Beranda blog Halaman 1080

Pemerintah Daerah Didorong Benahi Manajemen Pasar Tradisional

0

LHOKSEUMAWE – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mendorong pemerintah daerah untuk melakukan pembenahan terhadap pasar tradisional sehingga dapat bersaing dengan pasar modern.

Hal tersebut disampaikan Presiden usai meninjau Pasar Bathupat Timur, di Lhokseumawe, Aceh, Jumat (10/02/2023).

“Kalau persaingan harga pasti menang di pasar tradisional karena enggak kena pajak, enggak kena biaya listrik yang tinggi [karena] enggak kena AC, bisa bersaing. Hanya memang perlu manajemen yang baik, penataan barang yang baik, pasar yang bersih, tempat parkir ada. Saya kira, semua daerah harus arahnya ke sana,” ujar Presiden.

Di dalam setiap kunjungan ke daerah, Kepala Negara acap melakukan peninjauan ke pasar yang ada di daerah. Hal tersebut dilakukan untuk memantau harga terutama harga kebutuhan pokok yang dapat memicu inflasi.

“Kalau ke pasar selalu saya dengan gubernur, dengan wali kota mengecek urusan harga-harga, mengecek urusan inflasi, mengecek urusan kenaikan barang dan jasa, karena ini penting,” ujarnya.

Presiden menyebutkan, harga barang kebutuhan pokok yang ada di Pasar Bathupat masih cenderung terkendali.

“Saya lihat di sini baik,” tandasnya.

Turut mendampingi Presiden pada peninjauan ini yaitu Gubernur Aceh Achmad Marzuki dan Pj. Wali Kota Lhokseumawe Imran. (kn)

Jokowi Sebut Dunia Pers Sedang Tidak Baik-Baik Saja

0

DELI SERDANG – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan bahwa saat ini dunia pers sedang tidak baik-baik saja. Presiden menilai, isu utama dunia pers saat ini bukan lagi mengenai kebebasan pers melainkan pemberitaan yang bertanggung jawab.

Hal tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya pada Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2023, di Gedung Serba Guna Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,Kabupaten Deli Serdang, Kamis (09/02/2023).

“Pers sekarang ini mencakup seluruh media informasi yang bisa tampil dalam bentuk digital. Semua orang bebas membuat berita dan sebebas-bebasnya. Sekarang ini masalah yang utama, menurut saya adalah membuat pemberitaan yang bertanggung jawab,” ujar Presiden.

Presiden menyebutkan, saat ini masyarakat kebanjiran berita dari media sosial dan media digital lainnya, termasuk platform-platform asing dan umumnya tidak beredaksi atau dikendalikan oleh kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Media konvensional yang beredaksi pun menjadi semakin terdesak dalam peta pemberitaan

“Algoritma raksasa digital cenderung mementingkan sisi komersial saja dan hanya akan mendorong konten-konten recehan yang sensasional sekarang ini banyak sekali, dan mengorbankan kualitas isi dan jurnalisme otentik. Ini yang kita akan semakin kehilangan. Hal semacam ini tidak boleh mendominasi kehidupan masyarakat kita,” ujarnya.

Masalah utama kedua, kata Presiden, adalah keberlanjutan industri media konvensional yang menghadapi tantangan berat. Menurut Kepala Negara, saat ini sekitar 60 persen belanja iklan telah diambil oleh media digital, terutama platform-platform asing.

“Artinya apa? Sumber daya keuangan media konvensional akan makin berkurang terus, larinya pasti ke sana. Sebagian sudah mengembangkan diri ke media digital, tetapi dominasi platform asing dalam mengambil belanja iklan ini telah menyulitkan media dalam negeri kita,” ujarnya.

Isu utama ketiga, lanjut Presiden, adalah kedaulatan dan keamanan data dalam negeri yang harus menjadi perhatian bersama. Presiden memandang data sebagai new oil yang harganya tak terhingga. Presiden pun mengingatkan agar semua pihak mewaspadai pemanfaatan algoritma bagi masyarakat.

“Para penguasa data bukan hanya bisa memahami kebiasaan dan perilaku masyarakat, dengan memanfaatkan algoritma, penguasa data dapat mengendalikan preferensi masyarakat, ini yang kita semua harus hati-hati. Hal ini harus menjadi kewaspadaan kita bersama. Hati-hati dan waspada mengenai ini,” ucapnya.

