Beranda blog Halaman 141

Prabowo Subianto Tegaskan Komitmen Jaga Perdamaian

0

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk bekerja keras menjaga perdamaian sebagai bagian dari tugas utama dalam memimpin Indonesia.

Prabowo mengatakan sebagai Kepala Negara, ia memiliki tanggung jawab untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia tanpa memandang suku, ras, maupun agama.

“Apapun sukunya, apapun rasnya, apapun agamanya, harus dilindungi, harus dijaga, harus diurus, harus dirawat, harus dibina. Karena itu, yang terutama yang saya sadari adalah bekerja dengan sangat keras untuk menjaga perdamaian,” ujar Prabowo dalam Peringatan Nuzulul Quran Tingkat Kenegaraan Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Istana Negara, Selasa (10/3/2026) malam.

Ia menyebut menjaga perdamaian menjadi salah satu prioritas utama dalam pemerintahannya.
Selain itu, Prabowo juga menegaskan bahwa Indonesia akan terus menjaga hubungan persahabatan dengan seluruh negara di dunia serta menghormati semua kekuatan global, baik negara besar maupun kecil.

Menurutnya, prinsip itu merupakan jalan yang telah ditetapkan oleh para pendiri bangsa serta sejalan dengan ajaran berbagai agama yang menekankan pentingnya perdamaian.

Meski begitu, Prabowo menekankan bahwa menjaga perdamaian tidak cukup hanya dengan doa atau harapan, tetapi juga harus diwujudkan melalui kerja keras untuk menciptakan kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat.

Selain itu, Prabowo menilai bahwa upaya menghapus kemiskinan, kelaparan, dan penderitaan rakyat merupakan bagian penting dari menciptakan perdamaian yang berkelanjutan.

“Tentunya menjaga perdamaian itu tidak dengan cara hanya berdoa dan berharap, tapi juga dengan ikhtiar, dengan kerja keras mencapai kesejahteraan dan keadilan,” kata Prabowo. (ANT/KN)

Pemerintah Fokus Pastikan Jalan Trans Jawa dan Trans Sumatera Siap Mudik

0

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menyatakan kementeriannya beserta kementerian di bawah koordinasinya, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum, fokus mengecek akses jalan di sepanjang jalur Trans Jawa dan Trans Sumatera menjelang mudik Lebaran.

Ia menjelaskan ada beberapa hal yang perlu diantisipasi untuk periode mudik dan arus balik Lebaran mendatang, di antaranya cuaca ekstrem.

“Tentu, saya mendorong terus Kementerian Pekerjaan Umum, mereka terus bekerja pagi, siang, malam, karena tentunya, Trans Jawa, Trans Sumatera ini kan panjang dan memang akan memiliki tantangan yang tidak ringan, apalagi dikaitkan dengan cuaca,” kata AHY, sapaan akrabnya, saat ditemui wartawan di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (10/3/2026) malam.

“Cuaca hari ini, juga kita terus waspadai, kita harus bersiap jika terjadi cuaca ekstrem, khususnya hujan yang bisa membuat bisa terjadi kerusakan, apalagi berpotensi mengakibatkan kecelakaan. Saya kira kita semua fokus di sana sekarang,” sambung AHY.

Pada kesempatan sama, AHY menekankan pemerintah berusaha memastikan seluruh infrastruktur dan sarana pendukung lainnya akan dalam kondisi prima menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

“Pemerintah terus mempersiapkan segala sesuatunya, khususnya terkait dengan infrastruktur, sarana prasarana yang digunakan oleh masyarakat luas dalam mudik Lebaran. Jalan-jalan kita harus pastikan dalam kondisi yang prima, apakah jalan utama, termasuk jalan-jalan arteri, kemudian juga transportasi multimoda, bukan hanya di darat tentunya, tetapi juga laut, udara, dan kereta. Kita juga harus pastikan armadanya siap, dan memadai segala sesuatunya,” ujarnya.

Kemudian, AHY melanjutkan bahwa pemerintah juga memberikan diskon untuk tiket angkutan mudik. Harapannya, masyarakat yang kembali ke kampung halaman dapat membeli tiket angkutan dengan harga terjangkau.

