Beranda blog Halaman 133

Silaturahmi Orang Tua Siswa, SMA Taruna Nusantara Kampus IKN Kenalkan Lingkungan Pendidikan di Nusantara

0
Sejumlah orang tua Siswa SMA Taruna Nusantara Kampus IKN Angkatan 36 ikuti kegiatan silaturahmi bersama di SMA Taruna Nusantara Kampus IKN, pada Jumat (10/07/2026). (Foto: Humas OIKN)

NUSANTARA — Rasa bangga dirasakan sejumlah orang tua siswa setelah mengikuti kegiatan Silaturahmi Orang Tua Siswa SMA Taruna Nusantara Kampus IKN Angkatan 36.

Salah satunya disampaikan oleh Saleha, orang tua dari Dinda Syahdza Luthfiah asal Tangerang, yang berharap pendidikan di SMA Taruna Nusantara Kampus IKN dapat memberikan pembelajaran terbaik bagi para siswa, baik dari sisi akademik, kesamaptaan, maupun kedisiplinan.

“Secara pribadi, setelah hadir langsung di SMA Taruna Nusantara Kampus IKN, saya merasa bangga karena anak saya dapat bergabung dan menempuh pendidikan di sini. Sebagai orang tua, tentu banyak harapan yang kami titipkan kepada putra-putri kami,” ujarnya pada Jumat (10/07/2026).

Kegiatan silaturahmi ini menjadi bagian dari pengenalan lingkungan sekolah, program pendidikan, serta ekosistem kehidupan di kawasan Nusantara bagi para siswa dan orang tua sebagai keluarga baru Ibu Kota Nusantara.

Berbagai unsur turut hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari Otorita IKN, jajaran dan pengurus Komite SMA Taruna Nusantara Kampus IKN, RSUP IKN Kemenkes, BIN, TNI, hingga konsultan dan kontraktor pembangunan sekolah.

Menyambut para orang tua siswa, Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara Kampus IKN, Brigadir Jenderal TNI Rudi Setiawan, S.E., M.I.P., M.Han., menjelaskan sarana dan prasarana yang saat ini telah tersedia dan dapat digunakan oleh siswa Angkatan 36.

Rudi juga menyampaikan visi dan misi pendidikan SMA Taruna Nusantara, termasuk target capaian melalui _Key Performance Indicator_ (KPI) dan tiga lapisan kurikulum terintegrasi.

“Bapak-Ibu, tidak perlu khawatir putra dan putrinya kita didik disini. Kami sudah menyiapkan skema pendidikan yang harus berangkat dari budaya kita, tetapi juga harus mempunyai kemampuan yang bertaraf global dan internasional. Dengan adanya KPI yang sudah kita petakan juga, kita harap anak-anak ini dapat masuk perguruan tinggi top 10 nasional atau top 50 dunia, termasuk melalui skema beasiswa yang kredibel, ” sambutnya.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menyambut hangat kehadiran para orang tua siswa SMA Taruna Nusantara Kampus IKN Angkatan 36.

Menurut Troy, kehadiran para orang tua di Nusantara dapat menjadi kesempatan untuk melihat langsung perkembangan IKN dan membawa cerita yang sesuai dengan kenyataan kepada masyarakat setelah kembali ke daerah asal masing-masing.

“Tidak perlu ragu, anak-anak dari Bapak dan Ibu sekalian, saat ini sudah berada di tempat yang tepat, yaitu di Ibu Kota Nusantara. Saya harap juga dengan adanya Bapak dan Ibu disini bisa menjadi Duta IKN, yang menceritakan bagaimana kondisi IKN sekarang ini, termasuk meluruskan informasi mana yang benar dan mana yang salah,” ujarnya.

Kegiatan ini turut menghadirkan sosialisasi mengenai kolaborasi program yang dihadirkan antara SMA Taruna Nusantara Kampus IKN dan RSUP Kemenkes IKN. _Head of medical Service RSUP IKN Kemenkes_, drg. Tirta Asprimi Angraeni, M.KG., Sp. KG, menyampaikan rasa bangga atas kolaborasi antara RSUP Kemenkes IKN dan Klinik SMA Taruna Nusantara Kampus IKN, salah satunya sebagai rumah sakit mitra dalam memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan rujukan.

