Beranda blog Halaman 374

Cerita 5 Tahun Media Kaltim: Lahir di Tengah Pandemi Covid-19, Tumbuh di Tengah Tantangan

HARI INI, 14 Juli 2025, Media Kaltim genap berusia lima tahun. Bagi sebagian orang, lima tahun mungkin waktu yang singkat. Tapi bagi kami, ini adalah perjalanan penuh perjuangan, ketekunan, dan belajar membaca arah di tengah derasnya arus informasi.

Perayaan hari ini kami kemas sederhana namun bermakna. Kami mengundang Ustaz Tabiin Noor, Imam Masjid Fathul Khoir di Perumahan Bukit Sekatup Damai (BSD) Bontang, untuk memberikan tausiah dan memimpin doa.

Acara berlangsung secara daring dan luring. Kantor Bontang dan Samarinda dibuka untuk pertemuan fisik, sementara wilayah lainnya—Balikpapan, PPU, Paser, Kukar, Kutim, Kubar-Mahulu, Berau, Bulungan, Tarakan, Biro IKN, hingga Jakarta—bergabung secara virtual. Khusus di Samarinda, momen ini sekaligus kami tandai dengan peresmian kantor pusat Media Kaltim Network di Jalan Perjuangan I, sebagai titik baru penguatan koordinasi dan pengembangan jaringan media digital.

Ucapan selamat ulang tahun datang dari berbagai relasi dan mitra kami. Mulai dari Wakil Gubernur Kaltim H. Seno Aji, Anggota DPR RI Hetifah Sjaifudian, Wali Kota Samarinda Andi Harun, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, hingga Bupati Paser dr. Fahmi Fadli. Juga disampaikan Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman, Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor, Ketua DPRD Kukar H. Ahmad Yani, Ketua Badan Kehormatan DPRD PPU M. Bijak Ilhamdani, dan Wakil Ketua DPRD PPU Syahrudin M. Noor.

Ustaz Tabiin Noor memimpin doa syukuran HUT ke-5 Media Kaltim di Bontang.

Karangan bunga ucapan selamat dari mitra dan relasi memenuhi halaman kantor.

Ada juga ucapan dari Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Anton Firmanto, Anggota Komisi I DPRD PPU Abd. Rahman Wahid, serta tokoh publik seperti penyanyi religi Opik, Kadinsos Kaltim Andi Muhammad Ishak, Ketua DPRD Bontang A. Faizal Sofyan, Plt Kadishub Kaltim Irhamsyah, Rektor Universitas Mulawarman Abdunnur, dan konten kreator nasional Dian Rana.

Kami juga menerima banyak ucapan lainnya dari berbagai pihak yang tidak bisa kami sebutkan satu per satu, dan kami sampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas doa dan dukungannya.

Di Bontang, tempat kami lahir, tidak ada undangan resmi, tapi sejak pagi karangan bunga ucapan berdatangan. Di antaranya dari Pemkot Bontang, mitra usaha seperti Auto 2000 dan RM Empek-empek Anda, hingga Toko Florist Sragen Bontang. Beberapa tamu juga hadir langsung ke kantor kami, termasuk Ketua dan Anggota KPU Kota Bontang serta Ketua PWI Bontang Suriadi Said.

Suasana makin akrab ketika seluruh tim redaksi dan perwakilan internal menyimak tausiah dari Ustaz Tabiin. Pesannya tegas namun menyejukkan: media bisa menjadi amal jariyah bila menyampaikan kebenaran, tapi bisa pula menjadi sumber dosa jika menyebarkan fitnah. Bagi kami, itu bukan sekadar pengingat, tapi penegas arah.

Sementara di Samarinda, suasana terasa lebih formal. Tamu pertama yang hadir adalah Kepala Bidang Informasi, Komunikasi Publik, dan Kehumasan Diskominfo Provinsi Kaltim, Irene Yuriantin, disusul Ketua SMSI Kaltim Wiwid Marhaendra Wijaya. Kepala Diskominfo Kaltim, M. Faisal, menyampaikan permohonan maaf tidak bisa hadir langsung karena sedang mendampingi Gubernur dalam kunjungan kerja ke wilayah utara. Namun, beliau tetap mengirimkan video ucapan dan doa untuk kami.

