Beranda blog Halaman 240

DKP Kukar Sosialisasikan Pentingnya Legalitas Kapal Nelayan demi Tingkatkan Keamanan dan Akses Bantuan

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) kini menempatkan legalitas kapal nelayan, sebagai salah satu fokus utama penguatan sektor perikanan tangkap. Langkah ini menjadi bagian dari Program Dedikasi Petani, Peternak, dan Nelayan Tangguh dalam Visi Misi Kukar Idaman Terbaik yang digagas Bupati Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin.

Legalitas kapal tidak lagi dianggap sebagai formalitas. Pemerintah menegaskan bahwa dokumen resmi perahu, termasuk kapal kecil seperti ketinting, merupakan kunci untuk meningkatkan keselamatan, kepastian hukum, serta membuka akses nelayan terhadap berbagai fasilitas dan bantuan pemerintah.

Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap DKP Kukar, Asli Husaini, menegaskan bahwa upaya penertiban dokumen kapal kini dilakukan secara intensif.

“Saat ini kami terus melakukan sosialisasi kepada nelayan terkait pentingnya izin kapal atau perahu. Nantinya, pihak KSOP akan melakukan pengukuran kapal yang dilakukan oleh ahli pengukur resmi sebagai bagian dari proses penerbitan izin,” ujarnya, Kamis (13/11/2025).

Pemerintah menilai, kapal berizin memberi banyak manfaat bagi nelayan, mulai dari kemudahan mendapatkan asuransi, akses pembiayaan usaha, hingga prioritas dalam program bantuan peralatan.

“Selain itu, dokumen resmi menjadi syarat penting untuk keamanan berlayar, terutama bagi nelayan yang beraktivitas di perairan umum dan wilayah pesisir,” sebutnya.

Meski legalitas kapal menjadi fokus, DKP Kukar tetap berjalan simultan membangun sarana pendukung perikanan. Berbagai Tempat Pelelangan Ikan (TPI) terus dibangun dan dioperasikan sebagai pusat transaksi hasil tangkapan dan penguatan ekonomi pesisir.

“Penyediaan prasarana yang kami lakukan antara lain berupa pembangunan jembatan tambat dan Tempat Pelelangan Ikan. Saat ini TPI perairan umum ada di Desa Liang, sementara di pesisir terdapat di Samboja, Anggana, dan Muara Badak,” jelasnya.

TPI Samboja telah beroperasi penuh, sementara TPI Muara Badak masih menunggu tambahan fasilitas tambatan perahu yang direncanakan pada tahun 2026. Untuk menjamin pelayanan yang profesional, pengelolaan TPI saat ini masih dilakukan oleh koordinator lapangan, namun pemerintah memiliki rencana jangka panjang.

“Untuk jangka pendek dikelola koordinator lapangan, sedangkan jangka panjangnya akan kami ajukan menjadi UPTD,” kata Asli.

Melalui penguatan legalitas kapal, pembangunan infrastruktur, dan peningkatan layanan perikanan, Pemkab Kukar optimistis Program Nelayan Tangguh mampu memberi dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Program ini tidak hanya mendorong produktivitas nelayan, tetapi juga menciptakan ekosistem perikanan tangkap yang lebih modern, aman, dan berkelanjutan,” tutupnya.

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

Hamil 6 Pekan, Polsek Sebulu Amankan Pelaku Persetubuhan Anak Dibawah Umur

TENGGARONG – Jajaran Polsek Sebulu berhasil mengungkap kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur, yang terjadi di Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara (Kukar). Peristiwa ini mencuat setelah pihak keluarga mendapat informasi adanya video yang memperlihatkan tindakan tak senonoh pelaku terhadap korban.

Kapolsek Sebulu, IPTU Edi Subagyo, menjelaskan bahwa kasus ini pertama kali terungkap pada Selasa (11/11/2025) malam. Bahkan, orang tua korban justru menerima kabar tersebut dari ketua RT setempat, bahwa telah beredar video korban yang menjadi sasaran tindakan tidak pantas dari pelaku.

“Mendengar hal itu, pelapor langsung memanggil korban yang kemudian mengaku menerima perlakuan tersebut,” sebutnya.

