Beranda blog Halaman 467

Basuki Hadimuljono Lantik Pejabat Baru OIKN, Soroti Pentingnya Pengelolaan SDM dan Humas

NUSANTARA – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, resmi melantik sejumlah pejabat di lingkungan Otorita IKN pada Rabu (19/3/2025). Pelantikan ini berlangsung di Auditorium Kantor Otorita IKN, Nusantara, dan mencakup satu Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, 25 pejabat perbendaharaan, serta 21 jabatan fungsional dan pelaksana.

Dalam pelantikan tersebut, Moh. Zamroni dilantik sebagai Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Hubungan Masyarakat. Ia diamanatkan untuk memimpin unit kerja yang bertanggung jawab atas pengelolaan sumber daya manusia dan hubungan masyarakat di Otorita IKN.

Dalam sambutannya, Basuki Hadimuljono berharap agar pejabat yang baru dilantik dapat mengemban amanat dengan penuh tanggung jawab.

“Saya sangat berharap agar para pejabat yang baru dilantik dapat mengemban amanat ini dengan penuh tanggung jawab dan komitmen tinggi,” ujar Basuki.

Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat struktur organisasi Otorita IKN, yang diharapkan dapat bekerja lebih efektif dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara. Pembangunan IKN sendiri tengah dipersiapkan untuk menjadi ibu kota negara yang modern dan berkelanjutan.

“Kita semua memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara, yang tidak hanya mencakup aspek infrastruktur, tetapi juga pengelolaan sumber daya manusia dan hubungan yang baik dengan masyarakat. Semoga setiap langkah yang diambil dapat memberikan kontribusi positif bagi Nusantara,” pungkasnya.

Penulis: Robbi Syai’an
Editor : Nicha R

Pemkab Kukar Pastikan Anggaran PSU Siap

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan bahwa anggaran untuk Pemungutan Suara Ulang (PSU) sudah tersedia dan siap digunakan. Kepastian ini diperoleh setelah Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) ditandatangani oleh seluruh pihak terkait. Termasuk KPU Kukar, Bawaslu Kukar, Kodim Bontang, Kodim Kukar, Polres Bontang, dan Polres Kukar.

Bupati Kukar, Edi Damansyah, menegaskan bahwa penyelenggaraan PSU tetap berada ditangan penyelenggara pemilu. Sementara pemerintah daerah bertanggung jawab atas pembiayaannya, sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Mengenai besaran anggaran, Edi Damansyah mengaku tidak mengetahui secara pasti hal tersebut. Namun, ia memastikan bahwa alokasi dana berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) melalui mekanisme efisiensi dan prioritas anggaran, sehingga tidak mengganggu program lain yang sudah berjalan.

“Saya tidak hafal jumlah pastinya karena yang menghitung adalah pihak terkait. Namun, anggaran telah disiapkan sesuai instruksi yang diberikan, sehingga PSU dapat berjalan sesuai rencana,” ungkap Edi Damansyah, Rabu (19/3/2025).

Di tengah persiapan PSU, Pemkab Kukar juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban agar proses demokrasi ini berjalan dengan lancar dan damai.

“Kami berharap masyarakat tetap menjaga kondusivitas daerah dan menggunakan hak pilih dengan baik. Mari bersama-sama memastikan PSU ini berjalan sesuai ketentuan, tanpa adanya gangguan yang bisa merugikan demokrasi kita,” tandasnya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

Dorong Profesionalisme ASN, BKPSDM Kukar Siapkan Sistem Pengembangan Kompetensi

TENGGARONG – Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berinovasi, dalam meningkatkan kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Ditengah kebijakan efisiensi anggaran tahun 2025, BKPSDM Kukar menyiapkan Sistem Pengembangan Kompetensi Terintegrasi, sebuah program prioritas yang akan memastikan setiap ASN tetap mendapatkan pelatihan dan peningkatan kompetensi secara optimal.