“Ini adalah suatu kebanggaan bisa menjadi bagian dari sejarah, ini yang kami rasakan sampai saat ini. Sejak bulan lalu, Bapak Kepala Sekolah intens berkoordinasi dengan kami, langsung datang ke rumah sakit kami.

Untuk itu, kita senang bisa membantu apa yang bisa kami berikan untuk anak-anak SMA Taruna Nusantara yang ada di IKN ini khususnya dalam Pelayanan Medik,” ulasnya.

Kesan kagum juga disampaikan Sutaryono, orang tua dari Athaya Azalia Arianda asal Brebes, Jawa Tengah. Setelah mendapatkan paparan dan melihat langsung kawasan Nusantara, ia mengaku semakin yakin menitipkan anaknya di SMA Taruna Nusantara Kampus IKN.

“Saya justru merasa terkesan dan kagum. Fasilitas sudah tersedia, kawasan ini luar biasa, dan Saya yakin lingkungan seperti ini akan memberikan pengaruh positif bagi mental anak saya,” tutupnya. (Adv)

Penulis: Humas Otorita IKN

Prabowo Nilai Indonesia Terlalu Lama Terpengaruh Ekonomi Neoliberal, Tegaskan Kembali ke UUD 1945

0
Foto: Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato dalam peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK). (Sumber: YT/Setpres RI)

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menilai arah kebijakan ekonomi Indonesia selama beberapa dekade terakhir terlalu dipengaruhi konsep ekonomi neoliberal. Menurutnya, kondisi tersebut perlu dikoreksi dengan mengembalikan sistem perekonomian nasional sesuai amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang menitikberatkan pada ekonomi kerakyatan.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

“Selama kurang lebih tiga puluh tahun terakhir, kita melihat perekonomian Indonesia banyak dipengaruhi paham ekonomi neoliberal yang sesungguhnya tidak sejalan dengan amanat UUD 1945,” ujar Prabowo.

Ia menegaskan pemerintah ingin mengembalikan arah pembangunan ekonomi kepada cita-cita para pendiri bangsa, yakni sistem yang memberikan ruang bagi seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi.

“Yang ingin kita bangun adalah ekonomi kekeluargaan dan ekonomi kerakyatan, di mana setiap unsur masyarakat mendapat kesempatan untuk ikut berkembang,” katanya.

Prabowo juga menilai para elite bangsa harus berani mengakui bahwa orientasi pembangunan ekonomi selama ini kurang tepat karena terlalu mengagumi model ekonomi negara-negara Barat.

“Kita harus mengakui bahwa kita pernah terlena. Seolah-olah sistem Barat adalah jalan tercepat menuju kesejahteraan, padahal setelah puluhan tahun kenyataannya tidak demikian,” ucapnya.

Menurut Prabowo, sejak awal dirinya telah meyakini bahwa kapitalisme neoliberal tidak akan mampu menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Saya sejak dulu berpendapat bahwa kapitalisme neoliberal tidak akan berhasil membawa kemakmuran bagi rakyat banyak,” tegasnya.

Melalui peringatan Hari Koperasi 2026, pemerintah menegaskan komitmennya memperkuat koperasi sebagai fondasi ekonomi kerakyatan. Berbagai kebijakan yang tengah disiapkan diharapkan mampu memperluas akses permodalan, meningkatkan daya saing koperasi, sekaligus mendorong pemerataan kesejahteraan di berbagai daerah. (Fajri)

Prabowo Tegaskan Akan Terus Berjuang demi Kemakmuran Rakyat di Peringatan Hari Koperasi

0
Foto: Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato dalam peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK). (Sumber: YT/Setpres RI)

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kesejahteraan masyarakat saat menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (12/7/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan amanah yang diberikan rakyat melalui jabatannya sebagai presiden akan digunakan sepenuhnya untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat luas.

“Saya menerima mandat dari rakyat Indonesia dan mandat itu akan saya jalankan sekuat tenaga. Saya akan berjuang sekuat tenaga untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat Indonesia,” ujar Prabowo.