Keesokan harinya, Rabu (12/11/2025), pelapor bersama ketua RT mendatangi kantor desa untuk meminta pendampingan melaporkan kasus ini ke Polsek Sebulu. Parahnya lagi, saat proses visum di Puskesmas Sebulu, dokter menyampaikan bahwa korban tengah hamil sekitar enam pekan.

Usai menerima laporan, Tim Serbu Unit Reskrim Polsek Sebulu bergerak cepat, menuju kediaman terlapor untuk dilakukan proses penangkapan. Saat dilakukan pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya terhadap korban.

“Ia kemudian langsung dibawa ke Mapolsek Sebulu untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.

Selain pelaku, polisi juga membawa sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus, di antaranya pakaian korban, satu unit HP, sehelai sarung, barang pribadi korban, dan satu unit sepeda motor.

“Tersangka dijerat pasal berlapis sesuai Undang-Undang Perlindungan Anak, yaitu Pasal 76E Juncto Pasal 82 Ayat 1, 2, dan 4 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016,” tutupnya.

Penulis: Ady Wahyudi
Editor: Muhammad Rafi’i

Pelatih Nova Arianto Pesan Pemain Timnas U-17: “Jangan Berhenti di Sini!

0

JAKARTA – Pelatih timnas U-17 Indonesia Nova Arianto memberikan pesan kepada penggawa timnya setelah keikutsertaan di Piala Dunia U-17 2025 Qatar.

Indonesia baru saja mencatatkan sejarah di pesta sepak bola dunia untuk remaja itu setelah berhasil meraih kemenangan pertama di ajang ini saat melawan Honduras dengan skor 2-1.

Dalam pesan yang ditulis di Instagram resminya, Rabu, Nova meminta pemainnya untuk tidak cepat puas. “Jangan pernah berhenti sampai di sini boys. Perjalanan kalian masih panjang,” kata Nova.

Di Piala Dunia U-17 2025, perjalanan Indonesia berakhir di babak grup, Grup H, dengan tiga poin di peringkat tiga. Sebelum kemenangan melawan Honduras, pada dua laga sebelumnya Indonesia menelan dua kekalahan dari tim debutan Zambia dan juga negara tersukses kedua di turnamen ini, Brasil.

Dari tiga pertandingan itu, Nova ingin Zahaby Gholy dan kawan-kawan mengambil semua pelajaran yang mereka petik untuk digunakan sebagai modal meningkatkan kualitas permainan agar lebih baik.

”Ambil semua pengalaman selama kalian tampil di Piala Dunia karena pastinya kalian akan naik kelas,” ucap Nova.

Dalam kesempatan yang sama, mantan asisten pelatih Shin Tae-yong di timnas Indonesia ini juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PSSI yang selalu memberikan dukungan penuh dalam perjalanan Garuda Muda di Piala Dunia U-17.

Diketahui, sebelum ke Piala Dunia U-17, PSSI pimpinan Ketua Umum Erick Thohir memberikan fasilitas pemusatan latihan jangka panjang, mulai mengikuti Piala Kemerdekaan 2025 hingga TC di Bulgaria dan Uni Emirat Arab.

“Terima kasih saya sampaikan kepada bapak ketua umum beserta jajaran PSSI atas semua doa dan support yang diberikan kepada kami selama perjalanan Timnas U17 menjalani persiapan menuju Piala Dunia U17,” tutur Nova.

Lebih lanjut, Nova juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh suporter Indonesia yang selalu mendukung Garuda Muda secara langsung setiap berlaga di Piala Dunia U-17.

Menurutnya, dukungan dari suporter Indonesia selama di Qatar sangat berharga karena memberikan motivasi lebih setiap kali timnya bermain.

“Tak lupa saya sampaikan terima kasih sebesar besarnya kepada seluruh pencinta sepak bola di Indonesia dan Garuda Qatar yang tidak pernah berhenti mendukung dan memberikan support kepada kami selama tampil di Piala Dunia U17 karena pastinya itu menjadi motivasi pemain untuk bisa tampil lebih maksimal,” tutup dia. (ANT/KN)

Pegadaian Kelola 129 Ton Emas hingga Oktober 2025

0

JAKARTA – PT Pegadaian mencatat total emas kelolaan mencapai 129 ton hingga akhir Oktober 2025, mencakup emas gadai dan non-gadai, dengan 28,76 ton di antaranya berasal dari kegiatan usaha bulion.

Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan mengatakan, kinerja positif tersebut didorong oleh peluncuran bank emas (bullion bank) pada Februari tahun ini serta tren harga emas yang tetap tinggi.

“Dengan semakin gencarnya inklusi keuangan tentang emas, ini bisa terlihat dari kinerja Pegadaian,” kata Damar dalam acara Bullion Connect 2025 di Jakarta, Rabu (12/11/2025).

Dari 28,76 ton emas yang dikelola melalui kegiatan usaha bulion, sebanyak 1,86 ton berasal dari deposito emas (gold deposit), 370 kilogram dari pinjaman modal kerja emas (gold metal loan), 3,1 ton dari jasa titipan emas korporasi (corporate gold custody), dan 7,68 ton dari perdagangan emas (physical gold trading).

Sementara itu, produk tabungan emas (gold saving) mencatat saldo emas sebesar 15,75 ton atau senilai sekitar Rp35,04 triliun, dengan 4,49 juta nasabah aktif dan total 4,54 juta akun hingga periode yang sama.

Perseroan berupaya mengoptimalkan aset emas masyarakat agar dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembiayaan yang produktif, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam ekosistem bulion formal yang terpercaya.

Damar mengatakan, pihaknya telah merancang strategi komprehensif untuk mengintegrasikan seluruh layanan, mulai dari transaksi tradisional di outlet hingga digital untuk mempercepat dan memudahkan masyarakat mengakses produk dan layanan emas di Pegadaian, terutama dengan hadirnya aplikasi “Tring!”.

“Langkah ini kami ambil untuk memastikan bahwa emas yang tersimpan di masyarakat dapat lebih optimal tidak hanya sebagai investasi, tetapi juga sebagai sumber pembiayaan yang produktif,” kata Damar.

Lebih lanjut, imbuh dia, Pegadaian berkomitmen untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam ekosistem Bulion diwujudkan melalui produk yang lengkap dan terjamin.

Pegadaian menerapkan sistem 1:1 dalam layanan transaksi emas, di mana setiap permintaan cicil atau tabungan emas nasabah dijamin dengan ketersediaan emas fisik dalam jumlah setara yang tersimpan aman di vault berstandar internasional.

Sebagai tuan rumah penyelenggaraan Bullion Connect 2025, Pegadaian pun menegaskan komitmennya memperkuat ekosistem emas nasional melalui sinergi dan integrasi layanan keuangan berbasis emas.

Kegiatan Bullion Connect 2025 menjadi wadah penting untuk mempertemukan para pemangku kepentingan di industri emas nasional, mulai dari sektor hulu hingga hilir, guna memperkuat sinergi dan membangun ekosistem bulion Indonesia yang inklusif, transparan, serta berdaya saing global. (ANT/KN)

Titiek Soeharto: Pro Kontra Soal Gelar Pahlawan untuk Pak Harto Boleh-boleh Saja

0

MATARAM – Putri Presiden ke-2 Indonesia, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto menilai pro dan kontra terkait penetapan kepahlawanan ayahnya Soeharto sebagai Pahlawan Nasional oleh pemerintah merupakan hal yang “boleh-boleh saja” dan biasa di sebuah negara demokrasi.

“Pro kontra boleh-boleh saja, nggak apa-apa ini negara demokrasi,” ujarnya setelah memimpin rombongan Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja di Kantor Gubernur NTB di Mataram, Rabu (12/11/2025).

Ia melihat mayoritas masyarakat Indonesia, juga menginginkan Presiden ke-2 RI tersebut mendapatkan penghargaan dan dihargai meski ada pro dan kontra yang muncul.

“Saya rasa itu sudah jelas terang benderang nggak usah kita lanjutkan lagi,” kata Titiek Soeharto, didampingi Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.

Titiek mencontohkan keberhasilan NTB mengembangkan padi gogo dengan mengubah lahan kering sehingga kini menjadi lumbung pangan nasional tidak terlepas dari peran ayahnya saat masih menjadi presiden. Bahkan, pada zaman itu sejumlah bendungan dibangun untuk NTB, sehingga hasilnya bisa dinikmati sampai saat ini.

“Bendungan paling banyak dibangun di NTB, dari daerah kering jadi daerah subur. Jadi lumbung padi, pabrik dan sebagainya, pokoknya yang jelas daerah kering jadi lumbung padi itu berkat dari pertanian dan bendungan-bendungan yang ada, saluran-saluran irigasi dirasakan oleh semua masyarakat NTB,” terangnya.

Meski demikian Titiek menepis penetapan pahlawan itu ada campur tangan keluarga Cendana. Namun, terlepas dari pro dan kontra itu, diberi atau tidak gelar Pahlawan Nasional, bagi keluarga Cendana, maka ayahnya Presiden ke-2 RI Soeharto adalah pahlawan bagi keluarga.

“Buat kami, diberi gelar atau tidak, bapak adalah pahlawan buat kami (keluarga),” katanya.

Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada 10 tokoh yang dinilai berjasa besar bagi bangsa dan negara.

Penganugerahan Pahlawan Nasional ini dilakukan sebagai bentuk penghargaan negara atas kontribusi para tokoh dalam bidang kepemimpinan, demokrasi, HAM, dan keberpihakan kepada rakyat.

Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116.TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional ditetapkan di Jakarta 6 November 2025.

Dalam upacara tersebut, pemerintah menetapkan sepuluh tokoh sebagai Pahlawan Nasional, yakni:
1. K.H. Abdurrachman Wahid (Gus Dur) – Jawa Timur.
2. Jenderal Besar TNI H.M. Soeharto – Jawa Tengah.
3. Marsinah – Jawa Timur
4. Mochtar Kusumaatmaja – Jawa Barat.
5. Hj. Rahma El Yunusiyyah – Sumatera Barat.
6. Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo – Jawa Tengah.
7. Sultan Muhammad Salahuddin – Nusa Tenggara Barat.
8. Syaikhona Muhammad Kholil – Jawa Timur.
9. Tuan Rondahaim Saragih – Sumatera Utara.
10. Zainal Abidin Syah – Maluku Utara. (ANT/KN)

Baku Tembak di Perbatasan, Lima Warga Kamboja Terluka

KAMBOJA – Sedikitnya lima warga sipil Kamboja terluka pada Rabu (12/11/2025) akibat tembakan di sepanjang perbatasan dengan Thailand, hanya beberapa hari setelah pihak Thailand menangguhkan pakta perdamaian antara kedua negara.

“Tentara Thailand menembaki warga sipil Kamboja,” demikian laporan media Khmer Times, mengutip otoritas setempat di desa perbatasan Prey Chan, distrik O’Chrov, provinsi Banteay Meanchey.

Media Kamboja lainnya, Fresh News, juga melaporkan insiden tersebut dengan mengutip pernyataan Gubernur Banteay Meanchey, Um Reatrey.

Namun, Angkatan Darat Thailand membantah telah menembak atau melukai warga Kamboja.

Menurut laporan dari media Thailand, Khaosod English, pihak militer Thailand justru menuduh pasukan Kamboja sebagai pihak yang terlebih dahulu melepaskan tembakan ke arah mereka.

Insiden penembakan itu terjadi sekitar pukul 16.00 waktu setempat di sepanjang garis perbatasan yang dalam beberapa bulan terakhir mengalami peningkatan ketegangan.

Menurut Khaosod, Angkatan Darat Thailand menyatakan, “Kamboja menimbulkan keributan di dekat Desa Ban Nong Ya Kaeo, melepaskan tembakan senjata ringan selama sekitar 10 menit untuk memprovokasi tanggapan dan menciptakan situasi bagi pasukan Thailand.”

Ban Nong Ya Kaeo terletak di provinsi Sa Kaeo di timur Thailand, yang berbatasan langsung dengan provinsi Banteay Meanchey di Kamboja.

“Pihak Thailand telah siap dan tidak membalas dengan cara apa pun,” kata Kolonel Richa Sooksuwanon, wakil juru bicara Angkatan Darat Kerajaan Thailand.

