Beranda blog Halaman 120

Pasca Perry Warjiyo Mundur, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.009 per Dolar AS

0
Foto: Eks Gubernur BI Perry Warjiyo. (Antara Foto/Bayu Pratama S).

JAKARTA – Nilai tukar rupiah kembali melemah pada penutupan perdagangan Senin (27/7/2026). Mata uang Garuda berakhir di level Rp18.009 per dolar Amerika Serikat (AS) atau turun 46 poin dibanding penutupan sebelumnya. Posisi tersebut menjadi level terendah rupiah dalam sepekan terakhir.

Pelemahan rupiah semakin dalam dibanding saat awal perdagangan. Pada pembukaan pasar, rupiah masih berada di kisaran Rp17.976 per dolar AS sebelum akhirnya terus tertekan hingga penutupan sesi perdagangan.

Di sisi lain, indeks dolar Amerika Serikat (DXY), yang mencerminkan pergerakan dolar terhadap enam mata uang utama dunia, justru melemah 0,26 persen ke level 101,203 pada pukul 15.00 WIB.

Di kawasan Asia, hanya rupiah dan won Korea Selatan yang berakhir di zona merah. Rupiah melemah 0,26 persen, sedangkan won Korea Selatan terkoreksi lebih dalam sebesar 0,75 persen. Sementara itu, mata uang Asia lainnya menguat terhadap dolar AS, dipimpin rupee India yang naik 0,67 persen, disusul baht Thailand 0,41 persen, dolar Taiwan 0,27 persen, peso Filipina 0,26 persen, yen Jepang 0,20 persen, ringgit Malaysia 0,10 persen, yuan China 0,06 persen, dolar Singapura 0,05 persen, dan dolar Hong Kong 0,006 persen.

Pergerakan rupiah terjadi di tengah gejolak pasar setelah Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengajukan pengunduran diri dari jabatannya. Surat pengunduran diri tersebut disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto pada Minggu (26/7) dan telah diterima oleh Presiden.

Analis mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai pengunduran diri Perry memicu sentimen negatif di pasar keuangan domestik, terlebih terjadi ketika rupiah sedang menghadapi tekanan akibat meningkatnya ketidakpastian global.

“Pengunduran diri Perry terjadi di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang terus melemah seiring meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah, terutama antara Amerika Serikat dan Iran. Situasi tersebut turut memicu kekhawatiran pelaku pasar terhadap stabilitas ekonomi domestik,” ujar Ibrahim dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/7/2026).

Selain faktor eksternal, Ibrahim mengatakan pelaku pasar juga mencermati kondisi fiskal Indonesia, khususnya rasio utang pemerintah yang berada di kisaran 40 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Menurutnya, angka tersebut tidak dapat dijadikan satu-satunya acuan dalam menilai kesehatan fiskal suatu negara.

Ia menjelaskan bahwa indikator yang lebih mencerminkan kondisi fiskal adalah kemampuan pemerintah memenuhi kewajiban pembayaran pokok utang beserta bunganya dibandingkan sekadar melihat besaran rasio utang terhadap PDB.

“Indikator yang lebih penting untuk diperhatikan adalah rasio pembayaran utang beserta bunganya terhadap pendapatan negara. Indikator tersebut, lebih menggambarkan kemampuan riil pemerintah dalam memenuhi kewajiban utangnya,” kata Ibrahim.

Ia menambahkan, rasio utang terhadap PDB memang menjadi salah satu ukuran yang digunakan lembaga internasional seperti Dana Moneter Internasional (IMF). Namun, menurutnya, penilaian terhadap kesehatan fiskal harus dilakukan secara lebih menyeluruh dengan mempertimbangkan kemampuan membayar utang serta efektivitas pemanfaatan utang tersebut. (Fajri)

Antisipasi Kebocoran PAD, Pemkab Gunungkidul Ganti Seluruh Petugas TPR Kemadang dengan ASN

0
Wisatawan hendak masuk TPR Pantai Baron Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. ANTARA/HO-Kominfo Gunungkidul

YOGYAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengganti seluruh petugas pemungut retribusi di tempat pemungutan retribusi (TPR) Kemadang yang sebelumnya dikelola Pemerintah Kalurahan Kemadang dengan aparatur sipil negara (ASN) sebagai upaya mengantisipasi potensi kebocoran pendapatan asli daerah (PAD).

