Beranda blog Halaman 235

175 Rekening Dormant Hambat Pencairan Beasiswa Kukar Idaman

TENGGARONG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan penyaluran Beasiswa Kukar Idaman tahap kedua hampir tuntas. Kendala tersisa berasal dari 175 rekening dormant (nonaktif) yang membuat sebagian penerima belum bisa menerima dana beasiswa.

Kabag Kesra Setkab Kukar, Dendi Irwan Fahriza, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan langkah percepatan penyelesaian. Pengumuman resmi soal rekening dormant akan diterbitkan hari ini.

“Rekening dormant Insya Allah hari ini kita akan siapkan suratnya dan akan di-upload di website dan media resmi pemerintah daerah,” ujarnya.

Dendi menuturkan, surat itu akan mencantumkan PIC (Person in Charge) untuk memudahkan mahasiswa, mahasiswi, dan pelajar yang beasiswanya belum tersalurkan akibat rekening dormant.

“Silakan berkoordinasi dengan PIC yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Bagi penerima yang sedang berada di luar daerah, pemerintah memberikan opsi membuka rekening baru terlebih dahulu. “Kalau posisi di luar kota, silakan dibuka dulu rekening yang baru. Nanti pengaktifannya setelah mereka ada di sini,” ucap Dendi.

Menurutnya, dana beasiswa akan tetap masuk ke rekening tersebut, namun pencairan hanya bisa dilakukan setelah penerima datang langsung ke bank untuk melakukan aktivasi fisik. Ia menegaskan pentingnya ketepatan waktu untuk menghindari risiko rekening kembali berstatus dormant.

“Secara normatif menyesuaikan dengan siklus pengelolaan keuangan. Itu batas terakhir tanggal 25 Desember,” tegasnya.

Dari total 4.015 penerima, hanya 175 yang belum menerima dana karena rekening tidak aktif. Dendi juga menyampaikan bahwa dinamika dan masukan mahasiswa tahun ini akan menjadi bahan evaluasi regulasi penyaluran beasiswa tahun 2026.

“Kita akan mengevaluasi regulasinya, menyesuaikan masukan-masukan hari ini. Termasuk nanti kebijakan bagaimana penerima prasejahtera, apakah perlu mendaftar atau berbasis data,” tutupnya.

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

Pemkab Kukar Tegaskan Komitmen Perbaiki Layanan Beasiswa Kukar Idaman

TENGGARONG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya, untuk terus memperbaiki layanan penyaluran Beasiswa Kukar Idaman. Hal ini disampaikan Asisten I Selretariat Kabupaten (Setkab) Kukar, Akhmad Taufik Hidayat, saat hadir menemui mahasiswa yang menggelar aksi, pada Selasa (18/11/2025).

Akhmad Taufik Hidayat menegaskan pemkab akan tetap membuka pintu dialog bagi mahasiswa untuk menyampaikan masukan maupun kritik. Ia menegaskan bahwa pertemuan kali ini merupakan kelanjutan dari audiensi sebelumnya, terkait sejumlah penerima beasiswa yang disebut baru menerima separuh dari hak mereka.

“Mereka tetap bisa menerima kami untuk memberikan penjelasan. Dan pertemuan hari ini bagian daripada pertemuan yang lalu, berkaitan dengan beasiswa yang mungkin masih separuh diterima oleh adik-adik mahasiswa dan pelajar yang lain,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Taufik memastikan progres pencairan tahap kedua terus berjalan. “Alhamdulillah tadi sudah disampaikan, bahwa sampai saat ini sudah ada proses yang berjalan, dan sebagian besar sudah menerima beasiswa tahap kedua ini,” ujarnya.

Ia menegaskan, kritik mahasiswa menjadi pengingat penting bagi pemerintah agar layanan dasar bisa diberikan secara cepat dan tepat. “Namanya mahasiswa ya kita support saja apa yang disampaikan. Artinya ada kondisi yang memang perlu dorongan penguatan. Itu sangat positif sekali,” tegasnya.

