Beranda blog Halaman 280

BMKG Kertajati Telusuri Asal Suara Dentuman dan Bola Api Diduga Meteor di Cirebon

0

CIREBON – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kertajati mengumpulkan data terkait suara dentuman keras disertai bola api terang yang diduga meteor di Cirebon, Jawa Barat, pada Minggu (5/10/2025) malam.

Kepala Tim Kerja Prakiraan, Data, dan Informasi BMKG Kertajati Muhammad Syifaul Fuad di Cirebon, Minggu (5/10/2025) mengatakan pihaknya masih melakukan pengumpulan data awal terkait fenomena tersebut.

Ia menjelaskan dari sisi meteorologi, suara dentuman dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti sambaran petir, aktivitas gempa bumi atau peristiwa longsor.
Namun, kata dia, kondisi cuaca di wilayah Cirebon dan sekitarnya saat kejadian dinyatakan cerah berawan.

“Biasanya suara ledakan atau getaran bisa muncul dari awan konvektif akibat sambaran petir. Berdasarkan citra satelit, tidak ada indikasi awan konvektif di sekitar wilayah Cirebon saat kejadian,” ujarnya.

Fuad menegaskan hingga kini pihaknya belum mencatat, adanya aktivitas cuaca ekstrem atau fenomena meteorologis yang signifikan di wilayah tersebut.

Selain itu, dia menyampaikan hasil pantauan pun belum menunjukkan adanya aktivitas getaran yang signifikan di wilayah Cirebon.

Pada dasarnya, kata dia, fenomena yang berkaitan dengan meteor merupakan kewenangan lembaga yang membidangi antariksa.

Ia menyebutkan pihaknya tidak memiliki instrumen khusus, untuk mendeteksi pergerakan meteor atau benda langit.

“Terkait fenomena meteor atau benda antariksa merupakan kewenangan lembaga yang membidanginya seperti BRIN,” tuturnya.

Pihaknya terus memantau perkembangan informasi dari berbagai sumber, termasuk laporan masyarakat, untuk memastikan fenomena yang terjadi di wilayah Cirebon tersebut.

Sementara dari data yang dihimpun, fenomena tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB pada Minggu di beberapa kecamatan di Cirebon bagian timur, terutama di kawasan Lemahabang.

Sejumlah warga melaporkan melihat bola api melintas cepat sebelum menghilang di kejauhan, serta mendengar suara dentuman keras. (ANT/KN)

Raih Gelar Ganda Putri di Suzhou, Aldila Sutjiadi Siap Tampil di Wuhan Open

0

JAKARTA – Petenis Indonesia Aldila Sutjiadi langsung bertolak ke Wuhan untuk mengikuti Wuhan Open usai menjuarai WTA 125 Suzhou di China, Minggu, bersama rekan senegaranya Janice Tjen.

“Saya sangat senang akhirnya bisa menjadi juara di WTA 125 ini apalagi juga bersama Janice, dan bisa membuat bangga Indonesia dengan meraih kemenangan ini di Suzhou,” kata Aldila kepada ANTARA melalui pesan instan yang diterima di Jakarta, Minggu (5/10/2025).

“Malam ini akan naik kereta ke Wuhan, karena minggu depan aku akan main di Wuhan, dan turnamennya akan sudah mulai hari Senin, tapi kami dijadwalkan untuk main hari Rabu,” ujar dia menambahkan.

Aldila/Janice sukses meraih gelar ganda putri WTA 125 Suzhou setelah mengalahkan pasangan Polandia-Jepang Katarzyna Kawa/Makoto Ninomiya dengan skor 6-4, 6-3 di final.

Aldila tiba di Suzhou setelah kandas pada babak pertama WTA 1000 China Open di Beijing, Sabtu (27/8). Ia bersama Irina Khromacheva tak mampu menghalau unggulan kedua Sara Errani/Jasmine Paolini.