Ia juga menilai sistem ekonomi yang terlalu berorientasi pada liberalisme selama puluhan tahun belum mampu menghadirkan pemerataan kesejahteraan bagi masyarakat. Karena itu, menurutnya, penguatan koperasi menjadi salah satu jalan untuk membangun ekonomi yang berpihak kepada rakyat.

“Saya sejak awal sudah mengingatkan bahwa paham kapitalisme neoliberal tidak akan berhasil dan tidak mungkin membawa kesejahteraan bagi rakyat banyak,” katanya.

Prabowo menambahkan bahwa koperasi memiliki kedekatan tersendiri dalam perjalanan hidupnya sehingga ia meyakini model ekonomi tersebut harus terus diperkuat sebagai fondasi ekonomi nasional.

“Koperasi bagi saya bukan sesuatu yang asing. Saya merasa koperasi adalah bagian dari keluarga saya,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, Prabowo menegaskan dirinya tidak memimpin untuk kepentingan kelompok atau partai politik tertentu, melainkan untuk seluruh rakyat Indonesia.

“Saya bukan Presiden Gerindra. Saya adalah Presiden Republik Indonesia untuk seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.

Peringatan yang digelar tahun ini merupakan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 dengan tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”. Acara berlangsung di Indonesia Arena, Kompleks GBK, Jakarta, dan dihadiri sekitar 20 ribu peserta.

Selain Presiden Prabowo Subianto, hadir pula Menteri Koperasi Ferry Juliantono, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, pengurus Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), serta perwakilan gerakan koperasi dari berbagai daerah di Indonesia. (Fajri)

BPBD Samarinda Siapkan Relawan Kelurahan Hadapi Ancaman Karhutla

0
Kepala Pelaksana BPBD Kota Samarinda, Suwarso, saat memberikan keterangan terkait kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran lahan di musim kemarau. (Abdi/Media Kaltim)

SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda melalui instansi terkait terus memperkuat sistem mitigasi dan kolaborasi untuk mengantisipasi ancaman kebakaran lahan selama musim kemarau. Selain menyiagakan personel gabungan, pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tidak lagi membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda, Suwarso, mengatakan langkah mitigasi telah dilakukan hingga tingkat kelurahan melalui pembentukan Kelurahan Tanggap Bencana sebagai garda terdepan penanganan awal.

“Nah ini sudah kita mitigasi melalui kelompok-kelompok Kelurahan Tanggap Bencana. Itu sebagai piranti yang paling depan untuk memitigasi sekaligus untuk melaksanakan penanganan-penanganan skala kecil,” kata Suwarso.

Apabila kebakaran berkembang dan tidak dapat ditangani di tingkat kelurahan, BPBD telah menyiapkan sistem koordinasi bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Manggala Agni untuk melakukan penanganan secara cepat.

“Tapi dari BPBD Kota Samarinda sendiri, termasuk sudah koordinasi dengan Damkar dan Manggala Agni, itu kita sudah menyiapkan jika terjadi sesuatu kebakaran lahan maka semua siap untuk bergerak,” jelasnya.

Suwarso menegaskan kesiapsiagaan pemerintah harus diimbangi dengan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan pembakaran, baik untuk membersihkan sampah maupun membuka lahan pertanian.

“Imbauan masyarakat tidak bosan-bosan kita menyampaikan, supaya tidak membakar sampah di lahan maupun di TPS, termasuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Itu dihindari,” tegasnya.

Ia mengingatkan, praktik membakar lahan pernah menimbulkan korban jiwa di Samarinda sehingga masyarakat diminta tidak mengulangi kesalahan yang sama.

“Karena di berbagai pengalaman tidak sekadar membakar hutan, bahkan sampai beberapa tahun yang lalu ada korban meninggal karena membakar lahan dan dia terkurung asap. Itu terjadi di Sambutan. Itu dijadikan pengalaman supaya tidak melakukan itu lagi,” ujarnya.

Sebagai alternatif, Suwarso mendorong masyarakat menerapkan metode pengelolaan lahan yang lebih ramah lingkungan. Menurutnya, sisa tanaman tidak perlu dibakar karena masih dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik.

“Kan sebetulnya cara-cara menanam itu tidak harus membakar. Bahkan secara organik, sisa-sisa tanaman tersebut bisa digunakan untuk pupuk sebenarnya,” tutupnya.