Untuk itu, Presiden mendorong penyelesaian dua Rancangan Peraturan Presiden (Perpres), yakni Rancangan Perpres tentang Kerja Sama Perusahaan Platform Digital dengan Perusahaan Pers untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas serta Rancangan Perpres tentang Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas.

“Saran saya, bertemu kemudian dalam satu bulan ini harus selesai mengenai perpres ini. Jangan lebih dari satu bulan, sudah. Saya akan ikut nanti dalam beberapa pembahasan mengenai ini,” pungkasnya. (kn)

Pemkab Kukar Tegaskan Dukungan Penuh pada Pembangunan IKN

0

KUTAI KARTANEGARA – Asisten I Setkab Kukar Akhmad Taufik Hidayat turut serta mendampingi Kunjungan Kerja Deputi Bidang Koordinasi Pertanahan (Bidkoor Pertanahan) Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) RI Mayjen TNI Heri Wiranto bersama rombongan lainnya meninjau pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) serta Desain Sistem Pertanahan IKN di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Rabu (8/2/2023).

Kegiatan dimulai pukul 09.30 Wita meninjau progres pembangunan Bendungan Sepaku Semoi, dilanjutkan kegiatan coffetaria dan foto bersama. Pukul 10.30 Wita, rombogan meninggalkan Bendungan sepaku semoi menuju IKN Nusantara. Pukul 10.55 Wita, rombongan tiba di Titik Nol Nusantara. Pukul 12.00 Wita rombongan melakukan peninjauan Komplek Kementrian Pertahanan.

Kemudian pada Pukul 12.15 Wita, rombongan melakukan peninjauan di Komplek Istana Presiden. Pukul 12.30 Wita, rombongan melaksanakan peninjauan di lokasi pembangunan Kementerian Polhukam RI. Pukul 12.53 Wita, rombongan melaksanakan peninjauan di Istana Wapres.

Dikatakan Basuki selalu PPK Tanggap darurat PUPR bahwa IKN Nusantara dibagi menjadi tiga kawasan yaitu Kawasan Inti Pusat Pemerintahan atau KIPP, Kawasan Inti atau KI IKN, dan Kawasan Pengembangan IKN.

Sampai dengan tahun 2024 prioritas yang akan dibangun yaitu KIPP Sub BWP 1A dan jaringan jalan pendukung menuju IKN. Adapun untuk pembangunan jalan pendukung IKN telah meliputi jalan lingkar KIPP, jalan sumbu kebangsaan sisi barat dan sumbu kebangsaan sisi timur, jalan tol Simpang Tempadung – Jembatan Pulau Balang.

“Menindaklanjuti instruksi Presiden RI, bahwa dari Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan sampai dengan KIPP IKN ditargetkan dapat ditempuh kurang dari satu jam. Maka akan dibangun jalan tol KIPP – Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan untuk mewujudkan harapan tersebut. Adapun jarak exit tol menuju IKN ke Istana Presiden sekitar 4,236 km,” katanya.

Adapun rencana pembangunan jalan tol dari Bandara Sepinggan Balikpapan menuju IKN dibagi menjadi 6 segmen yaitu Segmen 1, Segmen 2, Segmen 3A, Segmen 3B, Segmen 4A dan Segmen 4B. Sedangkan dari Simpang Tempadung menuju Bandara VVIP dan IKN dibagi menjadi 3 segmen yaitu Segmen 5A, Segmen 5B, dan Segmen 6.

Panjang jalan tol Balikpapan IKN secara rinci S-1 Bandara SAMS-Tol Balsam: 8,35 Km. S-2 Tol Balsam Km.5 – Km 9: 2,89 Km. S-3A Karangjoang – KKT Kariangau: 12,66 Km. S-3B KKT Kariangau – Sp. Tempadung: 7,32 Km. S-4A Sp. Tempadung – Outer Ring Road IKN: 18,2 Km. S-4B Outer Ring Road IKN – Inner Ring Road IKN: 2,1 Km. S-5A Sp. Tempadung – Jembatan Pulau Balang: 6,67 Km. S-5B Bandara VVIP-Jembatan Pulau Balang: 11,07 Km. S-6 Ring Road IKN – Bandara VVIP: 7,75 Km2).

“Komplek Istana Presiden juga akan dibangun beberapa bangunan diantaranya Istana Presiden, Lapangan Upacara, Kantor Presiden, Kantor Staff Khusus Presiden, Kantor Sekretariat Presiden, Mess Paspampres, Paviliun Presiden, dan Masjid,” jelasnya.

