Beranda blog Halaman 135

Efisiensi Anggaran, Perlu Perhatian untuk Sektor UMKM

BERAU – Anggota Komisi II DPRD Berau, Sakirman mendorong adanya perhatian khusus untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tengah efisiensi anggaran seperti saat ini.

Dia menuturkan, keterbatasan anggaran pada tahun ini harus disikapi dengan menentukan skala prioritas. Perhatian ke UMKM perlu dilakukan karena dapat menopang roda perekonomian.

“Program strategis harus tetap jalan, terlebih jika berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat. Jadi penerapan efisiensi ini bukan menjadi suatu hambatan,” ungkapnya.

Pembatasan anggaran ini, kata Sakirman, justru menjadi momen bagi pemerintah agar lebih selektif dalam penggunaan anggaran dan memberikan dampak maksimal ke masyarakat.

“Dengan anggaran yang terbatas, pemerintah daerah kalau bisa memprioritaskan pengembangan UMKM. Ini sektor yang langsung menyentuh masyarakat dan memberi kontribusi nyata terhadap perekonomian,” terangnya.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai bahwa industri kecil dan menengah di Berau memiliki potensi besar mulai dari produk kerajinan, kuliner, hingga ekonomi kreatif yang terintegrasi dengan sektor pariwisata.

“UMKM kita punya kualitas, hanya butuh sentuhan pembinaan dan fasilitasi. Kalau ini dilakukan dengan baik, maka kita bisa melihat dampaknya langsung ke peningkatan pendapatan masyarakat,” tegasnya.

Dirinya mengingatkan bahwa tanpa penguatan UMKM, ketergantungan masyarakat terhadap sektor-sektor tertentu akan semakin besar, sehingga dapat menjadi risiko ekonomi di masa depan.

“Saat anggaran terbatas, maka harus ada yang diprioritaskan dan ada yang bisa ditunda. Dalam pandangan kami, pengembangan UMKM masuk kategori prioritas yang tidak bisa dilepas,” tandasnya. (adv)

Bocah 11 Tahun Tenggelam di Sungai Mahakam, SAR Sisir Hilir Sungai

SAMARINDA — Tim SAR Gabungan melakukan pencarian intensif terhadap seorang anak laki-laki berusia 11 tahun yang dilaporkan tenggelam di perairan Sungai Mahakam, kawasan Pasiran, Jalan Untung Suropati, RT 25, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda.

Hingga Minggu pagi (15/3/2026), personel Basarnas bersama unsur potensi SAR lainnya masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian perkara.

Koordinator Pos SAR Samarinda, Aries, mengatakan insiden tersebut terjadi pada Sabtu sore sekitar pukul 15.00 WITA saat korban bermain dan berenang di pinggir sungai bersama beberapa temannya.

Namun proses pencarian sempat mengalami keterlambatan karena informasi mengenai kejadian tersebut tidak langsung disampaikan kepada warga atau pihak berwenang.

“Saat rekannya mengetahui korban tenggelam, bukannya melapor kepada warga, rekannya ini malah pulang ke rumah. Hal itulah yang menyebabkan informasi kejadian terlambat sampai kepada pihak berwenang,” ujar Aries.

Berdasarkan keterangan keluarga dan saksi di lokasi, korban diketahui tidak memiliki kemampuan berenang.

Memasuki hari kedua pencarian, tim SAR membagi personel untuk melakukan penyisiran ke arah hilir Sungai Mahakam menggunakan perahu karet serta peralatan SAR lainnya.

“Fokus pencarian pagi ini adalah penyisiran ke arah hilir. Radius pencarian sekitar 1,3 hingga 1,5 kilometer dari lokasi kejadian,” jelas Aries.

Meski kondisi cuaca relatif mendukung, tim di lapangan menghadapi kendala teknis dalam proses penyisiran.

Arus Sungai Mahakam yang cukup deras menjadi tantangan bagi tim penyelam maupun personel yang melakukan pencarian menggunakan perahu.

“Untuk kendala di lapangan saat ini adalah arus sungai yang cukup kuat,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian dan memperluas area penyisiran dengan harapan korban dapat segera ditemukan.

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

Arus Mudik Samarinda–Parepare Memuncak, 1.750 Penumpang Berangkat

SAMARINDA – Arus mudik Lebaran melalui jalur laut dari Pelabuhan Samarinda menuju Parepare, Sulawesi Selatan, mulai meningkat pada Minggu (15/3/2026). Ribuan pemudik memadati terminal penumpang untuk bertolak menggunakan armada kapal milik PT Bunga Teratai.