Pewarta: Abdi
Editor: Agus S.

Mobil Grand Livina Terperosok di Jalur Air Terjun Tembinus, Tak Ada Korban

0
Kondisi mobil Nissan Grand Livina yang mengalami kecelakaan tunggal di jalur menuju Air Terjun Tembinus, Kecamatan Sepaku, Minggu (13/7/2026). (Humas Polresta IKN)

NUSANTARA – Kecelakaan lalu lintas tunggal menimpa sebuah mobil Nissan Grand Livina di jalur menuju Air Terjun Tembinus, Kecamatan Sepaku, Minggu (13/7/2026) sekitar pukul 13.00 WITA.

Diduga kendaraan hilang kendali saat melintasi jalan berkerikil dan sedikit menanjak. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Polresta Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi untuk mengamankan area dan membantu proses evakuasi kendaraan.

Di lokasi kejadian, mobil bernomor polisi KT 1014 NE warna abu-abu metalik itu terperosok ke dalam parit di sisi kiri jalan. Proses evakuasi dilakukan menggunakan mobil crane dan dibantu tali derek.

Polresta Kawasan IKN menerima laporan masyarakat melalui Call Center Polri 110. Setelah informasi diverifikasi oleh petugas SPKT, laporan diteruskan kepada Perwira Pengawas (Pawas) yang kemudian mengerahkan personel Patroli Respons Cepat dan Satlantas ke lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, petugas mengamankan area, berkoordinasi dengan pihak Otorita IKN, serta membantu proses evakuasi kendaraan. Berkat kerja sama seluruh pihak, kendaraan berhasil dievakuasi dan arus lalu lintas kembali normal.

Kapolresta Kawasan Ibu Kota Nusantara, Kombes Pol. Supriyanto, S.I.K., M.Si., mengatakan layanan Call Center Polri 110 merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan yang cepat dan responsif kepada masyarakat.

“Polresta Kawasan Ibu Kota Nusantara berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui Call Center Polri 110. Setiap laporan yang diterima akan segera ditindaklanjuti oleh personel di lapangan secara cepat, profesional, humanis, dan sesuai prosedur, sehingga kehadiran Polri benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Polresta Kawasan IKN mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 apabila menemukan atau mengalami kejadian yang membutuhkan kehadiran kepolisian.

Layanan tersebut beroperasi selama 24 jam untuk memberikan pelayanan cepat demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Ibu Kota Nusantara.

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S.

Rumah Ditinggal Kondangan Dibobol, Dua Pelaku Diciduk Polisi

0
Dua tersangka kasus pencurian rumah kosong yang berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Muara Kaman beserta barang bukti hasil kejahatan. (Istimewa)

TENGGARONG – Sebuah rumah di Desa Muara Kaman Ulu, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar), menjadi sasaran pencurian saat pemiliknya menghadiri pesta pernikahan di Tenggarong.

Aksi tersebut akhirnya terungkap setelah Unit Reskrim Polsek Muara Kaman menangkap dua pria berinisial FA (41) dan S (37). Keduanya kini telah diamankan bersama sejumlah barang bukti dan menjalani proses hukum.

Pelaksana Sementara (Ps) Kapolsek Muara Kaman, IPTU Herwin, mengatakan pengungkapan kasus bermula dari laporan korban yang baru mengetahui rumahnya dibobol setelah kembali dari Tenggarong.

Korban sebelumnya meninggalkan rumah selama beberapa hari untuk menghadiri acara pernikahan. Kondisi rumah yang kosong diduga dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya tanpa diketahui pemilik maupun warga sekitar.

“Korban mendapati rumahnya telah dimasuki pencuri ketika pulang setelah beberapa hari menghadiri acara pernikahan di Tenggarong,” ujar IPTU Herwin, Minggu (12/7/2026).

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti Unit Reskrim Polsek Muara Kaman dengan melakukan penyelidikan. Dari hasil pengumpulan keterangan dan bukti di lapangan, polisi berhasil mengidentifikasi dua orang yang diduga terlibat dalam pencurian tersebut.

Penyidikan kemudian mengungkap kedua pelaku memiliki peran berbeda. FA bertugas mengamati dan mencari rumah yang ditinggalkan pemiliknya sebelum melakukan pembobolan. Sementara itu, S berperan membantu menggadaikan dan menjual barang hasil curian kepada pihak lain.

