Beranda blog Halaman 49

Kejari: Jika Ada Bukti Baru, Tentu Akan Kami Tindaklanjuti

0

PENAJAM PASER UTARA – Penanganan dugaan korupsi pengelolaan pendapatan jasa kepelabuhanan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Makmur Mandiri Desa Bumi Harapan terus berkembang.

Kejaksaan Negeri Penajam Paser Utara (Kejari PPU) bahkan membuka peluang munculnya tersangka baru dalam perkara yang ditaksir merugikan negara lebih dari Rp9 miliar tersebut.

Kasus itu kini dinilai tidak lagi sekadar persoalan administrasi pengelolaan BUMDes, melainkan mengarah pada dugaan praktik korupsi terstruktur yang melibatkan pengelolaan dana desa dan jasa kepelabuhanan selama periode 2022 hingga 2024.

Kepala Seksi Intelijen Kejari PPU, Eko Purwantono, menegaskan proses penyidikan masih terus berjalan dan terbuka terhadap kemungkinan pengembangan perkara.

“Proses ini masih terbuka. Jika dalam perkembangan ditemukan bukti baru, tentu akan kami tindaklanjuti sesuai ketentuan hukum,” ujar Eko dalam press rilis Kejari PPU, Senin (18/5/2026).

Pernyataan tersebut memperkuat dugaan bahwa penyidik masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang ikut menikmati maupun terlibat dalam aliran dana pengelolaan jasa kepelabuhanan BUMDes Makmur Mandiri.

Sejauh ini, Kejari PPU telah menetapkan tiga tersangka, yakni mantan Kepala Desa Bumi Harapan berinisial K, mantan Direktur BUMDes berinisial IL, serta mantan Kepala Seksi Kesejahteraan berinisial MF.

Dalam proses penyidikan, penyidik telah memeriksa sekitar 60 saksi termasuk saksi ahli serta melakukan penyitaan berbagai barang bukti.

Kejari PPU juga melakukan digital forensik terhadap perangkat elektronik milik para tersangka untuk menelusuri komunikasi maupun aliran transaksi keuangan.

“Barang bukti yang telah kita sita di antaranya uang tunai lebih dari Rp2 miliar, satu unit Mitsubishi Pajero, satu unit Honda Civic, hingga sebuah rumah di kawasan Balikpapan yang diduga berkaitan dengan hasil tindak pidana korupsi,” terang Eko.

Besarnya aset yang disita dinilai menunjukkan dugaan kuat bahwa perkara tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyalahgunaan administrasi desa, tetapi juga berpotensi mengarah pada dugaan pencucian uang melalui penguasaan aset pribadi.

Selain itu, Kejari PPU memastikan penanganan perkara tetap berjalan meski sempat diwarnai gugatan praperadilan dari pihak tersangka.

Sebelumnya, penetapan tersangka terhadap mantan Direktur BUMDes sempat dibatalkan melalui putusan praperadilan. Namun penyidik kembali menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka setelah memperoleh alat bukti baru.

Gugatan praperadilan terbaru pun akhirnya ditolak majelis hakim.

Dengan putusan tersebut, posisi hukum Kejari PPU dinilai semakin kuat untuk melanjutkan proses hingga tahap penuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Samarinda.

“Kita menargetkan pelimpahan perkara dilakukan pada Juni 2026 setelah berkas dinyatakan lengkap oleh penuntut umum,” tegasnya.

Kasus ini sekaligus menjadi sorotan terhadap lemahnya pengawasan pengelolaan BUMDes yang selama ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa.

Minimnya sistem kontrol dan pengawasan dinilai membuka celah penyimpangan, terlebih ketika usaha desa mulai mengelola sektor dengan nilai ekonomi besar seperti jasa kepelabuhanan.

“Apabila dalam perkembangan penyidikan ditemukan fakta baru, tidak menutup kemungkinan kasus ini akan berkembang lebih luas dan menyeret pihak-pihak lain yang selama ini belum tersentuh oleh proses hukum,” pungkas Eko. (MK)

Pewarta: Deddypz
Editor: Agus S

Dari Roti’O hingga Alfamidi, Bisnis Modern Mulai Serbu Sepaku

0

NUSANTARA – Aktivitas investasi dan geliat ekonomi di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan pertumbuhan. Tidak hanya pembangunan infrastruktur besar, sektor bisnis ritel dan komersial juga mulai berkembang di kawasan inti maupun wilayah penyangga terdekat.

