
BERAU – Pemerataan program Makan Bergizi (MBG) menjadi sorotan DPRD Berau. Anggota Komisi II DPRD Berau, Sri Kumalasari, menegaskan bahwa pemerintah daerah harus memastikan seluruh anak di pelosok kampung—baik pesisir maupun pedalaman—mendapatkan manfaat yang sama dari program nasional tersebut. Menurutnya, pemenuhan gizi sejak dini sangat menentukan kualitas generasi Berau di masa mendatang.
“Kami mendukung upaya pemerintah daerah agar program nasional ini tidak hanya dinikmati kampung tertentu. Semua anak di daerah terpencil juga berhak mendapatkan asupan gizi yang layak,” ujarnya.
Sri mengatakan, kondisi geografis Kabupaten Berau yang terbentang luas dengan puluhan kampung di daerah pesisir, pedalaman, dan kepulauan sering menjadi tantangan dalam pemerataan program berbasis pangan. Karena itu, ia menekankan pentingnya pendataan yang benar-benar mencerminkan kondisi lapangan.
“Jangan sampai ada kampung yang terlewat hanya karena persoalan data atau akses. Pendataan harus akurat agar bantuan tepat sasaran,” tegasnya.
Ia menjelaskan, program MBG sejalan dengan fokus pemerintah daerah dalam menekan angka stunting, sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga. Menurutnya, gizi yang memadai pada masa pertumbuhan bukan hanya berdampak pada kesehatan anak, tetapi juga berpengaruh pada kemampuan belajar dan produktivitas mereka di masa depan.
“Pemberian makanan bergizi di usia dini adalah investasi jangka panjang. Kalau gizinya terpenuhi, anak-anak kita akan tumbuh lebih sehat dan memiliki masa depan yang lebih baik,” katanya.
Sri menegaskan bahwa DPRD Berau akan terus mengawal pelaksanaan program ini dari tahap perencanaan hingga evaluasi. Pengawasan dilakukan agar distribusi bahan pangan benar-benar sampai ke anak-anak yang membutuhkan, bukan hanya berhenti pada administrasi semata.
Ia berharap pemerintah daerah mampu menjalin koordinasi erat dengan pemerintah pusat, termasuk dalam hal validasi data, distribusi logistik, dan mekanisme pelaporan.
“Program ini bukan hanya tentang memberi makanan bergizi, tetapi tentang membangun masa depan anak-anak Berau yang sehat dan kuat,” pungkasnya. (gs/ADV)


