Rabu, April 24, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pj Gubernur Kaltim Apresiasi Realisasi Pembangunan Penangkaran Rusa Sambar di Kawasan Kantor Bupati PPU

PPU – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun memastikan penangkaran rusa sambar di kawasan Kantor Bupati PPU telah terealisasi. Berkaitan dengan itu, Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik menyampaikan apresiasi pada Pemkab PPU yang telah berhasil merealisasikan adanya ikon Benuo Taka itu di kawasan pemerintahan.

Hal itu disampaikan Makmur dalam kegiatan Rapat Kerja (raker) Destinasi dan Industri Pariwisata yang diikuti 10 kabupaten/kota se-Kaltim, di Alun-Alun Kantor Bupati PPU, Minggu malam (18/02/2024). Ia melaporkan bahwa rusa sambar sebagai ikon Kabupaten PPU sudah mendiami kandang baru yang ada di belakang Kantor Bupati PPU.

“Saya juga ingin melaporkan kepada Pak Pj Gubernur bahwa ada sepuluh rusa sambar yang menjadi ikon PPU sudah berpindah dari penanggkaran rusa Api-api ke kandang yang ada di belakang kantor Kami,” ujarnya.

Untuk diketahui, gagasan untuk membangun sebuah penangkaran di kawasan pemerintahan ini telah ada sejak Makmur menjabat sebagai pimpinan PPU pada pertengahan tahun lalu. Rencana ini juga mendapatkan restu langsung dari Pemprov Kaltim, saat Akmal Malik berkunjung ke PPU.

“Untuk itu sudah banyak yang datang untuk melihat rusa-rusa yang ada, perawatan intens akan kami berikan sehingga rusa sambar yang ada sekarang bisa berkembang dan bertambah,” imbuh Makmur.

Sekadar informasi, ada enam rusa sambar yang didatangkan dari Pusat Penangkaran Rusa Api-Api yang dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis Dinas Balai Pembibitan dan Inseminasi Buatan (UPTD-BPIB) Dinas Peternakan Kaltim di Kecamatan Waru, Kamis (16/2/2024). Rusa-rusa ini merupakan ikon daerah PPU yang diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata di kabupaten ini.

Rusa-rusa tersebut dibuatkan satu tempat khusus dengan menempati halaman belakang kantor bupati berukuran panjang 100 meter persegi kali lebar 48 meter persegi. Kandang rusa ini dikelilingi pagar pipa galvanis 93 buah masing-masing setinggi 3 meter.

Pada pagar itu tampak kawat harmonika terpasang di antara pipa-pipa pancang tersebut. Di bagian tengah luas lahan tampak bangunan kandang utama rusa ukuran 6 kali 12 meter, dan di bagian belakang terdapat empat gazebo berukuran 2,5 meter kali 2,5 meter dengan atap seng. Sementara itu, di luar pagar bagian depan kandang juga dibangun lima gazebo tinggi tiga meter dengan ukuran 2 kali 2 meter.

Mendapatkan laporan tersebut, Akmal mengatakan bahwa PPU menjadi salah satu contoh perkembangan yang sangat cepat di bidang ekonomi salah satunya UMKM. Ia juga mengapresiasi langkah Pemkab PPU dalam menjalankan program peningkatan di sektor ekonomi tersebut dalam waktu cepat.

“Pertama kali saya datang ke PPU, Alun-alun ini masih gelap dan saya meminta bagaimana caranya ini bisa menjadi terang dan bisa menjadi tempat untuk perputaran ekonomi yang ada di PPU, dan menjadi tempat hiburan untuk masyarakat di PPU,” ungkapnya.

Hal ini juga termasuk upaya Pemkab PPU dalam merealisasikan adany ikon daerah di sekitar area perkantoran. Akmal mennyebutkan pentingnya identitas daerah atau simbol dalam mengenalkan suatu daerah, dan PPU dengan ikon rusa sambar tambahnya memberikan ciri khas untuk sebuah daerah.

“Sudah saya melihat adanya perkembangan rusa sambar yang dari Api-api sudah berpindah. Saya tantang kembali dua bulan kedepan kalau rusanya segar, berkembang, dan sehat tidak ada yang mati, berarti PPU sudah bisa merawat daerah nya juga dan bisa membuat daerah ini berkembang juga,” tutup Akmal. (ADV/DiskominfoPPU/SBK)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular