Beranda blog Halaman 232

Mauricio Souza Sebut Persija Siap Jalani Derbi Panas Kontra Persib

0
Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza saat sesi press conference. Foto: Dimas/Media Kaltim

SAMARINDA – Rivalitas klasik sepak bola Indonesia antara Persija Jakarta dan Persib Bandung resmi berpindah ke Stadion Segiri Samarinda dalam laga big match BRI Super League 2025/2026, Minggu (10/5/2026) pukul 16.30 WITA.

Meski berstatus laga kandang usiran akibat alasan keamanan di Jakarta, Persija memastikan tetap siap tampil maksimal demi mengamankan tiga poin penting.

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza menegaskan anak asuhnya memahami besarnya tensi pertandingan melawan Persib yang dikenal sebagai salah satu derbi terbesar di Indonesia.

“Semua tahu ini derby dan tahu bagaimana rivalitas kedua tim. Harapan saya pertandingan di lapangan berjalan aman dan semua pemain bisa saling respect,” ujar Mauricio saat sesi konferensi pers usai official training di Stadion Segiri, Sabtu (9/5/2026).

Pemain Persija Jakarta Rizky Ridho saat sesi press conference. Foto: Dimas/Media Kaltim
Pemain Persija Jakarta berlatih di Stadion Segiri Samarinda. Foto: Dimas/Media Kaltim

Pelatih asal Brasil tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Samarinda dan manajemen Borneo FC yang dinilai memberikan sambutan baik kepada Persija selama berada di Kalimantan Timur.

Persija dipastikan tampil dengan komposisi terbaik karena seluruh pemain utama dalam kondisi siap bertanding.

Sementara itu, kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho mengaku laga kontra Persib kali ini memberikan pengalaman berbeda baginya. Untuk pertama kalinya, ia harus naik pesawat untuk menjalani pertandingan kandang bersama Persija.

“Selama saya main di home, saya tidak pernah naik pesawat. Tapi kali ini main home naik pesawat,” ujar Ridho sambil tersenyum.

Meski begitu, bek Timnas Indonesia tersebut menegaskan perjalanan jauh bukan alasan bagi Persija untuk tampil di bawah performa terbaik.

“Itu bukan alasan. Kita sudah datang ke sini berarti kita siap untuk pertandingan besok. Kami akan bekerja mati-matian dan insyaallah pulang membawa tiga poin,” tegasnya.

Ridho juga menyebut dukungan Jakmania yang datang langsung ke Samarinda menjadi tambahan motivasi bagi skuad Macan Kemayoran untuk tampil maksimal di Stadion Segiri.

Laga Persija kontra Persib diprediksi berlangsung sengit mengingat rivalitas panjang kedua tim serta tingginya gengsi pertandingan yang selalu menyita perhatian publik sepak bola nasional. (MK)

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

Polisi Selidiki Kericuhan Kasus Mangga di Bontang, Saksi Mulai Diperiksa

0
Foto: Sejumlah warga mendatangi rumah pemilik pohon mangga di Jalan KS Tubun, Bontang. (Tangkapan Layar)

BONTANG – Kasus dugaan pencurian mangga di Jalan KS Tubun, Gang Bersama 7, RT 32, Kelurahan Api-Api, Kota Bontang, berujung ricuh hingga memicu aksi massa mendatangi rumah pemilik pohon mangga.

Kepolisian Resor Bontang memastikan kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

Kapolres Bontang, Widho Ariano melalui KBO Reskrim Polres Bontang, Ardiansyah mengatakan pihaknya kini tengah memeriksa sejumlah saksi terkait insiden tersebut.

“Saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (9/5/2026).

Sebelumnya, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait dugaan pencurian mangga tersebut. Namun persoalan berkembang setelah muncul aksi massa yang mendatangi rumah pemilik pohon mangga.

Berdasarkan informasi di lokasi, sejumlah warga sempat merusak beberapa fasilitas rumah hingga memotong pohon mangga yang menjadi sumber persoalan.

