Beranda blog Halaman 1121

Dorong Pemerintah Fasilitasi Pendidikan WBP

0
Anggota Komisi I DPRD Berau, Falentinus Keo Meo.

TANJUNG REDEB – Anggota Komisi I DPRD Berau, Falentinus Keo Meo mendorong pemerintah memperhatikan kesehatan dan pendidikan para Warga Binaan Permasyarakatan (WBP).

Dia menerangkan, kesehatan dan pendidikan merupakan landasan utama untuk kemajuan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Pemerintah daerah sudah seharusnya turut memperhatikan pendidikan dan kesehatan seluruh warganya, termasuk WBP,” ungkapnya.

Dijelaskannya, perhatian kepada WBP yang bisa diberikan seperti pendidikan paket A, B dan C atau pendidikan penyetaraan. Dengan demikian, bekal bagi WBP akan bertambah dengan kebijakan pemerintah.

“Selain mendapatkan skill, ijazah tersebut bisa dipakai untuk mencari pekerjaan saat ke luar dari Rutan,” tuturnya.

Selain itu, kata Falentinus, pemberian pendidikan juga sesuai yang tertuang dalam undang-undang, di mana pendidikan merupakan salah satu hak yang harus diberikan kepada seluruh warga negara Indonesia. “Sebab warga binaan juga membutukan perhatian,” tegasnya.

Politikus Demokrat ini membeberkan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, mayoritas warga binaan di Rutan Tanjung Redeb merupakan masyarakat Berau.

“Sehingga pemerintah harus memberikan dukungan penuh terhadap pemberian pembinaan untuk pendidikan. Kalau bisa semuanya diberikan secara gratis,” tutupnya. (adv/kn)

Musik, Motor Vespa, dan Bazar UMKM di “Pesva Pora” Kukar

0

TENGGARONG – Akhir pekan ini, Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin, mengajak masyarakat untuk bersenang-senang di “Pesva Pora”. Ini adalah acara yang ditujukan bagi para penggemar motor Vespa.

Selain itu, akan ada banyak musisi yang akan tampil pada acara yang akan diselenggarakan pada Minggu (19/11/2023) di Amfiteater, Tenggarong.

Pada acara khusus ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar, melalui Dinas Pariwisata, akan menghadirkan Feel Koplo, Kiki BP4 x Oritama Rockdut, Not Kacang, Gya, KPJ, dan Voice sebagai pengisi acara.

Tidak hanya menampilkan penampilan panggung dari musisi dengan berbagai genre musik, tetapi juga akan ada bazar UMKM.

“Selain dihadiri oleh komunitas Vespa, acara ini juga terbuka untuk umum karena akan ada live music dan bazar UMKM,” ucap Rendi Solihin.

Rendi menjelaskan lebih lanjut bahwa pada setiap acara yang termasuk dalam program Kukar Kaya Festival, pihaknya selalu memberikan peluang bagi UMKM.

“UMKM telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari berbagai acara yang diselenggarakan oleh pemerintah. Kami ingin acara-acara ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan semata, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” jelasnya.

Mengenai “Pesva Pora,” Rendi mengajak masyarakat Tenggarong dan sekitarnya untuk meramaikan acara tersebut.

Sama seperti acara-acara lainnya, “Pesva Pora” juga tidak memungut biaya alias gratis. Namun, Rendi berharap pengunjung yang hadir juga akan mendukung beragam produk dari pelaku UMKM lokal dengan membeli produk-produk tersebut. “Marilah kita bersama-sama meramaikan bazar UMKM yang ada,” pungkasnya. (adv)

KPK Dukung Polri Usut Kasus Pemerasan Firli terhadap SYL

0
Direktur II Koordinasi Supervisi KPK, Yudhiawan memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat, 17 November 2023.

KORANUSANTARA –Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri angkat bicara terkait kasusnya. Dia memberikan keterangan secara tertulis terkait pemeriksaan Polda. Dia mengatakan, telah menjalani pemeriksaan Kamis, 16 November 2023. Kini sebagai warga negara meminta hak asasi atas kepastian hukum. ’’Saya minta segera terbitkan keadilan tersebut. Karena menunda keadilan itu ketidakadilan,’’ jelasnya.

Dia membantah terkait adanya temuan barang bukti di safe house-nya yang terletak di Jalan Kertanegara 46. ’’Yang disita itu hanya kunci, gembok gerbang dan dompet,’’ paparnya.