Insiden ini terjadi setelah Bangkok pada Senin menangguhkan pakta perdamaian dengan Phnom Penh menyusul ledakan ranjau darat di provinsi perbatasan Si Sa Ket yang melukai empat tentara Thailand.

Kedua negara sebelumnya menandatangani pakta perdamaian bulan lalu di Kuala Lumpur, yang disaksikan oleh Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

Pada 28 Juli, Kamboja dan Thailand telah menyepakati gencatan senjata tanpa syarat dalam pertemuan trilateral yang difasilitasi oleh Anwar, setelah berminggu-minggu terjadi bentrokan di wilayah perbatasan. (ANT/KN)

Wapres Gibran Ingatkan Pentingnya Kepekaan Kesehatan Mental Anak Didik

0

JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kepekaan terhadap kesehatan mental anak-anak didik dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman.

Pesan itu disampaikan Wapres di agenda Rakornas Percepatan Penurunan Stunting 2025 di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (12/11/2025), merespons peristiwa ledakan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 72, Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang menimpa puluhan siswa.

“Saya titip, untuk kita semua saling menjaga, saling peka, dan juga saling mengingatkan agar kejadian-kejadian yang terjadi kemarin di salah satu SMA di Jakarta tidak terulang kembali,” katanya.

Menurut Wapres Gibran, perhatian terhadap tumbuh kembang anak tidak hanya terbatas pada asupan gizi dan kesehatan tubuh, tetapi juga harus mencakup aspek psikologis dan lingkungan sosial mereka.
Ia menekankan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.

“Sekolah itu harus menjadi tempat yang aman, nyaman bagi anak-anak kita, tempat yang bebas dari perundungan,” katanya.

Gibran mengajak semua pihak, baik guru, orang tua, maupun masyarakat, untuk saling menjaga dan peduli terhadap kesehatan mental anak-anak.

Wapres menambahkan, membangun generasi sehat dan berkarakter tidak bisa dilepaskan dari lingkungan belajar yang positif dan bebas kekerasan.

Ia berharap seluruh sekolah di Indonesia dapat menjadi ruang tumbuh yang aman bagi anak-anak untuk belajar, berinteraksi, dan berkembang secara utuh, baik fisik maupun mental.

Sebelumnya, insiden ledakan terjadi di lingkungan SMAN 72 Jakarta yang berlokasi di kompleks Kodamar TNI Angkatan Laut, Kelapa Gading, pada Jumat (7/11) sekitar pukul 12.15 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi, ledakan pertama terdengar saat khotbah Jumat tengah berlangsung, disusul ledakan kedua dari arah berbeda.

Peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan korban mengalami luka bakar dan luka akibat serpihan, serta menimbulkan kepanikan di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar.

Dari hasil penyelidikan awal, pelaku diduga merupakan salah satu siswa sekolah tersebut. Sejumlah pihak juga mengungkapkan bahwa pelaku sebelumnya sempat mengalami tindakan perundungan di sekolah. (ANT/KN)

Prabowo Berkelakar Puji Intelijen Australia: “Mereka Tahu Saya Suka Bagpipe”

SYDNEY – Presiden RI Prabowo Subianto memuji tim intelijen pemerintah Australia yang mengetahui bahwa dirinya menyukai musik tradisional asal Skotlandia “bagpipe”, setelah menyaksikan permainan musik “bagpipe” mengalun untuk penyambutan saat Prabowo tiba di geladak kapal HMAS Canberra.

Dalam rangkaian kunjungan resminya, Presiden Prabowo dan Perdana Menteri (PM) Australia menyampaikan pernyataan bersama di geladak kapal HMAS Canberra, yang berlokasi di Garden Island Naval Base, Sydney, Australia, Rabu (12/11/2025).

Saat kendaraan Prabowo tiba di geladak, seorang pemain musik “bagpipe” dengan busana rok merah-hitam khas Skotlandia membawakan irama.

Meski lagunya tidak diketahui, suara alat musik tersebut rupanya menarik perhatian Presiden Prabowo yang ternyata menyukainya.

