Beranda blog Halaman 266

AHY: Utang KCIC Tak Boleh Hambat Rencana Kereta Cepat Jakarta–Surabaya

0

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menyatakan penyelesaian utang Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) tidak boleh menjadi penghambat rencana pembangunan kereta cepat yang menghubungkan Jakarta hingga Surabaya.

“Memang utang yang harus segera diselesaikan ini juga tidak boleh kemudian menghambat rencana besar kita untuk mengembangkan konektivitas berikutnya, tadi Jakarta sampai dengan Surabaya,” kata pria yang akrab disapa AHY itu di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/10/2025).

AHY mengatakan pemerintah saat ini masih membahas sejumlah opsi restrukturisasi proyek kereta cepat Jakarta–Bandung itu.
Pembahasan tersebut, kata dia, dilakukan bersama BPI Danantara, Kementerian Perhubungan, PT Kereta Api Indonesia (KAI), dan pemangku kepentingan lain.

Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk menyiapkan langkah yang tepat dan berkelanjutan dalam penyelesaian kewajiban finansial proyek tersebut.

“Saya tidak atau belum bisa menyampaikan secara final karena memang masih dikembangkan opsi-opsinya dan masih dihitung semuanya segala sesuatunya. Apakah kemudian Danantara bisa menghandle dan juga bagaimana nanti Kementerian Keuangan bisa berkontribusi dan lain sebagainya,” kata dia.

AHY menyebut seluruh opsi penyelesaian masih dalam tahap pembahasan dan menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Jadi artinya kami masih terus menunggu arahan Pak Presiden juga sambil terus mengembangkan berbagai opsi yang paling baik dan berkelanjutan. Artinya bisa kemudian kita move on untuk membicarakan pengembangan kereta cepat berikutnya untuk Jakarta ke Surabaya,” ujarnya.

Sebagai informasi, total investasi proyek KCIC mencapai sekitar 7,27 miliar dolar AS atau setara Rp120,38 triliun.
Sekitar 75 persen dari nilai proyek tersebut dibiayai melalui pinjaman dari China Development Bank (CDB) dengan bunga 2 persen per tahun.

Hingga kini, terdapat dua opsi penyelesaian utang yang tengah dikaji, yakni pelimpahan kepada pemerintah atau penyertaan dana tambahan ke PT KAI.

Namun, opsi tersebut belum final dan tetap mendorong Danantara untuk mengambil peran utama dalam pembayaran. (ANT/KN)

Prabowo Minta Uang Koruptor Rp13 Triliun Dialihkan ke Beasiswa LPDP

0

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto meminta agar sebagian uang pengganti kerugian negara dari tindak pidana korupsi sebesar Rp13 triliun yang baru saja diserahkan oleh Kejaksaan Agung, dapat dialokasikan ke beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

“Uang-uang dari sisa efisiensi penghematan, uang-uang yang kita dapat dari koruptor-koruptor itu sebagian besar kita investasi di LPDP, mungkin yang Rp13 triliun disumbangkan atau diambil oleh Jaksa Agung hari ini diserahkan ke Menteri Keuangan, mungkin sebagian bisa kita taruh di LPDP untuk masa depan ya,” kata Presiden Prabowo dalam pembukaan Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025).

Saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna pada satu tahun pemerintahan, Presiden Prabowo menilai dana dari hasil pengembalian kerugian negara tindak pidana korupsi tersebut dapat diinvestasikan untuk LPDP yang dikelola di bawah Kementerian Keuangan.

Adapun dana Rp13 triliun tersebut merupakan hasil dari penyerahan barang bukti sitaan dalam perkara tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya yang diserahkan oleh Kejaksaan Agung, pada Senin (20/10).

Prabowo menyampaikan hal itu setelah memaparkan program pendidikan nasional, termasuk pengembangan sekolah rakyat, sekolah unggulan SMA Garuda, serta perluasan beasiswa dan penambahan fakultas kedokteran.

Menurut Presiden, dana beasiswa LPDP perlu diperkuat agar Indonesia dapat mencetak lebih banyak generasi unggul yang berdaya saing global.

Dalam rangka mengejar ketertinggalan soal pendidikan dari negara lain, Kepala Negara pun mengenalkan program Sekolah Garuda.
Prabowo juga menyoroti pentingnya mencari anak-anak berbakat dari seluruh pelosok tanah air, tidak hanya dari kalangan menengah ke atas.

