Beranda blog Halaman 84

Polisi Tangani 152 Anak dan Perempuan Terkait Aksi Massa di DPR

0

Pembaca Setia Koran Nusantara!

Ingin tahu kabar terkini dari Koran Digital Koran Nusantara?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper lengkap
https://koran.koranusantara.com/

📱 Versi Mobile
https://digital.koranusantara.com/kn29agt2026/mobile/

Banjir Nepal Tewaskan 547 Orang, China Ingatkan Ancaman Bencana Susulan

0
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian. ANTARA/Desca Lidya Natalia.

BEIJING – Pemerintah China mengingatkan adanya risiko bencana lanjutan pasca banjir bandang dahsyat memicu longsor lumpur di perbatasan China dan Nepal.

“Di kawasan sekitarnya masih terdapat banyak gletser dan danau glasial dengan risiko bahaya geologis yang cukup besar, sehingga menimbulkan kesulitan yang sangat besar bagi operasi penyelamatan dan penanganan bencana,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing pada Jumat (28/8/2026).

Banjir bandang dan tanah longsor melanda wilayah utara dan tengah Nepal pada Rabu (26/8) dengan lokasi terparah di Trishuli Bazar, distrik Nuwakot sementara di wilayah China bencana itu berada di Kabupaten Gyirong, Kota Shigatse, Daerah Otonom Xizang atau yang dikenal dengan Tibet.

“Rencana penyelamatan yang matang harus disusun dan segala upaya harus dikerahkan untuk mencari dan menyelamatkan orang-orang yang masih hilang, baik warga Tiongkok maupun warga negara asing,” tambah Lin Jian.

Ia menyebutkan perhatian ketat harus diberikan terhadap kestabilan danau bendungan alami dan pegunungan di sekitarnya, serta langkah-langkah efektif harus diambil untuk mencegah terjadinya bencana susulan.

“Kami mencatat bahwa para ahli dan lembaga resmi Tiongkok serta Nepal telah melakukan penilaian awal mengenai penyebab bencana tersebut. Berdasarkan analisis mereka, bencana ini dipicu oleh runtuhnya gletser di kawasan dataran tinggi di Nepal,” ungkap Lin Jian.

Namun terkait negara asal korban terdampak bencana baik yang selamat maupun yang meninggal dunia masih terus diverifikasi menurut Lin Jian.

“Informasi terkait negara asal korban masih dalam proses verifikasi lebih lanjut. Kami telah memberi tahu kedutaan besar negara-negara terkait di China dan akan tetap berkomunikasi dengan mereka,” tambah Lin Jian.

Perdana Menteri China Li Qiang sendiri juga sudah tiba di lokasi bencana pada Kamis (27/8) dan menyebut bahwa China saat ini masih berada dalam periode utama musim banjir dan situasi pengendalian banjir serta pencegahan topan masih tetap berat dan kompleks.

“Pemerintah harus berpegang pada pemikiran mengenai skenario terburuk dan batas keselamatan, serta dengan tegas mengatasi sikap lengah,” kata PM Li Qiang dalam pernyataannya di media pemerintah.

Dewan Pariwisata Nepal sebelumnya menyatakan bahwa jumlah wisatawan asing yang berhasil diselamatkan pascabanjir di Nepal sebanyak 121 orang hingga Jumat (28/8) pukul 15.30 waktu setempat.

Mereka berasal dari India, China, Korea Selatan, Amerika Serikat, Rusia, Italia, Bulgaria, dan Swiss. Sementara itu ada tiga kewarganegaraan dari 121 penyintas belum terkonfirmasi.

Kementerian Luar Negeri Nepal di Kathmandu mengatakan di Nepal, 596 orang dari 33 negara masih dinyatakan hilang ditambah sebanyak 127 warga negara Nepal juga masih belum diketahui keberadaannya.

Sedangkan pemerintah China mengatakan di wilayahnya terdapat 558 orang, termasuk 260 warga negara asing, dinyatakan hilang.

Operasi penyelamatan di wilayah Nepal yang dilanda banjir kembali dilanjutkan setelah sempat dihentikan sementara akibat tingginya permukaan air.

Kekhawatiran baru muncul pada Jumat setelah satu danau bendungan besar yang terbentuk akibat banjir bandang dilaporkan jebol dan dapat memicu terjadinya gelombang air lain ke Sungai Bhotekoshi di Nepal.

