Beranda blog Halaman 102

Hamas Jawab Kritik Andi Harun: Anggota DPRD Kaltim Wakili 10 Kabupaten/Kota

0
Ketua DPRD Kalimantan Timur Hasanuddin Mas’ud menanggapi kritik Wali Kota Samarinda Andi Harun terkait bantuan keuangan untuk Samarinda. (K Irul Umam/Media Kaltim)

SAMARINDA – Pernyataan Wali Kota Samarinda Andi Harun yang menyebut legislator Kaltim asal daerah pemilihan Samarinda sebagai “pengkhianat” karena dinilai tidak memperjuangkan bantuan keuangan (bankeu) untuk Samarinda mendapat respons Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud.

Hasanuddin Mas’ud atau Hamas menilai persoalan bankeu tidak bisa hanya dilihat dari kepentingan satu daerah pemilihan. Anggota DPRD Kaltim, kata dia, membawa mandat untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat di seluruh 10 kabupaten/kota.

“Kalau saya menanggapi pribadi ya bagus saja. Pak Andi Harun mengkritisi supaya kita bisa menanggapi bagaimana,” kata Hamas.

Menurut Hamas, ada mekanisme penganggaran yang harus dipahami. Bankeu juga bukan belanja yang otomatis wajib diberikan Pemprov Kaltim kepada kabupaten/kota.

“Bankeu itu atau bantuan keuangan sifatnya tidak wajib,” tegasnya.

DPRD KALTIM BUKAN HANYA SAMARINDA

Hamas juga meluruskan anggapan bahwa anggota DPRD Kaltim harus menempatkan seluruh perjuangan anggarannya hanya di daerah pemilihan masing-masing.

Menurutnya, anggota DPRD provinsi tetap merupakan wakil masyarakat Kalimantan Timur secara keseluruhan.

“Kalau dianggap anggota DPR punya bankeu, kita enggak punya bankeu anggota DPR. Kita ada aspirasi,” ujarnya.

Ia mencontohkan ketimpangan yang bisa terjadi apabila setiap anggota DPRD hanya memperjuangkan daerah pemilihannya.

Daerah dengan jumlah legislator lebih banyak akan memiliki posisi lebih kuat dibandingkan daerah yang hanya mempunyai satu atau dua wakil di DPRD Kaltim.

“Bagaimana kalau yang di Kutai Barat cuma satu atau dua, Mahakam Ulu satu orang. Kan enggak fair juga kalau hanya kita memikirkan wilayah kita. Sedangkan di provinsi apa bedanya? Seluruh Kaltim, 10 kabupaten kota,” katanya.

Karena itu, Hamas menilai tidak tepat apabila legislator asal Samarinda yang ikut memperjuangkan pembangunan daerah lain kemudian dianggap tidak membela daerah pemilihannya.

“Walaupun dapilnya sama, mereka bantu daerah lain enggak masalah. Boleh dong. Enggak adil kita kalau cuma satu anggota DPR,” katanya.

Menurut Hamas, antaranggota DPRD Kaltim bahkan kerap saling menitipkan aspirasi agar pembangunan dapat tersebar secara lebih berkeadilan.

“Nah, terkadang kami teman-teman ini ya sudah kita titip ke sana supaya ada berkeadilan,” ujarnya.

SAMARINDA PENERIMA BANKEU TERBESAR

Polemik tersebut menarik karena Samarinda justru tercatat menjadi penerima bankeu terbesar dalam APBD Murni Kaltim 2026.

Dari total alokasi bankeu sekitar Rp1,125 triliun untuk 10 kabupaten/kota, Samarinda memperoleh sekitar Rp311,66 miliar.

Berau berada di posisi berikutnya dengan sekitar Rp222,09 miliar, Paser Rp213,33 miliar, Balikpapan Rp139,19 miliar, dan Bontang sekitar Rp88,86 miliar.

Data tersebut menunjukkan bankeu merupakan instrumen dukungan Pemprov Kaltim kepada seluruh kabupaten/kota, bukan hanya untuk satu daerah.

Besaran bankeu juga sangat bergantung pada kemampuan fiskal Pemprov Kaltim.