Menurut Presiden, banyak anak dari keluarga sederhana yang memiliki kecerdasan luar biasa dan layak mendapat kesempatan belajar dengan beasiswa penuh.

“Kita harus mencari mereka ini dan jangan anggap bahwa mereka itu anak-anak orang menengah ke atas, banyak anak orang bawah, orang miskin ternyata punya kecerdasan yang tinggi. Kita harus cari mereka,” paparnya.

Oleh karenanya, Prabowo meminta agar pencarian siswa-siswa berbakat dilakukan secara kolaboratif antarkementerian, TNI, Polri, hingga organisasi masyarakat dan yayasan pendidikan.

“Jadi saya minta Menteri Dikdasmen dibantu oleh Menteri Dikti, Sains dan Teknologi, dibantu oleh Menteri Sosial, dibantu oleh Panglima TNI, dibantu oleh Kapolri yang punya jaringan ke desa-desa, mungkin dibantu oleh ormas-ormas, dibantu oleh yang punya yayasan, cari mereka ini,” kata Presiden. (ANT/KN)

KPK Telusuri Legalitas Lahan dalam Kasus Korupsi Tol Trans Sumatera

0

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut legalitas lahan terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan lahan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) tahun anggaran 2018-2020.

“Dalam perkara ini, itu kan terkait dengan pengadaan lahan-lahan di sekitar jalan tol, sehingga tentu KPK juga butuh untuk melihat bagaimana legalitas dari jalan-jalan tersebut,” ujar Juru Bicara KPK kepada para jurnalis di Jakarta, Selasa (21/10/2025).

Lebih lanjut Budi mengatakan pengusutan tersebut dilakukan KPK saat memeriksa Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan, Banten, atau staf yang mewakili sebagai saksi pada 20 Oktober 2025.

“Terlebih dalam proses pengadaan jalan ini, salah satu informasi yang diperoleh adalah sudah ada pengondisian awal, atau sudah ada pembelian-pembelian awal yang memang tujuannya nanti untuk disiapkan atau dijual dalam pembangunan jalan di sekitar Jalan Tol Trans Sumatra tersebut,” katanya.

Sebelumnya, KPK pada 13 Maret 2024, mengumumkan memulai penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pengadaan lahan proyek JTTS tahun anggaran 2018–2020.

Dalam penyidikan perkara tersebut, KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yaitu mantan Direktur Utama PT Hutama Karya atau HK (Persero) Bintang Perbowo (BP), mantan Kepala Divisi di PT HK M. Rizal Sutjipto (RS), dan Komisaris PT Sanitarindo Tangsel Jaya atau STJ Iskandar Zulkarnaen (IZ). KPK juga menetapkan PT STJ sebagai tersangka korporasi.

Namun, Iskandar Zulkarnaen telah meninggal dunia pada 8 Agustus 2024, sehingga penyidikan terhadap yang bersangkutan dihentikan KPK.
Kemudian pada 6 Agustus 2025, KPK menahan Bintang Perbowo dan M. Rizal Sutjipto.

Pada tanggal yang sama, KPK mengumumkan kerugian keuangan negara dalam kasus tersebut yang berdasarkan perhitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI mencapai Rp205,14 miliar.

Rinciannya adalah Rp133,73 miliar dari pembayaran HK kepada PT STJ atas lahan di Bakauheni, dan Rp71,41 miliar atas pembayaran HK untuk PT STJ mengenai pembelian lahan di Kalianda. Kedua daerah tersebut berada di Provinsi Lampung. (ANT/KN)

Gunung Semeru Enam Kali Erupsi, Kolom Abu Capai 700 Meter

0

LUMAJANG – Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali erupsi sebanyak enam kali dengan tinggi letusan hingga 700 meter di atas puncak pada Selasa pagi.

“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 05.53 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 600 meter di atas puncak atau 4.276 meter di atas permukaan laut (mdpl),” kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang.

Menurut dia, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah selatan dan saat laporan itu dibuat, erupsi masih berlangsung.

Sebelumnya erupsi terjadi pukul 05.32 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 700 meter di atas puncak dan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah selatan.

”Saat laporan itu dibuat, erupsi masih berlangsung,” katanya.