Menanggapi hal itu, Ipda Ardiansyah menyebut saat ini kedua pihak telah saling melapor ke kepolisian. Penyidik masih mengumpulkan barang bukti serta meminta keterangan para saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.

“Posisinya sekarang saling lapor, jadi masih kami lidik dulu dan kumpulkan barang bukti, serta periksa saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut,” jelasnya.

Polisi juga masih mendalami kronologi lengkap kejadian untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

Diketahui, peristiwa awal terjadi pada Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 03.20 Wita. Seorang pria yang diduga hendak mencuri mangga mengalami insiden setelah terjatuh dari pohon dan sempat tidak sadarkan diri.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Api-Api, Edo Olo Vrenson mengatakan korban sempat menjalani perawatan di RS Amalia sebelum kembali ke rumahnya.

“Pelaku pun sempat menjalani masa pemulihan di Rumah Sakit Amalia dan sempat kembali ke rumahnya,” ujarnya.

Namun beberapa waktu kemudian, korban dinyatakan meninggal dunia akibat benturan keras di bagian kepala setelah terjatuh dan terbentur pagar beton. (MK)

Penulis: Dwi S
Editor: Agus S

Bursa Ketua KONI Kubar Mengerucut, Alsiyus Kantongi Dukungan Mayoritas

0
Keterangan: (Kedua kanan) Alsiyus saat menyerahkan formulir pendaftaran yang diterima langsung Ketua TPP KONI Kutai Barat Bernadus Tomy Pilli, disaksikan Plt Ketua KONI Kutai Barat Lidwina bersama jajaran ketua cabor di Sekretariat KONI Kubar, Gedung GOR Desnan. Foto: Ichal/MK

SENDAWAR – Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Komite Olahraga Nasional Indonesia resmi menerima pengembalian formulir pendaftaran calon Ketua KONI Kutai Barat di Sekretariat KONI Kubar, Gedung GOR Desnan, Jalan Sendawar Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Jumat (8/5/2026).

Alsiyus datang bersama sejumlah ketua cabang olahraga (cabor) yang memberikan dukungan kepadanya untuk maju dalam pemilihan Ketua KONI Kutai Barat periode mendatang.

Ketua Cabang Kick Boxing Indonesia (KBI) Kutai Barat tersebut maju dengan dukungan 37 cabang olahraga se-Kutai Barat. Dukungan mayoritas cabor itu menjadi modal kuat bagi dirinya dalam bursa pemilihan Ketua KONI Kubar.

“Pertama saya ucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena proses ini bisa berjalan lancar dan ada dukungan 37 cabor kepada saya,” ujar Alsiyus.

Ia menyebut dukungan para ketua cabor merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan baik.

“Saya merasa ini anugerah Tuhan dan saya berterima kasih kepada teman-teman ketua cabor yang telah memberi kepercayaan kepada saya untuk maju sebagai calon Ketua KONI. Saya yakin ini amanah dan dengan dukungan ini kami optimistis bisa menjadi Ketua KONI,” tuturnya.

Jika dipercaya memimpin KONI Kutai Barat, Alsiyus menegaskan akan fokus memperkuat tata kelola organisasi dan membenahi sistem manajemen internal.

Menurutnya, pembenahan manajemen menjadi langkah penting untuk menciptakan organisasi olahraga yang profesional dan transparan.

“Yang pertama tentu saya akan melakukan evaluasi. Manajemen KONI harus diperkuat dan tidak ada tawar-menawar soal itu,” tegasnya.

Ia juga memastikan tata kelola dana pembinaan cabang olahraga akan dibenahi agar tepat sasaran dan bebas dari praktik pemotongan.

“Kami memastikan tidak ada lagi cerita dana dipotong-potong. Dana itu hak cabor dan tidak boleh ada campur tangan yang mengambil hak mereka,” katanya.

