Beranda blog Halaman 479

Pemkab Kukar Perkuat Digitalisasi Pendidikan dan Perluas Akses Beasiswa

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, dengan mendorong digitalisasi pembelajaran dan memperluas akses beasiswa bagi seluruh peserta didik.

Bupati Kukar, Edi Damansyah, menegaskan bahwa teknologi harus menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan di daerahnya. Agar siswa dapat bersaing di era digital. Salah satu langkah nyata yang telah dilakukan adalah penerapan teknologi dalam proses belajar-mengajar di berbagai sekolah. Termasuk melalui program Google for Education yang kini telah diterapkan di SMPN 3 Tenggarong.

“Kami sangat mengapresiasi sekolah-sekolah yang sudah mulai mengadopsi teknologi dalam pembelajaran. Ini membuktikan bahwa pendidikan di Kukar terus berkembang dan semakin siap menghadapi tantangan global,” ujar Edi dalam kunjungannya pada Kamis (6/3/2025).

Edi menilai bahwa inovasi digital di dunia pendidikan harus terus diperluas, agar tidak hanya sekolah di perkotaan yang menikmati kemajuan teknologi. Tetapi juga sekolah-sekolah di pedalaman Kukar. Dengan pemanfaatan teknologi, siswa dapat lebih mudah mengakses berbagai sumber belajar, meningkatkan keterampilan digital, serta memperluas wawasan mereka di tingkat nasional maupun internasional.

“Kita ingin memastikan bahwa anak-anak Kukar memiliki akses terhadap teknologi pembelajaran modern, sehingga mereka tidak tertinggal dibandingkan siswa di daerah lain. Ini adalah bagian dari upaya kita dalam meningkatkan mutu pendidikan,” tambahnya.

Selain mendorong inovasi digital dalam pendidikan, Pemkab Kukar juga berkomitmen untuk memperluas akses beasiswa. Program Beasiswa Kukar Idaman yang selama ini berbasis online masih menemui kendala bagi siswa di daerah pedalaman, sehingga Pemkab Kukar berupaya mencari solusi agar bantuan pendidikan ini lebih merata.

“Beasiswa tidak hanya untuk siswa berprestasi, tetapi juga bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Jangan sampai ada anak di Kukar yang putus sekolah hanya karena kendala ekonomi,” tegasnya.

Ia juga meminta agar kepala sekolah dan guru berperan aktif dalam memastikan seluruh siswa, khususnya kelas 9 SMP, memiliki rencana pendidikan lanjutan agar tidak ada yang berhenti sekolah setelah lulus.

“Pendidikan adalah investasi utama bagi pembangunan daerah. Kita harus memastikan bahwa seluruh anak di Kukar mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang,” pungkasnya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

DP3A Kukar Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, Fokus pada Penanganan Cepat Kasus Kekerasan

TENGGARONG – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat komitmennya, dalam melindungi perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah mengoptimalkan layanan pengaduan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129, agar lebih mudah diakses oleh masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DP3A Kukar, Hero Suprayetno, menegaskan bahwa pihaknya akan bekerja lebih aktif dalam menangani laporan kekerasan dengan sistem yang lebih responsif dan terintegrasi.

“Kami ingin memastikan bahwa perempuan dan anak di Kukar mendapatkan perlindungan yang maksimal. Layanan SAPA 129 ini akan menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung penanganan kasus kekerasan yang mereka alami,” ujarnya pada Kamis (6/3/2025).

Untuk memastikan setiap laporan yang masuk dapat segera ditindaklanjuti, DP3A Kukar menggandeng berbagai instansi terkait. Termasuk kepolisian, lembaga bantuan hukum, serta rumah aman. Koordinasi ini diharapkan dapat mempercepat proses penanganan korban dan memberikan pendampingan psikososial serta hukum yang dibutuhkan.

“Kami ingin menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi perempuan dan anak. Dengan sistem kerja sama ini, diharapkan setiap kasus bisa ditangani secara cepat, dan korban mendapatkan perlindungan serta pemulihan yang mereka butuhkan,” tambahnya.

Selain memperkuat layanan pengaduan, DP3A Kukar juga berencana untuk meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya melaporkan tindakan kekerasan. Hal ini dilakukan untuk membangun kesadaran publik agar tidak takut bersuara dan lebih proaktif dalam membantu korban.