Otorita IKN mencatat hingga saat ini sudah terdapat 75 Perjanjian Kerja Sama (PKS) investasi yang dikemas untuk pembangunan Nusantara.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 11 PKS berasal dari investor asing yang melibatkan delapan perusahaan dari enam negara, yakni Korea Selatan, Tiongkok, Uni Emirat Arab, Rusia, Malaysia, dan Singapura.

Sementara 64 kerja sama lainnya berasal dari pelaku usaha domestik.

Pertumbuhan investasi itu mulai terlihat melalui hadirnya berbagai fasilitas komersial hingga meningkatnya aktivitas ekonomi di sekitar kawasan IKN.

Salah satu yang terbaru yakni hadirnya brand roti nasional Roti’O di kawasan inti Nusantara.

Gerai milik PT Sebastian Citra Indonesia tersebut mulai mencoba pasar baru di kawasan IKN setelah sebelumnya berkembang di Balikpapan dan Penajam Paser Utara.

Kepala Toko Roti’O, Harfi, mengatakan antusiasme masyarakat cukup tinggi sejak awal pembukaan.

“Kalau di sini mungkin akan ramai, apalagi kemungkinan untuk orang-orang liburan segala macam bakal ke sini. Ke depannya mungkin makin ramai,” ujarnya.

Tak hanya di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), geliat ekonomi juga mulai terasa di Kecamatan Sepaku sebagai wilayah penyangga utama IKN.

Bisnis retail modern perlahan tumbuh dan semakin lengkap.

Terbaru, Alfamidi resmi membuka gerai pertamanya di kawasan Nusantara tepatnya di Desa Bumi Harapan pada 13 Mei 2026.

Lokasinya berada sekitar tiga hingga empat kilometer dari kawasan KIPP IKN.

Kehadiran Alfamidi sekaligus menambah daftar retail modern nasional yang sudah lebih dulu hadir di Sepaku, seperti Indomaret dan Alfamart.

Saat ini jumlah gerai retail modern di kawasan Sepaku dan KIPP diperkirakan hampir mencapai 20 unit.

Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, mengatakan nilai investasi yang masuk ke IKN hingga kini telah mencapai sekitar Rp72,39 triliun.

Menurutnya, angka tersebut menunjukkan pembangunan Nusantara terus berjalan sesuai tahapan dan mulai dibaca investor sebagai pasar masa depan.

“Ketika infrastruktur dasar, hunian, energi, layanan publik, dan aktivitas ekonomi mulai terbentuk, di situlah kota ini mulai hidup. Investasi ini menjadi jembatan dari pembangunan menuju kehidupan kota,” ujar Troy. (MK)

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

“Borneo FC Bukan Hanya Milik Samarinda”

SAMARINDA – Keberhasilan Borneo FC Samarinda memastikan tiket menuju kompetisi antarklub Asia mendapat respons cepat dari Pemerintah Kota Samarinda. Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan pihaknya siap melakukan pembenahan dan peningkatan fasilitas Stadion Segiri agar memenuhi standar Asian Football Confederation (AFC).

Menurut Andi Harun, keberhasilan Borneo FC tampil di level Asia menjadi momentum penting bagi dunia olahraga di Kalimantan Timur sekaligus kebanggaan masyarakat daerah.

Karena itu, pemerintah daerah akan berupaya maksimal melakukan renovasi fasilitas stadion sesuai kemampuan keuangan daerah.

“Ini adalah momentum besar bagi dunia olahraga kita. Oleh karena itu, kami akan berusaha seoptimal mungkin, mengerahkan kemampuan yang ada untuk memperbaiki infrastruktur di Stadion Segiri,” ujarnya kepada awak media, Senin (18/5/2026).

Ia menjelaskan, proses pembenahan tetap harus disesuaikan dengan kondisi anggaran daerah yang saat ini berjalan.

Meski begitu, Pemkot Samarinda tetap menargetkan sejumlah fasilitas penting dapat segera ditingkatkan agar Stadion Segiri lolos verifikasi AFC.

Andi Harun juga mendorong adanya sinergi antara Pemerintah Kota Samarinda dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam mendukung kesiapan markas Borneo FC tersebut. Menurutnya, keberhasilan Borneo FC bukan hanya menjadi kebanggaan Samarinda, tetapi seluruh masyarakat Kalimantan Timur.