“Dengan adanya aksi-aksi mahasiswa ini, hal yang positif bagi kami karena memberi dorongan penguatan untuk percepatannya memberikan pelayanan,” sambungnya.

Sementara itu saat ditanya terkait kuota beasiswa tahun depan, Taufik menyampaikan bahwa jumlahnya akan mengacu pada kuota tahun berjalan, sambil menunggu kebijakan kepala daerah.

“Yang jelas kita melihat kuota yang ada. Kuota yang ada itu yang sesuai dengan tahun ini, itu bagi dasarnya. Dan mudah-mudahan kalau dalam proses perkembangan kebijakan Bupati sesuai visi misinya, mungkin mudah-mudahan lebih dari itu. Insya Allah,” tutupnya.

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

Perkuat Program Lingkungan, TPS3R Jadi Fondasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Kukar

TENGGARONG – Upaya menjaga lingkungan di Kutai Kartanegara (Kukar), kini tidak lagi sekadar imbauan. Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar terus memantapkan langkah, lewat pembangunan sarana pengelolaan sampah yang lebih terukur dan berkelanjutan di seluruh kecamatan.

Gerakan ini menjadi bagian dari program dedikasi pemerintah daerah, yang menyasar penyelesaian persoalan sampah mulai dari hulu hingga hilir. Fokusnya adalah memperkuat Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) sebagai pusat edukasi, pengolahan, sekaligus pemberdayaan masyarakat.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kukar, Irawan, menegaskan bahwa seluruh agenda ini berada dalam payung program lingkungan. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah memperkuat kebersihan daerah.

Ia juga menjelaskan bahwa program tersebut berada di bawah naungan DLHK dan menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan. Peogram ini juga mendapat dorongan langsung dari Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri melalui visi Jaga Lingkungan Lestari.

Sejak 2023, minimal satu unit TPS3R dibangun setiap tahun. Program ini merupakan kelanjutan dari Kukar Idaman Terbaik yang sebelumnya meneruskan program Pembangunan Kukar Idaman.“Dulu kita punya program Dedikasi Kukar Peduli Lingkungan, kemudian ditindaklanjuti dan diperkuat melalui program Kukar Jaga Lingkungan Sari,” ungkap Irawan.

Hingga kini, sudah lima TPS3R berdiri di Kecamatan Tenggarong, Loa Kulu, Muara Kaman, Muara Wis dan Muara Muntai. Tahun ini, tiga unit tambahan kembali dibangun untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah di tingkat kecamatan.

“Alhamdulillah, program ini terus berjalan dan memberikan dampak positif,” tambahnya.

Tak berhenti di situ, DLHK telah menyusun roadmap untuk dua tahun ke depan. Pada 2026, empat TPS3R baru direncanakan dibangun. Target besarnya: seluruh kecamatan di Kukar memiliki fasilitas pengolahan sampah mandiri.

“Harapannya, seluruh kecamatan bisa terlayani program ini, sesuai dengan dedikasi dan arahan Bupati,” pungkasnya.

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

DP3A Kukar Perkuat Perlindungan Anak, Matangkan Pembinaan dan Kelembagaan

TENGGARONG – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam mewujudkan Dedikasi Kukar Idaman Terbaik terus bergerak konsisten, terutama pada sektor perlindungan anak. Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi penguatan program ini, seiring komitmen daerah menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak di seluruh kecamatan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar, Hero Suprayetno, menegaskan bahwa arah kebijakan kabupaten sejalan dengan amanat nasional terkait pemenuhan hak anak.

Ia menuturkan, fokus pemerintah adalah memastikan setiap anak mendapatkan ruang tumbuh yang aman, terlindungi, dan bebas dari kekerasan. sebagaimana amanat Undang-Undang Perlindungan Anak.