Ditemui dilokasi peninjauan Asisten I Setkab Kukar Akhmad Taufik Hidayat yang juga didampingi Kepala Kesbangpol Kukar Rinda Desianti mengatakan Pemkab Kukar mendukung penuh pembangunan Ibu Kota Nusantara di PPU dan Kukar Kalimantan Timur.

“Semoga keberadaan IKN memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Kutai kartanegara, sejahtera dan berbahagia,” demikian harapnya. (kn)

Hasil Penilaian Pelayanan Publik, Kukar Raih Kategori B Kualitas Tinggi

0

KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) meraih piagam penghargaan dari perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kaltim terkait hasil penilaian kepatuhan standar pelayanan publik tahun anggaran 2022.

Piagam itu diserahkan oleh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kaltim Kusharyanto kepada Bupati Kukar Edi Damansyah, di Ruang Kerja Bupati Kukar, Selasa (7/2/2023).

Kegiatan penyerahan yang merupakan bagian dari rangkaian dalam kunjungan kerja dan koordinasi Ombudsman tersebut juga dihadiri beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Kukar, di antaranya Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kukar Bambang Arwanto, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kukar Bahari Joko Susilo, Kepala Dinas Kesehatan Kukar Martina Yulianti, Kepala Dinas Sosial Kukar Hamly, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar Ahmad Junaidi.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kaltim Kusharyanto mengatakan kedatangan dirinya beserta jajaran tersebut guna menyampaikan secara langsung hasil survei penilaian kepatuhan standar pelayanan publik tahun anggaran 2022 yang telah dilaksanakan oleh instansi yang dipimpinnya.

Ia mengapresiasi Pemkab Kukar karena telah bisa mempertahankan prestasi penilai yang diraih yakni kategori B, karena menurutnya mempertahankan prestasi tersebut merupakan prestasi tersendiri.

Adapun nilai akhir dari hasil survei yang dilakukan oleh Ombudsman Kaltim kepada Pemkab Kukar pada periode observasi bulan Agustus sampai November 2022 dengan nilai 82,84, yang mana nilai tersebut menempatkan Pemkab Kukar masuk kategori “B” dengan opini Kualitas Tinggi.

“Saya harap hal ini dapat ditingkatkan kualitasnya menjadi kualitas tertinggi kategori A yaitu dengan nilai 88 keatas, ini cuma kurang enam poin untuk mendapatkan penilaian kategori A,” ujarnya.

Saat ini terdapat beberapa perubahan penilaian survei, dimana penilaian yang dulunya dilakukan cuma berbicara tentang standar pelayanan publik semata, namun pada perubahan yang baru penilaian dilakukan hingga level paling bawah. yaitu terkait bagaimana para petugas pelayanan diharapkan harus mengerti dan faham terkait standar kinerja pelayanan, dan outputnya terkait kepuasan masyarakat serta terkait pengelolaan pengaduannya.

Selanjutnya, pada kesempatan tersebut dirinya juga menceritakan hasil diskusinya bersama beberapa kepala OPD di lingkungan Pemkab Kukar, terkait bagaimana kedepannya Pemkab Kukar bisa melakukan penilaian mandiri dengan parameter penilaian yang sama yang digunakan oleh Ombudsman, namun dalam prosesnya Ombudsman dilibatkan untuk melakukan evaluasi sehingga nantinya pada saat Ombudsman melaksanakan survei kesiapan dari objek survei diharapkan sudah lebih baik dari sebelumnya.

Sementara itu, Bupati Edi Damansyah mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas apa yang telah dilaksanakan Ombudsman selama ini, karena apa yang telah dilaksanakan tersebut memberikan dorongan dan juga bimbingan kepada jajaran Pemkab Kukar dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat kearah yang lebih baik lagi.

“Kami ucapkan terimakasih bahwa kaitan dengan survei Ombudsman ini kami merasakan adanya dorongan dan juga adanya bimbingan dari Bapak (Kepala Ombudsman Kaltim Kusharyanto.red) beserta jajaran,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas forum diskusi yang telah dilaksanakan oleh Ombudsman beberapa waktu lalu khususnya dalam memberikan wawasan dan pemahaman kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Kukar.

Selanjutnya, terkait output survei penilaian yang disampaikan oleh Ombudsman, menurutnya hasil tersebut merupakan kondisi apa adanya di lapangan. Berkaitan dengan masukan terkait penilaian mandiri yang disarankan, Edi Damansyah mengatakan bahwa dibawah kepemimpinannya Pemkab Kukar telah melakukan penilaian mandiri, namun Ia meminta kedepannya dilakukan bimbingan, kerjasama dan pelatihan langsung dari Ombudsman sehingga parameter variabel penilaian bisa disesuaikan, dengan harapan kedepan hasil dari penilaian mandiri tersebut akan berdampak pada penilaian survei yang dilakukan oleh Ombudsman menjadi lebih baik lagi.

“Kedepan kami terus berharap ada kerjasama, bimbingan dan kalau perlu kami dilatih, sehingga harapannya bisa menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Edi Damansyah juga berharap ke depan akan ada kolaborasi antara Pemkab Kukar bersama Ombudsman khususnya dalam melaksanakan bimbingan dan pendampingan dalam melaksanakan survei kepada seluruh OPD yang ada di lingkungan Pemkab Kukar.

Diakhir sambutannya, Edi Damansyah mengatakan Pemkab Kukar selama ini melalui OPD yang ada terus berupaya dalam melakukan perbaikan khususnya terkait pelayanan publik yang ada, baik dari segi Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada hingga dari sisi mindset, pola pikir dan budaya kerja kearah yang lebih baik lagi. (kn)

Jokowi Klaim Pemerintah Tak Pernah Surut Berantas Korupsi

0

JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa komitmen pemerintah terhadap pemberantasan korupsi tidak pernah surut. Presiden juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan toleransi sedikit pun kepada pelaku tindak pidana korupsi.

“Saya juga ingatkan kembali kepada jajaran aparat penegak hukum untuk menegakkan hukum yang seadil-adilnya, tanpa pandang bulu dan tidak tebang pilih,” ujar Presiden saat memberikan pernyataan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (07/02/2023).

Presiden mengungkapkan, dalam hal penindakan pemerintah antara lain telah dan akan terus melakukan pengejaran dan penyitaan terhadap aset-aset obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang tidak kooperatif. Sementara itu, aparat penegak hukum telah melakukan penindakan tegas terhadap sejumlah kasus mega korupsi, seperti kasus Asabri dan Jiwasraya serta kasus-kasus yang lainnya.

“Pemerintah tidak akan campur tangan terhadap penegakan hukum. Dan, aparat penegak hukum harus profesional dan sesuai dengan hukum yang berlaku,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga mengingatkan kembali kepada seluruh jajaran pemerintahan di pusat dan di daerah untuk terus memperbaiki sistem administrasi pemerintahan dan sistem pelayanan publik, yang mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.

“Upaya pencegahan juga terus dilakukan dengan membangun sistem pemerintahan dan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel. Pemerintah terus mengembangkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, kemudian perizinan Online Single Submission, dan pengadaan barang dan jasa melalui e-Katalog,” ucap Kepala Negara.

Presiden juga mendorong agar Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset dalam Tindak Pidana dapat segera diundangkan. Selain itu, Presiden juga mendorong agar RUU Pembatasan Transaksi Uang Kartal segera dimulai pembahasannya.

“Dalam konteks hubungan antarnegara, keketuaan Indonesia dalam G20 telah menyepakati bahwa agenda prioritas dalam pemberantasan korupsi akan terus dilakukan dan sebagai Ketua ASEAN, Indonesia akan menguatkan komitmen pemberantasan korupsi dan penegakan hukum di kawasan,” ungkapnya.

Presiden menambahkan, pemerintah juga terus mengikuti secara cermat berbagai survei, di antaranya Indeks Demokrasi Indonesia, Indeks Persepsi Korupsi, Indeks Negara Hukum, dan Global Competitiveness Index dan menjadikannya sebagai masukan untuk pembenahan.

“Indeks Persepsi Korupsi yang diterbitkan beberapa hari yang lalu menjadi masukan bagi pemerintah dan juga bagi aparat penegak hukum untuk memperbaiki diri,” tandasnya. (kn)

BPS Catat Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,31 Persen di 2022

0

JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia pada tahun 2022 berhasil tumbuh 5,31 persen dibanding tahun sebelumnya (year-on-year/yoy). Perekonomian domestik tahun 2022 berhasil tumbuh berkat tingginya pertumbuhan pada triwulan IV-2022 yang naik 5,01 persen (yoy).

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, pertumbuhan ekonomi pada tahun 2022 lebih tinggi dari pertumbuhan sebelum pandemi COVID-19.