“Borneo FC ini bukan lagi sekadar milik atau kebanggaan warga Kota Samarinda saja. Kehadiran sinergi yang kuat antara Pemkot dan Pemprov tentu akan sangat mempercepat pemenuhan fasilitas-fasilitas vital yang dibutuhkan di kawasan GOR Segiri ini,” katanya.

Lebih lanjut, Andi Harun menyebut standar stadion untuk kompetisi AFC jauh lebih tinggi dibanding kebutuhan pertandingan domestik. Karena itu, sejumlah komponen utama stadion harus segera diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya.

Beberapa fasilitas yang menjadi prioritas pembenahan antara lain sistem penerangan stadion, kualitas rumput lapangan utama, fasilitas toilet penonton, hingga ruang ganti pemain.

“Beberapa fasilitas publik dan teknis yang mendesak untuk segera kita benahi bersama antara lain kualitas sistem penerangan atau lux lampu stadion, kualitas rumput lapangan utama, serta fasilitas pendukung lainnya seperti toilet penonton hingga ruang ganti pemain,” pungkasnya. (MK)

Penulis: Abdi
Editor: Agus S

“Jangan Jadi Plagiat, Ciptakan Karya yang Otentik”

0

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang terus mendorong pengembangan sumber daya manusia sekaligus memperkuat sektor ekonomi kreatif di daerah, khususnya di bidang perfilman dan industri kreatif digital.

Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, saat membuka Workshop Pembuatan Film Pendek di Gedung Mini Teater Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bontang, Senin (18/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Neni memberikan apresiasi kepada Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispopar) Bontang yang dinilai aktif membuka ruang kreatif bagi generasi muda.

Menurutnya, workshop tersebut menjadi langkah penting untuk mendorong tumbuhnya industri kreatif lokal agar mampu berkembang lebih luas.

“Saya menyambut baik dan mengapresiasi upaya Dispopar dalam mendorong pengembangan SDM di bidang ekonomi kreatif. Saya berharap melalui kegiatan ini, anak-anak Bontang mampu menciptakan film-film pendek berkualitas yang membawa industri kreatif kita semakin maju dan berkembang,” ujarnya.

Neni berharap karya-karya yang lahir dari generasi muda Bontang nantinya tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga mampu bersaing di level nasional hingga internasional.

Ia juga mengingatkan para peserta workshop untuk mengedepankan kreativitas dan orisinalitas dalam berkarya.

Menurutnya, Indonesia termasuk Kota Bontang memiliki kekayaan budaya dan kearifan lokal yang sangat besar untuk dijadikan inspirasi dalam produksi film maupun karya kreatif lainnya.

“Negara kita, khususnya daerah kita, sangat kaya akan nilai budaya dan kearifan lokal yang bisa dieksplorasi lebih jauh. Jadikan kekayaan budaya itu sebagai inspirasi utama. Jangan menjadi plagiat, melahirkan karya yang otentik adalah kebanggaan yang sesungguhnya,” tegasnya.

Workshop tersebut diharapkan mampu melahirkan sineas-sineas muda berbakat dari Kota Bontang sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kreatif di Kalimantan Timur. (MK)

Penulis: Dwi S
Editor: Agus S

“Transformasi Luar Biasa dari Kawasan Kumuh Jadi Hunian Layak”

SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyampaikan apresiasi atas rampungnya pembangunan Asrama Tunggal Panaluan Presisi Polresta Samarinda yang diresmikan langsung oleh Listyo Sigit Prabowo.

Menurut Andi Harun, pembangunan hunian modern bagi personel kepolisian tersebut bukan hanya sebatas proyek infrastruktur, tetapi juga menjadi simbol peningkatan kesejahteraan dan martabat anggota Polri di Samarinda.

Ia mengatakan Pemerintah Kota Samarinda sejak awal memang berharap Kapolri hadir langsung meresmikan bangunan tersebut karena memiliki ikatan historis dengan proyek pembangunan asrama itu.

Pasalnya, Kapolri sebelumnya juga turun langsung melakukan peletakan batu pertama pembangunan kawasan tersebut pada tahun lalu.

