Beranda blog Halaman 963

Pemerintah Harus Pahami Aturan yang Berlaku

0

TANJUNG REDEB – Peraturan yang berlaku dari Pemerintah pusat, provinsi maupun daerah harus dipahami oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Wendy Lie Jaya mengungkapkan, yang harus memahami aturan tersebut adalah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lembaga dan instansi yang ada di lingkup Pemkab Berau.

“Beberapa masalah di daerah ini terkoneksi dengan aturan di pusat, sehingga perlu benar-benar dipahami batas dari aturan daerah maupun pusat. Karena ini nantinya juga berdampak pada kebijakan yang diambil,” jelasnya.

Menurutnya, tanpa adanya pemahaman, maka pekerjaan dan pengawasan yang seharusnya ditangani daerah tidak bisa berjalan maksimal. Bahkan ada yang terkesan dibiarkan hingga mangkrak.

Wendy mengaku terdapat beberapa aturan pusat, provinsi dan kabupaten yang bersifat tidak mutlak, sebab setiap daerah miliki Perda.

“Dalam peraturan itu ada peran pengawasan yang tetap dilakukan pemerintah daerah,” tegasnya.

Kendati demikian, Politikus NasDem ini menegaskan, sudah menjadi tugas dan kewenangan DPRD Berau untuk selalu mengawasi kinerja ASN di semua OPD. Pengawasan itu harus ada dan sifatnya normatif karena diatur dalam undang-undang (UU).

“Jadi jangan ada lagi alasan dengan kalimat bukan kewenangan kita. Sehingga akhirnya bisa mengabaikan tugas dan tanggung jawabnya. Kami di legislatif bekerja sesuai amanah UU,” pungkasnya. (adv/kn)

Dorong OPD Terkait Contoh Inovasi Provinsi Lain yang Berhasil Tarik Minat Baca Masyarakat

0

TANJUNG REDEB – Untuk menarik minat baca masyarakat, Anggota Komisi II DPRD Berau, Elita Herlina mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melahirkan inovasi-inovasi baru.

Ia menuturkan, minat baca masyarakat menjadi suatu hal penting, terutama mengenai kualitas pengetahuan generasi muda agar menjadi lebih unggul dan cerdas.

“Jika minat baca mereka tinggi, generasi muda juga bisa menambah wawasan terkait banyak hal yang mungkin tidak di dapatkan dalam pelajaran di sekolah,” ujarnya.

Menurutnya, untuk melahirkan inovasi, OPD terkait dapat mencontoh provinsi lain yang berhasil dalam meningkatkan minat baca masyarakat. Misalnya dengan mengembangkan perpustakaan daerah dengan konsep perpaduan ruang terbuka hijau.

“Nah, konsep yang seperti ini biasanya menjadi magnet bagi masyarakat, mereka bisa membaca sekaligus bersantai di tempat yang teduh dan tidak membosankan,” terangnya.

Kendati demikian, dirinya berharap minat baca generasi muda semakin meningkat, seiring dengan pemenuhan fasilitas penunjangnya.

“Membaca sangat penting, karena banyak ilmu yang bisa didapatkan, pengetahuan dan wawasan akan semakin meningkat, tidak hanya memegang gadget terus,” pungkasnya. (adv/kn)

Sebut Permasalahan LPJU Bisa Diatasi lewat PAD dari PLN

0

TANJUNG REDEB – Sekretaris Komisi III DPRD Berau, Ichsan Rapi menyebut permasalah Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) dapat diatasi lewat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari PLN.

Dia mengungkapkan, PLN merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah mengantongi pemasukan dari pembayaran pelanggan yang tiap bulannya mencapai Rp 20 miliar.

Dinilainya, dengan besaran dana tersebut, bukan hanya bisa menambah jumlah titik LPJU, tetapi sekaligus maintenance LPJU yang sudah ada di wilayah Kabupaten Berau.