“Dibandingkan dengan Desember tahun lalu, kuartal IV tahun lalu, tumbuh 5,01 persen (yoy) dan secara kumulatif, di tahun 2022, ekonomi mampu tumbuh di angka 5,31 [persen]. Pertumbuhan ini jauh lebih tinggi dari angka pre-COVID-19, yang rata-rata sebesar 5 persen sebelum pandemi. Dan ini merupakan angka yang tertinggi sejak masa pemerintahan Bapak Presiden, Bapak Joko Widodo,” ujar Airlangga dalam keterangan pers secara virtual, Senin (06/02/2023), yang ditayangkan di kanal YouTube Kemenko Perekonomian.

Meski sempat mencatat pertumbuhan negatif saat diterpa badai pandemi COVID-19 pada tahun 2020, perekonomian nasional terus menunjukkan resiliensi dan beranjak pulih lebih cepat. Airlangga menyampaikan, bauran berbagai kebijakan dan strategi konstruktif yang diambil pemerintah, salah satunya melalui program penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PCPEN), merupakan kunci keberhasilan dalam mendorong laju ekonomi nasional.

“Di tahun 2022 ini, [program] penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional menjadi kunci keberhasilan,” ucapnya.

Dari sisi demand, mayoritas komponen pengeluaran pada kuartal IV-2022 tumbuh kuat. Didukung windfall komoditas unggulan, ekspor mampu tumbuh double digit mencapai 14,93 persen (yoy). Sementara itu, impor tumbuh 6,25 persen (yoy) dengan didorong oleh kenaikan impor barang modal dan bahan baku.

“Kontributor utama dari PDB [produk domestik bruto) adalah konsumsi. Sektor konsumsi ini tumbuh 4,48 persen yoy. Dari investasi atau PMTB (pembentukan modal tetap bruto) itu tumbuh 3,33 persen dan konsumsi rumah tangga sebesar 5,7 persen,” ujarnya.

Meski demikian, lanjut Airlangga, konsumsi pemerintah masih mengalami kontraksi sebesar -4,77 persen yoy.

Dari sisi supply, seluruh sektor lapangan usaha mengalami pertumbuhan positif di triwulan IV-2022. Sektor transportasi dan pergudangan menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi yakni sebesar 16,99 persen (yoy) diikuti oleh sektor akomodasi dan makan minum yang tumbuh sebesar 13,81 persen (yoy) yang didorong oleh peningkatan mobilitas masyarakat serta peningkatan kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun wisatawan nusantara. Sektor industri pengolahan sebagai kontributor terbesar PDB juga mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 5,64 persen (yoy).

Lebih lanjut Menko Perekonomian mengungkapkan, secara spasial seluruh wilayah di Indonesia terus mengalami penguatan. Pulau Jawa sebagai kontributor perekonomian nasional mampu tumbuh tinggi 56,48 persen (yoy) diikuti oleh Pulau Sumatera 22,04 persen (yoy) dan Kalimantan 9,23 persen (yoy). Lebih lanjut, Pulau Sulawesi 7,03 persen (yoy) serta Maluku dan Papua juga tumbuh 2,50 persen (yoy) beriringan dengan tingginya ekspor yang terjadi terutama akibat tingginya permintaan produk-produk komoditas unggulan di luar negeri.

“Beberapa leading indicators menunjukkan prospek cerah yang akan menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah perlambatan kinerja ekonomi global. Permintaan domestik tetap menjadi penopang utama ekonomi nasional pada tahun 2023, tercermin dari IKK [indeks keyakinan konsumen] yang masih tinggi menggambarkan optimisme ekonomi Indonesia ke depan yang masih bisa lebih kuat lagi,” ujar Airlangga.

Indikator sektor eksternal Indonesia juga menunjukkan kondisi yang relatif baik dan terkendali, tercermin dari surplus transaksi berjalan, cadangan devisa yang terus meningkat, ekspor impor yang masih positif meski melambat, yield obligasi pemerintah yang melandai, nilai tukar rupiah dan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang menguat, dan rasio utang luar negeri Indonesia terhadap PDB dalam level aman.

“Pemerintah akan terus waspada dan antisipatif dengan kondisi pelambatan ekonomi global yang akan menurunkan tingkat permintaan. Dengan demikian, penguatan core ekonomi dalam negeri melalui konsumsi dan investasi akan menjadi faktor utama untuk meningkatkan resiliensi ekonomi Indonesia di tahun 2023, karena kinerja ekspor yang sebelumnya tumbuh tinggi diperkirakan akan melambat,” tandasnya. (kn)

Pemkab Kukar Tekan Angka Kemiskinan Lewat Program Kesejahteraan Sosial Idaman

0

KUTAI KARTANEGARA – Berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) untuk menuntaskan kemiskinan, salah satunya yakni dengan program Kesejahteraan Sosial Idaman yang merupakan program dedikasi dari misi ke dua KUKAR IDAMAN (Inovatif, Berdayasaing dan Mandiri).