“Anda tahu, saya pikir intelijen Anda sangat bagus. Anda tahu saya suka bagpipe. Jadi, saya disambut dengan bagpipe. Terima kasih banyak,” kata Presiden Prabowo berkelakar, seraya mencairkan suasana setelah pernyataan pers berakhir.

Presiden Prabowo berterima kasih atas sambutan hangat pemerintah Australia dalam kunjungan perdananya ke negara tersebut sebagai Presiden Republik Indonesia.

Di atas geladak kapal itu, Presiden Prabowo dan PM Albanese pun melakukan peninjauan bersama dengan melihat kendaraan taktis dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) amfibi.

Presiden Prabowo dan PM Albanese mendapat penjelasan rinci mengenai kemampuan kapal dalam mendukung operasi amfibi, logistik, serta misi kemanusiaan.

Peninjauan berlanjut ke dek kedua yang memperlihatkan hanggar helikopter Seahawk sebagai bagian penting dari kekuatan udara maritim Australia.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo juga mendengarkan penjelasan teknis tentang kemampuan helikopter tersebut dalam mendukung misi patroli dan penyelamatan di laut.

Sebagai penutup, Presiden Prabowo dan PM Albanese menyaksikan penampilan fly pass empat pesawat aerobatik Royal Australian Air Force (RAAF) Roulette yang menggunakan pesawat PC-21.

Atraksi udara tersebut melintas dari arah timur ke barat, kemudian melakukan satu putaran penuh di atas Sydney Harbour Bridge, menutup kunjungan dengan suasana penuh semangat persahabatan antara kedua negara.

Kunjungan Presiden Prabowo ke HMAS Canberra menjadi simbol eratnya hubungan Indonesia dan Australia sebagai dua negara maritim yang saling menghormati dan berkomitmen menjaga stabilitas serta perdamaian di kawasan Indo-Pasifik. (ANT/KN)

Backpacker Murah Bali–Singapura–Malaysia (5): Menyebrang ke Kuala Lumpur Hanya Rp459 Ribu, Ditutup Kejutan Malam di Jalan Alor

Senin (10/11) pagi, suasana di Hotel Boss terasa lebih ramai dari biasanya. Banyak tamu bersiap check-out. Ada yang menurunkan koper ke lobi, ada yang terburu-buru memanggil Grab. Saya dan istri sarapan roti seadanya sambil menyusun rencana singkat untuk perjalanan menuju Kuala Lumpur.

Kami memesan Grab menuju titik keberangkatan bus di Bugis. Aplikasinya sama seperti di Indonesia. Praktis dan mudah. Pembayarannya fleksibel. Bisa tunai atau bisa dihubungkan ke kartu kredit. Tiket bus Cityline Express yang saya beli seharga SGD 35 per orang, bila dirupiahkan sekitar Rp459.296. Cukup terjangkau untuk perjalanan lintas negara sejauh 350 km – 360 km.

Sekitar pukul 09.30, kami tiba di Bugis MRT Exit D, lokasi penjemputan Cityline Express. Tepat di depan The Snooze Hotel, beberapa penumpang sudah menunggu. Ada pekerja migran dengan ransel besar, turis India, hingga pasangan bule yang tampak masih menikmati sisa liburan mereka.

Area depan The Snooze Hotel, Bugis – titik penjemputan bus Cityline Express

Bus berangkat pukul 10.30. Kursinya empuk, AC dingin, dan laju bus stabil sejak awal. Dari jendela besar itu, Singapura perlahan menjauh. Gedung rapi berganti papan petunjuk Johor Bahru. Di Tuas Checkpoint, proses imigrasi Singapura berlangsung cepat. Masuk ke imigrasi Malaysia sedikit lebih padat tetapi tetap tertib. Setelah paspor dicap, bus berhenti lagi untuk pemeriksaan barang di area bea cukai, sebelum penumpang diarahkan berganti bus dan sopir.

Interior bus pengganti hampir sama. Kursi bisa direbahkan, ruang kaki lega, dan penumpang mulai diam. Sebagian tidur, sebagian sibuk dengan ponsel. Memasuki wilayah Malaysia, pemandangan berubah drastis. Hamparan kebun sawit membentang sejauh mata memandang. Jalan raya terasa lebih lengang.