Suasana rapat di Kantor Media Kaltim Samarinda.

Tim dari seluruh daerah kemudian terhubung dalam rapat virtual, disiarkan langsung dari newsroom Samarinda. Di balik layar, tampak wajah-wajah penuh semangat: para editor, kontributor, kepala biro—mereka yang menyatukan denyut Media Kaltim setiap hari. Di ruang podcast dan ruang tamu redaksi, sejumlah pejabat dan relasi bergantian mulai datang. Ada yang hanya bersilaturahmi, ada pula yang menyampaikan pandangan soal pentingnya media yang tetap independen dan solutif.

Saya pribadi masih sangat ingat bagaimana semua ini dimulai. Tahun 2020, ketika pandemi Covid-19 melanda dan banyak media konvensional gulung tikar, saya justru merasa perlu membuka ruang baru. Setelah 18 tahun bergelut di dunia media cetak, saya memutuskan membangun platform digital sendiri, berbekal pengalaman di berbagai posisi redaksi hingga direksi.

Saya merancang sendiri website, membuat alur kerja redaksi online, menerbitkan epaper gratis, dan menyusun jaringan yang tak hanya berbasis kota, tapi berbasis komunitas.

Hari ini, kami bukan lagi media kecil dengan sepuluh staf. Lebih dari 60 wartawan, editor, dan kontributor kini menjadi bagian dari Media Kaltim Network. Kami telah membentuk kanal-kanal lokal seperti Radar Bontang, Radar Samarinda, Radar Kutim, Radar Paser, Radar Ibu Kota, dan lainnya. Semua lahir bukan karena kekuatan modal, tapi karena keyakinan bahwa media harus hadir, cepat, jujur, dan dekat dengan masyarakat.

Kami tidak berjalan sendiri. Banyak mitra yang ikut menjaga arah: masyarakat sipil, akademisi, pengusaha, birokrat, hingga komunitas warga. Kami punya grup diskusi internal yang aktif setiap hari. Isinya kritik, saran, hingga teguran yang membuat kami tetap sadar diri. Karena kami tahu, kepercayaan publik tidak dibangun dari rating atau algoritma, tapi dari konsistensi menjaga integritas.

Ketua dan anggota KPU Kota Bontang menghadiri syukuran HUT Media Kaltim.
Tamu undangan mengikuti acara syukuran di Kantor Media Kaltim Samarinda

Tentu kami belum sempurna. Masih banyak yang harus dibenahi—penguatan data pembaca, liputan investigatif, pengembangan model bisnis, dan profesionalisme distribusi. Tapi kami tahu satu hal: posisi kami hari ini jauh lebih kuat dibanding saat pertama kali kami berdiri.

Hari ini bukan sekadar perayaan. Ini juga muhasabah. Bahwa setiap berita yang kami terbitkan harus berasal dari niat yang lurus, sumber yang jelas, dan tujuan yang membangun. Di tengah derasnya arus informasi dan polarisasi, media lokal yang independen tetap dibutuhkan. Sebagai jembatan, pengingat, sekaligus penyeimbang.

Terima kasih kepada semua yang mempercayai kami sejak hari pertama. Perjalanan ini belum selesai. Bahkan, kami baru saja mulai. (*)

Oleh: Agus Susanto, S.Hut., S.H., M.H.

BMKG: Fenomena Bediding Diprediksi Bertahan hingga September 2025

0

MALANG – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun memperkirakan fenomena suhu dingin atau bediding masih akan terjadi hingga September 2025.

Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi (Staklim) Jawa Timur Linda Firotul di Malang, Jawa Timur, Minggu, mengatakan fenomena bediding bisa terjadi karena dipicu oleh kemunculan angin timuran.

“Bediding ini diakibatkan karena saat ini berada di musim kemarau dengan ditandai adanya dominasi angin timuran yang bersifat kering dan dingin. Fenomena ini biasa terjadi pada bulan Juli sampai September 2025,” kata Linda.

Kemunculan angin timuran kemudian ditunjang dengan kondisi langit yang cerah, sehingga mempercepat pelepasan panas dari permukaan bumi ke atmosfer saat malam hari.

