk saat ini yang hanya berkisar 3,5 juta orang.

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Ya’qub mengatakan, bahkan untuk saat ini jumlah pekerja yang dilibatkan dalam proses pembangunan IKN berkisar 24 ribu orang. Hal ini tentunya menjadi peluang bagi UMKM di Kota Balikpapan. Karena akan meningkatkan kebutuhan yang ada di Kota Balikpapan. Untuk itu UMKM yang ada ditingkatkan agar mampu menangkap peluang ekonomi.

“UMKM yang ada harus selalu di-upgrade, adalah terkait kemampuannya, dari sisi keterampilannya kemudian dari sisi pemodalannya dan kemudian dari sisi pemasarannya,” ujarnya di sela-sela kegiatan Pelatihan Pengembangan Kewirausahaan Produk Pangan di SMKN 4 Balikpapan, Senin (30/10/2023).

Rusman menjelaskan, bahwa kegiatan pelatihan UMKM yang dilakukan  tidak hanya berhenti pada saat membuat suatu produk, tapi bagaimana suatu produk tersebut memiliki kualitas yang bagus, kemudian pemasarannya bisa lebih baik lagi.

“Apalagi dengan kondisi zaman saat ini yang serba digitalisasi, karena hari ini 95 persen kehidupan kita dikendalikan oleh digitalisasi,” jelasnya.

Rusman juga menambahkan, bahwa UMKM yang ada harus bisa menangkap peluang usaha dari pembangunan IKN, sehingga tidak hanya sekedar menjadi penonton.

Sementara itu Sekretaris Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Kota Balikpapan, Bahrain menjelaskan, jumlah peserta kegiatan pelatihan pada hari ini tercatat sebanyak 30 orang, dari kota Samarinda sebanyak 10 orang dan kota Balikpapan sebanyak 20 orang.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan dari Provinsi sehingga anggarannya dari Disperindagkop Provinsi Kalimantan Timur yang bekerjasama dengan Dinas Koperasi UMKM dan perindustrian Kota Balikpapan,” ujarnya.

Dirinya berharap, kegiatan ini dapat dilaksanakan setiap tahun, karena keterbatasan anggaran dari Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Kota Balikpapan. (adv/dprdkaltim/kn)

Momen Politik, Sujarwo Imbau Warga Saring Informasi

0
Anggota Komisi I DPRD Berau, Sujarwo Arif Widodo.

TANJUNG REDEB – Perhelatan Pemilu 2024 semakin dekat. Pemberitaan dari media konvensional dan media sosial terus menghujani masyarakat.

Anggota Komisi I DPRD Berau, Sujarwo Arif Widodo mengimbau masyarakat menyaring informasi dan memilih sumber berita yang valid dan terpercaya. Tujuannya agar masyarakat dapat terhindar dari berita atau informasi hoaks.

“Momentum tahun politik, informasi hoaks itu pasti akan bermunculan, masyarakat harus cerdas dengan hal semacam itu,” ungkapnya.

Menurutnya, berita hoaks dapat memicu masyarakat untuk terpecah belah. Sehingga kondusivitas sebelum dan setelah Pemilu 2024 dapat terganggu.

“Hoaks ini mampu menciptakan perpecahan sesama kelompok atau golongan lainnya,” tegasnya.

Sujarwo menilai, edukasi kepada masyarakat harus terus dilakukan. Selain itu, lembaga-lembaga yang memiliki wewenang dalam melakukan filterisasi berita dan informasi diminta lebih sigap melakukan antisipasi penyebaran hoaks.

“Kita harus cerdas dalam mendalami informasi yang didengar, agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain,” pungkasnya. (ADV/KN)

Nggak Kapok! Sudah 5 Kali Dibui, Residivis Tertangkap Lagi Bobol Kos-kosan

0
Kapolsek Balikpapan Balikpapan Utara, AKP Bitab Riyani menunjukkan barang bukti kejahatan tersangka.

BALIKPAPAN – Polsek Balikpapan Utara berhasil menangkap pria berinisial AM (45) atas tindak pidana pencurian di kawasan Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara yang terjadi pada Sabtu (21/10/2023) lalu.

Kapolsek Balikpapan Utara, AKP Bitab Riyani mengatakan, tersangka diamankan di rumahnya yang tak jauh dari Makopolsek Balikpapan Utara, yakni di kawasan Jalan Borobudur, Kelurahan Muara Rapak.

“Jadi berbekal rekaman CCTV di kos-kosan tersebut, anggota sudah tahu ini ciri-ciri pelakunya. Karena rumahnya di belakang sini aja,” ujarnya, Senin (30/10/2023).

Lebih lanjut Kapolsek Balikpapan Utara menjelaskan, tersangka melakukan aksinya dengan cara berkeliling ke lingkungan masyarakat. Bila ada rumah atau kos-kosan yang dirasa tidak ada penghuninya, tersangka langsung mencongkel pintu.

“Jadi dia ini hunting (berkeliling) kampung-kampung. Dia liat rumah atau kos-kosan, kali ini kos-kosan yang di bobolnya ya. Kosong, langsung dia congkel pintunya,” jelasnya.

Dari aksinya tersebut, tersangka berhasil menggasak sepatu bermerek, laptop, dan tas berisi pakaian. “Tersangka ini spesialis bobol pintu atau jendela. Sudah berhasil masuk, barang apa saja yang bisa dijualnya di ambilnya,” tambah Bitab Riyani.

Diketahui, tersangka AM merupakan seorang residivis dengan kasus yang sama. Bahkan tersangka sudah lima kali masuk dalam rumah tahanan (Rutan). Dan pada bulan Agustus 2023 lalu, tersangka baru menghirup udara bebas.

