Beranda blog Halaman 575

Anggota DPRD Kaltim Minta Pemda Kaltim Adakan Nobar Timnas

SAMARINDA – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Andi Muhammad Afif Rayhan, menyerukan kepada pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi untuk menyediakan fasilitas nonton bareng (nobar) bagi masyarakat yang ingin mendukung Timnas Indonesia.

Permintaan ini disampaikan menjelang pertandingan besar antara Indonesia dan Arab Saudi di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Timnas Indonesia dijadwalkan akan menghadapi Arab Saudi di stadion yang sama pada Selasa (19/11/2024).

Menurut Afif, dukungan dari masyarakat sangat penting untuk membangkitkan semangat para pemain Timnas.

“Kita harus mendukung Indonesia dalam segala bentuk, termasuk sepak bola. Ada yang berpendapat bahwa pemain kita adalah pemain luar, namun mereka tetap memiliki darah Indonesia. Apa yang telah dilakukan oleh Pak Erick Thohir dan Shin Tae-yong harus kita dukung penuh demi kemajuan sepak bola Indonesia,” ujarnya.

Afif juga meminta agar PLT Wali Kota Samarinda dan PJ Gubernur Kalimantan Timur bisa menyediakan lebih banyak lokasi nobar, seperti di taman-taman kota yang tersebar di Kaltim.

“Banyak tempat yang bisa dimanfaatkan untuk nobar, seperti Taman Bebaya, Teras Samarinda, dan berbagai tempat publik lainnya. Semoga dengan adanya nobar di berbagai tempat ini, semangat masyarakat untuk mendukung Timnas bisa semakin membara,” harapnya. (Adv)

Penulis: Hanafi

Kampanye Akbar Rudy Mas’ud dan Seno Aji di Stadion Aji Imbut Disambut Ratusan Ribu Pendukung

0

TENGGARONG – Ratusan ribu masyarakat dari berbagai penjuru Kutai Kartanegara memadati Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, pada Jumat (15/11/2024) sore hari untuk mengikuti kampanye akbar pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur nomor urut 2, Rudy Mas’ud dan Seno Aji.

Antusiasme warga yang membanjiri stadion mencerminkan tingginya dukungan terhadap pasangan ini dalam menghadapi Pemilihan Gubernur Kaltim pada 27 November 2024 mendatang.

Para pendukung 02 ini juga dihibur artis ibu kota Denny Caknan dan Wika Salim.

Hasanuddin Mas’ud, Ketua Tim Pemenangan, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat di acara tersebut menjadi bukti kuat dukungan untuk pasangan nomor urut 02.

“Alhamdulillah, acara ini sukses besar. Jumlah massa yang hadir bahkan melebihi target, ini menjadi indikator positif bahwa suara masyarakat akan berpihak pada kami,” ujarnya.

Hasanuddin optimistis pasangan Rudy Mas’ud dan Seno Aji dapat memperoleh lebih dari 50% suara di wilayah Kalimantan Timur, khususnya di Kutai Kartanegara.

“Survei menunjukkan elektabilitas kami terus meningkat. Di Kukar, kami memproyeksikan perolehan suara hingga 60%,” jelasnya.

Rudy Mas’ud, dalam kesempatan itu juga menegaskan komitmen pasangan tersebut untuk membawa perubahan positif di Kalimantan Timur.

“Kami ingin memastikan pembangunan di Kalimantan Timur berjalan dengan akselerasi yang baik. Dengan dukungan masyarakat, kami optimistis bisa mencapai target ini,” katanya.

Selain kampanye di Kukar, tim pemenangan juga merencanakan kegiatan serupa di Samarinda pada 23 November mendatang.

Kampanye tersebut akan menjadi salah satu upaya penting menjelang hari pemilihan.

“Kami terus berdoa dan berikhtiar agar hasilnya maksimal. Dukungan masyarakat yang begitu besar menjadi motivasi bagi kami,” tambah Rudy.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menjaga keunggulan elektabilitas pasangan nomor urut 02 di Kalimantan Timur.

Berdasarkan survei internal tim, pasangan ini saat ini berada di angka 54,7% secara keseluruhan.

