Beranda blog Halaman 43

Film Keluarga Suami Adalah Hama Soroti Batas dalam Rumah Tangga

0

BALIKPAPAN — Sutradara Anggy Umbara bersama artis Fairuz A Rafiq menyapa langsung penonton film Keluarga Suami Adalah Hama di XXI E-Walk Balikpapan, Jumat (22/5/2026), bertepatan dengan penayangan perdana film tersebut secara serentak di seluruh Indonesia.

Film produksi Umbara Brothers Film dan VMS Studio itu mengangkat persoalan rumah tangga yang dipicu campur tangan keluarga besar dan tekanan ekonomi generasi sandwich yang banyak dialami pasangan muda di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Anggy Umbara mengatakan film tersebut mengikuti kehidupan Intan yang diperankan Raihaanun, seorang istri yang harus tinggal bersama keluarga suaminya, Damar, yang dimainkan Omar Daniel.

Sebagai anak pertama setelah ayahnya meninggal dunia, Damar harus memikul tanggung jawab membiayai ibu dan kedua adiknya, di samping memenuhi kebutuhan rumah tangganya bersama Intan.

Situasi itu membuat Intan harus beradaptasi dengan lingkungan keluarga baru yang penuh tekanan. Konflik semakin memanas ketika ia tinggal bersama ibu mertuanya yang dominan, diperankan Meriam Bellina, serta dua adik Damar, Bella yang diperankan Sitha Marino dan Danan yang dimainkan Jeremie Moeremans.

“Yang paling penting dari keluarga supaya harmonis adalah semua punya fungsi dan batas masing-masing. Jangan sampai pasangan muda terus ditekan untuk menanggung semuanya,” ujar Anggy.

 

Menurutnya, kisah dalam film tersebut lahir dari fenomena yang banyak terjadi di tengah masyarakat Indonesia saat ini, khususnya pasangan muda yang harus menopang kebutuhan keluarga besar di tengah perjuangan membangun rumah tangga sendiri.

“Ini relate banget dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Banyak milenial yang harus menopang kehidupan keluarga besar sambil tetap menghidupi keluarga kecil mereka,” jelasnya.

Meski mengangkat tema yang cukup berat, Anggy menilai respons penonton sejauh ini sangat positif. Ia bahkan membuka peluang menghadirkan sekuel apabila film tersebut mendapat sambutan besar di bioskop.

“Reaksi penonton bagus dan banyak yang merasa relate. Kalau sampai satu juta penonton, mungkin bisa dibuat lanjutannya,” tambahnya sambil tertawa.

Sementara itu, Fairuz A Rafiq yang berperan sebagai Sisi, sahabat dekat Intan, mengaku langsung tersentuh saat pertama kali membaca skenario film tersebut.

Ia menilai kekuatan utama film itu terletak pada kedekatannya dengan kehidupan sehari-hari pasangan suami istri di Indonesia.

“Baru baca skenario saja emosinya sudah campur aduk. Waktu menonton filmnya pertama kali, meskipun sudah tahu ceritanya, tetap terbawa emosi,” ujarnya.

Fairuz menambahkan keberanian Anggy mengangkat isu keluarga menjadi salah satu kekuatan utama film tersebut. Film ini juga dinilai tidak memihak siapa pun.

“Kita bisa belajar memahami istri, memahami suami, bahkan belajar bagaimana menjadi mertua dan ipar yang ideal. Banyak orang mengalami hal seperti ini, tetapi tidak semua berani membahasnya. Film ini memberi pelajaran bahwa semua pihak sebenarnya sama-sama butuh dipahami,” tutupnya. (MK)

Pewarta: Aprianto
Editor: Agus S

Pelatihan Numerasi Kutai Barat Fokuskan Pembelajaran Interaktif

0

SENDAWAR — Sebanyak 60 peserta mengikuti pelatihan penguatan numerasi dengan konsep Matematika Gembira untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Kutai Barat selama empat hari, mulai 21 hingga 24 Mei 2026.