Sementara itu berdasarkan pengakuan tersangka, ia nekat melakukan aksi tersebut lantaran tidak memiliki penghasilan tetap.

“Nggak ada kerjaan pak, terpaksa aja,” ujarnya.

Saat beraksi, tersangka mengaku akan mengamati lebih dulu bangunan yang akan di bobolnya. Jika tidak ada penghuninya ia langsung merusak pintu atau jendela. Namun, jika tertangkap basah oleh penghuni rumah, maka ia pun mengaku akan mencari alasan bertanya alamat seseorang.

“Putar-putar aja dulu pak, kalau aman baru. Kalau ada orang cari-cari aja alasannya apa,” tutupnya.

Atas perbuatannya ini, polisi pun menyangkakan Pasal 363 KUH Pidana. Dimana ancaman kurungan penjaranya paling singkat 5 tahun. (apr/RB)

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah PPPK Hasil Optimalisasi, Walikota: Jadilah Perekat Bangsa

0

BONTANG – Pasca ditetapkannya Pengumuman Wali Kota Bontang  Nomor : 800.1.2.2/2399/BKPSDM Tentang Hasil Kelulusan Pasca Sanggah Optimalisasi Seleksi Kompetensi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Jabatan Fungsional (JF) Teknis di Lingkungan Pemerintah Kota Bontang Formasi Tahun 2022 tanggal 12 September 2023, Pemerintah Kota Bontang melaksanakan pengambilan sumpah/janji kepada 85 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) serta 4 orang pengangkatan pertama pejabat fungsional yang dilaksanakan pada Senin, 30 Oktober 2023 bertempat di Pendopo Rujab Walikota Bontang.

Pelantikan dan pengambilan sumpah ini dipimpin Walikota Bontang, Basri Rase, S.Ip, M.Si, yang juga menjabat sebagai pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). Upacara berlangsung dengan khidmat, dihadiri Wakil Walikota, Ibu Hj. Najirah, SE, dan Sekretaris Daerah, Ir. Hj. Aji Erlynawati, MT. Turut hadir juga Kepala Kantor Regional VIII BKN, A. Darmuji, S.Sos, M.Si, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Bontang.

Dalam sambutannya, Walikota Bontang menekankan beberapa pesan:

  • Melaksanakan 3 fungsi seorang ASN dengan sebaik-baiknya, yaitu: Pelaksana Kebijakan Publik, Pelayan Publik, dan sebagai Perekat serta Pemersatu Bangsa.
  • Wujudkan ASN BerAKHLAK yang selaras dengan pencapaian Kota Bontang yang Hebat dan Beradab.
  • Jaga netralitas, layani masyarakat tanpa diskriminasi, berlaku jujur dan adil dalam semangat integritas yang tinggi.
  • Jadilah ASN yang berprestasi, memiliki dedikasi dan kreativitas dalam pelaksanaan tugas.
  • Bangun dan jaga soliditas serta menjaga nama baik diri pribadi, keluarga, dan instansi Pemerintah Kota Bontang.

Surat Keputusan Pengangkatan juga diserahkan kepada seluruh PPPK yang hadir. Penyerahan secara simbolis dilakukan Kepala Kantor Regional VIII BKN, A. Darmuji, S.Sos, M.Si. Ia juga memberikan pesan kepada ASN agar selalu menjaga standar dan kualitas tinggi dalam melaksanakan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, Ia  juga menyampaikan apresiasi atas pencapaian yang telah diraih, terutama dalam hal memberikan kesejahteraan kepada ASN dalam lingkup tugasnya oleh Pemkot Bontang.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bontang juga melaporkan data mengenai 85 orang PPPK yang dilantik, yang terbagi sebagai berikut:

  • Auditor Ahli Pertama = 1 orang
  • Pengelola Pengadaan Barang & Jasa Ahli Pertama = 1 orang
  • Pustakawan Ahli Pertama = 1 orang
  • Epidemiolog Kesehatan Ahli Pertama = 1 orang
  • Analis Kebijakan Ahli Pertama = 1 orang
  • Analis Ketahanan Pangan Ahli Pertama = 2 orang
  • Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Pertama = 1 orang
  • Analis Prasarana Dan Sarana Pertanian Ahli Pertama = 1 orang
  • Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama = 6 orang
  • Pekerja Sosial Ahli Pertama = 1 orang
  • Pembina Jasa Konstruksi Ahli Pertama = 4 orang
  • Penata Ruang Ahli Pertama = 3 orang
  • Pengawas Mutu Hasil Pertanian Ahli Pertama = 2 orang
  • Pengawas Mutu Pakan Ahli Pertama = 1 orang
  • Pengelola Kesehatan Ikan Ahli Pertama = 2 orang
  • Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Pertama = 3 orang
  • Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Pertama = 8 orang
  • Pranata Komputer Ahli Pertama = 26 orang
  • Pengendali Hama Dan Penyakit Ikan Ahli Pertama = 2 orang
  • Penyuluh Sosial Ahli Pertama = 2 orang
  • Perisalah Legislatif Ahli Pertama = 1 orang
  • Pranata Laboratorium Kemetrologian Ahli Pertama = 3 orang
  • Statistisi Ahli Pertama = 1 orang
  • Arsiparis Terampil = 5 orang
  • Pengendali Dampak Lingkungan Terampil = 1 orang
  • Pranata Komputer Terampil = 5 orang
  • Pranata Sumber Daya Manusia Aparatur Terampil = 3 orang
  • Teknik Tata Bangunan Dan Perumahan Terampil = 1 orang

Sudi juga menegaskan bahwa yang dilaksanakan bukanlah pelantikan mutasi atau promosi pejabat struktural, namun merupakan pengambilan sumpah/janji PPPK pada penempatan sesuai formasi jabatan yang dilamarnya dan telah dinyatakan lulus. (ADV)