“Kami dari Pemerintah Kota dan mewakili seluruh masyarakat Samarinda sangat mengharapkan Bapak Kapolri bisa hadir secara langsung di sini untuk meresmikan fasilitas ini. Karena beliau sendiri yang meletakkan batu pertama pembangunan asrama ini setahun yang lalu,” ujar Andi Harun, Senin (18/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Andi Harun juga mengenang kondisi kawasan Jalan Gelatik sebelum dilakukan pembangunan.

Menurutnya, wilayah tersebut sebelumnya dikenal sebagai kawasan yang rawan banjir dan memiliki kondisi permukiman yang kurang layak bagi personel kepolisian.

Kini kawasan itu berubah menjadi hunian vertikal modern dengan fasilitas yang jauh lebih baik dan nyaman.

“Hari ini kita bisa menyaksikan bersama sebuah transformasi yang luar biasa dan sangat progresif. Tempat yang dulu sering tergenang air dan kumuh kini telah berubah total menjadi hunian vertikal yang sangat layak, bersih, dan nyaman bagi para perwira serta prajurit Polri,” tuturnya.

Lebih lanjut, Andi Harun menilai pembangunan fasilitas hunian seperti asrama dan rumah susun akan memberikan dampak positif terhadap semangat kerja personel kepolisian.

Lingkungan tempat tinggal yang nyaman, menurutnya, akan membantu meningkatkan motivasi dan kualitas pelayanan aparat kepada masyarakat.

“Semoga hunian baru ini menjadi pemantik semangat baru, memotivasi, serta menambah daya juang pengabdian bagi seluruh personel Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya. (MK)

Penulis: Abdi
Editor: Agus S

“Oleh-Oleh Banjir,” Warga Temukan Piton Raksasa di Suka Raja

0

PENAJAM PASER UTARA – Seekor ular piton sepanjang lebih dari empat meter ditangkap warga RT 25 Desa Suka Raja, Kecamatan Sepaku, usai banjir melanda kawasan tersebut.

Kemunculan ular besar itu diduga berkaitan dengan luapan air akibat hujan deras yang mengguyur wilayah delineasi Ibu Kota Nusantara sejak Minggu malam hingga Senin dini hari.

Ketua RT 25 Desa Suka Raja, Waras Rahmad Abdillah, mengatakan ular piton tersebut ditemukan warga di dekat lokasi tambatan perahu yang biasa digunakan warga memancing ikan.

“Oleh-oleh banjir. Dekat kapal sana, di selatan,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

Menurut warga setempat, kemunculan ular piton berukuran besar di kawasan itu bukan pertama kali terjadi saat banjir.

Ketua RT 21, Yusuf, menyebut ular piton sering tersangkut di jaring warga ketika debit air meningkat.

“Sudah empat kali ini terperangkap jaring ketika banjir,” jelasnya.

Demi menghindari hal-hal yang membahayakan warga, ular tersebut akhirnya dimusnahkan.

Sebelumnya, wilayah Kecamatan Sepaku diguyur hujan deras disertai petir sejak Minggu malam hingga Senin dini hari yang menyebabkan sejumlah titik permukiman warga terendam banjir.

Bahkan pada Senin sore, hujan kembali turun cukup deras di kawasan tersebut.

Meski begitu, hingga malam hari sejumlah wilayah rawan banjir dilaporkan masih dalam kondisi aman.

Sekretaris Desa Bukit Raya, Adi Suryadi, mengatakan kondisi debit air di wilayah RT 1 Bukit Raya yang sebelumnya sempat terendam kini masih terkendali.

“Sore pak. Posisi air hari ini masih aman,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Otorita IKN dari Kedeputian Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam juga terlihat mendatangi lokasi banjir di RT 25 Desa Suka Raja untuk memantau kondisi lapangan pascabanjir. (MK)

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

Pemkot Bontang Targetkan Penurunan Stunting Secara Signifikan

0

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang menargetkan angka stunting turun dari 17,4 persen menjadi 12,5 persen pada 2026 melalui penguatan kolaborasi lintas sektor dan intervensi berbasis data.

Target tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris saat menghadiri Rapat Koordinasi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting 2026 di Kantor Wali Kota Bontang, Senin (18/5/2026).

Dalam arahannya, Agus Haris menegaskan penanganan stunting tidak boleh hanya sebatas laporan administratif, tetapi harus benar-benar dirasakan langsung masyarakat di lapangan.