“Kami memastikan anak-anak mendapatkan perhatian, perlindungan dan terbebas dari tindak kekerasan maupun hal-hal yang dapat merugikan tumbuh kembang mereka,” ungkapnya, Selasa (18/11/2025).

Hero menjelaskan bahwa langkah awal dalam memperkuat perlindungan anak, berfokus pada pembentukan kelembagaan yang menjadi tulang punggung implementasi di lapangan.

Pemerintah daerah, kata dia, telah menyiapkan perangkat regulasi secara menyeluruh, mulai dari peraturan daerah (perda), keputusan bupati, hingga instruksi bupati yang mengatur pembentukan Forum Anak dan Gugus Tugas Perlindungan Anak.

“Setelah lembaga terbentuk, fokus kami berikutnya adalah peningkatan kompetensi anak-anak yang terlibat. Kami sudah mulai melakukan pembinaan dan pelatihan,” jelasnya.

Tidak berhenti pada pembinaan kelembagaan, DP3A Kukar menyiapkan agenda besar pada bulan ini yang bertajuk Jambore Anak Tingkat Kabupaten. Kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang pertemuan dan pembelajaran bersama bagi anak-anak dari seluruh wilayah Kukar.

Momentum ini menjadi wadah pendidikan karakter, peningkatan wawasan, serta penguatan kemampuan berbicara dan menyampaikan pendapat. “Kegiatan ini akan mengumpulkan anak-anak dari seluruh wilayah Kukar untuk mendapatkan pemahaman, pembelajaran karakter dan penguatan kapasitas diri,” serunya.

Hero menyebut, kegiatan seperti Jambore tidak sekadar seremonial, tetapi bagian dari upaya membentuk generasi yang percaya diri dan sadar akan hak-haknya.

“Kami ingin anak-anak belajar bagaimana bersuara, berpendapat, dan tampil percaya diri sesuai kapasitasnya sebagai anak. Ini bagian dari upaya membentuk generasi yang terlindungi sekaligus berdaya,” tutupnya.

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

Pakistan Jadi Mitra Dagang Terbesar Kedua Indonesia di Asia Selatan

0

JAKARTA – Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Zahid Hafeez Chaudhri menyebut Pakistan sebagai mitra dagang terbesar kedua Indonesia di kawasan Asia Selatan, dengan nilai perdagangan bilateral mencapai lebih dari 4 miliar dolar AS per tahun.

Zahid, usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/11/2025), menegaskan komitmen negaranya untuk memperkuat hubungan ekonomi dengan Indonesia di berbagai sektor perdagangan dan investasi.

“Kami memiliki perdagangan lebih dari 4 miliar dolar AS per tahun antara Pakistan dan Indonesia,” katanya.

Ia menyampaikan bahwa kedua negara telah memiliki Perjanjian Perdagangan Preferensial (PTA) yang menjadi landasan penting dalam meningkatkan volume perdagangan.

Menurut Zahid, negaranya mengimpor banyak produk Indonesia, termasuk minyak sawit, di mana Pakistan merupakan salah satu pembeli terbesar. Selain itu, berbagai produk lain juga menjadi bagian dari arus perdagangan.

Di sisi lain, Pakistan mengekspor sejumlah komoditas unggulan ke Indonesia, mulai dari buah-buahan, peralatan bedah, peralatan olahraga, hingga produk manufaktur lainnya.

Zahid juga menyoroti sektor teknologi informasi sebagai bidang yang memiliki potensi besar untuk digarap bersama.

“Pakistan memiliki kapasitas yang memadai di sektor TI, dan kami ingin memperluas kolaborasi dengan Indonesia di bidang teknologi informasi,” katanya.

Selain perdagangan, sektor pendidikan turut menjadi perhatian dalam kerja sama kedua negara. Zahid menyampaikan harapannya agar lebih banyak pelajar Indonesia menempuh pendidikan di Pakistan.