Modus tersebut diduga dilakukan agar barang hasil kejahatan cepat berpindah tangan dan menyulitkan proses pelacakan.

Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit laptop Asus, dua tabung gas elpiji 3 kilogram, satu joran pancing, dan satu tas laptop.

“Seluruh barang bukti bersama kedua tersangka kini diamankan di Mapolsek Muara Kaman sebagai bagian dari proses penyidikan,” katanya.

IPTU Herwin menegaskan pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam merespons laporan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif di wilayah hukum Polsek Muara Kaman.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat meninggalkan rumah dalam waktu lama karena pelaku kejahatan kerap memanfaatkan rumah kosong sebagai sasaran.

Sebelum bepergian, warga diminta memastikan seluruh pintu dan jendela telah terkunci dengan baik. Selain itu, pemilik rumah juga disarankan menitipkan pengawasan rumah kepada tetangga maupun ketua RT setempat.

“Kami mengimbau masyarakat memastikan rumah yang ditinggalkan telah terkunci dengan baik. Bila memungkinkan, titipkan pengawasan rumah kepada tetangga atau ketua RT setempat agar keamanannya lebih terpantau,” pungkasnya.

Penulis: Ady Wahyudi
Editor: Agus S.

Marciano Norman Lantik Pengurus Baru KONI Kaltim Malam Ini

0
Ketua KONI Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman meninjau Aubry Sport Center di Jalan Ir. Juanda, Samarinda, usai tiba di Kalimantan Timur, Minggu (12/7/2026). (Istimewa)

SAMARINDA – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur, H. Anderiy, S.T., menyambut langsung kedatangan Ketua KONI Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman, di Bandara APT Pranoto Samarinda, Minggu (12/7/2026).

Penyambutan berlangsung hangat dengan prosesi pengalungan kalung kehormatan yang dilakukan langsung oleh Anderiy kepada Marciano Norman. Dalam kunjungan kerja tersebut, Ketua KONI Pusat didampingi Wakil Ketua Umum KONI Pusat beserta jajaran pengurus lainnya.

Usai tiba di Samarinda, Marciano Norman juga meninjau Aubry Sport Center di Jalan Ir. Juanda sebelum menghadiri agenda pelantikan pengurus KONI Kalimantan Timur.

Rombongan KONI Pusat dijadwalkan melantik secara resmi kepengurusan KONI Kaltim masa bakti 2026–2030 pada Minggu malam di Pendopo Lamin Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kalimantan Timur.

H. Anderiy menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua KONI Pusat di Bumi Etam. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh insan olahraga di Kalimantan Timur.

“Ini merupakan kehormatan besar bagi KONI Kaltim. Kehadiran Ketua KONI Pusat secara langsung menjadi motivasi luar biasa bagi seluruh insan olahraga di daerah untuk terus meningkatkan prestasi dan memperkuat sistem pembinaan atlet,” ujarnya.

Pelantikan pengurus KONI Kaltim periode 2026–2030 dinilai menjadi momentum penting dalam menentukan arah pembinaan olahraga daerah selama empat tahun ke depan. Kepengurusan baru di bawah kepemimpinan H. Anderiy diharapkan mampu melanjutkan pembinaan atlet usia dini secara berkelanjutan serta meningkatkan prestasi Kalimantan Timur di berbagai ajang olahraga tingkat nasional maupun internasional.

Selain agenda pelantikan, kunjungan kerja tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi antara KONI Pusat dan KONI Kaltim dalam mempersiapkan atlet menghadapi berbagai kejuaraan nasional mendatang.

Dengan dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, pengurus cabang olahraga, serta seluruh pemangku kepentingan, KONI Kaltim optimistis dapat mempertahankan sekaligus meningkatkan posisinya sebagai salah satu daerah penghasil atlet berprestasi di Indonesia.

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S.

Polisi Masih Dalami Tiga Kasus Korupsi, Penetapan Tersangka Belum Diumumkan

0

Pembaca Setia Koran Nusantara!