Tidak ada pula, klaim dia, peristiwa pemerasan, gratifikasi dan suap terhadap Syahrul Yasin Limpo, mantan Menteri Pertanian. ’’Kami akan kooperatif untuk kebutuhan penegakan hukum,’’ ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengatakan, perilaku Firli pasca pemeriksaan dengan menghindari media massa sangat memalukan. Seharusnya. Sebagai ketua KPK, dia menjaga kehormatannya dengan menghadapi pertanyaan wartawan. ’’Tidak perlu menghindar begitu,’’ urainya.

Menurutnya, dalam kasus ini Firli terlalu sering melontarkan berbagai pengalihan isu. Dari soal Harun Masiku dan lainnya. ’’Itu terlihat hanya ingin mengulur-ulur waktu dan mencoba untuk menyenangkan penguasa,’’ terangnya.

Kasus dugaan korupsi berupa pemerasan pimpinan KPK terhadap Syahrul Yasin Limpo terus bergulir. Jumat, 17 November 2023, KPK menggelar rapat koordinasi dengan Polda Metro Jaya dan Bareskrim. Baik Polda dan Bareskrim sepakat tidak memerlukan supervisi terkait penyelidikan kasus tersebut.

Direktur Koordinasi dan Supervisi II KPK Brigjen Yudiawan Wibisono mengatakan, pihaknya mengapresiasi langkah Polda dan Bareskrim dalam menangani kasus dugaan pemerasan yang menjerat Firli. ’’KPK kan ada bidang koordinasi dan supervisi, saat ini masih (dalam) tahap koordinasi,’’ paparnya. Dia mengatakan, bila dalam tahap koordinasi, proses penyelidikan bisa maksimal dan bisa diselesaikan, maka kasus tersebut bisa tuntas.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Metro Jaya Kombespol Ade Safri Simanjuntak mengatakan bahwa KPK, Polda Metro Jaya dan Bareskrim sepakat untuk tidak perlu melakukan supervisi dalam kasus dugaan korupsi tersebut. Hal itu dikarenakan hingga kini tidak ditemukan adanya hambatan apapun. Dari penyelidikan hingga ke penyidikan, semuanya berjalan lancar. ’’Tidak ada kendala,’’ urainya. (*)

Ganjar Kunjungi Rumah Indekosnya saat SMA

0
Ganjar Pranowo mengenang masa-masa SMA dengan mengunjungi rumah indekosnya di Kelurahan Klitren, Gondokusuman, Jogjakarta.

KORANUSANTARA–Ganjar Pranowo melakukan napak tilas ke rumah indekosnya semasa SMA. Ganjar kembali mengingat masa hidupnya saat remaja yang sederhana. Bahkan, kala itu tinggal bersama saudaranya di satu kamar indekos yang terletak di Kelurahan Klitren, Gondokusuman, Jogjakarta.

Kandidat calon presiden yang diusung PDIP, PPP, Perindo, dan Hanura itu berjalan kaki. Menyusuri jalan perkampungan. Warga yang mengetahui berebut menyapanya dan mengajak berfoto bersama. Ganjar pun dengan senyum ramah melayani. ’’Pak Ganjar, Pak Ganjar,’’ teriak warga.

Pemilik indekos pun kaget mengetahui Ganjar datang. Mantan gubernur Jawa Tengah itu bercerita, indekos tersebut meninggalkan banyak kenangan perjuangan. ’’Ini kamarnya, dulu bersama dua saudara dalam satu kos,’’ ungkap alumnus UGM Jogjakarta itu, Kamis, 16 November 2023.

Pengalamannya sebagai anak indekos memberikan arti soal kesederhanaan. Saat SMA, Ganjar terbiasa berjalan kaki untuk berangkat ke sekolah. ’’Jangankan motor, sepeda ontel saja tidak punya saat SMA. Jadi, jalan kaki saja berangkatnya,’’ tutur capres yang berpasangan dengan cawapres Mahfud MD itu.

Di kampung Klitren tersebut, ternyata masih ada warga yang mengenali Ganjar ketika masa SMA. Salah seorang di antaranya Hendro. Dia yang menjadi teman nongkrong Ganjar. ’’Dulu setelah sekolah, saya sering jagongan sama Ganjar,’’ ungkap Hendro.