Direktur Utama PT Bunga Teratai, Syahril Sarapping, mengungkapkan jumlah penumpang pada keberangkatan hari ini mencapai 1.750 orang. Jumlah tersebut termasuk penambahan kapasitas melalui dispensasi sekitar 50 persen guna mengakomodasi tingginya minat masyarakat.

“Kapasitas kita 1.750 penumpang, jadi ada penambahan risiko sekitar 50 persen. Untuk jadwal berikutnya, insyaallah hari Rabu dan Kamis nanti ada lagi pemberangkatan dari Samarinda menuju Parepare,” ujar Syahril saat ditemui di dermaga.

Keberangkatan kapal pada hari ini juga dimajukan sekitar dua jam dari jadwal semula. Keputusan tersebut diambil karena mempertimbangkan kondisi teknis di jalur pelayaran.

“Kita berangkatkan lebih cepat dua jam karena melihat siklus air. Ada pendangkalan di bibir muara sungai, sehingga kapal harus mengejar air pasang agar perjalanan tetap aman,” jelasnya.

Meski terjadi kepadatan penumpang, Syahril menilai volume arus mudik tahun ini sedikit lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menduga kondisi ekonomi yang fluktuatif membuat sebagian masyarakat memilih tidak pulang kampung.

Selain itu, terdapat perubahan kebijakan dalam sistem keberangkatan kapal tahun ini. Penumpang tidak lagi diperbolehkan naik ke kapal sebelum waktu yang ditentukan.

“Kapal kini disterilkan sebelum keberangkatan. Penumpang wajib menunggu di ruang tunggu yang disediakan Pelindo. Ini bagian dari evaluasi keamanan,” tegasnya.

Ia menjelaskan kebijakan tersebut diambil untuk menghindari potensi risiko keselamatan, seperti kebakaran akibat aktivitas merokok di dalam kapal sebelum proses keberangkatan.

“Kami bekerja sama dengan otoritas pelabuhan, KSOP, dan Pelindo untuk memastikan sistem ini berjalan lebih aman,” tambahnya.

Salah satu penumpang tujuan Makassar, Abdullah Faisal, mengaku pelayanan di pelabuhan tahun ini terasa lebih tertib dibandingkan sebelumnya.

“Mudik tahun ini saya rasa lebih tertib. Sistem yang diterapkan membuat penumpang tidak berjubel. Semuanya sudah lebih rapi,” katanya.

Abdullah memilih jalur laut setelah gagal mendapatkan tiket pesawat yang harganya melonjak tinggi dan sulit diperoleh.

Dengan harga tiket kapal sekitar Rp500 ribu, ia menilai biaya perjalanan jauh lebih terjangkau meski harus melanjutkan perjalanan darat dari Parepare menuju Makassar.

“Yang penting bisa pulang kampung dan berkumpul dengan keluarga,” ujarnya.

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

Runstreet Ramadan Tenggarong Masuki Tahun Ketiga, Remaja Diajak Beraktivitas Positif

0

TENGGARONG – Runstreet Ramadan kembali memeriahkan suasana malam di Tenggarong. Ratusan warga memadati kawasan depan Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura pada Sabtu malam (14/3/2026) untuk menyaksikan ajang yang kini telah memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya.

Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi hiburan Ramadan, tetapi juga dinilai mampu menjadi ruang positif bagi kalangan remaja untuk menyalurkan energi dan kreativitas mereka.

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan Runstreet Ramadan yang terus berlangsung selama tiga tahun terakhir.

Menurutnya, kegiatan tersebut terbukti mampu mengarahkan generasi muda ke aktivitas yang lebih bermanfaat.

“Selama tiga tahun terakhir kegiatan ini konsisten digelar dan terbukti mampu mengalihkan perhatian remaja dari hal-hal negatif menjadi kegiatan yang membangun,” ujarnya.

Ia menambahkan, antusiasme masyarakat terhadap Runstreet Ramadan terus meningkat setiap tahunnya.

Bahkan kegiatan serupa kini mulai bermunculan di sejumlah kecamatan lain di Kukar, menunjukkan bahwa semangat positif yang dibangun melalui kegiatan tersebut mulai menyebar di masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia Runstreet Ramadan, Jordi, menyebutkan bahwa sekitar 200 peserta mengikuti perlombaan tahun ini dengan total hadiah mencapai Rp10 juta.

Sejak dibuka pada 25 Februari 2026, jumlah pendaftar bahkan telah mencapai ribuan orang, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat menjadi bukti bahwa kegiatan tersebut diminati dan memberi dampak positif bagi generasi muda.

“Pertumbuhan antusiasme setiap tahun menjadi bukti bahwa Runstreet Ramadan diminati dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda,” kata Jordi.

Ia berharap dukungan masyarakat serta para donatur dapat terus mengalir agar kegiatan ini bisa diselenggarakan lebih meriah dan memberi manfaat yang lebih luas di masa mendatang.

Penulis: Ady Wahyudi
Editor: Agus S

Sewa Defender Rp160 Juta per Bulan, Lebih Efisien atau Boros?

Pembaca Setia Koran Nusantara!

Ingin tahu kabar terkini dari Koran Digital Koran Nusantara?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper Lengkap
https://koran.koranusantara.com/

📱 Versi Mobile
https://digital.koranusantara.com/kn14mar2026/mobile/

Prabowo Minta Pejabat Tidak Gelar Open House Mewah saat Idulfitri

0

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto meminta para menteri, kepala lembaga, dan jajaran Kabinet Merah Putih tidak melakukan gelar griya (open house) saat Hari Raya Idulfitri dengan cara yang mewah setelah bencana nasional dan krisis global yang sedang terjadi.

Saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026), Presiden Prabowo meminta para pembantunya untuk memberikan teladan kesederhanaan pada masyarakat dengan tidak berlebihan saat menggelar open house.

“Saya kira harus memberi contoh, open house atau apa, jangan terlalu mewah-mewahan. Sudah lah kita di dalam bencana dan juga di suasana ini kita kasih contoh ke rakyat. Tapi kita juga jangan total istilahnya tutup semua acara kita, karena kalau tidak ekonomi kita juga gak jalan nanti,” kata Presiden Prabowo.

Namun demikian Presiden Prabowo tidak melarang digelarnya acara rutin saat Hari Raya Idulfitri itu agar roda perekonomian tetap berputar.

Presiden Prabowo juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang menggambarkan kondisi ekonomi nasional seolah berada dalam keadaan buruk.

Kepala Negara menilai bahwa berbagai indikator menunjukkan ekonomi Indonesia tetap berada pada jalur yang kuat.

Dalam arahannya Presiden Prabowo menyampaikan ucapan kepada masyarakat yang akan melaksanakan tradisi mudik. Ia berharap masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan tetap menjaga keselamatan selama berada di kampung halaman.

“Untuk mereka yang ingin mudik nanti, saya ucapkan sebelumnya, selamat mudik dan jaga diri masing-masing di rumah,” ujar Presiden Prabowo.

Menutup arahannya, Presiden Prabowo kembali mengajak seluruh jajaran kabinet untuk terus bekerja dengan penuh tanggung jawab serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, sekaligus memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga menjelang perayaan Idulfitri. (ANT/KN)

28 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta via Tol Layang MBZ pada H-9 Lebaran

0

BEKASI – PT. Jasamarga Jalan layang Cikampek (JJC) mencatat sebanyak 28.040 kendaraan melintas meninggalkan Jakarta menuju arah timur melalui Ruas Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) pada H-9 Idulfitri 1447 Hijriah/2026, bertepatan Kamis 12 Maret 2026.

“Kondisi ini menggambarkan mulai terjadi peningkatan volume lalu lintas kendaraan menjelang Hari Raya Idulfitri tahun ini,” kata GM Operasi dan Pemeliharaan JJC Desti Anggraeni di Bekasi, Jumat (13/3/2026).

Berdasarkan data tersebut volume kendaraan yang melintas Ruas Jalan Layang MBZ mengalami kenaikan sebesar 18,87 persen dibandingkan lalu lintas normal harian yang mencapai 23.588 kendaraan.

Menurut dia, peningkatan lalu lintas mulai terlihat pada kedua arah perjalanan seiring dengan mulai bergeraknya masyarakat menjelang periode arus mudik Lebaran tahun 2026.

Pihaknya juga mencatat kenaikan volume lalu lintas sebesar 11,71 persen pada kendaraan yang menuju Jakarta via Jalan Layang MBZ dari kondisi normal harian sebanyak 21.830 kendaraan menjadi 24.387 kendaraan.

Secara keseluruhan, kata dia, volume kendaraan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ pada kedua arah mencapai 52.427 kendaraan, menunjukkan ada peningkatan mobilitas kendaraan di ruas tersebut menjelang periode arus mudik Idulfitri 2026.

Dalam rangka mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan, pihaknya terus mengimbau pengguna jalan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ untuk selalu mengutamakan keselamatan.

