Beranda blog Halaman 483

UMKM Masih Bisa Daftar Jualan di Lorong Pasar Ramadan Masjid Agung Tenggarong

TENGGARONG – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang belum terakomodasi di Lorong Pasar Ramadan 1446 Hijriah Tenggarong, masih berkesempatan untuk melapak di kawasan Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS). Keterangan ini disampaikan langsung oleh Camat Tenggarong, Sukono.

Untuk bisa berjualan di Lorong Pasar Ramadan, pelaku usaha yang berminat diharapkan untuk melapor ke kecamatan terlebih dahulu guna mengurus proses pendaftaran. “Masih bisa, kalau ada pedagang yang mau berjualan di sini (Lorong Pasar Ramadan) tapi belum dapat lapak, masih bisa. Silakan komunikasikan dulu, nanti kami bantu,” sebut Sukono, Minggu (2/2/2025).

Ia menambahkan bahwa pihaknya membuka peluang ini bagi seluruh pelaku UMKM di Kukar. Tujuannya adalah untuk memusatkan fenomena Pasar Ramadan dalam satu titik, sekaligus memastikan adanya pengelolaan dan pengaturan yang baik terhadap kegiatan perdagangan di kawasan Kota Tenggarong.

Para pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam Lorong Pasar Ramadan diberikan kesempatan untuk memasarkan produk kuliner mereka kepada masyarakat luas. Dengan konsentrasi pengunjung yang tinggi selama bulan Ramadan, para pedagang berpotensi mendapatkan peningkatan omzet yang signifikan.

“Lorong Pasar Ramadan ini merupakan inisiatif Pemkab Kukar untuk memberdayakan ekonomi mikro di bulan puasa. Kami, pemerintah kecamatan, hanya memfasilitasi tempat dan semua lapak yang ada ini dikelola oleh beberapa kelompok,” sebutnya.

Sementara itu, saat disinggung mengenai tarif yang dikenakan bagi pelaku usaha yang ingin masuk ke Lorong Pasar Ramadan, Sukono menegaskan bahwa pihaknya tidak ikut campur dalam urusan tersebut. Seluruh pengelolaannya dikembalikan kepada masing-masing kelompok.

“Kami hanya menyediakan tempat. Untuk urusan tenda dan biaya lapak, kami tidak ikut campur karena ada tiga kelompok Pasar Ramadan yang mengelola ini. Tapi pelaku usaha yang mau berjualan bisa lapor ke kami, nanti akan kami fasilitasi untuk daftar,” tutupnya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

Berdebat Sengit dengan Zelenskyy, Trump Ingin Gencatan Senjata Segera

WASHINGTON – Presiden AS Donald Trump menilai Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy telah bertindak berlebihan, menyusul pertemuan kedua pemimpin yang tidak berjalan baik di Gedung Putih.

Berbicara kepada wartawan sebelum berangkat ke Florida, Jumat (28/2), Trump menegaskan kembali bahwa ia menginginkan perdamaian dalam perang antara Rusia dan Ukraina. Pernyataan itu disampaikan setelah perdebatan sengit antara dirinya, Zelenskyy, dan Wakil Presiden JD Vance di Ruang Oval Gedung Putih.

“Dari sudut pandangnya, ia terlalu berlebihan. Kami menginginkan perdamaian. Kami tidak mencari seseorang yang akan merekrut kekuatan yang kuat dan kemudian tidak berdamai karena mereka merasa berani,” kata Trump, mengkritisi sikap Zelenskyy.

“Kami tidak ingin terlibat dalam perang selama 10 tahun dan bermain-main,” ujarnya, menambahkan.

Trump menyebut Zelenskyy ingin melanjutkan perang.

“Dia adalah orang yang ingin kita bergabung dan terus berperang. Tetapi posisinya sangat lemah. Saya ingin perdamaian segera. Presiden (Rusia) Putin pun ingin mewujudkannya, dia ingin mengakhiri perang,” kata Trump.