Ia kemudian meninggalkan Beijing menuju Suzhou Minggu (28/9). Petenis berusia 30 tahun itu mengatakan bahwa keputusan untuk berduet bersama Janice di Suzhou diambil mendadak dengan melihat jadwal tur tenis dirinya.

Di Wuhan, Aldila akan kembali berpasangan dengan Irina. Mereka akan berhadapan dengan pasangan Leylah Fernandez/Erin Routlife (Kanada/Selandia Baru) pada babak pertama ajang WTA 1000 tersebut.

Sementara itu, nama Janice telah masuk dalam daftar pemain untuk WTA 125 Jinan di China, yang akan berlangsung pada 13-18 Oktober 2025.

Selain masuk di undian sektor tunggal, petenis berusia 23 tahun itu juga akan bermain di sektor ganda bersama petenis Inggris Maia Lumsden.

Aldila dan Janice akan kembali berpasangan dalam Chennai Open di India pada 27 Oktober hingga 2 November 2025.

“Untuk next-nya aku akan partner Janice lagi di WTA 250 di Chennai India untuk tahun ini,” ujar Aldila. (ANT/KN)

Otorita IKN dan Pemkab Penajam Sepakati Tapal Batas Administratif

PENAJAM PASER UTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur, menyepakati batas wilayah administrasi dan telah diajukan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Tapal batas dengan IKN telah disepakati, dan penetapan batas wilayah IKN dengan PPU masih berproses di Kemendagri,” ujar Asisten I Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara Nicko Herlambang ketika ditanya mengenai batas wilayah dengan IKN, di Penajam, Minggu (5/10/2025).

Batas wilayah IKN dengan daerah penyangga, Kabupaten Penajam Paser Utara telah diajukan kepada Kemendagri, dan penetapan batas wilayah yang sama juga telah dilakukan antara IKN dengan Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Balikpapan.

Menurut dia, penetapan batas wilayah tersebut merupakan salah satu target Otorita IKN untuk diselesaikan sebelum IKN menjadi Pemerintahan Daerah Khusus (Pemdasus).

“Kesepakatan batas wilayah administrasi IKN dengan Kabupaten Penajam Paser Utara sudah dilakukan beberapa waktu lalu,” katanya.

Hasil survei di lapangan, kata dia, tidak semua wilayah Kelurahan Pemaluan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara masuk dalam deliniasi IKN.
Tiga titik batas wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan IKN telah dilakukan survei dan pemasangan tapal batas, yakni wilayah Kelurahan Pemaluan, Kelurahan Maridan dan Desa Telemow, Kecamatan Sepaku.

“Tapal batas wilayah administrasi antara Kabupaten Penajam Paser Utara dengan IKN sudah disepakati kedua belah pihak, dan penetapan menunggu keputusan Kemendagri,” kata Nicko Herlambang. (ANT/KN)

Satu Prajurit Marinir Gugur Saat Latihan Jelang HUT TNI di Teluk Jakarta

0

JAKARTA – Dinas Penerangan TNI AL mengungkapkan seorang prajurit Detasemen Intai Para Amfibi 1 (Denipam 1) Marinir Praka Zaenal Mutaqim gugur saat operasi terjun payung di perairan Teluk Jakarta, menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 TNI.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Tunggul mengatakan bahwa insiden tersebut terjadi Kamis (2/10) saat Praka Zaenal mengalami kecelakaan di udara ketika processing opening parachute. Saat itu, Marinir melaksanakan operasi Rubber Duck Operation (RDO) dalam rangkaian HUT TNI yakni “Presidential Inspection”.

“Dengan penuh rasa duka cita sedalam-dalamnya, TNI Angkatan Laut menyampaikan bahwa salah satu prajurit terbaik kami yaitu Praka Mar Zaenal Mutaqim telah gugur,” kata Tunggul di Jakarta, Minggu (5/10/2025).

Dia mengungkapkan saat itu parasut Praka Zaenal tetap mengembang hingga mendarat di air. Namun dia tak menjelaskan secara jelas insiden penyebab gugurnya Praka Zaenal.

Setelah insiden itu, menurut dia, tim pengaman di laut segera mendekati penerjun dan melaksanakan evakuasi menggunakan ambulance sea rider menuju posko kesehatan Kolinlamil.

Kemudian Praka Zaenal langaung dievakuasi menuju RSPAD Gatot Subroto untuk menjalani penanganan intensif. Namun setelah perawatan di rumah sakit dan berbagai upaya medis diberikan selama dua hari, nyawa Praka Zaenal tak tertolong hingga dinyatakan meninggal dunia.

Dia mengungkapkan bahwa Praka Zaenal gugur pada Sabtu (4/10) dini hari di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Jenazah dimakamkan dengan upacara militer di kampung halamannya yaitu Kabupaten Grobogan. Jawa Tengah.

Atas nama seluruh jajaran TNI AL, dia menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Dia berharap keluarga Praka Zaenal diberikan kekuatan dan ketabahan.

Sebagai bentuk penghormatan, dia mengatakan bahwa TNI AL mengusulkan penghargaan berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa kepada Almarhum atas jasa-jasanya saat bertugas. Dia juga memastikan insiden ini menjadi pelajaran berharga bagi TNI AL untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap operasi dan latihan.

“Almarhum adalah prajurit yang berdedikasi tinggi, berprestasi, dan selalu menunjukkan semangat juang yang luar biasa dalam setiap tugas yang diemban,” katanya. (ANT/KN)

Mensesneg : Perpres Tata Kelola MBG Ditarget Rampung Pekan Ini

0

JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Tata Kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) ditargetkan rampung pada pekan ini karena saat ini rancangannya masih digodok sehingga insiden-insiden yang sempat terjadi terkait MBG tidak lagi terulang.

“Minggu ini harus selesai, tetapi kan begini, bukan karena perpres belum ada kemudian tidak jalan, kan tidak. Jadi, sudah kami sampaikan bahwa sebenarnya sekarang (sudah, red.) jalan. Nah, perpres ini untuk menyempurnakan atau memperbaiki semaksimal mungkin pelaksanaan dari program makan bergizi gratis,” kata Prasetyo Hadi menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui pada sela-sela kegiatannya di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Minggu (5/10/2025).

Prasetyo melanjutkan perpres mengenai tata kelola MBG itu saat ini dirancang lintas kementerian/lembaga.

“Dengan beberapa masukan dan kejadian beberapa waktu belakangan, memang semangatnya kami tentu ingin program ini berjalan dengan sebaik-baiknya. Jadi, tunggu mohon waktu agar supaya semuanya, memang mungkin kita tidak tepat ya menggunakan istilah sempurna, tetapi sebanyak mungkin apa yang menjadi celah untuk terjadinya hal yang tidak kita inginkan itu sudah bisa kita antisipasi sebagai bentuk dari evaluasi dan perbaikan ke depan,” sambung Pras, sapaan akrab Prasetyo Hadi.

Terkait adanya permintaan untuk menghentikan MBG, Pras menyampaikan adanya kekurangan-kekurangan, termasuk insiden keracunan itu harus diperbaiki, dan menjadi bahan evaluasi.

Dia pun berharap saat perpres mengenai tata kelola MBG itu terbit, insiden-insiden keracunan itu tidak lagi terjadi.

“Jadi, bukan programnya kemudian harus dihentikan. Tidak. Kekurangan yang terjadi itu, yang kita perbaiki karena data juga mengatakan bahwa di tempat-tempat yang terjadi permasalahan hampir semuanya karena tidak menjalankan prosedur seperti yang seharusnya,” ujar Prasetyo Hadi.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana di Jakarta, Jumat (3/10) menjelaskan perpres mengenai tata kelola MBG di antaranya mengatur secara rinci mengenai peran, fungsi, dan tugas masing-masing kementerian/lembaga hingga pemerintah daerah dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis.