Erupsi gunung tertinggi di Pulau Jawa itu juga tercatat terjadi pada pukul 05.21 WIB dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 700 meter di atas puncak, serta pukul 00.35 WIB, pukul 00.23 WIB, dan pukul 00.20 WIB.

Liswanto menjelaskan Gunung Semeru masih berstatus Waspada atau Level II sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan sejumlah rekomendasi, yakni masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara, sepanjang Besuk Kobokan sejauh delapan kilometer dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, kata dia, masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 kilometer dari puncak.

”Masyarakat juga diimbau tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan di sepanjang aliran sungai/lembah yang aliran airnya berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan. (ANT/KN)

Bontang Juara Umum Porwada 2025, Sampai Jumpa di Balikpapan!

SAYA ikut dalam kontingen PWI Bontang. Bukan sebagai atlet, tapi sebagai supporting team. Bukan karena tidak suka olahraga, hanya saja tak ada cabang yang saya tekuni di ajang ini.

Jadi saya memilih menjadi penyemangat bagi teman-teman yang bertanding. Dari pinggir lapangan, saya merasakan suasana yang berbeda. Semangat, tawa, dan keakraban yang jarang muncul di tengah kesibukan dunia liputan.

Hari terakhir, Minggu (19/10), saya sempat datang ke arena bulu tangkis. Bertemu banyak rekan wartawan, baik senior maupun yunior. Kami saling menyapa dan tertawa di sela pertandingan.

Porwada ini terasa bukan sekadar lomba olahraga, tapi ruang silaturahmi tempat wartawan bisa sejenak melepaskan beban kerja dan menjadi dirinya sendiri. Seperti kata Ketua PWI Kaltim, Abdurrahman Amin, “Porwada ini adalah Lebarannya para wartawan.” Ucapan itu tepat menggambarkan suasana yang saya lihat: para jurnalis dari berbagai daerah kembali muda, bersemangat, dan bersatu dalam kebersamaan.

Perwakilan PWI Balikpapan mengibarkan bendera Porwada usai menerima penyerahan simbolik dari PWI Kaltim. Foto: Istimewa

Penutupan yang digelar Minggu (19/10) sore menjadi puncak yang penuh keceriaan. Aula Pendopo Wali Kota Bontang dipenuhi tepuk tangan, sorakan, dan wajah-wajah bahagia. Panggung utama menjadi saksi pembacaan pemenang dan pengalungan medali. Semua kontingen hadir lengkap, saling memberi selamat tanpa memandang daerah asal.

Dalam Porwada kali ini, sebanyak 260 wartawan dari 9 kabupaten/kota ikut ambil bagian dan bertanding di sembilan cabang olahraga. Cabang yang dipertandingkan meliputi catur, bulu tangkis, tenis meja, biliar, domino, e-sport Mobile Legends, futsal, tenis lapangan, serta lomba karya jurnalistik. Setiap arena berlangsung meriah. Penuh dukungan dan tawa para peserta yang tidak hanya berkompetisi, tetapi juga mempererat persahabatan di luar arena.

Di antara peserta dari berbagai daerah, saya sempat berbincang dengan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Berau, Agus Sutanto, yang ikut mendampingi kontingen Porwada Berau. Tahun ini, Berau harus puas membawa pulang satu emas, satu perak, dan tiga perunggu—turun dari pencapaian mereka tahun lalu sebagai juara umum. “Mempertahankan memang lebih sulit daripada meraih,” ujarnya tersenyum, “tapi yang lebih penting, kita bisa berkumpul lagi bersama teman-teman wartawan.”

Para peraih medali cabor biliar berpose di podium usai penyerahan penghargaan Porwada 2025. Foto: Istimewa

Puncak sore itu adalah pengumuman juara umum. Berdasarkan klasemen akhir, kontingen Bontang berhasil menjadi juara dengan perolehan 10 emas, 7 perak, dan 2 perunggu, disusul Samarinda dengan 9 emas, 5 perak, dan 13 perunggu. Posisi ketiga ditempati Kukar dengan 1 emas, 3 perak, dan 3 perunggu.

Kutim menyusul dengan 1 emas, 2 perak, dan 2 perunggu, sedangkan Berau berada di posisi kelima dengan 1 emas, 1 perak, dan 3 perunggu. PPU menempati urutan keenam dengan 3 perak dan 3 perunggu, sementara Balikpapan dan Kubar masing-masing membawa pulang dua perunggu. Paser menutup klasemen dengan satu perunggu.