Sekretaris BKPSDM, Rokip, mengungkapkan bahwa sistem ini hadir sebagai solusi atas keterbatasan anggaran pelatihan di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Saat ini, banyak OPD mengalami pengurangan anggaran pelatihan. Oleh karena itu, kami merancang sistem daring yang memungkinkan ASN tetap bisa meningkatkan kompetensinya tanpa harus terkendala anggaran besar. Sistem ini diharapkan bisa menjawab kebutuhan pelatihan OPD dengan lebih efektif,” jelasnya.

Gagasan pengembangan sistem ini muncul setelah evaluasi menunjukkan bahwa dalam dua tahun terakhir, banyak pelatihan yang dilakukan secara terpisah oleh OPD masing-masing tanpa adanya pelaporan terpusat ke BKPSDM. Akibatnya, capaian pengembangan kompetensi ASN di Kukar terlihat rendah, meskipun anggaran yang dikeluarkan cukup besar.

“Anggaran pengembangan kompetensi itu cukup tinggi, tetapi data pelatihannya tidak terhimpun secara baik, sehingga indeks profesionalitas ASN di Kukar dianggap rendah. Dengan sistem ini, semuanya akan tercatat dan lebih terorganisir,” ungkapnya.

Dengan adanya Sistem Pengembangan Kompetensi Terintegrasi, setiap kegiatan pelatihan ASN akan terdokumentasi dalam satu dashboard digital yang bisa diakses oleh pegawai dan OPD terkait.

“Sistem ini akan memastikan bahwa semua data terekam dengan baik. ASN juga bisa melihat perkembangan mereka sendiri, apakah sudah memenuhi target pelatihan 20 jam per tahun atau belum,” tandasnya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

Beluncatan Ramadan Fest III Siap Meriahkan Kota Bangun Ulu

TENGGARONG – Desa Kota Bangun Ulu kembali menyambut bulan suci Ramadan dengan penuh semangat, melalui penyelenggaraan Beluncatan Ramadan Fest III, yang akan berlangsung pada 21-26 Maret 2025. Ajang unik ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan melibatkan pelaku UMKM.

Beluncatan dalam bahasa Kutai berarti “berlari”, dan sesuai namanya, festival ini menghadirkan lomba lari lintas malam, yang berlangsung mulai pukul 23.00 WITA hingga 03.00 WITA dini hari.

Kepala Desa Kota Bangun Ulu, Khairul Umam, mengungkapkan bahwa tahun ini kategori lomba akan difokuskan pada peserta laki-laki dengan jarak lintasan 100 meter. Namun, ia juga membuka peluang bagi kategori perempuan jika ada permintaan dari peserta saat pelaksanaan.

“Prioritas lomba ini memang untuk peserta laki-laki, tetapi jika ada permintaan dari perempuan, kami akan tetap mengakomodasi. Biasanya jumlah peserta wanita tidak terlalu banyak, tetapi tetap akan dilombakan,” ujar Khairul, Rabu (19/3/2025).

Selain menjadi ajang sportif dan silaturahmi di bulan Ramadan, Beluncatan Ramadan Fest III juga bertujuan untuk memperkenalkan ikon baru Kota Bangun Ulu, yaitu Tepian Indah Kota Bangun Ulu. Kawasan ini baru saja dikembangkan dan diharapkan menjadi destinasi baru bagi warga Kukar dan sekitarnya.

“Melalui festival ini, kami ingin masyarakat lebih mengenal Tepian Indah Kota Bangun Ulu sebagai tempat wisata baru. Harapannya, ini bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan dan semakin menghidupkan perekonomian desa,” jelas Khairul.

Selain menghibur masyarakat, festival ini juga diharapkan menjadi penggerak ekonomi lokal, terutama bagi pelaku UMKM. Dengan banyaknya peserta dan pengunjung yang hadir, para pedagang diharapkan bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk menawarkan produk mereka.