BGN, dalam perpres itu, ditetapkan sebagai penyelenggara, dan berwenang untuk melakukan intervensi manakala diperlukan, sementara Kementerian Kesehatan berperan dalam pengawasan terutama dalam aspek kesehatan dan keselamatan.

Kemudian, untuk penyaluran MBG kepada ibu hamil dan ibu menyusui diserahkan kepada Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, sementara pemerintah daerah mendapatkan tugas untuk menyiapkan berbagai infrastruktur penunjang.

Dalam draf perpres yang sama, Dadan menjelaskan Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan bertugas membina petani, peternak, hingga nelayan untuk meningkatkan produksi, yang menjadi bahan baku MBG.

Tidak hanya mengatur soal peran, tugas, dan fungsi masing-masing instansi, perpres tersebut juga memuat sejumlah aturan teknis, di antaranya terkait standar makanan yang layak disajikan bagi penerima manfaat, aspek sanitasi dan kebersihan, mekanisme penanganan korban keracunan, hingga penguatan rantai pasok pangan dalam jumlah yang besar. (ANT/KN)

Presiden Prabowo Perintahkan Evaluasi Struktur Bangunan di Seluruh Pesantren

0

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar untuk memeriksa struktur dan kekuatan bangunan di pondok-pondok pesantren sehingga insiden ambruknya musala di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, tidak terulang.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya saat dihubungi di Jakarta, Minggu (5/10) malam, menjelaskan perintah itu diberikan secara langsung oleh Presiden Prabowo kepada Menko Muhaimin dalam rapat terbatas yang digelar di kediaman pribadi Presiden di Jalan Kertanegara, Jakarta, Minggu (5/10/2025) malam.

“Presiden memerintahkan Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar beserta jajaran kementeriannya untuk memeriksa sekaligus memperbaiki pondok pesantren resmi yang perlu dicek kekuatan struktur bangunannya, serta memberikan bantuan dan menekankan kepada pemilik pondok untuk memperhatikan betul proses renovasi atau pengembangan gedung bila hendak membangun pondoknya,” kata Seskab Teddy menyampaikan kembali isi perintah Presiden Prabowo.

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan insiden ambruknya bangunan mushalla di Ponpes Al Khoziny telah menjadi atensi khusus Presiden Prabowo.

“Beliau memonitor terus, makanya Beliau kemudian memerintahkan kepada para menteri terkait, dan gubernur, wakil gubernur untuk memberikan perhatian,” kata Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Minggu (5/10/2025).

Pras kemudian menyampaikan Presiden Prabowo juga memerintahkan evaluasi seluruh bangunan pesantren, terutama dari segi keamanan dan keselamatannya.

“Evaluasi ke depan semua pondok pesantren kami harapkan segera didata dan dipastikan keamanan dari sisi bangunan-bangunan, infrastruktur di pondok (pesantren) masing-masing,” sambung Prasetyo Hadi.

Bangunan mushalla di Ponpes Al Khoziny ambruk pada Senin (29/9) pekan lalu menyebabkan ratusan santri yang melaksanakan shalat berjamaah terjebak di bawah puing-puing bangunan.

Insiden itu berlangsung di tengah renovasi bangunan mushalla di lantai tiga.

Sebanyak 400 lebih petugas pencarian dan penyelamatan (SAR) langsung menjalankan evakuasi korban, tetapi proses itu tidak mudah mengingat puing-puing berukuran besar yang rentan ambruk dan dapat menimpa korban-korban selamat yang masih terjebak.

Deputi Bidang Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Budi Irawan menyatakan hingga Minggu 5 Oktober 2025, jumlah korban meninggal dunia mencapai 36 orang.

Budi memperkirakan masih ada 27 santri yang terjebak di bawah puing-puing bangunan musala.