Alih-alih melanjutkan perang, Trump mendesak Zelenskyy untuk segera melakukan gencatan senjata.

“Kita akan mengakhiri perang atau membiarkannya bertempur. Dan jika dia bertempur, hasilnya tidak akan bagus karena tanpa kita (AS), dia tidak akan menang,” kata Trump.

Perang kata-kata yang sangat tidak diplomatis berlangsung sekitar 10 menit saat Zelenskyy, dalam pertemuan dengan Trump, berusaha membela posisinya atas konflik yang telah berlangsung selama lebih dari tiga tahun dengan Rusia.

Zelenskyy meninggalkan Gedung Putih setelah pertengkaran publik tersebut. Upacara penandatanganan kesepakatan mineral penting dan konferensi pers bersama yang direncanakan sebelumnya, dibatalkan. (ANT/MK)

Pewarta : Yashinta Difa Pramudyani
Editor : Primayanti

PPN Tiket Pesawat Lebaran Ditanggung Pemerintah, Berlaku Mulai 1 Maret 2025

0

JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pajak pertambahan nilai (PPN) yang ditanggung pemerintah sebagian untuk tiket pesawat ekonomi domestik pada mudik Lebaran tahun ini mulai berlaku pada 1 Maret 2025.

“Kami sudah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 18 Tahun 2025, PMK ini adalah mengenai pajak pertambahan nilai yang ditanggung pemerintah sebagian untuk tiket pesawat ekonomi yang akan dilakukan atau untuk perjalanan domestik dalam hal ini bagi masyarakat kita yang akan melakukan traveling. Dari PMK ini kita sampaikan akan berlaku untuk pembelian tiket tanggal 1 Maret hingga 7 April bagi traveling atau tiket yang akan melakukan perjalanan antara 24 Maret hingga 7 April 2025,” ujar Sri Mulyani di Bandara Soekarno-Hatta, Tanggerang, Banten pada Sabtu (1/3/2025) seperti dikutip dari Antara.

Artinya, lanjut dia, seluruh tiket pesawat ekonomi dalam negeri yang dibeli mulai Sabtu hari ini pada 1 Maret hingga 7 April untuk jadwal penerbangan antara 24 Maret hingga 7 April akan dikurangi pajak pertambahan nilainya, sehingga masyarakat hanya membayar pajak 5 persen, artinya yang 6 persen ditanggung oleh pemerintah.

“Pada periode tanggal 24 Maret hingga 7 April ini dengan penurunan PPN, penurunannya 6 persen sehingga yang dibayar hanya 5 persen dan ikut berkontribusi sesuai yang tadi dijelaskan oleh Pak Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) adalah menurunkan tiket pesawat ekonomi dalam negeri hingga bisa mencapai 13 persen hingga 14 persen,” kata Sri Mulyani.

Sesuai dengan arahan Presiden agar pemerintah terus membantu masyarakat terutama pada masa-masa yang luar biasa penting seperti Lebaran ini, dimana masyarakat akan melakukan mobilitas untuk kembali pulang kampung atau bertemu dengan sanak saudara, maka Kementerian Keuangan atas koordinasi dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan beserta seluruh kementerian terkait juga berpartisipasi untuk bisa memberikan keringanan bagi masyarakat yang akan melaksanakan traveling di dalam hari-hari mendekati lebaran.

Kementerian Keuangan telah melakukan langkah untuk bisa terus mendukung dan mengurangi beban masyarakat.

PMK Nomor 18 Tahun 2025 tentang Pajak Pertambahan Nilai Atas Penyerahan Jasa Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri Kelas Ekonomi yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggatan 2025 bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan mudik hari raya Idul Fitri.

