Beranda blog Halaman 131

BBPJN Fungsionalkan 5,85 Km Jalan KIPP, Dukung Konektivitas IKN

0

NUSANTARA – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur kembali memfungsikan ruas jalan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN) sepanjang 5,85 kilometer selama libur Lebaran 2026.

Kepala BBPJN Kaltim, Yudi Hardiana, mengatakan pembukaan ruas jalan fungsional ini bertujuan mendukung kelancaran konektivitas jaringan jalan di kawasan KIPP.

“Ini juga agar memudahkan mobilitas masyarakat dan pengunjung yang ingin melihat perkembangan pembangunan IKN di libur Lebaran,” ujarnya, Senin (23/3/2026).

Meski masih dalam tahap penyelesaian, ruas jalan tersebut sudah dapat dimanfaatkan secara terbatas guna menunjang aksesibilitas kawasan.

Adapun ruas jalan yang difungsikan meliputi tujuh segmen, yakni West Resident (ROW 44B) sepanjang 1.075 meter, West Resident (ROW 24B4) sepanjang 688 meter, West Resident (ROW 24B3) sepanjang 820 meter, Precinct Core & Sumbu Tripraja (2.1 ROW 24) sepanjang 1.198 meter, Precinct Core & Sumbu Tripraja (2.3 ROW 16) sepanjang 780 meter, Precinct Core & Sumbu Tripraja (2.10 ROW 54) sepanjang 485 meter, serta Precinct Core & Sumbu Tripraja (2.2 ROW 24) sepanjang 800 meter.

Dengan dibukanya tujuh ruas jalan tersebut, diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan kelancaran lalu lintas di kawasan IKN, sekaligus mendukung aktivitas pembangunan dan kunjungan masyarakat.

BBPJN Kaltim juga mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati saat melintasi jalur tersebut, mengingat beberapa segmen masih dalam proses pengerjaan.

“Tetap patuhi rambu-rambu, jangan laju berkendara,” tegasnya.

BBPJN menegaskan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur jalan guna mendukung konektivitas dan percepatan pembangunan kawasan IKN.

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

H+7 Diprediksi Puncak Arus Balik, DPRD Kutim Soroti Jalan Rusak

0

SANGATTA – Arus balik Lebaran 1447 Hijriah di Kutai Timur diprediksi mencapai puncaknya pada H+7. Lonjakan kendaraan yang kembali dari kampung halaman menjadi perhatian serius DPRD Kutim, terutama terkait potensi kepadatan dan kondisi infrastruktur jalan.

Ketua DPRD Kutim, Jimmi, mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan agar tidak terjadi penumpukan di jalur utama.

“Jangan menumpuk di satu waktu. Kalau bisa diatur, berangkat lebih awal atau setelah puncak arus balik,” ujarnya, Senin (23/3/2026).

Selain potensi kemacetan, kondisi jalan lintas provinsi di wilayah Kutim juga menjadi sorotan. Sejumlah ruas dilaporkan mengalami kerusakan yang berisiko membahayakan pengguna jalan, terlebih saat volume kendaraan meningkat signifikan.

“Memang ada beberapa ruas jalan yang kondisinya kurang bagus, jadi perlu ekstra hati-hati,” katanya.

Tak hanya itu, Jembatan Kandolo di Kecamatan Teluk Pandan juga masuk dalam kategori titik rawan. Struktur jembatan dinilai cukup berisiko, khususnya bagi kendaraan berat maupun saat kondisi cuaca tidak bersahabat.

DPRD Kutim berharap pemerintah dan instansi terkait segera melakukan langkah penanganan, minimal perbaikan darurat, guna memastikan kelancaran dan keselamatan arus balik.

“Mudah-mudahan segera ada penanganan, supaya masyarakat merasa lebih aman saat melintas,” tambahnya.

Jimmi juga menekankan pentingnya disiplin pengendara selama perjalanan. Ia mengingatkan agar pengguna jalan tidak memaksakan diri, tidak saling mendahului secara sembarangan, serta tetap mematuhi rambu lalu lintas.