Sementara itu, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Surabaya mencatat jumlah korban selamat per Sabtu (4/10) bertambah menjadi 104 orang setelah satu santri yang sebelumnya hilang, dilaporkan dalam kondisi selamat. (ANT/KN)

HUT ke-80 TNI, Pemkab Kukar Tegaskan Sinergi untuk Kesejahteraan Rakyat

TENGGARONG – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kutai Kartanegara (Kukar), menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara aparat pertahanan dan pemerintah daerah. Bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar, TNI bukan hanya penjaga kedaulatan negara, tetapi juga mitra strategis dalam menjaga stabilitas serta mendukung pembangunan daerah.

Upacara HUT TNI yang digelar di Lapangan Markas Kodim 0906/Kukar, Minggu (5/10/2025), dihadiri jajaran Forkopimda dan pejabat daerah. Meski berlangsung di tengah cuaca gerimis, semangat nasionalisme tetap mengiringi jalannya upacara yang berlangsung khidmat dengan mengusung tema “TNI PRIMA, TNI RAKYAT, INDONESIA MAJU.”

Tema tersebut mencerminkan semangat TNI yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif, sekaligus menggambarkan komitmen menjaga kedekatan dengan rakyat di setiap lini kehidupan berbangsa.

Dalam apel tersebut, Pemkab Kukar diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Sekretariat Kabupaten Kukar, Dafip Haryanto. Pada kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi TNI selama ini.

“Atas nama Pemkab Kukar, kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-80 kepada Tentara Nasional Indonesia. Semoga TNI semakin kuat, profesional, dan semakin dicintai rakyat Indonesia,” ujarnya.

Lebih dari sekadar seremoni, Dafip menegaskan bahwa kolaborasi Pemkab Kukar dengan TNI, khususnya Kodim 0906/KKR, telah berperan nyata dalam berbagai program daerah. Mulai dari pengamanan wilayah, penanganan bencana, hingga pembangunan berbasis masyarakat di desa-desa.

“Kami menyampaikan terima kasih atas sinergi yang telah terjalin selama ini. TNI selalu hadir mendukung setiap langkah pemerintah daerah dalam mewujudkan program pembangunan,” jelasnya.

Menurut Dafip, keberadaan TNI di daerah bukan hanya simbol kekuatan pertahanan, melainkan juga bagian dari mitra pembangunan yang berkontribusi langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap, di usia ke-80 ini, TNI dan Pemkab Kukar semakin mempererat kerja sama, terutama dalam mendukung visi “Kukar Idaman Terbaik”, yang merupakan cita-cita bersama untuk menghadirkan daerah yang inovatif, berdaya saing, dan menempatkan rakyat sebagai pusat pembangunan.

“Harapannya, sinergisitas ini terus terjaga agar kita dapat bersama-sama mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kukar melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan TNI,” tutup Dafip. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

Dukung SDGs, CAM Bangun Akses Air Bersih dan Toilet Layak di Sekolah Dasar Kutai Barat

0

KUTAI BARAT — PT Cemerlang Asa Mandiri (CAM) sebagai bagian dari MMS Group Indonesia (MMSGI) berperan aktif dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di sekitar wilayah operasionalnya. Salah satunya melalui dukungan perbaikan sanitasi dan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SDN 002 Damai, Kampung Jengan Danum, Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat (Kubar).

Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen CAM dalam mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam mendorong kehidupan yang sehat dan sejahtera, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memperluas akses terhadap air bersih dan sanitasi layak. Melalui langkah ini, perusahaan berupaya menciptakan dampak sosial positif yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

External and Security Affairs (EAS) Manager CAM Panji Setyadi menyampaikan, perbaikan sanitasi sekolah dan edukasi PHBS merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk berkontribusi nyata bagi masyarakat. Khususnya dalam mendukung lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi anak-anak.

“Kami percaya bahwa sinergi antara perusahaan, sekolah, dan masyarakat akan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi peningkatan kualitas hidup di sekitar wilayah operasional,” terang Panji.