“Kenapa tidak kita ambil dari PAD yang diberikan ke Pemkab Berau, itu untuk penambahan PJU yang masih sangat kurang. Apalagi dananya cukup besar,” ungkapnya.

Politikus Gerindra ini mendorong Pemkab Berau untuk bisa memanfaatkan peluang tersebut, apalagi manfaat itu berdampak langsung untuk masyarakat.

“Titik rawan kecelakaan dan tindak kriminal di Berau disebabkan kurangnya PJU, khususnya pada malam hari. Saya harap segera dicarikan solusinya. Karena penerangan jalan selain mempermudah saat berkendara, juga menekan angka kriminal saat malam hari,” tutupnya. (adv/kn)

Dorong Pemerintah Fasilitasi Pendidikan WBP

0

TANJUNG REDEB – Anggota Komisi I DPRD Berau, Falentinus Keo Meo mendorong pemerintah memperhatikan kesehatan dan pendidikan para Warga Binaan Permasyarakatan (WBP).

Dia menerangkan, kesehatan dan pendidikan merupakan landasan utama untuk kemajuan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Pemerintah daerah sudah seharusnya turut memperhatikan pendidikan dan kesehatan seluruh warganya, termasuk WBP,” ungkapnya.

Dijelaskannya, perhatian kepada WBP yang bisa diberikan seperti pendidikan paket A, B dan C atau pendidikan penyetaraan. Dengan demikian, bekal bagi WBP akan bertambah dengan kebijakan pemerintah.

“Selain mendapatkan skill, ijazah tersebut bisa dipakai untuk mencari pekerjaan saat ke luar dari Rutan,” tuturnya.

Selain itu, kata Falentinus, pemberian pendidikan juga sesuai yang tertuang dalam undang-undang, di mana pendidikan merupakan salah satu hak yang harus diberikan kepada seluruh warga negara Indonesia. “Sebab warga binaan juga membutukan perhatian,” tegasnya.

Politikus Demokrat ini membeberkan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, mayoritas warga binaan di Rutan Tanjung Redeb merupakan masyarakat Berau.

“Sehingga pemerintah harus memberikan dukungan penuh terhadap pemberian pembinaan untuk pendidikan. Kalau bisa semuanya diberikan secara gratis,” tutupnya. (adv/kn)

Musik, Motor Vespa, dan Bazar UMKM di “Pesva Pora” Kukar

TENGGARONG – Akhir pekan ini, Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin, mengajak masyarakat untuk bersenang-senang di “Pesva Pora”. Ini adalah acara yang ditujukan bagi para penggemar motor Vespa.

Selain itu, akan ada banyak musisi yang akan tampil pada acara yang akan diselenggarakan pada Minggu (19/11/2023) di Amfiteater, Tenggarong.

Pada acara khusus ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar, melalui Dinas Pariwisata, akan menghadirkan Feel Koplo, Kiki BP4 x Oritama Rockdut, Not Kacang, Gya, KPJ, dan Voice sebagai pengisi acara.

Tidak hanya menampilkan penampilan panggung dari musisi dengan berbagai genre musik, tetapi juga akan ada bazar UMKM.

“Selain dihadiri oleh komunitas Vespa, acara ini juga terbuka untuk umum karena akan ada live music dan bazar UMKM,” ucap Rendi Solihin.

Rendi menjelaskan lebih lanjut bahwa pada setiap acara yang termasuk dalam program Kukar Kaya Festival, pihaknya selalu memberikan peluang bagi UMKM.

“UMKM telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari berbagai acara yang diselenggarakan oleh pemerintah. Kami ingin acara-acara ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan semata, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” jelasnya.

Mengenai “Pesva Pora,” Rendi mengajak masyarakat Tenggarong dan sekitarnya untuk meramaikan acara tersebut.