“Kita ingin penanganan stunting ini benar-benar berjalan di lapangan, bukan hanya laporan administratif,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, Dinas Kesehatan Bontang memaparkan hasil penimbangan balita, capaian posyandu, hingga rencana validasi data stunting melalui pengukuran ulang dan timbang serentak pada Juni 2026 mendatang.

Pemerintah juga meminta para lurah lebih aktif melakukan kunjungan rumah terhadap balita yang belum mengikuti penimbangan agar seluruh data dapat diverifikasi secara akurat.

Sementara itu, Kepala DP3AKB Bontang, Eddy Foreswanto, menjelaskan penanganan stunting tidak hanya difokuskan pada anak yang sudah mengalami gangguan tumbuh kembang, tetapi juga menyasar anak berisiko stunting melalui pendampingan sejak sebelum kehamilan.

Menurutnya, langkah tersebut diperkuat dengan perbaikan sanitasi lingkungan, penyediaan akses air bersih, penerapan pola hidup sehat, hingga pencegahan paparan asap rokok di lingkungan keluarga.

Selain itu, Pemkot Bontang terus mendorong integrasi data melalui aplikasi Super S dan Si Rindu yang disinkronkan dengan Aksi Bangda agar intervensi yang dilakukan lebih tepat sasaran dan terpadu.

Meski demikian, pemerintah mengakui masih terdapat sejumlah tantangan di lapangan, mulai dari penolakan imunisasi, pernikahan dini, hingga keterbatasan sumber daya manusia.

Karena itu, pemerintah memperkuat peran Ikatan Bidan Indonesia (IBI), PKK, penyuluh KB, dan Tim Pendamping Keluarga untuk meningkatkan edukasi hingga tingkat kelurahan.

Dalam kesempatan itu, Pemkot Bontang juga memaparkan keberhasilan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT), vitamin D, dan zinc di kawasan Tanjung Limau, Kelurahan Bontang Baru.

Program tersebut disebut berhasil membantu 18 dari 25 anak keluar dari kategori stunting dan diharapkan dapat diterapkan di wilayah lain di Kota Bontang. (MK)

Penulis: Dwi S
Editor: Agus S

Bareskrim Tangkap Mantan Kasat Narkoba Kutai Barat Terkait Jaringan Bandar Ishak

0

JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap mantan Kasat Resnarkoba Polres Kutai Barat, AKP Deky Jonathan Sasiang, terkait kasus peredaran narkoba jaringan bandar narkoba bernama Ishak.

“Pada hari ini telah dilakukan penangkapan terhadap AKP Deky Jonathan Sasiang oleh tim gabungan Subdit II, Subdit IV, dan Satgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri,” kata Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Ia mengatakan bahwa Deky ditangkap atas dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) aliran dana hasil tindak pidana narkotika oleh jaringan Ishak dan kawan-kawan di Kutai Barat.

“Menjadi pelindung atau backing peredaran narkoba di wilayah hukum Kutai Barat, Kalimantan Timur,” imbuhnya.

Adapun pada Senin sore ini, penyidik membawa Deky ke Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Ia tiba di Gedung Awaloeddin Djamin Bareskrim Polri pada pukul 17.42 WIB dengan didampingi oleh petugas. Ia tampak mengenakan jaket dan celana berwarna hitam dan kedua tangannya diborgol.

Saat pewarta menanyakan terkait dugaan TPPU yang dilakukan, ia hanya diam dan masuk ke dalam lift.

Sebelumnya, Dittipidnarkoba Bareskrim Polri mengungkapkan bahwa Bareskrim telah mengambil alih kasus dugaan peredaran narkoba di Kutai Barat, Kalimantan Timur, oleh sindikat bandar narkoba atas nama Ishak dan kawan-kawan.

Dari sana, penyidik mendapatkan fakta baru terkait dugaan keterlibatan Deky dalam operasional bisnis peredaran gelap narkoba yang dilakukan oleh Ishak dan kawan-kawan. (ANT/KN)

Indonesia Tambah Kekuatan Udara, 42 Jet Rafale Siap Perkuat TNI AU

0

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyatakan penambahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) bagi TNI Angkatan Udara menjadi tonggak penting dalam memperkuat pertahanan nasional di tengah dinamika geopolitik global yang semakin tidak menentu.

Menurut Presiden Prabowo, penguatan kemampuan militer Indonesia semata-mata ditujukan sebagai upaya pertahanan dan penangkal, bukan untuk kepentingan agresi terhadap negara lain.