“Kami ingin festival ini tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga berdampak langsung pada ekonomi masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap UMKM di Desa Kota Bangun Ulu semakin berkembang,” tandasnya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

Aulia-Rendi Berkontestasi Tanpa Ambisi, Hanya untuk Masa Depan Kukar

0

TENGGARONG – Kutai Kartanegara kembali berada di persimpangan sejarah. Setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mendiskualifikasi Edi Damansyah dari Pilkada 2024, kursi salah satu calon bupati kosong dan Pemungutan Suara Ulang (PSU) menjadi jalan tak terelakkan. Di tengah drama politik itu, dua nama muncul bukan karena ambisi, melainkan panggilan: Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin. Keduanya tidak hanya harus memenangkan hati 552.469 pemilih Kukar, tetapi juga menghadapi tantangan besar—menyatukan basis yang terpecah akibat polemik diskualifikasi.

Senin, 10 Maret 2025, menjadi momen penting ketika Aulia dan Rendi resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar. Rekomendasi PDI Perjuangan, yang diteken langsung oleh Megawati Soekarnoputri dalam formulir B1KWK, mengukuhkan Aulia sebagai calon bupati dan Rendi tetap sebagai wakilnya. Namun, di balik keputusan politik ini, ada pergulatan panjang yang mereka alami.

Rendi, yang telah berpengalaman sebagai Wakil Bupati 2021–2024 dan memiliki rekam jejak kuat di DPRD Kukar, sebenarnya memiliki peluang besar untuk maju sebagai bupati. Tapi ia memilih menahan diri. “Bagi saya, bukan soal siapa yang menjadi bupati atau wakil bupati. Yang lebih penting adalah menuntaskan janji kampanye 2024 kepada rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, Aulia, yang selama bertahun-tahun lebih dekat dengan dunia kesehatan dan bisnis, tiba-tiba harus mengambil peran kepemimpinan politik yang semula dirancang untuk orang lain. “Saya tidak kepikiran maju di kontestasi ini,” katanya. “Tapi saya lahir di Kota Bangun, besar dengan impian menjadikan Kutai Kartanegara lebih baik.”

Aulia Rahman Basri, 39 tahun, dulunya dikenal sebagai dokter yang peduli terhadap masyarakat pelosok Kukar. Ia mendirikan rumah singgah bagi pasien daerah terpencil seperti Muara Muntai, yang kesulitan mengakses layanan kesehatan di RSUD Dayaku Raja. Namun, pada 2020, ia memilih jalur lain: meninggalkan status ASN dan terjun ke dunia usaha.

Dua tahun kemudian, ia terpilih sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kukar, membuktikan kapasitasnya dalam memberdayakan ekonomi lokal. Kini, sebagai Wakil Ketua Bidang Politik dan Hukum DPC PDI Perjuangan Kukar, ia dihadapkan pada tantangan baru: bagaimana meyakinkan publik bahwa ia bukan sekadar pelengkap dalam PSU, melainkan pemimpin yang siap bekerja.

PSU yang akan digelar pada 25 April 2025 bukan sekadar pemilihan ulang, tetapi juga ujian bagi soliditas politik Kukar. Waktu yang tersisa semakin tipis, dan selama itu, Aulia-Rendi harus merangkul kembali para pendukung Edi yang sempat goyah, menghadapi kritik, serta membangun kepercayaan baru di tengah dinamika politik yang panas.

Rendi yang telah akrab dengan kerja pemerintahan menegaskan bahwa program yang telah berjalan harus terus dikawal. “Ini bukan tentang menggantikan sosok lama, melainkan meneruskan perjuangan yang sudah dimulai,” katanya. Sementara Aulia mengusung visi “Kukar Idaman Terbaik,” yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan berbasis kesejahteraan rakyat.

Politik Sebagai Pengabdian, Bukan Ambisi
Di tengah politik yang kerap dipenuhi intrik dan perebutan kekuasaan, Aulia dan Rendi membawa narasi berbeda. Rendi, di usia 34 tahun, memahami bahwa kepemimpinan bukan sekadar mengejar jabatan. Aulia, yang lebih terbiasa mendengar keluh kesah pengusaha dan pasien, melihat politik sebagai kelanjutan pengabdian—bukan sekadar panggung kekuasaan.