Selain itu, Alsiyus memastikan distribusi anggaran pembinaan dilakukan secara proporsional kepada seluruh cabang olahraga, terlebih Kutai Barat akan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun ini.

Saat disinggung soal evaluasi pengurus KONI jika dirinya terpilih, Alsiyus menegaskan penilaian akan dilakukan berdasarkan profesionalisme dan kinerja.

“Kami akan melakukan evaluasi. Pengurus yang bekerja baik tentu dipertahankan, sedangkan yang tidak maksimal akan kita cari pengganti yang lebih baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TPP KONI Kutai Barat, Bernadus Tomy Pilli didampingi Plt Ketua KONI Kutai Barat, Lidwina menjelaskan terdapat dua calon yang sempat mengambil formulir pendaftaran.

Namun hingga penutupan pendaftaran pukul 16.00 Wita, hanya Alsiyus yang mengembalikan berkas formulir.

“Hanya Alsiyus yang mengembalikan berkas. Dengan demikian, Alsiyus menjadi calon tunggal dalam bursa pemilihan Ketua KONI Kutai Barat,” jelasnya.

Ia menyebut awalnya terdapat dukungan dari 39 cabor. Namun setelah diverifikasi, dua cabor dinyatakan belum memenuhi syarat administrasi.

Meski demikian, dukungan 37 cabor kepada Alsiyus sudah melampaui syarat minimal dukungan 20+1.

Selanjutnya, KONI Kutai Barat akan menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) pada Senin, 11 Mei 2026, di Hotel Sidodadi.

“Semoga musyawarah berjalan lancar, dan pada Selasa, 12 Mei 2026, akan dilaksanakan pelantikan Ketua KONI terpilih di Gedung Auditorium Aji Tulur Jejangkat yang rencananya dilantik langsung Ketua KONI Kaltim,” pungkasnya. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Bupati Kubar Rombak Struktur ASN, Camat hingga Kepala Bidang Berganti

0
Keterangan: Usai pelantikan, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menyalami para pejabat yang baru dilantik. Foto: Ichal/MK

SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) resmi melakukan rotasi dan mutasi terhadap 85 pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas di lingkungan Pemkab Kubar, Jumat (8/5/2026).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Frederick Edwin dan dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat, Kamius Junaidi, unsur Forkopimda, kepala OPD, serta para camat.

Berikut daftar lengkap pejabat dan jabatan baru di lingkungan Pemkab Kutai Barat:

1. Petrus – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

2. Ireneus Rafael Yen – Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

3. Erlinsiana – Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah

4. Veronita – Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan

5. Novelistana – Sekretaris Badan Pendapatan Daerah

6. Ayanlia – Sekretaris Disdukcapil

7. I Putu Budiasa – Camat Bongan

8. dr. Marisye Christantia – Direktur RSUD HIS

9. Gusti Muhammad Fadli – Camat Muara Lawa

10. Edy Murhamdy – Camat Penyinggahan

11. Darius Kamuntik – Kabag Kerja Sama Setdakab

12. Seki – Sekretaris Dinas Pariwisata

13. Lesman Daniel Mandjarara – Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil

14. Efrain Imanuel M – Kabid Sumber Daya Air DPU-PR

15. Jamri – Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP

16. Yesi Alexander – Kabid Pengendalian Penduduk dan KB Dinas P2KBP3A

17. Deddy Manze – Kabid Pemadam Kebakaran dan Polisi Pamong Praja

18. dr. I Nyoman Sumahardika – Kabid Pelayanan Kesehatan dan Sumber Kesehatan Dinkes