“Prakiraannya awal kemarau pada April, Mei dan Juni, tapi ada beberapa wilayah terkena dampak hujan akibat gangguan atmosfer, seperti (gelombang) rossby, kelvin, madeen-julian (MJO) yang berakibat mundurnya musim kemarau. Kalau di Malang Raya, kemarau sekitar Mei dasarian III sampai Juni dasarian I,” ujar dia.

Cuaca hujan di beberapa daerah pada akhirnya membuat suhu udara yang dirasakan menjadi lebih dingin.

“Karena membawa massa udara dingin dari awan ke permukaan dan menghalangi pemanasan sinar matahari. Kalau rata-rata 30 tahun dari 1991 sampai 2020 itu sekitar 17-20 derajat Celsius,” ucapnya.

Khusus di wilayah Malang Raya, suhu udara paling minim berkisar antara 16 derajat Celsius sampai 20 derajat Celsius.
Dia memperkirakan bahwa puncak fenomena bediding akan terjadi pada periode Agustus. Suhu udara diperkirakan lebih dingin dari saat ini.

“(Suhu udara) antara 13 derajat sampai 15 derajat Celsius. Kalau Juli 2025, suhu minimum berkisar 17 derajat sampai 20 derajat Celsius dan maksimalnya antara 26 derajat sampai 28 derajat Celsius,” ujar dia.

Bedinding mampu menyebabkan terjadinya embun beku atau embun upas di wilayah dataran tinggi, khususnya pegunungan.
Kondisi itu, salah satunya terjadi di Ranupane yang menjadi bagian dari kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

“Itu bisa terjadi apabila langit cerah, angin tenang (tidak berhembus kencang), dan kelembapannya tinggi,” kata dia. (ANT/KN)

Jembatan Penghubung Pulau Muna–Buton Siap Dibangun Mulai 2026

0

BAUBAU – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengecek lokasi pembangunan Jembatan Penghubung Pulau Muna-Pulau Buton di Kelurahan Palabusa Kecamatan Lea-lea, Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Menteri PU Dody Hanggodo saat ditemui di Baubau, Minggu (13/8/2025), mengatakan bahwa kunjungan tersebut untuk melihat langsung perhitungan teknis terkait jarak antara jembatan dan permukaan laut, khususnya jalur yang akan menjadi lintasan kapal.

Hal tersebut harus diperhitungkan secara matang agar keberadaan jembatan tidak menghalangi lalu lintas laut dalam jangka panjang.

“Antisipasi terhadap pasang surut air laut penting dilakukan, sebab area di bawah jembatan merupakan jalur pelayaran. Kita harus memastikan bahwa 10 hingga 20 tahun ke depan kapal masih tetap bisa melintas dengan aman,” katanya.

Dia menyebutkan, berdasarkan hasil diskusi antara pemerintah daerah dan pusat, pembangunan jembatan itu akan dimulai pada tahun 2026 setelah seluruh perencanaan dan penyusunan struktur teknis rampung di tahun 2025.

“Kalau komunikasi antara pusat dan daerah berjalan baik, kita harapkan tahun 2025 ini semua aspek teknis bisa diselesaikan. Tahun 2026 kita mulai konstruksi awal. Manfaatnya luar biasa besar,” ujarnya.

Dody mengungkapkan jika dengan keberadaan jembatan tersebut nantinya juga akan membuka akses ekonomi antar-wilayah, khususnya dalam mendukung pertumbuhan sektor perdagangan, pariwisata, dan perikanan di Pulau Muna, Buton Tengah, dan Kota Baubau.

“Buton Tengah yang selama ini terkesan tertutup akan menjadi lebih terbuka. Ini akan meningkatkan volume perdagangan dan membuka potensi daerah secara menyeluruh. Kehidupan masyarakat akan ikut terdongkrak,” ungkapnya.

Diketahui, Jembatan Buton–Muna tersebut memiliki panjang total 2.969 meter dengan rincian yang terdiri atas jembatan utama sepanjang 2.043 meter, jalan pendekat di Pulau Muna sepanjang 186 meter, jembatan pendekat di Pulau Buton sepanjang 525 meter, serta jalan pendekat tambahan sepanjang 215 meter.