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, di Gunungkidul, Selasa (28/7/2026), mengatakan pergantian petugas dilakukan untuk memastikan proses pemungutan retribusi berjalan secara akuntabel, profesional, dan berintegritas sehingga mampu mengoptimalkan PAD.

“TPR (Kemadang) akan dikelola oleh Pemkab Gunungkidul dengan menugaskan ASN untuk berjaga di sana,” katanya.

TPR Kemadang yang berada di Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, merupakan pintu retribusi utama menuju kawasan wisata Pantai Baron dan sekitarnya.

Menurut Endah, sebanyak 22 ASN Pemkab Gunungkidul akan mulai bertugas di TPR Kemadang pada Rabu (29/7) menggantikan 19 petugas sebelumnya.

“Seluruh petugas TPR dari Kalurahan Kemadang kita nonaktifkan semuanya,” ujarnya.

Ia mengatakan Pemkab Gunungkidul telah memberikan pembinaan kepada 22 ASN yang akan bertugas, sekaligus menerbitkan surat keputusan (SK) penugasan mereka.

“Hari ini SK sudah diterbitkan dan kami berikan pembinaan yang sama dengan petugas TPR sebelumnya,” tuturnya.

Menurut Endah, penugasan ASN akan mempermudah pengawasan terhadap potensi kebocoran penerimaan retribusi karena mereka terikat aturan disiplin kepegawaian dan dapat dikenai sanksi tegas apabila terbukti melakukan pelanggaran.

“Jika melakukan pelanggaran disiplin dan sebagainya, sanksinya pasti berat dan harapannya bisa mengubah pola pemungutan yang lebih baik,” katanya.

Sementara itu, Inspektur Daerah Gunungkidul Markus Tri Munarja mengatakan pergantian petugas TPR dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku sekaligus untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan, mengingat sektor pariwisata menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah.

“Mengingat Gunungkidul daya magnetnya ada pada bidang pariwisata, sehingga sesuai dengan visi bupati yakni lestari dan berkeadaban,” ujarnya.

Markus mengungkapkan pihaknya menerima berbagai informasi mengenai dugaan potensi kecurangan dalam pengelolaan retribusi di TPR Kemadang.

“Menurut informasi, ada berbagai kemungkinan kecurangan dalam berbagai penerapan yang ada walaupun sudah menggunakan teknologi, tetapi tentu ada kecurangan lain melalui pembayaran cashless,” katanya. (ANT/KN)

Lebih Kompeten dan Mahir, Petani Kopi-Barista IKN Dilatih LSP Kopi Indonesia di Sepaku

0
Peserta kelompok tani saat melakukan praktik pulping di area Pendopo Kopi di Tengin Baru bersama pemateri. (Foto: Atmaja Riski/Media Kaltim)

NUSANTARA – Sebanyak 45 orang peserta mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas pengolahan komoditas kopi. Kegiatan yang berlangsung pada 27-28 Juli 2027 di Kecatamatan Sepaku ini, diikuti oleh Petani Kopi Liberika, Anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Mitra Liberika Konservasi, serta Barista IKN.

Di hari kedua, para peserta diberi pemahaman rangkaian pengolahan biji kopi liberika. Mulai dari pasca panen, sampai proses penjemuran dalam praktik lapangan.

Diawali dengan menguji kadar air biji kopi dengan sebuah alat, kemudian menggiling biji kopi basah dengan mesin Pulper (pengupas kopi basah) yang terlebih dulu disiram air dari mulut Pulper.

“Jadi dalam mesin ini (pulper) ada semacam drum (silinder atau rol bergerigi) yang terpasang. Itu yang kemudian secara otomatis mengupas kulit luar biji kopi,” terang Fathul Qorib, dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Kopi Indonesia di lokasi, Selasa (28/7/2026).

Peserta kelompok tani sejak hari pertama sudah digembleng dengan materi bagaimana pengolahan biji kopi. Baik secara full wash, honey process, maupun natural process. Disesuaikan dengan karakteristik fisik buah kopi Liberika yang cenderung lebih besar, dibanding Arabika atau Robusta.

Qorib menjelaskan, perlakuan atau protokol yang paling wajib dilakukan adalah memilah biji kopi yang kopong dan yang densitasnya padat. Kemudian diukur kadar gula dari buah kopi yang akan dipulping.

“Karena seperti yang saya jelaskan di teori kemarin, sebuah proses itu kita lakukan metode natural Honey atau wash itu ada alasannya. Kenapa, kalau kita tidak punya alasan maka kita tidak punya target kualitas atau mutu. Misalkan buah kopi ini memiliki lendir atau daging yang tebal, biji kopi ini memiliki kadar gula yang tebal, sayang sekali kalau kita proses honey, tapi membuang potensi yang mempengaruhi kopi itu secara kualitas,” terangnya.

Pada hari kedua, Qarib berkesempatan memberikan sharing knowledge untuk processing kopi. “Hari ini kita pada tahapan praktek, kemarin full satu hari teori tentang bagaimana memproses kopi untuk meningkatkan kualitas produk. Hari ini kita pada materi praktek, dari praktek menilai mutu kopi, yang kedua adalah praktek processing dari mulai pulping hingga penjemuran,” tuturnya.

Pulping sendiri merupakan tahap pengolahan pascapanen awal, untuk memisahkan kulit buah luar dan daging buah dari biji kopi basah.

Tak jauh dari area praktik, nampak lokasi penyemaian bibit kopi liberika dengan area cukup luas. Ada yang baru tumbuh, ada yang sudah setinggi 30-40 sentimeter, ada pula yang masih tahap penyiapan polibag berisi media tanam. Salah satunya bedeng, yang merupakan bibit yang bersertifikasi.

Melalui rangkaian pelatihan ini, diharapkan terwujud peningkatan kompetensi petani serta peningkatan kuantitas maupun kualitas kopi liberika yang tengah digadang jadi komoditas unggulan di IKN. Pun juga sebagai upaya kemandirian ekonomi masyarakat di kawasan delineasi IKN.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan penanaman bersama kopi liberika, pelatihan pengolahan kopi pasca panen, serta sertifikasi barista IKN itu digelar di pendopo kopi liberika Nusantara di Desa Tengin Baru pada 27-28 Juli 2026.

Pada Senin (27/7/2026), sebelum masuk materi, para peserta melakukan penanaman bibit kopi bersama Deputi Lingkungan Hidup dan Sumberdaya Alam OIKN, Myrna Asnawati Safitri beserta jajaran di lokasi pendopo. Lokasi pelatihan terbagi dua, penanaman dan praktik mengolah biji kopi pasca panen dilakukan di Pendopo Kopi.

Sementara pelatihan Barista, dilakukan di Nami Kafe di Desa Bumi Harapan. Program ini terlaksana berkat kerjasama Otorita IKN dalam hal ini Kedeputian LHSDA bersama Bank Indonesia Nusantara. (adv)

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Muhammad Rafi’i

Regenerasi Atlet Bulutangkis Berprestasi, Pupuk Kaltim Hadirkan Sirnas C Open 2026

0
Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) C Pupuk Kaltim Open 2026 beberapa waktu lalu. (Ist)

BONTANG – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali menggelar Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) C Pupuk Kaltim Open 2026, sebagai wujud komitmen mendukung pembinaan olahraga nasional secara berkesinambungan. Turnamen resmi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) ini berlangsung di GOR Pupuk Kaltim, pada 13 – 18 Juli 2026.

Ketua Pelaksana Azwar Janur, menyampaikan Kejuaraan tahun ini diikuti 673 atlet perwakilan 89 klub dari 15 provinsi di Indonesia. Para peserta bertanding pada kelompok usia dini, anak-anak, pemula, remaja hingga taruna, untuk memperebutkan gelar juara sekaligus mengumpulkan poin peringkat nasional sebagai bagian dari kalender resmi Sirkuit Nasional PBSI.

“Sirnas C Pupuk Kaltim Open 2026 menjadi bagian dari komitmen Pupuk Kaltim mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui olahraga, sekaligus memperkuat ekosistem pembinaan atlet usia muda agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” terang Azwar Janur.