Peserta terdiri dari 30 guru dan kepala sekolah TK serta PAUD negeri, serta 30 guru kelas 1 dan kelas 2 Sekolah Dasar Negeri (SDN). Kegiatan tersebut secara resmi dibuka Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kutai Barat, Yuli Permata Mora, di Hotel Sidodadi Barong Tongkok.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutai Barat, Nancy Paskadalius mengatakan penguatan numerasi merupakan program prioritas nasional yang membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah daerah maupun tenaga pendidik sebagai pelaksana utama di lapangan.

“Garda terdepan yang mengimplementasikan program ini secara nyata adalah kita semua di tingkat daerah. Kebijakan nasional tidak akan berdampak tanpa adanya komitmen lokal untuk bergerak bersama,” ujarnya.

Nancy menegaskan kolaborasi antara guru PAUD dan guru kelas awal SD menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan transisi pendidikan anak usia dini menuju pendidikan dasar.

Menurutnya, peran guru sangat menentukan capaian numerasi daerah yang nantinya tercermin dalam Raport Pendidikan.

Sementara itu, Bunda PAUD Kutai Barat, Maria Christina Mozes Edwin berharap pelatihan tersebut mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini sekaligus mengubah stigma bahwa matematika merupakan pelajaran yang sulit dan menakutkan.

“Melalui pendekatan Matematika Gembira, pembelajaran menjadi lebih menarik sehingga guru matematika dapat menjadi sosok yang dirindukan peserta didik,” ungkapnya.

Maria menjelaskan metode Matematika Gembira terdiri atas beberapa tahapan, mulai dari menggali potensi, eksplorasi, memuat konten, membuat aktivitas, mengikuti pola pikir siswa, merasakan proses belajar, hingga memberikan apresiasi kepada peserta didik.

Ia berharap seluruh peserta mampu memahami materi pelatihan dan menerapkannya di sekolah masing-masing.

Saat membacakan sambutan Bupati Kutai Barat, Yuli Permata Mora menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai langkah nyata meningkatkan mutu pendidikan di Kutai Barat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya pelatihan ini. Ini adalah langkah nyata kita bersama dalam menyiapkan generasi emas Kutai Barat yang cerdas, bernalar kritis, dan berdaya saing,” katanya.

Menurutnya, melalui metode Matematika Gembira, Pemkab Kutai Barat ingin menghadirkan pembelajaran matematika yang lebih interaktif, kontekstual, dan menyenangkan sejak jenjang PAUD hingga SD.

“Kami berharap ruang-ruang kelas di Kutai Barat dipenuhi tawa, semangat belajar, dan rasa ingin tahu anak-anak yang terus tumbuh demi kemajuan pendidikan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman,” ujarnya.

Ia juga menegaskan numerasi bukan hanya kemampuan berhitung, tetapi kemampuan memahami dan menerapkan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari untuk mengambil keputusan dan menyelesaikan masalah.

Karena itu, para guru diharapkan terus berinovasi menciptakan suasana belajar yang kreatif dan menyenangkan agar mampu melahirkan peserta didik yang aktif dan memiliki rasa ingin tahu tinggi. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Hotel di Balikpapan Hadirkan Promo Liburan Bernuansa Hangat dan Nyaman

0

BALIKPAPAN — Menyambut momen libur panjang dan Hari Raya Iduladha 2026, Whiz Prime Hotel Balikpapan menghadirkan promo spesial bertajuk “Qurban Festive Stay” dengan penawaran harga menginap yang lebih terjangkau bagi masyarakat maupun wisatawan.

Melalui promo tersebut, tamu dapat menikmati kamar Superior mulai Rp480 ribu nett per malam yang sudah termasuk sarapan untuk dua orang.

Sales & Marketing Manager Whiz Prime Hotel Balikpapan, Toni Setiawan mengatakan promo tersebut berlaku mulai 24 Mei hingga 1 Juni 2026 dan diharapkan menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana liburan dengan nyaman di Kota Balikpapan.

