Kamis, Februari 29, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Gencatan Senjata Berakhir, Israel Kembali Serang Gaza

KORANUSANTARA – Israel berulah lagi. Sehari setelah berakhirnya gencatan sejata, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) kembali melancarkan serangan di Gaza. 70 orang dilaporkan meninggal dunia, Jumat, 1 Desember 2023.

Israel juga menebar leaflet yang memerintahkan penduduk Gaza untuk mengungsi ke area Rafah. IDF tampaknya bakal meluaskan serangan ke wilayah selatan. ’’Anda sudah diperingatkan!’’ bunyi penekanan di bagian akhir leaflet yang disebar oleh IDF.

Puluhan ribu penduduk Gaza berusaha mencari tempat berlindung ke RS Nasser. Fasilitas medis di Gaza selatan itu juga dipenuhi dengan korban luka akibat serangan Israel. Salah satu pengungsi, Mansour Shouman, mengungkapkan penduduk ketakutan dan memilih bertahan di manapun mereka berada. Jalanan kembali menjadi tempat yang berbahaya.

’’Meski ada banyak tantangan, warga Palestina tetap teguh mempertahankan tanah mereka di sini. Mereka tidak ingin kejadian tahun 1948 dan 1967 terulang kembali. Kami tidak akan meninggalkan tanah kami pergi ke mana pun, kami akan berusaha melawan apa yang dilakukan penjajah di sini,’’ ujar Shouman merujuk pada tragedi Nakba. Saat itu Israel mengusir warga Palestina besar-besaran dan mengambil tanah mereka.

IDF tidak hanya menyerang Gaza. Malam sebelum gencatan senjata berakhir, mereka menangkapi 15 warga di wilayah pendudukan Tepi Barat. Di antaranya di Jenin, Hebron, Tulkarem dan Ramallah. LSM Palestinian Prisoner’s Society mengungkapkan bahwa sejak 7 Oktober Israel sudah menangkap setidaknya 3.400 orang.

Sementara itu, pejabat Senior Hamas Osama Hamdan mengatakan bahwa Israel telah merusak segala upaya untuk memperpanjang gencatan senjata. Kamis (30/11) malam,  pembahasan gencatan senjata dilakukan. Mediator menawarkan tiga opsi dan Hamas menerima, namun Israel menolak semuanya.

’’Setiap hari dalam 7 hari terakhir gencatan senjata sementara, Israel bertindak dengan cara yang melemahkan keseluruhan proses,’’ ujar Hamdan seperti dikutip Al Jazeera. Hamas masih memiliki 137 tawanan asal Israel.

Brigade Al Quds yang merupakan sayap bersenjata kelompok Jihad Islam Palestina (PIJ) juga mulai membalas dengan menyerang kota-kota di Israel. Suara sirine tanda peringatan terdengar di area selatan Ashkelon, Sderot dan Beersheba setelah roket Brigade Al Quds ditembakkan.

Proses negosiasi masih berlangsung di Qatar. Banyak negara mendesak agar gencatan senjata kembali diberlakukan. Termasuk Jerman dan Prancis. Kementerian Luar Negeri Qatar menyatakan penyesalan mendalam atas pengeboman terbaru yang dilakukan Israel di Gaza. Komunitas internasional diminta bertindak cepat untuk menghentikan kekerasan. (*)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular