Beranda blog Halaman 130

Nilai Perlu Pengembangan Keterampilan Tenaga Kerja

BERAU – Anggota Komisi I DPRD Berau, Peri Kombong, menegaskan pentingnya pengembangan keterampilan bagi masyarakat usia kerja di Bumi Batiwakkal. Menurutnya, program pelatihan, pembinaan, hingga sertifikasi tenaga kerja sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.

“Kita harus siap dengan tenaga kerja. Artinya, program yang perlu dilakukan adalah pengembangan keterampilan usia kerja kita,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembinaan dan peningkatan kompetensi tersebut tidak hanya bertujuan agar masyarakat bisa terserap di sektor pertambangan, melainkan juga sektor lainnya yang memiliki potensi berkembang.

Dengan begitu, tenaga kerja lokal tidak terpaku hanya menjadi pekerja, tapi juga mampu mandiri dan menciptakan lapangan kerja baru.

“Ini sangat penting, agar masyarakat kita tidak hanya berorientasi sebagai pekerja. Tetapi bagaimana mereka juga bisa menjadi pelaku usaha dan membuka lapangan kerja bagi orang lain,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat memperluas akses masyarakat terhadap berbagai program pelatihan dan sertifikasi.

“Sehingga kualitas SDM di Berau akan meningkat dan siap menghadapi persaingan kerja, baik di tingkat lokal maupun nasional,” pungkasnya. (adv)

Menhub dan Seskab Pantau Arus Balik di Terminal Pulo Gebang, Pastikan Lancar

0

JAKARTA – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memantau arus balik Lebaran 1447 Hijriah di Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, guna memastikan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

“Tadi pagi ini, jam 2 kurang sedikit, saya diundang Pak Menteri Perhubungan Pak Budy Purwagandhi untuk mengecek Terminal Pulo Gebang,” kata Seskab Teddy ditemui di Terminal Pulo Gebang Jakarta, Rabu (25/3/2026) dini hari.

Ia mengungkapkan telah berada di lokasi sejak dini hari dan melihat langsung aktivitas penumpang serta pergerakan bus yang terus berdatangan membawa penumpang pada arus balik dari berbagai daerah.

Selama peninjauan, Teddy juga berinteraksi dengan banyak penumpang untuk memastikan kondisi perjalanan mereka, termasuk mengecek langsung kelancaran arus dan kenyamanan selama perjalanan arus balik Lebaran.

Menurutnya, hasil pemantauan menunjukkan kondisi arus balik berjalan lancar tanpa kendala signifikan, serta berbagai potensi hambatan yang muncul dapat ditangani dengan baik oleh petugas di lapangan.

Menurut Teddy penumpang yang ditemui di terminal mengaku perjalanan mereka relatif lancar, tanpa hambatan berarti sepanjang perjalanan menuju Jakarta selama periode arus balik berlangsung.

“Ya alhamdulillah tadi juga kita tanya langsung ke penumpang, alhamdulillah lancar dan sepanjang jalan tidak ada yang signifikan,” ujar Teddy.

“Ada beberapa kemacetan sedikit tapi secara normal di rest area ataupun tadi ada beberapa kecelakaan sedikit, tapi secara keseluruhan alhamdulillah puncak arus mudik yang tanggal 24-25 (Maret) ini berjalan lancar, ya seperti harapan Bapak Presiden (Prabowo Subianto) dan kita semua,” tambah Teddy.

Ia mengapresiasi kerja sama Kementerian Perhubungan dan Kepolisian dalam menjaga kelancaran arus balik, sehingga puncak pergerakan pada 24 hingga 25 Maret dapat berjalan sesuai harapan pemerintah.

Di tempat yang sama, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan prediksi puncak arus balik angkutan darat terjadi pada 24-25 Maret serta kembali meningkat pada periode 28-29 Maret.

Ia menjelaskan lonjakan pertama terjadi karena pemudik mengejar waktu masuk kerja setelah libur Lebaran, sementara gelombang berikutnya berasal dari masyarakat yang memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA).

Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi kepadatan, termasuk penerapan rekayasa lalu lintas seperti one way nasional guna membantu kelancaran perjalanan arus balik masyarakat.

Dudy menegaskan kebijakan one way nasional akan kembali diberlakukan apabila terjadi peningkatan kepadatan signifikan di jalur utama, dengan tujuan memastikan perjalanan masyarakat tetap lancar dan aman hingga tujuan.

Ia juga mengungkapkan sebagian masyarakat telah memanfaatkan kebijakan WFA, sehingga pergerakan arus balik menjadi lebih tersebar dan tidak menumpuk pada satu waktu tertentu selama periode puncak berlangsung.

Hal tersebut terlihat dari kondisi lalu lintas di jalan tol yang relatif tidak terlalu padat, serta arus kendaraan yang bergerak bertahap menunjukkan distribusi perjalanan masyarakat berjalan lebih merata dan terkendali.

Selain itu, pemerintah juga mewaspadai sejumlah titik rawan seperti rest area dengan menerapkan sistem buka tutup serta membatasi operasional kendaraan berat sumbu tiga guna menjaga kelancaran arus balik.

“Jadi harapan kita tadi, seperti memberlakukan one way nasional itu untuk membantu para masyarakat yang melakukan arus balik bisa dengan lancar dan yang paling penting adalah selamat sampai dengan tujuan,” kata Dudy. (ANT/KN)

Pemerintah Matangkan Strategi Energi dan Stimulus di Tengah Ancaman Global

0

JAKARTA – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengikuti rapat koordinasi lintas kementerian/lembaga terkait dengan rencana kebijakan energi dan rencana stimulus ekonomi.

Dalam keterangan Instagram Sekretariat Kabinet di Jakarta, Selasa (24/3/2026), rapat tersebut dipimpin oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara daring melalui konferensi video Zoom.

“Rapat tersebut membahas sejumlah rencana kebijakan terkait penyesuaian sektor energi guna menjaga stabilitas dan keberlanjutan ekonomi serta beberapa rencana kebijakan stimulus ekonomi,” ujar Teddy.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai pandangan strategis disampaikan sebagai bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan.

Turut hadir dalam rapat tersebut, yaitu Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.

Dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (19/3), Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari beberapa menteri mengenai antisipasi pemerintah menjaga ketahanan energi nasional, khususnya di tengah ancaman krisis minyak imbas perang di negara-negara Teluk, Timur Tengah.

Presiden menginstruksikan agar efisiensi difokuskan pada beberapa sektor spesifik guna menjaga stabilitas dan ketahanan energi dalam negeri.

Dalam rapat itu, Presiden menerima laporan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.

Langkah-langkah efisiensi yang diambil oleh Presiden merupakan strategi untuk memastikan keberlanjutan pasokan energi nasional sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

“Melalui koordinasi lintas kementerian, pemerintah berupaya memastikan kebijakan penghematan energi dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan tidak mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat,” demikian siaran resmi Sekretariat Presiden. (ANT/KN) 

Arus Balik Lebaran, 1,7 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek hingga H+2

0

JAKARTA – Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono melaporkan volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada periode H-10 hingga H+2 libur Idulfitri 1447 H/2026 atau 11-23 Maret 2026 mencapai 1.702.500 kendaraan.

Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas dari empat gerbang tol utama, yakni GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak).

Dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (24/3/2026), Rivan menyebutkan jumlah tersebut setara 50,16 persen dari total proyeksi 3,39 juta kendaraan yang diperkirakan kembali ke Jabotabek selama periode 11-31 Maret 2026.

Berdasarkan distribusinya, lalu lintas yang kembali ke Jabotabek didominasi dari arah timur (Trans Jawa dan Bandung) sebanyak 696.748 kendaraan atau 40,9 persen.

Sementara dari arah barat (Merak) tercatat 568.159 kendaraan atau 33,4 persen, dan dari arah selatan (Puncak) sebanyak 437.593 kendaraan atau 25,7 persen.

Untuk rincian pergerakan, kendaraan dari arah Trans Jawa yang melintas melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 309.156 kendaraan, atau lebih rendah 15,2 persen dibandingkan lalu lintas normal.

Sementara dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama tercatat 387.592 kendaraan, turun 7,1 persen dari kondisi normal. Secara total, arus dari arah timur mencapai 696.748 kendaraan, lebih rendah 10,9 persen dari lalu lintas normal.

Dari arah barat, kendaraan yang kembali ke Jabotabek melalui GT Cikupa tercatat sebanyak 568.159 kendaraan, turun 4,9 persen dibandingkan kondisi normal.
Sementara itu, dari arah selatan melalui GT Ciawi tercatat sebanyak 437.593 kendaraan, lebih rendah 5,6 persen dari lalu lintas normal.

Rivan menjelaskan, volume lalu lintas arus balik mulai menunjukkan peningkatan sejak H+2 Lebaran 2026.

“Arus lalu lintas kendaraan diperkirakan terus meningkat, terutama pada periode puncak arus balik tanggal 24, 28, dan 29 Maret 2026,” ujar Rivan.

Pada H+2 Idulfitri (Senin, 23 Maret 2026), jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek melalui empat gerbang tol utama tercatat sebanyak 225.293 kendaraan, naik 73,7 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 129.695 kendaraan.

Lonjakan signifikan tercatat di GT Cikampek Utama, dengan volume mencapai 75.837 kendaraan atau meningkat 197,7 persen dibandingkan lalu lintas normal.

Seiring tren peningkatan tersebut, Jasa Marga memperkuat layanan di sejumlah ruas tol utama dengan mengoptimalkan operasional gardu, menyiagakan armada layanan jalan tol, serta melakukan pengaturan lalu lintas secara situasional sesuai diskresi kepolisian.

Selain itu, perseroan juga mempersiapkan jalur fungsional untuk mendukung distribusi lalu lintas serta memastikan kesiapsiagaan petugas selama 24 jam.

“Kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk dapat mempersiapkan perjalanan dengan matang pada periode arus balik ini, di antaranya dengan memastikan kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan dan mematuhi aturan lalu lintas dan arahan petugas di lapangan. Untuk memperoleh informasi lalu lintas dan membantu perencanaan perjalanan, masyarakat dapat menggunakan aplikasi Travoy dan menghubungi Call Center Jasa Marga di nomor 133,” jelas Rivan.

Bagi pengguna jalan yang memiliki fleksibilitas waktu, disarankan menggeser jadwal perjalanan kembali ke Jabotabek pada periode kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 25-27 Maret 2026 guna menghindari puncak kepadatan.

Selain itu, pengguna dapat memanfaatkan diskon tarif tol sebesar 30 persen pada 26-27 Maret 2026 di sembilan ruas tol Jasa Marga Group dengan skema perjalanan menerus. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mendistribusikan lalu lintas lebih merata sekaligus menekan potensi kepadatan.

“Melalui perencanaan perjalanan yang matang oleh pengguna jalan dan penguatan kolaborasi bersama pemangku kepentingan terkait, diharapkan perjalanan periode arus balik ini berlangsung aman, nyaman, lancar, dan berkeselamatan,” tutup Rivan. (ANT/KN)

Dubes Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Aman Meski Timur Tengah Memanas

0

JAKARTA – Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi menegaskan bahwa pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 akan berlangsung aman dan sesuai rencana meski kawasan Timur Tengah sedang dilanda ketegangan geopolitik.

“Kerajaan Arab Saudi Alhamdulillah sampai saat ini tetap aman,” kata Dubes Faisal saat konferensi pers di kediamannya di Jakarta pada Selasa (24/3/2026).

Menurut sang dubes, seluruh persiapan tahun ini berjalan lancar sesuai rencana pemerintah Arab Saudi. “Bahwa semuanya akan berjalan dengan lancar,” ucapnya.

Sebelumnya, pada 13 Maret Dubes Faisal mengatakan bahwa persiapan musim haji 2026 telah dilakukan dengan baik dan tidak ada kendala berarti.

“Insya Allah persiapan berjalan lancar, sesuai dengan rencana dan insya Allah tidak ada dampak apa pun,” katanya.