Berbagai persiapan dilakukan pemerintah menjelang mudik dan libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Presiden Prabowo sejauh ini telah tiga kali menggelar rapat terbatas untuk membahas kesiapan pemerintah menjelang libur Lebaran, yaitu pada akhir pekan lalu (8/3), Senin (9/3), dan hari ini. (ANT/KN)

Penumpang Terjepit, Kecelakaan Beruntun Libatkan 7 Kendaraan di Tol JORR

0

JAKARTA – Seorang penumpang perempuan mengalami luka parah setelah terjepit dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan tujuh kendaraan di ruas Tol JORR, Jalan TB Simatupang, Jakarta Timur (Jaktim), Selasa (10/3/2026) sore.

Korban yang berada di salah satu minibus sempat terjebak di dalam kendaraan akibat badan mobil yang ringsek setelah menabrak kendaraan di depannya.

“Tidak tahu penyebabnya apa, tapi mobil di belakang itu menabrak truk. Nah mobil di belakangnya lagi juga nabrak, jadi beruntun,” kata saksi mata di lokasi, Jumadi di Jakarta, Selasa (10/3/2026)

Petugas dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur bersama petugas Tol JORR langsung melakukan proses evakuasi di lokasi kejadian.

Jumadi menyebut, kecelakaan bermula saat tiga unit minibus yang melaju dari arah Pasar Rebo menuju Tol Pondok Pinang menabrak bagian belakang sebuah truk kontainer.

Tabrakan terjadi secara beruntun karena kendaraan di belakang tidak sempat menghindar. Benturan keras menyebabkan tiga minibus mengalami kerusakan parah di bagian depan.

Salah satu kendaraan bahkan ringsek hingga membuat seorang penumpang perempuan terjepit di dalam kabin mobil. Petugas sempat membutuhkan waktu beberapa saat untuk mengevakuasi korban dari dalam kendaraan yang rusak.

Setelah berhasil dikeluarkan, korban yang mengalami luka-luka di sekujur tubuh langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

“Kalau korban jiwa tidak ada, tapi tadi ada satu penumpang yang dibawa ke rumah sakit. Itu sempat terjepit di dalam mobil, tapi Alhamdulillah korban masih selamat,” ujar Jumadi.

Selain menyebabkan korban luka, kecelakaan tersebut juga berdampak pada arus lalu lintas di ruas Tol JORR dari arah Pasar Rebo menuju Pondok Pinang.

Kemacetan panjang sempat terjadi hingga sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian. Kepadatan lalu lintas tersebut terjadi karena proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan dan banyaknya pengendara yang memperlambat laju saat melintas di lokasi.

“Sempat macet panjang juga tadi kebelakang. Karena kejadiannya sore hari, jadi memang posisi macet,” ucap Jumadi.

Arus lalu lintas baru kembali berangsur normal setelah petugas Tol JORR menderek kendaraan yang terlibat kecelakaan dari lokasi kejadian. (ANT/KN)

Bupati Rejang Lebong dan Empat Orang Jadi Tersangka OTT KPK

0

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dan empat orang lainnya menjadi tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi.

“Ya, salah satunya (Bupati Rejang Lebong, red.),” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Budi mengatakan KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka setelah melakukan ekspose atau gelar perkara.

“Tadi sore sudah dilakukan ekspose di tahapan pimpinan, dan sudah diputuskan status hukum pada pihak-pihak yang diamankan, di mana KPK menetapkan lima orang tersangka dalam kegiatan penyelidikan tertutup tersebut,” katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan peran dari lima orang tersebut adalah dua sebagai penerima, dan tiga merupakan pemberi.

“Untuk detail pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, besok (Rabu, 11/3) kami umumkan secara lengkap dalam konferensi pers,” ujarnya.

Sebelumnya, pada 9 Maret 2026, KPK menangkap Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, Wakil Bupati Rejang Lebong Hendri, dan 11 orang lainnya dalam operasi tangkap tangan (OTT).

OTT tersebut terkait dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

Pada 10 Maret 2026, KPK membawa Bupati dan Wabup Rejang Lebong yang merupakan kader PAN bersama tujuh orang lainnya ke Jakarta untuk diperiksa secara intensif. (ANT/KN)

Elita: Usulan Dasar Masyarakat Harus Jadi Prioritas

BERAU – Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menegaskan bahwa mayoritas usulan pembangunan dari kampung-kampung yang disampaikan dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) masih berkutat pada kebutuhan dasar masyarakat.

Menurutnya, aspirasi yang mengemuka dalam setiap Musrenbang bukanlah proyek-proyek besar bersifat sekunder, melainkan kebutuhan mendasar yang langsung menyentuh kehidupan warga sehari-hari.