Pemerintah memberikan stimulus fiskal pada hari besar keagamaan nasional Ramadhan Lebaran berupa insentif pajak pertambahan nilai atas penyerahan jasa angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri kelas ekonomi yang ditanggung pemerintah tahun anggaran 2025. (ANT/MK)

Pewarta : Suharsana Aji Sasra J C
Editor : Ahmad Buchori

Pasukan Brigade Mobile II Perkuat Sistem Pengamanan Kota Nusantara

PENAJAM PASER UTARA – Pasukan Brigade Mobile (Brimob) II Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur memperkuat sistem pertahanan Kota Nusantara, ibu kota Indonesia di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dengan patroli khusus.

Patroli khusus dilaksanakan.personel Resimen I Gegana Pasbrimob II yang dipimpin Inspektur Polisi Dua (IPDA) Arbain,” ujar Komandan Resimen I Gegana Pasukan Brimob II Polda Kaltim.Kombes Pol Bambang Wiji Asmoro di Sepaku, Penajam Paser Utara, Sabtu (1/3/2025).

Patroli khusus tersebut atensi langsung dari Komandan Pasukan Brimob II Korps Brimob Kepolisian Negara Indonesia (Polri).Brigadir Jendral Polisi (Brigjen Pol) Arif Budiman.

Pelaksanaan patroli juga dilengkapi alat utama sistem senjata (alut) dan alat khusus (alsus) agar lebih efektif dalam memantau dinamika situasi di lapangan, jelas Bambang Wiji Asmoro, ataupun digunakan pada saat penindakan bila dibutuhkan.

Patroli khusus tersebut, pengamanan berbagai objek vital dan jalur utama menuju Kota Nusantara, pencegahan maupun penindakan tindak kriminal, serta deteksi dini ancaman terutama yang masuk kategori gangguan keamanan intensitas tinggi (GKIT).

Patroli merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab pasukan Brimob II, kata dia,.dalam menjamin terpelihara situasi Kamtibmas di wilayah Kota Nusantara agar tetap kondusif.

“Resimen I Gegana Pasukan Brimob II berkoordinasi aktif dengan berbagai pihak terkait, termasuk Satgas Nusantara Mahakam dari Polda Kaltim,” tambahnya.

Patroli khusus tersebut diharapkan menjadikan kawasan Kota Nusantara tetap aman dan kondusif, sehingga proses pembangunan dapat berjalan lancar dan sesuai rencana.

Langkah dilakukan patroli khusus sebagai bagian komitmen Polri dalam memelihara situasi, kondisi dan proses pembangunan Kota Nusantara yang aman dan kondusif, demikian Bambang Wiji Asmoro. (ANT/KN)

Bamsoet : Libatkan Notaris dan Kurator dalam Berantas Mafia Tanah

0

JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo alias Bamsoet mengatakan kurator dan notaris juga harus dilibatkan dalam upaya pemberantasan mafia tanah yang merugikan masyarakat dan merusak tatanan hukum pertanahan di Indonesia.

Menurut dia, notaris dan kurator mempunyai tugas untuk menjustifikasi sah atau tidaknya perubahan status agunan tanah. Pengawasan yang lemah dapat membuka peluang bagi praktik korupsi dan manipulasi, sehingga upaya pemberantasan mafia tanah semakin sulit dilakukan.

“Pemberantasan mafia tanah memerlukan upaya komprehensif dari semua pihak, mulai dari pemerintah, lembaga keuangan, hingga masyarakat. Dengan pendekatan yang terintegrasi dan penegakan hukum yang tegas, praktik mafia tanah dapat dicegah dan masyarakat lemah dapat terlindungi dari kerugian ekonomi dan sosial,” kata Bamsoet di Jakarta, Sabtu (1/3/2025).

Dia mengatakan mafia tanah melibatkan oknum dari berbagai pihak, mulai dari perbankan, lembaga pembiayaan, notaris, kurator, hingga balai lelang. Banyak masyarakat terpaksa menggadaikan tanah kepada lembaga pembiayaan karena tekanan ekonomi, dan kemudian dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk membentuk jaringan mafia tanah.