Sama seperti acara-acara lainnya, “Pesva Pora” juga tidak memungut biaya alias gratis. Namun, Rendi berharap pengunjung yang hadir juga akan mendukung beragam produk dari pelaku UMKM lokal dengan membeli produk-produk tersebut. “Marilah kita bersama-sama meramaikan bazar UMKM yang ada,” pungkasnya. (adv)

KPK Dukung Polri Usut Kasus Pemerasan Firli terhadap SYL

0

KORANUSANTARA –Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri angkat bicara terkait kasusnya. Dia memberikan keterangan secara tertulis terkait pemeriksaan Polda. Dia mengatakan, telah menjalani pemeriksaan Kamis, 16 November 2023. Kini sebagai warga negara meminta hak asasi atas kepastian hukum. ’’Saya minta segera terbitkan keadilan tersebut. Karena menunda keadilan itu ketidakadilan,’’ jelasnya.

Dia membantah terkait adanya temuan barang bukti di safe house-nya yang terletak di Jalan Kertanegara 46. ’’Yang disita itu hanya kunci, gembok gerbang dan dompet,’’ paparnya.

Tidak ada pula, klaim dia, peristiwa pemerasan, gratifikasi dan suap terhadap Syahrul Yasin Limpo, mantan Menteri Pertanian. ’’Kami akan kooperatif untuk kebutuhan penegakan hukum,’’ ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengatakan, perilaku Firli pasca pemeriksaan dengan menghindari media massa sangat memalukan. Seharusnya. Sebagai ketua KPK, dia menjaga kehormatannya dengan menghadapi pertanyaan wartawan. ’’Tidak perlu menghindar begitu,’’ urainya.

Menurutnya, dalam kasus ini Firli terlalu sering melontarkan berbagai pengalihan isu. Dari soal Harun Masiku dan lainnya. ’’Itu terlihat hanya ingin mengulur-ulur waktu dan mencoba untuk menyenangkan penguasa,’’ terangnya.

Kasus dugaan korupsi berupa pemerasan pimpinan KPK terhadap Syahrul Yasin Limpo terus bergulir. Jumat, 17 November 2023, KPK menggelar rapat koordinasi dengan Polda Metro Jaya dan Bareskrim. Baik Polda dan Bareskrim sepakat tidak memerlukan supervisi terkait penyelidikan kasus tersebut.

Direktur Koordinasi dan Supervisi II KPK Brigjen Yudiawan Wibisono mengatakan, pihaknya mengapresiasi langkah Polda dan Bareskrim dalam menangani kasus dugaan pemerasan yang menjerat Firli. ’’KPK kan ada bidang koordinasi dan supervisi, saat ini masih (dalam) tahap koordinasi,’’ paparnya. Dia mengatakan, bila dalam tahap koordinasi, proses penyelidikan bisa maksimal dan bisa diselesaikan, maka kasus tersebut bisa tuntas.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Metro Jaya Kombespol Ade Safri Simanjuntak mengatakan bahwa KPK, Polda Metro Jaya dan Bareskrim sepakat untuk tidak perlu melakukan supervisi dalam kasus dugaan korupsi tersebut. Hal itu dikarenakan hingga kini tidak ditemukan adanya hambatan apapun. Dari penyelidikan hingga ke penyidikan, semuanya berjalan lancar. ’’Tidak ada kendala,’’ urainya. (*)

Ganjar Kunjungi Rumah Indekosnya saat SMA

0

KORANUSANTARA–Ganjar Pranowo melakukan napak tilas ke rumah indekosnya semasa SMA. Ganjar kembali mengingat masa hidupnya saat remaja yang sederhana. Bahkan, kala itu tinggal bersama saudaranya di satu kamar indekos yang terletak di Kelurahan Klitren, Gondokusuman, Jogjakarta.

Kandidat calon presiden yang diusung PDIP, PPP, Perindo, dan Hanura itu berjalan kaki. Menyusuri jalan perkampungan. Warga yang mengetahui berebut menyapanya dan mengajak berfoto bersama. Ganjar pun dengan senyum ramah melayani. ’’Pak Ganjar, Pak Ganjar,’’ teriak warga.