Di sisi Pulau Muna, jalan pendekat akan terhubung ke ruas jalan Kabupaten Buton Tengah, sementara di sisi Pulau Buton, jalan pendekat masuk ke wilayah Kota Baubau.
Pembangunan jembatan penghubung ini telah dirancang sejak tahun 2010, namun sempat tertunda karena kendala komunikasi dan koordinasi lintas instansi.

Dengan peninjauan kali ini, pemerintah pusat menunjukkan keseriusannya untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis di wilayah Sulawesi Tenggara. (ANT/KN)

Menko Airlangga Pastikan Penerapan Tarif 32 Persen oleh AS terhadap RI Ditunda

BRUSSEL – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan, penerapan kebijakan tarif resiprokal sebesar 32 persen yang diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk produk asal Indonesia ditunda.

Sebagaimana diketahui, Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengumumkan untuk tetap memberlakukan tarif impor sebesar 32 persen terhadap produk Indonesia mulai 1 Agustus 2025.

“Waktunya (penerapan tarif 32 persen) adalah kita sebut pause. Jadi penundaan penerapan untuk menyelesaikan perundingan yang sudah ada,” kata Airlangga saat memberikan keterangan pers di Brussel, Belgia, Sabtu (12/7/2025) waktu setempat.

Keputusan penundaan tersebut merupakan hasil dari pertemuan antara Airlangga dengan Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick dan Kepala Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) Jamieson Greer yang berlangsung di Washington D.C., Amerika Serikat, pada Rabu (9/7/2025).

Menko menjelaskan, dalam pertemuan tersebut kedua belah pihak sepakat bahwa usulan Indonesia akan terus berproses dalam perundingan lanjutan selama tiga minggu ke depan.

“Jadi tiga minggu ini diharapkan finalisasi daripada fine tuning (penyelarasan) daripada proposal dan fine tuning daripada apa yang sudah dipertukarkan,” jelasnya.

Adapun Airlangga sebelumnya bertolak ke AS setelah mendampingi Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di Rio de Janeiro, Brasil. Tujuannya guna melanjutkan negosiasi terkait tarif impor AS terhadap Indonesia.

Ia menekankan bahwa pertemuan tersebut menjadi langkah penting dalam upaya memperkuat hubungan perdagangan Indonesia-AS, terlebih setelah pengumuman kebijakan tarif oleh Presiden Trump pada 7 Juli 2025 lalu.

“Pertemuan ini menjadi langkah penting dalam upaya memperkuat kerja sama perdagangan antara Indonesia dan AS,” kata dia dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (10/7/2025).

Menurut Airlangga, perundingan dengan pihak AS tidak hanya membahas tarif, tetapi juga mencakup isu hambatan non-tarif, ekonomi digital, keamanan ekonomi, serta kerja sama komersial dan investasi.

Ia juga mengungkapkan bahwa AS menunjukkan ketertarikan besar untuk memperkuat kemitraan di sektor mineral kritis, seperti nikel, tembaga, dan kobalt, yang merupakan komoditas unggulan Indonesia.

“AS menunjukkan ketertarikan yang kuat untuk memperkuat kemitraan di bidang mineral kritis. Indonesia memiliki cadangan besar nikel, tembaga, dan kobalt, dan kita perlu mengoptimalkan potensi kerja sama pengolahan mineral kritis tersebut,” ungkapnya. (ANT/KN)

Mahathir Mohamad Dilarikan ke Rumah Sakit karena Kelelahan

KUALA LUMPUR – Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, dilarikan ke rumah sakit karena kelelahan, demikian diumumkan oleh kantornya, Minggu (13/7/2025) hanya beberapa hari setelah ulang tahunnya yang ke-100 pada Kamis (10/7/ 2025).

Dalam pernyataan yang dikirimkan kepada Anadolu, Mahathir dibawa ke Institut Jantung Nasional (IJN) di Kuala Lumpur untuk menjalani observasi terkait kondisi kelelahan. Namun, setelah beristirahat, ia telah diperbolehkan pulang.