“Penawaran spesial ini berlaku mulai 24 Mei hingga 1 Juni 2026 dan menjadi pilihan ideal bagi wisatawan maupun masyarakat yang ingin menikmati suasana liburan dengan kenyamanan maksimal,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).

Menurut Toni, pihak hotel berupaya menghadirkan pengalaman menginap yang praktis, nyaman, dan memberikan suasana hangat layaknya di rumah sendiri.

Selain menawarkan kamar modern, hotel juga memiliki lokasi strategis yang memudahkan tamu menjangkau pusat bisnis, kawasan kuliner, hingga sejumlah destinasi favorit di Balikpapan.

“Melalui promo Qurban Festive Stay, kami ingin memberikan kesempatan bagi para tamu untuk menikmati momen liburan dengan suasana yang hangat, nyaman, dan penuh ketenangan bersama keluarga maupun orang terdekat,” jelasnya.

Whiz Prime Hotel Balikpapan juga menghadirkan pelayanan khas Intiwhiz Hospitality Management yang mengedepankan kenyamanan dan pengalaman menginap berkualitas dengan harga yang tetap terjangkau.

Promo “Qurban Festive Stay” tersedia dalam periode terbatas dan dapat dipesan langsung melalui hotel maupun kanal reservasi resmi.

Informasi dan pemesanan dapat dilakukan melalui layanan telepon 0542 880 0880, WhatsApp 0878 6287 3939, Instagram @whizprimebpn, maupun situs resmi Intiwhiz Hospitality Management. (MK)

Pewarta: Aprianto
Editor: Agus S

Mahulu Siapkan Pengamanan Maksimal Demi Pilkakam Kondusif

0

UJOH BILANG — Wakapolres Mahakam Ulu, Kompol Djoko Purwanto memimpin langsung upacara gelar pasukan pengamanan Pemilihan Petinggi Kampung Tahun 2026 di wilayah Kabupaten Mahakam Ulu yang berlangsung di halaman Mako Polres Mahulu, Jumat (22/5/2026).

Upacara tersebut digelar sebagai bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel maupun sarana dan prasarana yang akan digunakan selama pelaksanaan pengamanan tahapan pemilihan berlangsung.

Peserta upacara terdiri dari unsur TNI-Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Dalam amanatnya, Kompol Djoko Purwanto menekankan pentingnya sinergitas antarinstansi guna menjaga stabilitas keamanan selama proses demokrasi tingkat kampung berlangsung.

Ia juga meminta seluruh personel pengamanan mengedepankan sikap profesional, humanis, serta menjaga netralitas dalam menjalankan tugas pengamanan.

“Pengamanan dilakukan secara maksimal mulai dari tahapan kampanye, pemungutan suara hingga penetapan hasil pemilihan guna menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Mahakam Ulu,” ujarnya.

Selain itu, seluruh personel juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang dapat menghambat jalannya pemilihan.

Menurutnya, kesiapan personel dan koordinasi lintas instansi menjadi faktor penting agar seluruh rangkaian pemilihan Petinggi Kampung berjalan tertib dan lancar.

Dengan dilaksanakannya gelar pasukan tersebut, diharapkan seluruh tahapan Pemilihan Petinggi Kampung Tahun 2026 di Kabupaten Mahakam Ulu dapat berlangsung aman, tertib, dan mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat demi terciptanya demokrasi yang sehat dan berkualitas. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Hak Angket Jadi Sorotan dalam Audiensi APMK dengan Pemprov

SAMARINDA — Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur (APMK) akhirnya diterima langsung oleh Gubernur Rudy Mas’ud usai menggelar demonstrasi di depan Kantor Gubernur Kaltim, Kamis.

Ratusan massa yang sejak siang menyuarakan tuntutan terkait dugaan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) meminta pemerintah daerah mendukung jalannya hak angket di DPRD Kalimantan Timur. Sekitar 30 perwakilan massa kemudian diterima berdialog di Ruang Ruhui Rahayu sekitar pukul 17.00 Wita.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kaltim, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Dialog berlangsung terbuka dan sempat berjalan alot karena masing-masing pihak mempertahankan pandangan mereka, meski hingga akhir pertemuan belum ditemukan titik temu.