“Kami berharap menerima lebih banyak mahasiswa Indonesia di perguruan tinggi kedokteran, universitas teknik, dan universitas teknologi informasi di Pakistan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Pakistan berkomitmen memperluas kerja sama bilateral di berbagai bidang, termasuk pendidikan dan teknologi, demi hubungan yang semakin erat antara kedua negara. (ANT/KN)

Presiden Prabowo Luncurkan Program Digitalisasi Pembelajaran 2025

0

BEKASI – Presiden RI Prabowo Subianto meluncurkan Program Digitalisasi Pembelajaran 2025 yang menandai distribusi perangkat smartboard atau interactive flat panel (IFP) ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.

Acara peluncuran digelar di SMPN 4 Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11/2025), sebagai wujud percepatan transformasi pendidikan nasional.

“Yang baru saja kita saksikan, ini adalah program kita sebagai usaha kita untuk mempercepat transformasi pendidikan nasional kita,” ujar Prabowo di hadapan ribuan peserta yang terdiri atas siswa, guru, dan pemangku kepentingan pendidikan.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa peluncuran ini merupakan bagian penting dari upaya pemerintah menghadirkan sistem pendidikan yang lebih maju dan relevan dengan perkembangan zaman.

Program Digitalisasi Pembelajaran dirancang sebagai langkah strategis untuk menciptakan layanan belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan merata di seluruh Indonesia.

Presiden menekankan bahwa transformasi pendidikan bukan semata tentang penyediaan perangkat, tetapi membangun ekosistem belajar baru yang kreatif, inklusif, serta berkeadilan bagi seluruh anak bangsa.

Melalui integrasi perangkat digital, konten pembelajaran berkualitas, serta pelatihan guru yang masif, program ini diharapkan mampu mempersempit kesenjangan akses pendidikan, terutama bagi wilayah-wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan infrastruktur.

Program ini mencakup penyediaan perangkat utama seperti Papan Interaktif Digital (IFP), laptop, media penyimpanan konten, serta akses internet satelit dan panel surya untuk satuan pendidikan yang belum memiliki jaringan internet maupun akses listrik yang memadai.

Hingga saat ini, proses pengiriman perangkat telah mencapai 215.572 unit, dengan 172.550 perangkat sudah tiba di sekolah-sekolah dan 43.022 lainnya masih dalam perjalanan. Pemerintah menargetkan seluruh perangkat tiba di sekolah penerima paling lambat Desember 2025.

Pemerintah juga menyiapkan konten pembelajaran berkualitas melalui platform Rumah Pendidikan, lengkap dengan bimbingan teknis untuk optimalisasi penggunaan IFP di ruang kelas.

Agenda peluncuran program tersebut ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Presiden Prabowo didampingi Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Menko PMK Pratikno, serta perwakilan siswa.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, hari Senin 17 November tahun 2025. Saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia meluncurkan pembelajaran digitalisasi untuk Indonesia cerdas,” katanya.

Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih yang hadir di antaranya Menko bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, serta Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi. (ANT/KN)

Prabowo Perketat Pengawasan MBG, Tegaskan Negara Ambil Alih Tanggung Jawab

0

BEKASI – Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan pemerintah terus memperketat pengawasan terkait keluhan masyarakat dalam prosedur pelaksanaan Program Makan Gratis (MBG) sebagai bentuk tanggung jawab negara terhadap kesehatan siswa.

Hal itu disampaikan Presiden saat meresmikan Program Digitalisasi Pembelajaran 2025 di SMPN 4 Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11/2025), menanggapi laporan sejumlah kasus gangguan kesehatan yang dialami siswa dalam program MBG.

“Dari sekian juta ada kekurangan, ada yang mereka bilang keracunan. Yang namanya sakit perut, biasa sebetulnya, makan di warung. Saya makan di rumah aja sering salah makan, kadang-kadang kurang cuci tangan, tapi kita ambil alih tanggung jawab,” katanya.