Siswa SDN 002 Damai bersama guru dan tim PT CAM berfoto bersama usai kegiatan edukasi PHBS di lapangan sekolah. (Istimewa)

Program ini mencakup perbaikan fasilitas toilet sekolah serta pemasangan filter baru pada sumur bor yang menjadi sumber air bersih utama di lingkungan sekolah. Sebelumnya, fasilitas sanitasi di sekolah mengalami kerusakan yang berdampak pada terbatasnya akses air bersih bagi siswa dan tenaga pendidik.

Kepala SDN 002 Damai Yuliana Nion menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan CAM. “Atas nama seluruh warga sekolah, kami mengucapkan terima kasih kepada PT CAM atas bantuan dan kerja sama yang diberikan. Semoga sinergi ini terus berlanjut demi menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan ramah anak,” ungkap Yuliana.

Sebanyak 326 siswa dan tenaga pendidik menjadi penerima manfaat langsung dari program ini. Selain perbaikan infrastruktur, CAM juga menyelenggarakan kegiatan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bekerja sama dengan Klinik Arta Medica Center (AMC). Dalam kegiatan tersebut, drg Dwi Ari. dan tim memberikan penyuluhan serta praktik langsung kepada 120 siswa mengenai cara menyikat gigi dan mencuci tangan yang benar. (kn)

Resmikan Kantor Media Kaltim di IKN

Pasca gelaran Media Kaltim Nusantara Fun Run 2025 pada 4 Mei lalu, kami resmi menempatkan Biro IKN. Sejak saat itu, Media Kaltim semakin intens memberitakan perkembangan di Ibu Kota Nusantara (IKN), mulai dari dinamika pembangunan di Sepaku hingga aktivitas di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Untuk memperkuat basis liputan, saya menunjuk Riski Maulana Perwira Atmaja sebagai Kepala Biro IKN dan Bayu Prasetyo sebagai wartawan yang bertugas sehari-hari. Keduanya diharapkan menjadi ujung tombak dalam menghadirkan informasi cepat dan akurat dari lapangan.

Kerja sama yang terus dijalin dengan OIKN akhirnya membuahkan hasil. Media Kaltim mendapatkan satu ruangan khusus sebagai kantor biro, berbagi area dengan Antara News dan berjarak 2 ruangan dari kantor TVRI Nusantara. Lokasi ini tentu sangat strategis karena menempatkan Media Kaltim di jantung aktivitas informasi IKN.

Sebagai ungkapan syukur, Minggu (5/10) hari ini, kami menggelar acara sederhana di kantor baru tersebut, lalu melanjutkannya dengan makan bersama di Kampung Kecil, sebuah rumah makan yang berdiri persis berseberangan dengan Hotel Qubika.

Kantor Media Kaltim ini berada di lantai 2 Gedung Oval Gallery – Plaza Seremoni pusat kegiatan KIPP IKN. Posisinya persis di seberang Istana Negara IKN. Gedung ini dikenal publik karena kerap menjadi lokasi acara resmi, termasuk event Nusantara Food Festival 2025 bertajuk Festival Cokelat. Dengan arsitektur oval yang dinamis dan posisi strategis di Plaza Seremoni, gedung ini menjadi salah satu ikon kegiatan publik di kawasan inti pemerintahan.

Suasana ruang kerja kami sederhana namun fungsional. Meja utama menghadap jendela besar dari lantai hingga langit-langit, membuat ruangan terasa terang. Di dinding terpasang foto Presiden dan Wakil Presiden, lengkap dengan lambang Garuda. Bendera Merah Putih berdiri di sudut ruangan. Dua banner Media Kaltim juga menghiasi ruangan: satu berisi daftar jaringan media, satu lagi kampanye pembaca e-paper setiap hari.

Area ruang tamu kecil dilengkapi sofa hijau dan kursi hitam modern, cukup untuk menerima tamu atau berdiskusi singkat. Suasananya formal tetapi tetap nyaman untuk aktivitas kerja sehari-hari.