Dengan strategi kampanye yang matang dan dukungan besar dari masyarakat, pasangan Rudy Mas’ud dan Seno Aji optimistis mampu memenangkan kontestasi pemilihan gubernur tahun ini. (Han)

Penulis: Hanafi

Mimpi Darlis Pattalongi: Kurikulum yang Memahami Kebutuhan Siswa

Di tengah hiruk-pikuk aktivitas salah seorang anggota DPRD Kalimantan Timur, Darlis Pattalongi, menyuarakan pandangan yang berbeda. Ia tidak berbicara soal proyek infrastruktur atau anggaran daerah, melainkan tentang hal yang lebih mendasar: pendidikan. Baginya, pendidikan adalah kunci perubahan, tetapi sistem yang ada saat ini masih memiliki banyak kelemahan.

“Tidak semua siswa sama. Ada yang punya potensi besar, tetapi terkendala masalah tertentu. Ini yang harus diidentifikasi sedini mungkin,” ujar Darlis penuh semangat setelah mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kaltim, Kamis (14/11/2024).

Pernyataannya mengungkap realitas pahit dunia pendidikan. Darlis menceritakan salah satu contoh yang mencengangkan: seorang siswa kelas 6 yang belum mengenal huruf, namun tetap bisa naik kelas. “Ini bukan sekadar kesalahan individu, tetapi cerminan kelemahan sistem evaluasi pendidikan kita,” tegasnya.

Bagi Darlis, ini bukan sekadar soal hasil belajar, melainkan juga tentang bagaimana sekolah memandang setiap siswa. Ia menekankan pentingnya pendekatan personal dalam pendidikan. “Kita tidak bisa menyamaratakan semua siswa. Ada yang membutuhkan perhatian khusus, dan ini tugas sekolah untuk mengenalinya,” katanya.

Menyuarakan Perubahan

Darlis percaya bahwa pendidikan yang ideal adalah pendidikan yang tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga peduli terhadap siswa sebagai individu. Setiap anak, menurutnya, memiliki potensi yang bisa dikembangkan jika lingkungan belajar mendukung. “Jika ada siswa yang mengalami kesulitan membaca atau keterampilan dasar lainnya, harus ada upaya khusus untuk membantu mereka,” jelasnya.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya deteksi dini terhadap siswa yang menghadapi kendala belajar, termasuk kemungkinan adanya gangguan mental atau kebutuhan khusus. “Gangguan ini harus segera ditangani, misalnya melalui terapi khusus, agar siswa tetap dapat belajar dan berkembang seperti anak-anak lainnya,” lanjut Darlis.

Harapan untuk Masa Depan

Darlis menyadari bahwa mengubah sistem pendidikan bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan kerja sama antara pemerintah, guru, dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang ideal. Namun, ia yakin bahwa perubahan ini mungkin dilakukan jika semua pihak memiliki visi yang sama.

“Pendidikan adalah hak semua anak, tanpa terkecuali. Kita tidak boleh membiarkan satu pun anak tertinggal karena sistem yang tidak adil atau tidak peka terhadap kebutuhan mereka,” tuturnya.

Baginya, mimpi tentang pendidikan yang lebih baik tidak hanya soal angka kelulusan atau prestasi akademik. Lebih dari itu, ini adalah tentang memberikan kesempatan kepada setiap anak untuk meraih masa depan yang lebih cerah.

“Kalau kita ingin menciptakan generasi yang hebat, kita harus mulai dari sekarang. Kita harus peduli, kita harus berani berubah,” tutup Darlis, dengan sorot mata penuh keyakinan.

Melalui pandangannya, Darlis Pattalongi berharap dapat menanamkan kesadaran kepada banyak pihak bahwa pendidikan bukan hanya tentang mengajarkan, tetapi juga memahami. Sebuah tantangan besar, tetapi bukan sesuatu yang mustahil untuk diwujudkan. (Adv)

Penulis: Hanafi

Progres Pembangauna Jembatan Sebulu Sudah 27%

TENGGARONG – Progres pembangunan Jembatan Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah mencapai 27%. Dijelaskan oleh Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, Linda Juniarti, bahwa progres ini mencakup tahap pengecoran, proses pemasangan tiang pemancangan dan pemasangan girder di area sungai.