Mulai dari lanjutan pengaspalan jalan, peningkatan kualitas badan jalan, pembangunan jembatan penghubung antarwilayah, hingga sektor pendidikan dan penyediaan air bersih.

“Elita mengatakan, apa yang diusulkan masyarakat itu rata-rata memang kebutuhan pokok. Infrastruktur jalan, jembatan, sekolah, dan air bersih. Itu semua menyangkut hajat hidup orang banyak,” ujarnya.

Di tengah kondisi efisiensi anggaran yang saat ini diterapkan pemerintah daerah, ia menilai kebutuhan dasar masyarakat tetap harus menjadi prioritas utama dalam penyusunan program pembangunan. Menurutnya, keterbatasan fiskal tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan pelayanan dasar.

Ia berharap sejumlah program yang telah direalisasikan pada tahun anggaran 2026 dapat dilanjutkan pada 2027, khususnya proyek-proyek yang sifatnya lanjutan agar tidak mangkrak di tengah jalan.

“Karena itu kami berharap usulan-usulan yang sudah direalisasikan pada 2026 bisa dilanjutkan lagi pada 2027, terutama yang sifatnya lanjutan pembangunan,” tegasnya.

Elita juga menyoroti perkembangan infrastruktur di kawasan pesisir Kabupaten Berau yang dinilai sudah menunjukkan kemajuan signifikan. Ia menyebut sebagian besar ruas jalan menuju wilayah pesisir kini telah beraspal dan dapat dilalui dengan nyaman.

“Kalau kita melihat jalan ke pesisir, itu sudah sangat bagus. Hampir semua sudah aspal. Kemarin kami sampai ke Teluk Sumbang dan alhamdulillah jalannya sudah baik,” ungkapnya.

Meski demikian, ia menilai pemerataan pembangunan masih perlu ditingkatkan. Untuk itu, pada tahun anggaran 2027 mendatang, ia mendorong agar pemerintah daerah mulai mengalihkan fokus pembangunan ke wilayah pedalaman yang hingga kini masih membutuhkan perhatian serius, khususnya di Kecamatan Kelay.

Menurutnya, kondisi infrastruktur di sejumlah kampung pedalaman masih belum memadai, terutama akses jalan dan sarana penunjang aktivitas ekonomi masyarakat. Jika tidak segera ditingkatkan, dikhawatirkan akan memperlebar kesenjangan antarwilayah.

“Ke depan kami berharap ada prioritas untuk wilayah pedalaman, terutama Kecamatan Kelay. Karena memang itu sangat diharapkan masyarakat,” tegasnya lagi.

Elita menambahkan, pemerataan pembangunan infrastruktur menjadi kunci agar seluruh masyarakat Kabupaten Berau dapat merasakan manfaat pembangunan secara adil dan berkelanjutan. Baik kawasan pesisir yang sudah berkembang, maupun wilayah pedalaman yang masih berjuang mengejar ketertinggalan.

“DPRD Berau akan terus mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat dalam pembahasan anggaran, agar program-program prioritas yang menyentuh kebutuhan dasar tetap mendapatkan porsi yang memadai dalam APBD tahun mendatang,” pungkasnya. (adv)

Izin Bangunan di Atas Laut, Saga: Proses Administrasi Sulit

BERAU – Persoalan perizinan bangunan di atas laut di Pulau Derawan kembali mencuat dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga, menyoroti rumitnya proses administrasi yang harus ditempuh masyarakat karena kewenangan perizinan berada di pemerintah pusat.

Menurutnya, warga yang memiliki bangunan di atas laut, baik berupa homestay, penginapan, maupun fasilitas pendukung wisata mulai berupaya mengurus legalitas. Namun dalam praktiknya, proses tersebut dinilai tidak sederhana dan memakan waktu lama.

“Sekarang masyarakat Derawan yang memiliki bangunan di atas laut sudah mulai mengurus izin, tetapi sangat sulit dan tidak bisa cepat disetujui. Banyak sekali persyaratan yang harus dipenuhi,” ujar Saga.

Saga menilai, kondisi ini membuat masyarakat berada dalam posisi serba sulit. Di satu sisi, bangunan di atas laut telah lama menjadi bagian dari denyut ekonomi warga dan menunjang sektor pariwisata. Namun di sisi lain, regulasi yang berlapis dan kewenangan yang berada di tingkat pusat membuat proses legalitas berjalan lambat.