Ingin tahu kabar terkini dari Koran Digital Koran Nusantara?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper lengkap
https://koran.koranusantara.com/

📱 Versi Mobile
https://digital.koranusantara.com/kn11juli2026/mobile/

Komisi VII DPR RI Apresiasi Tingginya TKDN, Dorong Penguatan UMKM dan Pariwisata di IKN

0
Kunjungan Komisi VII DPR RI ke IKN, melihat langsung pembangunan gedung dan kawasan legislatif. Dewan mengapresiasi TKDN yang dilibatkan. (Foto: Humas OIKN)

NUSANTARA – Komisi VII DPR RI mengapresiasi tingginya Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), sekaligus mendorong penguatan peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pengembangan sektor pariwisata sebagai bagian dari pembangunan ekonomi kawasan. Apresiasi tersebut disampaikan saat kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke IKN pada Jumat (10/07/2026).

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengatakan, kunjungan ini merupakan kunjungan perdana Komisi VII DPR RI ke IKN untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan kawasan ibu kota baru.

“Kami sangat senang tentunya mendengar bahwa adanya TKDN yang cukup tinggi. Apakah itu dalam pengadaan barang maupun juga pelibatan dari masyarakat lokal, material, perlengkapan dan seterusnya dalam pembangunan IKN ini,” ujar Rahayu di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), IKN.

Selain mengapresiasi pembangunan fisik,Rahayu menekankan bahwa pembangunan IKN perlu diiringi dengan penguatan ekosistem ekonomi yang inklusif melalui pelibatan UMKM dan Industri Kecil dan Menengah (IKM). Menurutnya, keberadaan UMKM harus menjadi bagian penting dari pertumbuhan ekonomi di IKN.

“Jangan sampai UMKM ini tidak ada ruang di IKN. Karena tentunya mereka adalah usaha yang cukup besar jumlahnya lebih dari 90 persen bahkan bisa dikatakan 97 persen jenis usaha yang ada di Indonesia ini adalah UMKM. Jadi kita sudah menyampaikan tentunya kepada Pak Basuki sebagai Kepala OIKN untuk terus bisa memperhatikan kedepannya bukan hanya dari segi kesiapan fisik saja tapi juga bagaimana untuk terus pelibatan dari masyarakat lokal juga maupun UMKM kita. Sekali lagi kita apresiasi TKDN yang cukup tinggi,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa Otorita IKN telah menjalankan berbagai program untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM lokal agar mampu menjadi bagian dari ekosistem ekonomi Nusantara.

Salah satunya dilakukan melalui pelatihan kuliner dengan menghadirkan chef profesional guna meningkatkan kualitas produk dan layanan pelaku usaha lokal sehingga mampu memenuhi kebutuhan konsumsi di kawasan IKN.

“Sekarang konsumsi kegiatan di IKN tidak lagi didatangkan dari Balikpapan. Ibu-ibu Dharma Wanita mengumpulkan pelaku kuliner dari kawasan sekitar, kemudian kami menghadirkan chef untuk melatih mereka agar mampu mengembangkan usahanya. Kami ingin mereka tidak hanya berkembang di sektor kuliner, tetapi juga pada berbagai bidang usaha lainnya,” kata Basuki.

Selain peningkatan kapasitas, Otorita IKN juga memperluas akses pasar bagi UMKM melalui penyediaan booth usaha yang dikelola bersama mitra pembangunan. Salah satunya melalui kerja sama dengan Artha Graha Network yang tengah mengembangkan Nusantara Park seluas 3,8 hektare sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat.

Berbagai program pemberdayaan lainnya juga terus dijalankan, antara lain pelatihan UMKM, pelatihan hospitality, pengembangan IKN Digital Community, fasilitasi promosi produk, pendampingan sertifikasi halal, hingga workshop kewirausahaan bekerja sama dengan Bank Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Rahayu juga menilai IKN memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata baru sekaligus pusat penyelenggaraan kegiatan Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE). Menurutnya, daya tarik IKN sudah mulai terbentuk bahkan sebelum seluruh fungsi pemerintahan berpindah secara penuh.

“Sebelum kita berfungsi maksudnya eksekutif, legislatif, yudikatif sebenernya ada kesempatan nanti Pak untuk membuka terlebih dahulu untuk pengunjung bisa datang itu ada kesempatan juga untuk UMKM bisa mulai menata mau masuk di mana” ujar Rahayu.