Hendro menyebut, Ganjar tidak berubah. Dari dulu memiliki karakter yang sopan, humble, dan mudah bergaul. Mulai dari menjadi anggota DPR, gubernur, sampai sekarang menjadi capres. ’’Nggak berubah. Baik dan mudah sosialisasi dari dulu,’’ tuturnya. (*)

Susi Ditawarkan Posisi Pelatih Timnas Amin

0
Susi Pudjiastuti dan Anies Baswedan dalam sebuah kesempatan. Susi mengaku dapat tawaran untuk bergabung dengan Timnas Amin.

KORANUSANTARA –  Tim Nasional (Timnas) Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) memang tidak “semewah” tim sukses dua kandindat lainnya. Kendati begitu, Timnas Amin tentunya punya strategi jitu untuk memenangkan pasangan nomor urut 1 itu.

Salah satunya merekrut semua elemen ke struktur Timnas. Sejumlah tokoh disebut bakal masuk struktur untuk memperkuat tim pemenangan.  Menurut Sudirman Said, co-captain Timnas Amin, sejumlah nama yang sudah diumumkan di Timnas Pemenangan itu merupakan susunan inti. Adapun line-up lengkap segera diumumkan dalam waktu dekat. ”Dalam 1–2 hari ke depan,” kata Sudirman.

Selama ini, sudah banyak elemen pendukung Amin yang telah bekerja dengan gigih. Termasuk elemen dari tiga parpol pengusung. Yakni, Nasdem, PKB, dan PKS. Ada juga parpol baru, Partai Ummat dan Masyumi. Demikian juga elemen keumatan, santri, hingga kalangan pekerja atau buruh. ”Itu semua andalan kita di lapangan,” ujarnya.

Sudirman menegaskan, struktur Timnas Pemenangan Amin seperti piramida terbalik. Yang paling utama adalah penggerak di lapangan. Dengan semangat perubahan, selama ini bekerja all-out. ’’Sedangkan kita sebagai supporting paling belakang,” papar mantan menteri ESDM itu.

Untuk memperkuat saf (barisan), sejumlah tokoh senior akan dimasukkan. Mereka akan mengisi posisi sebagai dewan pembina, dewan pakar, dan dewan pengarah. Khusus dewan pembina akan diisi elemen pimpinan tertinggi parpol. Adapun dewan pengarah terdiri atas unsur parpol dan pakar.

”Dewan pakar (diisi) para ahli, profesor, dan pakar yang selama ini sudah berkontribusi menyusun visi, misi, dan program Amin,” kata Sudirman.

Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Susi Pudjiastuti. Menteri Perikanan dan Kelautan periode 2014-2019 itu kabarnya ditawarkan posisi coach alias pelatih Timnas Amin.

“Jadi, saat ini kita dalam proses untuk penuntasan semua, begitu semua selesai baru disampaikan,” kata Anies Baswedan kepada wartawan di Gedung Joang’45, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 17 November 2023.

Susi sendiri tidak menampik tawaran tersebut. “Dibujukin terus, iya,” kata Susi kepada wartawan. Namun, Susi mengaku sedang sibuk mengurus maskapai miliknya, Susi Air. Dia juga mengatakan sedang mengurusi cucu-cucunya.(*)

Pencaloan dalam Pengurusan KTP Harus Dihapus

0
Anggota Komisi II DPRD Berau, Nurung.

TANJUNG REDEB – Anggota Komisi II DPRD Berau, Nurung menyoroti maraknya pencaloan dalam proses pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Menurutnya, harus ada pengawasan berkala dalam persoalan tersebut.

Dia menegaskan, pengawasan harus dilakukan terus menerus. Pasalnya, pengurusan KTP berkaitan dengan pelayanan publik.

“Pencaloan harus dihapuskan, agar kepengurusan berkas masyarakat bisa berjalan sesuai dengan aturan yang ada,” ungkapnya.

Dirinya menilai, pencaloan sangat sulit untuk dilepaskan, karena masyarakat ingin seluruh urusan mengenai berkasnya selesai dalam waktu yang singkat.

“Tetapi agar tidak semakin marak, pihak OPD terkait harus selektif. Jika sifatnya calo, sebaiknya tidak dilayani. Namun, jika ingin membantu orang, tidak masalah,” katanya.

Namun, dengan sistem online yang telah dikeluarkan Disdukcapil Berau, lanjut Nurung, segala pengurusan akan lebih mudah.