Di tanah Kutai Kartanegara, pemimpin yang dibutuhkan bukanlah mereka yang sekadar ingin berkuasa, melainkan mereka yang siap bekerja. Pada 25 April nanti, masyarakat tidak hanya memilih seorang bupati, tetapi juga menentukan apakah politik masih bisa menjadi sarana pengabdian—bukan sekadar perebutan kursi. (rls)

Siap Lawan Australia, Timnas Indonesia Mulai Latihan Perdana di Sydney

0

JAKARTA – Timnas Indonesia menjalani latihan perdana untuk melawan timnas Australia di Stadion Netstrata Jubilee pada Selasa (18/3/2025) malam waktu Sydney.

Akun Instagram resmi timnas Indonesia menampilkan beberapa wajah pemain tim Garuda yang turun ke lapangan latihan dalam sebuah video pendek. Mereka yang ada di video itu di antaranya adalah Maarten Paes, Shayne Pattynama, Jordi Amat, Ramadhan Sananta, Muhammad Ferarri, Eliano Reijnders, dan Rafael Struick.

Selain nama-nama itu, ada juga nama-nama seperti Joey Pelupessy, Mees Hilgers, Ole Romeny, Ricky Kambuaya, Dean James, Rizky Ridho, Ivar Jenner, Marselino Ferdinan, Emil Audero, Nathan Tjoe-A-On, Thom Haye, dan Sandy Walsh.

Di akhir video, Sandy tampak bermain juggling bola dengan sang pelatih timnas Indonesia Patrick Kluivert.

Sementara itu, skuad Indonesia yang berjumlah 29 pemain untuk melawan Australia semakin lengkap di Sydney pada hari ini. Egy Maulana Vikri menjadi satu-satunya nama yang tidak berangkat ke Australia karena masih belum pulih dari cedera.

Untuk melawan Australia pada laga ketujuh putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C di Stadion Sepak Bola Sydney, Kamis (20/3) sore nanti, selain Egy ada dua nama pemain timnas yang absen.

Dua nama itu adalah Justin Hubner dan Ragnar Oratmangoen, keduanya sama-sama absen karena hukuman skorsing akumulasi kartu kuning.

Saat ini tim Garuda ada di peringkat ketiga klasemen sementara Grup C dengan enam poin dalam enam pertandingan. Enam poin ini diraih Indonesia dari satu kemenangan, tiga kali seri, dan satu kali kekalahan. Satu-satunya kemenangan Indonesia tercipta pada laga terakhir mereka saat mengalahkan Arab Saudi dengan skor 2-0 di Jakarta melalui gol Marselino Ferdinan.

Di posisi ketiga, Indonesia terpaut satu poin dari Australia di posisi kedua dan 10 poin dari Jepang di posisi pertama.

Nantinya, dua tim teratas setiap grup di putaran ketiga akan lolos ke Piala Dunia 2026. Dua tim di bawahnya di peringkat tiga dan empat akan mengejar tiket tersisa di babak kualifikasi putaran keempat, sementara dua tim terbawah akan gugur. (ANT/KN)

RUU TNI Disetujui untuk Lanjut ke Rapat Paripurna DPR

0

JAKARTA – Komisi I DPR RI menyetujui pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada tingkat I, untuk dibawa ke tingkat selanjutnya di Rapat Paripurna DPR RI.

“Apakah RUU tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, untuk selanjutnya dibawa pada pembicaraan tingkat II dalam Rapat Paripurna DPR RI, untuk disetujui menjadi undang-undang, apakah bisa disetujui?” kata Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (18/3/2025), yang dijawab setuju oleh seluruh anggota yang hadir.

Adapun RUU itu disetujui untuk dibahas ke Rapat Paripurna setelah seluruh fraksi partai politik di DPR RI menyampaikan pendapat akhir mini fraksi. Seluruh fraksi pun menyetujui RUU tersebut untuk dibahas ke tingkat lanjut.

Pengambilan keputusan itu pun disaksikan oleh Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan, hingga Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono.