Ia menambahkan, konsep pembangunan IKN yang memadukan arsitektur modern dengan identitas Indonesia menjadi keunggulan tersendiri. Ke depan, keberadaan hotel, fasilitas MICE, serta kawasan konservasi satwa endemik diyakini akan semakin memperkuat daya saing IKN sebagai destinasi baru berkelas dunia.

“Tentunya ini akan menjadi daya tarik untuk Kalimantan Timur, daya tarik untuk Balikpapan dan Samarinda. Tadi kita juga sudah mencoba jalan tolnya sangat lancar, mulus, luas sekali. Jadi saya rasa ini mudah-mudahan ini bisa menambah animo bukan hanya lokal tapi juga dari internasional untuk melihat wah ini ada Ibu Kota Negara yang baru yang sangat futuristik juga,” ujar Rahayu.

Rahayu optimistis pembangunan IKN yang mengedepankan konsep modern, hijau, dan tetap menampilkan identitas Indonesia akan menjadikan Nusantara sebagai pusat berbagai kegiatan internasional sekaligus kebanggaan seluruh masyarakat Indonesia.

“Sabar karena tentunya masih dalam rangka untum pembangunan. Nantikan karena ini sangat luar biasa dan tidak seperti kota-kota di Indonesia yang lainnya tetapi sangat merepresentasikan dan saya rasa semua akan bangga bahwa Indonesia punya IKN,” tutup Rahayu. (adv)

Penulis: Humas OIKN

Polisi Masih Dalami Tiga Kasus Korupsi, Penetapan Tersangka Belum Diumumkan

0
Foto: Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers terkait penggeledahan beberapa hari ini. (Foto: Fajri/Media Kaltim)

JAKARTA – Polda Metro Jaya memastikan penyidikan terhadap tiga perkara dugaan korupsi yang ditangani bersama Kortastipidkor Polri masih terus berlangsung. Hingga kini, penyidik belum mengumumkan pihak yang akan ditetapkan sebagai tersangka karena proses pendalaman masih dilakukan.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan penyidik masih melengkapi seluruh alat bukti sebelum mengambil langkah hukum berikutnya.

“Kami akan menyampaikan untuk tersangka perkara ini di tahap berikutnya,” kata Budi dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (10/7/2026).

Menurutnya, penyidikan saat ini difokuskan pada pendalaman seluruh fakta dan barang bukti agar penanganan perkara dilakukan secara menyeluruh.

“Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman. Kita sama-sama menghormati, memberi ruang kepada teman-teman penyidik untuk menyelesaikan tugasnya secara komprehensif dan paripurna,” ujarnya.

Budi menambahkan perkembangan terbaru akan disampaikan kepada publik setelah penyidik menyelesaikan tahapan yang sedang berjalan.

“Ini akan kami sampaikan ke teman-teman sekalian dalam waktu dekat,” lanjutnya.

Ketiga perkara yang sedang diusut meliputi dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam pengadaan batu bara untuk PLTU periode 2018–2026 yang diduga berkaitan dengan peristiwa blackout, dugaan korupsi pengelolaan PT Asabri periode 2020–2025, serta dugaan korupsi dalam penyelesaian utang PT CBS kepada PT Krakatau National Industrial (KNI) pada periode 2020–2022.

Untuk kepentingan penyidikan, tim gabungan Kortastipidkor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah menggeledah 13 lokasi di Jakarta dan Bogor. Dari rangkaian penggeledahan tersebut, penyidik menyita barang bukti dengan nilai mencapai sekitar Rp543,2 miliar.

Barang bukti itu meliputi uang tunai Rp476 miliar yang ditemukan di sebuah rumah di kawasan Sentul, uang tunai valuta asing senilai sekitar Rp60 miliar dari sebuah kafe di Cipete, serta Rp7,2 miliar yang diamankan dari sebuah money changer di Cipete Selatan.

Selain itu, polisi juga menyita 74 kilogram emas batangan, puluhan dokumen transaksi, komputer, telepon seluler, laptop, serta sejumlah media penyimpanan elektronik yang kini masih dianalisis untuk kepentingan penyidikan. (Fajri/MK/KN)