Layanan SAPA 129 dapat diakses dengan panggilan telepon maupun WhatsApp, sehingga masyarakat dapat dengan mudah melaporkan kasus kekerasan atau meminta bantuan kapan saja.

“Kami ingin layanan ini semakin dikenal luas oleh masyarakat dan dimanfaatkan sebagai sarana mencari keadilan bagi korban kekerasan. Dengan dukungan dari berbagai pihak, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan melindungi mereka yang rentan terhadap kekerasan,” pungkasnya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

Bupati Kukar Dorong Peningkatan Kepedulian Sosial dan Keagamaan di Bulan Ramadan

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, mengajak masyarakat untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum meningkatkan kepedulian sosial dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Edi Damansyah menekankan pentingnya kebersamaan dan gotong royong. Terutama dalam membantu masyarakat yang kurang mampu, agar bisa merasakan keberkahan Ramadan.

“Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang berbagi dan mempererat tali persaudaraan. Saya mengajak seluruh masyarakat Kukar untuk lebih peduli kepada sesama, terutama mereka yang membutuhkan uluran tangan kita,” ujar Edi Damansyah.

Sebagai bentuk dukungan terhadap semangat kepedulian sosial, Pemkab Kukar terus memperkuat program bantuan bagi masyarakat kurang mampu. Berbagai inisiatif, seperti santunan bagi anak yatim, bantuan sembako, serta program bedah rumah, telah dijalankan untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam menikmati kebahagiaan Ramadan.

“Kami ingin memastikan bahwa semua lapisan masyarakat, terutama mereka yang kurang beruntung, bisa menjalani Ramadan dengan lebih nyaman dan berkecukupan,” tambahnya.

Selain kepedulian sosial, bupati Kukar juga mengajak masyarakat untuk memperbanyak kegiatan keagamaan. Seperti tadarus Al-Qur’an, salat berjamaah, dan kajian Islam. Ia berharap masjid-masjid di Kukar semakin makmur selama Ramadan. Bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan keagamaan bagi semua kalangan.

“Mari kita manfaatkan bulan yang penuh berkah ini untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, baik secara individu maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Jadikan Ramadan ini sebagai momen untuk meningkatkan kualitas spiritual dan kebersamaan,” tutupnya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Edotor : Muhammad Rafi’i

Rosan : Anjloknya IHSG Bukan karena Sentimen Negatif Danantara

0

JAKARTA – Kepala Badan Pelaksana (CEO) BPI Danantara Rosan Perkasa Roeslani menilai anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) saat peluncuran Danantara bukan karena pasar merespons negatif Danantara.
Rosan menjelaskan saat itu IHSG di beberapa negara ASEAN, terutama yang emerging market, juga melemah.

“Memang Indeks Harga Saham Gabungan kita ini menurun, tetapi menurunnya bukan di Indonesia saja. Di emerging market, di negara ASEAN pun semua memang sedang mengalami penurunan,” kata Rosan menjawab pertanyaan wartawan saat jumpa pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/3/2025).

CEO BPI Danantara melanjutkan IHSG Bursa Efek Indonesia sejak Senin sampai hari ini pun kembali rebound.

“Bahkan, harga-harga bank kita ini sudah di atas harga pada tanggal 24 kemarin,” sambung Rosan.

Dalam kesempatan yang sama, Rosan mengaku dirinya tidak khawatir dengan gejolak IHSG itu, karena dia yakin fundamental perekonomian Indonesia kuat.

“Fundamental dari perusahaan-perusahaan kita, bank-bank kita itu sangat baik, sangat kuat. Jadi kami percaya, semua ini dengan fundamental (yang kuat, red.),” kata Rosan Roeslani.

Dia kemudian menyebutkan Presiden Prabowo Subianto juga sempat menyinggung persoalan itu saat menerima tiga pimpinan Danantara di Istana sore ini.

“Bapak Presiden pun tadi membicarakan seperti ini juga. Beliau percaya fundamental kita kuat. Jadi, kalau itu turun, karena ada persepsi atau secara technical, itu adalah suatu hal yang sangat wajar, dan sangat lumrah dalam naik, dan turunnya harga saham kita,” kata Rosan.