“Pemancangan di sungai menjadi target utama tahun ini, sementara pemancangan di area pendekat dari sisi Sirbaya dan Sebulu Modern telah selesai,” jelas Linda, Jumat (15/11/2024).

Meski ada beberapa kendala, Linda memastikan pihaknya tetap memantau dan berkomitmen untuk menyelesaikan proyek sesuai target. Tahapan yang ditargetkan selesai tahun ini mencakup pemasangan pondasi bor pile, tiang pancang baja di darat dan sungai. Kemudian pembangunan jalan pendekat di sisi Sirbaya sepanjang 108 meter, serta jembatan bentang utama sepanjang 100 meter.

Pembangunan jembatan ini akan berlanjut pada 2025 dengan fokus pada bentang tengah di sungai dan penyelesaian jalan pendekat serta bentang tepi di Sebulu Modern. Linda menegaskan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk memastikan proyek ini berjalan lancar.

“Kami berupaya mempercepat proses dari semua pihak terkait agar proyek ini selesai sesuai rencana,” tutupnya. (Yudi/Adv)

Kecamatan Tenggarong Seberang Dorong Modernisasi Pertanian

TENGGARONG SEBERANG – Pemerintah Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupten Kutai Kartanegara (Kukar) mengambil langkah proaktif dalam menghadapi tantangan modernisasi pertanian. Salah satunya adalah dengan memudahkan cara petani dalammengolah lahan.

Camat Tenggarong Seberang, Tego Yuwono, mengumumkan serangkaian inovasi di sektor pertanian untuk menjawab kendala utama yang dihadapi petani, seperti akses bahan bakar dan distribusi pupuk bersubsidi.

“Kami telah menangani kendala yang sering ditemui petani, seperti aturan di SPBU yang melarang pembelian BBM menggunakan jerigen. Masalah ini sudah kami atasi,” ujar Tego Yuwono, Jumat (15/11/2023).

Tidak hanya itu pihaknya juga memperbaiki distribusi pupuk bersubsidi agar lebih mudah diakses petani. Ia menyatakan bahwa pemerintah akan terus berinovasi untuk mendukung pertanian sebagai pilar ekonomi lokal. Dengan inisiatif ini, diharapkan sektor pertanian di Tenggarong Seberang dapat berkembang lebih maju.

Tidak hanya sampai di situ, Tego Yuwono juga menarik minat generasi muda, di wilayahnya meluncurkan program pembinaan petani millenial. Program ini bertujuan mengedukasi pemuda tentang pentingnya sektor pertanian dan melibatkan mereka dalam pelatihan langsung.

“Kami akan terus mengedukasi pemuda agar mereka memahami dan tertarik pada sektor pertanian,” tandasnya. (Yudi/Adv)

Pengelolaan Terpadu Wilayah Pesisir Kaltim Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

SAMARINDA – Potensi besar wilayah pesisir Kalimantan Timur, yang meliputi garis pantai, laut, dan pulau-pulau kecil, menjadi sorotan penting bagi DPRD Kaltim.

Anggota DPRD Kaltim, Husin Djufri, menyampaikan perlunya pengelolaan sumber daya alam di pesisir yang terpadu dan terarah agar manfaat ekonomi bisa dinikmati langsung oleh masyarakat pesisir.

Menurut Husin, wilayah pesisir Kaltim kaya akan keanekaragaman hayati dan memiliki peran signifikan bagi ekologi dan kehidupan sosial masyarakat.

Ia menekankan bahwa menjaga kelestarian habitat-habitat pesisir ini sangat penting agar sumber daya yang ada dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

“Wilayah pesisir memiliki peran sosio-ekologi yang esensial, baik bagi masyarakat setempat maupun lingkungan sekitarnya,” ujar Husin.

Ia juga menyoroti urgensi adanya payung hukum yang jelas untuk memastikan pengelolaan pesisir Kaltim dapat berlangsung dengan efisien dan berkelanjutan. Dengan perencanaan yang baik, Husin yakin wilayah pesisir bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Husin berharap pengelolaan terpadu ini akan memberikan dampak nyata dalam pengentasan kemiskinan di kalangan masyarakat pesisir.

“Pengembangan sistem pengelolaan yang menyeluruh akan mendukung pembangunan yang lebih merata di pesisir Kaltim,” tutupnya.