Presiden Prabowo meminta publik tidak serta-merta mengaitkannya dengan program MBG. Ia menyebut gejala yang dilaporkan, umumnya lebih bersifat seperti sakit perut ringan, dan bisa berasal dari banyak faktor.

Meski begitu, Presiden menegaskan bahwa pemerintah tetap mengambil alih tanggung jawab penuh dan memastikan seluruh persoalan ditangani secara serius.

Ia menginstruksikan agar seluruh pihak yang terlibat memperketat persiapan, mulai dari prosedur higienitas hingga penggunaan peralatan pendukung.

“Tidak boleh ada sedikitpun penyimpangan. Karena itu sekarang persiapan lebih ketat, pemantauan lebih keras. Alat pembersih ompreng, alat filtrasi air, dan sebagainya harus disiapkan,” katanya.

Presiden Prabowo juga menilai bahwa secara keseluruhan masyarakat telah merasakan manfaat dari program tersebut.
Presiden meyakini bahwa manfaat program akan semakin terasa seiring penyempurnaan pelaksanaan di lapangan.

Dikatakan Presiden, program MBG telah berhasil menjangkau 44 juta penerima manfaat dalam satu tahun pelaksanaan.

Capaian ini melampaui program serupa di Brazil, yang membutuhkan waktu 11 tahun untuk mencapai 40 juta penerima manfaat.
Kepala Negara mengingatkan bahwa pekerjaan besar masih menanti. Pemerintah menargetkan penerima MBG mencapai 82,9 juta jiwa.

“Saya minta kesabaran. Ini uang rakyat, harus disiapkan dengan baik agar tidak terjadi penyimpangan,” katanya. (ANT/KN)

Kaltim Siapkan Dokumen Investasi Perkebunan

0

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah menyelesaikan penyusunan dokumen investasi sektor perkebunan yang siap ditawarkan kepada investor (Investment Project Ready to Offer/IPRO).

Dokumen ini berisi proyek-proyek investasi di bidang perkebunan seperti kakao, karet dan kelapa sawit.

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud di Samarinda, Minggu (16/11/2025) menjelaskan bahwa dokumen saja tidak cukup untuk menarik investor. Promosi yang masif dan strategi hilirisasi industri adalah kunci untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal serta menarik modal asing.

Sejumlah proyek IPRO dan hilirisasi yang diungkapkan Rudy antara lain Mahakam Ulu yakni pengembangan investasi kakao dan pertanian untuk menyeimbangkan dominasi sektor tambang.

Upaya ini didukung oleh pengembangan indikasi geografis untuk meningkatkan nilai jual kakao Mahakam Ulu di pasar nasional dan internasional. Sementara di Kutai Barat terbuka peluang investasi pada hilirisasi industri karet menjadi produk bernilai lebih tinggi, seperti crumb rubber.

Di Kutai Timur didorong investasi dalam hilirisasi kelapa sawit untuk diolah menjadi produk kimia dan pangan. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur telah mengadakan forum investasi untuk menarik minat di sektor ini.

Selain IPRO, Kaltim juga telah menyiapkan tujuh kawasan industri strategis untuk menampung investasi skala besar. Berdasarkan data, lima negara telah menanamkan modal besar (PMA) di Kaltim pada tahun 2025 ini.

Angka ini menunjukkan daya tarik provinsi tersebut sebagai destinasi investasi, terutama dengan adanya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Berikut rincian realisasi investasi dari lima negara dengan nilai tertinggi: Singapura: 163,74 juta dolar AS (475 proyek), Mauritius: 126 juta dolar AS (4 proyek), Tiongkok: 81,99 juta dolar AS (151 proyek), Malaysia: 70,36 juta dolar AS (245 proyek), Inggris: 46,43 juta dolar AS (55 proyek).