Ketua Panitia, Adiel Kundhara, menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta yang telah bekerja keras dari awal hingga akhir. Ia menyebut antusiasme masyarakat Bontang luar biasa tinggi, bahkan banyak yang datang langsung menyaksikan pertandingan di setiap venue.

Ketua PWI Bontang, Suriadi Said, juga menyampaikan apresiasi dan permohonan maaf apabila masih ada kekurangan dalam penyelenggaraan. “Kami sadar masih banyak hal yang perlu diperbaiki, tapi semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama panitia,” ujarnya.

Dari pihak sponsor utama, VP Komunikasi Korporat PT Pupuk Kaltim, Anggono Wijaya, turut bangga karena ajang ini menjadi bagian dari perayaan HUT ke-48 Pupuk Kaltim. “Semoga tali silaturahmi ini terus terjalin,” katanya.

Sore itu jadi momen bersejarah menandai berakhirnya satu perjalanan dan dimulainya babak baru. Bendera Porwada diserahkan dari PWI Kaltim kepada PWI Balikpapan sebagai tuan rumah selanjutnya. Prosesi ini disaksikan Sekretaris Kota Bontang, Aji Erlynawati, yang secara resmi menutup Porwada 2025.

Dalam sambutannya, Aji menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, sponsor, dan peserta dari sembilan kabupaten/kota. Ia menegaskan makna tema tahun ini, “Wartawan Sehat, Pers Kuat, Kaltim Hebat.”

“Pers yang kuat adalah cerminan integritas dan profesionalisme insan media. Kaltim hebat hanya bisa terwujud bila seluruh elemen, termasuk insan pers, bersinergi dalam semangat kebersamaan,” ujarnya.

Porwada 2025 berakhir dengan penuh rasa syukur dan kebanggaan. Seluruh peserta pulang membawa kenangan, semangat baru, dan persaudaraan yang lebih erat. Bontang menutup ajang ini sebagai juara umum, sementara Balikpapan bersiap menjadi tuan rumah berikutnya. Sampai jumpa di Porwada 2026—dengan semangat yang sama dan cerita baru yang akan kembali kita tulis bersama. (*)

Oleh: Agus Susanto, S.Hut., S.H., M.H.

Fajar/Fikri Akui Belum Puas Usai Gagal di Final Denmark Open 2025

0

JAKARTA – Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri mengaku tak puas dengan permainannya dalam final turnamen bulu tangkis Denmark Open 2025.
Pada final yang di Jysnke Arena, Odesse, Minggu malam WIB, Fajar/Fikri menyerah 18-21, 21-15, 19-21, kepada ganda Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi yang bermain solid.

“Hari ini, pertandingan berjalan ramai tapi kayak dari kami tidak puas dengan permainan kami karena kami banyak melakukan kesalahan yang tidak perlu,” ungkap Fajar dalam keterangan PBSI pada Senin (20/10/2025).

“Kami tetap bersyukur dengan hasil ini dan akan kami jadikan pelajaran buat kedepannya,” imbuhnya.

Senada dengan Fajar, Fikri mengatakan pada gim pertama kesulitan karena penampilan sangat solid ditunjukkan oleh Kobayashi.

Namun setelah  keluar dari tekanan, Fikri mengaku kurang bisa memanfaatkan momentum tersebut dengan  malah kerap melakukan sejumlah kesalahan yang menguntungkan lawan.

“Sebenarnya kita sudah bisa keluar dari tekanan tadi tapi di beberapa bola mudah kita malah melakukan kesalahan sendiri,” ujar Fikri.

Fajar berjanji akan meningkatkan fokus terutama ketika memasuki reli panjang dengan intensitas permainan cepat seperti dalam laga final.

“Fokusnya harus benar-benar dijaga,” ujar pebulu tangkis yang menjadi unggulan ketujuh dalam turnamen ini.

Kegagalan Fajar/Fikri dalam turnamen BWF Super 750 ini membuat Indonesia hanya mendapatkan satu gelar dari tunggal putra  Jonatan Christie yang mengalahkan  peringkat satu dunia Shi Yu Qi pada final. (ANT/KN)

Presiden Prabowo Gelar Ratas Bahas Penguatan STEM dan Swasembada Nasional

0

JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih, Minggu (19/10/2025), berkaitan dengan Science, Technology, Engineering, dan Mathematics (STEM).