Dalam penjelasannya kepada massa, Rudy Mas’ud menegaskan bahwa hak angket merupakan kewenangan DPRD sebagai bagian dari fungsi pengawasan legislatif terhadap pemerintah daerah.

“Fungsi DPRD adalah satu legislasi, dua hak budgeting, yang ketiga hak kontrol pengawasan. Di dalamnya baru diberikan hak istimewa, yaitu hak menyatakan pendapat, interpelasi, dan hak angket,” ujar Rudy Mas’ud.

Ia juga menegaskan proses hak angket berada sepenuhnya di ranah legislatif, bukan pemerintah daerah sebagai pihak eksekutif.

“Hak angket itu ada di DPR, bukan ada di sini. Saya setuju, silakan mereka melaksanakan angket,” tegasnya di hadapan peserta aksi.

Meski demikian, massa aksi tetap mendesak Rudy Mas’ud agar menggunakan pengaruh politiknya untuk mendorong dukungan terhadap hak angket tersebut. Jenderal Lapangan APMK, Jofan Ardiansyah, meminta Rudy selaku Ketua Partai Golkar Kaltim dapat mendorong fraksi Golkar di DPRD mendukung hak angket.

“Mengantar bahwasannya untuk hak angket dilakukan, Bapak sebagai Ketua Partai Golkar bisa lah untuk menyetujui hak angket tersebut. Karena teman-teman Bapak di fraksi Partai Golkar ketika demo 21 April mendukung hak angket dan menaruh tangan di Bapak,” kata Jofan.

Aksi demonstrasi berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian dan Satpol PP. Setelah dialog selesai, massa sempat membubarkan diri secara tertib sambil menegaskan akan terus mengawal proses hak angket di DPRD Kalimantan Timur.

Namun menjelang akhir dialog, suasana kembali memanas setelah perwakilan massa meminta hasil pertemuan dituangkan dalam bentuk tanda tangan kesepakatan atau berita acara. Permintaan tersebut ditolak pihak Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Situasi itu membuat suasana audiensi kembali tegang hingga akhirnya pihak Pemprov meninggalkan ruangan. Massa kemudian kembali turun ke jalan dan melanjutkan orasi beberapa saat di depan Kantor Gubernur Kaltim.

Sebelum membubarkan diri, massa aksi menegaskan akan kembali menggelar demonstrasi dengan jumlah massa yang lebih besar apabila tuntutan mereka tidak mendapat tindak lanjut. (MK)

Penulis: Hanafi
Editor: Agus S

Antusiasme Masyarakat Tinggi di Lelang Aset Rampasan Negara

0

JAKARTA — Replika kursi bergaya kerajaan Mesir milik terpidana kasus korupsi ASABRI, Jimmy Sutopo, menjadi salah satu aset yang paling menyita perhatian dalam gelaran BPA Fair 2026 yang diselenggarakan Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI.

Aset bernama “King Tutankhamen’s Egyptian Throne Chair” Replica itu berhasil terjual sekitar Rp63 juta, lebih tinggi dari harga limit awal sebesar Rp43,9 juta.

Kepala Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI, Kuntadi, mengatakan hasil penjualan kursi tersebut cukup baik karena melampaui nilai pembukaan lelang.

“Kursi Firaun Alhamdulillah terjual. Harganya Rp63 juta sekian dan itu cukup bagus nilainya,” ujar Kuntadi saat penutupan BPA Fair 2026 di Jakarta Selatan, Kamis (21/5/2026).

Kursi berlapis emas itu menjadi salah satu barang sitaan yang menarik perhatian pengunjung selama pameran dan proses pelelangan berlangsung. Untuk mengikuti lelang aset tersebut, peserta diwajibkan menyetorkan uang jaminan sekitar Rp9 juta.

Secara keseluruhan, BPA Fair 2026 mencatat capaian lelang yang tinggi. Dari total 308 aset yang dilelang, sebanyak 300 unit berhasil terjual dengan nilai total hasil lelang mencapai Rp997,4 miliar.