Rosan bersama Kepala Pelaksana Bidang Operasional (COO) Dony Oskaria, dan Kepala Pelaksana Bidang Investasi (CIO) Pandu Sjahrir menghadap Presiden Prabowo di Istana, Rabu (5/3/2025) sore, dan melaporkan kegiatan mereka selama seminggu lebih sejak Danantara resmi terbentuk pada 24 Februari.

Pertemuan itu berlangsung selama 2 jam lebih diselingi dengan buka puasa bersama.
Presiden meresmikan BPI Danantara pada 24 Februari 2025 dalam acara yang dihadiri oleh mayoritas pejabat negara, kalangan pelaku usaha, duta-duta besar negara sahabat, dan tamu-tamu asing.

Presiden Prabowo, saat acara peluncuran, menegaskan Danantara bukan hanya badan pengelola investasi, tetapi juga instrumen pembangunan nasional yang akan mengoptimalkan pengelolaan kekayaan Indonesia demi kesejahteraan rakyat. (ANT/KN)

Tragis, Balita Korban Banjir di Tebet Tewas Terseret Arus

0

JAKARTA – Anak laki-laki berinisial A (2) yang menjadi korban terseret arus Kali Ciliwung tak memakai pelampung saat evakuasi banjir di Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, pada Selasa (4/3/2025).

“Jadi yang pakai pelampung itu damkarnya, sedangkan yang korban enggak dikasih,” kata tante korban bernama Siti Mulatifah kepada wartawan di Jakarta, Rabu (5/3/2025).

Pada awalnya dia bersama dua anaknya yang dipilih untuk dievakuasi terlebih dahulu oleh petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan.

Dia mengatakan, memang dari awal tidak diberi pelampung saat proses evakuasi. Saat itu ketinggian banjir mencapai dua meter.

“Awalnya memang lawan arus, arus deras. Terus juga nggak dikasih pelampung,” ujarnya.

Setelah itu, ibu korban beserta korban dan tetangganya juga dibantu dalam evakuasi.
Perahu pun sempat terombang-ambing dengan arahnya yang maju mundur. Ibu dan korban pun saling memeluk satu sama lain menjaga diri.

“Korban dipegang sama orang tuanya, dipeluk,” ujarnya.

Namun dalam prosesnya, lantaran arus sangat deras maka perahu menjadi terbalik sehingga pelukan itu terlepas.

Kemudian, korban akhirnya terbawa arus kali hingga ditemukan meninggal dunia di belakang mushalla pada Rabu pukul 00.30 WIB. Jenazah korban A kini telah dimakamkan di TPU Menteng Pulo.

Dalam akhir keterangannya, Siti berpesan kepada Gubernur DKI Pramono Anung yang turut mendatangi ke rumah duka untuk menjadikan hal ini pelajaran agar ke depannya tak ada korban lagi.

“Saya sih cuma kasih pesan saja biar ke depannya lebih baik lagi, biar tidak ada korban lagi. Sama ya korban harus pakai pelampung biar lebih aman agar tidak ada korban selanjutnya,” ujarnya.

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) memastikan membantu kebutuhan mulai dari perlengkapan jenazah hingga proses pemakaman. Semua sudah ditanggung jajarannya sebagai bentuk bantuan.

Sebelumnya, seorang anak laki-laki berinisial A (2) terseret arus Kali Ciliwung saat dilakukan evakuasi banjir di Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, pada Selasa (4/3). Korban ditemukan di dekat rumahnya dalam kondisi meninggal pada Rabu sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

Korban ditemukan setelah kondisi luapan air Kali Ciliwung surut drastis dan listrik di permukiman sudah dinyalakan oleh PLN. (ANT/KN)

Kejagung Tegaskan Penggeledahan Kasus Korupsi Minyak Sesuai SOP

0

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan bahwa penggeledahan yang dilakukan dalam rangka penyidikan kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada tahun 2018—2023 dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Penegasan itu disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar sebagai respons adanya video di media sosial yang menyebutkan bahwa catatan hasil sitaan di rumah pengusaha minyak Muhammad Riza Chalid bocor ke publik.