Kehadiran kantor ini bukan sekadar ruang kerja. Biro di IKN adalah bentuk komitmen Media Kaltim untuk terus meliput dan menyajikan perkembangan pembangunan Nusantara secara akurat, independen, dan konsisten. Dari sini, kami memastikan publik Kaltim dan Indonesia mendapatkan kabar terbaru langsung dari pusat pemerintahan yang baru. (*)

Oleh: Agus Susanto, S.Hut., S.H., M.H.

Basuki dan Semangat Membangun IKN Tanpa Henti

Bertemu langsung dengan Kepala OIKN Basuki Hadimuljono di Swissotel Nusantara Anniversary Run 2025, Minggu (5/1), menjadi momen yang tak saya sia-siakan.

Selama ini jadwalnya selalu padat. Tapi kali ini saya bisa menemuinya di sela acara. Langsung saya serahkan cover Media Kaltim bergambar dirinya dengan tajuk “IKN Maju Terus.” Basuki tersenyum, menatap lekat, lalu berkomentar singkat, “Wah, bagus sekali.”

Cover itu menampilkan sosok Basuki mengenakan helm putih bertuliskan Nusantara, rompi lapangan, dan kacamata hitam, dengan latar kawasan pembangunan IKN.

Slogan “IKN Maju Terus” menjadi pesan bahwa proyek ibu kota negara baru ini harus berjalan tanpa keraguan. Dari ekspresi Basuki saat menerima cover tersebut, tampak jelas ada kebanggaan sekaligus tekad yang tidak pernah padam.

Suasana akrab saat Basuki Hadimuljono melihat detail cover edisi khusus Media Kaltim. (Foto: Riski/Media Kaltim)

Sambil memegang cover, ia sempat berbagi cerita. Dukungan Menteri Keuangan, katanya, sangat membantu menjaga ritme pembangunan. Fokus utama kini adalah percepatan penyelesaian Gedung Wakil Presiden (Wapres) yang ditargetkan rampung November tahun ini. “Tahun depan sudah bisa ditempati,” ucapnya. Jika sudah difungsikan, ia percaya arus perpindahan akan semakin nyata dan kehadiran investor akan lebih deras.

Basuki menegaskan, pembangunan IKN tidak hanya bertumpu pada APBN. Infrastruktur dasar tetap menjadi beban negara, tapi untuk proyek-proyek bernilai komersial pemerintah mengandalkan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) serta investasi asing langsung (FDI). “Intinya jangan sampai beban negara terlalu berat,” katanya. Dari data pemerintah, hingga September 2025, realisasi investasi non-APBN telah mencapai sekitar Rp65,3 triliun dari puluhan investor dan mitra kerja sama.

Kepastian hukum juga menjadi perhatian utama. Basuki menekankan, Perpres 79/2025 adalah payung penting yang menegaskan status IKN sebagai ibu kota politik sekaligus memberi kepastian kepada investor bahwa proyek ini akan terus berjalan. Regulasi ini memastikan arah pembangunan tidak bergeser meski terjadi pergantian kebijakan, sehingga risiko investasi bisa ditekan dan minat swasta maupun asing tetap terjaga.

Basuki Hadimuljono berfoto bersama tim Media Kaltim. (Foto: Riski/Media Kaltim)

Tak heran jika dalam RAPBN 2026, alokasi anggaran untuk OIKN tetap dicantumkan sebesar Rp6,26 triliun. Meski nilainya menurun dibanding tahun-tahun awal, keberadaannya di APBN menjadi bukti bahwa pemerintah pusat konsisten mendukung IKN.

Dari pertemuan singkat itu, saya menangkap satu hal: Basuki membangun IKN bukan dengan retorika panjang, melainkan dengan kerja nyata. Semangat membangun ibu kota negara baru tampak jelas dari keteguhan sikapnya. Konsistensi, energi yang tidak surut, dan keyakinan kuat bahwa Indonesia mampu melangkah maju bersama. Pesan di cover pun selaras dengan sikapnya: IKN memang harus maju terus.

Oleh: Agus Susanto, S.Hut., S.H., M.H.