Pengguna jalan diharapkan memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima, menjaga kecukupan daya listrik maupun bahan bakar minyak serta mengantisipasi potensi perubahan cuaca, khususnya hujan yang dapat mempengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan.

Pengguna jalan juga dapat mengakses informasi maupun permintaan pelayanan lalu lintas jalan tol melalui pusat panggilan 24 jam Jasa Marga Group di nomor 133, Twitter @PTJASAMARGA serta aplikasi Travoy 4.5 untuk pengguna iOS dan Android. (ANT/KN)

Mentan: Cadangan Beras Nasional Tembus 4 Juta Ton, Cukup hingga Akhir Tahun

0

JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan ketersediaan pangan nasional, khususnya beras, berada dalam kondisi sangat baik dan mencukupi hingga akhir tahun.

“Hari ini (cadangan beras) mencapai empat juta ton, data dua hari lalu sudah empat juta ton dan kemungkinan bulan depan sudah mencapai lima juta ton, Bapak Presiden. Ini tertinggi cadangan kita, ini cukup untuk 324 hari, sampai akhir tahun cukup cadangan kita sekarang untuk beras,” kata
Mentan Amran Sulaiman dalam laporannya pada Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (13/3/2026).

Mentan Amran menyampaikan terdapat sejumlah perkembangan positif di sektor komoditas strategis lainnya, salah satunya adalah peningkatan ekspor minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) yang mengalami kenaikan signifikan.

Menurut dia, kenaikan tersebut turut memperkuat kinerja ekspor sektor pertanian secara keseluruhan.

“Ada kabar menarik Bapak Presiden, CPO kita, ekspor kita naik enam juta ton. Sedangkan kita butuh untuk biofuel 5,3 juta ton, jadi Alhamdulillah naik,” katanya.

Di sisi lain kinerja sektor pertanian juga tercermin dari kontribusinya terhadap perekonomian nasional. Mentan menyebut bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian mencapai 5,74 persen, yang merupakan capaian tertinggi dalam 25 tahun terakhir.

“PDB sektor pertanian ini tertinggi selama 25 tahun, 5,74 persen PDB sektor pertanian. Kemudian NTP (Nilai Tukar Petani), tingkat kesejahteraan petani, tertinggi selama 33 tahun,” kata Mentan Amran Sulaiman.

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai kebijakan pemerintah, termasuk kenaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) serta penurunan harga pupuk yang turut meningkatkan kesejahteraan petani.

“Ini karena kebijakan Bapak Presiden, HPP dinaikkan dan juga pupuk, harga pupuk turun 20 persen tanpa membebani Menteri Keuangan,” kata Mentan Amran Sulaiman.

Menanggapi laporan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menegaskan  kondisi ketahanan pangan nasional saat ini menunjukkan fondasi yang kuat. Presiden juga menekankan pentingnya terus mencermati seluruh komoditas pangan, terutama sumber protein bagi masyarakat.

“Saya kira ini juga sesuatu yang bisa kita yakini, suatu fondasi yang kuat. Apapun terjadi, pangan kita aman. Tentunya semua komoditas harus kita cermati, terutama masalah protein. Protein, saya kira yang paling cepat masalah protein adalah perikanan, perikanan darat, dan perikanan lepas pantai, dan perikanan tangkap,” kata Presiden Prabowo.

Dengan capaian tersebut, pemerintah optimistis ketahanan pangan nasional semakin kokoh dan sekaligus memperkuat langkah Indonesia menuju swasembada pangan yang berkelanjutan. (ANT/KN)

Airlangga Usul Perppu Antisipasi Dampak Perang Asia Barat terhadap APBN

0

JAKARTA – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengusulkan penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) untuk mengantisipasi skenario buruk imbas perang di kawasan Asia Barat yang membuka peluang defisit APBN terhadap PDB dapat melampaui angka tiga persen.

Menurut Airlangga, jika perang di kawasan tersebut berlanjut, yang berimbas pada naiknya harga minyak mentah dunia, maka defisit APBN tiga persen sulit untuk dipertahankan.

Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026), Menko Airlangga kemudian memberi penjelasan penetapan perppu saat masa COVID-19.

“Kita pernah melakukan perppu, Pak Presiden, itu pada saat COVID, nah ini beberapa faktor yang perlu masuk di dalam perppu yang kita persiapkan mengenai timing, tentu (ini menjadi) keputusan politik Pak Presiden,” ujar Menko Perekonomian Airlangga.