“Kita tidak punya kepentingan selain untuk menjaga wilayah kita sendiri. Kita lihat kondisi dunia geopolitik penuh dengan ketidakpastian, dan kita tahu bahwa pertahanan syarat utama untuk stabilitas,” ujar Presiden Prabowo di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Adapun penambahan alutsista baru tersebut terdiri dari enam pesawat MRCA Rafale, empat pesawat Falcon 8X, satu pesawat A-400M, Radar GCI GM403, Smart Weapon Hammer dan Missile Meteor.

Presiden Prabowo juga menegaskan pembangunan kekuatan pertahanan akan terus dilakukan secara bertahap guna memastikan keamanan seluruh wilayah Indonesia, baik udara, laut, maupun daratan.

“Dalam waktu yang akan datang terus akan kita bangun kekuatan kita. Kita ingin mengamankan wilayah udara, wilayah laut, dan tentunya wilayah daratan kita,” kata Presiden Prabowo.

Pemerintah berharap modernisasi alutsista tersebut mampu meningkatkan kesiapsiagaan pertahanan nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan.

Kementerian Pertahanan telah memborong sebanyak 42 jet tempur Rafale buatan Dassault Aviation Prancis setelah kontrak pembelian tahap ketiga untuk 18 unit terakhir efektif.

Dengan adanya pesawat tempur Rafale, TNI AU akan semakin kuat dalam menjaga wilayah udara Indonesia. (ANT/KN)

PT Pindad Siapkan Mobil Kepresidenan Transparan untuk Prabowo Subianto

0

JAKARTA – Direktur Utama PT Pindad (Persero) Sigit Puji Santosa memastikan perusahaannya siap untuk menyediakan desain mobil kepresidenan transparan sehingga dapat memudahkan Presiden Prabowo Subianto menyalami rakyat.

Sigit mengatakan pihaknya telah menerima permintaan langsung dari Presiden Prabowo terkait penyiapan kendaraan berbahan kaca khusus dan kini tengah melakukan persiapan.

“Kalau itu iya, kita siapkan terus,” ujar Sigit di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Ia menegaskan permintaan pembuatan mobil berkaca transparan memang datang langsung dari Presiden Prabowo.

Namun, Pindad belum dapat mengungkap detail spesifikasi maupun waktu penyelesaiannya.

“Sudah, kita siapkan,” katanya.

Terkait target waktu pengerjaan, Sigit belum memberikan kepastian.

Ia meminta untuk menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.

“Tunggu tanggal mainnya nanti,” imbuh Sigit.

Permintaan pembuatan desain mobil kepresidenan ini mengemuka saat Presiden Prabowo Subianto berpidato dalam acara peluncuran 1.061 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5).

Presiden Prabowo mengawali permintaannya itu dengan bercerita mengenai rakyat yang antusias untuk bersalaman pada setiap kunjungan kerja Presiden RI di daerah-daerah, termasuk saat Presiden Prabowo menyambangi Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5) itu.

“Tetapi itulah risiko, saya bilang mereka tunggu berjam-jam di (bawah) matahari. Ini saya lagi mikir, minta Pindad, mana itu Profesor Sigit, mana itu? Nggak ada? Coba didesain mobil khusus untuk Presiden pakai kaca itu yang ada kursi, tetapi kelihatan aku berdiri,” kata Presiden kepada Pindad.

Presiden Prabowo selama ini telah menggunakan mobil kepresidenan Maung Garuda yang dirancang khusus untuk Presiden RI oleh industri pertahanan dalam negeri PT Pindad.

Profesor Sigit, nama yang dipanggil Presiden saat berpidato dalam acara peluncuran KDKMP, merujuk kepada Sigit Puji Santosa, perancang Maung Garuda, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama PT Pindad dan Chief Technology Officer (CTO) Danantara.

Maung Garuda, mobil kepresidenan buatan dalam negeri itu, telah digunakan Presiden Prabowo sejak hari pertamanya menjabat Presiden RI pada 20 Oktober 2024.

Mobil kepresidenan Maung Garuda pun tidak hanya digunakan Presiden Prabowo di dalam negeri. Dalam rangkaian acara KTT Ke-48 ASEAN, beberapa waktu lalu, Maung Garuda diboyong ke lokasi acara di Cebu, Filipina, untuk menjadi kendaraan resmi Presiden Prabowo selama beberapa hari menghadiri KTT. (ANT/KN)