Bupati Edi Damansyan baru-baru ini menyebutkan bahwa program tersebut ditujukan untuk menempatkan penanganan masalah kesejahteraan sosial agar menjadi hal utama, dalam penetapan kebijakan pembangunan Daerah.

Kebijakan yang dilakukan yakni dengan mengklasifikasikan penanganan melalui RUMAH BESAR Pengentasan Kemiskinan, dengan dua pilar utama yakni pertama, bantuan langsung kepada masyarakat miskin termasuk jompo, anak- anak dan disabilitas. Kedua, program pemberdayaan berdasarkan potensi yang dimiliki.

Pada 2022 lalu, tindakan nyata yang telah dilakukan Pemkab Kukar yakni di antaranya, menyalurkan bantuan sosial sebanyak 7.170 paket, Bantuan Sanitasi 904 unit, Bedah Rumah sebanyak 1.362 unit, serta berbagai tindakan pengurangan kemiskinan lainnya.

“Apa yang kami lakukan ini untuk menyelesaikan indikator dari kemiskinan itu, diantaranya rumah dan sanitasi yang kurang layak,” ujarnya.

Upaya yang dilakukan Pemkab Kukar melalui KUKAR IDAMAN ini mampu menurunkan tingkat kemiskinan dari 7,99% pada 2021, menjadi 7,96% pada 2022.

Tahun 2023 ini, Pemkab Kukar terus meningkatkan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, dengan melibatkan pilar-pilar utama yakni Pemerintah, Dunia Usaha/Perusahaan dan masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kesejaheraan sosial. (kn)

Bupati Kukar Minta Lurah dan Kades Kaji Aturan Tambahan Penghasilan Linmas

0

KUTAI KARTANEGARA – Sebanyak 172 Petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang tersebar di Kelurahan dan Desa Kecamatan Tenggarong menerima Surat Keputusan (SK) Perpanjangan Tahun 2023. SK tersebut diserahkan oleh Camat Tenggarong Sukono kepada masing-masing Lurah dan Desa yang disaksikan oleh Bupati Kukar Edi Damansyah, Sabtu (4/2/2023) di BPU Tenggarong.

Dikatakan Sukono, 172 petugas LInmas se-Kecamatan Tenggarong telah diserahkan SK Perpanjangan tahun 2023 dengan besaran honorarium Rp500.000,- perbulan yang dicairkan pertriwulan berjalan.

“Saya berharap semua Linmas yang ada di Tenggarong agar terus memberikan yang terbaik terutama melaksanakan tugas dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan masing-masing,” kata Sukono.

Bahkan dalam silaturahmi ratusan linmas dengan bupati Kukar Edi Damansyah, dimana Edi Damansyah mengapresiasi atas kinerja linmas yang telah berjalan baik selama ini.

Bupati Edi Damansyah juga mempersilahkan bagai linmas untuk mengutarakan keluh kesah bahkan usulan dalam sesi tanya jawab.

Dalam dialog itu kebanyak mengusulkan agar adanya penambahan penghasilan kemudian biaya telekomunikasi bahkan ada yang mengusulkan linmas memiliki HT (Hendy Talkie) sebagai alat telekomunikasi yang bersifat dua arah yang memanfaatkan frekuensi radio.

Mendengar usulan dan keluh kesah linmas tersebut, Bupati Edi Damansyah menyambut baik atas saran dan masukan yang sudah diutarakan salah satunya terkait dengan permintaan tambahan penghasilan mempersilahkan lurah dan desa untuk mengkaji secara aturan.

“Silahkan dikaji terkait penambahan penghasilan linmas, selama itu ada aturannya saya pasti akan menindaklanjutinya,” kata Edi Damansyah disambut apresiasi oleh ratusan linmas.

Tidak hanya itu, bupati Edi Damansyah juga menyetujui dalam mempermudah akses komunikasi dapat diberikan HT bagi linmas sebagai bagian mempermudah kinerja komunikasi antar linmas.

“Silahkan dapat dianggarkan melalui kecamatan pengadaan HT ini, saya mendukung adanya pemberian HT bagi petugas linmas,” ujarnya.