“Tertib di jalan, saling menghargai. Jangan terburu-buru, karena libur Lebaran masih panjang,” pungkasnya.

Pewarta: Ramlah
Editor: Agus S

Salat Id Perdana di Masjid IKN Catat Sejarah, Jemaah Membludak

0

NUSANTARA – Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN) mencatat sejarah religius pertamanya dengan pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026). Ribuan jemaah dari dalam maupun luar Kalimantan Timur memadati masjid berarsitektur ikonik tersebut.

Sejak dini hari, jemaah telah berdatangan. Bahkan sebagian memilih tiba lebih awal demi mendapatkan tempat parkir dan posisi salat yang strategis.

“Kami jam 3 sudah di sini, takut tidak kebagian parkir. Dari penginapan berangkat setengah tiga, bareng keluarga dari Kalimantan Tengah,” ujar Mahmudin, salah satu jemaah.

Antusiasme tinggi membuat area parkir penuh sejak subuh. Jemaah yang datang kemudian diarahkan menggunakan bus menuju area masjid. Untuk mengurai kepadatan, arus lalu lintas di Jalan Sepaku Raya juga sempat dialihkan melalui jalur bundaran Sumbu Barat menuju kawasan Precinct Core dan Sumbu Tripraja.

Dalam khutbahnya, khatib Prof Muhammad Abzar Duraesa mengajak jemaah mensyukuri momentum Idulfitri sebagai hari kemenangan setelah menjalani ibadah Ramadan.

“Ini sejarah pertama kita melaksanakan Salat Idulfitri di Masjid Negara IKN. Mari kita bersukacita setelah sebulan menahan diri dan mengendalikan ego,” ujarnya.

Sebelum pelaksanaan salat, panitia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaah yang telah meramaikan kegiatan Ramadan di Masjid Negara IKN, mulai dari salat wajib hingga tarawih yang diisi imam dari Masjid Istiqlal Jakarta.

Salat Idulfitri dipimpin imam Dr Ahmad Muzakir, sementara khatib cadangan Ustaz Dr M Aroka Fadli. Sejumlah petugas turut terlibat, termasuk bilal dan pembawa acara yang memastikan rangkaian ibadah berjalan tertib.

Sejumlah pejabat Otorita IKN turut hadir dalam momen bersejarah tersebut, termasuk Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono. Usai pelaksanaan salat, Basuki juga menyempatkan diri berinteraksi dan berfoto bersama jemaah.

Pelaksanaan Salat Idulfitri perdana di Masjid Negara IKN ini tidak hanya menjadi simbol dimulainya kehidupan sosial-keagamaan di ibu kota baru, tetapi juga menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk menjadi bagian dari sejarah Nusantara.

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

UMKM di Wilayah Kampung Harus Ditingkatkan

BERAU – Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah menyoroti potensi yang dimiliki Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Berau dalam menciptakan lapangan pekerjaan.

Menurutnya, dalam kondisi seperti itu, peran kepala kampung dalam mengembangkan UMKM dinilai sangat penting.

UMKM memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian Berau yang kaya akan sumber daya alam dan memiliki beragam potensi bisnis lokal.

Dalam konteks ini, kepala kampung di Berau diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam memfasilitasi pengembangan UMKM di tingkat lokal.

“Saya mengajak para kepala kampung untuk aktif dalam mengidentifikasi potensi-potensi UMKM yang ada di wilayah mereka dan memberikan dukungan serta bimbingan yang dibutuhkan bagi para pelaku usaha mikro di kampung,” ujarnya.

Dikatakannya, kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan pelaku UMKM untuk menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan UMKM juga sangat penting dilakukan.

Dengan demikian, diharapkan UMKM di Bumi Batiwakkal dapat berkembang lebih pesat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat. Peningkatan dukungan dan perhatian terhadap UMKM menjadi salah satu fokus utama dalam upaya membangun ketahanan ekonomi daerah, terutama di tengah tantangan ekonomi global yang terus berubah.

“Saya berharap semua kades bisa menangkap peluang untuk meningkatkan UMKM di masing-masing kampung mereka,” tandasnya. (adv)

Soal Rawan Pangan, Elita: Cegah lewat Potensi Pertanian

BERAU – Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina menyoroti sejumlah kampung berstatus rawan pangan di Kabupaten Berau. Kondisi ini menjadi perhatian serius untuk dituntaskan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.

Elita menyebut jika dibiarkan, maka ketahanan pangan akan terus menurun. Sebab, pangan adalah kebutuhan dasar manusia yang tidak hanya mencakup aspek psikologis, tetapi juga berdampak langsung pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Masalah pangan bukan sekadar tentang kebutuhan pokok, tapi bisa menjadi pemicu krisis pangan dan masalah gizi,” ujar Elita.

Untuk itu, infrastruktur menjadi faktor utama dalam mendistribusikan bahan pangan ke daerah terpencil di Kabupaten Berau.

Guna mengatasi masalah ini, Elita menekankan pentingnya dukungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam menggali potensi setiap kampung agar terbebas dari status rawan pangan.

“OPD perlu meningkatkan semangat masyarakat dan menggali potensi yang ada di tiap kampung agar masalah pangan bisa tertangani,” tuturnya.

Ia juga mendorong OPD untuk menjalin kerja sama lintas sektoral yang lebih aktif. “Kami di DPRD siap mendukung, baik melalui kebijakan maupun alokasi anggaran yang diperlukan,” pungkasnya. (adv)

Peri: Pastikan Anak-Anak Mendapatkan Imunisasi Lengkap

BERAU – Anggota Komisi I DPRD Berau, Peri Kombong menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Berau untuk memberikan imunisasi lengkap kepada anak-anak mereka.

Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesehatan anak dan menjaga agar terhindar dari berbagai macam penyakit, termasuk penyakit menular. “Imunisasi merupakan satu upaya preventif yang efektif dalam pencegahan penyebaran penyakit,” ucapnya.

Dengan memberikan imunisasi lengkap, anak-anak akan terlindungi dari berbagai penyakit berbahaya, seperti polio, difteri, tetanus, dan lainnya sebagainya. “Untuk itu, kami mengingatkan kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan anak melalui imunisasi,” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan program imunisasi yang dilakukan oleh pemerintah telah terbukti efektif dalam menurunkan angka penularan penyakit pada anak-anak.

Oleh karena itu, ia berharap agar masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam program tersebut. Karena peran masyarakat sangat penting sebagai bentuk pencegahan awal untuk penyakit pada anak.

Dirinya menekankan pentingnya peran orang tua dalam memastikan anak-anak mereka mendapatkan imunisasi lengkap sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Hal ini akan membantu meningkatkan kekebalan tubuh anak-anak dan mencegah terjadinya wabah penyakit.

Dengan adanya kesadaran masyarakat untuk memberikan imunisasi lengkap bagi anak-anak, ia berharap masyarakat Berau dapat terhindar dari penyebaran penyakit menular yang dapat membahayakan kesehatan anak-anak. “Upaya ini juga diharapkan dapat mendukung program pemerintah dalam mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas,” tandasnya. (adv)

KPK Dalami Motif THR Fantastis Bupati Cilacap untuk Forkopimda

Pembaca Setia Koran Nusantara!

Ingin tahu kabar terkini dari Koran Digital Koran Nusantara?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper Lengkap
https://koran.koranusantara.com/

📱 Versi Mobile
https://koran.koranusantara.com/

Viral Konvoi Remaja dengan Flare, Polisi Amankan 17 Orang

0

JAKARTA – Polisi menangkap 17 remaja yang membawa kembang api dan petasan pada Minggu (15/3) malam demi menegakkan ketertiban umum di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

“Untuk para pelaku sendiri yang kami amankan total 17 remaja,” kata Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Dia mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (15/3) sekitar pukul 22.00 WIB di pertigaan Jalan Swadarma Raya dan Jalan Ciledug Raya, Kelurahan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Pengungkapan kasus itu berawal dari laporan masyarakat melalui media sosial Instagram terkait adanya segerombolan remaja yang melakukan konvoi tanpa izin.