Realisasi bankeu tercatat sekitar Rp862,55 miliar pada 2022, kemudian meningkat menjadi Rp1,197 triliun pada 2023. Pada 2024 mencapai Rp1,801 triliun dan naik lagi menjadi Rp2,045 triliun pada 2025.

Pada 2026, nilainya turun menjadi sekitar Rp1,125 triliun seiring penyesuaian kemampuan fiskal daerah.

Pemprov Kaltim sebelumnya juga memastikan tidak ada tambahan bankeu dalam APBD Perubahan 2026.

Sekda Kaltim Sri Wahyuni menjelaskan bankeu selama beberapa tahun memang tidak dialokasikan melalui APBD Perubahan. Pengalokasiannya dilakukan melalui APBD murni.

BUKAN POLEMIK PERTAMA

Persoalan bankeu dan pokok-pokok pikiran DPRD Kaltim sebelumnya juga pernah disoroti Andi Harun.

Pada Januari 2026, Andi Harun menyatakan pokir anggota DPRD Kaltim dari Dapil Samarinda semestinya ditempatkan di Samarinda. Menurutnya, pokir tersebut merupakan bagian dari mandat masyarakat Samarinda yang memilih para legislator dari dapil tersebut.

Sementara itu, sejumlah anggota DPRD Kaltim memiliki pandangan bahwa bankeu tetap diperlukan sebagai instrumen untuk merealisasikan aspirasi masyarakat.

Wakil Ketua II DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis pada April 2026 menyatakan bankeu untuk kabupaten/kota, termasuk Samarinda, masih dibutuhkan agar aspirasi yang diperoleh melalui reses dapat direalisasikan.

Sekretaris Komisi II DPRD Kaltim Nurhadi Saputra pada Juli 2026 juga mempertanyakan kebijakan yang tidak lagi mengakomodasi usulan bankeu melalui pokir anggota DPRD dalam penyusunan APBD 2027.

Ia menilai kebijakan tersebut berpotensi membuat sejumlah aspirasi masyarakat di daerah pemilihan sulit direalisasikan.

Di tengah perdebatan tersebut, Hamas menempatkan bankeu sebagai bagian dari kebijakan anggaran tingkat provinsi yang harus mempertimbangkan kepentingan seluruh daerah.

Menurut Hamas, legislator tetap memiliki tanggung jawab memperjuangkan aspirasi konstituen di daerah pemilihannya. Namun, mandat sebagai anggota DPRD Kaltim tidak berhenti pada batas satu kota atau kabupaten.

Anggota DPRD Kaltim, tegasnya, tetap membawa mandat untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat di seluruh Kalimantan Timur.

Pewarta: K Irul Umam
Editor: Agus S.

17.808 Pohon Ditanam Serentak, IKN Kejar Rekor MURI Saat HUT RI

0
Tenda upacara HUT ke-81 RI mulai terpasang di Plaza Seremoni IKN. Pasukan Pengibar Bendera juga terus menjalani latihan menjelang 17 Agustus 2026. (Atmaja Riski/Media Kaltim)

NUSANTARA – Persiapan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dimatangkan. Tahun ini, Otorita IKN menyiapkan sejumlah agenda, mulai dari upacara kemerdekaan, penanaman 17.808 pohon untuk mengejar rekor MURI, hingga Merdeka Night Run yang ditargetkan diikuti lebih dari 3.000 peserta.

Menjelang 17 Agustus 2026, persiapan fisik mulai terlihat di kawasan IKN. Tenda untuk pelaksanaan upacara telah terpasang di Plaza Seremoni IKN yang berada di luar kawasan Istana Negara.

Pasukan Pengibar Bendera juga terus menjalani latihan. Di tengah cuaca terik, para petugas terlihat mematangkan persiapan menjelang upacara kemerdekaan.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono memastikan persiapan terus berjalan. Selain upacara, sejumlah kegiatan disiapkan untuk meramaikan peringatan kemerdekaan sekaligus memperkuat konsep IKN sebagai forest city.

“Nanti akan ada kegiatan massal penanaman pohon, ini menargetkan pemecahan rekor MURI, menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan memperkuat visi IKN sebagai forest city,” kata Basuki.

Otorita IKN menyiapkan 17.808 bibit untuk kegiatan penanaman massal. Jenis pohon yang akan ditanam antara lain balangeran, meranti, kapur, tengkawang, dan nyatoh.