19. Darson – Kabid Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan dan Ekonomi Kampung DPMK

20. Sapto Raharjo – Sekretaris Kecamatan Damai

21. Suwalas Daya Guna – Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD

22. Agustian Setia – Kabid Cipta Karya DPU-PR

23. Andre Fernanda – Sekretaris Diskominfo

24. Abdul Fattah – Sekretaris Kecamatan Penyinggahan

25. Abdul Kadir – Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian

26. Imamat Kristian – Kabid Perlindungan Masyarakat Satpol PP

27. Maliki – Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian

28. Felix – Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdikbud

29. Nanzy Paskadalius – Kabid Kebudayaan Disdikbud

30. Helvina Marlin – Kabid Pengembangan Kompetensi Aparatur BKPSDM

31. Sapri – Kabid Informasi dan Komunikasi Diskominfo

32. Christian Gamas – Sekretaris BPBD

33. Hironimus Stepen – Kabid Konstruksi DPU-PR

34. Salkus – Kabid Pengembangan Kompetensi Statistik dan Persandian Diskominfo

35. Hj Aspiah Nur – Kabid Politik Dalam Negeri dan Ormas Kesbangpol

36. Dirna – Sekretaris Kecamatan Muara Pahu

37. Benedikus – Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal Disdikbud

38. Rajunal – Kepala UPTD Pengelola Dana Bergulir Koperasi UMKM

39. Uliansyah – Kasubbag Umum Bappedalitbangda

40. Frans Joni – Kasi Operasi Satlinmas Satpol PP

41. Sri Suasti – Kasi Pemerintahan Kecamatan Bentian Besar

42. Margareta Cica – Kasubbag Umum Bapenda

43. Naomi Pudoq – Kasubbag Umum dan Kepegawaian Disdikbud

44. Marsiti – Kasi Peserta Didik dan PAUD Disdikbud

45. Rivila Emilina – Kasubbag Perencanaan Program dan Keuangan Kecamatan Bentian Besar

46. Emanuel Irawan – Kasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kecamatan Long Iram

47. Martinus – Lurah Simpang Raya

48. Imelda Turisna Mariana Joka – Kasubbag Umum dan Kepegawaian Dishub

49. Paulus Rianto – Kasubbag Pembukuan dan Pelaporan BPBD

50. Nikolas – Kasubbag Umum dan Kepegawaian BKAD

51. Yulita Tri Lestari – Kepala UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor

52. Fransiskus Regis Peng – Kasubbag Umum DPMK

53. Edison Suanto – Kasi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan SD Disdikbud

54. Vitalis Atan – Kasi Kelembagaan dan Sarpras Pendidikan Dasar Disdikbud

55. Romelis – Kasubbag Umum Dinas Pariwisata

56. Jon Ediwijaya Kesuma – Kasi Pemerintahan Kecamatan Long Iram

57. Devina Primeri – Kepala UPTD Pasar

58. Suryanti – Kasubbag Umum Disdagkop-UKM

59. Ahmad Bakrul Ali – Kasi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Bongan

60. Edistya Muttaqin – Kasubbag Umum DPM-PTSP

61. Na Evie Herlina – Kasubbag Perencanaan Program RSUD HIS

62. Badri – Kasi Trantib Kecamatan Jempang

63. Sri Susilo Rahayu – Kasubbag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Muara Pahu

64. Yulianti Julan – Kasubbag Umum dan Kepegawaian Inspektorat

65. Rinawati – Kasubbag Bidang Data Bapenda

66. Victor Yosafat – Kasubbag Umum Sekretariat DPRD

67. Syupiansyah – Kasi Trantib Kecamatan Penyinggahan

68. Paustina Yuliana – Kasi Pemerintahan Kecamatan Siluq Ngurai

69. Yonius Beni Chandra – Kasubbag Tata Usaha UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak

70. Masrimin Dekkon – Kepala UPTD Agrobisnis Pertanian Empas

71. Teddy Setiawan – Kasubbag Umum Kecamatan Melak

72. Eka Warastikah – Kasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Melak Ilir

73. Eddi Hermanto – Kasubbag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Long Iram

74. Anita Rustioni – Kasubbag Tata Usaha UPTD Dana Bergulir Koperasi UMKM

75. Thomas Ariadi – Kasubbag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Jempang

76. Sahrudin – Kasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Simpang Raya

77. Frenderikus Tata – Kasi Trantib Kelurahan Simpang Raya

78. Ahmad Fadli – Kasi Trantib Kelurahan Melak Ulu

