Beranda blog Halaman 484

Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa dan Mohon Maaf Lahir Batin

0

JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa untuk seluruh umat Muslim di Indonesia.

“Selamat menunaikan ibadah puasa untuk seluruh saudara-saudari umat Muslim di Indonesia,” demikian pernyataan Presiden sebagaimana melalui akun Instagram @presidenrepublikindonesia, Jumat (28/2/2025).

Dalam unggahannya di akun media sosial resmi Presiden tersebut, Prabowo menyampaikan mohon maaf lahir dan batin.

Presiden mengajak untuk menjadikan bulan suci ini sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan ketakwaan, dan memperkuat semangat kebersamaan demi Indonesia yang lebih maju.

Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan awal puasa atau 1 Ramadhan 1446 Hijriah/2025 Masehi jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025, usai diputuskan melalui Sidang Isbat di Gedung Kemenag RI, Jakarta, Jumat (28/2/2025).

“Hasil Sidang Isbat menetapkan 1 Ramadhan 1446 Hijriah jatuh pada hari Sabtu,” ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar saat memimpin konferensi pers penetapan sidang Isbat.

Dengan penetapan itu maka pada Jumat malam umat Islam di Indonesia dapat melaksanakan Shalat Tarawih. Sidang isbat ini diikuti sejumlah perwakilan organisasi keagamaan, ahli astronomi, Komisi VIII DPR RI, hingga perwakilan negara sahabat.

Pengumuman penetapan dilakukan secara daring dan luring. Dengan demikian, masyarakat sama-sama bisa langsung menyaksikannya melalui tayangan di laman media sosial resmi Kemenag.

Sidang isbat sendiri digelar Jumat sejak pukul 16.30 WIB sampai ditutup dengan penetapan awal puasa Ramadhan. Kegiatan diawali paparan secara terbuka mengenai posisi bulan sabit baru (hilal) berdasarkan data astronomi oleh para pakar. (ANT/KN)

Harga Daging Tradisi Meugang di Banda Aceh Tembus Rp200 Ribu per Kg

0

BANDA ACEH – Penjualan daging sapi dan kerbau dalam tradisi meugang di Banda Aceh untuk menyambut Ramadan 1446 Hijriah tersebar di sembilan lokasi, dengan harga daging Rp180 ribu hingga Rp200 ribu per kg.

“Lokasinya tersebar di pasar induk dan kecamatan Kota Banda Aceh,” kata Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Kopukmdag) Kota Banda Aceh Samsul Bahri di Banda Aceh, Jumat (28/2/2025).

Ia menyebutkan, lokasi penjualan daging meugang yang telah ditetapkan berada di Pasar Al Mahirah Lamdingin Kecamatan Kuta Alam, Pasar Peuniti Gampong Ateuk Kecamatan Baiturrahman, dan Pasar Seutui Kecamatan Baiturrahman.

Kemudian, di Jalan Teuku Iskandar Kecamatan Ulee Kareng, Jalan Teuku Nyak Arief Kecamatan Syiah Kuala, Gampong Sukadamai dan Gampong Blang Cut Kecamatan Lueng Bata, Gampong Lhong Raya Kecamatan Banda Raya, serta di Simpang Beurawe dan sekitarnya.

Penetapan lokasi ini, kata Bahri, tertuang di dalam Surat Keputusan (SK) Wali Kota Banda Aceh Nomor 53 Tahun 2025 tentang penetapan lokasi sementara penjualan daging Meugang dan kuliner Ramadan 1446 Hijriah di Kota Banda Aceh.

Bahri juga mengatakan pemerintah kota Banda Aceh melalui Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DP2KP) mengadakan Pasar Murah Khusus Daging Meugang menyambut Ramadan 1446 Hijriah pada 27-28 Februari untuk menjaga stabilitas harga.

“Biasa harga daging itu meledak tinggi sehingga kita adakan pasar murah untuk membantu masyarakat. Harga daging yang dijual di sana lebih murah Rp120-150 ribu per kg dan tulang Rp80 ribu per kg,” katanya.