“Saya berharap teruslah bekerja dengan baik, lakukan sinergitas bangun komunikasi dan koordinasi terutama menyangkut ketertiban dan keamanan lingkungan masing-masing,” katanya diakhiri dengan penyerahan sembako oleh bupati Edi Damansyah. (kn)

Pemerintah Bangun SPBE untuk Pengawasan dan Pencegahan Tipikor

0

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat dengan sejumlah menteri untuk membahas turunnya Indeks Persepsi Korupsi atau Corruption Perception Index (CPI) yang dirilis oleh Transparency International Indonesia (TII), di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (06/02/2023) siang. Berdasarkan data dari TII, IPK Indonesia pada 2022 mengalami penurunan dari 38 ke 34.

“Kami berdiskusi dengan tetap menghormati dan menghargai, serta mengapresiasi terhadap apa yang dilakukan oleh TII [Transparency International Indonesia]. Maka, kita menyampaikan tentu kita akan melakukan perbaikan-perbaikan. Dan dalam waktu dekat, nanti akan mendapat arahan khusus sebagai kebijakan negara dari Presiden,” ungkap Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD dalam keterangan pers, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (06/02/2023).

Mahfud menjelaskan, terdapat delapan lembaga sigi yang digunakan TII untuk mengukur angka Indeks Persepsi Korupsi di Indonesia. Ia pun mengatakan bahwa hasil tersebut merupakan persepsi.

“Di bidang-bidang tertentu kita justru naik ya. Demokratisasi naik, penegakan hukum dan keadilan naik. Tetapi di sektor-sektor tertentu, misalnya perizinan, kemudahan berinvestasi, kemudian adanya kekhawatiran dari para investor tentang kepastian hukum, macam-macam, itu memang itu mempengaruhi agak turun. Tapi kalau penegakan hukum, pemberantasan korupsi, demokrasi, itu naik meskipun kecil,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, pihaknya pun akan melakukan langkah-langkah konkret dan dalam waktu dekat akan kembali melaporkannya kepada Presiden. Mahfud menyebut bahwa hampir semua negara mengalami penurunan indeks persepsi korupsi, di antaranya adalah Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.

“Dan untuk setiap negara itu kita tidak tahu ukurannya yang dipakai berbeda-beda. Misalnya, Timor Leste lebih tinggi dari kita sekarang. Karena apa? Timor Leste itu hanya diukur dari empat lembaga survei, sedangkan kita delapan, gitu. Tapi tidak apa-apa, itu hak dari TII untuk membuat agregasi dan kami menghargai upaya TII itu sebagai persepsi. Persepsi itu bukan fakta, sehingga kami perbaiki juga dari sudut persepsi,” ungkap Menko Polhukam.

Ia menegaskan, pemerintah saat ini sedang menyiapkan satu langkah konkret, dengan membangun Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai upaya pengawasan dan pencegahan tindak pidana korupsi.

“Sehingga tidak ada lagi tawar-menawar lewat tulisan apa lewat di situ, kalau mau proyek dengan Indonesia ini pedomannya, siapa yang menang, ambil. Nah, itu SPBE, terutama untuk APBN. Dan dari SPBE itu, Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik itu, semuanya akan terkontrol setiap hari oleh pemerintah pusat, apa yang terjadi di daerah maupun di masing-masing kementerian dan lembaga,” tandasnya. (kn)

Cegah Kerugian Masyarakat, OJK Diminta Perketat Pengawasan Produk Jasa Keuangan

0

JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) Tahun 2023 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Senin (06/02/2023) pagi.

Dalam pertemuan yang bertajuk Penguatan Sektor Jasa Keuangan dalam Menjaga Pertumbuhan Ekonomi tersebut, Presiden meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberi dukungan penuh kepada sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Saya hanya ingin agar dukungan terhadap sektor UMKM itu diberikan perhatian yang lebih, karena kekuatan kita ada di sini. Jangan dilupakan yang kecil-kecil. Jangan dilupakan yang mikro, yang kecil, yang menengah. Berikan suntikan kepada mereka sebanyak-banyaknya, tentu saja dengan kehati-hatian yang tinggi, karena di sektor inilah yang memberikan peluang kesempatan kerja kepada rakyat,” ungkapnya.

Untuk mencegah kerugian di masyrakat, Presiden juga memerintahkan OJK untuk mengawasi secara ketat berbagai produk dan transaksi jasa keuangan.