“Untuk berbagai penggeledahan dan penyitaan yang dilakukan di berbagai tempat, kami sudah sampaikan barang-barang apa saja yang sudah disita. Namun, terkait dengan apa muatannya, apa isinya, itu sangat betul dijaga secara rahasia dan bagaimana pengolahannya dilakukan melalui SOP tertentu,” kata Harli dalam video yang diterima ANTARA di Jakarta, Rabu (5/3/2025) malam.

Sama seperti penggeledahan, lanjut dia, proses pemeriksaan saksi maupun tersangka oleh penyidik pun juga dilakukan berdasarkan SOP.

“Semua proses, baik penggeledahan maupun pemeriksaan, itu ada SOP yang sudah ditentukan. Bahwa selama dalam proses pemeriksaan terhadap para saksi maupun tersangka, berita-berita acara pemeriksaan itu ada pada penyidik yang sudah diberikan surat perintah penyidikan,” ucapnya.

Maka dari itu, ia menegaskan bahwa informasi yang menyebutkan bahwa catatan hasil sitaan tersebut bocor ke publik, adalah narasi yang salah.

Diketahui, penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) tengah melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) tahun 2018–2023.

Beberapa tempat, di antaranya dua rumah milik pengusaha Muhammad Riza Chalid, gedung PT Orbit Terminal Merak (OTM) di Cilegon, dan fuel terminal atau terminal bahan bakar minyak (TBBM) PT Pertamina Patra Niaga di Cilegon.

Sebagai informasi, Riza Chalid merupakan ayah dari salah satu tersangka dalam kasus ini, yaitu Muhammad Kerry Andrianto Riza (MKAR) selaku beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa.

Lalu, dari penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik seperti ponsel dan CCTV.
Barang bukti yang telah disita selanjutnya akan dianalisis untuk mengetahui keterkaitannya dalam perkara ini.

Adapun Kejagung dalam kasus ini telah menetapkan sembilan orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) pada tahun 2018-2023, yaitu Riva Siahaan (RS) selaku Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Sani Dinar Saifuddin (SDS) selaku Direktur Feedstock dan Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional, Yoki Firnandi (YF) selaku Direktur Utama PT Pertamina International Shipping, Agus Purwono (AP) selaku VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional, Maya Kusmaya (MK) selaku Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga, dan Edward Corne (EC) selaku VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga.

Tersangka lainnya, yakni Muhammad Kerry Andrianto Riza (MKAR) selaku beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa, Dimas Werhaspati (DW) selaku Komisaris PT Navigator Khatulistiwa sekaligus Komisaris PT Jenggala Maritim, dan Gading Ramadhan Joedo (GRJ) selaku Komisaris PT Jenggala Maritim dan Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak. (ANT/KN)

Paulus Tannos Jalani Proses Penuntutan di Singapura

0

JAKARTA – Paulus Tannos, buronan dalam kasus korupsi proyek KTP elektronik, saat ini tengah menjalani proses penuntutan di Singapura. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari prosedur hukum yang harus ditempuh sebelum ekstradisi ke Indonesia dapat dilakukan.

Menurut Setyo, sistem hukum di Singapura berbeda dengan Indonesia, sehingga Tannos harus terlebih dahulu melalui proses penuntutan sebelum dapat diekstradisi.

“Saya mendapat informasi bahwa karena perbedaan sistem hukum, saat ini yang bersangkutan sedang dalam proses penuntutan,” ujarnya di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jakarta, Rabu (5/3/2025).

KPK masih menunggu selesainya proses ini sebelum dapat mengambil langkah berikutnya. Setyo menambahkan bahwa keputusan yang diambil dalam penuntutan tersebut akan menentukan langkah selanjutnya dalam ekstradisi Tannos ke Indonesia.

Sebelumnya, pemerintah Singapura memberikan tenggat waktu hingga 3 Maret 2025 untuk ekstradisi, namun batas waktu ini tidak lagi berlaku karena adanya proses hukum yang sedang berlangsung.

“Tenggat waktu yang sebelumnya ditetapkan tidak lagi relevan karena sekarang sudah ada proses penuntutan,” jelas Setyo.

Paulus Tannos masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) KPK sejak 19 Oktober 2021. Ia berhasil ditangkap di Singapura oleh Corrupt Practices Investigation Bureau (CPIB) setelah Divisi Hubungan Internasional Polri mengajukan permohonan penangkapan sementara kepada otoritas Singapura. Penangkapan tersebut dikonfirmasi oleh Jaksa Agung Singapura pada 17 Januari 2025.