“Masyarakat perlu diberikan edukasi mengenai hak-hak mereka terkait kepemilikan tanah dan prosedur legal yang harus ditempuh dalam transaksi pertanahan. Melindungi hak atas tanah dan properti masyarakat adalah langkah penting menuju keadilan sosial dan kesejahteraan yang lebih merata,” kata dia.

Dia mengatakan mafia tanah merupakan sindikat yang beroperasi secara sistematis dengan memanfaatkan celah dalam sistem administrasi pertanahan. Modus operandi yang sering digunakan antara lain pemalsuan dokumen, penipuan, penggelapan, pendudukan ilegal, dan jual beli tanah sengketa.

Kemudian, keterlibatan oknum pejabat, aparat penegak hukum, dan profesi terkait seperti notaris memperumit penanganan kasus ini.

“Sepanjang tahun 2023, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berhasil menuntaskan 62 kasus mafia tanah dengan menetapkan 159 orang sebagai tersangka. Namun, jumlah ini belum mencerminkan keseluruhan permasalahan yang ada, mengingat banyaknya kasus yang belum terungkap,” kata dia. (ANT/KN)

Kades Kohod Tanggapi Soal Denda Rp48 Miliar Pagar Laut

0

TANGERANG – Kepala Desa (Kades) Kohod, Arsin melalui kuasa hukumnya Yunihar menanggapi persoalan hukuman denda administratif sebesar Rp48 miliar yang dilayangkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kepada kliennya terkait dengan pembangunan pagar laut di Kabupaten Tangerang, Banten.

Menurut Yunihar, bila sangkaan terhadap kliennya tersebut merupakan hal yang tidak berdasar dan relevan sehingga terlihat dipaksakan untuk menjerat kliennya itu.

“Tanggapan kami bahwa pernyataan Menteri KKP tidak mendasar. Semua yang di sampaikan yang terhormat Menteri KKP,” ucapnya di Tangerang, Sabtu (1/3/2025).

Ia mengaku hingga saat ini pihaknya belum mengetahui dan belum menerima surat penetapan sebagai tersangka dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait pemagaran laut Tangerang yang disebutkan dilakukan Arsin selaku Kades Kohod.

“Karena kami belum tahu pertimbangan dan isi surat penetapannya sehingga mohon belum bisa banyak menanggapi,” ujarnya.

Meski demikian, kuasa hukum Kades Arsin tetap akan menghargai hasil keputusan dan tugas serta kewenangan Kementerian Kelautan dan Perikanan tersebut.

“Sekalipun demikian kami hargai sebagai tupoksi beliau. Tapi hingga hari ini klien kami belum tahu dan belum menerima pemberitahuan resminya, kami tahu nya dari berita, jika pemberitahuan resminya sudah kami terima akan kami sampaikan dan diskusikan dengan klien mengingat klien saat ini di dalam tahanan,” jelas dia.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyatakan bahwa Kepala Desa Kohod dan staf diberi waktu 30 hari untuk membayar denda administratif sebesar Rp48 miliar terkait dengan pembangunan pagar laut di perairan Kabupaten Tangerang, Banten.

Trenggono mengungkapkan bahwa Kepala Desa Kohod bersama staf aparatnya telah diberi batas waktu maksimum 30 hari untuk melunasi denda yang telah dikenakan atas pembangunan pagar laut tersebut.

“Itu maksimum 30 hari dia (Kepala Desa Kohod dan staf) harus bayar. Dan dia menyatakan sanggup membayar dalam pernyataan itu,” kata Trenggono di Jakarta.

Trenggono menyampaikan hal itu ketika anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan mendalami soal pagar laut Tangerang dalam sesi pendalaman pada rapat kerja tersebut.

Dia juga mengungkapkan bahwa dalam melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam kasus itu, pihaknya turut melibatkan aparat penegak hukum (APH) dari Bareskrim Polri.