Direktur Pengembangan Pupuk Kaltim, Mohamad Agung, mengatakan, Sirnas C Pupuk Kaltim Open 2026 merupakan bagian dari upaya Perusahaan menciptakan ruang bagi atlet muda untuk berkembang, dengan mendorong kompetisi yang sehat, kompetitif, serta profesional.

Berbagai prestasi yang diraih Indonesia di tingkat dunia menjadi bukti bahwa bangsa ini memiliki tradisi pembinaan atlet bulutangkis yang kuat dari tahun ke tahun. Dan prestasi itu dapat terus berlanjut, jika didukung kompetisi berkualitas dan berkesinambungan.

“Makanya Pupuk Kaltim berkolaborasi bersama PBSI dalam penyelenggaraan Sirnas C, untuk jangka waktu dua tahun. Karena kami percaya, pengembangan kapasitas generasi muda merupakan investasi terbaik bagi masa depan bangsa,” ujar Agung.

Lebih lanjut Agung menjelaskan, kejuaraan ini bukan sekadar ajang memperebutkan gelar juara maupun poin peringkat nasional. Sirnas didorong jadi ruang pembelajaran bagi para atlet untuk mengasah kemampuan, membangun mental bertanding, serta menanamkan nilai sportivitas dan disiplin yang akan menjadi bekal dalam perjalanan karier ke depan.

“Melalui Sirnas C Pupuk Kaltim Open, kami berharap lahir bibit-bibit atlet potensial yang suatu saat mampu mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional,” tandas Agung.

Mewakili PBSI Pusat, Sekretaris Umum Pengprov PBSI Kalimantan Timur, Risa Fahrizal, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pupuk Kaltim mendukung pembinaan bulutangkis nasional.

Menurutnya, Pupuk Kaltim memiliki peran penting dalam menghadirkan penyelenggaraan Sirnas C di Kalimantan Timur. Hal ini mengingat Sirnas C pertama di Bumi Etam diselenggarakan oleh Pupuk Kaltim pada 2025. Kini, jumlah seri Sirnas di Kalimantan Timur telah berkembang menjadi lima seri pada 2026, yang terdiri atas empat seri Sirnas C dan satu seri Sirnas B.

“Tahun ini sudah ada lima seri Sirnas di Kalimantan Timur. Cikal bakalnya berawal dari Pupuk Kaltim. Untuk itu, kami berharap Sirnas C ini dapat terus diselenggarakan oleh perusahaan pada tahun-tahun mendatang,” ujar Risa.

Menurut Risa, semakin banyak penyelenggaraan Sirnas juga sejalan dengan visi Pengprov PBSI Kalimantan Timur dalam mendorong sport tourism di daerah. Dimana penyelenggaraan turnamen nasional secara rutin akan memberi dampak positif, tidak hanya bagi pembinaan atlet, tapi juga pertumbuhan ekonomi dan promosi daerah.

“Semakin banyak turnamen nasional digelar di Kaltim, maka semakin sering pula masyarakat luar Kalimantan yang datang berkunjung dan mengenal daerah kita. Hal ini yang terus kami dorong secara kontinyu, sebagai nilai tambah bagi pembangunan daerah,” tambah Risa.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, turut mengapresiasi komitmen Pupuk Kaltim mendukung pembinaan atlet bulutangkis berbakat di Indonesia. Sirnas C ini juga menunjukkan semakin besarnya kepercayaan terhadap Kota Bontang, sebagai tuan rumah kejuaraan olahraga bertaraf nasional.

Kata Agus Haris, Pemkot Bontang memandang olahraga sebagai investasi pembangunan manusia, sejalan dengan visi untuk mewujudkan Kota Bontang sebagai kota industri dan jasa yang maju, sejahtera, serta berkelanjutan menuju sumber daya manusia yang berdaya saing.
“Untuk itu, kami harap dari GOR Pupuk Kaltim ini akan lahir atlet muda untuk membawa Merah Putih di panggung dunia. Sebab setiap atlet hebat selalu memulai perjalanannya dari sebuah kesempatan. Dan hari ini, kesempatan itu dimulai,” tutur Agus Haris. (Rls/adv)

Editor: Yusva Alam

Perry Warjiyo Resmi Mundur dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia

0

Pembaca Setia Koran Nusantara!