Berdasarkan informasi Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) di Jakarta, rapat terbatas (ratas) dijadwalkan berlangsung pada sore hari di kediaman pribadi Presiden Prabowo kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan.

Sejumlah anggota kabinet yang dijadwalkan hadir diantaranya Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi hingga Menteri Pendidikan Tinggi dan Saintek Brian Yuliarto.

Sebelumnya, Mensesneg Prasetyo Hadi seusai ratas bersama Presiden Prabowo Subianto di Ruang VVIP Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (14/10), menyebut Kemendikti Saintek sedang menerima tugas baru terkait program STEM.

“Mendikti Saintek diberi tugas oleh Bapak Presiden untuk menyiapkan sumber daya manusia terutama di bidang STEM,” katanya.

Selain itu, kata Prasetyo, Presiden juga memberikan tugas khusus untuk melakukan penelitian terhadap teknologi yang memungkinkan untuk kita mencapai swasembada energi maupun swasembada pangan.

Khusus swasembada pangan, Presiden menugaskan Mendikti Saintek untuk menerapkan teknologi tentang bibit, kemudian teknologi di bidang mineral termasuk turunan-turunannya dari sumber daya alam-sumber daya alam mineral yang dimiliki Indonesia. (ANT/KN)

Remaja Tenggelam di Pantai Melawai Balikpapan Ditemukan Meninggal Dunia

0

BALIKPAPAN – Tim Search and Rescue (SAR) gabungan dari berbagai unsur di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, berhasil menemukan remaja yang sebelumnya dilaporkan tenggelam pada Sabtu, dalam kondisi meninggal, lantas dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Remaja yang tenggelam dan ditemukan meninggal ini atas nama M Rasyid Al Fauzi, berusia 14 tahun, warga Jalan Soekarno Hatta KM 3, Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan.

“Begitu korban ditemukan di Pantai Melawai, tim segera melakukan evakuasi dan menyerahkan korban kepada pihak keluarga melalui aparat setempat,” kata Komandan Regu Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kota Balikpapan Dwi Adi Wibowo di Balikpapan, Minggu (19/10/2025).

Sebelumnya, pada Sabtu (18/10), dilaporkan ada remaja tenggelam pada pukul 10.00 Wita. Peristiwa bermula ketika korban bersama 13 temannya berangkat menuju pantai. Sebagian dari rombongan tersebut berasal dari sekolah, dan sebagian lagi adalah teman-teman dekat rumah korban.

Saat di pantai, anak-anak tersebut mulai bermain bola. Empat di antaranya, termasuk korban, memutuskan untuk mandi sambil bermain di laut.

Saat bermain air laut itulah, Rasyid tiba-tiba terbawa arus laut yang cukup deras. Dalam upaya menyelamatkan korban, salah seorang temannya bernama Rizki, sempat menarik bahu korban. Namun usaha Rizki untuk menolong tidak berhasil, korban tetap terbawa arus dan tenggelam.

Ia menjelaskan, sebelum ditemukan, Tim SAR gabungan melakukan pencarian melalui penyisiran di perairan dan pemantauan dari darat. Setelah upaya pencarian selama dua hari (sejak Sabtu), akhirnya pada Minggu (19/10) pukul 10.47 Wita, korban ditemukan dalam kondisi meninggal.

Dalam pelaksanaan operasi ini, unsur yang terlibat terdiri dari Basarnas Balikpapan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan, TNI AL, Polair Polres, Sabhara Polres, Polsek Semayang, Babinsa Balikpapan Kota, relawan SAR, serta masyarakat sekitar.

“Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh unsur yang terlibat, baik instansi pemerintah maupun relawan, atas kerja sama dan sinergi yang sangat baik di lapangan. Upaya maksimal telah dilakukan sejak awal laporan diterima,” ujar Adi Wibowo.

Ia juga mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat beraktivitas di wilayah perairan, terutama di kawasan pantai yang tidak memiliki pengawasan khusus, terlebih lagi bagi Keselamatan jiwa adalah prioritas utama. (ANT/KN)

Kebakaran di Gunung Rinjani, 36 Hektare Hutan Hangus Terbakar

0

MATARAM – Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan tim gabungan Dalkarhut akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan kebakaran hutan di kawasan Gunung Rinjani Lombok yang terjadi pada Jumat (17/10/2025).