Segerombolan remaja itu dilaporkan melakukan konvoi tanpa izin dengan menggunakan flare atau kembang api yang ditembakkan ke jalan, sehingga mengganggu ketertiban umum.

Para remaja yang melakukan konvoi hingga menutup jalan serta menyalakan petasan tersebut berasal dari tiga kelompok berbeda.

Menurut Seala, mereka berasal dari wilayah Jakarta Barat dan berencana menuju Tangerang. Dia juga memastikan tidak ada pelaku yang berasal dari Pesanggrahan.

“Jadi, para remaja tersebut ingin mengarah ke Tangerang. Para remaja tersebut berasal dari wilayah Jakarta Barat,” ujar Seala.

Polisi kemudian melakukan penindakan dengan menggunakan metode Scientific Crime Investigation (SCI) setelah video tersebut viral di media sosial.

Dalam pengungkapan kasus itu, polisi mengamankan sebanyak 17 remaja beserta sejumlah barang bukti, di antaranya bendera kelompok, telepon genggam, dan sepeda motor.

Seala menambahkan kendaraan bermotor yang digunakan para remaja tersebut juga dikenai sanksi tilang karena tidak sesuai ketentuan.

“Sanksi yang kami berikan itu sanksi berupa kerja sosial, yaitu membersihkan lingkungan selokan di sekitar Pospam, karena kami juga mengingat ini bulan Ramadan, dan kami juga sudah berkoordinasi dengan Kasudin Pendidikan Jakarta Barat,” ungkap Seala.

Terkait motif, dia menyebutkan para remaja itu melakukan aksi tersebut untuk mencari pengakuan.

“Untuk motifnya sendiri, yang anak-anak itu lakukan adalah mencari validasi karena namanya remaja,” tutur Seala.

Dia juga mengungkapkan adanya indikasi potensi aksi lanjutan yang mengarah pada tawuran, sehingga polisi melakukan langkah pencegahan.

Seala mengatakan konvoi tersebut berpotensi membahayakan karena penggunaan kembang api dan petasan di jalan umum dapat memicu kebakaran hingga gangguan jaringan listrik.

Saat penangkapan, kata dia, kepolisian juga menghadirkan orang tua dari para remaja tersebut. Para orang tua itu mengaku tidak mengetahui aktivitas anaknya saat keluar rumah pada malam hari.

“Hanya izin keluar malam, tapi tidak mengetahui kegiatannya ternyata seperti ini,” kata Seala.

Dia pun mengimbau masyarakat agar tidak melakukan kegiatan serupa karena dapat membahayakan diri sendiri dan juga orang lain.  (ANT/KN)

Pantau Mudik, Menhub Pastikan Pelabuhan Merak dan Ciwandan Kondusif

0

JAKARTA – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol. Agus Suryonugroho dan beberapa stakeholder terkait meninjau Pelabuhan Merak dan Ciwandan, Banten, pada Rabu (18/3/2026) dini hari.

Kunjungan pertama adalah Pelabuhan Merak. Di sana, Kakorlantas bersama Menhub meninjau situasi pelabuhan dan menyapa para pemudik.

Menhub Dudy Purwagandhi mengatakan bahwa berkat koordinasi yang sangat baik dengan Korlantas Polri dan Polda Banten, masyarakat yang menuju ke arah Merak dapat melakukan perjalanan dengan lancar.

“Insya Allah tidak terjadi gangguan apa pun di jalan dan juga begitu sampai di sini, di Pelabuhan Merak, kapal-kapal sudah kami siapkan sehingga tidak padat,” katanya.

Ia juga mengimbau para pemudik untuk mengikuti arahan dari petugas di lapangan serta tidak memaksakan perjalanan apabila perlu beristirahat.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo mengatakan bahwa Selasa (17/3) malam adalah puncak pergerakan masyarakat di Pelabuhan Merak.

