Beranda blog Halaman 142

Khofifah Pastikan Transportasi dan BBM Siap Hadapi Mudik Lebaran 2026

0

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan sektor transportasi, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), hingga layanan kesehatan siap menghadapi arus mudik Lebaran 2026.

“Bahwa apa yang tadi disampaikan Pak Kapolda bahwa ini adalah gelar layanan publik sosial spiritual maka harus menjadi semangat kita bersama dan insyaAllah menjadi bagian ibadah kita semua,” kata Khofifah saat Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Semeru di Polda Jawa Timur, Surabaya, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim memproyeksikan sebanyak 24,90 juta orang atau sekitar 17,3 persen pemudik nasional akan masuk ke wilayah Jawa Timur pada masa mudik Lebaran tahun ini.

Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 17 hingga 18 Maret 2026, sedangkan arus balik diprediksi berlangsung pada 27 Maret 2026.

“Jumlah penumpang angkutan umum di Jawa Timur selama masa Angkutan Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 7,7 juta orang atau meningkat 5,19 persen dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sebanyak 7,3 juta penumpang,” katanya.
Jumlah tersebut mencakup berbagai moda transportasi, mulai dari kereta api, bus, penyeberangan, hingga angkutan udara dan laut.

Untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, pemerintah daerah telah menyiapkan armada transportasi yang terdiri atas 6.637 bus, 148 rangkaian kereta api (trainset), 302 pesawat udara, 55 kapal laut, serta 71 kapal penyeberangan dengan total 241 perjalanan.

Selain itu, Pemprov Jatim juga mendirikan Posko Angkutan Lebaran guna memantau arus mudik dan arus balik sekaligus mengantisipasi berbagai potensi permasalahan di lapangan.

Pengamanan dan kelancaran Angkutan Lebaran 2026 juga didukung 8.991 personel yang berasal dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Dinas Perhubungan kabupaten/kota, PT Kereta Api Indonesia (KAI), serta personel sektor laut dan PT ASDP Indonesia Ferry.

Pada periode tersebut, Pemprov Jawa Timur juga kembali menyelenggarakan program mudik gratis dengan moda bus, kapal laut, serta layanan pengangkutan sepeda motor.

“Program tersebut merupakan upaya pemerintah menyediakan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas selama masa mudik,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan adanya potensi kepadatan di jalur penyeberangan menuju Bali karena Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 jatuh pada 19 Maret 2026 dan bertepatan dengan puncak arus mudik.

Karena itu, Khofifah meminta langkah antisipasi terjadinya kemacetan di sekitar Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, mengingat pada saat Nyepi masyarakat tidak dapat keluar masuk Pulau Bali.

Sementara untuk sektor kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menyiapkan 343 dokter, 5.172 perawat, 44 tenaga kesehatan tradisional, serta 2.852 pengemudi ambulans untuk mendukung pelayanan selama arus mudik dan arus balik.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan layanan Public Safety Center (PSC) 119 sebagai pusat layanan darurat kesehatan bagi masyarakat.

Khofifah turut meminta sejumlah pihak terkait seperti PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan elpiji tiga kilogram dan BBM selama masa mudik.

Ia juga meminta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memantau potensi aktivitas Gunung Semeru serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan pemetaan cuaca menjelang puncak arus mudik. (ANT/KN)

Mendagri Minta Kepala Daerah Siaga di Wilayah Selama Lebaran

0

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menginstruksikan seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk tetap siaga dan berada di daerah masing-masing selama periode satu minggu sebelum hingga satu minggu setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Instruksi tersebut disampaikan melalui Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri No. 000.2.3/1171/SJ tanggal 8 Maret 2026 tentang Penundaan Perjalanan ke Luar Negeri selama libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. SE ditujukan kepada seluruh gubernur serta bupati dan wali kota. Dalam SE tersebut, kepala daerah dan wakil kepala daerah diminta menunda perjalanan luar negeri mulai 14 hingga 28 Maret 2026.

“Terkecuali kegiatan yang bersifat sangat esensial yang pelaksanaannya merupakan arahan Presiden atau untuk keperluan pengobatan,” kata Tito dalam keterangannya di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Mendagri menjelaskan kebijakan itu diambil untuk memastikan pemerintah daerah tetap fokus menjalankan sejumlah agenda strategis menjelang dan selama periode libur Lebaran.