Sementara itu, seorang pedagang daging di Gampong Beurawe Syukri mengatakan bahwa terjadinya kenaikan harga daging sapi dan kerbau saat meugang Ramadan 1446 Hijriah.

“Ada sedikit kenaikan karena harga sapi atau lembu lebih mahal,” katanya.

Ia menyebut harga daging sapi nomor 1 dijual Rp170-180 ribu per kg, daging nomor dua Rp150-160 ribu per kg, tulang/iga sapi Rp100 ribu per kg, sedangkan kerbau tembus mencapai Rp200 ribu per kg.
Senada dengan Syukri, pedagang daging lainnya di Pasar Beurawe Ria mengatakan juga terjadi kenaikan harga jual daging di Kota Banda Aceh saat meugang Ramadan kali ini.

“Kalau meugang sudah normal terjadi kenaikan karena permintaan juga tinggi. Kalau di kami puncaknya terjadi pada H-3 dan H-2 Ramadan,” katanya. (ANT/KN)

PSSI Sambut Peluncuran Reksadana Sepak Bola Pertama di Indonesia

0

JAKARTA – Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut hangat peluncuran produk reksadana sepak bola pertama di Indonesia, oleh PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk dan PT Trimegah Asset Management, yang bekerja sama dengan Yayasan Bakti Sepak bola Indonesia, Kamis (27/2/2025).

Reksadana itu bernama reksadana pendapatan tetap Trimegah Sepak Bola Merah Putih.

“Terobosannya menarik karena kembali dengan dinamika program yang ada banyak sekali. Dan memang saya kasih ke yayasan, PSSI sendiri fokus ke timnas Indonesia, program-program timnas,” kata Erick kepada wartawan di Pacific Place, Jakarta.

“Untuk resakdana ini saya pikir ada beberapa program yang memang yayasan bisa bantu PSSI. Seperti misalnya, saya tidak tau nantinya berapa dana yang terkumpul,” kata dia.

“IKN kita sudah selesai fase satu dan ada dua lapangan dan satu lapangan mini. Lalu 82 kamar, ini sudah jadi. Di fase dua kita perlu tambahan lagi kolam renang, kita perlu stadion dengan kapasitas 5.000 ribu,” lanjutnya.

Berbagai program itu dianggap Erick tidak semua bisa masuk ke pendanaan PSSI.  Terdapat pula program-program untuk membantu pendanaan individu karena ada beberapa pemain Indonesia berkualitas bagus, yang harus menjalani kegiatan belajar di Eropa.

PSSI pada era Erick Thohir berusaha mengembangkan sisi bisnis industri sepak bola.

Belum lama ini, PT Garuda Sepak bola Indonesia (GSI) atas nama PSSI, bekerja sama dengan produsen kendaraan listrilk, Vinfast.

PSSI juga sejak tahun lalu mengikat kerjasama dengan produsen apparel dalam negeri, Erspo, untuk memasok jersi timnas Indonesia.

Kerja sama dengan Erspo membuat PSSI mendapatkan dana tunai sebesar Rp16,5 milyar dan nilai royalti dari setiap jersi yang dijual. (ANT/KN)

Penyiapan Hunian dan Infrastruktur Dasar menuju IKN Ibu Kota Politik

JAKARTA – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk melanjutkan pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN di Kalimantan Timur dengan target menjadi ibu kota politik pada tahun 2028.

Dengan target tersebut, pemerintah meninjau kembali desain pembangunan kompleks perkantoran lembaga-lembaga legislatif dan yudikatif di IKN, yang merupakan bagian dari pembangunan tahap kedua IKN.

Pembangunan tahap pertama IKN bisa dibilang telah berhasil dalam merampungkan sejumlah infrastruktur dasar yang menunjang roda pemerintahan dalam bidang eksekutif di IKN, seperti Istana Negara dan Istana Garuda, empat gedung kantor kementerian koordinator, serta infrastruktur-infrastruktur gedung lainnya.