Pemilik indekos pun kaget mengetahui Ganjar datang. Mantan gubernur Jawa Tengah itu bercerita, indekos tersebut meninggalkan banyak kenangan perjuangan. ’’Ini kamarnya, dulu bersama dua saudara dalam satu kos,’’ ungkap alumnus UGM Jogjakarta itu, Kamis, 16 November 2023.

Pengalamannya sebagai anak indekos memberikan arti soal kesederhanaan. Saat SMA, Ganjar terbiasa berjalan kaki untuk berangkat ke sekolah. ’’Jangankan motor, sepeda ontel saja tidak punya saat SMA. Jadi, jalan kaki saja berangkatnya,’’ tutur capres yang berpasangan dengan cawapres Mahfud MD itu.

Di kampung Klitren tersebut, ternyata masih ada warga yang mengenali Ganjar ketika masa SMA. Salah seorang di antaranya Hendro. Dia yang menjadi teman nongkrong Ganjar. ’’Dulu setelah sekolah, saya sering jagongan sama Ganjar,’’ ungkap Hendro.

Hendro menyebut, Ganjar tidak berubah. Dari dulu memiliki karakter yang sopan, humble, dan mudah bergaul. Mulai dari menjadi anggota DPR, gubernur, sampai sekarang menjadi capres. ’’Nggak berubah. Baik dan mudah sosialisasi dari dulu,’’ tuturnya. (*)

Susi Ditawarkan Posisi Pelatih Timnas Amin

0

KORANUSANTARA –  Tim Nasional (Timnas) Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) memang tidak “semewah” tim sukses dua kandindat lainnya. Kendati begitu, Timnas Amin tentunya punya strategi jitu untuk memenangkan pasangan nomor urut 1 itu.

Salah satunya merekrut semua elemen ke struktur Timnas. Sejumlah tokoh disebut bakal masuk struktur untuk memperkuat tim pemenangan.  Menurut Sudirman Said, co-captain Timnas Amin, sejumlah nama yang sudah diumumkan di Timnas Pemenangan itu merupakan susunan inti. Adapun line-up lengkap segera diumumkan dalam waktu dekat. ”Dalam 1–2 hari ke depan,” kata Sudirman.

Selama ini, sudah banyak elemen pendukung Amin yang telah bekerja dengan gigih. Termasuk elemen dari tiga parpol pengusung. Yakni, Nasdem, PKB, dan PKS. Ada juga parpol baru, Partai Ummat dan Masyumi. Demikian juga elemen keumatan, santri, hingga kalangan pekerja atau buruh. ”Itu semua andalan kita di lapangan,” ujarnya.

Sudirman menegaskan, struktur Timnas Pemenangan Amin seperti piramida terbalik. Yang paling utama adalah penggerak di lapangan. Dengan semangat perubahan, selama ini bekerja all-out. ’’Sedangkan kita sebagai supporting paling belakang,” papar mantan menteri ESDM itu.

Untuk memperkuat saf (barisan), sejumlah tokoh senior akan dimasukkan. Mereka akan mengisi posisi sebagai dewan pembina, dewan pakar, dan dewan pengarah. Khusus dewan pembina akan diisi elemen pimpinan tertinggi parpol. Adapun dewan pengarah terdiri atas unsur parpol dan pakar.

”Dewan pakar (diisi) para ahli, profesor, dan pakar yang selama ini sudah berkontribusi menyusun visi, misi, dan program Amin,” kata Sudirman.

Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Susi Pudjiastuti. Menteri Perikanan dan Kelautan periode 2014-2019 itu kabarnya ditawarkan posisi coach alias pelatih Timnas Amin.

“Jadi, saat ini kita dalam proses untuk penuntasan semua, begitu semua selesai baru disampaikan,” kata Anies Baswedan kepada wartawan di Gedung Joang’45, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 17 November 2023.