Utut sebelumnya mengatakan bahwa semua mekanisme dalam pembahasan RUU tersebut sudah dilalui, mulai dari penerimaan surat Presiden, menyerap aspirasi dari berbagai elemen masyarakat, hingga menyelesaikan rapat di tingkat panitia kerja.

“Kita juga sudah rapat dengan Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat, Laut dan Udara,” kata dia.

Adapun perubahan yang ada dalam RUU TNI terdiri sebanyak tiga pasal, yakni Pasal 3 tentang kedudukan TNI, Pasal 53 tentang usia dinas keprajuritan atau batas usia pensiun, dan Pasal 47 tentang jabatan sipil yang bisa diisi oleh prajurit TNI aktif.

Berdasarkan paparan yang disampaikan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, perubahan dalam Pasal 3 berbunyi; kebijakan strategi pertahanan serta dukungan administrasi yang berkaitan dengan aspek perencanaan strategis TNI, berada di dalam koordinasi Kementerian Pertahanan.

Sedangkan pada Pasal 53, batas usia pensiun bintara dan tamtama menjadi 55 tahun, sedangkan perwira sampai dengan pangkat kolonel memiliki batas usia pensiun pada 58 tahun. Sebelumnya usia dinas paling tinggi hanya 53 tahun bagi bintara dan tamtama dan 58 tahun bagi seluruh perwira.

Namun yang membedakan dalam RUU tersebut adalah usia pensiun bagi perwira tinggi diatur berbeda-beda dalam tiap tingkatannya. Untuk bintang 1 usia pensiunnya yakni 60 tahun, bintang 2 usia pensiun 61 tahun, bintang 3 usia pensiun 62 tahun.

Khusus bintang 4, usia pensiun ditetapkan menjadi 63 tahun, tetapi bisa diperpanjang hingga 65 tahun. Perpanjangan itu bisa dilakukan berdasarkan pertimbangan kebutuhan negara.

Dan perubahan yang terakhir yakni Pasal 47 soal jabatan sipil yang bisa diisi oleh prajurit TNI aktif. Selain jabatan sipil yang diatur dalam pasal itu, dia menjelaskan bahwa ayat 2 pasal tersebut meminta agar prajurit TNI mengundurkan diri atau pensiun jika hendak menduduki jabatan lain.

Dalam draf tersebut, ada sebanyak 15 bidang atau ruang jabatan sipil yang bisa diisi oleh TNI aktif. Sedangkan pada Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI sebelumnya, hanya ada 10 bidang yang diperbolehkan diisi TNI aktif. (ANT/KN)

Utusan Palestina Temui Prabowo, Sampaikan Surat dari Mahmoud Abbas

0

JAKARTA – Penasihat Presiden Otoritas Palestina untuk Urusan Agama sekaligus Hakim Syariah Tertinggi di Otoritas Palestina, Mahmoud Al-Habbash melakukan pertemuan dengan Presiden  Prabowo Subianto untuk menyampaikan surat khusus dari Presiden Palestina, Mahmoud Abbas.

Al-Habbash, usai pertemuan sekitar 1 jam bersama Presiden Prabowo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (18/3/2025) mengatakan bahwa Presiden Abbas menyoroti hubungan erat antara Indonesia dan Palestina serta kondisi terkini di Palestina yang semakin memburuk akibat agresi Israel.

“Kami memiliki kehormatan hari ini untuk melawat Presiden Indonesia. Kami mengirimkan surat khusus dari Presiden Palestina, Presiden Mahmoud Abbas, ke Presiden Indonesia,” katanya.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun, Al-Habbash menjelaskan situasi aktual di Palestina dan hubungan antara kedua negara, termasuk dukungan penuh Indonesia terhadap hak-hak Palestina.

Ia mengatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang konsisten membela kemerdekaan Palestina di tengah ketidakstabilan global.

Al-Habbash pun optimistis bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, Indonesia akan terus memainkan peran strategis dalam perjuangan Palestina.