Namun, mengacu pada konsep Trias Politica yang dicetuskan filsuf John Locke asal Inggris bahwa roda pemerintahan dijalankan oleh legislatif, eksekutif dan yudikatif– jika ingin menjadi ibu kota politik pada tahun 2028 maka IKN masih harus membangun kawasan yudikatif dan legislatif guna menunjang kawasan eksekutif yang telah terbangun terlebih dahulu.

Tidak hanya itu, target IKN sebagai ibu kota politik bukan hanya semata-mata menjalankan peran sebagai ibu kota politik dalam negeri saja melainkan harus juga menjalankan perannya sebagai ibu kota yang diakui secara politik oleh negara-negara sahabat Indonesia melalui kehadiran perwakilan korps diplomatiknya di Nusantara.

Kebijakan untuk membangun kawasan legislatif dan yudikatif, serta tentunya memperhitungkan kehadiran perwakilan korps diplomatik negara-negara sahabat maka penambahan hunian di IKN menjadi salah satu hal yang paling penting.

Sejauh ini pemerintah telah merampungkan pembangunan sekitar 27 tower dari 47 tower rumah susun hunian untuk ASN di IKN, selain itu juga telah terdapat rumah tapak jabatan menteri di sana.

Penambahan hunian berarti juga penambahan infrastruktur dasar seperti infrastruktur jalan dan pendukungnya sebagai fasilitas penting dalam rangka mewujudkan pembangunan permukiman yang tertata di IKN.

Lalu bagaimana strategi pemerintah dalam menyiapkan hunian dan infrastruktur dasar untuk menuju pencapaian target IKN sebagai ibu kota politik pada tahun 2028?
Menarik investasi swasta

Strategi pertama yang dilakukan oleh pemerintah dalam penyiapan hunian dan infrastruktur dasar tersebut adalah dengan menarik lebih banyak investor swasta untuk melakukan pembangunan di IKN.

Skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) atau Public Private Partnership (PPP) kembali menjadi andalan pemerintah untuk menarik investasi swasta baik domestik maupun luar negeri, selain investasi langsung.

KPBU sendiri merupakan skema kerjasama antara Pemerintah dan Badan Usaha dalam penyediaan infrastruktur dan/atau layanannya untuk kepentingan umum mengacu pada spesifikasi yang telah ditetapkan sebelumnya oleh pemerintah, yang sebagian atau seluruhnya menggunakan sumber daya badan usaha dengan memperhatikan pembagian risiko di antara para pihak.

Penggunaan skema KPBU sendiri untuk pembangunan di Nusantara sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 17/2022 tentang Pendanaan dan Pengelolaan Anggaran dalam Rangka Persiapan, Pembangunan, dan Pemindahan Ibu Kota Negara serta Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Khusus Ibu Kota Negara.

Untuk sektor hunian sendiri, pemerintah telah memberikan Letter to Proceed (LtP) sebanyak enam LtP dengan rincian dua oleh konsorsium asing, tiga oleh swasta nasional, dan satu oleh BUMN.

Tidak berhenti dengan LtP, pemerintah juga melakukan penjajakan pasar atau market sounding dengan menawarkan sejumlah proyek hunian yang telah diprakarsai enam badan usaha dengan perkiraan bernilai total Rp60,93 triliun.

Proyek hunian yang ditawarkan tersebut terdiri dari proyek rumah tapak berjumlah 129 unit di samping proyek pembangunan rusun ASN sebanyak 97 tower yang diprakarsai baik oleh BUMN, pengembang swasta domestik maupun luar negeri.

Sedangkan untuk pembangunan infrastruktur dasar, pemerintah telah memberikan tiga LtP kepada investor swasta yang menunjukkan peran swasta dalam membangun infrastruktur dasar.

Hal ini sejalan dengan arahan dan instruksi Presiden RI agar pihak swasta diberikan kesempatan dan akses untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur.