Beberapa langkah strategis yang diminta kepada kepala daerah, di antaranya pertama, mengantisipasi potensi peningkatan risiko keamanan dan keselamatan selama libur Idulfitri serta memperkuat koordinasi dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Kedua, meningkatkan kesiapsiagaan dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran. Ketiga, melakukan pemantauan dan pengendalian inflasi daerah. Keempat, memastikan kesiapan penyelenggaraan kegiatan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Mendagri menegaskan kebijakan itu bertujuan memastikan kepala daerah tetap berada di wilayahnya masing-masing sehingga dapat merespons secara cepat berbagai kebutuhan masyarakat selama momentum Lebaran.

“Terhadap rekomendasi Perjalanan Dinas Luar Negeri (PDLN) atau izin ke luar negeri dengan alasan penting yang telah diterbitkan untuk tanggal keberangkatan dimaksud agar dilakukan pembatalan atau penundaan/penjadwalan ulang agenda kegiatan,” tuturnya.

Surat edaran tersebut juga ditembuskan kepada Presiden Republik Indonesia, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Luar Negeri, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. (ANT/KN)

Menkeu Purbaya: Pemerintah Belum Berencana Naikkan Harga BBM Subsidi

0

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah saat ini belum berencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi di tengah kenaikan harga minyak dunia akibat konflik Amerika Serikat (AS) dan Israel vs Iran.

“Sampai sekarang belum ada kebijakan untuk mengubah subsidi BBM, dalam pengertian menaikkan harga BBM,” kata Purbaya kepada wartawan di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Purbaya mengatakan pasokan minyak di dalam negeri masih cukup aman, sebagaimana pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Purbaya menyebut rerata perkembangan harga minyak dunia masih di bawah kapasitas maksimal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Artinya, kata Menkeu, APBN masih memadai untuk menahan dampak volatilitas harga minyak.

Meski begitu, dia memastikan akan memantau perkembangan dalam sebulan ke depan dan mengambil keputusan ketika dibutuhkan.

“Sekarang belum saatnya mengambil keputusan, karena uangnya masih cukup,” tambahnya.

Bendahara negara pun berharap masyarakat tetap tenang dan meyakini kebijakan pemerintah dalam menavigasi gejolak dunia. Terlebih, Indonesia sudah pernah mengalami lonjakan harga minyak sebelumnya.

“Kita lihat kondisi seperti apa. Nanti setelah sebulan, kami prediksi harga minyak seperti apa sehingga kami bisa mengambil kebijakan yang pas. Anda percaya saja, saya cukup pintar, kok. Kita sudah mengalami harga minyak tinggi beberapa kali, nggak hancur negaranya, kan. Kenapa? Karena kebijakannya pas,” tuturnya.

Dalam kesempatan terpisah, Bahlil menegaskan bahwa pasokan BBM masih andal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada periode puasa dan Idul Fitri. Dia pun menjamin harga BBM bersubsidi, Pertalite, tidak akan naik meskipun harga minyak dunia menembus 118 dolar AS per barel.

Diberitakan oleh Sputnik, harga minyak mentah jenis Brent mencapai 118 dolar AS per barel untuk kali pertamanya sejak 17 Juni 2022.

Harga tersebut lebih tinggi apabila dibandingkan dengan rata-rata harga minyak pada Januari 2026, di mana jenis Brent (ICE) sebesar 64 dolar AS per barel, dan US WTI berada di angka 57,87 dolar AS per barel. (ANT/KN)

Pemerintah Monitor Pencarian 3 ABK WNI Hilang di Selat Hormuz

0

JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia untuk memonitor perkembangan pencarian tiga Anak Buah Kapal (ABK) berkewarganegaraan Indonesia yang dilaporkan hilang di Selat Hormuz.

“Deputi Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM terus koordinasi dengan Kemenlu dan P2MI untuk memonitor,” kata Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar di Jakarta, Senin (9/3/2026) .

Sebelumnya, tiga dari empat Anak Buah Kapal (ABK) berkewarganegaraan Indonesia dilaporkan hilang setelah terjadi insiden kapal tugboat Musaffah 2 yang meledak dan tenggelam di Selat Hormuz pada Jumat (6/3).

Sementara satu WNI dilaporkan selamat namun mengalami luka-luka.

Tiga WNI yang hilang merupakan ABK Kapal Musaffah 2 yang berbendera Uni Emirat Arab (UEA).
Insiden meledak dan tenggelamnya kapal terjadi saat Iran memutuskan untuk menutup Selat Hormuz pasca serangan AS dan Israel.

Selat Hormuz merupakan jalur ekspor minyak paling penting di dunia yang menghubungkan produsen minyak utama Teluk, seperti Arab Saudi, Iran, Irak, dan Uni Emirat Arab, dengan Teluk Oman dan Laut Arab.