Saat ini, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Hukum dan HAM, KPK, Polri, Kejaksaan Agung, serta Kementerian Luar Negeri terus berkoordinasi untuk mempercepat proses ekstradisi Tannos ke Indonesia.

Pewarta : M Adi Fajri
Editor : Nicha R

Tim Kuasa Hukum Hasto Protes, KPK Limpahkan Berkas ke JPU

0

JAKARTA – Tim Hukum Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyampaikan protes setelah menerima informasi bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melimpahkan berkas penyidikan kliennya ke jaksa penuntut umum (JPU) pada Kamis (6/3/2025).

Kuasa Hukum Hasto, Ronny Talapessy, menyatakan informasi tersebut diperoleh langsung dari KPK melalui pesan WhatsApp yang menyebutkan bahwa berkas kasus Hasto akan segera memasuki tahap II. Ronny menyatakan keberatan atas langkah ini karena pihaknya baru saja mengajukan saksi meringankan dalam tahap penyidikan.

“Ini yang perlu kami sampaikan bahwa sebelumnya, kemarin kami sudah mengajukan permohonan untuk diperiksanya saksi yang meringankan. Kami menghadirkan ahli yang meringankan sesuai dengan Pasal 65 KUHAP yaitu tersangka berhak untuk menghadirkan saksi ad charge,” ujarnya kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (5/3/2025).

Ronny mengecam keputusan KPK dan menilai tindakan tersebut sebagai bentuk kesewenang-wenangan yang tidak mencerminkan komitmen terhadap KUHAP maupun Undang-Undang KPK. Protes resmi telah disampaikan dalam bentuk surat ke KPK.

“Kami mengajukan saksi ad charge, tetapi hari ini kami mendengar kabar langsung diajukan tahap II, pelimpahan tersangka dan alat bukti. Tentunya kami sangat berkeberatan dengan perilaku yang telah dilakukan oleh KPK,” tutur Ronny.

Ketua DPP PDIP itu juga menekankan bahwa saat ini tim hukum Hasto tengah mengajukan praperadilan kedua di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait dua hal: surat perintah penyidikan kasus dugaan suap serta perintangan penyidikan. Ronny menuding bahwa percepatan pelimpahan perkara ini bertujuan untuk menghindari proses praperadilan tersebut.

“Kami melihat bahwa apa yang dilakukan oleh KPK hari ini, ini yang kami sudah melihat kecurigaan kami bahwa ingin mempercepat perkara ini untuk menghindari praperadilan,” tambahnya.

Di sisi lain, KPK belum memberikan pernyataan resmi mengenai klaim yang disampaikan Ronny. Saat dimintai konfirmasi, Juru Bicara KPK, Tessa Mahardika Sugiarto, mengatakan bahwa pihaknya akan terlebih dahulu menanyakan hal ini kepada penyidik.

Sebelumnya, tim hukum Hasto telah mengajukan tiga ahli hukum sebagai saksi meringankan dalam tahap penyidikan.

Ketiga ahli tersebut adalah Aditya Wiguna Sanjaya dari Fakultas Hukum Universitas Negeri Surabaya, Beniharmoni Hanefa dari Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, serta Idul Rishan dari Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia.

Diketahui, Hasto Kristiyanto telah resmi ditahan sejak 20 Februari 2025. KPK menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus suap yang melibatkan buron Harun Masiku serta menjeratnya dengan pasal perintangan penyidikan.

Pewarta : M Adi Fajri
Editor : Nicha R

Sekolah Rakyat, Pendidikan Gratis dengan Kurikulum Nasional Plus-Plus

0

JAKARTA – Pemerintah meluncurkan program baru bernama Sekolah Rakyat, yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Sekolah yang akan berbentuk asrama atau boarding school, dan dapat diakses oleh siswa dari seluruh jenjang pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga menengah.

Mohammad Nuh selaku Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat membeberkan, sekolah ini nantinya memiliki kurikulum khusus. Yakni, lebih dari sekadar kurikulum nasional.

“Tentu ada kurikulum nasional kita, tetap plus. Jadi kurikulum nasional plus-plus,” beber Nuh di Gedung Kemensos, Jakarta, Rabu (5/3/2025).