Peluang itu hadir dengan penawaran pembangunan jalan dan terowongan pintar (Multi Utility Tunnel/MUT) di wilayah 1B dan 1C Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN kepada swasta melalui skema KPBU dengan perkiraan total investasi sebesar Rp70 triliun.

Tidak hanya melalui penawaran skema KPBU, pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif di IKN juga terbuka bagi pihak swasta yang ingin melakukan investasi murni secara langsung.

Sejauh ini terdapat lima investor melakukan penandatanganan Perjanjian Pemanfaatan Tanah dan Pengalokasian Lahan Aset Dalam Penguasaan (ADP) Otorita IKN dan Akta Notarial berkaitan dengan investasi murni langsung sebesar Rp1,2 triliun.

Kelima investor tersebut akan membangun sejumlah fasilitas, seperti mixed-usebuilding, perkantoran, hotel, hingga gedung kampus di Nusantara. Penandatanganan ini dilakukan sebagai landasan untuk memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha yang mengatur hak dan kewajiban masing-masing pihak, serta untuk memperkukuh komitmen bersama dalam memulai pembangunan pada tahun 2025.

Kota dunia untuk semua

Strategi berikutnya yang diambil pemerintah untuk menarik negara-negara sahabat membangun perwakilan diplomatik di IKN melalui usulan pemberian lahan gratis untuk kepentingan tersebut.

Dengan IKN ditargetkan sebagai ibu kota politik pada tahun 2028, maka seharusnya kantor-kantor kedutaan asing juga sudah mulai dibangun di IKN.

Usulan pemberian lahan gratis ini dalam rangka mempercepat kehadiran kantor-kantor kedutaan negara sahabat di IKN, selaras dengan rencana pemindahan ibu kota politik Indonesia yang ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2028.

Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah telah menyiapkan lahan seluas 62,9 hektare sebagai lokasi kompleks diplomatik atau diplomatic compound.

Area kompleks diplomatik yang berlokasi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN didesain sebagai fasilitas yang kompak dan terintegrasi untuk Perwakilan-perwakilan diplomatik negara asing. Area ini juga akan dilengkapi beragam fasilitas terintegrasi termasuk venue hiburan, area ritel dan komersial, restoran, dan taman. Kehadiran komplek hunian terintegrasi yang berdekatan dengan kantor perwakilan diplomatik juga akan meningkatkan kenyamanan dan menjamin kemudahan mobilitas bagi para personel diplomatik yang bertugas.

Usulan pemberian lahan gratis untuk pembangunan gedung-gedung perwakilan diplomatik bisa dikatakan selaras dengan Visi Ibu Kota Nusantara sebagai “Kota Dunia untuk Semua” yang menegaskan bahwa pembangunan dan pengembangan Ibu Kota Nusantara akan berstandar global serta strategis dalam jalur perdagangan dunia, aliran investasi, dan inovasi teknologi. (ANT/KN)

Otorita IKN Serahkan Sertifikat Tanah untuk Pelaku Usaha

PENAJAM PASER UTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) berharap pelaku usaha ikut memberikan kontribusi percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, menjadi ibu kota politik pada 2028, dengan diberikan kepastian hukum atas tanah lokasi pembangunan.

“Dengan telah diserahkan sertifikat, diharapkan pelaku usaha makin percaya diri dalam realisasikan proyek di IKN,” ujar Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN Agung Wicaksono di Sepaku, Penajam Paser Utara, Jumat (28/2/2025).

OIKN telan menyerahkan sertipikat hak atas tanah kepada pelaku usaha pelopor, antara lain PT Medikaloka Hermina (Tbk) PT Pakuwon Nusantara Abadi, PT Utama Gunadarma Komunika, dan PT ARCSHOUSE Nusantara Indonesia.

Proses penerbitan dilakukan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan OIKN.