Politikus senior berusia 100 tahun itu telah mengabdikan lebih dari dua dekade hidupnya untuk Malaysia dan memiliki riwayat masalah jantung. Dalam beberapa tahun terakhir, ia kerap menjalani perawatan di rumah sakit dan telah menjalani beberapa kali operasi bypass.

Sebelumnya, Mahathir terakhir kali dirawat di rumah sakit pada Oktober lalu karena infeksi saluran pernapasan.

Tokoh kawakan tersebut menjabat sebagai perdana menteri selama 24 tahun dalam dua periode yang tidak berurutan. Ia kembali menjabat pada 2018, namun pemerintahannya runtuh dalam waktu kurang dari dua tahun akibat konflik internal. (ANT/KN)

Uni Eropa Permudah Akses Visa Schengen bagi WNI dengan Skema Multientry

BRUSSEL – Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengumumkan fasilitas terbaru yang diberikan kepada warga negara Indonesia (WNI), khususnya mereka yang berkunjung ke negara-negara anggota Uni Eropa untuk kedua kalinya.

Dalam sesi pernyataan bersama dengan Presiden Prabowo Subianto di markas Komisi Eropa, Brussel, Belgia, Minggu (13/7/2025), von der Leyen mengatakan Uni Eropa mengadopsi kebijakan visa cascadeuntuk paspor Indonesia yang mengajukan visa Schengen.

“Artinya, mulai dari sekarang warga negara Indonesia yang berkunjung ke Uni Eropa untuk kedua kalinya dapat mengajukan visa Schengen yang berjenis multientry,” kata Presiden Komisi Eropa saat menyampaikan pernyataan bersama Presiden Prabowo.

Pemilik visa Schengen multientry dapat masuk ke wilayah Uni Eropa berulang kali dengan satu dokumen visa yang sama.
Menurut von der Leyen, kebijakan itu dapat mempermudah warga Indonesia yang ingin berkunjung, belajar, dan berjejaring di Uni Eropa.

“Intinya, kami ingin membangun jembatan antarmasyarakat (Indonesia dan Uni Eropa),” sambung von der Leyen.

Pada kesempatan sama, Presiden Komisi Eropa juga menekankan manfaat dari kerja sama antara Indonesia dan Uni Eropa harus dirasakan langsung oleh masyarakat dari dua belah pihak.

“Mereka harus yang pertama kali mendapatkan keuntungan dari hubungan kuat ini,” kata von der Leyen.

Presiden Prabowo, dalam sesi jumpa pers yang sama, juga menekankan pentingnya Uni Eropa untuk Indonesia.

Presiden yakin hubungan erat antara Indonesia dan Uni Eropa dapat berkontribusi positif dalam menjaga stabilitas geopolitik dan perekonomian global.

“Kami melihat Eropa sebagai mitra yang sangat penting. Itu mengapa kami ingin melihat lebih banyak peran dan partisipasi Eropa dalam perekonomian kami, dan saya sangat senang melihat hasil yang dicapai menteri-menteri dan komisioner-komisioner. Saya ingin mengatakan, pencapaian ini merupakan terobosan yang strategis,” kata Presiden Prabowo merujuk pada rampungnya perundingan perjanjian kerja sama ekonomi komprehensif (CEPA) Indonesia dan Uni Eropa.

Indonesia dan Uni Eropa berhasil merampungkan negosiasi CEPA setelah dua belah pihak berunding selama kurang lebih 10 tahun.

Presiden Prabowo kemudian mengusulkan dokumen perjanjian implementasi CEPA ditandatangani di Brussels.

“Kami melihat Eropa masih memimpin di banyak aspek kehidupan dan kami banyak melihat ke Eropa. Mungkin, banyak dari kita yang enggan mengakuinya secara terbuka, tetapi saya di sini, mengatakan secara terbuka, kami ingin melihat Eropa yang lebih kuat,” kata Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo melawat ke Brussels, Belgia, sejak Sabtu (12/7) untuk memenuhi undangan bertemu dengan Presiden Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Presiden Dewan Eropa António Costa dan Raja Belgia Philippe Léopold Louis Marie. (ANT/KN)

Sekolah Rakyat Akan Diujicoba di Cibinong

0

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menyatakan program Sekolah Rakyat akan mulai diujicobakan di Cibinong, Jawa Barat, sebelum diluncurkan secara nasional pada awal Agustus 2025.

Menurutnya, program pendidikan alternatif tersebut akan dimulai dengan pembelajaran simulasi di 100 titik dan ditargetkan diresmikan langsung Presiden Prabowo Subianto.

“Besok uji coba pembelajaran di Cibinong, akhir bulan ini 100 titik sudah siap. Awal Agustus akan diresmikan Presiden secara langsung,” ujar Muhaimin dalam keterangannya usai menghadiri Turnamen Padel Kali Bos di Jakarta, Minggu (13/7/2025).

Muhaimin menegaskan bahwa seluruh tenaga pendidik telah dipersiapkan dan anak didik akan dijemput berdasarkan data terverifikasi.

“Semua sudah siap. Anak didiknya kita jemput. Semua terdaftar, berdasarkan data. Desk-nya satu, jadi itu ada pendaftaran, tapi kita jemput yang memang membutuhkan. Kalau ada teman-teman yang belum dijemput, ya sabar,” lanjutnya.

Di sisi lain, Muhaimin juga menyoroti temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengenai penyalahgunaan dana bantuan sosial (bansos) untuk judi daring.

Ia menyebut terdapat sekitar 500.000 rekening penerima bansos yang teridentifikasi digunakan untuk aktivitas judi daring dan pemerintah akan menjatuhkan sanksi tegas.

“Sanksi pertama bantuannya bisa dikurangi, yang kedua bisa dicabut. Saya peringatkan kepada semua penerima bansos, jangan digunakan untuk judi online,” ujarnya.

Ia menambahkan akan segera memanggil PPATK guna menindaklanjuti data tersebut dan memastikan penerima bantuan benar-benar menggunakan dana untuk kebutuhan dasar, bukan aktivitas ilegal. (ANT/KN)

5,9 Juta Pengunjung Hadiri Jakarta Fair 2025, Transaksi Tembus Rp7,3 Triliun

0

JAKARTA – Ajang Jakarta Fair Kemayoran 2025 tercatat dikunjungi oleh sebanyak 5,9 juta orang dalam tiga minggu penyelenggaraan yang digelar pada 19 Juni-13 Juli 2025.

Direktur Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran Karuna Murdaya mengatakan total transaksi dalam ajang pameran, belanja dan hiburan untuk memeriahkan HUT ke-498 Kota Jakarta itu menembus Rp7,3 triliun.

“Selama gelaran Jakarta Fair Kemayoran 2025, total jumlah pengunjung mencapai angka 5,9 juta orang. Sedangkan untuk total nilai transaksi yang tercipta selama gelaran Jakarta Fair 2025 mencapai Rp7,3 triliun,” ujar Karuna dalam sambutannya dalam acara penutupan Jakarta Fair 2025, Minggu (13/7/2025) malam.

Karuna mengatakan, total transaksi itu melibatkan 2.550 tenant dan 1.550 stan, di mana 50 persen di antaranya merupakan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

“Jakarta Fair Kemayoran juga turut membantu menyerap puluhan ribu tenaga kerja, membantu menggerakkan dan membangkitkan ekonomi nasional terutama dari sektor UMKM dan ketersediaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” kata Karuna.

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, peserta dan para pengunjung Jakarta Fair karena turut mendorong pelaku usaha untuk bangkit mendukung perekonomian nasional.

“Ini memberikan efek positif bagi para pelaku usaha untuk kembali bangkit dengan memamerkan produk-produk unggulannya. Serta menjadi bagian penting dalam bangkitnya perekonomian nasional,” imbuhnya.

Penutupan Pekan Raya Jakarta atau Jakarta Fair 2025 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu malam, dimeriahkan dengan pesta kembang api.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) serta jajaran direksi PT JIExpo Kemayoran juga tamu undangan lainnya hadir dalam acara penutupan dan menekan tombol kembang api di depan panggung.

“Mari kita menghitung (mundur), 3, 2, ambyar,” kata pembawa acara dibarengi ribuan pengunjung Jakarta Fair di lokasi.

Seketika pesta kembang api menerangi langit Jakarta Fair, riuh semarak ribuan pengunjung pun pecah mulai dari depan panggung hingga tenant terluar.