“Kami yakin pemerintah Indonesia akan terus mendukung Palestina dalam meraih kebebasan dan kemerdekaan,” katanya. (ANT/KN)

Menkeu Sri Mulyani Tepis Isu Mundur, Tetap Fokus Pada Tugas Negara

0

JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan dirinya tetap fokus menjalankan tugas negara untuk mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pernyataan itu untuk merespons isu mundurnya dia dari posisi Menkeu.

“Untuk menegaskan rumor mengenai posisi Menkeu, posisi saya sampai sekarang tetap fokus menjaga tugas negara dan kepercayaan Presiden untuk mengelola APBN dan keuangan negara secara profesional,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers, di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Selasa (18/3/2025).

Dia pun kembali menekankan bahwa dia dan jajarannya terus bertanggung jawab menjaga keuangan negara sebagai instrumen yang luar biasa penting bagi pencapaian dan tujuan pembangunan yang sudah disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto serta menjaga kepercayaan masyarakat.

“Saya tegaskan, saya ada di sini, berdiri dan tidak mundur,” ujar Sri Mulyani.

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga menepis kabar bohong yang menyebut dirinya dan Menkeu Sri Mulyani berniat mundur dari Kabinet Merah Putih.

Hal itu dinyatakan Airlangga saat tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, untuk menghadiri rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto dan otoritas terkait.

“Jadi, pertama saya tetap bekerja. Konsentrasi bekerja dan tidak ada rencana mundur,” katanya saat ditanya perihal isu tersebut.

Ia menegaskan bahwa dirinya tetap fokus bekerja dan tidak memiliki rencana mengundurkan diri dengan alasan apa pun.

Selain itu, Airlangga juga memastikan bahwa Menkeu Sri Mulyani masih menjalankan tugasnya seperti biasa.

“Saya sudah komunikasi tadi siang, Ibu Sri Mulyani juga sedang bekerja penuh. Jadi itu hoaks,” katanya lagi.

Airlangga menambahkan bahwa dalam pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto hari ini, mereka membahas perkembangan ekonomi serta rencana untuk kawasan ekonomi khusus.

Dengan demikian, Airlangga memastikan bahwa pemerintahan tetap berjalan sesuai agenda tanpa ada perubahan di jajaran menteri terkait isu yang beredar. (ANT/KN)

Utut Adianto: Pesan Megawati, Jangan Kembalikan Dwifungsi Militer

0

JAKARTA – Ketua Komisi I DPR RI sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan Utut Adianto mengungkapkan bahwa Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berpesan agar revisi Undang-Undang (RUU) tentang TNI tidak membangkitkan kembali dwifungsi di tubuh militer.

“Kalau Ibu (Megawati) tuh cuman jangan sampai dwifungsi kembali lagi, supremasinya tetap sipil,” kata Utut di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (18/3/2025).

Walaupun begitu, dia juga mengungkapkan bahwa presiden ke-5 Republik Indonesia itu berpesan agar perhatian negara terhadap kondisi prajurit TNI dapat ditingkatkan kembali.

Menurut dia, PDI Perjuangan memperjuangkan agar supremasi sipil tetap berlaku terkait dengan RUU TNI itu. Namun, perjuangan itu bukan hanya ditegaskan oleh partainya, tetapi oleh partai-partai lainnya di parlemen.

“Setiap kebaikan itu ‘kan napasnya sama, partai lain juga gitu kok. Akan tetapi, kalau Ibu Megawati berpesan jangan kembali ke Orde baru, konsepnya TNI jadi sangat kuat dan militeristik,” kata wakil rakyat yang berada di komisi bidang pertahanan, luar negeri, komunikasi dan informatika, dan intelijen ini.

Komisi I DPR RI menyetujui pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada Tingkat I untuk dibawa ke tingkat selanjutnya, tingkat Rapat Paripurna DPR RI.

RUU itu disetujui untuk dibahas pada rapat paripurna setelah seluruh fraksi partai politik di DPR RI menyampaikan pendapat akhir minifraksi. Seluruh fraksi pun menyetujui RUU tersebut untuk dibahas ke tingkat lanjut.

Pengambilan keputusan itu disaksikan oleh Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan, hingga Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono. (ANT/KN)