“Penyerahan sesuai tata kelola berdasarkan perundang-undangan yang berlaku sebagai komitmen OIKN berikan kemudahan berusaha,” jelasnya.

“Kebijakan itu langkah akuntabel yang didukung penuh pelaku usaha, dengan adanya kepastian hukum atas tanah, pembangunan bisa dipercepat agar ekosistem ibu kota negara berfungsi pada 2028,” kata Agung Wicaksono lagi

Kemudahan proses berusaha di IKN sangat dirasakan dan telah menerima sertipikat hak atas tanah, kata Direktur Utama PT ARCSHOUSE Nusantara Indonesian Wiraseno, perusahaannya saat ini bakal membangun hotel menyediakan pilihan akomodasi nyaman bagi masyarakat Kota Nusantara.

Rumah Sakit (RS) Hermina juga telah menerima sertipikat hak atas tanah, timpal Kepala Departemen Perizinan dan Legal RS Hermina Nusantara, Arie Setyo Wahyudi, dan komitmen untuk terus mendukung pengembangan OIKN dengan mengikuti ketentuan yang berlaku demi kemajuan bersama.

PT Pakuwon Nusantara Abadi tengah proses pembangunan terminal pergantian atau pertukaran bus (bus interchange), serta bakal memulai pembangunan hotel Four Points dan pusat perbelanjaan di IKN sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur dan layanan komersial.

Universitas Gunadarma komitmen dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM) tidak perlu khawatir untuk pendidikan karena di IKN mulai pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga perguruan tinggi ada di IKN, demikian Rektor Universitas Gunadarma Margianti. (ANT/KN)

Hasto Kristiyanto Bersikeras Tak Terlibat Kasus Suap Harun Masiku, Siap Lawan KPK

0

JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menegaskan dirinya akan taat pada proses hukum yang berjalan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia bersikeras bahwa tidak ada keterlibatannya dalam kasus suap Harun Masiku dan siap menghadapi proses hukum.

Pernyataan tersebut merujuk pada hasil eksaminasi oleh ahli hukum dan pidana, yang menurutnya tidak menemukan keterlibatannya dalam kasus tersebut.

“Berdasarkan hasil eksaminasi oleh para ahli hukum dan pidana, tidak ada keterlibatan saya dalam kasus ini,” kata Hasto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (27/2/2025).

Meski demikian, Hasto menyatakan tetap mengikuti proses hukum untuk menunjukkan teladan sebagai warga negara yang baik.

“Tetapi sebagai warga negara yang baik, rompi oranye dan borgol ini adalah lambang perjuangan saya. Merdeka! Terima kasih,” ujarnya.

Hasto juga menitipkan pesan kepada kader PDIP bahwa kondisinya tetap sehat dan semangat menjalani hari-hari dalam tahanan.

“Kepada seluruh simpatisan, anggota, dan kader PDI Perjuangan, saya tegaskan bahwa saya dalam kondisi sangat sehat dan penuh semangat. Ini bagian dari kristalisasi perjuangan, karena Indonesia dibangun dengan cita-cita keadilan,” ungkapnya.

Penyidik KPK pada Kamis (20/2) malam resmi menahan Hasto selama 20 hari, terhitung sejak 20 Februari hingga 11 Maret 2025 di Rutan KPK.

Hasto ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, atas dugaan perintangan penyidikan (obstruction of justice) dalam kasus suap Harun Masiku.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menjelaskan bahwa penyidik menemukan bukti keterlibatan Hasto dalam membantu pelarian Harun Masiku, yang hingga kini masih buron.

Setyo Budiyanto memaparkan bahwa pada 8 Januari 2020, KPK tengah menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap kasus suap pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI. Salah satu target OTT tersebut adalah Harun Masiku.

Namun, menurut KPK, Hasto diduga memerintahkan Nur Hasan, selaku penjaga Rumah Aspirasi PDIP, untuk menelepon Harun Masiku agar merendam ponselnya dalam air dan segera melarikan diri.