Sejumlah lokasi telah disiapkan, termasuk kawasan sekitar Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Penanaman tersebut sekaligus melanjutkan program penghijauan yang selama ini dijalankan di Nusantara. Otorita ingin momentum HUT RI tidak hanya diramaikan dengan kegiatan seremonial, tetapi juga memperkuat pembangunan IKN sebagai kota hutan.

Perayaan kemerdekaan di Nusantara juga akan diramaikan Merdeka Night Run. Otorita menargetkan lebih dari 3.000 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Pemenang juga akan memperebutkan trofi Kepala Otorita IKN.

“Pendaftarnya sudah ada. Kita targetnya tiga ribu orang. Sekaligus untuk meramaikan Agustusan ini di sini,” jelas Basuki.

Selain kegiatan olahraga dan penanaman pohon, hiburan juga disiapkan. Grup angklung Svara Mandiri dijadwalkan tampil dalam rangkaian perayaan.

Jumlah peserta dan undangan upacara diperkirakan sekitar 3.000 orang, tidak jauh berbeda dengan pelaksanaan tahun sebelumnya.

Sementara itu, upacara utama peringatan HUT ke-81 RI tetap dilaksanakan di Istana Kepresidenan Jakarta.

Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengatakan Presiden Prabowo Subianto akan bertindak sebagai inspektur upacara di Jakarta pada Senin, 17 Agustus 2026.

Sedangkan pelaksanaan upacara di IKN akan dikoordinasikan langsung Otorita IKN.

“IKN juga akan melaksanakan dan dikoordinir langsung oleh Otorita IKN,” kata Juri.

Basuki Hadimuljono dijadwalkan menjadi inspektur upacara di IKN.

Dengan rangkaian tersebut, peringatan kemerdekaan di Nusantara tahun ini tidak hanya berpusat pada upacara. Otorita juga menjadikan momentum 17 Agustus untuk menghidupkan kawasan melalui kegiatan lingkungan, olahraga, dan hiburan.

Salah satu target utamanya adalah mencatatkan rekor MURI melalui penanaman massal 17.808 pohon sekaligus memperkuat visi Nusantara sebagai forest city.

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S.

39 Siswa dan Guru di Bontang Alami Mual-Muntah Usai Santap MBG

0
Ilustrasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 39 siswa dan guru SMP YPVDP Bontang mengalami mual, muntah, dan pusing setelah menyantap menu MBG, Senin (10/8/2026). (Ilustrasi/AI)

BONTANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan di Bontang. Sebanyak 39 siswa dan guru SMP YPVDP mengalami mual, muntah, dan pusing setelah menyantap menu MBG, Senin (10/8/2026).

Dari jumlah tersebut, 21 siswa dilarikan ke Rumah Sakit LNG Badak untuk mendapatkan penanganan medis. Dua guru juga dilaporkan mengalami keluhan serupa.

Kepala SMP YPVDP Bontang Sholikhin mengatakan pihak sekolah langsung mengambil tindakan setelah menerima laporan sejumlah siswa mengalami gangguan kesehatan.

“Yang mual-mual, muntah-muntah itu langsung kami larikan ke Rumah Sakit LNG. Di rumah sakit ada 21 siswa,” ujarnya.

Tidak seluruh siswa yang mengalami keluhan dibawa ke rumah sakit. Sebanyak lima siswa dipulangkan setelah kondisinya dinilai memungkinkan, sedangkan 11 siswa lainnya menjalani observasi tenaga kesehatan di sekolah.

Menurut Sholikhin, makanan MBG yang dikonsumsi siswa berasal dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bontang Selatan 05.

Menu yang disajikan terdiri atas nasi gurih, tahu, ayam suwir, sayur wortel, dan buah jeruk.

Makanan tersebut disantap saat jam istirahat sekitar pukul 09.50 Wita.

“Santapan ini dimakan saat jam istirahat sekitar 09.50 Wita,” tuturnya.

Setelah makanan dikonsumsi, sejumlah siswa mulai mengeluhkan mual, muntah, dan pusing. Siswa yang membutuhkan penanganan lebih lanjut kemudian dibawa ke Rumah Sakit LNG Badak.