79. Nuryani – Kasi Pemerintahan Kelurahan Simpang Raya

80. Theresia – Kasubbag Tata Usaha UPTD Revitalisasi Perkebunan

81. Muhammad Syarwani – Kasubbag Perencanaan Program dan Keuangan Kecamatan Melak

82. Herwandi – Sekretaris Kelurahan Melak Ilir

83. Revila Emilina – Kasubbag Perencanaan Program dan Keuangan Kecamatan Bentian Besar

84. Dede Sudrajat – Kasubbag Umum DPU-PR

85. Yuliandry Wawan Abimael – Kasubbag Umum BPBD. (MK)

Pewarta: Ichal

Editor: Agus S

Pemkab Mahulu Gelar Halal Bihalal 1447 H, Fokus Perkuat Kebersamaan

0
Keterangan: Bupati Mahulu Angela Idang Belawan saat menyampaikan sambutan pada kegiatan Halal Bihalal 1447 H di Ballroom Lantai III Kantor Bupati Mahulu. Foto: Prokopim Mahulu

SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) menggelar kegiatan Halal Bihalal 1447 Hijriah/2026 Masehi sebagai momentum mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, dan membangun semangat kebersamaan antar seluruh elemen masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Lantai III Kantor Bupati Mahulu, Kamis (7/5/2026) lalu itu dihadiri jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, DPRD, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat.

Dalam sambutannya, Angela Idang Belawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Momentum Halal Bihalal ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta menyatukan hati dan langkah dalam membangun Mahakam Ulu,” ujarnya.

Bupati mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Idulfitri sebagai momentum introspeksi diri sekaligus memperkuat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.

“Melalui semangat kebersamaan, mari kita bergandengan tangan membangun Mahulu menuju daerah yang maju, melaju, merata, dan berkelanjutan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Angela juga menyoroti tantangan pembangunan daerah di tengah dinamika nasional, termasuk kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak terhadap pemerintah daerah.

Meski demikian, Pemkab Mahulu disebut tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami akan terus bekerja dan berkarya menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab agar masyarakat Mahakam Ulu benar-benar maju dan sejahtera,” tegasnya.

Ia menambahkan, sejumlah persoalan mendasar seperti pengentasan kemiskinan, swasembada pangan, pendidikan, kesehatan, energi listrik, hingga pembangunan infrastruktur dasar masih menjadi fokus utama pemerintah daerah.

Karena itu, Angela menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi tantangan pembangunan.

“Kita harus memperkuat sinergi, kolaborasi, dan akselerasi agar seluruh tantangan pembangunan dapat kita hadapi bersama. Saya yakin, persatuan dan silaturahmi yang kuat adalah modal besar membangun Bumi Urip Kerimaan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Halal Bihalal tersebut, Pemkab Mahulu berharap semangat persaudaraan dan kebersamaan dapat terus terjaga demi mendukung pembangunan daerah yang harmonis dan berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Daerah Mahulu Stephanus Madang, Asisten I Setkab Mahulu Agustinus Teguh Santoso, unsur Forkopimda, DPRD, tokoh agama, tokoh adat, pimpinan perangkat daerah, serta organisasi kemasyarakatan. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Papa Cookies Buka Outlet di Melak, Diharapkan Serap Tenaga Kerja Lokal

0
Keterangan: (Tengah) Pj Sekda Kutai Barat Kamius Junaidi saat meresmikan Papa Cookies Outlet Cabang Melak dengan pengguntingan pita. Foto: Istimewa

SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat meresmikan Papa Cookies Outlet Cabang Melak yang berlokasi di depan SMAN 1 Melak, Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak, Sabtu (9/5/2026).

Peresmian outlet tersebut dilakukan langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat, Kamius Junaidi.