“Saya melihat masyarakat memerlukan perlindungan yang pasti terhadap produk jasa keuangan, baik itu yang namanya asuransi, yang namanya pinjaman online, yang namanya investasi, yang namanya tur haji dan umrah, betul-betul pengawasannya harus detail. Kita ini enggak bisa sekarang kerjanya makro, enggak bisa. Makro iya, mikro harus detail, dicek satu per satu,” ucapnya.

Presiden mengambil contoh kerugian yang dialami perusahaan asal India, Adani yang kehilangan harta kekayaan sebesar USD120 miliar atau setara Rp1.800 triliun hingga menimbulkan capital outflow.

“Jangan sampai ada yang lolos seperti itu karena goreng-gorengan, Rp1.800 triliun. Itu seperempatnya PDB India hilang. Yang terjadi apa? Capital outflow, semua keluar. Yang terjadi apa? Rupee jatuh. Hati-hati mengenai ini, padahal kondisi makronya bagus,” tegasnya.a.

Selain itu, Kepala Negara juga meminta OJK mendukung program hilirisasi industri yang sedang dijalankan pemerintah. Presiden juga mengingatkan bahwa dukungan tersebut harus dikalkulasi dengan penuh kehati-hatian.

“Saya minta betul-betul yang konkret, karena masih saya dengar yang mau bikin smelter saja kesulitan mencari pendanaan. Jadi dukungan itu betul-betul diberikan tetapi juga dengan kalkulasi dan kehati-hatian yang tinggi karena arena hilirisasi ini akan menjadi kunci bagi negara kita untuk melompat menjadi negara maju,” ucapnya.

Presiden juga mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia beberapa kali mengalami dinamika. Indonesia pernah berada di lower middle income sampai 2018, kemudian naik menjadi upper middle income, lalu karena pandemi turun kembali ke lower middle income. Presiden juga mengungkapkan, hingga tahun 2022, Indonesia berhasil mencapai upper middle income kembali.

“Inilah yang harus terus secara konsisten kita dorong agar naik terus PDB kita, sehingga kita harapkan betul-betul kita bisa melompat maju ke depan,” tegasnya.

Hilirisasi di berbagai komoditas menjadi kunci Indonesia untuk menjadi negara maju, ungkap Presiden. Komoditas tersebut di antaranya crude palm oil (CPO), mineral dan batubara (minerba), dan kekayaan laut.

“Saya sudah sering menyampaikan mengenai minerba dan gas. Dari yang namanya nikel, lompatan kita dari USD1,1 billion (miliar) melompat, dulu mentahan, melompat menjadi USD30 billion (miliar) setelah ada hilirisasi. Kemudian nanti lari ke bauksit, lari ke timah, lari ke tembaga, lari ke emas, lari ke gas alam, dan minyak. Kalau ini betul-betul secara konsisten kita kerjakan, jadilah kita negara maju,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut,, Presiden mengingatkan kepada seluruh jajaran OJK agar kasus korupsi yang melibatkan lembaga-lembaga penyedia produk jasa keuangan tidak terjadi lagi. Tercatat beberapa kasus korupsi pernah terjadi di Jiwasraya, Asabri, Wanaartha, hingga Indosurya.

“Unit Link, ini harus mikro satu-satu diikuti, kena rakyat, yang nangis itu rakyat. Rakyat itu hanya minta satu sebetulnya, duit saya balik, uang saya balik. Karena saya waktu ke Tanah Abang ada yang nangis-nangis, ceritanya juga kena itu. Waktu di Imlek juga sama, nangis-nangis itu juga. Di Surabaya, nangis-nangis itu juga. Hati-hati, semuanya yang namanya pengawasan harus lebih diintensifkan,” jelasnya.

Kepala Negara pun meminta agar setiap laporan masyarakat mengenai hal tersebut dapat ditindaklanjuti dengan cepat oleh OJK. Presiden menegaskan, jangan sampai ada laporan yang lambat direspons dan mengakibatkan hilangnya kepercayaan masyarakat.

“Sering pelaporan, sudah ada pelaporan keluhan, pelaporan keluhan sudah tahun 2020, sampai sekarang ini tahun 2023 juga belum tuntas. Gini-gini hati-hati, yang kita bangun ini adalah trust. Kalau sudah kehilangan itu, sulit membangun kembali. Saya yakin OJK yang sekarang bisa,” tutupnya.

Kegiatan PTIJK Tahun 2023 ini turut dihadiri oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, dan Pj. Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. (kn)