Kondisi para siswa yang mendapat perawatan dilaporkan berangsur membaik. Beberapa di antaranya bahkan telah diperbolehkan pulang setelah mendapat penanganan medis.

“Kalau sudah ditangani dan sudah merasa enak, ada yang minta pulang sama orang tuanya,” kata Sholikhin.

Pihak sekolah juga mendapat pendampingan dari Dinas Kesehatan, kepolisian, dan tim Rumah Sakit LNG Badak.

Tenaga kesehatan disiagakan di sekolah untuk memantau kondisi siswa yang tidak dirujuk ke rumah sakit.

Sampel makanan MBG yang dikonsumsi siswa telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan laboratorium.

Hingga kini, belum dapat dipastikan apakah keluhan yang dialami puluhan siswa dan guru tersebut disebabkan makanan MBG. Penyebab pasti masih menunggu hasil investigasi dan pemeriksaan laboratorium.

Sholikhin mengatakan kejadian tersebut merupakan kasus pertama sejak program MBG berjalan di SMP YPVDP Bontang.

Insiden ini menambah perhatian terhadap pelaksanaan MBG di Bontang. Sebelumnya, sejumlah siswa di beberapa sekolah juga dilaporkan mengalami keluhan mual, muntah, dan diare setelah mengonsumsi MBG pada Rabu (5/8/2026).

Dalam kejadian sebelumnya, sebanyak 24 anak dilaporkan mengalami keluhan, termasuk 11 siswa SDN 012 Bontang Selatan. Penyebabnya juga masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Dengan munculnya kejadian terbaru di SMP YPVDP, pemeriksaan terhadap makanan dan proses penyediaan MBG menjadi penting untuk memastikan penyebab keluhan sekaligus mencegah kejadian serupa kembali terulang.

Penulis: Syakurah
Editor: Agus S.

Produksi Batu Bara Dipangkas, 40 Ribu Pekerja Kaltim Terancam Terdampak

0
Anggota Komisi III DPRD Kaltim M. Samsun menyoroti kebijakan pemangkasan target produksi batu bara yang berpotensi berdampak terhadap puluhan ribu pekerja di Kaltim. (Istimewa)

SAMARINDA – Kalimantan Timur hidup di atas salah satu lumbung batu bara terbesar Indonesia. Komoditas tersebut masih menjadi penopang utama ekonomi daerah dan dibutuhkan pasar. Namun, puluhan ribu pekerja tambang kini justru dibayangi ancaman kehilangan pekerjaan.

Kondisi tersebut mendapat kritik keras Anggota Komisi III DPRD Kaltim M. Samsun. Ia menilai ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) tidak semata-mata persoalan bisnis perusahaan, tetapi juga berkaitan dengan kebijakan pemerintah yang dinilai tidak memberikan kepastian.

“Prihatin, Mas. Ini negara kayaknya sudah salah urus. Sumber daya kita banyak, yang membutuhkan batu bara juga banyak. Sampai kita harus PHK orang, itu kan salah urus,” kata Samsun, Jumat (7/8/2026).

Pernyataan tersebut muncul di tengah kebijakan pemerintah memangkas target Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batu bara nasional 2026 dari 795 juta ton menjadi 600 juta ton.

Pemangkasan sekitar 195 juta ton tersebut menimbulkan kekhawatiran terhadap keberlangsungan industri pertambangan di Kaltim.

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim memproyeksikan sekitar 40 ribu dari kurang lebih 180 ribu pekerja sektor pertambangan berpotensi terdampak efisiensi apabila pengurangan produksi benar-benar berlangsung.

Dampaknya bahkan mulai terlihat sebelumnya. Di Kabupaten Berau, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi mencatat 1.105 pekerja terkena PHK sepanjang Januari hingga November 2025. Sebagian besar berasal dari perusahaan pertambangan dan subkontraktornya.

Menurut Samsun, persoalan terbesar bukan sekadar berkurangnya volume produksi. Ia menyoroti ketidakpastian regulasi yang membuat perusahaan sulit menyusun perencanaan bisnis jangka panjang.

Perusahaan, kata dia, telah membuat rencana investasi, memperoleh perizinan, hingga mendapatkan RKAB. Ketika target produksi kemudian dikurangi, perencanaan yang telah disusun ikut terdampak.