Pulau Derawan yang berada di Kecamatan Pulau Derawan merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Berau. Bersama Pulau Maratua dan Pulau Sangalaki, kawasan ini menjadi magnet wisata bahari yang dikenal hingga mancanegara. Keindahan terumbu karang, biota laut, serta karakteristik penginapan di atas air menjadi daya tarik utama yang menopang perekonomian masyarakat setempat.

Saga mengingatkan, tanpa kejelasan dan kemudahan regulasi, pelaku usaha kecil di kawasan wisata bisa terdampak secara ekonomi. Ia khawatir jika penataan tidak segera dilakukan secara terintegrasi, akan muncul persoalan baru di kemudian hari, baik dari sisi tata ruang, lingkungan, maupun kepastian hukum.

Karena itu, ia mendorong Pemerintah Kabupaten Berau untuk mengambil langkah strategis, khususnya dalam penataan kawasan darat yang memang menjadi kewenangan daerah.

Menurutnya, meski izin bangunan di atas laut berada di ranah pusat, pemda tetap bisa berperan aktif melalui perencanaan tata ruang, penyusunan regulasi turunan, serta pendampingan administrasi bagi masyarakat.

Ia juga berharap forum Musrenbang tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi benar-benar melahirkan kajian konkret yang dapat menjadi dasar penyusunan regulasi penataan kawasan wisata secara menyeluruh.

Menurutnya, penataan yang baik justru akan memperkuat citra Derawan sebagai destinasi wisata berkelas, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pariwisata. Dengan demikian, keseimbangan antara kepentingan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan kepatuhan terhadap regulasi dapat berjalan seiring.

“Kita bukan membatasi, tetapi menata. Supaya pengunjung lebih tertarik datang. Kalau dibiarkan makin menyempit dan tidak tertata, lama-lama orang juga enggan datang,” pungkasnya. (adv)

Dorong Sertifikasi Pramuwisata, Perkuat Daya Saing Wisata Berau

BERAU – Upaya peningkatan kualitas pemandu wisata (pramuwisata) di Kabupaten Berau mendapat perhatian serius dari DPRD Berau.

Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, menegaskan agar program pelatihan dan sertifikasi pramuwisata tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga dilaksanakan secara merata hingga ke kawasan pesisir dan kepulauan.

Menurutnya, penguatan kapasitas pemandu wisata merupakan langkah strategis dalam meningkatkan daya saing sektor pariwisata daerah yang terus berkembang.

“Peningkatan kompetensi pemandu wisata merupakan bagian penting dari strategi penguatan SDM pariwisata,” ujarnya.

Gideon menilai, keberadaan pemandu yang kompeten dan tersertifikasi akan memberikan jaminan kualitas pelayanan bagi wisatawan yang datang ke Berau. Sertifikasi, kata dia, bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi indikator profesionalisme dan standar kompetensi yang diakui secara nasional.

“Sertifikasi menjadi indikator profesionalisme. Para pemandu tidak hanya bermodal pengalaman, tetapi juga memiliki pengakuan resmi dan standar kompetensi nasional,” tuturnya.

Ia mengapresiasi langkah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau yang menggandeng lembaga sertifikasi guna memastikan proses pelatihan dan uji kompetensi berjalan sesuai standar dan dapat dipertanggungjawabkan. Namun demikian, ia mengingatkan agar pelaksanaan program tidak hanya difokuskan di Tanjung Redeb atau wilayah daratan utama.

Menurutnya, potensi wisata terbesar Berau justru berada di kawasan pesisir dan kepulauan, seperti Pulau Derawan, Pulau Maratua, dan Pulau Sangalaki. Di kawasan-kawasan tersebut, peran pramuwisata sangat vital karena menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi, edukasi, sekaligus menjaga citra destinasi.

“Jangan hanya fokus di perkotaan. Potensi wisata terbesar kita ada di daerah pesisir dan kepulauan. Para pemandu di sana juga perlu difasilitasi agar bisa bersaing dan memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan,” tegasnya.

Gideon juga menekankan pentingnya keberlanjutan program melalui pendampingan yang konsisten serta sinergi lintas sektor. Ia mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan organisasi profesi seperti Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) agar pembinaan terhadap pramuwisata dapat berjalan terarah dan berkesinambungan.

Dengan kolaborasi yang kuat, ia berharap seluruh pemandu wisata di Berau memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan kompetensi, meningkatkan kualitas layanan, dan memahami standar keselamatan serta kelestarian lingkungan.

Ia optimistis, dengan dukungan DPRD, komitmen pemerintah daerah, dan sinergi berbagai pihak, Berau mampu membangun ekosistem pariwisata yang profesional, kompetitif, dan berdaya saing tinggi.