Namun selat tersebut kini menjadi salah satu kawasan paling tegang di Timur Tengah sejak memanasnya konflik Iran dan Amerika Serikat – Israel. (ANT/KN)

Tim SAR Kembali Temukan Dua Jasad Korban Longsor di TPST Bantargebang

0

JAKARTA – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) DKI Jakarta kembali menemukan dua jasad korban yang tertimbun longsoran gunungan sampah, di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Pukul 12.05 WIB satu korban atas nama Jussova Situmorang berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” kata Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari dalam keterangannya di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Selanjutnya pada pukul 17.50 WIB Tim SAR gabungan kembali menemukan korban yang teridentifikasi bernama Hardianto dalam kondisi meninggal dunia di pinggir kali tertumpuk timbunan sampah.

“Keduanya langsung dibawa menuju RS Polri Kramat Jati untuk proses identifkasi,” katanya.

Desiana menambahkan saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan jumlah korban berdasarkan keterangan saksi dan keluarga yang kehilangan keluarganya.

Ia juga menjelaskan pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mencari korban longsor bersama 336 personel gabungan dengan mengerahkan alat berat, pasukan K9 untuk mencari tanda-tanda adanya korban.

“Selain itu pencarian juga dilakukan dengan menggunakan Drone Thermal untuk penyisiran melalui udara dengan mendeteksi panas tubuh,” kata Desiana.

Berikut data terakhir korban longsoran sampah di TPST Bantargebang:

Jumlah Korban : 13 orang

Data Korban Selamat
1. Budiman (L)
2. Johan (L)
3. Safifudin ( L)
4. Slamet
5. Ato
6. Dofir

Data Korban Meninggal Dunia
1. Enda Widayanti (P, 25) (pemilik warung)
2. ⁠Sumine (P, 60) (pemilik warung)
3. ⁠Dedi Sutrisno (L) (sopir truck)
4. Irwan supriatin (L) (sopir Truk).
5. Jussova Situmorang (P, 38)
6. Hardianto

Data Korban dalam Pencarian
1. Riki

(ANT/KN)​​​​​​​

Urusan Haji Dipisah dari Kemenag, Pemerintah Bentuk Kemenhaj

0

BONTANG – Penyelenggaraan ibadah haji kini tidak lagi berada di bawah naungan Kementerian Agama. Pemerintah secara resmi membentuk Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) sebagai lembaga tersendiri untuk memfokuskan pelayanan kepada jamaah.

Kepala Kemenhaj Bontang, Najmuddin, menjelaskan bahwa pemisahan tersebut merupakan kebijakan pemerintah pusat yang telah direncanakan sejak pelantikan Presiden pada 2024 lalu.

Ia mengatakan, saat itu Presiden langsung melantik kepala badan penyelenggara haji dan umrah. Namun karena persiapan ibadah haji telah berjalan, pelaksanaan haji tahun 2025 masih ditangani oleh Kementerian Agama.

“Karena persiapan haji sudah berjalan waktu itu, maka pelaksanaan haji 2025 masih ditangani Kemenag. Namun setelah itu Undang-Undang Haji direvisi,” jelasnya.

Najmuddin menyebut revisi tersebut mengubah Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 menjadi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025. Dalam proses revisi tersebut muncul usulan agar badan penyelenggara haji dijadikan kementerian tersendiri.

Menurutnya, pembentukan kementerian khusus ini juga mempertimbangkan hubungan diplomasi dengan Arab Saudi yang memang memiliki kementerian khusus yang menangani urusan haji.

“Di Arab Saudi sudah ada kementerian khusus haji. Jadi agar ketika melakukan diplomasi bisa sejajar antar kementerian,” ujarnya.

Dengan pembentukan Kemenhaj, pemerintah berharap pelayanan terhadap jamaah haji dan umrah dapat lebih fokus. Tugas utama kementerian ini adalah melayani masyarakat yang akan menunaikan ibadah haji maupun umrah.

“Tujuannya supaya pelayanan kepada masyarakat di bidang haji dan umrah bisa lebih fokus,” katanya.

Ia menambahkan, meskipun sebelumnya di Kementerian Agama sudah terdapat seksi khusus yang menangani haji, pemisahan ini diharapkan mampu memperkuat sistem pelayanan, termasuk pengembangan konsep ekosistem haji yang saat ini masih dalam tahap kajian pemerintah pusat.