Salah satu aspek menarik dari Sekolah Rakyat adalah bahwa seluruh biaya pendidikan, termasuk biaya asrama, sepenuhnya gratis untuk para siswa. Mengingat, sekolah ini memang dikhususkan hanya untuk anak-anak yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

“Nah jangan sampai karena sekolah ini gratis dan seterusnya, sekolahnya bagus, orang yang tidak miskin ngaku miskin, tidak boleh. Pastikan ini memang untuk warga yang miskin,” tegas dia.

Meskipun Sekolah Rakyat tidak memungut biaya, mantan Mendiknas ini pastikan kualitas pendidikan akan tetap terjaga. Untuk mendukung hal ini, Kemensos berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) guna memastikan bahwa guru-guru yang mengajar di Sekolah Rakyat adalah tenaga pengajar yang terlatih dan berkualitas.

“Kemendikdasmen akan menyiapkan guru-guru yang qualified untuk mendidik anak-anak di Sekolah Rakyat,” tambah Nuh.

Pewarta : Nicha R

Tahun ini, Pemerintah Buka Sekolah Rakyat untuk Warga Miskin

0

JAKARTA – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memimpin rapat koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait membahas program “Sekolah Rakyat” yang rencananya akan dimulai tahun 2025 ini. Rapat yang dilaksanakan pada Rabu (6/3/2025) di Gedung Kementerian Sosial (Kemensos) tersebut turut dihadiri perwakilan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) , dan Kementerian Agama (Kemenag).

Dalam program ini, Mantan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), Mohammad Nuh, ditunjuk sebagai Ketua Tim Formatur yang akan mengkoordinasi pelaksanaan Sekolah Rakyat.

Gus Ipul menjelaskan Sekolah Rakyat ini digagas oleh Presiden Indonesia sebagai upaya nyata untuk membantu keluarga miskin, terutama yang tergolong miskin ekstrem, agar mendapatkan pendidikan yang layak. Sekolah ini akan berbentuk boarding school, yang berarti para siswa akan tinggal di asrama selama mengikuti pendidikan.

“Pertama ini (Sekolah Rakyat) adalah bentuk konkret dari upaya presiden dalam rangka memuliakan orang miskin. Yang kedua juga mendorong orang miskin untuk bangkit, untuk lebih maju, lebih berdaya, dan nanti berperan signifikan pada Indonesia emas di tahun 2045,” kata Menteri Gus Ipul usai memimpin rapat koordinasi dengan beberapa pihak membahas sekolah rakyat, Rabu (6/3/2025).

Selain itu, Gus Ipul juga menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai kementerian dan pemerintah daerah, termasuk Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, untuk mewujudkan program ini secara efektif dan tepat sasaran.

Dalam rapat tersebut, Gus Ipul juga menyoroti tantangan yang dihadapi dalam pendistribusian pendidikan di daerah tertinggal dan kurang mampu. Ia berharap, melalui Sekolah Rakyat, pendidikan dapat dijangkau oleh masyarakat yang selama ini terpinggirkan dari akses pendidikan yang berkualitas.

“Sekolah Rakyat merupakan upaya nyata pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dengan cara memuliakan masyarakat miskin dan miskin ekstrem, serta mendorong mereka untuk bangkit dan berdaya. Dengan begitu, diharapkan masyarakat miskin dan miskin ekstrem dapat mengambil peran dalam menciptakan Indonesia Emas 2045,” tutur Gus Ipul.

Meskipun masih dalam tahap perencanaan, Gus Ipul memastikan bahwa penyelenggaraan Sekolah Rakyat akan segera dimulai. Pada tahun ini, program ini diharapkan bisa berjalan, dengan fokus pada pembentukan sistem dan infrastruktur yang mendukung.

Selain itu, lanjut Gus Ipul, Ketua Tim Formatur, Mohammad Nuh akan memimpin penyusunan langkah-langkah lebih lanjut, termasuk menentukan kurikulum, fasilitas, dan distribusi bantuan pendidikan yang akan diberikan kepada siswa.

Rapat koordinasi ini menandai langkah awal dalam mewujudkan Sekolah Rakyat sebagai program strategis yang diharapkan dapat memberikan dampak besar terhadap kemiskinan di Indonesia.

Pewarta : Nicha R