Dalam sambutannya, perwakilan direksi Papa Cookies, Buyung menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat serta seluruh pihak yang telah mendukung pembukaan outlet tersebut.

Ia berharap kehadiran Papa Cookies Cabang Melak dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menjadi bagian dari perkembangan usaha kuliner di Kutai Barat.

“Kami berharap kehadiran Papa Cookies Cabang Melak ini dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menjadi bagian dari perkembangan usaha kuliner di Kutai Barat,” ujarnya.

Sementara itu, Kamius Junaidi menyampaikan apresiasi atas hadirnya Papa Cookies di Kecamatan Melak sebagai bentuk kontribusi pelaku usaha dalam mendukung perkembangan ekonomi daerah.

“Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menyambut baik hadirnya Papa Cookies di Kecamatan Melak. Ini menjadi bukti bahwa sektor usaha terus berkembang dan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi daerah serta memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah,” ujarnya.

Menurutnya, pertumbuhan sektor usaha, khususnya di bidang kuliner dan UMKM, perlu terus didorong agar mampu menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat daya saing produk lokal.

Ia berharap keberadaan outlet tersebut tidak hanya berorientasi pada pengembangan usaha, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja lokal dan kemitraan dengan pelaku usaha kecil di Kutai Barat.

“Selain itu, keberadaan outlet ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat, seperti menyerap tenaga kerja lokal serta bersinergi dengan UMKM lokal agar tercipta manfaat yang saling menguntungkan bagi semua pihak,” tandasnya.

Prosesi peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan peninjauan langsung outlet bersama tamu undangan.

Kehadiran Papa Cookies Cabang Melak diharapkan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat di Kutai Barat. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Minta Pengawasan Limbah Rumah Makan Diperketat

0
FOTO: Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami.

BERAU – Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami menyoroti limbah rumah makan. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) pun diminta meningkatkan pengawasan agar tidak menimbulkan pencemaran lingkungan.

Dia menilai, pesatnya perkembangan usaha kuliner di Berau harus diimbangi dengan pengelolaan limbah yang baik dan sesuai aturan. Sebab, masih ada sejumlah pelaku usaha yang belum menjalankan kewajiban pengolahan limbah cair secara maksimal.

Sutami menegaskan, pengawasan terhadap IPAL harus dilakukan lebih ketat dan rutin. Ia tidak ingin limbah dari rumah makan dibuang langsung tanpa proses pengolahan, karena berpotensi merusak lingkungan sekitar.

“DLHK harus benar-benar memastikan semua pelaku usaha mematuhi standar lingkungan. Pengawasan dan evaluasi harus dilakukan secara berkala,” ujarnya.

Selain pengawasan, Sutami juga menekankan pentingnya edukasi kepada para pemilik usaha rumah makan. Ia menilai, masih banyak pelaku usaha yang belum memahami pentingnya pengelolaan limbah dengan benar.

Untuk itu, DLHK diminta tidak hanya bertindak sebagai pengawas, tetapi juga aktif memberikan pembinaan. Dengan begitu, pelaku usaha dapat memahami bahwa pengelolaan limbah bukan sekadar kewajiban, melainkan tanggung jawab bersama.

Ia juga menambahkan, pengelolaan limbah yang baik tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap usaha tersebut.

Di sisi lain, Sutami mengingatkan agar DLHK tidak ragu memberikan sanksi tegas kepada pelaku usaha yang melanggar aturan. Langkah ini dinilai penting untuk memberikan efek jera dan mendorong pelaku usaha lain agar lebih disiplin dalam mengelola limbah. (adv)

Minta Perbaikan Jalan Rusak Masuk Prioritas

0
FOTO: Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman.

BERAU – Kondisi jalan di sejumlah wilayah Kabupaten Berau kembali menjadi perhatian serius Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman. Dia Menilai hal itu berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, terutama di daerah terpencil.