Ingin tahu kabar terkini dari Koran Digital Koran Nusantara?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper lengkap
https://koran.koranusantara.com/

📱 Versi Mobile
https://digital.koranusantara.com/kn27juli2026/mobile/

Menag Nasaruddin Minta Polemik LGBT Diselesaikan Lewat Jalur Hukum, Bukan Persekusi

0
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar (tengah) dalam sesi konferensi pers usai menutup rangkaian Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) ke-8 sekaligus peringatan Milad ke-51 MUI di Jakarta, Minggu malam (26/7/2026). ANTARA/Sean Filo Muhamad

JAKARTA – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tidak melakukan tindakan persekusi atau main hakim sendiri dalam merespons polemik keberadaan kelompok Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di tanah air.

Nasaruddin menekankan bahwa Indonesia adalah negara hukum yang memiliki regulasi dan konstitusi yang mengikat. Oleh karena itu, ia meminta seluruh pihak untuk menahan diri, bertindak proporsional, dan mempercayakan penyelesaian segala bentuk dugaan penyimpangan kepada aparatur penegak hukum.

“Semuanya ada aturannya. Saya mengimbau mari kita semuanya, semua pihak, bekerja sesuai dengan koridor hukum yang telah ada. Kalau ada pelanggaran, penyimpangan-penyimpangan, kita selesaikan secara hukum dan jangan kita main hakim sendiri,” kata Menag dalam konferensi pers usai menutup Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII di Jakarta, Minggu (26/7/2026) malam.

Menag Nasaruddin menegaskan bahwa tindakan persekusi atau main hakim sendiri sangat bertentangan dengan prinsip negara hukum. Di sisi lain, ia memastikan bahwa pemerintah senantiasa menjunjung tinggi dan menghargai hak asasi manusia (HAM) serta kesetaraan gender.

Negara, lanjut dia, juga memberikan ruang kebebasan berpendapat bagi setiap warga negara dan mengapresiasi aspirasi yang ada, sepanjang hal tersebut disampaikan secara terbuka dan tidak menabrak aturan hukum yang berlaku.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhammad Cholil Nafis telah menegaskan bahwa pihaknya tengah merampungkan naskah akademik dan Rancangan Undang-Undang (RUU) terkait pemidanaan perbuatan LGBT. Draf rumusan ulama tersebut ditargetkan untuk segera diserahkan kepada Presiden dan DPR RI.

“Naskah akademiknya sudah ada, RUU-nya sudah ada, dibahas tanggal 24-26, setelah itu kita akan deklarasikan dalam penutupan nanti. Setelah itu akan diserahkan kepada Presiden dan diserahkan kepada DPR,” katanya (24/7).

Cholil membeberkan bahwa fokus utama dari rumusan pemidanaan tersebut tidak menyasar orientasi seksual seseorang secara sepihak, melainkan pada perilaku penyimpangan dan unsur kampanyenya. Ia menyebutkan bahwa MUI memandang orientasi seksual sebagai penyimpangan yang harus disembuhkan, bukan untuk dipidana.

Namun, tindakan yang diusulkan masuk ke dalam delik pidana LGBT adalah perilaku pencabulan, bermesraan dengan sesama jenis, hingga tindakan mengkampanyekan gaya hidup tersebut secara terbuka di ruang publik maupun media sosial.

Menurut MUI, hal-hal tersebut dinilai telah terbukti merusak harkat martabat bangsa dan menjadi ancaman nyata bagi ketahanan nasional Indonesia. (ANT/KN)

KPK Sita Rp4 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu, Diduga Terkait Pengembangan Kasus Suap

0
Penyidik KPK RI saat membawa lima koper dan kardus dari rumah pribadi Kadis PUPR Kota Bengkulu Noprisman ke Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Sabtu (25/7/2026). ANTARA/Anggi Mayasari

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang Rp4 miliar setelah menggeledah rumah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bengkulu Noprisman pada pekan ini.

“Penyidik mengamankan uang tunai dalam bentuk rupiah senilai lebih dari Rp4 miliar. Uang tunai ditemukan di rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Minggu (26/7/2026).

Dalam pekan ini, Budi mengatakan KPK juga menggeledah kantor dan rumah pihak swasta di wilayah Bengkulu yang bergerak di bidang alat kesehatan dan pengelolaan limbah.

