Sabtu, Juni 22, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Wapres Minta Utamakan Persatuan, Jangan Mudah Terprovokasi Hoaks

JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin menggelar kunjungan kerja di Uzbekistan. Di sana, Wapres melakukan dialog dengan diaspora Indonesia. Di antara tema yang diangkat adalah Pemilu 2024 yang makin dekat. Wapres berpesan agar persatuan tetap diutamakan.

Menurut Wapres, agenda pemilihan legislatif (pileg) atau pemilihan presiden (pilpres) bukan hanya urusan warga yang tinggal di Indonesia saja. Namun, juga agenda penting bagi jutaan warga Indonesia di penjuru dunia. Termasuk di Uzbekistan.

’’Nah, agenda Pemilu 2024 jangan sampai memecah ikatan kebangsaan. (Apalagi hanya) karena berbeda calon presidennya, berbeda partainya,’’ ungkap mantan Rais Aam PBNU itu.

Dia mengatakan, perbedaan pandangan atau pilihan politik itu hal biasa. Ajaran Islam sudah terang menyebut bahwa bagimu agamamu, bagiku agamaku. Begitupun di dunia politik. ’’Partai Anda, ya partai Anda. Partai saya, ya partai saya. Demikian dengan capres,’’ ungkapnya.

Ma’ruf menegaskan, berbeda partai atau capres-cawapres tidaklah menjadi persoalan. Dia berharap jangan sampai perbedaan pilihan politik itu jadi pemicu pertengkaran. ‘’Jangan sampai memecah ikatan kebangsaan. Saya mengajak warga Indonesia di dalam dan luar negeri menyambut pemilu dengan gembira dan jauh dari permusuhan,’’ paparnya.

Mantan ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu juga menambahkan, mendekati pileg dan pilpres, masyarakat harus lebih hati-hati. Khususnya ketika bersinggungan dengan media sosial (medsos). Dia berharap, masyarakat bisa memilah dan memilih informasi yang benar dan hoaks. ’’Sebab musim ini, banyak hoaksnya,’’ katanya.

Dia menegaskan, jangan sampai gara-gara informasi hoaks, terjadi benturan pandangan yang keras. Selain itu, ulama asal Cirebon itu juga mengimbau agar seluruh kontestan pada gelaran lima tahunan itu tidak menggunakan informasi hoaks untuk menyerang lawan politiknya.(kn) 

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular