Beranda blog Halaman 50

MPR RI Batalkan Final Ulang LCC Empat Pilar Kalbar

0

JAKARTA – Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI membatalkan final ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) karena ada pernyataan penolakan dari SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas.

Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Abraham Liyanto mengatakan bahwa kedua sekolah itu sepakat tidak perlu ada perlombaan ulang. Di samping itu, pembatalan itu juga sudah jadi kesepakatan seluruh fraksi di MPR RI.

“Hari ini kita rapat, tadi dengan pimpinan MPR lengkap, memutuskan bahwa kita mengikuti apa yang sudah disampaikan kedua sekolah ini,” kata Abraham di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Dia mengatakan bahwa MPR RI juga telah bertemu dengan SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas pada pekan lalu. Menurut dia, MPR RI pun menerima permintaan kedua sekolah itu dengan baik.
Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar Supratman menyampaikan bahwa siswi SMAN 1 Pontianak Josepha Alexandra yang menjadi pusat sorotan polemik LCC beberapa waktu lalu, akan menjadi Duta Lomba Cerdas Cermat MPR RI.

“Salah satu aspirasi teman-teman adik Josepha bisa menjadi duta LCC, besok dari Kesekjenan akan menyampaikan hal tersebut,” kata Abcandra.

Dia pun menyampaikan permohonan maaf atas nama MPR RI atas polemik LCC yang terjadi. Maka dari itu, dia mengajak seluruh masyarakat mendukung pelaksanaan LCC MPR RI ke depannya.

“Saya pikir kami akan mengundang juri yang sesuai aspirasi dari masyarakat Indonesia ataupun yang kompeten dari universitas atau pakar tata negara,” katanya.

Sebelumnya, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI memutuskan untuk menggelar ulang babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) pascapolemik kesalahan penilaian.

Polemik itu terjadi ketika tiga sekolah menengah atas (SMA) berlaga pada babak final LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Kalbar di Pontianak, yakni SMA Negeri 1 Pontianak, SMA Negeri 1 Sambas, dan SMA Negeri 1 Sanggau.

Lomba tersebut menjadi ramai diperbincangkan di media sosial karena terjadi kesalahan penilaian pada saat sesi pertanyaan rebutan.

Peserta sempat menyampaikan keberatan atas penilaian dewan juri. Namun, respons dewan juri, yakni Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR RI Dyastasita W.B. dan Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI Indri Wahyuni, disorot warganet. (ANT/KN)

Menkeu Purbaya Dijadwalkan Naik Haji pada 21 Mei 2026

0

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan dirinya berencana berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji pada Kamis (21/5), jika tidak ada halangan.

“Kamis (21/5), kalau nggak ada halangan,” ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Purbaya mengatakan dirinya telah melakukan persiapan ibadah haji sejak dua pekan terakhir.
Dia menyebut masih mempelajari doa-doa untuk pelaksanaan ibadah haji.

“Persiapan haji sudah dua minggu lalu, sudah belajar tapi doa-doanya, masih lupa juga,” ucapnya.
Purbaya juga mengatakan rencananya akan menjalankan ibadah haji selama 10 hari.

“10 hari,” ucapnya singkat.

Sebelumnya, Purbaya mengikuti rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri bidang ekonomi yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/5/2026) sore.

Pejabat lain yang mengikuti ratas tersebut yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, hingga Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Usai mengikuti ratas, Purbaya memastikan berbagai langkah terus diambil untuk membantu menstabilkan nilai tukar rupiah termasuk dengan terlibat lebih aktif di dalam pasar obligasi.

“Kita sudah masuk ke ‘bond market’ bertahap. Asing juga sudah masuk juga, jadi seharusnya ke depan, minggu-minggu ini akan lebih stabil,” kata Menkeu.

Rencananya pemerintah akan menjalankan skema Dana Stabilisasi Obligasi (Bond Stabilization Fund) dengan menggunakan anggaran yang tersedia.

Ketika ditanya lebih lanjut terkait jumlah dana yang akan masuk, Purbaya menyebut dirinya meminta Rp2 triliun setiap harinya masuk ke pasar obligasi.