Dari penggeledahan itu, lanjut dia, KPK menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik.

“Penggeledahan ini adalah untuk mencari bukti-bukti tambahan yang dibutuhkan dalam pengembangan penyidikan perkara,” katanya.

Ia menjelaskan penggeledahan tersebut terkait pengembangan kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Rejang Lebong nonaktif Muhammad Fikri Thobari.

Sebelumnya, pada 9 Maret 2026, KPK menangkap Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, Wakil Bupati Rejang Lebong Hendri, dan 11 orang lainnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

Pada 10 Maret 2026, KPK mengumumkan Muhammad Fikri Thobari sebagai salah satu dari lima tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa suap.

Selanjutnya pada 11 Maret 2026, lembaga antirasuah itu mengumumkan identitas para tersangka, yakni Muhammad Fikri Thobari (MFT), Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Rejang Lebong Hary Eko Purnomo (HEP), Irsyad Satria Budiman (IRS) dari PT Statika Mitra Sarana, Edi Manggala (EDM) dari CV Manggala Utama, serta Youki Yusdiantoro (YK) dari CV Alpagker Abadi.

Kelima tersangka tersebut diduga terlibat suap terkait ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong tahun anggaran 2025–2026.

KPK menduga Muhammad Fikri Thobari meminta uang imbalan proyek sekitar 10–15 persen kepada tiga swasta tersebut. Uang tersebut diduga akan digunakan untuk kepentingan tertentu, termasuk rencana pembagian tunjangan hari raya (THR).
Pada 20 Juli 2026, KPK mengumumkan pengembangan kasus tersebut, namun belum ada tersangka yang ditetapkan. (ANT/KN)

Kupang Diguncang Gempa M5,3, Getaran Terasa hingga Sejumlah Wilayah NTT

0
Pengunjung di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Kupang, panik dan berhamburan keluar saat terjadi gempa, Minggu (26/7/2026). ANTARA/Kornelis Kaha

KUPANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi tektonik bermagnitudo 5,3 yang mengguncang wilayah Kupang, Nusa Tenggara Timur, Minggu (26/7) pukul 18.57 Wita merupakan gempa dangkal akibat aktivitas subduksi dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Kepala Stasiun Geofisika Kupang Arief Tyastama di Kupang, Minggu (26/7/2026) malam menjelaskan, gempa yang terjadi itu episenternya berada di darat, sekitar 18 kilometer timur laut Kupang, pada koordinat 10,16 derajat Lintang Selatan dan 123,77 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman 44 kilometer.

“Hasil analisis menunjukkan gempa ini merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu aktivitas subduksi. Mekanisme sumber gempa berupa sesar naik (thrust fault),” katanya.

BMKG memastikan hasil pemodelan menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Berdasarkan peta tingkat guncangan (shakemap), intensitas gempa mencapai skala V MMI di Sulamu, Fatuleu Barat, Kupang Timur, dan Kota Oelamasi.

Pada tingkat ini getaran dirasakan hampir seluruh penduduk, sejumlah barang dapat terjatuh atau bergeser.

Sementara itu, guncangan dengan intensitas IV MMI dirasakan di Kota Kupang, So’e Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Ba’a Kabupaten Rote Ndao.

Getaran pada skala ini dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah dan sebagian warga dilaporkan berhamburan keluar bangunan.

Hingga pukul 19.24 Wita BMKG belum mencatat adanya aktivitas gempa susulan (aftershock). BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.

Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa serta terus memantau informasi resmi yang dikeluarkan BMKG melalui kanal komunikasi resminya.

Sementara itu Pantauan ANTARA saat gempa terjadi di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Kupang, warga berhamburan keluar akibat panik. Beberapa warga yang sedang menikmati makan malam terpaksa menghentikan aktivitasnya dan keluar.

“Gempanya dua kali. Pertama terasa kecil tetapi kedua kali lebih besar goncangannya,” kata Lia, salah satu pengunjung pusat perbelanjaan itu. (ANT/KN)

Ganjar Respons Kaesang Maju DPR RI: Semua Orang Berhak Nyaleg, Jateng Tetap Kandang Banteng

0
Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo menjawab pertanyaan awak media di Gedung DPP PDI Perjuangan, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026). ANTARA/Nadia Putri Rahmani

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo menyatakan semua orang, termasuk Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep, berhak mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI.