Pemerintah China, Kamis (27/8), memperingatkan bahwa danau di dekat pertemuan Sungai Chhochen Khola dan Purepu Tsangpo “sudah meluap” dan berisiko tinggi mengalami jebol. Fragmen aliran lumpur terlihat di kedua sisi bendungan, dan perkiraan awal menunjukkan bahwa danau tersebut berisi setidaknya 2,5 juta meter kubik air.

Kedua sungai tersebut menyatu sebelum memasuki Nepal dan alirannya kemudian dikenal sebagai Sungai Bhotekoshi, anak sungai utama dari Sungai Trishuli.

Berdasarkan data terkini, jumlah korban tewas akibat banjir di Nepal telah mencapai 547 orang. Otoritas Nepal juga telah mengevakuasi 3.253 orang selama terjadi banjir bandang.

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) pada Kamis (27/8) menyebutkan bahwa aktivitas seismik tersebut disebabkan oleh runtuhnya gletser sehingga menerjang permukiman di sepanjang Sungai Bhotekoshi dan Trishuli serta menyeret orang-orang dan membawa material longsoran ke arah hilir.

Di sisi perbatasan China, longsor lumpur melanda Kabupaten Gyirong di Daerah Otonom Xizang bagian barat daya, yang juga dikenal sebagai Tibet. (ANT/KN)

Mensesneg, Menpora, dan Seskab Lepas 12 Ribu Peserta Merdeka Run 2026

0
Tangkapan layar - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kiri), bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir (tengah) dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melepas Merdeka Run di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Sabtu (29/8/2026) pagi. ANTARA/Fathur Rochman

JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melepas (flag-off) sekitar 12 ribu peserta ajang lari Merdeka Run 2026 di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Sabtu (29/8/2026) pagi.

Pembukaan ajang lari yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya disertai pengibaran bendera Merah Putih di halaman Istana Merdeka.

Setelah itu, tiga pesawat F-16 melintas di atas langit Monas sebagai tanda akan dimulainya ajang lari tersebut.

Pengibaran bendera start dilakukan oleh Mensesneg, Menpora, dan Seskab tepat pada pukul 06.00 WIB.

Ajang Merdeka Run tersebut diselenggarakan sebagai penutup rangkaian kegiatan Bulan Kemerdekaan 2026. Terdapat beberapa kategori yang dihadirkan, yakni umum, keluarga, master, dan kursi roda.

Merdeka Run 2026 menempuh rute sejauh 8 kilometer (km) dengan titik start di depan Istana Merdeka – Jalan Medan Merdeka Barat – Jalan MH Thamrin, Bundaran HI, Jalan Jenderal Sudirman – Dukuh Atas – dan kembali lagi ke arah Istana Merdeka.

Sejumlah publik figur turut mengikuti ajang lari tersebut, di antaranya artis yang juga Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, penyanyi Gisella Anastasia, aktris Fanny Ghassani, pelatih timnas sepak bola Indonesia John Herdman, dan pemain timnas sepak bola Indonesia Ivar Jenner.

Beberapa ruas jalan juga ditutup sementara untuk mendukung pelaksanaan lomba, mulai sekitar pukul 04.00 hingga 07.30 WIB.

Merdeka Run 2026 juga dimeriahkan dengan penampilan Wali Band dan Moluccan Soul, puluhan UMKM yang menyajikan berbagai produk, serta berbagai doorprize menarik. (ANT/KN)

Purbaya Kejar Potensi Pajak Rp5 Triliun dari 40 Perusahaan Baja

0
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap dua perusahaan terbesar pengelola baja yakni PT PSM dan PT PSI di Kawasan Milenium, Kabupaten Tangerang, Banten pada Kamis (5/2/2026). ANTARA/Azmi Samsul M/pri.

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengejar potensi penerimaan dari 40 perusahaan baja yang belum memenuhi kewajiban perpajakan dengan total nilai berkisar Rp5 triliun.

“Perusahaan baja, saya punya daftar 40, baru diperiksa satu. Itu saja kami kira mungkin bocor Rp4-5 triliun,” kata Purbaya menjelaskan kepada wartawan di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Bendahara negara menyebut langkah itu merupakan bagian dari strategi ekstensifikasi perpajakan, di mana pemerintah berupaya memperluas penerimaan dengan mendorong perusahaan memenuhi kewajiban perpajakannya.

Purbaya menyebut potensi penerimaan dari satu perusahaan bisa mencapai Rp1 triliun dalam periode tiga tahun.

Jenis pajak yang ditinjau termasuk pajak penghasilan (PPh), pajak pertambahan nilai (PPN), hingga kewajiban perpajakan terkait aktivitas impor.

Menyoal aktivitas impor, menurut Purbaya, penanganan masalah ini masih belum optimal sehingga menyisakan ruang untuk perbaikan.

Pemeriksaan pun dikatakan telah berjalan. Kementerian Keuangan telah menghitung nilai utang pajak yang perlu dibayar dan sudah mulai melakukan penagihan.

Selain mengejar perusahaan yang belum membayar kewajiban pajak, Purbaya juga turut meninjau pelaksanaan internal di Kementerian Keuangan.

Pasalnya, perusahaan yang berhasil lolos tidak memenuhi kewajiban perpajakan mereka telah berlangsung selama bertahun-tahun. Artinya, ada pegawai internal yang kemungkinan turut terlibat dalam praktik ini.

“Fakta bahwa ada perusahaan seperti itu puluhan tahun beroperasi dan nggak ketahuan, berarti ada yang main memang,” ujarnya.

Dia mengaku telah mengantongi sejumlah nama pegawai yang berpotensi melakukan penyelewengan pada jalur tersebut. Ia berencana memberikan sanksi kepada pegawai terkait bila terbukti melakukan pelanggaran, dengan salah satu opsi berupa pemecatan.

“Iya, dalam waktu dekat (dirumahkan),” tutur Purbaya. (ANT/KN)

Dua Mantan Pejabat LPEI Bantah Terlibat Korupsi, Minta Dibebaskan

0
Empat terdakwa kasus korupsi LPEI dalam sidang pembacaan nota pembelaan (pleidoi) di Pengadilan Tipikor pada PN Jakpus, Jumat (28/8/2026). (ANTARA/Agatha Olivia Victoria)

JAKARTA – Dua mantan pejabat Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), Andi Maulana Adjie dan Intan Apriadi, meminta dibebaskan dari perkara dugaan korupsi pembiayaan ekspor nasional LPEI periode 2015–2020.

Advokat Andi dan Intan, Kores Tambunan, dalam nota pembelaan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2026), membantah kliennya terlibat tindak pidana korupsi.

“Fakta di persidangan menunjukkan bahwa proses pengusulan pembiayaan untuk PT Tebo Indah (TI) telah melalui telaah analisis yang cermat,” kata Kores saat membacakan nota pembelaan (pleidoi).

Menurut Kores, berdasarkan profil usaha dan perhitungan teknis, PT TI saat itu layak untuk diusulkan memperoleh fasilitas pembiayaan dari LPEI.

Ia mengatakan Andi dan Intan telah menjalankan tugas sebagai pengusul pembiayaan secara benar dan sesuai ketentuan dalam pencairan pembiayaan senilai Rp263 miliar pada 2016.

Kores mengatakan studi kelayakan pengembangan perkebunan kelapa sawit serta pembangunan pabrik berkapasitas 30 ton tandan buah segar (TBS) per jam milik PT TI telah dilakukan.

Menurut dia, proses tersebut juga mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dalam pemberian pembiayaan.

Kores membantah Andi dan Intan menerima sesuatu atau membuat kesepakatan tertentu untuk memperlancar pencairan pembiayaan kepada PT TI dan PT Pratama Agro Sawit (PAS).

Ia menilai tidak terdapat bukti yang menunjukkan kedua kliennya memperoleh keuntungan pribadi dari proses pembiayaan tersebut.

Kores juga mempertanyakan pemenuhan unsur kerugian keuangan negara karena kewajiban pembayaran cicilan oleh PT TI dan PT PAS hingga kini masih dilakukan.

Permohonan agar dibebaskan dari tuntutan juga disampaikan tim advokat untuk dua terdakwa lainnya, yakni Gamaginta dan Komaruzzaman.

Dalam perkara tersebut terdapat delapan terdakwa yang dituntut pidana penjara antara 8 tahun 6 bulan hingga 13 tahun.

Enam terdakwa dituntut masing-masing 8 tahun 6 bulan penjara, yakni Andi Maulana Adjie, Intan Apriadi, Komaruzzaman, Gamaginta, Dwi Wahyudi, dan Ryan Wahyudi.

Andi merupakan Kepala Departemen Divisi Pembiayaan Syariah LPEI periode 2011–2017. Intan menjabat Kepala Departemen Divisi Pembiayaan Syariah I LPEI periode 2007–2016.

Komaruzzaman menjabat Kepala Departemen Divisi Pembiayaan Syariah II LPEI periode 2011–2016, sedangkan Gamaginta merupakan Kepala Departemen Divisi Pembiayaan Syariah I LPEI periode 2017–2018.

Dwi Wahyudi merupakan Direktur Pelaksana I LPEI periode 2009–2018, sedangkan Ryan Wahyudi menjabat Relation Manager Pembiayaan Syariah I pada Departemen Pembiayaan Syariah I Divisi Pembiayaan Syariah LPEI periode 2015–2018.

Sementara itu, pemilik manfaat PT TI dan PT PAS Handoko Limaho dituntut pidana penjara selama 11 tahun, sedangkan Direktur PT TI Liu Raymond dituntut 13 tahun penjara.

Kedelapan terdakwa juga dituntut membayar denda masing-masing Rp1 miliar dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti pidana penjara selama 190 hari.

Khusus Handoko dan Liu, jaksa menuntut pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti masing-masing Rp346,47 miliar dan Rp646,35 miliar.

Apabila uang pengganti tersebut tidak dibayar, Handoko dituntut pidana pengganti selama 5 tahun 6 bulan penjara, sedangkan Liu selama 6 tahun 6 bulan.

Perkara tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi pembiayaan ekspor nasional LPEI yang mengakibatkan kerugian keuangan negara sekitar Rp992,82 miliar.

Para terdakwa didakwa turut serta melakukan sejumlah tindak pidana yang saling berhubungan sehingga dipandang sebagai satu perbuatan berlanjut secara melawan hukum dan memperkaya Handoko Limaho serta Liu Raymond.

Perbuatan tersebut bermula ketika Handoko dan Liu mengajukan fasilitas pembiayaan menggunakan dokumen studi kelayakan dan laporan penilaian aset dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) yang mencantumkan luas lahan tertanam kelapa sawit tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Handoko dan Liu juga didakwa menggunakan dokumen akta fidusia persediaan dan piutang usaha yang tidak sesuai dengan laporan keuangan yang telah diaudit serta mengajukan pencairan fasilitas pembiayaan menggunakan dokumen pendukung berupa tagihan dan kontrak fiktif.

Atas perbuatannya, kedelapan terdakwa didakwa melanggar Pasal 603 atau Pasal 604 juncto Pasal 20 huruf c KUHP Nasional juncto Pasal 8 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001. (ANT/KN)

Polisi Tangani 152 Anak dan Perempuan Terkait Aksi Massa di DPR

0
Direktur Reserse PPA-TPPO Kombes Pol Rita Wulandari Wibowo (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (28/8/2026). ANTARA/Ilham Kausar.

JAKARTA – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (PPA-TPPO) mengamankan 152 orang yang terdiri dari 149 anak laki-laki dan tiga perempuan dewasa terkait penanganan aksi massa pada Kamis (27/8/2026).

​Direktur Reserse PPA-TPPO Kombes Pol Rita Wulandari Wibowo mengatakan penanganan itu merupakan bagian dari upaya pencegahan dan evaluasi berkala terhadap potensi gangguan ketertiban yang melibatkan masyarakat dan anak di bawah umur.

​Dari hasil identifikasi awal terhadap 152 orang tersebut, sebanyak 123 orang terdaftar sebagai pelajar aktif, sementara 25 orang lainnya tidak bersekolah.

​”Dari keseluruhan yang diamankan, kami telah memulangkan 141 orang. Saat ini, masih ada lima anak yang menunggu dijemput orang tuanya, dua orang sedang dalam pemeriksaan, serta ada penyerahan baru yang sedang kami dalami,” kata Rita dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

​Terkait lima anak yang diproses hukum atau ditetapkan sebagai Anak yang Berkonflik dengan Hukum (ABH), pihak kepolisian telah menerbitkan Laporan Polisi (LP) setelah menemukan bukti niat dan persiapan aksi berbahaya.

“Petugas menyita sejumlah barang bukti dari tangan para pelaku, di antaranya bahan bakar bensin yang telah dicampur dengan buah Bintaro kering. Campuran tersebut dirancang siap dibakar dan dilemparkan ke tengah-tengah kerumunan massa, serta alat bukti penyerangan lainnya,” ungkap Rita.

​Dalam menjalankan proses hukum, penanganan kasus tersebut dilakukan melalui kolaborasi lintas instansi bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum, Kementerian Sosial, UPT PPA Provinsi DKI Jakarta, serta Balai Pemasyarakatan (Bapas) Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham.

​Selama proses pemeriksaan, anak berstatus saksi maupun terduga pelaku mendapatkan pendampingan dari Pekerja Sosial (Peksos) profesional dan Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas yang menyusun Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) sebagai bahan pertimbangan putusan.

​Seluruh prosedur dipastikan mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) yang mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak.

​”Penanganan ini adalah tanggung jawab kita bersama, bukan kepolisian saja. Kami mengedepankan perlindungan, pendampingan, keadilan restoratif, serta menjaga hak martabat, pendidikan, dan masa depan anak,” tegas Rita.

​Kepolisian juga mengimbau masyarakat dan para orang tua agar meningkatkan pengawasan sehingga anak-anak tidak mudah terprovokasi atau dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab, sekaligus mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan ekosistem yang aman bagi generasi muda.  (ANT/KN)

Banjir Parigi Moutong Rendam 4 Desa, 157 KK Terdampak

0
Banjir menerjang empat desa di Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong akibat luapan siar sungai yang dipicu hujan lebat mengguyur wilayah tersebut, Jumat (28/8/2026). (ANTARA/HO-BPBD Parigi Moutong)

PALU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sekitar 157 kepala keluarga (KK) terdampak banjir di empat desa Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah.

“Banjir terjadi akibat luapan air sungai dipicu hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Parigi Moutong Moh Rivai dihubungi dari Palu, Jumat (28/8/2026).

Ia mengemukakan bencana hidrometeorologi Desa Laemanta dengan jumlah terdampak 34 KK, Desa Laemanta Utara 50 KK, Desa Labuan Donggulu 73 KK total 157 sedangkan Desa Peningka tidak ada warga terdampak hanya saja banjir merusak infrastruktur jembatan.

Akibatnya jenis kendaraan melintas di jalur Trans Sulawesi dibatasi, karena kondisi jembatan tidak memungkinkan dilewati kendaraan dengan muatan berat.

“Hasil asesmen tim reaksi cepat (TRC) BPBD di lapangan, banjir sudah surut dan tidak ada warga mengungsi. Warga lebih memilih bertahan di rumah, situasi terkini kendaraan masih mengantre di jalur Trans Sulawesi di Kasimbar,” ujarnya.

Dilaporkan hingga Jumat (28/8) malam alat berat juga masih melakukan pembersihan material longsor di jalur Trans Sulawesi. Bencana hidrometeorologi menimbulkan enam titik longsor yang menutupi badan jalan.

“Kami masih menunggu perkembangan data dari tim di lapangan, karena ada laporan kami terima sejumlah rumah warga di Desa Labuan Donggulu mengalami rusak ringan akibat dampak banjir,” ucap Rivai.

Khusus pembersihan material lumpur, kata dia, BPBD dibantu alat berat Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah, bersama TNI/Polri.

Saat ini normalisasi sungai dan pembersihan drainase tersumbat lumpur serta potongan kayu menjadi kebutuhan mendesak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong sedang mengupayakan alat berat jenis ekskavator untuk kegiatan penanganan lanjutan.

“Saat ini penanganan banjir bandang di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara juga sedang berjalan. Kami berkomitmen menyelesaikan penanganan dampak bencana hidrometeorologi bersama relawan dan para pihak lainnya,” kata dia. (ANT/KN)

Aksi di Depan DPR Ricuh, Polda Metro Jaya Data Kerusakan Fasilitas

0

Pembaca Setia Koran Nusantara!

Ingin tahu kabar terkini dari Koran Digital Koran Nusantara?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper lengkap
https://koran.koranusantara.com/

📱 Versi Mobile
https://digital.koranusantara.com/kn28agt2026/mobile/

Kemarau Tekan Bendungan Benanga, Pasokan Air Baku Samarinda Terancam

0
Kondisi Bendungan Benanga, Samarinda, Kamis (27/8/2026). Tinggi muka air turun menjadi 7,10 meter akibat kemarau berkepanjangan. (Abdi/Media Kaltim)

SAMARINDA – Samarinda berpacu dengan kemarau. Tinggi muka air Bendungan Benanga kini turun menjadi 7,10 meter. Jika hujan di kawasan hulu tidak turun dalam 10–14 hari ke depan, pasokan air baku yang menopang pelayanan air bersih di sejumlah kawasan kota terancam semakin kritis.

Kondisi di lapangan menunjukkan penyusutan cukup tajam. Debit limpasan di mercu bendung telah menyentuh nol sentimeter. Di sejumlah titik tampungan, ketebalan air bahkan hanya sekitar 0,5–1 meter di atas endapan lumpur.

Pengelola Unit Pengelola Bendungan (UPB) Benanga Ahmad Fauzan mengatakan pasokan yang tersisa kini diprioritaskan untuk kebutuhan air baku.

“Kita fokuskan untuk air baku, lebih kita utamakan,” kata Fauzan di Bendungan Benanga.

Tinggi muka air 7,10 meter tersebut sudah berada di bawah kisaran normal pelimpasan 7,20–7,70 meter. Penurunan belum menghentikan pengambilan air baku secara keseluruhan, tetapi volume air di tubuh bendungan terus berkurang.

“Kapasitas air di tubuh bendungan sudah mengalami berkurang,” ujarnya.

Situasi dikhawatirkan semakin berat apabila tidak ada hujan signifikan di daerah tangkapan air selama 10–14 hari ke depan. Kondisi tersebut membuat pengelola memperketat penggunaan air yang masih tersedia.

Fauzan mengingatkan pintu penahan tidak boleh dibuka karena air yang tersimpan kini menjadi cadangan penting untuk menjaga kebutuhan air baku.

“Jangan sampai pintu penahan ini dibuka,” tegasnya.

Bendungan Benanga memiliki peran penting dalam menopang pasokan air baku untuk instalasi pengolahan air yang melayani sejumlah wilayah Samarinda.

Kawasan yang bergantung pada sistem tersebut antara lain Samarinda Utara, Sungai Pinang, Samarinda Ilir hingga Samarinda Kota. Jangkauannya mencakup Bengkuring, Lempake, Kebon Agung, Pemuda, Lambung Mangkurat hingga sekitar Lembuswana.

Pengelola juga tidak memiliki sumber cadangan lain dalam kapasitas memadai. Tambahan air masih bergantung pada aliran dari kawasan hulu Pampang, Tanah Merah dan Sungai Siring.

Untuk mempertahankan cadangan, pintu penguras bendungan kini ditutup total. Pasokan untuk irigasi pertanian di kawasan hilir seperti Muang Hilir dan Betapus juga dikurangi.

Bukaan irigasi yang normalnya 10 sentimeter dipangkas menjadi 5 sentimeter sesuai instruksi Balai Wilayah Sungai (BWS).

“Instruksi dari BWS supaya irigasi dikurangi,” kata Fauzan.

Penyusutan debit juga menimbulkan persoalan baru di bagian hilir. Minimnya aliran membuat limbah cair dari tiga industri rumahan tahu di sekitar kawasan tidak terbawa arus.

Limbah mengendap di tanah dan bagian sungai yang mengering hingga menimbulkan aroma tidak sedap di lingkungan sekitar.

“Limbah langsung ke sungai dampaknya ngeri, aromanya menyebar,” ujar Fauzan.

UPB Benanga bersama kelurahan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas telah turun ke lokasi. Pemilik usaha tahu diminta segera membuat bak pengolahan limbah bersekat atau septic tank bertingkat agar limbah tidak langsung dibuang ke sungai.

Kondisi Bendungan Benanga kini sangat bergantung pada datangnya hujan di daerah hulu. Selama kemarau masih berlanjut, pengelola memilih menahan sebanyak mungkin air yang tersisa dan memprioritaskannya untuk kebutuhan air baku masyarakat. (MK)

Pewarta: Abdi
Editor: Agus S.

Jonatan Christie Nomor 1 Dunia, Momen Besarnya Datang saat Hadir di Bayan Open Balikpapan

0
Jonatan Christie dikerumuni atlet muda saat menghadiri rangkaian Bayan Open 2026 di BSCC Dome Balikpapan, Selasa (25/8/2026). Pada hari yang sama, BWF resmi menempatkannya sebagai tunggal putra nomor satu dunia. (Insan/Media Kaltim)

BALIKPAPAN – Jonatan Christie akhirnya mencapai puncak tertinggi kariernya. Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) resmi menempatkan pebulu tangkis Indonesia yang akrab disapa Jojo itu sebagai tunggal putra nomor satu dunia dalam daftar terbaru, Selasa (25/8/2026).

Jonatan naik dua tingkat dari posisi ketiga dengan mengoleksi 87.631 poin. Ia unggul tipis atas Christo Popov asal Prancis yang mengumpulkan 87.002 poin.

Selisih keduanya hanya 629 poin.

Pencapaian tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang Indonesia di sektor tunggal putra. Terakhir kali pemain Indonesia berada di puncak ranking dunia adalah Taufik Hidayat pada 2000.

Artinya, sekitar 26 tahun Indonesia menunggu sebelum kembali memiliki tunggal putra nomor satu dunia.

Menariknya, status baru itu datang ketika Jonatan berada di Balikpapan. Ia menghadiri rangkaian Bayan Open 2026 di BSCC Dome, Selasa (25/8/2026).

Bersama Hendra Setiawan, Jonatan memberikan coaching clinic dan tampil dalam laga eksibisi. Kehadirannya langsung menyedot perhatian atlet-atlet muda yang mengikuti turnamen.

Sisi lapangan dipenuhi peserta yang ingin melihat dari dekat. Sebagian meneriakkan nama Jojo, sementara lainnya berebut kesempatan berfoto bersama.

Pencapaian ke posisi satu dunia datang setelah Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India.

Hasil Jonatan di turnamen tersebut sebenarnya jauh dari harapan. Langkahnya terhenti di babak 16 besar setelah kalah dari Rasmus Gemke asal Denmark melalui tiga gim, 21-11, 13-21, 18-21.

“Sangat kecewa pastinya karena saya datang ke sini dengan harapan yang besar serta fokus yang sudah bagus juga. Tapi ya di akhirnya memang harus menerima ini hasilnya,” kata Jonatan seusai pertandingan, dikutip dari keterangan resmi PBSI.

Kekalahan itu tidak menutup jalannya menuju puncak ranking. Hasil para pesaing membuat susunan papan atas berubah.

Christo Popov kini berada di posisi kedua dengan 87.002 poin. Kunlavut Vitidsarn asal Thailand menempel di posisi ketiga dengan 86.915 poin.

Chou Tien Chen menempati peringkat keempat dengan 86.580 poin, disusul Anders Antonsen dengan 85.405 poin.

Shi Yu Qi yang sebelumnya menempati posisi pertama turun ke urutan keenam dengan 84.705 poin.

Posisi Jonatan belum sepenuhnya aman. Jarak dengan tiga pemain di bawahnya sangat tipis sehingga hasil turnamen berikutnya berpotensi kembali mengubah puncak ranking.

Jonatan hanya unggul 629 poin dari Popov, 716 poin dari Kunlavut, dan 1.051 poin dari Chou Tien Chen.

Peringkat satu dunia melengkapi perjalanan panjang Jonatan di level elite. Ia pernah meraih emas tunggal putra Asian Games 2018 di Jakarta dan menjadi bagian tim Indonesia yang menjuarai Piala Thomas 2020.

Pada 2024, ia juga menjuarai All England setelah mengalahkan Anthony Sinisuka Ginting di final.

Namun posisi nomor satu dunia belum pernah diraih sebelumnya. Peringkat terbaik Jonatan adalah nomor dua dunia pada 31 Januari 2023 setelah menjuarai Indonesia Masters.

Lebih dari tiga tahun kemudian, satu tingkat terakhir itu akhirnya berhasil dicapai.

Daftar 10 besar tunggal putra BWF per 25 Agustus 2026:

1. Jonatan Christie (Indonesia) – 87.631 poin
2. Christo Popov (Prancis) – 87.002 poin
3. Kunlavut Vitidsarn (Thailand) – 86.915 poin
4. Chou Tien Chen (Taiwan) – 86.580 poin
5. Anders Antonsen (Denmark) – 85.405 poin
6. Shi Yu Qi (China) – 84.705 poin
7. Alex Lanier (Prancis) – 78.715 poin
8. Kodai Naraoka (Jepang) – 76.530 poin
9. Victor Lai (Kanada) – 76.465 poin
10. Li Shi Feng (China) – 71.683 poin

Tantangan berikutnya adalah mempertahankan posisi itu. Dengan jarak poin yang sangat tipis, setiap turnamen setelah ini akan sangat menentukan siapa yang bertahan di puncak tunggal putra dunia. (ant/MK)

Editor: Agus S