“Negara enggak usah ikut berbisnis dengan rakyat. Biarkan rakyat menjalankan bisnisnya. Tugas negara membuat regulasi yang benar supaya investor merasa aman. Yang terjadi sekarang justru regulasi berubah-ubah,” ujarnya.

Ia meminta pemerintah menjaga konsistensi kebijakan sehingga dunia usaha memperoleh kepastian dalam menjalankan investasi.

“Indonesia tetap Indonesia. Pemerintahnya juga tetap pemerintah Indonesia. Yang berubah hanya rezim setiap lima tahun. Tapi regulasi jangan ikut berubah-ubah sesuai kemauan rezim. Investor mana yang mau bertahan kalau kepastian hukumnya seperti ini,” katanya.

Persoalan tersebut menjadi krusial karena perekonomian Kaltim hingga kini masih sangat bergantung pada sektor pertambangan.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim menunjukkan sektor pertambangan dan penggalian memberikan kontribusi 43,19 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kaltim pada 2023, dengan nilai sekitar Rp364,3 triliun.

Pada 2024, porsinya turun menjadi 38,38 persen atau sekitar Rp329,4 triliun dari total PDRB Kaltim sebesar Rp858,4 triliun. Meski menurun, pertambangan tetap menjadi sektor terbesar dalam struktur ekonomi daerah.

Ketergantungan juga terlihat dari penerimaan daerah. Pada 2023, pagu Dana Bagi Hasil (DBH) Mineral dan Batubara untuk Kaltim dan daerah penghasil berada pada kisaran Rp8,5 triliun hingga Rp9,3 triliun.

Menurut Samsun, pengurangan produksi berpotensi menimbulkan efek domino yang jauh lebih luas daripada PHK langsung di perusahaan tambang.

Industri pertambangan menghidupi berbagai sektor lain. Ada perusahaan kontraktor, penyedia alat berat, transportasi, katering, warung makan, hingga berbagai usaha masyarakat yang tumbuh di sekitar kawasan tambang.

“Mereka sudah diberi RKAB, kemudian diciutkan lagi. Apa tidak dipikir di pertambangan itu banyak sekali yang bergantung? Karyawannya, sektor informalnya. Itu baru karyawan. Pelaku-pelaku ekonomi di sekitar tambang juga ikut hilang mata pencahariannya,” tegasnya.

Kondisi tersebut sekaligus menunjukkan besarnya ketergantungan Kaltim terhadap batu bara. Ketika produksi meningkat, ekonomi daerah ikut terdorong. Sebaliknya, ketika produksi ditekan, dampaknya dapat menjalar ke tenaga kerja, usaha lokal, hingga penerimaan daerah.

Di sisi lain, aktivitas pertambangan juga meninggalkan persoalan lingkungan. Data Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Kaltim mencatat sekitar 1.700 lubang tambang tersebar di sejumlah daerah.

Kutai Kartanegara tercatat memiliki 842 lubang tambang, Samarinda 342 lubang, dan Kutai Timur 223 lubang. Kaltim juga menjadi wilayah operasi puluhan pemegang PKP2B dan IUPK serta ratusan IUP aktif.

Kondisi tersebut memperlihatkan dua sisi ketergantungan Kaltim terhadap industri ekstraktif. Batu bara memberikan kontribusi besar terhadap ekonomi dan lapangan pekerjaan, tetapi sekaligus meninggalkan persoalan lingkungan serta membuat perekonomian daerah rentan terhadap perubahan kebijakan dan pasar global.

Samsun juga menyoroti terbatasnya kewenangan pemerintah daerah dan DPRD dalam mengintervensi persoalan pertambangan.

Sejak sebagian besar kewenangan pertambangan berada di pemerintah pusat, menurutnya, DPRD Kaltim lebih banyak menerima keluhan masyarakat tanpa memiliki ruang besar untuk mengambil keputusan langsung.

“Kita enggak bisa apa-apa. Semua kewenangan ditarik pusat. Masyarakat datang mengeluh ke DPR, tetapi DPR tidak diberi kewenangan untuk membantu mereka. Semua keputusan ada di pemerintah pusat,” tutupnya.