Ganjar Pranowo, saat ditemui di Gedung DPP PDI Perjuangan, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026), mengatakan hak setiap warga negara untuk ikut serta dalam pemerintahan dijamin negara.

“Ya harusnya masyarakat punya hak, dan negara melindungi hak turut serta dalam pemerintahan, jadi siapa pun boleh,” katanya.

Ganjar juga menanggapi rencana Kaesang maju sebagai calon anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Jawa Tengah, yang juga menjadi daerah pemilihan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani.

Menurut Ganjar, pencalonan Kaesang bukan merupakan tantangan bagi PDI Perjuangan yang selama ini memiliki basis dukungan kuat di Jawa Tengah.

“Orang nyalon kok nantang? Kamu juga nyalonin boleh-boleh saja. Semuanya boleh. Saya masih yakin (Jawa Tengah) kandang banteng,” katanya.

Sebelumnya, Kaesang Pangarep mengumumkan akan maju sebagai calon anggota DPR RI dari Dapil V Jawa Tengah pada Pemilu 2029.

Pengumuman itu disampaikan Kaesang saat memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi Daerah DPD PSI Kota Solo yang dihadiri pengurus DPW PSI Jawa Tengah, DPD PSI Solo, DPD PSI Cilacap, serta ratusan kader tingkat DPC dan DPRt di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (25/7) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Kaesang mengajak seluruh struktur partai di Solo menjaga kekompakan dan menyatakan akan mendampingi para kader di daerah tersebut.

“Pesan yang saya sampaikan tadi bukan pesan saya sebagai ketua umum, tapi pesan saya sebagai bakal calon legislatif RI Dapil V Jawa Tengah. Insyaallah saya akan membersamai seluruh kader, terkhusus di Solo,” katanya.

Pada Pemilu 2009, Puan Maharani maju sebagai calon anggota DPR RI dari Dapil V Jawa Tengah yang meliputi Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Klaten, dan Kabupaten Boyolali. Saat itu, Puan memperoleh 242.504 suara dan terpilih sebagai anggota DPR RI. (ANT/KN)

Dudung Kecam Main Hakim Sendiri dalam Kasus Tewasnya Terduga Pencuri Ayam di Bali

0
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman.

JAKARTA – Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman mengecam aksi main hakim sendiri dalam kasus tewasnya terduga pencuri ayam di Kabupaten Tabanan, Bali, dan meminta peristiwa serupa tidak terulang.

Dalam keterangan Kantor Staf Kepresidenan yang diterima di Jakarta, Senin, Dudung menyebut kematian seorang warga yang diduga melakukan pencurian ayam akibat diamuk massa merupakan tragedi kemanusiaan yang harus menjadi perhatian bersama.

“Saya selaku Kepala Staf Kepresidenan menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam, sekaligus mengecam tindakan kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. Dugaan tindak pidana yang dilakukan seseorang tidak menghapus haknya untuk memperoleh proses hukum yang adil,” katanya.

Menurut Dudung, tidak ada tindakan yang dapat membenarkan penghilangan nyawa di luar proses hukum karena setiap dugaan tindak pidana harus diproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Ia mendorong kepolisian memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan konsekuensi hukum tindakan main hakim sendiri, di samping terus mengedepankan langkah-langkah pencegahan.

Selain itu, Dudung mengajak tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan pemimpin komunitas berperan aktif membangun budaya damai serta penyelesaian konflik tanpa kekerasan.
Ia juga meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut secara profesional, transparan, dan berkeadilan agar memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang terlibat.

“Negara kita adalah negara hukum. Semua warga negara adalah sama dan setara di depan hukum. Karena itu, mari kembali kepada prinsip itu,” ujarnya.

Sebelumnya, seorang pria berinisial KD meninggal dunia setelah diduga dikeroyok massa karena dituduh mencuri ayam di Kabupaten Tabanan pada Jumat (24/7).
Polres Tabanan masih menyelidiki dugaan pencurian maupun pengeroyokan tersebut, termasuk melalui olah tempat kejadian perkara. (ANT/KN)