“Atas perbuatan tersebut, HM tidak dapat ditangkap dan berhasil melarikan diri hingga saat ini,” kata Setyo Budiyanto.

Pada 6 Juni 2024, sebelum diperiksa sebagai saksi, Hasto kembali memerintahkan stafnya, Kusnadi, untuk menenggelamkan ponsel yang ada dalam penguasaannya agar tidak ditemukan oleh penyidik KPK.

“Dalam ponsel tersebut terdapat substansi yang berkaitan dengan pelarian tersangka HM yang saat ini sedang ditangani KPK,” ujarnya.

Lebih lanjut, KPK menemukan bukti bahwa Hasto mengumpulkan sejumlah orang terkait dengan kasus Harun Masiku dan mengarahkan mereka untuk tidak memberikan keterangan yang sebenarnya saat diperiksa oleh KPK.

Penyidik menduga tindakan tersebut dilakukan untuk menghambat penyelidikan dan mempersulit jalannya penyidikan kasus suap yang sedang berlangsung.

Pewarta: Fajri
Editor: Agus S

Aliansi Mahasiswa Desak KPK Periksa Ganjar Pranowo dan Agun Gunandjar dalam Kasus e-KTP

0

JAKARTA – Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi (AMPD) kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (28/2/2025). Mereka mendesak KPK untuk segera menuntaskan skandal megakorupsi e-KTP yang menyebabkan kerugian negara mencapai Rp2,3 triliun.

Aksi ini menjadi yang ketiga kalinya digelar oleh AMPD, dengan tuntutan utama agar KPK lebih serius mengusut dugaan keterlibatan Ganjar Pranowo dan Agun Gunandjar dalam kasus tersebut.

“Gerakan ini berangkat dari kajian kami. Kajian ini telah kami skemakan dan kami tuntaskan dalam bentuk laporan, yang hari ini kami serahkan untuk melaporkan Ganjar dan Agun Gunandjar sebagai terduga pelaku dalam dugaan kasus e-KTP,” ujar Ketua AMPD, Arnold, saat berorasi.

Arnold menegaskan bahwa dalam persidangan sebelumnya, beberapa terdakwa telah menyebut nama Ganjar Pranowo, yang saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR, serta Agun Gunandjar, yang pernah menjadi Ketua Komisi II DPR, terkait kasus korupsi e-KTP. Oleh karena itu, AMPD menuntut agar KPK segera memeriksa kembali kedua tokoh tersebut.

“Hari ini kami datang dengan membawa bukti-bukti serta didampingi kuasa hukum kami untuk menyerahkan laporan kepada KPK,” tegasnya.

Selain mendesak KPK, AMPD juga meminta Presiden Prabowo Subianto agar lebih serius dalam menangani kasus ini.

“Kami menuntut Presiden Prabowo untuk menunjukkan komitmennya dalam memberantas korupsi, termasuk menyelesaikan kasus e-KTP hingga ke akar-akarnya,” pungkas Arnold.

Dengan tuntutan ini, AMPD berharap KPK segera mengambil langkah konkret dalam menuntaskan kasus e-KTP yang hingga kini belum sepenuhnya terungkap.

Pewarta: Fajri
Editor: Agus S

Kesbangpol Kukar Sebut Tingkat Partisipasi Masyarakat Jadi Tantangan dalam Pelaksanaan PSU

TENGGARONG – Setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kutai Kartanegara (Kukar) harus di ulang, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kukar bergerak cepat untuk mensukseskan pelaksana Pemilihan Suara Ulang (PSU).

Setelah melakukan rapat koordinasi dengan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan PSU. Kepala Kesbangpol Kukar, Rinda Desianti, mengungkapkan bahwa sebenarnya masalah terbesar yang harus dihadapi dalam pencoblosan ulang adalah tingkat partisipasi masyarakat.

“Menjadi tantangan besar bagi kita bersama sebenarnya dengan pelaksanaan PSU ini, apakah masyarakat kita masih mau datang ke TPS untuk kembali memilih,” sebutnya, Jumpat (28/2/2025).