Dia menegaskan, persoalan jalan bukan sekadar urusan pembangunan fisik. Menurutnya, akses jalan yang buruk dapat menghambat mobilitas warga dan memperlambat aktivitas ekonomi.

Ia menyebut, masih banyak masyarakat yang kesulitan keluar masuk wilayahnya akibat kondisi jalan yang rusak. Bahkan, beberapa daerah terkesan terisolasi karena akses yang tidak memadai.

“Kalau masyarakat mau keluar kampung saja sulit, ini bukan masalah sepele. Jalan itu menyangkut kebutuhan dasar,” ujarnya.

Rahman menilai, perbaikan infrastruktur jalan merupakan salah satu indikator penting kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sebab jalan yang layak tidak hanya mempermudah mobilitas, tetapi juga membuka akses ke layanan pendidikan dan kesehatan.

Selain itu, infrastruktur yang baik juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Distribusi barang menjadi lebih lancar, dan aktivitas usaha masyarakat dapat berkembang.

Untuk itu, DPRD Berau mendorong pemerintah daerah agar segera mempercepat perbaikan jalan, khususnya di wilayah yang selama ini masih tertinggal. Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi kesenjangan pembangunan antar daerah di Kabupaten Berau. (adv)

Keluhan Sopir Truk Ditindaklanjuti, Pertamina Perkuat Distribusi Biosolar

0
Foto: Petugas SPBU saat melakukan pengisian BBM subsidi jenis Biosolar. (Ist)

BALIKPAPAN – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan terus memperkuat penyaluran BBM subsidi jenis Biosolar di wilayah Balikpapan guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan distribusi berjalan tepat sasaran.

Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas aspirasi yang disampaikan aliansi sopir truk dan mahasiswa pada Senin (4/5/2026) lalu. Audiensi bersama DPRD Kota Balikpapan, mahasiswa, perwakilan sopir truk, dan BPH Migas selaku regulator telah digelar pada Rabu (6/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, dibahas kondisi penyaluran Biosolar di Kota Balikpapan sekaligus langkah-langkah evaluasi agar distribusi BBM subsidi dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan BPH Migas akan melakukan evaluasi terhadap kuota penyaluran Biosolar di SPBU 6476119 KM 13 dan SPBU 6476110 KM 15 yang saat ini beroperasi selama 24 jam.

Selain itu, usulan penambahan SPBU penyalur Biosolar dari Pemerintah Kota Balikpapan juga tengah dievaluasi dan diproses secara administratif.

“Pertamina pada prinsipnya mendukung langkah-langkah evaluasi yang dilakukan bersama para pemangku kepentingan agar penyaluran Biosolar di Kota Balikpapan dapat semakin optimal, kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, dan penyaluran berjalan lebih tepat sasaran,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).

Sebagai upaya menjaga kelancaran distribusi, Pertamina sejak Senin (4/5/2026) telah meningkatkan penyaluran Biosolar di atas kuota harian yang ditetapkan pemerintah.

Untuk SPBU KM 13, penyaluran ditingkatkan menjadi 64 kiloliter per hari atau sekitar 160 persen dari kuota harian. Sedangkan di SPBU KM 15, distribusi meningkat menjadi 40 kiloliter per hari atau sekitar 162,5 persen dari kuota normal.

Meski demikian, Pertamina menegaskan penambahan distribusi tetap dilakukan secara terukur agar kuota BBM subsidi tetap mencukupi hingga akhir tahun dan tepat sasaran sesuai ketentuan pemerintah.

“Kami terus berupaya menjaga ketersediaan stok dan kelancaran penyaluran di lapangan agar aktivitas masyarakat, khususnya sektor transportasi dan logistik, tetap berjalan optimal,” jelasnya.

PT Pertamina Patra Niaga juga mengajak seluruh pihak mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, sopir truk, mahasiswa, hingga masyarakat umum untuk bersama-sama mengawasi distribusi Biosolar subsidi agar tidak disalahgunakan.