“Tercatat dari jam 8 pagi tadi sampai dengan jam 8 malam itu 12.680-an dan ini mungkin kalau diakumulasikan sampai hari ini mungkin sudah 13.000 kendaraan yang sudah reservasi,” katanya.

Sementara itu, Kakorlantas Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengatakan bahwa negara hadir untuk memastikan perjalanan berangkat dan balik pemudik berjalan dengan lancar.

“Karena mudik dan balik ini adalah perjalanan yang penuh kebahagiaan, perjalanan yang rindu, rindu dengan keluarganya, rindu dengan kampung halamannya, dan negara hadir untuk menjamin itu,” katanya.

Kunjungan kedua adalah Pelabuhan Ciwandan. Di sana, Menhub, Kakorlantas, dan beberapa stakeholder terkait menyapa para pemudik yang menggunakan sepeda motor dan melepas langsung keberangkatan para pemudik.

Menhub mengatakan bahwa proses keberangkatan para pemudik dari pelabuhan menuju kapal berjalan dengan lancar.

“Tadi saudara-saudara kita yang berkendara roda dua bisa dengan cepat kita naikkan ke kapal dan tidak terjadi penumpukan ataupun kemacetan yang ada di pelabuhan ini,” katanya.

Selain itu, perjalanan pemudik dari rumah menuju pelabuhan juga berjalan lancar tanpa kendala.

“Ini menunjukkan bahwa pengaturan selama mudik kali ini sampai sejauh ini berjalan dengan baik. Terima kasih kepada Polri dalam hal ini Korlantas, Polda Banten, dan juga stakeholder lain, ada Pelindo sebagai pemilik Pelabuhan Ciwandan, kemudian juga ASDP yang menyediakan kapal-kapalnya,” katanya.

Ia berharap, arus mudik ke depannya akan semakin baik dan lancar. (ANT/KN)

Arus Mudik Melonjak, Lalu Lintas MBZ Tembus 101 Persen

0

BEKASI – PT. Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) mencatat volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Ruas Jalan Layang Mohammed Bin Zayed atau MBZ melonjak hingga 101 persen pada H-5 Idulfitri 1447 Hijriah bertepatan Senin (16/2/2026).

“Lonjakan signifikan volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Ruas MBZ ini menunjukkan mobilitas pemudik kembali tinggi pada periode pekan gelombang kedua puncak arus mudik,” kata GM Operasi dan Pemeliharaan PT. JJC Desti Anggraeni di Bekasi, Selasa.

Ia menjelaskan, mengacu data lalu lintas, volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju Cikampek melalui Ruas Jalan Layang MBZ tercatat sebanyak 44.075 kendaraan, meningkat 101,33 persen dari lalu lintas normal sebesar 21.892 kendaraan.

Sementara itu, volume lalu lintas kendaraan menuju Jakarta juga mengalami peningkatan yakni sebanyak 29.796 kendaraan, naik 26,01 persen dibandingkan lalu lintas normal yang mencapai 23.646 kendaraan.

Secara keseluruhan, total kendaraan yang melintas Ruas Jalan Layang MBZ pada kedua arah mencapai 73.871 kendaraan. Peningkatan volume lalu lintas ini menunjukkan tinggi mobilitas kendaraan masyarakat menjelang Hari Raya Lebaran tahun ini.

Pihaknya terus mengimbau pengguna jalan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam rangka mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan.

Pengguna jalan diminta memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima, menjaga kecukupan daya listrik maupun bahan bakar minyak serta mengantisipasi potensi perubahan cuaca, khususnya hujan yang dapat mempengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan.

“Tetap utamakan keselamatan berkendara sehingga perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman hingga sampai ke tempat tujuan,” ucap dia.

Pengguna jalan juga dapat mengakses informasi terkini maupun permintaan pelayanan lalu lintas jalan tol melalui pusat panggilan 24 jam Jasa Marga Group di nomor 133, Twitter @PTJASAMARGA serta aplikasi Travoy 4.5 untuk pengguna iOS dan Android.(KR-PRA). (ANT/KN)