“Tapi untuk sistem online ini, cara penggunaannya harus terus disosialisasikan, terutama untuk warga di kampung-kampung. Karena kalau warga yang dari kampung biasanya kurang mengerti sistem online,” ujarnya.

Selain itu, Politikus NasDem ini juga mengimbau agar Disdukcapil memprioritaskan masyarakat yang sangat memerlukan tanda kependudukan, khususnya bagi mereka yang jauh dari pusat ibukota Tanjung Redeb.

“Masyarakat jangan dipersulit, karena selaku warga negara dan berdomisili di tempat itu, maka berhak untuk mendapatkan identitas. Jadi saya berharap pelayanan Disdukcapil ke depannya bisa lebih baik lagi dan jauh dari calo,” tutupnya. (adv/kn)

Pembangunan Depo Arsip Baru, Dispusip Harus Follow Up ke Bupati

0
Anggota Komisi III DPRD Berau, Suriansyah.

TANJUNG REDEB – Adanya rencana pembangunan depo kearsipan dokumen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau pada 2024 mendatang direspons positif jajaran legislatif.

Anggota Komisi III DPRD Berau, Suriansyah mengungkapkan, kondisi Kantor Arsip dan Dokumentasi saat ini tidak memungkinkan menyimpan banyaknya berkas yang kian membludak.

“Menurut saya tidak masalah tambah depo arsip baru. Yang penting mereka segera menganggarkan ke Bapelitbang,” ungkapnya.

Dia mengaku sangat mendukung pengadaan depo arsip Dispusip Berau. “Apalagi anggaran APBD kita tahun depan sangat besar yaitu mencapai Rp 5 triliunan. Sehingga menurut saya tidak masalah itu,” ujarnya.

Politikus Hanura itu mengimbau agar Kadispusip Yudha Budisantoso untuk terus mem-follow up Bupati Berau, Sri Juniarsih.

“Jangan ke PUPR, karena mereka pelaksana saja. Nanti yang merencanakan Bapelitbang dan Dispusip harus langsung minta arahan dari Bupati,” bebernya.

Pasalnya jika Bapelitbang dan Bupati Berau menyutujui pengadaan gedung depo arsip baru tersebut dapat dipastikan kebutuhan tempat berkas setiap opd terkait bisa terpenuhi.

“Kalau Bupati menyutujui lalu Bapelitbang yang merencanakan sepakat maka dapat dipastikan kebutuhan depo bisa terpenuhi,” imbuhnya.

Sebab kata dia peran DPRD yaitu persoalan tambah gedung depo arsip baru sangat setuju.

“Karena kami di sini hanya berperan menyutujui anggaran dengan tepat guna, ke depannya bisa berfungsi maksimal depo baru tersebut,” pungkasnya. (adv/kn)

Penguasaan Tanah Negara, Seluruhnya Miliki Aturan

0
Ketua Komisi I DPRD Berau, Peri Kombong.

TANJUNG REDEB – Beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melaksanakan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 5 Tahun 2019 tentang penyelenggaraan administrasi penguasaan tanah negara

Ketua Komisi I DPRD Berau, Peri Kombong mengungkapkan, persoalan penguasaan tanah negara tersebut merupakan isu lama dan baru muncul saat ini.

“Permasalahannya, baik itu masalah tanah dengan masyarakat maupun masyarakat bersama perusahaan,” ungkapnya.

Dia menilai, untuk mengurai permasalahan penguasaan tanah negara tersebut cukup rumit. Sebab semua penguasaan tanah memiliki aturan.

“Bahkan dari beberapa tempat lainnya, sebagian punya tanah dan yang lainnya punya tempat,” jelasnya.

Karena disebutkannya memang ada beberapa indikasi surat tanah hanya asal dibuat tanpa melihat isi maksud tujuan.

“Sehingga permasalahan-permasalahan harus segera diurai, dan diselesaikan,” ujarnya.

Alhasil pihaknya meminta perlu ada ketegasan dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta harus mulai dari bawah. “Mulai dari tingkat kepala kampungnya dan dari pihak BPN-nya,” terangnya.

Termasuk program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) menurutnya harus berkoordinasi dengan instansi terkait.