Najmuddin menuturkan bahwa pemerintah daerah pada prinsipnya akan mengikuti arahan dari pemerintah pusat terkait kebijakan maupun sistem yang akan diterapkan dalam penyelenggaraan haji ke depan.

“Kalau di daerah kita menunggu arahan dari pusat. Nanti bagaimana konsepnya, termasuk soal ekosistem haji, itu akan diturunkan ke daerah,” tutupnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Agus S

BMKG Catat Gempa M 2,3 di Kutim, BPBD Tegaskan Bukan di Bontang

0

BONTANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,3 terjadi pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 07.19 WIB atau 08.19 WITA. Namun gempa tersebut dipastikan bukan terjadi di wilayah Kota Bontang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bontang, Ismail, meluruskan informasi yang sempat beredar di masyarakat mengenai isu gempa di Bontang.

Menurutnya, berdasarkan data koordinat yang dirilis BMKG, pusat gempa sebenarnya berada di wilayah Desa Susuk Dalam, Kecamatan Sandaran, Kabupaten Kutai Timur.

“Jika mengacu pada titik koordinat tersebut, lokasi gempa sebenarnya berada di wilayah Desa Susuk Dalam, Kecamatan Sandaran, Kabupaten Kutai Timur. Jadi bukan di Bontang,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Dalam rilis BMKG disebutkan bahwa gempa berada pada koordinat 1.10 Lintang Utara (LU) dan 118.31 Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG juga menyebutkan lokasi gempa berada sekitar 142 kilometer timur laut Bontang, Kalimantan Timur.

Ismail menjelaskan bahwa penyebutan jarak dari Kota Bontang oleh BMKG merupakan metode yang umum digunakan untuk memudahkan masyarakat mengenali posisi gempa berdasarkan kota terdekat yang lebih dikenal.

“Hal ini juga yang kerap menimbulkan kesan seolah gempa terjadi di wilayah Bontang, padahal titik koordinatnya berada di daerah lain,” tambahnya.

BMKG juga mengingatkan bahwa informasi gempa yang dirilis bersifat sementara dan dapat diperbarui sesuai hasil analisis lanjutan.

Dengan magnitudo 2,3, gempa tersebut tergolong sangat lemah dan umumnya tidak dirasakan oleh masyarakat.

Penulis: Dwi S
Editor: Agus S

Pemkot Bontang Siapkan Rp8 Miliar untuk Beli Asrama di Jakarta

0

BONTANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang tengah mempertimbangkan rencana pembelian asrama sekaligus kantor perwakilan di Jakarta. Untuk merealisasikan rencana tersebut, pemerintah daerah menyiapkan anggaran sekitar Rp8 miliar.

Selama ini, fasilitas asrama dan kantor perwakilan Pemkot Bontang di Jakarta masih berstatus sewa. Setiap tahun, pemerintah daerah harus mengeluarkan biaya sekitar Rp500 juta untuk membayar sewa properti tersebut.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengatakan beban sewa tersebut dinilai cukup besar jika terus dikeluarkan setiap tahun tanpa menghasilkan aset tetap bagi daerah.

“Beban sewa tersebut dinilai cukup besar. Maka jika terus dikeluarkan setiap tahunnya tanpa menghasilkan aset bagi daerah,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, pemerintah daerah mulai mempertimbangkan langkah strategis dengan membeli properti sendiri di Jakarta agar pengeluaran rutin tersebut dapat dialihkan menjadi investasi jangka panjang.

Dengan memiliki asrama sendiri, pemerintah tidak hanya dapat menekan biaya sewa tahunan, tetapi juga memperoleh aset tetap yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk berbagai kepentingan daerah.

“Lumayan juga kalau tiap tahun harus mengeluarkan Rp500 juta. Kalau punya sendiri kan jadi aset daerah,” tambahnya.

Asrama tersebut nantinya dapat dimanfaatkan sebagai tempat singgah bagi pejabat daerah maupun masyarakat Bontang yang memiliki keperluan di Jakarta. Selain itu, keberadaan kantor perwakilan juga dapat mendukung koordinasi pemerintah daerah dengan berbagai instansi pusat.

Meski demikian, hingga saat ini Pemkot Bontang belum memastikan kapan rencana pembelian properti tersebut akan direalisasikan. Pemerintah masih mempertimbangkan sejumlah aspek penting, mulai dari kemampuan anggaran daerah, lokasi properti yang strategis, hingga nilai investasi yang dinilai layak.