Meski begitu, ia enggan berkomentar mengenai apakah ada pihak lain yang menjadi dalang dalam kasus pagar laut tersebut. “Itu ranahnya bukan di KKP,” kata Trenggono. (ANT/KN)

RI akan Terbitkan Visa Baru bagi Mahasiswa Palestina

0

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas) RI Yusril Ihza Mahendra mengatakan pemerintah Indonesia akan segera menerbitkan visa baru bagi para mahasiswa Palestina penerima beasiswa dari pemerintah Indonesia untuk melanjutkan studinya.

“Apabila nanti mereka kembali ke sini, saya katakan itu tidak masalah. Kami akan segera memberikan visa baru atau memperpanjang visa yang telah diberikan kepada mereka,” ujar Yusril, seperti dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (1/3/2025).

Pernyataan itu menanggapi laporan Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun dalam pertemuan di Jakarta, Rabu (26/2), tentang kondisi belasan mahasiswa Palestina yang mendapat beasiswa dari pemerintah Indonesia.

Status visa mereka disebutkan sudah kedaluwarsa dan membutuhkan perpanjangan. Mereka sebelumnya tidak bisa keluar dari Palestina karena situasi perang.

Selain itu, Yusril juga menanyakan upaya diplomasi Palestina dalam rangka memperkuat status Palestina dari negara pengamat non-anggota menjadi anggota penuh di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Ia juga mempertanyakan berbagai langkah diplomatik yang sudah dilakukan dalam menghadapi perubahan peta politik dunia saat ini, yang harus dimanfaatkan Palestina untuk memperkuat posisi mereka.

“Karena kita tahu bahwa secara militer tidak mungkin dilakukan perjuangan untuk mencapai kemerdekaan Palestina oleh karena ketidakseimbangan militer Palestina dibandingkan dengan kekuatan Israel,” katanya.

Dirinya pun menegaskan sikap pemerintah Indonesia yang terus mendukung kemerdekaan Palestina karena sejak tahun 1948 sampai sekarang, baik pemerintah maupun negara Indonesia, selalu konsisten mendukung perjuangan dan kemerdekaan serta terbentuknya sebuah negara Palestina.

Dia berharap Palestina dapat mengupayakan diplomasi kepada negara-negara Arab agar memiliki satu pandangan yang sama dalam mendukung Palestina merdeka.

Di sisi lain, Menko turut menyinggung nasib Rumah Sakit Indonesia di Gaza yang tidak bisa beroperasi lagi akibat serangan Israel. Medical Emergency Rescue Committe (MER-C), lembaga yang membangun rumah sakit itu melalui dana donasi rakyat Indonesia, sebelumnya telah menemui Yusril dan meminta difasilitasi oleh pemerintah Indonesia untuk memperbaiki rumah sakit itu.

Adapun status rumah sakit itu berada di atas tanah wakaf yang diberikan kepada MER-C oleh Palestina. Ketika pembangunan selesai dilakukan, operasional dan tanggung jawab rumah sakit tersebut diserahkan kepada otoritas kesehatan Palestina.

“Sekarang karena keadaannya rusak, apakah mau dikelola kembali oleh MER-C atau langkah apa yang dilakukan oleh pemerintah Palestina. Tapi sampai hari ini, belum ada kejelasan karena memang situasinya masih sangat tidak memungkinkan di daerah Gaza,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dubes Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun menyampaikan terima kasih atas dukungan konsisten rakyat dan pemerintah Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina.

Situasi Gaza saat ini, lanjutnya, masih membutuhkan perhatian dan bantuan internasional.

“Ada ratusan ribu warga yang tidak memiliki tempat tinggal dan kekurangan bahan makanan serta akses fasilitas kesehatan yang minim,” ungkap Zuhair. (ANT/KN)

Komnas HAM Desak Sritex Hindari PHK Massal, Pastikan Hak Pekerja Dilindungi

0

JAKARTA – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta perusahaan untuk tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dan meminta pemerintah untuk memastikan bahwa hak-hak pekerja dilindungi.

Pernyataan itu disampaikan Koordinator Subkomisi Penegakan HAM Komnas HAM Uli Parulian Sihombing dalam keterangan dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (2/3/2025), untuk merespons PHK maupun rencana PHK massal di PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), PT Sanken Indonesia, dan PT Yamaha Music Indonesia.