“Total luas kebakaran lahan itu mencapai 36 hektare,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani NTB Yarman di Mataram, Minggu (19/10/2025).

Ia mengatakan setelah dua hari berturut-turut petugas gabungan bertarung melawan ganasnya api di kawasan hutan Rangga Pande, Sembalun Lawang Resor Sembalun, SPTN Wilayah II Taman Nasional Gunung Rinjani, api telah berhasil dipadamkan.
“Kebakaran hutan di kawasan hutan Gunung Rinjani telah berhasil dipadamkan,” katanya.

Di tengah topografi terjal, angin kencang dan vegetasi kering yang mudah terbakar, tim yang terdiri dari Balai TNGR, Dalkarhutla Jabalnusra, Polsek, Koramil, dan MPA tetap siaga dan tak gentar.

“Upaya dimulai sejak pagi (Sabtu), menyusuri titik-titik bara, memadamkan api, hingga memastikan kawasan kembali aman,” katanya.

Semua personel kembali dalam keadaan sehat dan selamat. Namun, kisah ini bukan akhir dari perjuangan, karena karhutla bisa terjadi kapan saja dan kewaspadaan adalah kunci.

“Mari kita jaga Rinjani dari api, karena sekali terbakar, luka alam tak mudah sembuh,” katanya.

Sebelumnya, kebakaran lahan baru tersebut diketahui setelah terpantau satu titik api (hotspot) baru di hutan Rangga Pande, Desa Sembalun Lawang atau wilayah yang berada dalam kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Rinjani, pada Jumat (17/10).

“Lokasi kebakaran ini berbeda dengan lokasi kebakaran lahan yang terjadi pada Kamis (16/10),” katanya.

Upaya cepat dan terkoordinasi terus dilakukan demi mencegah perluasan kebakaran yang dapat mengancam ekosistem, keanekaragaman hayati, serta keselamatan masyarakat sekitar,” katanya.
Ia mengimbau kepada masyarakat atau wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan, jangan membakar di kawasan hutan.

“Mari dukung konservasi Rinjani yang lestari. Hutan adalah rumah bagi kehidupan, menjaganya adalah tanggung jawab kita semua,” katanya. (ANT/KN)

‎Unud Bentuk Tim Investigasi Dugaan Perundungan Mahasiswa yang Berujung Kematian

0

‎JAKARTA – Pihak Rektorat Universitas Udayana (Unud) Bali membentuk tim investigasi khusus untuk menelusuri kasus meninggalnya mahasiswa bernama Timothy Anugrah Saputra yang diduga menjadi korban perundungan rekan-rekannya.

‎Pembentukan tim investigasi itu dikemukakan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto seusai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden RI Prabowo Subianto di kediaman pribadinya, kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (19/10/2025).

‎”Pihak rektor sudah membentuk tim untuk menginvestigasi, mengecek apa yang sebenarnya terjadi,” katanya.

‎Selain itu, kata Brian, rektorat Unud juga memfasilitasi pendampingan bagi keluarga korban dan pihak terkait.

‎Ia menambahkan Kemendiktisaintek akan terus memantau perkembangan kasus tersebut agar penanganannya berjalan transparan dan adil.

‎Brian menyebut peristiwa meninggalnya mahasiswa Unud ini menjadi refleksi bersama bagi seluruh civitas akademika agar lebih peka terhadap kondisi mahasiswa di lingkungan kampus, terutama yang mungkin menghadapi tekanan sosial atau psikologis.

‎”Banyak kasus yang sifatnya tertutup, padahal itu yang perlu dicermati bersama. Kami ingin kampus membangun atmosfer yang saling peduli dan mendukung,” katanya.

‎Timothy Anugerah Saputra (22) ditemukan meninggal dunia diduga akibat bunuh diri pada Rabu (15/10). Mahasiswa semester VII Program Studi Sosiologi Universitas Udayana itu disebut mengalami tekanan psikologis berat akibat perundungan dari rekan-rekannya.

‎Peristiwa ini memicu gelombang simpati dan kemarahan publik, terlebih setelah beredar tangkapan layar percakapan grup WhatsApp yang menunjukkan korban sering dijadikan bahan ejekan.

‎Usai kejadian, sejumlah mahasiswa Universitas Udayana justru melecehkan kematian Timothy di media sosial, yang kemudian memantik kecaman luas di dunia maya. (ANT/KN)