Melalui penerapan QR Code Subsidi Tepat, penyaluran diharapkan dapat lebih terkontrol dan benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak menerima subsidi BBM. (MK)

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S

2,3 Juta Guru Non-ASN Terancam, JPPI Soroti Kebijakan Kemendikdasmen

0
Foto: Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji. (Ist)

JAKARTA – Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia mengkritik terbitnya Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2026 yang membatasi masa tugas guru non-ASN di sekolah negeri hanya sampai 31 Desember 2026.

Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia, Ubaid Matraji menilai kebijakan tersebut menunjukkan keberpihakan negara yang hanya terfokus pada guru ASN, sementara jutaan guru non-ASN masih hidup dalam ketidakpastian status dan kesejahteraan.

“Kebijakan ini menunjukkan negara semakin berpihak hanya kepada guru ASN, sementara jutaan guru non-ASN yang selama ini menopang layanan pendidikan justru dibiarkan hidup dalam ketidakpastian,” tegas Ubaid dalam keterangan tertulis, Kamis (8/5/2026).

Menurutnya, kebijakan tersebut berpotensi mendorong pengurangan guru honorer secara sistematis di sekolah negeri. Meski pemerintah menyebut tidak ada pemecatan mendadak, JPPI menilai penghentian bertahap terhadap guru non-ASN tengah disiapkan tanpa solusi yang jelas.

“Pemerintah boleh berdalih tidak ada pemecatan mendadak, tetapi faktanya negara sedang menyiapkan penghentian sistematis terhadap guru non-ASN tanpa solusi yang jelas dan adil bagi semuanya,” ujarnya.

JPPI menilai selama ini guru honorer justru menjadi penopang utama pendidikan nasional akibat kurangnya penyediaan tenaga pendidik oleh negara, terutama di berbagai daerah yang masih kekurangan guru.

Selain itu, organisasi tersebut juga menyoroti minimnya perhatian terhadap guru non-ASN di sekolah swasta dan madrasah swasta yang dinilai terus diabaikan meski menjalankan fungsi pendidikan nasional.

“Negara seperti sedang mengatakan bahwa hanya guru ASN yang pantas hidup sejahtera, sementara guru honorer cukup menjadi tenaga darurat yang dipakai lalu disingkirkan,” kata Ubaid.

Berdasarkan data JPPI yang diolah dari Emis GTK Kementerian Agama dan Dapodik Kemendikdasmen tahun ajaran 2025/2026, terdapat sekitar 2,3 juta guru berstatus non-ASN di sekolah dan madrasah negeri maupun swasta di Indonesia.

JPPI juga menilai persoalan tersebut berkaitan dengan tata kelola anggaran pendidikan yang dinilai belum menyentuh persoalan mendasar sektor pendidikan.

Organisasi itu menyoroti besarnya anggaran pendidikan yang diarahkan pada berbagai program populis, sementara masalah kesejahteraan dan kepastian status guru belum terselesaikan.

“Negara sibuk membiayai program makan-makan MBG, sementara jutaan guru masih hidup dengan upah tidak layak dan status kerja yang tidak pasti,” tegasnya.

Menurut Ubaid, persoalan utama pendidikan nasional saat ini bukan hanya soal pemenuhan konsumsi siswa, tetapi kegagalan negara dalam menyediakan guru yang cukup, berkualitas, dan sejahtera di seluruh wilayah Indonesia.

Karena itu, Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia mendesak pemerintah menghentikan pendekatan diskriminatif dalam tata kelola guru nasional dan segera menyusun peta jalan pengangkatan serta perlindungan bagi seluruh guru non-ASN, baik di sekolah negeri maupun swasta.

“Jika negara terus membiarkan 2,3 juta guru non-ASN hidup dalam ketidakpastian, baik status maupun kesejahteraan, maka sesungguhnya negara sedang mengkhianati amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” pungkas Ubaid. (MK)

Penulis: Fajri
Editor: Agus S