“Kita masih punya beberapa tempat, itu kan hanya ‘cash management’ saja. Jadi tidak masalah,” jelas Purbaya ketika ditanya lebih lanjut mengenai asal dari dana yang akan masuk ke pasar obligasi tersebut.

Dia menyebut perputaran uang di pasar obligasi diproyeksikan dapat mendorong sentimen positif di pasar obligasi. Dengan sentimen positif, jelasnya, biasanya asing juga akan turut masuk ke pasar. (ANT/KN)

Perum Bulog Siap Ekspor Beras, Prabowo Minta Jangan Dijual Murah

0

JAKARTA – Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan siap menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengekspor beras Indonesia dengan harga bersaing demi menjaga kesejahteraan petani sekaligus meningkatkan perekonomian nasional.

“Kalau kami siap. Begitu ada perintah, kami siap akan melaksanakan perintah tersebut. Sesuai dengan arahan Bapak Presiden (Prabowo Subianto),” kata Rizal kepada ANTARA di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Sebelumnya, dalam peluncuran 1.061 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5), Presiden Prabowo Subianto sempat menyinggung langsung kesiapan Bulog menghadapi peluang ekspor beras Indonesia.

Di tengah pidatonya, Presiden tiba-tiba memanggil Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani yang berada di bawah panggung. Prabowo mengingatkan agar beras Indonesia tidak dijual terlalu murah saat masuk pasar ekspor.

“Dirut Bulog mana?” tanya Presiden. “Siap,” jawab Rizal singkat.

Prabowo kemudian melanjutkan pesannya kepada Bulog agar tetap menjaga nilai jual beras Indonesia demi kepentingan petani dalam negeri.

“Jangan jual terlalu murah ya,” kata Presiden. “Siap bapak,” jawab Rizal. “Jangan ngetok tapi jangan jual terlalu murah,” lanjut Prabowo.

Presiden menegaskan kondisi pangan global masih penuh ketidakpastian sehingga Indonesia harus tetap berhati-hati menjaga cadangan beras nasional sambil membuka peluang ekspor ke negara lain.

“Ingat, krisis bisa lama ini. Yang utama kita amankan rakyat kita dulu,” ujar Prabowo, yang kembali dijawab siap oleh Direktur Utama Bulog.

Presiden Prabowo mengungkapkan terdapat sejumlah negara mulai menjalin komunikasi dengan Indonesia untuk membeli beras di tengah situasi pangan global yang semakin tidak menentu. Permintaan datang dari berbagai negara, termasuk negara-negara tetangga di kawasan.

Menurut Presiden, beberapa negara yang sebelumnya merasa lebih kuat dalam urusan pangan kini justru mulai membuka komunikasi dengan Indonesia untuk meminta pasokan beras.

“Mereka-mereka yang lebih hebat dari kita. Yang menganggap dirinya lebih hebat dari kita. Tapi sekarang datang ke Indonesia minta boleh nggak kita beli beras?,” ujar Prabowo.

Ia mengatakan terdapat beberapa negara yang masih terlihat berhati-hati dan belum secara terbuka menyampaikan permintaan karena masih mencoba mencari pasokan dari negara lain.

Namun situasi berubah setelah India memutuskan menghentikan ekspor beras, jagung, dan gandum demi menjaga kebutuhan pangan domestiknya sendiri. Langkah itu kemudian diikuti Bangladesh yang juga menutup keran ekspor pangan.

“India tutup. Disusul oleh Bangladesh tutup. Akhirnya ada juga negara-negara yang akhirnya datang juga ke kita,” kata Presiden.

Meski demikian, Prabowo menegaskan Indonesia tetap akan membantu negara lain yang membutuhkan pangan. Namun ia meminta agar harga ekspor tetap menguntungkan petani dalam negeri dan tidak membuat petani menjadi pihak yang dirugikan.

“Saya bilang beri. Kalau mereka butuh kita harus bantu. Kita jual kepada mereka, tapi harganya ya yang oke lah. Jangan petani kita korban. Harga harus minimal untung dikit,” ujar Prabowo.