Lebih lanjut ia menegaskan bahwa penerbangan menuju Arab Saudi juga akan mengangkut jemaah haji sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Untuk itu, katanya, Pemerintah Saudi mengimbau masyarakat Indonesia agar tidak khawatir karena persiapan haji tetap berjalan sesuai dengan rencana. (ANT/KN)

Kapolri Imbau Manfaatkan WFA untuk Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 2026

0

SEMARANG – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan bekerja dari mana saja (WFA) untuk balik dari masa libur Lebaran 2026.

Kapolri, saat membuka one way nasional arus balik di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Jawa Tengah, Selasa (24/3/2026), sebagaimana keterangan diterima di Jakarta, mengatakan kebijakan WFA dilakukan untuk mengurai kepadatan saat puncak arus balik.

“Jadi, kalau ada masyarakat yang ingin memilih balik, bisa memanfaatkan besok tanggal 25, 26, 27 (Maret), tadi sudah saya sampaikan dan ini saya sampaikan sekali lagi sehingga kemudian puncak arus mudik ini bisa terurai,” ucapnya.

Jenderal Sigit menjelaskan pihaknya bersama para pemangku kepentingan lainnya telah menyiapkan sejumlah strategi menghadapi arus balik. Salah satunya ialah pemberlakuan one waynasional dari KM 414 GT Kalikangkung hingga KM 70 Tol Jakarta-Cikampek.

“Kami membagi agar tidak terjadi bottleneck (hambatan) pada saat sampai di arah Jakarta. Oleh karena itu, tentunya ada penggunaan-penggunaan tol fungsional, kemudian rekayasa lalu lintas yang akan dilaksanakan,” kata dia.

Selain itu, ia juga meminta masyarakat tetap menjaga keamanan dan keselamatan. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan seluruh fasilitas yang diberikan oleh pemerintah di berbagai rest area, pos pelayanan maupun pos terpadu.

“Sehingga pemudik yang kecapaian tentunya kita harapkan untuk bisa beristirahat dan jangan memaksakan diri,” ujarnya.

Pada Selasa ini, Kapolri bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi serta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin membuka jalur satu arah arus balik Lebaran 2026.

Satu arah itu diberlakukan mulai KM 414 GT Kalikangkung hingga KM 70 GT Cikampek Utama. Setelah GT Cikampek Utama, akan dilakukan rekayasa lalu lintas lainnya agar tidak terjadi kemacetan ke arah Jakarta. (ANT/KN)

Musim Libur, Tingkatkan Pengawasan Objek Wisata

BERAU – Memasuki libur Idulfitri, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Berau, Subroto, mengingatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk meningkatkan pengawasan dan pengamanan di objek wisata andalan Bumi Batiwakkal.

Ia menyebutkan, lonjakan wisatawan lokal dan luar daerah yang diprediksi akan terjadi dalam beberapa pekan ke depan meningkatkan potensi risiko kecelakaan, terutama di destinasi wisata berbasis perairan seperti laut, sungai, dan danau.

“Bagaimana kita menyiapkan fasilitas yang mendukung keamanan dan kenyamanan pengunjung. Maka dari itu, pengawasan harus ditingkatkan,” ujarnya

Subroto menekankan bahwa karakteristik wisata Berau yang didominasi wilayah perairan memerlukan persiapan matang, terutama dalam hal pengamanan dan penyediaan fasilitas keselamatan.

“Sebagian besar destinasi wisata kita berkaitan dengan perairan. Jika tidak diawasi dengan baik, risikonya sangat tinggi,” tegasnya.

Subroto mendorong OPD terkait untuk berkolaborasi memastikan keselamatan pengunjung, termasuk memperhatikan kelayakan sarana dan prasarana di tempat wisata, keamanan transportasi, hingga kesiapan fasilitas pendukung lainnya.

“Kita harus mengurangi risiko kecelakaan di objek wisata. Ini merupakan tanggung jawab kita sebagai penyedia tempat wisata bagi pengunjung,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa OPD perlu proaktif dalam memberikan arahan dan edukasi kepada pengelola wisata, terutama dalam memastikan alat keselamatan seperti pelampung, papan peringatan, dan pos pengamanan tersedia serta mudah diakses.