Kemudian Airlangga memaparkan usulan isi perppu yang dapat dibuat oleh pemerintah pada saat ini, mengacu pada yang pernah ditetapkan sebelumnya pada masa COVID-19.

“Pertama penerimaan negara ada insentif darurat PPh dan PPN di sektor terdampak, ini tanpa mengubah undang-undang pajak. Kedua, bea masuk impor ada pembebasan untuk bahan baku tertentu agar ekspor kita tetap jalan. Ketiga, penundaan pajak bagi UMKM dan industri padat energi. Kemudian, kita ada potensi mendapatkan windfall daripada PNBP migas dan komoditas. Nah ini mungkin kita bisa menghitung untuk kompensasinya, Pak. Biasanya, harga CPO ikut naik dengan harga BBM, kemudian nikel juga bisa naik, emas, tembaga naik. Nah, kita bisa dalam tanda petik mengenakan pajak tambahan,” kata Menko Airlangga kepada Presiden Prabowo.

Dengan adanya perppu, Airlangga meyakini dapat memberikan kondisi yang lebih fleksibel untuk pemerintah.

“Dengan perppu ini, kita langsung, pemerintah punya fleksibilitas untuk perubahan. Kemudian, BLT energi dilanjutkan, dan sosial darurat juga bisa ditambahkan ini dengan perpres, dan penerbitan SBN juga bisa jalan dan bisa menggunakan SAL (Saldo Anggaran Lebih),” usul Menko Airlangga.

Dalam rapat yang sama Airlangga memaparkan tiga skenario imbas perang terhadap keuangan negara manakala perang antara Iran versus zionis Israel dan Amerika Serikat berlarut hingga 10 bulan.

Dari tiga skenario itu, skenario terburuknya Menko Airlangga memproyeksikan defisit APBN dapat melampaui angka 4 persen.

“Skenario terburuk, yang pesimis itu, dengan harga (minyak mentah dunia) 115 (dolar AS per barel), kurs rupiah kita Rp17.500 (per dolar AS), growth-nya 5,2 (persen), (imbal hasil) surat berharga (SBN) 7,2 (persen), defisitnya 4,06 persen,” kata Menko Airlangga kepada Presiden Prabowo saat Sidang Kabinet Paripurna. (ANT/KN)

Menkeu: Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh Sudah Diputuskan

0

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pembahasan mengenai restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) atau Whoosh telah rampung.

Pemerintah Indonesia, kata dia, telah mengambil keputusan soal langkah penyelesaian utang ke depannya. Namun, dia mengatakan keputusan itu akan diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto atau pejabat lain yang terkait.

“Itu rapatnya sudah putus, tapi nanti tinggal Pak Presiden atau pemerintah yang resmi yang akan mengumumkan, bukan saya. Tapi itu sudah jelas langkah ke depan seperti apa,” ujar Purbaya saat dikonfirmasi wartawan di Kantor Kementerian Keuangan Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Pernyataan itu untuk merespons Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infrawil) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

AHY dalam konferensi pers Update Pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dan Persiapan Mudik Lebaran di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (11/3), menyebut keberlanjutan proyek kereta cepat Whoosh hingga Jawa Timur dilakukan secara paralel sambil menunggu restrukturisasi keuangan PT Kereta Cepat Indonesia China sebagai operator Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Ia mengatakan telah melakukan pertemuan dengan Kementerian Keuangan dan Danantara Indonesia terkait dengan rencana Whoosh beroperasi hingga Banyuwangi, Jawa Timur.

AHY menjelaskan sambil mengembangkan proyek lanjutan Whoosh, pemerintah juga akan memastikan restrukturisasi keuangan KCJB tetap berjalan.

Menurut dia, restrukturisasi keuangan KCJB menjadi sangat penting lantaran akan mempengaruhi peta jalan atau peta jalan pengembangan Whoosh hingga Jawa Timur.

Lebih lanjut, AHY mengatakan apabila solusi untuk permasalahan keuangan KCJB telah didapatkan maka proyek masa depan Whoosh dapat dilanjutkan.

“Sebaiknya kita pastikan dulu KCJB-nya tuntas, artinya solusinya sudah bisa diambil dengan baik, baru setelah itu kita kembangkan berikutnya,” jelasnya.

AHY menekankan bahwa pemerintah masih memiliki semangat untuk terus mengelola dan mengembangkan Whoosh agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang lebih luas.

Ia menyampaikan kehadiran Whoosh hingga wilayah terujung Jawa Timur dapat mengubah peta pembangunan di daerah yang dilalui. (ANT/KN)