Mengenai hal itu, Dirut Bulog mengaku siap bergerak cepat dalam menjalankan penugasan pemerintah, termasuk dalam pengelolaan cadangan beras pemerintah hingga distribusi pangan nasional. Karena itu, setiap arahan yang diberikan akan segera dieksekusi.

“Kalau ada perintah kan segera kita eksekusi, segera kita tindaklanjuti,” katanya.

Meski demikian, Rizal mengaku hingga saat ini Bulog belum mengetahui secara pasti jumlah beras yang nantinya akan disiapkan untuk kebutuhan ekspor. Menurut dia, komunikasi terkait permintaan antarnegara dilakukan langsung pada level kepala negara.

“Kita belum tahu, berapa yang dimintain, kita kan belum tahu. Yang komunikasi beliau saya nggak tahu. Ini kan (komunikasi sesama) kepala negara,” ujar Rizal.

Perum Bulog hingga Sabtu (16/5), mengelola 5,32 juta ton stok cadangan beras pemerintah yang tersimpan di seluruh gudang perusahaan BUMN pangan tersebut.

Untuk ekspor beras, Bulog saat ini sedang tahap negosiasi harga dengan negara Malaysia. Rencana ekspor ke negara tetangga mencapai 200 ribu ton dengan nilai transaksi diperkirakan mencapai sekitar Rp2 triliun.

Rizal menyebut pihak Malaysia mengajukan harga di bawah Rp10.000 per kilogram (kg), sementara Bulog menginginkan harga yang lebih tinggi sesuai kualitas beras yang ditawarkan.

“Mereka menawar (harga) di bawah Rp10.000 per kg,” ujarnya.

Menurut dia, harga yang diajukan Indonesia berada pada kisaran Rp13.000 per kg hingga Rp14.000 per kg karena beras yang ditawarkan masuk kategori premium. (ANT/KN)

BPA Fair 2026 Resmi Dibuka, Ratusan Aset Rampasan Negara Siap Dilelang

0

JAKARTA — Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI resmi membuka gelaran BPA Fair 2026 pada Senin (18/5/2026). Kegiatan yang digelar di Kantor Badan Pemulihan Aset itu menjadi ajang lelang aset rampasan negara sekaligus bagian dari transformasi pengelolaan aset hasil tindak pidana.

Kepala BPA Kuntadi mengatakan BPA Fair tidak sekadar menjadi kegiatan lelang, tetapi juga simbol komitmen Kejaksaan dalam menghadirkan pengelolaan aset yang transparan dan akuntabel.

“Melalui pergelaran BPA Fair ini, masyarakat beserta seluruh pemangku kepentingan diajak untuk melihat secara langsung alur transparan pengurusan aset yang dikelola oleh negara. Penyelenggaraan BPA Fair ini didasari oleh tiga pilar utama yakni transparansi, integritas dan akselerasi penyelesaian aset,” ujar Kuntadi.

Dalam pelaksanaannya, BPA Fair 2026 menargetkan pelelangan 308 aset yang dibagi dalam 245 lot. Badan Pemulihan Aset menargetkan sedikitnya 75 persen aset dapat terjual guna memaksimalkan pemasukan negara dari barang rampasan.

Sejumlah aset bahkan telah mencatat hasil penjualan melampaui harga limit sejak rangkaian pra-acara dimulai pada April lalu. Salah satunya lelang tanah di Jatake, Kabupaten Tangerang, yang terjual Rp32,2 miliar dari harga awal Rp6,8 miliar.

Selain itu, lelang minyak mencatat nilai penjualan Rp914,5 miliar dari limit Rp879 miliar. Sementara aset tanah di Benoa, Bali, juga terjual di atas harga dasar.

Antusiasme publik terhadap BPA Fair 2026 disebut terus meningkat. Hingga saat ini, lebih dari 104 ribu orang tercatat mengakses situs resmi BPA Fair, sementara ribuan pengunjung telah mendaftar sebagai peserta maupun visitor acara.

Sekitar 400 peserta lelang juga telah menyetor uang jaminan sebagai syarat mengikuti pelelangan aset.

Kuntadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, termasuk jajaran Direktorat Jenderal Kekayaan Negara dan bank-bank Himbara yang terlibat dalam proses lelang.

“Partisipasi yang diberikan merupakan kontribusi nyata bagi negara, karena semakin banyak yang berpartisipasi, maka semakin banyak aset yang akan terjual dan semakin besar manfaat yang dikembalikan kepada negara,” katanya.

Ia berharap BPA Fair dapat menjadi titik awal transformasi pengelolaan barang rampasan negara agar lebih terbuka, profesional, dan memberi manfaat nyata bagi pemulihan keuangan negara. (Fajri/MK/KN)

Rupiah Kembali Terkapar ke Rp17.680, Pengamat Sentil Pernyataan Prabowo di Tengah Kepanikan Pasar

0

JAKARTA — Pengamat ekonomi dan mata uang Ibrahim Assuaibi menilai penguatan dolar Amerika Serikat dipicu meningkatnya ketidakpastian global akibat lonjakan harga minyak dan memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah.

Menurut Ibrahim, kondisi tersebut membuat pasar memperkirakan Federal Reserve masih akan mempertahankan suku bunga tinggi dalam waktu lebih lama.

“Penguatan dolar AS terjadi karena meningkatnya risiko inflasi yang didorong oleh tingginya harga minyak yang memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat mempertahankan suku bunga tinggi untuk waktu yang lebih lama,” ujar Ibrahim dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/5/2026).

Ia menjelaskan situasi global semakin memanas setelah muncul serangan drone di wilayah Uni Emirat Arab dan Arab Saudi, ditambah belum adanya tanda penyelesaian konflik yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat.

“Serangan drone di UEA dan Arab Saudi serta retorika dari AS dan Iran menimbulkan kekhawatiran akan eskalasi konflik,” katanya.

Selain faktor eksternal, Ibrahim juga menyoroti pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut sebagian masyarakat desa tidak menggunakan dolar AS dalam aktivitas sehari-hari sehingga dampaknya dinilai tidak terlalu terasa.

Menurut Ibrahim, kondisi masyarakat desa saat ini sudah jauh lebih modern karena akses teknologi dan informasi semakin merata.

“Kondisi masyarakat di desa saat ini lebih pandai dibandingkan masyarakat kota karena teknologi sudah merata, sehingga salah kalau Prabowo mengatakan orang desa tidak mengenal dolar AS,” ujarnya.

Ia juga menilai pernyataan kepala negara seharusnya dipersiapkan lebih matang agar tidak memunculkan persepsi negatif di tengah kondisi pasar yang sensitif.

“Sangat disayangkan di sekitaran presiden terutama sekretaris kabinet tidak bisa mengarahkan pidato presiden sesuai dengan protokol yang sudah ada,” ucap Ibrahim.

Pada perdagangan Senin sore, nilai tukar rupiah ditutup melemah 83 poin ke level Rp17.680 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp17.597. Ibrahim memperkirakan rupiah masih akan bergerak fluktuatif dan berpotensi melemah di kisaran Rp17.680 hingga Rp17.750 per dolar AS pada perdagangan berikutnya. (Fajri/MK/KN)

Dayak Kenyah Tegaskan Pentingnya Komunikasi dalam Penggunaan Simbol Adat

0

BALIKPAPAN – Lembaga Adat Dayak Kenyah Kota Balikpapan menggelar kegiatan adat bertajuk “Katuk Adat Ngan Alaq Tawai” di Hotel The New Bena Kutai, Balikpapan, Senin (18/5/2026).

Kegiatan tersebut digelar untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai penggunaan barang adat, pakaian adat, aksesoris, hingga atribut adat Dayak Kenyah agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penggunaannya.

Acara turut dihadiri sejumlah tokoh adat Dayak, di antaranya Firminus Kunum, Viktor Juan, Gun Ingan, Abriantinus, serta Lampang Bilung.

Turut hadir pula perwakilan instansi pemerintah, sanggar seni, dan para sesepuh adat Dayak dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.

Dalam kegiatan tersebut, para tokoh adat menyampaikan wejangan mengenai filosofi adat, seni, dan budaya Dayak Kenyah yang menekankan keseimbangan hubungan manusia dengan alam serta Sang Pencipta.

Ketua Adat Dayak Kenyah Kota Balikpapan, Lampang Bilung menjelaskan bahwa “Katuk Adat Ngan Alaq Tawai” memiliki makna mendalam dalam tradisi Dayak Kenyah.

“‘Katuk’ artinya nasihat adat, ‘Ngan’ berarti dan, sedangkan ‘Alaq Tawai’ adalah orang yang pernah dinasihati atau dipulihkan kembali semangatnya. Ini tradisi adat Dayak Kenyah dalam memberikan nasihat serta penyelesaian persoalan secara arif dan bermartabat,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang edukasi terkait makna dan filosofi berbagai atribut adat, termasuk bentuk topi adat Dayak Kenyah agar tidak disalahgunakan atau dipahami secara keliru.

“Tadi kami memberikan pengetahuan mengenai makna beberapa bentuk topi adat Dayak Kenyah supaya tidak ada lagi informasi simpang siur. Semua harus dipahami dengan komunikasi yang baik,” katanya.

Ia menambahkan, dalam budaya Dayak Kenyah, nilai persaudaraan dan perdamaian menjadi prinsip utama dalam kehidupan masyarakat adat.

Karena itu, setiap prosesi penyambutan tamu yang menggunakan simbol adat seharusnya dikomunikasikan terlebih dahulu dengan pihak yang memahami adat istiadat Dayak Kenyah.

“Kami selalu membuka ruang diskusi supaya tidak terjadi kesalahan dalam penggunaan simbol adat, karena setiap atribut memiliki makna tersendiri,” tambahnya.

Dalam prosesi acara juga dilakukan penyerahan dua mandau dari pihak sanggar seni sebagai simbol persaudaraan dan hubungan baik antarsesama masyarakat adat.

“Mandau bukan sekadar senjata tradisional, tetapi simbol perekat hubungan persaudaraan dan jembatan hubungan baik,” tutup Lampang Bilung. (MK)

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S

Neni Apresiasi DPRD dalam Pembentukan Perda Strategis Daerah

0

BONTANG – DPRD Kota Bontang menggelar rapat kerja pembahasan delapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), terdiri atas enam usulan Pemerintah Kota Bontang dan dua Raperda inisiatif DPRD, Senin (18/5/2026).

Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Bontang, Sitti Yara. Dalam forum tersebut, Neni Moerniaeni menyampaikan pendapat pemerintah terhadap dua Raperda inisiatif DPRD, sementara enam fraksi DPRD memberikan pemandangan umum terhadap enam Raperda usulan pemerintah daerah.

Sitti Yara menjelaskan, enam Raperda usulan pemerintah daerah meliputi penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan, perubahan pengelolaan barang milik daerah, hingga penyertaan modal kepada PT Bontang Migas dan Energi.

Selain itu, terdapat pula Raperda tentang penyelenggaraan penanaman modal, pemberian insentif bagi pendidik swasta dan non-ASN, serta Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bontang Tahun 2026–2045.

Sementara DPRD Bontang menginisiasi dua Raperda, yakni tentang Kepemudaan dan Penanggulangan Bencana di Kawasan Industri.

“Agenda rapat kerja DPRD hari ini adalah pendapat Wali Kota Bontang terhadap dua Raperda inisiatif DPRD Kota Bontang dan pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Bontang terhadap enam Raperda inisiatif Pemerintah Kota Bontang,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Neni Moerniaeni mengapresiasi DPRD Bontang yang dinilai telah menjalankan fungsi pembentukan peraturan daerah dengan baik.

Menurutnya, terhadap dua Raperda inisiatif DPRD, Pemkot Bontang memberikan sejumlah masukan konstruktif agar materi aturan tetap selaras dengan kewenangan daerah dan ketentuan perundang-undangan nasional.

Khusus terkait Raperda Penanggulangan Bencana di Kawasan Industri, Neni meminta fokus pengaturan diarahkan pada kewajiban perusahaan industri sebelum maupun saat masa tanggap darurat.