“Yaitu mulai dari tingkat RT, kampung sampai ke BPN. Sebab beberapa yang kita tanya itu malah seolah-olah berjalan sendiri. Kita inginkan ada kolaborasi supaya masalah tanah bisa clear,” tandasnya. (adv/kn)

Marak Pembangunan Perumahan, Dorong Pengawasan OPD Terkait

0
Anggota Komisi II DPRD Berau, Elita Herlina.

TANJUNG REDEB – Beberapa bulan terakhir, pembangunan perumahan di Berau tampak menjamur. Sehingga, kegiatan bisnis properti yang mengelola aset berupa tanah dan bangunan disorot Anggota Komisi II DPRD Berau, Elita Herlina.

Ia menegaskan, pebisnis properti harus memperhatikan izin mendirikan bangunan, atau yang saat ini dikenal Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Saya imbau untuk memperhatikan izin mendirikan bangunan rumah karena itu ada undang-undangnya,” ungkapnya.

Dirinya mendorong pihak developer properti memperhatikan Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang pembangunan rumah.

Namun, Elita meyakini developer lahan atau pengembangan properti bangunan rumah sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.

“Itu harapan kami. Kita juga berharap dari pemerintah daerah dan OPD terkait juga melakukan pengawasan dengan adanya pembangunan perumahan,” ucapnya.

Tujuan pengawasan tersebut, lanjutnya, agar tidak menciptakan kondisi pemukiman yang kumuh.

“Sehingga kami berharap para developer properti untuk saling bersinergi mewujudkan penataan ruang perumahan yang rapi serta bebas banjir,” ujarnya.

Kendati demikian, Politikus Golkar ini menilai, inovasi Pemkab Berau pada saat ini mengenai adanya bisnis properti menjadi ladang pemenuhan tenaga kerja lokal di Bumi Batiwakkal.

Baca Juga:   DPRD Berau Ikut Workshop dan Bimtek Pelaksanaan Anggaran dan Etika Komunikasi Politik

“Kita juga tidak bisa menghalang inovasi kinerja Pemkab Berau yang sedang berlangsung, karena itu juga berdampak multiplayer efek untuk pemberdayaan tenaga kerja lokal,” pungkasnya. (adv/kn)

Perhatikan Kualitas Ikan untuk Pencegahan Dini Stunting

0
Anggota Komisi III DPRD Berau, Subroto.

TANJUNG REDEB – Kualitas ikan hasil tangkapan dinilai Anggota Komisi III DPRD Berau, Subroto sangat penting untuk diperhatikan. Maka dari itu, dirinya meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait memperhatikan hal tersebut.

Dia menerangkan, kualitas ikan hasil tangkapan perlu diperhatikan karena sebagai bentuk tindaklanjut gebrakan pemerintah pusat ke tingkat kabupaten/kota agar mengadakan kampanye gemar makan ikan sebagai upaya pencegahan dini stunting.

“Kami meminta dinas perikanan juga memperhatikan kualitas bahan baku ikan segar dari tangkapan nelayan,” ucapnya.

Dirinya membeberkan, rerata hasil ikan laut segar dari daerah pesisir selatan Kabupaten Berau dijual ke luar kota. “Rata-rata 70 persen ikan segar dari Berau dijual ke Bontang, Sangata, Samarinda dan Balikpapan,” ungkapnya.

Politikus Golkar ini menilai, ikan laut segar banyak dijual ke luar kota karena harga pasaran yang lebih terjangkau. “Bisa juga karena harga jual di sana lebih baik, info ini saya dapat langsung dari nelayan,” katanya.

Agar ke depan ikan laut segar tidak lagi diperjualbelikan ke luar kota, Subroto meminta OPD terkait melakukan survei pasar.

“Tujuannya adalah agar seluruh harga ikan yang dijual sama, meski tidak tinggi, tetapi harganya sama dengan luar daerah,” imbuhnya.

Dengan demikian, kebutuhan ikan segar di Kabupaten Berau bisa selalu terpenuhi untuk konsumsi anak-anak maupun masyarakat umum.

“Dan jangan sampai program kita tidak satu arah. Satu arah maksudnya pemerintah menggebu-gebu ajak anak sekolah gemar makan ikan, tetapi kenyataannya hasil nelayan ini tidak bisa di backup dari pemerintah,” tuturnya.

Dirinya sangat menyayangkan ikan dengan kualitas terbaik bisa saja ke depan bakalan laku terjual di luar kota.

“Contoh ikan putih, ikan merah yang bisa dikatakan lari keluar kota. Kita dikatakan cuma bisa mendapatkan mutunya kurang. Jadi ini harus ada sinergi antara Pemkab dan Dinas Perikanan,” pungkasnya. (adv/kn)