Dengan langkah ini, Subroto berharap musim libur kali ini dapat berlangsung aman dan nyaman, sehingga memberikan kesan positif bagi wisatawan yang datang ke Berau.

“Objek wisata yang aman dan nyaman akan meningkatkan daya tarik Berau sebagai destinasi unggulan,” pungkasnya. (adv)

Pengembangan Kakao, Diperlukan Pupuk Berkualitas

BERAU – Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi Parasian Mangunsong mengatakan saat ini Kabupaten Berau tengah berfokus pada peningkatan Sektor Perkebunan jenis Kakao atau Coklat yang menjadi komoditi andalan.

Namun, fakta dilapangan adalah para petani kakao masih kesulitan untuk mendapatkan pupuk yang berkualitas untuk mendukung perkembangannya.

Menurutnya, Pemerintah Daerah seharusnya mampu memberikan perhatian khusus kepada para petani kakao.

Diketahui, Pemerintah Daerah sedang gencar dengan komoditas cokelat yang mulai diekspor keluar negeri. Tidak hanya luar negeri, permintaan akan kakao khas dari Berau ini juga memiliki peminat yang banyak dari dalam negeri.

“Kakao kita memiliki ciri khas yang disukai, terbukti permintaan akan kakao fermentasi ini banyak kepada kita,” tuturnya.

Rudi berharap, Pemerintah Daerah bisa bergerak cepat untuk membantu permasalahan yang dialami para petani kakao yang ada di Bumi Batiwakkal ini. Tentunya, diharapkan agar para petani tidak beralih fungsi ke komoditi lain yang menurut mereka lebih menguntungkan.

“Jangan sampai petani kakao kita beralih. Kita harus beri dukungan terus dengan bantuan yang maksimal,” tandasnya. (adv)

Nelayan Harus Gunakan Alat Tangkap Ramah Lingkungan

BERAU – Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga soroti maraknya penangkapan ikan secara ilegal (Ilegal Fishing) di perairan laut Kabupaten Berau.

Pasalnya, banyak nelayan yang menginginkan hasil yang besar dengan cara yang lebih cepat. Sehingga, para nelayan tersebut menggunakan alat tangkap ikan yang tidak ramah lingkungan. Seperti kompresor, bom ikan dan racun.

“Tak bisa dipungkiri penggunaan alat tangkap ikan tidak ramah lingkungan dapat menimbulkan kerusakan ekosistem laut,” ujarnya.

Dirinya mengungkapnya banyak pihak yang tidak sependapat dengan cara menangkap ikan yang tidak ramah lingkungan. Dengan cara tersebut dapat merusak terumbu karang dan bahkan menimbulkan dampak yang lebih parah.

Politikus PPP tersebut menyebut pihaknya bahkan Pemkab Berau tidak maksimal menangani hal tersebut. Karena, laut adalah kewenangannya milik Pemerintah Provinsi (Pemprov).

“Hal ini perlu diinformasikan, jangan sampai masyarakat merasa kita hanya bisa melarang tapi tidak ada solusi,” ungkapnya.

Dirinya berharap Pemprov dapat mendelegasikan secara khusus kepada Pemkab Berau untuk melakukan tindakan dan pengawasan terhadap ilegal fishing tersebut. Seharusnya penanganan laut kembali ke Kabupaten sehingga pengawasannya bisa lebih intens.

“Kami pun di DPRD tidak bisa mengusulkan planggaran untuk pengawasan laut karena bukan wewenangnya Kabupaten,” jelasnya.

“Semoga Pemkab Berau bisa mengusulkan terkait dengan kewenangan itu ada pendelegasian secara khsus terkait dengan itu,” tambahnya.

Saga mengungkapkan Pemerintah seharusnua memohon kepada Pemprov Kaltim. Karena laut ini kepunyaan provinsi tetapi lebih kepada kabupaten yang mendukung beberapa sektor yang menjadi unggulan, termasuk pariwisata salah satunya.