“Diharapkan kerja sama antara Pemerintah Kota dan DPRD dalam pembentukan perda semakin berkualitas sehingga mampu menjadi landasan regulasi pelaksanaan pemerintahan daerah,” katanya.

Sementara dalam sesi pemandangan umum, enam fraksi DPRD secara bulat menyatakan dukungan terhadap enam Raperda usulan Pemkot Bontang.

Meski demikian, sejumlah catatan penting turut disampaikan fraksi-fraksi, di antaranya terkait penyediaan fasilitas ramah disabilitas dalam Raperda Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Selain itu, fraksi DPRD juga menyoroti pentingnya perlindungan kawasan pesisir dalam revisi RTRW Kota Bontang Tahun 2026–2045.

Pengembangan tata ruang wilayah ke depan juga diminta mampu menyesuaikan dinamika pembangunan Ibu Kota Nusantara mengingat posisi strategis Kota Bontang sebagai daerah penyangga kawasan tersebut.

Adapun fraksi yang menyampaikan pandangan umum yakni Fraksi Partai Golongan Karya, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Gerindra, Fraksi PKS Bersama NasDem, serta Fraksi Amanat Demokrat Bergelora. (MK)

Penulis: Dwi S
Editor: Agus S

PDIP Bontang Tunggu Keputusan Final Pengganti Almarhum H. Maming

0

BONTANG — Kekosongan kursi Wakil Ketua DPRD Kota Bontang yang ditinggalkan almarhum H. Maming mulai menemui titik terang. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Bontang kini disebut tinggal menunggu keputusan final Dewan Pimpinan Pusat (DPP) terkait kader yang akan mengisi posisi strategis tersebut.

Dua nama yang mencuat sebagai kandidat kuat yakni Joni Alla Padang dan Winardi. Keduanya diketahui telah mengikuti tahapan fit and proper test di tingkat pusat.

Joni Alla Padang membenarkan dirinya masuk dalam daftar usulan partai untuk menduduki jabatan Wakil Ketua DPRD Bontang. Ia menyebut seluruh tahapan internal partai telah dijalani dan kini tinggal menunggu keputusan resmi DPP.

“Proses di internal partai sudah berjalan, termasuk uji kelayakan di pusat. Sekarang kami tinggal menunggu keputusan resmi saja dari DPP,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

Penentuan pimpinan DPRD dari PDIP menjadi perhatian karena posisi Wakil Ketua DPRD dinilai memiliki pengaruh besar dalam dinamika politik parlemen daerah, mulai dari memimpin agenda rapat hingga pembahasan anggaran dan komunikasi politik dengan Pemerintah Kota Bontang.

Joni menegaskan keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan DPP PDIP. Menurutnya, partai memiliki pertimbangan tersendiri dalam menentukan figur yang dianggap paling tepat mengisi jabatan tersebut.

“Semua keputusan merupakan kewenangan partai. Kami sebagai kader siap menjalankan apa yang nantinya diputuskan,” tambahnya.

Sebelumnya, sempat beredar informasi bahwa calon pengganti almarhum H. Maming berasal dari peraih suara terbanyak berikutnya di daerah pemilihan Bontang Selatan. Namun hingga kini, proses tersebut masih menunggu persetujuan dari DPP partai.

Sejumlah faktor disebut menjadi bahan evaluasi internal, mulai dari rekam jejak kader, loyalitas partai, hingga kebutuhan organisasi politik ke depan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, DPP PDIP telah menggelar rapat pleno guna membahas dua agenda sekaligus, yakni penetapan PAW dan penunjukan Wakil Ketua DPRD Bontang. Hasil keputusan diperkirakan akan diumumkan dalam waktu dekat. (MK)

Penulis: Dwi S
Editor: Agus S

Ririn Sari Dewi Ajak Masyarakat Pertahankan Posisi Puncak

SAMARINDA — Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur mencatatkan capaian positif dalam ajang nasional API Awards 2026. Berdasarkan pembaruan klasemen sementara per 15 Mei 2026, kategori Promosi Digital yang diwakili akun Instagram resmi Dispar Kaltim, @dinaspariwisatakaltim, sementara berada di posisi teratas.