“Total aset yang kami lelang pada kegiatan ini adalah 308 unit. Total aset yang terjual 300 unit. Artinya hanya 8 unit yang tidak terjual,” kata Kuntadi.

Ia menyebut tingginya hasil lelang tidak lepas dari antusiasme masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut. Tercatat lebih dari 1.900 pengunjung hadir dan sekitar 1.700 peserta ikut dalam proses lelang.

Seluruh hasil lelang BPA Fair 2026 nantinya akan disetorkan ke kas negara sebagai bagian dari optimalisasi pemulihan aset dan penguatan penerimaan negara melalui barang rampasan hasil tindak pidana. (MK)

Pewarta: Fajri
Editor: Agus S

Kejaksaan Optimalkan Pemulihan Kerugian Negara Lewat BPA Fair

0

JAKARTA — ST Burhanuddin resmi menutup rangkaian kegiatan BPA Fair 2026 yang digelar Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI di Kantor BPA Kebagusan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Ajang lelang aset rampasan negara yang berlangsung sejak 18 Mei 2026 itu mencatat total hasil lelang mencapai Rp997,4 miliar dan dinilai menjadi bagian dari penguatan tata kelola pemulihan aset negara yang lebih transparan, profesional, dan akuntabel.

Dalam sambutannya, Burhanuddin menegaskan paradigma penegakan hukum Kejaksaan saat ini tidak lagi hanya berfokus pada pemidanaan pelaku tindak pidana, melainkan juga pada pengembalian kerugian negara melalui optimalisasi pemulihan aset.

“Keberhasilan penegakan hukum tidak cukup diukur dari lamanya hukuman penjara, melainkan dari seberapa besar kerugian keuangan negara yang dapat dikembalikan,” ujar Burhanuddin.

Ia menambahkan seluruh hasil lelang nantinya akan disetorkan ke kas negara sebagai penerimaan negara yang dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan nasional.

Sementara itu, Kepala Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI, Kuntadi, menyampaikan capaian BPA Fair 2026 berhasil melampaui target awal yang telah ditetapkan.

“Nilai total limit aset yang laku adalah Rp922.267.070.000. Nilai kenaikan harga hasil lelang dapat kami raih Rp74.758.949.000, sehingga nilai total hasil lelang mencapai Rp997.479.436.000,” kata Kuntadi.

Menurutnya, capaian tersebut meningkat tajam dibandingkan hasil lelang konvensional nasional sebelumnya dan menunjukkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap proses lelang aset negara yang dilakukan secara terbuka.

Ia mengatakan sinergi antara BPA Kejaksaan RI, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menjadi salah satu faktor yang mendorong tingginya partisipasi masyarakat dalam gelaran tersebut.

“Sehingga persentase keberhasilan lelang kali ini adalah 88,64 persen. Ini merupakan capaian yang di atas target kami 75 persen,” ujar Kuntadi.

Selain melelang barang rampasan negara, BPA Fair 2026 juga menghadirkan karya seni lukis dan instrumen musik sebagai objek lelang bernilai investasi. Berdasarkan data pelaksanaan, sebanyak 308 aset dilelang dan 300 di antaranya berhasil terjual.

Adapun aset dengan kenaikan harga tertinggi adalah Harley-Davidson Road Glide yang mengalami kenaikan hingga 930,86 persen sekaligus menjadi aset dengan jumlah peminat terbanyak, yakni mencapai 349 peserta.

Secara keseluruhan, BPA Fair 2026 diikuti lebih dari 1.900 pengunjung dan sekitar 1.700 peserta lelang. Seluruh hasil lelang dipastikan akan masuk ke kas negara sebagai bagian dari optimalisasi penerimaan negara dan penguatan stabilitas fiskal nasional.