Susi sendiri tidak menampik tawaran tersebut. “Dibujukin terus, iya,” kata Susi kepada wartawan. Namun, Susi mengaku sedang sibuk mengurus maskapai miliknya, Susi Air. Dia juga mengatakan sedang mengurusi cucu-cucunya.(*)

Pencaloan dalam Pengurusan KTP Harus Dihapus

0

TANJUNG REDEB – Anggota Komisi II DPRD Berau, Nurung menyoroti maraknya pencaloan dalam proses pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Menurutnya, harus ada pengawasan berkala dalam persoalan tersebut.

Dia menegaskan, pengawasan harus dilakukan terus menerus. Pasalnya, pengurusan KTP berkaitan dengan pelayanan publik.

“Pencaloan harus dihapuskan, agar kepengurusan berkas masyarakat bisa berjalan sesuai dengan aturan yang ada,” ungkapnya.

Dirinya menilai, pencaloan sangat sulit untuk dilepaskan, karena masyarakat ingin seluruh urusan mengenai berkasnya selesai dalam waktu yang singkat.

“Tetapi agar tidak semakin marak, pihak OPD terkait harus selektif. Jika sifatnya calo, sebaiknya tidak dilayani. Namun, jika ingin membantu orang, tidak masalah,” katanya.

Namun, dengan sistem online yang telah dikeluarkan Disdukcapil Berau, lanjut Nurung, segala pengurusan akan lebih mudah.

“Tapi untuk sistem online ini, cara penggunaannya harus terus disosialisasikan, terutama untuk warga di kampung-kampung. Karena kalau warga yang dari kampung biasanya kurang mengerti sistem online,” ujarnya.

Selain itu, Politikus NasDem ini juga mengimbau agar Disdukcapil memprioritaskan masyarakat yang sangat memerlukan tanda kependudukan, khususnya bagi mereka yang jauh dari pusat ibukota Tanjung Redeb.

“Masyarakat jangan dipersulit, karena selaku warga negara dan berdomisili di tempat itu, maka berhak untuk mendapatkan identitas. Jadi saya berharap pelayanan Disdukcapil ke depannya bisa lebih baik lagi dan jauh dari calo,” tutupnya. (adv/kn)

Pembangunan Depo Arsip Baru, Dispusip Harus Follow Up ke Bupati

0

TANJUNG REDEB – Adanya rencana pembangunan depo kearsipan dokumen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau pada 2024 mendatang direspons positif jajaran legislatif.

Anggota Komisi III DPRD Berau, Suriansyah mengungkapkan, kondisi Kantor Arsip dan Dokumentasi saat ini tidak memungkinkan menyimpan banyaknya berkas yang kian membludak.

“Menurut saya tidak masalah tambah depo arsip baru. Yang penting mereka segera menganggarkan ke Bapelitbang,” ungkapnya.

Dia mengaku sangat mendukung pengadaan depo arsip Dispusip Berau. “Apalagi anggaran APBD kita tahun depan sangat besar yaitu mencapai Rp 5 triliunan. Sehingga menurut saya tidak masalah itu,” ujarnya.

Politikus Hanura itu mengimbau agar Kadispusip Yudha Budisantoso untuk terus mem-follow up Bupati Berau, Sri Juniarsih.

“Jangan ke PUPR, karena mereka pelaksana saja. Nanti yang merencanakan Bapelitbang dan Dispusip harus langsung minta arahan dari Bupati,” bebernya.

Pasalnya jika Bapelitbang dan Bupati Berau menyutujui pengadaan gedung depo arsip baru tersebut dapat dipastikan kebutuhan tempat berkas setiap opd terkait bisa terpenuhi.

“Kalau Bupati menyutujui lalu Bapelitbang yang merencanakan sepakat maka dapat dipastikan kebutuhan depo bisa terpenuhi,” imbuhnya.

Sebab kata dia peran DPRD yaitu persoalan tambah gedung depo arsip baru sangat setuju.

“Karena kami di sini hanya berperan menyutujui anggaran dengan tepat guna, ke depannya bisa berfungsi maksimal depo baru tersebut,” pungkasnya. (adv/kn)