Dalam data live voting dashboard API Awards 2026, Dispar Kaltim memimpin dengan perolehan 43,12 persen suara. Raihan tersebut unggul cukup jauh dibanding pesaing terdekat, yakni akun TikTok @rdroneJambi dari Kabupaten Merangin dengan 21,83 persen suara, serta akun @dinaspariwisata_d_emak dari Kabupaten Demak yang meraih 20,75 persen.

Capaian sementara tersebut menjadi sinyal positif bagi Kalimantan Timur dalam mempertahankan dukungan publik pada ajang penghargaan pariwisata tingkat nasional itu.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, Ririn Sari Dewi mengatakan hasil sementara tersebut menjadi bukti dukungan masyarakat terhadap promosi pariwisata Kaltim yang selama ini terus digencarkan melalui platform digital.

“Alhamdulillah, posisi sementara ini menjadi penyemangat bagi kami. Tapi perjuangan belum selesai. Kami berharap masyarakat terus memberikan dukungan agar Kalimantan Timur bisa mempertahankan posisi terbaik hingga akhir masa voting,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

Hal senada disampaikan Sekretaris Dispar Kaltim, Restiawan Baihaqi. Ia menilai capaian tersebut menunjukkan strategi promosi digital daerah mulai mendapat perhatian positif dari publik nasional.

“Ini bukan hanya kemenangan Dispar, tetapi juga kemenangan masyarakat Kalimantan Timur yang ikut terlibat mempromosikan daerahnya sendiri,” katanya.

Ajang Anugerah Pesona Indonesia Awards 2026 sendiri merupakan penghargaan pariwisata tahunan berskala nasional yang memberikan apresiasi kepada destinasi, promosi, serta inovasi daerah di sektor pariwisata.

Selain kategori Promosi Digital, Kalimantan Timur juga mengirimkan sejumlah nominasi lain dalam API Awards 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat branding daerah di tingkat nasional.

Meski saat ini masih berada di posisi puncak klasemen sementara, proses pemungutan suara terus berlangsung. Dispar Kaltim kembali mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan agar Kalimantan Timur mampu mempertahankan keunggulan hingga pengumuman final nanti. (MK)

Penulis: Hanafi
Editor: Agus S

Sapi Kurban Presiden untuk Bontang Capai Berat 732,5 Kilogram

0

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang kembali menerima bantuan sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah tahun 2026.

Sapi bantuan tersebut berasal dari peternak lokal di wilayah Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan Perikanan dan Peternakan Kota Bontang, Riyono mengatakan sapi bantuan presiden tahun ini merupakan milik peternak bernama Sutopo.

“Untuk sapi bantuan presiden tahun ini berasal dari peternak Sutopo di wilayah Tanjung Laut Indah,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

Ia menjelaskan, sapi yang dipilih memiliki bobot mencapai 732,5 kilogram dan telah melalui proses pemeriksaan kesehatan serta penilaian sesuai kriteria yang ditetapkan pemerintah.

“Bobot sapi sekitar 732,5 kilogram,” katanya.

Terkait harga sapi, Riyono mengaku tidak mengetahui nominal pasti karena proses negosiasi dilakukan langsung oleh pihak Sekretariat Presiden dengan peternak.

“Kalau harga kurang tahu persis, karena orang Setpres yang langsung bernegosiasi dengan peternaknya,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk lokasi penyembelihan, sapi bantuan presiden tersebut direncanakan dipotong di Masjid Agung Al Hijrah saat pelaksanaan Iduladha mendatang.

“Lokasi pemotongan di Masjid Agung Al Hijrah dan tentunya akan dibagikan dengan masyarakat sekitar,” tutupnya.

Sebagai perbandingan, pada tahun lalu sapi bantuan presiden untuk Bontang memiliki bobot sekitar 650 kilogram. Tahun ini bobot hewan kurban tersebut meningkat cukup signifikan. Adapun harga sapi bantuan presiden tahun sebelumnya diperkirakan berkisar Rp75 juta. (MK)

Penulis: Syakurah
Editor: Agus S