Acara penutupan turut dihadiri sejumlah pejabat negara, di antaranya Pujiyono Suwadi, Rahayu Puspasari, serta Donny Oskaria. (MK)

Pewarta: Fajri
Editor: Agus S

IGTKI-PGRI Tegaskan TK Jadi Pondasi Pendidikan Selanjutnya

0

NUSANTARA — Otorita Ibu Kota Nusantara menegaskan pentingnya peran pendidikan anak usia dini sebagai fondasi utama pembentukan karakter generasi masa depan dalam peringatan HUT ke-76 IGTKI-PGRI yang digelar di Multifunction Hall Kantor Bersama Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Kamis (21/5/2026).

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, memberikan apresiasi kepada seluruh guru taman kanak-kanak yang selama ini mengabdikan diri mendidik anak-anak usia dini sebagai generasi penerus bangsa.

Menurutnya, pendidikan anak usia dini memiliki peran sangat penting karena menjadi tahap awal pembentukan karakter, perilaku, serta nilai-nilai dasar kehidupan seorang anak.

“Anak usia dini adalah fondasi dasar pembentukan karakter bangsa. Oleh sebab itu, pendidikan usia dini memiliki peranan yang sangat penting,” ujarnya.

Mantan Kepala Disdikpora Kabupaten Penajam Paser Utara itu juga menilai guru TK memegang peran strategis dalam membentuk generasi yang cerdas, disiplin, berkarakter, dan memiliki akhlak baik.

Karena itu, peningkatan kualitas tenaga pendidik PAUD dan TK dinilai perlu terus didorong melalui penguatan kompetensi akademik maupun dukungan pendidikan lanjutan.

“Kami berharap seluruh guru TK terus meningkatkan kompetensi, disiplin, dan profesionalisme dalam mendidik generasi penerus bangsa. Mari kita terus bersinergi dan berkolaborasi membangun pendidikan anak usia dini yang sehat, aman, menyenangkan, dan berpusat pada kebutuhan anak,” terangnya.

Sementara itu, Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Penajam Paser Utara, Maya Murtiasih, menyampaikan selama 76 tahun IGTKI-PGRI telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan Indonesia, khususnya dalam membangun fondasi pendidikan anak usia dini yang berkualitas.

Menurut Maya, pendidikan taman kanak-kanak bukan sekadar tahap awal pendidikan formal, tetapi menjadi pondasi penting dalam membentuk karakter, moral, kemandirian, hingga kemampuan dasar anak sebelum memasuki jenjang pendidikan berikutnya.

“Pendidikan TK bukan sekadar tahap awal, tetapi merupakan fondasi utama bagi keberhasilan pendidikan selanjutnya,” ujarnya.

Pada peringatan HUT IGTKI-PGRI ke-76 tahun ini, organisasi mengusung tema “Guru TK Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-Kanak Berkualitas sebagai Fondasi Wajib Belajar (Wajar) 13 Tahun.”

Tema tersebut dinilai mencerminkan pentingnya penguatan peran guru TK sebagai bagian dari pembangunan pendidikan nasional.

Peringatan HUT IGTKI-PGRI ke-76 diharapkan menjadi momentum memperkuat semangat pengabdian, profesionalisme, dan kolaborasi seluruh pihak dalam memajukan pendidikan anak usia dini di Indonesia sekaligus mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia di masa depan. (MK)

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

Desa Wisata di Jawa Timur Tembus 734 Desa pada 2025

0

JAKARTA — Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menggelar hari kedua Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata 2026 dengan fokus pembahasan pengembangan pariwisata daerah, inovasi destinasi, hingga penguatan sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam membangun sektor pariwisata berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sapta Pesona, Kamis (21/5/2026), menghadirkan sejumlah kepala dinas pariwisata dari berbagai daerah serta perwakilan kementerian dan lembaga.

Kepala Bidang Data Informasi dan Pengembangan Destinasi Disparekraf DKI Jakarta, Bima Agung, mengatakan Jakarta tengah mendorong transformasi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif guna memperkuat posisinya sebagai pusat pariwisata nasional dan internasional.

“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus melakukan sinergi baik dengan kementerian maupun secara internal dalam pengembangan destinasi dan penyelenggaraan kegiatan kepariwisataan di Jakarta,” ujarnya.