Gubernur Rudy Mas’ud menegaskan bahwa investasi besar ini harus memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Kaltim, menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Dengan visi transformasi ekonomi menuju industri hijau dan blue economy, Kaltim menawarkan investasi di berbagai bidang, termasuk pengelolaan limbah, pembangkit listrik tenaga surya, hingga ekowisata.

Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah memastikan investasi tersebut benar-benar berdampak positif bagi masyarakat.

Kesiapan infrastruktur pendukung, sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, dan kemudahan perizinan menjadi faktor kunci untuk mempertahankan dan meningkatkan daya tarik Kaltim di mata investor global. (ANT/KN)

Menteri ATR/BPN: Integritas Aparatur Jadi Benteng Negara Lawan Mafia Tanah

0

JAKARTA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menegaskan integritas dan keteguhan moral jajaran BPN kunci utama melawan mafia tanah.

“Selama jajaran BPN tidak mau diajak kongkalikong, mafia tanah pasti kabur. Mereka hanya bisa bergerak kalau ada pintu yang dibukakan dari dalam. Kalau kita menutup rapat celah itu, mereka buyar dengan sendirinya,” ujar Nusron dalam keterangannya di Jakarta, Senin (17/11/2025).

Menurut dia, seluruh upaya digitalisasi, perbaikan tata kelola, hingga penguatan regulasi akan sia-sia jika masih ada celah kompromi di internal Kementerian ATR/BPN.
Praktik kejahatan akan selalu mencari celah dalam berbagai bentuk, di mana pun dan dalam zaman apa pun. Setiap negara modern selalu berhadapan dengan dua kekuatan, yakni mereka yang menjaga ketertiban dan mereka yang mencoba merusaknya.

Karena itu, strategi utama bukan hanya mengejar pelaku, tetapi memperkuat benteng utama negara, yaitu integritas aparatur Kementerian ATR/BPN.

“Kita berantas, mereka akan muncul lagi dalam bentuk berbeda. Yang berubah hanya modelnya, bukan niat jahatnya. Cara paling efektif menghadapi mafia tanah adalah memastikan orang BPN kuat, proper, dan tegas menegakkan aturan,” kata Nusron Wahid.

Ia menambahkan bahwa profesionalisme aparatur, kedisiplinan administrasi, dan kepatuhan penuh terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) merupakan fondasi untuk menutup seluruh ruang permainan mafia tanah. Tidak boleh ada kompromi, sekecil apa pun.

“Selama pejabat dan pegawai tidak mau diajak kongkalikong, mafia tidak akan bisa masuk. Mau sekeras apa pun mereka bergerak, kalau kita tidak tergoda, mereka (mafia tanah) pasti gagal,” ujarnya.

Nusron menegaskan bahwa negara akan selalu hadir dalam setiap persoalan pertanahan dan memastikan seluruh proses penyelesaian kasus berjalan objektif, transparan, dan sesuai hukum.

Untuk itulah, dia menyampaikan pesan bahwa membersihkan pertanahan Indonesia dimulai dari keteguhan integritas internal ATR/BPN. (ANT/KN)

Kejagung Geledah Sejumlah Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Pajak 2016–2020

0

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah sejumlah tempat terkait kasus dugaan korupsi pajak tahun 2016—2020.

“Benar, ada tindakan hukum berupa penggeledahan di beberapa tempat terkait dugaan tindak pidana korupsi memperkecil kewajiban pembayaran perpajakan perusahaan/wajib pajak tahun 2016-2020,” kata Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna di Jakarta, Senin (17/11/2025).

Ia mengatakan, kasus ini berkaitan dengan oknum pegawai pajak pada Direktorat Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI.
Terkait waktu maupun lokasi penggeledahan, Anang tidak membeberkannya.

Ia juga belum mengungkapkan duduk perkara kasus korupsi ini.

Kendati demikian, ia menyebut bahwa kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan.
“Iya (naik sidik),” ucapnya. (ANT/KN)