⁠Pemandangan kebun sawit di sepanjang highway Malaysia.

Di tengah perjalanan, bus berhenti di sebuah foodcourt besar. Lampu neon terang, etalase kaca menampilkan kari, nasi briyani, roti canai, hingga mee kari merah pekat. Saya memesan nasi lemak kambing, sementara istri memilih lontong sayur. Makanan sederhana, tetapi terasa pas setelah duduk berjam-jam.

Makan siang di foodcourt Malaysia saat perjalanan darat Singapura–Kuala Lumpur.

Menjelang sore, atau sekitar enam jam perjalanan, bangunan-bangunan tinggi mulai terlihat. Arus kendaraan memadat. Kuala Lumpur menyambut dengan denyut kota yang terasa familiar sekaligus berbeda. Bus berhenti tidak jauh dari tempat kami menginap, Berjaya Times Square Hotel, lokasi strategis di pusat kota.

Setelah istirahat sebentar dan salat, malamnya kami berjalan ke Jalan Alor. Lampion merah masih menggantung, aroma masakan memenuhi lorong, dan suara wajan terdengar di mana-mana. Namun satu pemandangan langsung mencuri perhatian: puluhan perempuan muda duduk rapi di meja panjang, semuanya sedang melakukan live mukbang bersamaan.

Suasana ramai di sepanjang Jalan Alor, Kuala Lumpur.

Ringlight menyala terang, tripod berjejer, dan mereka berbicara ke kamera sambil makan dengan gaya masing-masing. Jalan Alor malam itu terasa berbeda—ramai, hidup, dan penuh aktivitas digital.

Deretan konten kreator melakukan live mukbang di Jalan Alor.

Beberapa wisatawan Indonesia yang duduk dekat kami sempat berkomentar pelan, “Wah, Malaysia sekarang ramai sekali ya. Kayak Seoul versi tropis.” Ada yang menambahkan sambil tertawa, “Ini kalau direkam bisa viral. Mereka makan lebih rapi dari kita.” Saya hanya tersenyum. Dunia memang berubah cepat, dan Jalan Alor malam itu salah satu buktinya.

Begitulah hari pertama di Kuala Lumpur. Perjalanan darat dari Singapura memberi ruang untuk melihat hal-hal kecil di sepanjang jalan. Sementara malamnya, menunjukkan sisi lain kota yang penuh kejutan. (bersambung)

Oleh: Agus Susanto S.Hut., S.H., M.H.

Pemerataan Internet Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Kampung di Berau

0

BERAU – Anggota Komisi III DPRD Berau, Vitalis Paulus Lette, menegaskan bahwa pemerataan akses internet di seluruh wilayah, termasuk pedesaan, harus menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. Menurutnya, infrastruktur digital yang merata antara kampung dan kota akan menjadi penggerak utama dalam meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan masyarakat.

“Saat kita bahas terkait pemerataan, penghasilan di kampung dan kota itu sudah mulai seimbang. Tapi kalau akses internet di kampung masih terbatas, dampaknya bisa ke berbagai sektor, termasuk penghasilan masyarakat,” ujarnya.

Vitalis menilai, meski kesenjangan ekonomi antarwilayah di Berau mulai menurun, ketimpangan digital masih menjadi persoalan serius. Akses internet yang terbatas membuat masyarakat pedesaan sulit mengembangkan usaha, memperluas jaringan pasar, hingga mengakses layanan publik berbasis online.

Ia menegaskan bahwa internet kini bukan sekadar sarana komunikasi, melainkan fondasi pembangunan ekonomi modern, terutama bagi pelaku UMKM dan sektor produktif di kampung-kampung.

“Tanpa jaringan yang baik, warga sulit beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital. Padahal potensi usaha masyarakat di kampung sangat besar,” tambahnya.

Untuk itu, Vitalis mendorong agar pembangunan infrastruktur internet dijadikan salah satu program prioritas daerah. Ia juga meminta Pemkab Berau menggandeng pihak swasta dan penyedia layanan telekomunikasi untuk mempercepat pemerataan jaringan hingga ke wilayah terpencil.

“Pemerataan akses internet adalah investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah kampung,” pungkasnya. (gs/adv)