“Kami berharap program ini menjadi bagian dari rencana besar pembangunan pariwisata daerah. DPRD siap mendukung melalui kebijakan dan penganggaran yang berpihak pada peningkatan kualitas SDM pariwisata di Berau,” pungkasnya. (adv)

Ratas di Hambalang, Prabowo Subianto Dorong Penguatan Perminas

0

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat terbatas (ratas) di kediaman pribadinya, Hambalang, Jawa Barat, Senin (9/3) malam, memerintahkan jajarannya memperkuat peran Perusahaan Mineral Nasional (Perminas).

Badan Komunikasi Pemerintah dalam unggahannya di akun resmi media sosial Presiden Republik Indonesia, yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin (9/3/2026) malam, menegaskan penguatan peran Perminas menjadi langkah strategis pemerintah.

“Presiden melangsungkan rapat terbatas terkait Perusahaan Mineral Nasional bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih untuk membahas berbagai agenda hilirisasi ke depan,” bunyi siaran resmi Badan Komunikasi Pemerintah, yang diunggah di akun media sosial @presidenrepublikindonesia.

Dalam diskusi itu, Presiden Prabowo menegaskan bahwa penguatan Perminas merupakan langkah strategis untuk memastikan pengelolaan sumber daya mineral Indonesia lebih terintegrasi dan mampu menghasilkan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Dalam rapat yang sama, Presiden Prabowo menekankan percepatan hilirisasi harus berjalan seiring pengembangan teknologi dalam negeri, penguatan kapasitas industri, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“(Tujuannya, red.) agar Indonesia mampu berkembang menjadi pusat produksi dan inovasi sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional dan daya saing di tingkat global,” demikian instruksi Presiden Prabowo saat rapat di Hambalang, Senin (9/3/2026) malam.

Dalam rapat itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia duduk tepat di sisi kiri Presiden Prabowo. Di seberang kursi Presiden, hadir Kepala Badan Industri Mineral Brian Yuliarto, yang juga menjabat Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Rapat terbatas di Hambalang itu juga dihadiri pejabat lainnya, antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, serta Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Menteri Agraria/Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid.

Selain itu, hadir pula Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita, Kepala Staf Presiden Muhammad Qodari, Dirut PT Pindad Sigit P. Santosa, Kepala Badan Logistik Pertahanan Yusuf Jauhari, dan Komisaris Pertamina Hasan Nasbi.

Dalam rapat yang sama, selain membahas Perminas dan percepatan hilirisasi, Presiden Prabowo bersama jajarannya juga mengevaluasi program swasembada energi dan pangan, serta membahas kesiapan pemerintah menjelang Hari Raya Idulfitri pertengahan Maret 2026.

“Pertemuan strategis ini difokuskan pada dua agenda utama pemerintah, yaitu: progres swasembada, mengevaluasi perkembangan program swasembada pangan dan energi; kesiapan Idulfitri, memastikan ketersediaan bahan pangan dan pasokan LPG menjelang Hari Raya Idulfitri,” kata Seskab Teddy dalam siaran resmi Sekretariat Presiden yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin (9/3/2026) malam. (ANT/KN)

Pemerintah Percepat Pengembangan Energi Terbarukan di Tengah Gejolak Harga Minyak

0

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjadikan lonjakan harga minyak dunia akibat perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran, sebagai momentum untuk melakukan transisi energi.

“Ini jadi momentum bagi pemerintah untuk terus mempercepat pengembangan energi baru terbarukan,” ucap Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia ketika dihubungi ANTARA dari Jakarta, Senin (9/3/2026).

Diberitakan oleh Sputnik, harga minyak mentah jenis Brent sempat mencapai 118 dolar AS per barel untuk kali pertamanya sejak 17 Juni 2022. Harga tersebut lebih tinggi apabila dibandingkan dengan rata-rata harga minyak pada Januari 2026, di mana jenis Brent (ICE) sebesar 64 dolar AS per barel, dan US WTI berada di angka 57,87 dolar AS per barel.

Menurut Anggia, dinamika harga minyak dunia yang terjadi saat ini menjadi pengingat bagi Kementerian ESDM bahwa ketahanan energi tidak boleh hanya bergantung kepada satu sumber energi.

Oleh karena itu, Kementerian ESDM akan mempercepat pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), pembangkit listrik panas bumi (PLTP), pembangkit listrik tenaga air (PLTA), hingga bioenergi.