“Kita lihat saja kemampuan anggaran daerah nantinya, tapi memang lebih baik kita membeli daripada terus menyewa,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Agus S

Run Race Ramadan Berbas Squad Jadi Alternatif Cegah Balap Liar di Bontang

0

BONTANG — Komunitas Berbas Squad menggelar kegiatan Run Race Ramadan di Lapangan Berbas Pantai, Jalan Sultan Hasanuddin, RT 20, Kelurahan Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan, Sabtu (7/3/2026) malam sekitar pukul 21.00 Wita. Kegiatan tersebut digelar sebagai alternatif bagi anak muda untuk menyalurkan hobi kompetisi secara sehat sekaligus menghindari aksi balap liar di jalan umum.

Kegiatan lomba lari tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk kepolisian setempat. Kapolsek Bontang Selatan, AKP Rakib Rais, menyebut kegiatan Run Race Ramadan menjadi wadah positif bagi para pecinta adrenalin agar dapat menyalurkan semangat kompetisi secara aman dan sportif.

Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat membantu menekan potensi balap liar yang kerap terjadi di jalan raya dan membahayakan keselamatan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami mengajak generasi muda untuk menyalurkan semangat kompetisi di tempat yang aman. Jangan sampai adrenalin kalian disalurkan melalui balap liar yang berisiko tinggi terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya, Minggu (8/3/2026).

Ketua panitia kegiatan, Ahmadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak dan sponsor yang telah mendukung terselenggaranya Run Race Ramadan tersebut. Ia berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi agenda rutin di Kota Bontang setiap bulan Ramadan.

“Terima kasih kepada seluruh sponsor dan pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini. Kami berharap Run Race Ramadan ini bisa menjadi agenda tahunan di Kota Bontang,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, panitia menggelar lomba lari jarak pendek sejauh 100 meter yang terbagi dalam dua kategori, yaitu kategori putra dan putri umum. Total terdapat sekitar 60 peserta yang mengikuti perlombaan, terdiri dari 40 peserta putra dan 20 peserta putri.

Panitia juga menyiapkan hadiah pembinaan bagi para pemenang lomba. Juara pertama akan memperoleh hadiah sekitar Rp3 juta, juara kedua Rp1,5 juta, juara ketiga Rp1 juta, dan juara keempat Rp500 ribu.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Ratusan warga tampak memadati area Lapangan Berbas Pantai untuk menyaksikan jalannya perlombaan yang berlangsung meriah hingga malam hari.

Penulis: Dwi S
Editor: Agus S

Bawa Empat Linting Ganja, Dua Pemuda Loa Kulu Diciduk Polisi

0

TENGGARONG — Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Kutai Kartanegara kembali membuahkan hasil. Dua pemuda diamankan jajaran Unit Reskrim Polsek Loa Kulu setelah kedapatan membawa empat linting ganja siap hisap di kawasan Desa Rempanga, Kecamatan Loa Kulu, Sabtu (7/3/2026).

Kedua pemuda tersebut masing-masing berinisial AA (20) dan AJ (20). Mereka diamankan Tim Kolomonggo saat berada di Jalan DR FL Thobing Pal 9 RT 006 sekitar pukul 12.30 WITA.

Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan adanya rencana transaksi narkotika jenis ganja di wilayah tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, petugas langsung melakukan penyelidikan di lokasi.

“Anggota kami mendapati dua pemuda dengan gerak-gerik mencurigakan di depan rumah warga. Saat dilakukan penggeledahan badan, petugas menemukan barang bukti berupa empat linting rokok ganja kering yang disembunyikan di dalam kotak rokok merek Smith warna hitam,” ungkap AKP Hari Supranoto.

Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita empat linting ganja dengan berat kotor masing-masing 0,53 gram, 0,55 gram, 0,52 gram, dan 0,42 gram.

Selain itu, petugas juga mengamankan satu buah korek api gas serta dua unit telepon seluler, yakni satu unit iPhone 13 dan satu unit Oppo A3x yang diduga berkaitan dengan aktivitas keduanya.

Berdasarkan hasil interogasi awal, AA dan AJ mengaku memperoleh ganja tersebut dari seseorang berinisial W. Saat ini polisi masih melakukan pengembangan guna memburu pemasok sekaligus mengungkap kemungkinan jaringan peredaran narkotika di wilayah tersebut.

Atas perbuatannya, kedua tersangka kini mendekam di sel tahanan Polsek Loa Kulu. Mereka dijerat Pasal 114 ayat (1) juncto Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana telah disesuaikan dalam UU RI Nomor 1 Tahun 2026.

Penulis: Ady Wahyudi
Editor: Agus S