Pantauan ANTARA di lokasi pada pukul 20.10 WIB, ribuan pengunjung mulai dari anak-anak hingga dewasa memadati area depan panggung konser musik serta seluruh area tenant Jakarta Fair.

Kendati pun telah ditutup secara resmi, acara malam itu tetap berlanjut. Para pengunjung pun tetap bertangan dan memenuhi antrian di gerbang masuk.
Adapun Jakarta Fair tahun ini menampilkan ribuan tenant dari berbagai sektor mulai dari otomotif, fesyen, makanan-minuman, hingga pertunjukan musik yang digelar setiap malam.

Festival ini diselenggarakan pada 19 Juni-13 Juli 2025 dengan harga tiket masuk dibanderol Rp40.000 (hari kerja), Rp50.000 (hari libur). (ANT/KN)

Pemkab Berau Akan Siapkan Mobil Angkut Sampah di Setiap Kelurahan

BERAU – Dalam upaya meningkatkan kebersihan lingkungan dan menciptakan Berau yang sehat dan nyaman, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau akan menyalurkan satu unit mobil pengangkut sampah jenis Grand Max ke setiap kelurahan. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, belum lama ini.

“Ke depan, saya akan anggarkan mobil Grand Max per kelurahan untuk dipakai mengangkut sampah. Ini akan dikontrol langsung oleh lurah, agar tidak ada lagi sampah yang berserakan di wilayah kita,” tegas Sri Juniarsih.

Bupati menambahkan, kebersihan lingkungan menjadi perhatian utama pemerintah, terlebih Kabupaten Berau merupakan daerah tujuan wisata. Lingkungan yang bersih tidak hanya penting untuk kesehatan masyarakat, tetapi juga sebagai daya tarik bagi wisatawan.

“Kita ingin menciptakan Berau yang bersih, sehat, dan terhindar dari berbagai penyakit. Kami akan terus mendukung segala kegiatan yang berkaitan dengan kebersihan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Berau, Gamalis, turut menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung gerakan kebersihan ini. Ia menekankan bahwa upaya mendorong masyarakat menjaga kebersihan harus dibarengi dengan penyediaan sumber daya yang memadai.

“Kita akan support penuh. Ketika kita menganjurkan masyarakat menjaga kebersihan, tentu harus ada dukungan nyata dari pemerintah, baik dalam bentuk regulasi maupun alat seperti mobil Grand Max,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penyediaan sarana pendukung merupakan bagian dari strategi agar masyarakat bisa benar-benar bergerak dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Pemerintah daerah tentunya akan mendukung hal-hal positif yang bermanfaat, baik untuk masyarakat maupun kemajuan Kabupaten Berau,” tutupnya. (adv/srn/set)

Pemkab Berau Siapkan Lahan untuk Sekretariat dan Panti Rehabilitasi BNNK

BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya pemberantasan narkotika di daerah. Salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan adalah pemenuhan syarat pendirian Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Berau.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan kunjungan ke Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur untuk membahas rencana pembentukan BNNK di Berau.

“Kemarin kami datang ke BNNP, dan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, salah satunya adalah ketersediaan tempat untuk sekretariat. Ada ketentuan luas lahan yang harus disiapkan,” jelasnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, Pemkab Berau saat ini sedang berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk mencari lahan yang dapat dihibahkan atau disumbangkan untuk kebutuhan BNNK.

“Insyaallah kita akan bekerjasama dengan BPKAD untuk melihat di mana tempat yang memungkinkan untuk kita hibahkan kepada BNNK,” ujarnya.

Selain sekretariat, lahan tersebut juga akan digunakan untuk pembangunan fasilitas lain seperti panti rehabilitasi dan perumahan pendukung. Gamalis menegaskan bahwa syarat lahan ini merupakan bagian dari rekomendasi langsung dari pihak BNNP.

Tak hanya itu, sebelum BNNK resmi terbentuk, Pemkab Berau juga akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) narkotika yang melibatkan unsur kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Kita akan bentuk Satgas terlebih dahulu untuk mendukung penanganan masalah narkotika secara terpadu,” pungkasnya. (adv/srn/set)