“Kami menghimbau kepada nelayan untuk tidak terlibat dalam ilegal fishing. Gunakanlah alat tangkap ramah lingkungan agar ekosistem laut Berah tetap terjaga,” pungkasnya. (adv)

Terungkap! Mutilasi Sempaja, 7 Potongan Tubuh dan Dua Pelaku Ditangkap

SAMARINDA – Suasana Hari Raya Idulfitri 1447 H di Jalan Gunung Pelandu, RT 13, Kelurahan Sempaja Utara, mendadak berubah mencekam. Warga dikejutkan dengan penemuan potongan tubuh manusia yang tersebar di dua titik tak jauh dari permukiman, Sabtu (21/3/2026).

Penemuan ini menjadi awal terkuaknya kasus pembunuhan sadis yang kemudian dipastikan sebagai mutilasi, dengan korban seorang perempuan yang hingga kini masih dalam proses identifikasi mendalam.

Ditemukan Anak-anak, Warga Langsung Geger

Peristiwa mengerikan ini pertama kali diketahui oleh dua anak yang sedang bermain di sekitar lokasi. Mereka menemukan bungkusan karung mencurigakan di semak-semak, lalu melaporkannya kepada warga.

Ketua RT setempat yang menerima laporan dari warga bernama Suwono langsung menuju lokasi. Saat diperiksa, ditemukan bagian tubuh berupa jari, lengan, dan paha manusia.

“Anak-anak yang menemukan pertama kali. Mereka langsung lapor, lalu kami cek bersama,” ujar Ketua RT di lokasi.

Lokasi tersebut dikenal sebagai “kampung buntu” yang hanya memiliki satu akses keluar masuk dan jarang dilalui orang luar, sehingga penemuan ini sangat mengejutkan warga.

Polisi Temukan 7 Potongan Tubuh di Dua Titik

Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan total tujuh potongan tubuh yang tersebar di dua lokasi dengan jarak sekitar 70 hingga 100 meter.

Pamapta I Polresta Samarinda, Ipda Mat Bahri, mengungkapkan bahwa seluruh bagian tubuh korban berhasil dikumpulkan.

“Ada tujuh potongan, termasuk kepala utuh, dua tangan, dua kaki, paha, dan badan. Untuk sementara organ tubuh ditemukan lengkap,” jelasnya.

Selain potongan tubuh, polisi juga mengamankan dua karung yang digunakan untuk membungkus jenazah serta pakaian korban di sekitar lokasi. Namun, senjata tajam yang digunakan pelaku belum ditemukan.

Korban Perempuan, Diduga Dibunuh Secara Sadis

Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berjenis kelamin perempuan dan masih berstatus Mrs X.

Polisi menduga korban mengalami penganiayaan berat sebelum akhirnya dimutilasi.

“Dugaan awal penganiayaan berat yang berlanjut pada tindakan mutilasi. Saat ini masih dalam pendalaman,” terang Ipda Mat Bahri.

Seluruh bagian tubuh korban telah dievakuasi ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda untuk dilakukan autopsi serta identifikasi DNA.

Kurang dari 24 Jam, Dua Pelaku Ditangkap

Kerja cepat tim gabungan Jatanras Polresta Samarinda, Polda Kaltim, serta jajaran Polsek membuahkan hasil. Kurang dari 24 jam setelah penemuan, dua terduga pelaku berhasil diamankan pada Minggu (22/3/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WITA.

Kedua pelaku terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan. Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi secara intensif sejak siang hari.

Saat ini, keduanya telah diamankan di Mapolresta Samarinda untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi Dalami Motif dan Peran Pelaku

Meski pelaku telah diamankan, polisi masih mendalami peran masing-masing serta motif di balik aksi keji tersebut.

Sejumlah barang bukti tambahan juga telah disita untuk memperkuat proses penyidikan. Polisi berkomitmen mengungkap secara utuh kronologi kejadian serta identitas korban.

Kasus ini menyisakan duka mendalam bagi warga Samarinda, terlebih terjadi di momen Idulfitri yang seharusnya menjadi hari penuh kebahagiaan.

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S