Tak Perlu Lagi ke Samarinda, Layanan Urologi dan Endoskopi RSUD Bontang Kini Bisa Pakai BPJS

BONTANG – Warga Bontang yang membutuhkan layanan urologi dan endoskopi kini memiliki pilihan berobat lebih dekat tanpa harus selalu dirujuk ke Samarinda. RSUD Taman Husada Bontang telah menyediakan kedua layanan tersebut dan memungkinkan pasien mengaksesnya melalui BPJS Kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kehadiran layanan medis tersebut menjadi bagian dari pengembangan fasilitas kesehatan RSUD Taman Husada yang terus dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Direktur RSUD Taman Husada Bontang, dr. Suhardi, Sp.JP., FIHA, mengatakan penambahan jenis pelayanan medis turut mendorong peningkatan jumlah kunjungan pasien, baik rawat jalan maupun rawat inap.

“Benar, jadi sampai saat ini, kunjungan pasien di RSUD Taman Husada Bontang semakin meningkat. Termasuk rawat jalan maupun rawat inap, semuanya mengalami peningkatan,” ujarnya, Sabtu (17/10/2026).

Menurut Suhardi, pengembangan layanan kesehatan menjadi salah satu upaya rumah sakit untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat. Dengan bertambahnya jenis pelayanan, pasien tidak harus selalu mencari fasilitas kesehatan di luar daerah untuk mendapatkan pemeriksaan atau tindakan medis tertentu.

Salah satu layanan yang kini tersedia adalah urologi, yakni bidang kedokteran yang menangani gangguan pada saluran kemih, seperti batu saluran kemih, gangguan kandung kemih, serta penyakit tertentu yang berkaitan dengan ginjal dan organ reproduksi pria.

Selain itu, RSUD Taman Husada juga telah menyediakan layanan endoskopi, yaitu prosedur pemeriksaan menggunakan alat khusus berkamera untuk melihat kondisi organ atau saluran di dalam tubuh. Pemeriksaan ini dapat membantu dokter menegakkan diagnosis dan menentukan penanganan sesuai kondisi pasien.

Sebelumnya, sebagian pasien yang membutuhkan layanan tersebut harus menjalani rujukan ke rumah sakit di Samarinda karena fasilitas pelayanan yang diperlukan belum tersedia di Bontang.

READ  Antar-Jemput Pasien Menumpuk di Lobi RSUD Bontang, Belum Ada Rencana Penataan Khusus

“Seiring bertambahnya jumlah layanan, seperti urologi yang tahun sebelumnya belum ada, sekarang sudah tersedia dan bisa menggunakan BPJS. Layanan endoskopi juga baru dan sudah dilayani dengan BPJS,” jelasnya.

Dengan tersedianya kedua layanan tersebut, masyarakat memiliki kesempatan memperoleh pemeriksaan dan penanganan medis di daerah sendiri. Hal ini diharapkan dapat mengurangi kebutuhan perjalanan ke luar kota, terutama bagi pasien yang harus menjalani pemeriksaan atau pengobatan lanjutan.

Meski demikian, penggunaan BPJS Kesehatan tetap mengikuti prosedur pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), termasuk ketentuan rujukan, indikasi medis, dan jenis tindakan yang dijamin.

Penambahan layanan medis tersebut juga berlangsung di tengah meningkatnya aktivitas pelayanan RSUD Taman Husada Bontang.

Berdasarkan data yang sebelumnya disampaikan manajemen rumah sakit, jumlah kunjungan pada 2024 tercatat sekitar 414 ribu dan meningkat menjadi sekitar 505 ribu kunjungan pada 2025. Artinya, terdapat penambahan sekitar 91 ribu kunjungan atau hampir 22 persen dalam setahun.

Sementara itu, jumlah pasien rawat jalan yang datang setiap hari mencapai sekitar 400 hingga 500 orang, belum termasuk pasien rawat inap.

Peningkatan kunjungan tersebut menjadi salah satu gambaran besarnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang semakin lengkap dan mudah dijangkau.

Karena itu, pengembangan layanan spesialis dan fasilitas penunjang menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kapasitas RSUD Taman Husada sebagai rumah sakit rujukan di Kota Bontang.

Manajemen RSUD berharap kehadiran layanan urologi dan endoskopi dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam mempercepat akses pemeriksaan dan penanganan medis tanpa harus selalu bepergian ke luar daerah.

Dengan semakin lengkapnya jenis pelayanan yang tersedia, RSUD Taman Husada Bontang terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan agar kebutuhan masyarakat dapat ditangani secara lebih optimal. (Dwi/Adv)

READ  Tak Perlu Bingung Cari Layanan Medis, RSUD Bontang Perluas Informasi Dokter dan Fasilitas Kesehatan

Editor: Agus S

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img