Penulis: Hanafi

DPRD Kaltim Siapkan Pembentukan Empat Pansus untuk Penguatan Kinerja 2024

SAMARINDA – Dalam upaya merancang agenda kerja yang lebih terarah, DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar rapat internal pada 12 November 2024. Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, dan dihadiri oleh sejumlah pimpinan DPRD, anggota fraksi, serta pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Sekretariat DPRD Kaltim.

Menurut Ekti Imanuel, rapat ini bertujuan menyusun strategi kerja DPRD dan membentuk panitia khusus (pansus) yang akan berfokus pada isu-isu prioritas. “Pembentukan pansus ini akan kami lakukan segera dalam waktu dekat,” ujar Ekti.

Empat pansus yang direncanakan meliputi Pansus Rencana Kerja DPRD, Pansus Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD, Pansus Pedoman Penyusunan Pokir DPRD, dan Pansus Kode Etik serta Tata Beracara DPRD. Keempat pansus ini akan dibentuk dengan komposisi 12 hingga 13 anggota, yang masing-masing memiliki tugas spesifik.

Rapat ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua II DPRD Kaltim Ananda Emira Moesi, Wakil Ketua III Yenni Eviliana, dan para ketua fraksi, termasuk Muhammad Husni Fahruddin (Golkar), Damayanti (PKB), Firnadi Ikhsan (PKS), serta Sigit Wibowo (PAN-Demokrat). Pejabat dari Sekretariat DPRD Kaltim, seperti Sekretaris DPRD Norhayati Usman dan sejumlah tenaga ahli, turut mendukung jalannya pembahasan.

Keempat pansus ini diharapkan mampu mengawal agenda DPRD tahun depan dengan lebih baik. Pansus Rencana Kerja DPRD, misalnya, akan berfokus pada pengembangan rencana tahunan DPRD yang mencakup target strategis dan kinerja, sementara Pansus Pokir DPRD diharapkan bisa menampung dan mengolah aspirasi masyarakat.

“Pansus Kode Etik dan Tata Beracara juga sangat penting agar DPRD senantiasa menjaga kredibilitas serta martabat lembaga,” tambah Ekti. (Adv)

Penulis: Hanafi

Camat Muara Muntai Ajak Warga Tingkatkan Partisipasi di Pilkada 2024

TENGGARONG – Menyambut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 serentak di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Camat Muara Muntai, Mulyadi, mengajak seluruh masyarakat menggunakan hak pilih mereka. Ia mengingatkan bahwa partisipasi pemilih di Kecamatan Muara Muntai pada pemilu sebelumnya masih tergolong rendah.

“Pada Pilkada 2020, tingkat partisipasi di Kecamatan Muara Muntai hanya mencapai 50-60 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang lebih dari 14.000 orang,” ungkap Mulyadi, Jumat (15/11/2024).

Untuk mendorong tingkah partisipasi masyarakat, Mulyadi menggerakkan Ketua Rukun Tetangga (RT) dan berkoordinasi dengan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk menyosialisasikan pentingnya hak pilih. Ia juga melibatkan pengurus masjid dan forum musala untuk mengumumkan kepada masyarakat pada hari pemungutan suara agar datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan menggunakan hak pilih mereka.

“Kami bekerja sama dengan pihak masjid dan musala untuk membuat pengumuman pada hari pemungutan suara, sehingga diharapkan warga terdorong untuk datang ke TPS,” jelasnya.

Mulyadi menekankan pentingnya setiap suara dalam menentukan arah pembangunan di wilayah tersebut. Ia berharap dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, tingkat partisipasi di Muara Muntai akan lebih baik.

“Satu suara sangat menentukan arah pembangunan daerah selama lima tahun ke depan. Masyarakat bebas memilih siapa pun, yang terpenting adalah hadir di TPS dan gunakan hak pilihnya,” tutupnya. (Yudi/Adv)

Pengelolaan Pasar Sanggam Adji Dilayas Diusulkan Dikelola Oleh Perusda Bhakti Praja

TANJUNG REDEB – Pengelolaan Pasar Sanggam Adji Dilayas (PASD) diusulkan untuk dikelola oleh salah satu Perusahaan Umum Daerah agar lebih berfokus pada kesejahteraan pasar tersebut.

Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota DPRD Berau, Elita Herlina. Dirinya mengusulkan Perusda Bhakti Praja untuk mengambil alih pengelolaan PSAD Kabupaten Berau. Mengingat Perusda Bhakti Praja bergelak diseluruh sektor.

Saat ini, Perusda Bhakti Praja masih bergerak di semua sektor dan belum konsentrasi dalam menjalankan satu usaha.

“Alasan pengajuan pengelolaan pasar yaitu karena Bhakti Praja bergerak di semua sektor, kemudian pasar ini sepertinya lebih baik bila dikelola oleh pihak ketiga,” ungkapnya.

Saat ini, lanjutnya, Perusda Bhakti Praja bergerak dalam bisnis usaha yang berkaitan dengan sektor pertanian, perikanan, pertambangan.

“Sementara ini kalau nggak salah ya masih CPO. Nah, kita juga diskusi kemarin kenapa tidak terkait dengan pengelolaan pasar saja,” tegasnya.

“Toh kalau di perkebunan kenapa CPO. Kenapa bukan pabrik mini atau pengelolaan minyak di bagian hilirisasinya,” sambungnya.

Diakui, usulan terkait pengelolaan PSAD itu juga sempat dibicarakan bersama dengan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau.

“Tetapi nanti akan ada diskusi-diskusi lagi. Karena, bagaimanapun juga namanya perusda pasti yang diharapkan punya kontribusi juga terhadap PAD,” bebernya.

Ke depan, tambah Elita, DPRD Berau akan selalu mengawasi berjalannya kegiatan Perusda Bhakti Praja. Apalagi dalam menjalankan bisnis usahanya ini terdapat penyertaan modal sejumlah Rp 1 miliar lebih.

“Progres Perusda Bhakti Praja selama setahun berjalan, belum ada pembahasan lebih detail, tetapi nanti akan dibahas dalam rapat kerja,” tutupnya. (ADV/KN)

Rudi Ingatkan Pemda Pemanfaatan Pajak dan Retribusi Pariwisata Untuk Menyonsong PAD Berau

TANJUNG REDEB – Anggota DPRD Berau, Rudi Parasian Mangunsong menyampaikan DPRD Berau telah memberikan saran kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk menaikkan Pendapat Asli Daerah (PAD) melalui Perda Pajak dan Retribusi Daerah beserta dengan payung hukumnya.

Diungkapkannya, DPRD Berau ingin melihat apakah penerapan dari Perda tersebut bisa dilaksanakan atau tidak. Sehingga, kedepan akan ada evaluasi berapa persen dari kenaikan pajak dan retribusi daerah terhadap PAD Berau.

“Jika stagnan saja berarti tidak bekerja,” tegasnya.

Selain itu, Polutikus Partai PDI-P tersebut menyebut untuk penarikan terhadap pajak dan retribusi pariwisata telah diterapkan di beberapa destinasi wisata di Kabupaten Berau.

Salah satu upayanya saat ini tengah berjalan pembangunan Dermaga Wisata Pulau Derawan yang bertujuan untuk menerapkan kunjungan wisata ke Pulau Derawan melalui satu pintu.

“Jika telah selesai pembangunannya, kedepan wisatawan yang berkunjung lagi bersandar langsung ke resortnya masing-masing. Tetapi melalui dermaga tersebut,” ujarnya.

Hal tersebut dilakukan untuk melakukan pendataan terhadap jumlah kunjungan wisata dan pendapatan dari pajak dan retribusi yang dipungut di Dermaga Wisata Pulau Derawan.

Artinya, jika kesepakatan terhadap penerapan satu pintu telah diterapkan. Pemilik resort di Pulau Derawan harus mematuhi kebijakan tersebut.

“Kita tidak mungkin menempatkan petugas di setiap resort untuk melakukan pendataan wisatawan,” jelasnya.

Kemudian, Dirinya menjelaskan tarif retribusi telah diatur diseluruh destinasi wisata di Kabupaten Berau. Termasuk, tarif terhadap golongan usia wisatawan yang berkunjung. Seperti Anak-anak, Pelajar dan Umum.

“Semua sudah kita atur tinggal bagaimana penerapannya bisa dilakukan atau tidak,” tutupnya. (ADV/KN)