“Komnas HAM perlu menyampaikan beberapa hal atas adanya rencana PHK massal tersebut, yaitu meminta korporasi tidak melakukan PHK dan negara, khususnya Kementerian Ketenagakerjaan, memastikan hak-hak pekerja/buruh untuk dihormati, dan dilindungi,” kata Uli.

Jika permasalahan PHK diselesaikan melalui mekanisme pengadilan hubungan industrial, Komnas HAM meminta agar adanya transparansi, independensi, dan imparsial.

Selain itu, Komnas HAM meminta pemerintah memastikan perlindungan hak-hak normatif pekerja yang di-PHK, adanya jaminan sosial selama pekerja belum mendapatkan pekerjaan baru, dan pekerja mendapatkan tunjangan hari raya sesuai tenggang waktu yang telah resmi ditetapkan.

Uli mengatakan bahwa Komnas HAM menaruh perhatian terhadap gelombang PHK yang terjadi pada awal tahun 2025. Sebab, PHK berpotensi melanggar hak-hak pekerja.

“Baik hak-hak normatif, jaminan sosial, dan khususnya tunjangan hari raya, jika (PHK) melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku dan dilakukan secara sewenang-wenang,” ucap Uli.

Dia menjelaskan sepanjang tahun 2024, Komnas HAM menerima 67 pengaduan terkait dengan PHK. Jakarta menjadi daerah paling banyak terjadinya PHK, diikuti Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Hasil pemantauan Komnas HAM menunjukkan bahwa saat ini masyarakat sulit mendapatkan pekerjaan formal. Di tengah kehadiran teknologi akal imitasi (AI) yang menggantikan jenis pekerjaan tertentu juga mempersulit pekerja yang di-PHK untuk mendapatkan pekerjaan kembali.

“Begitu juga pekerjaan sektor informal yang muncul di era digital, seperti pekerja digital dan transportasi daring, belum mendapatkan perlindungan atas hak-hak normatif dan perlindungan sosialnya,” imbuh Uli.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Sukoharjo, Jawa Tengah, Sumarno mengatakan karyawan PT Sritex di-PHK per 26 Februari, terakhir bekerja pada 28 Februari, dan perusahaan ditutup mulai 1 Maret 2025.

Selain itu, Kementerian Perindustrian mengatakan bahwa pabrik industri peralatan listrik Sanken, yang berlokasi di Kawasan Industri MM2100, Cikarang, Jawa Barat, berencana menghentikan produksinya pada bulan Juni 2025. Penutupan itu permintaan langsung dari induk perusahaan di Jepang.

Di sisi lain, menurut catatan Partai Buruh, pada akhir Desember 2024 atau awal Januari 2025, PT Yamaha Music Indonesia yang memproduksi piano telah memberhentikan sekitar 400 orang pekerja di pabrik yang berlokasi di Bekasi, Jawa Barat serta 700 orang pekerja di Jakarta. (ANT/KN)

Lorong Pasar Ramadan kembali Hadir di Kawasan Masjid Agung SAMS Tenggarong

TENGGARONG – Ditengah semaraknya Bulan Suci Ramadan 1446 Hijriah kawasan Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) kembali disulap menjadi Lorong Pasar Ramadan. Kawasan tersebut seketika menjadi pusat kuliner dan ekonomi selama bulan suci.

Tidak hanya berfungsi sebagai tempat berburu takjil, Lorong Pasar Ramadan juga menjadi roda penggerak ekonomi rakyat, dengan perputaran uang yang diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah. Tahun lalu saja, transaksi di sini menembus Rp 30 miliar.

Keterangan ini disampaikan langsung oleh Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, saat membuka Lorong Pasar Ramadan pada Sabtu (1/3/2025).