Ia menjelaskan pengembangan pariwisata Jakarta diarahkan pada wisata urban, heritage, kawasan pesisir dan kepulauan, penguatan industri MICE, hingga pembangunan creative hub untuk mendukung ekosistem ekonomi kreatif.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarjaya, menyebut sektor pariwisata masih menjadi penopang utama ekonomi Bali dengan kontribusi mencapai 66 persen terhadap pertumbuhan ekonomi daerah pada 2025.

Namun demikian, Bali juga menghadapi sejumlah tantangan seperti alih fungsi lahan, peningkatan sampah, kerusakan lingkungan, hingga ketimpangan pembangunan pariwisata antardaerah.

“Jika dikaitkan dengan kebijakan pemerintah pusat, maka ini sudah sesuai dengan pembangunan pariwisata regeneratif,” katanya.

Di Jawa Timur, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur, Evy Afianasari, mengungkapkan jumlah desa wisata meningkat menjadi 734 desa pada 2025.

Menurut Evy, pengembangan desa wisata dan revitalisasi budaya lokal akan menjadi fokus utama penguatan sektor wisata berbasis budaya di Jawa Timur.

“Pelestarian kesenian tradisi akan menjadi fondasi atraksi reguler yang menarik wisatawan sekaligus memperkuat identitas budaya Jawa Timur di panggung pariwisata nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nusa Tenggara Timur, Doris Alexander Rihi, mengatakan NTT akan diarahkan menjadi destinasi wisata bernilai tinggi dan berkelanjutan berbasis alam, budaya, serta masyarakat lokal.

“NTT perlu diposisikan sebagai Indonesia’s special tourism frontier,” katanya.

Dalam sesi terpisah, Direktur Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital Bappenas, Wahyu Wijayanto, menekankan pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan destinasi prioritas nasional.

“Kolaborasi lintas sektor kementerian/lembaga juga harus diperkuat kembali, khususnya dalam pengembangan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas dan 3 Destinasi Pariwisata Regeneratif,” ujarnya.

Rakornas Pariwisata 2026 juga membahas penguatan digitalisasi sektor wisata, pembiayaan kreatif, pengembangan UMKM pariwisata, hingga kesiapsiagaan keselamatan destinasi wisata melalui kolaborasi dengan Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan BASARNAS. (MK)

Pewarta: Fajri
Editor: Agus S

Sistem HACCP Jadi Fokus Pembekalan Pengelola Pemenuhan Gizi

0

JAKARTA — Kementerian Perindustrian Republik Indonesia melalui Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Pontianak memberikan pembekalan kepada pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait penerapan sistem keamanan pangan berbasis Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP).

Pelatihan tersebut dilakukan untuk mendukung penyediaan makanan yang aman, higienis, dan berkualitas dalam layanan pemenuhan gizi masyarakat.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan penerapan standar mutu dan keamanan pangan menjadi aspek penting dalam meningkatkan kualitas produk sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat.

“Penerapan standardisasi dan jaminan mutu produk merupakan faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan pasar serta memperkuat daya saing industri nasional,” ujar Agus, Kamis (21/5/2026).

Dalam bimbingan teknis tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai identifikasi potensi bahaya pangan, pengendalian titik kritis, hingga penerapan prosedur keamanan pangan secara konsisten dalam proses penyediaan makanan.

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin, Emmy Suryandari, menegaskan penguatan sistem keamanan pangan menjadi langkah penting untuk menjamin kualitas produk sekaligus perlindungan bagi konsumen.

“Penerapan standardisasi dan sistem jaminan mutu perlu terus diperkuat agar produk yang dihasilkan memenuhi aspek keamanan, kualitas, dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat,” jelas Emmy.

Melalui pelatihan tersebut, Kemenperin berharap pengelola layanan pemenuhan gizi dapat menerapkan standar keamanan pangan secara optimal sehingga kualitas makanan yang disalurkan kepada masyarakat tetap terjaga dan sesuai standar kesehatan. (MK)

Pewarta: Fajri
Editor: Agus S