Lebih lanjut, Anggia menyampaikan pemerintah terus memantau perkembangan geopolitik yang memengaruhi harga komoditas, seperti minyak mentah.

Adapun yang menjadi prioritas bagi pemerintah saat ini adalah menjaga stabilitas energi di dalam negeri. Kementerian ESDM pun telah menyiapkan berbagai skenario untuk menjaga ketahanan energi nasional, seperti mengalihkan impor dari Timur Tengah ke negara-negara lain yang tidak melalui Selat Hormuz.

“Tetapi di tengah dinamika harga minyak global, ini juga berdampak positif untuk PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) sektor migas, karena kita juga punya produksi domestik di atas 600 ribu barel per hari,” ucap Anggia.

Ketegangan regional meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran pada 28 Februari, yang sejauh ini dilaporkan menewaskan lebih dari 1.000 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, lebih dari 150 siswi sekolah, serta sejumlah pejabat tinggi militer.

Iran telah membalas dengan rentetan serangan besar-besaran yang menargetkan pangkalan AS, fasilitas diplomatik, dan personel militer di seluruh kawasan, serta beberapa kota di Israel. Serangan tersebut terus meningkat.

Pada Minggu (8/3), AS dan Israel melancarkan serangan udara yang menargetkan fasilitas penyimpanan minyak Iran di Teheran dan sekitarnya.

Serangan tersebut menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah fasilitas penyimpanan, termasuk Depo Minyak Shahran. Alhasil, harga minyak dunia pun melonjak hingga menembus 100 dolar AS per barel. (ANT/KN)

KPK Periksa Budi Karya Sumadi Terkait Kasus Korupsi Proyek Kereta

0

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengenai proses pengadaan di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan hingga kaitannya dengan anggota Komisi V DPR RI selaku mitra kerja Kemenhub.

Pemeriksaan tersebut bertempat di Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, pada 9 Maret 2026.

“Dalam pemeriksaan kali ini, penyidik mendalami pengetahuan saksi terkait dengan proses dan mekanisme pengadaan yang berlangsung di DJKA,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (9/3/2026).

Lebih lanjut dia mengatakan KPK meminta Budi Karya Sumadi untuk menjelaskan pelaksanaan pengadaan tersebut dalam kapasitasnya sebagai Menhub pada saat waktu terjadinya perkara.

Sementara itu, kuasa hukum Budi Karya Sumadi, Tri Hartanto menegaskan ulang bahwa kliennya telah memenuhi panggilan KPK.

“Kami memenuhi undangan tersebut,” kata Tri.

Sebelumnya, kasus tersebut terkuak berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 11 April 2023 di Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah DJKA Kemenhub.

Saat ini, BTP Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah telah berganti nama menjadi BTP Kelas I Semarang.

KPK lantas menetapkan 10 orang tersangka yang langsung ditahan terkait dengan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur rel kereta api di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.

Setelah beberapa waktu atau hingga 20 Januari 2026, KPK telah menetapkan dan menahan sebanyak 21 tersangka. KPK juga telah menetapkan dua korporasi sebagai tersangka kasus tersebut.

Kasus dugaan tindak pidana korupsi tersebut terjadi pada proyek pembangunan jalur kereta api ganda Solo Balapan-Kadipiro-Kalioso; proyek pembangunan jalur kereta api di Makassar, Sulawesi Selatan; empat proyek konstruksi jalur kereta api dan dua proyek supervisi di Lampegan Cianjur, Jawa Barat; dan proyek perbaikan perlintasan sebidang Jawa-Sumatera.

Dalam pembangunan dan pemeliharaan proyek tersebut, diduga telah terjadi pengaturan pemenang pelaksana proyek oleh pihak-pihak tertentu melalui rekayasa sejak proses administrasi sampai penentuan pemenang tender.

Adapun Budi Karya Sumadi sebelumnya sempat diperiksa oleh KPK pada kasus tersebut. Dia terakhir kali diperiksa KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi DJKA pada 26 Juli 2023.

Pada 18 Februari 2026, KPK kembali memanggil Budi Karya Sumadi. Namun, yang bersangkutan tidak bisa memenuhi panggilan karena terjadwal agenda lain.

KPK kemudian menjadwalkan ulang pemeriksaan pada 25 Februari 2026, tetapi Budi Karya Sumadi tetap tidak bisa memenuhi panggilan. Hingga akhirnya, KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan pada 2 Maret 2026. (ANT/KN)