“Alhamdulillah, tahun ini kita bisa mengumpulkan para pedagang di satu lokasi agar lebih rapi, nyaman, dan tidak mengganggu arus lalu lintas,” ujar Bupati Edi, yang disambut antusias oleh warga.

Pembukaan pasar ini berlangsung meriah dengan tabuhan rebana yang dikomandoi langsung oleh Bupati Edi Damansyah bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar, Sunggono.

Dalam kesempatan ini, Edi Damansyah juga mengingatkan masyarakat untuk tetap mengutamakan nilai-nilai spiritual dan meningkatkan intensitas ibadah selama bulan suci.

“Jangan hanya semangat ke pasar, tapi juga semangat ke masjid. Jaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan agar semua bisa menikmati suasana Ramadan dengan baik,” pungkasnya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

Bertemu KH Saifuddin Marzuki, Rendi Solihin Dapat Dukungan Jelang PSU

0

SAMBOJA – Langit Samboja siang itu terlihat cerah, tetapi beban di pundak Rendi Solihin belum juga reda. Kemenangan besar yang ia raih bersama Edi Damansyah di Pilkada Kutai Kartanegara 2024 dengan torehan 259.489 suara—67 persen dari total suara sah—seolah tak berarti setelah Mahkamah Konstitusi mendiskualifikasi pasangannya dan memerintahkan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Kini, dalam dinamika politik yang penuh ketidakpastian, Rendi mencari pegangan dan nasihat dari sosok yang dihormatinya, KH Saifuddin Marzuki.

Di Pondok Pesantren Al Arsyadi, Kelurahan Handil Baru, Kecamatan Samboja, Rendi tiba di tengah suasana Ramadan yang tenang namun sarat makna. Begitu melihatnya, Pimpinan Pondok Pesantren Al Arsyadi, KH Saifuddin Marzuki, segera melangkah mendekat dan merangkulnya erat. Momen itu bukan sekadar sapaan, melainkan isyarat dukungan moral dalam situasi politik yang tidak mudah. Mata sang kiai menatap tajam, seakan memahami tantangan besar yang kini dihadapi Rendi.

Percakapan pun mengalir dengan hangat. Rendi duduk penuh takzim, mendengarkan setiap wejangan yang disampaikan KH Saifuddin Marzuki. Sesekali, kiai itu terdiam, merenungi kata-kata yang baru saja ia ucapkan. Rendi, di sisi lain, menyerap setiap nasihat dengan penuh perhatian. “Saya ingin memohon nasihat dari orangtua kami ini. Beliau menjadi salah satu orangtua kami di Samboja,” ujar Rendi dengan nada hormat.

Rendi Solihin (kanan) bersama KH Saifuddin Marzuki saat bersilaturahmi di Pondok Pesantren Al Arsyadi, Kelurahan Handil Baru, Kecamatan Samboja, Sabtu (1/3).

Di antara perbincangan, terselip pembahasan mengenai dinamika politik Kukar, termasuk keputusan MK yang menggugurkan pencalonan Edi Damansyah. Rendi menyadari bahwa perjalanan politiknya kini jauh lebih menantang. Ia harus kembali berjuang, bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk menjaga amanah rakyat yang telah memberikan dukungan besar padanya di Pilkada sebelumnya.

Saat pembicaraan beralih ke PSU yang akan datang, KH Saifuddin Marzuki menyampaikan dukungannya dengan nada penuh keyakinan. “Insya Allah kita dukung, kalau orang sini, kenapa tidak kita dukung,” ucapnya mantap.

Dukungan itu bukan sekadar pernyataan politik, tetapi juga pengakuan atas kedekatan Rendi dengan masyarakat Samboja dan sekitarnya. Di tengah persaingan yang semakin ketat, restu dari seorang tokoh agama yang dihormati menjadi angin segar bagi perjuangannya. Dengan langkah yang lebih mantap, Rendi meninggalkan pondok pesantren, membawa harapan dan semangat baru untuk kembali merebut kepercayaan rakyat di PSU mendatang. (MK)

Editor: Agus S