Mengingat PSU merupakan hal yang baru pertama kali dilaksanakan di Kukar. Ia khawatir pemilihan ulang ini dapat menurunkan tingkat partisipasi masyarakat yang dalam pelaksanaan Pilkada sebelunya mencapai angka 70,9 persen.

Meskipun angka ini masih berada di bawah target nasional 77 persen. Sebenarnya timgkat partisipasi pemilih di Kukar meningkat drastis dari pelaksanaan sebelumnya yang hanya ada diangka 57,67 persen.

Untuk mempertahankan tingkat partisipasi masyarakat, Rinda Desianti menuturkan bahwa pihaknya menggelar serangkaian sosialisasi. Dengan tujuan untuk meyakinkan masyarakat agar mau datang kembali ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan menyalurkan haknya.

“Tapi kami kan kena efisiensi anggaran ini, bagaimana mau sosialisasi kalau tidak ada anggarannya. Tapi mudah-mudahan ada kebijakan lain lah terkait itu,” serunya.

“Yang pasti sekarang kita tunggu Juknis dari KPU baru nanti kita bisa bicara lebih banyak terkait anggaran dan lain sebagainya,” tandas Rinda. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

BKPSDM Pastikan Proses Penerbitan NIP PPPK di Kukar Sedang Berjalan

TENGGARONG – Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) rekrutan tahun 2024 di Kutai Kartanegara (Kukar), diminta untuk tetap bersabar terkait proses penginputan Nomor Induk Pegawai (NIP). Meskipun di situs resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN) statusnya masih nol, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kukar memastikan bahwa proses ini tetap berjalan.

Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi ASN BKPSDM Kukar, Ronny Fatinasahrani, menegaskan bahwa status nol di situs BKN bukan berarti tidak ada perkembangan. “Saat ini masih dalam tahap penginputan, jadi tidak perlu khawatir. Proses ini memerlukan waktu, dan kami pastikan semuanya berjalan sesuai prosedur,” ujar Ronny, Jumat (28/2/2025).

Selain itu, seleksi PPPK tahap kedua di Kukar juga tengah memasuki masa jawab sanggah. Dari total 5.776 peserta yang mengikuti seleksi, sebanyak 1.387 peserta masih dalam tahap ini. Pengumuman hasil jawab sanggah pun dijadwalkan akan keluar malam ini.

“Formasi tetap sama seperti tahap awal, tidak ada perubahan jumlah. Kami harap peserta tetap bersabar dan menunggu hasilnya dengan tenang,” tutupnya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

PPPK Kukar Rekrutan 2024 Belum Bisa Terima THR dan Gaji ke-13

TENGGARONG – Meski telah dinyatakan lulus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), para pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) masih harus bersabar. Pasalnya, mereka belum berhak menerima gaji ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR).

Hal ini terjadi lantaran pegawai PPPK yang baru dinyatakan lolos seleksi pada penerimaan formasi di tahun 2024 ini, masih belum menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Keterangan ini disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi ASN BKPSDM Kukar, Ronny Fatinasahrani.

“Sebelum SK terbit, mereka belum bisa mendapatkan gaji maupun tunjangan seperti ASN lainnya,” ungkapnya, Jumat (28/2/2025).

Lebih lanjut ia menuturkan, proses administrasi penetapan P3K sebagai ASN tidak bisa instan. Ada tahapan verifikasi dan persetujuan dari berbagai instansi yang harus diselesaikan. Meski demikian, ia memastikan bahwa setelah SK keluar, hak-hak pegawai akan diberikan sesuai aturan yang berlaku.

Penjelasan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman bagi para peserta yang telah lulus seleksi P3K agar tidak salah kaprah mengenai hak keuangan mereka. “Jadi, bagi pegawai yang sudah lolos seleksi di tahun 2024 harap bersabarlah menunggu proses pengangkatan resminya,” tutupnya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i