Tak Harus Berobat ke Jakarta atau Surabaya, RSUD Bontang Tawarkan Layanan Lebih Terjangkau

BONTANG – Karyawan perusahaan maupun masyarakat Bontang yang membutuhkan pelayanan medis tidak harus selalu mencari rumah sakit di Jakarta, Surabaya, atau kota besar lainnya. Sejumlah layanan spesialis dan fasilitas penunjang kesehatan kini telah tersedia di RSUD Taman Husada Bontang dengan biaya yang dinilai lebih terjangkau. Namun, belum semua masyarakat mengetahui layanan tersebut.

Untuk memperluas informasi, manajemen RSUD Taman Husada aktif mendatangi perusahaan, instansi pemerintah, sekolah, hingga lingkungan masyarakat. Kegiatan ini dilakukan agar warga mengetahui pilihan pelayanan kesehatan yang tersedia di daerah sendiri sebelum memutuskan berobat ke luar kota.

Staf Bagian Hukum, Komunikasi, dan Kerja Sama (HKK) RSUD Taman Husada Bontang, Tri Rohana Indah Lestari, S.Kep., Ns., mengatakan sosialisasi tersebut tidak hanya memperkenalkan fasilitas medis dan dokter spesialis, tetapi juga memberikan informasi mengenai biaya pelayanan.

Menurutnya, masih ada masyarakat, termasuk karyawan perusahaan, yang kemungkinan belum mengetahui bahwa sejumlah pemeriksaan dan tindakan medis dapat dilakukan di RSUD Taman Husada.

“Selain memperkenalkan pelayanan, kami juga ingin menjaring informasi bahwa harga pelayanan di RSUD jauh lebih murah. Wali Kota Bontang menginginkan pelayanan kesehatan yang mudah dan terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya, Jumat (23/10/2026).

Tri menjelaskan, pengenalan layanan dilakukan secara langsung agar masyarakat memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai jenis pemeriksaan, fasilitas penunjang, serta pilihan pelayanan sesuai kebutuhan medis.

Sosialisasi juga menyasar perusahaan-perusahaan yang memiliki karyawan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan, termasuk pemeriksaan oleh dokter spesialis maupun tindakan medis tertentu.

Selama ini, sebagian pasien mungkin memilih berobat ke luar daerah karena belum mengetahui perkembangan fasilitas rumah sakit di Bontang.

Padahal, keputusan menjalani pemeriksaan di luar kota juga perlu mempertimbangkan biaya tambahan, mulai dari transportasi, penginapan, hingga kebutuhan pendamping pasien selama menjalani pengobatan.

READ  Gedung C RSUD Bontang Segera Masuk Tahap Perencanaan, Anggaran Masih Ditunggu

Karena itu, keberadaan fasilitas kesehatan di daerah sendiri dapat menjadi pilihan yang lebih praktis apabila jenis pelayanan dan kemampuan penanganannya sesuai dengan kondisi pasien.

“Siapa tahu selama ini karyawan perusahaan di Bontang melakukan rujukan ke Jakarta, Surabaya, dan daerah lainnya. Dengan mengetahui informasi pelayanan yang lengkap, tentu bisa memberikan citra positif bagi Kota Bontang,” jelasnya.

RSUD Taman Husada sendiri telah mengembangkan sejumlah layanan medis, termasuk urologi, endoskopi, ortopedi, kateterisasi jantung, serta pelayanan rehabilitasi medik.

Rumah sakit tipe B tersebut juga memiliki fasilitas CT Scan 128-slice untuk membantu pemeriksaan kondisi organ tubuh secara lebih rinci.

Selain itu, Laboratorium Patologi Anatomi yang telah beroperasi sejak awal 2023 memungkinkan pemeriksaan sel dan jaringan tubuh untuk membantu dokter memastikan diagnosis penyakit, termasuk mengetahui karakteristik tumor jinak atau ganas.

Keberadaan fasilitas tersebut memberikan pilihan pemeriksaan lebih dekat bagi masyarakat Bontang maupun pasien dari daerah sekitar, seperti Muara Badak dan Kutai Timur.

Meski demikian, tidak semua penyakit dapat ditangani sepenuhnya di RSUD Taman Husada. Pasien yang membutuhkan tindakan atau pemeriksaan di luar kemampuan fasilitas rumah sakit tetap dapat dirujuk sesuai indikasi medis.

Tri menilai informasi mengenai jenis pelayanan dan biaya perlu terus disampaikan agar masyarakat dapat mempertimbangkan pilihan fasilitas kesehatan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan layanan yang tersedia.

Untuk pasien peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sejumlah pelayanan dapat diakses menggunakan BPJS Kesehatan sepanjang memenuhi indikasi medis dan ketentuan pelayanan yang berlaku.

Sementara itu, biaya pelayanan pasien umum maupun kerja sama perusahaan mengikuti tarif dan ketentuan rumah sakit sesuai jenis pemeriksaan atau tindakan medis yang diberikan.

Pihak RSUD belum merinci perbandingan tarif setiap layanan dengan rumah sakit di luar daerah. Karena itu, masyarakat tetap perlu memperoleh informasi biaya sesuai jenis pelayanan yang dibutuhkan.

READ  Cegah Persoalan Hukum dalam Pelayanan, RSUD Bontang Perkuat Pendampingan Kejaksaan

Sosialisasi yang dilakukan manajemen RSUD Taman Husada juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemanfaatan fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah.

Sebelumnya, pihak rumah sakit menyampaikan bahwa jumlah kunjungan pasien sepanjang 2024 tercatat sekitar 414 ribu dan meningkat menjadi sekitar 505 ribu kunjungan pada 2025.

Sementara jumlah pasien rawat jalan setiap hari mencapai sekitar 400 hingga 500 orang, belum termasuk pasien rawat inap.

Tri mengatakan pengenalan fasilitas dan pelayanan akan terus dilakukan kepada masyarakat maupun perusahaan agar informasi mengenai perkembangan RSUD Taman Husada semakin luas.

“Yang pastinya, kami tetap berbenah selalu untuk suatu kebaikan,” pungkasnya. (Dwi/Adv)

Editor: Agus S

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img