Kini, ancaman terhadap sekitar 40 ribu pekerja menjadi ujian besar di tengah kuatnya ketergantungan ekonomi Kaltim terhadap batu bara. Pemangkasan produksi bukan hanya persoalan angka dalam RKAB, tetapi berpotensi menyentuh lapangan pekerjaan, usaha masyarakat, hingga kemampuan fiskal daerah. (MK)

Editor: Agus S.

Kebakaran Meluas, Seluruh Akses Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

0

Pembaca Setia Koran Nusantara!

Ingin tahu kabar terkini dari Koran Digital Koran Nusantara?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper lengkap
https://koran.koranusantara.com/

📱 Versi Mobile
https://digital.koranusantara.com/kn10agt2026/mobile/

Pendaftaran Upacara HUT RI Ditutup, Pemerintah Buka Pesta Rakyat di Monas

0
Tangkapan layar - Kementerian Sekretariat Negara resmi menutup pendaftaran undangan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. ANTARA/HO-Instagram/Aditya Ramadhan

JAKARTA – Kementerian Sekretariat Negara menutup pendaftaran undangan Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan menyiapkan Pesta Rakyat serta Karnaval Kemerdekaan sebagai kegiatan terbuka bagi masyarakat.

“Terima kasih banyak atas antusiasme yang luar biasa dan tiada hentinya dari seluruh masyarakat Indonesia hingga hari terakhir pendaftaran undangan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” demikian keterangan Kemensetneg melalui akun media sosial resminya yang dikutip di Jakarta, Minggu (9/8/2026).

Kemensetneg meminta masyarakat yang telah berhasil memperoleh undangan mengikuti tahapan berikutnya yang disampaikan panitia melalui surat elektronik.

“Silakan ikuti langkah selanjutnya yang dikirim panitia melalui email dan pantau terus unggahan serta informasi resmi terbaru hanya di akun media sosial Kemensetneg,” tulis Kemensetneg.

Bagi masyarakat yang tidak memperoleh undangan upacara, pemerintah menyiapkan sejumlah kegiatan terbuka untuk memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan di Jakarta.

Kegiatan tersebut meliputi Pesta Rakyat di kawasan Monumen Nasional (Monas) serta Karnaval Kemerdekaan yang akan melintasi rute Monas-Sarinah-Bundaran HI.

“Pemerintah akan menyelenggarakan Pesta Rakyat di Monumen Nasional (Monas) serta Karnaval Kemerdekaan dengan rute Monas-Sarinah-Bundaran HI, Jakarta, yang terbuka luas untuk seluruh masyarakat,” demikian Kemensetneg.

Sebelumnya, pemerintah mencatat 128.331 orang mengikuti proses pendaftaran undangan upacara HUT Ke-81 RI pada hari pertama pembukaan pendaftaran, Rabu (5/8).

Kemensetneg belum merinci jumlah total pendaftar hingga pendaftaran ditutup.

Pemerintah mengajak masyarakat mengikuti rangkaian kegiatan terbuka tersebut sebagai bagian dari peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (ANT/KN)

Pramono Siapkan JIS Jadi Markas Utama Persija

0
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat menghadiri Bank Jakarta x Persija Collaboration Kick Off sekaligus peluncuran situs baru Bank Jakarta di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (9/8/2026). ANTARA/Siti Nurhaliza

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menjadikan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai kandang utama atau markas pertandingan bagi Persija Jakarta.

“Pemerintah DKI secara sungguh-sungguh juga mempersiapkan Stadion Jakarta International Stadium atau JIS menjadi kandang utama atau kandangnya Persija,” kata Pramono saat menghadiri Bank Jakarta x Persija Collaboration Kick Off sekaligus peluncuran situs baru Bank Jakarta di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (9/8/2026), seperti dikutip dari Antara.

Pramono menyebut Pemprov DKI tengah mempersiapkan berbagai aspek agar Persija dapat sepenuhnya menggunakan JIS sebagai markas pertandingan.

Menurutnya, dukungan terhadap Persija bukan hanya soal penyediaan stadion, tetapi juga memastikan kenyamanan, keamanan, akses transportasi, hingga pengelolaan agenda lain yang berlangsung di JIS.

Pramono mengungkapkan dirinya kerap berkomunikasi dengan sejumlah pihak yang berkaitan dengan Persija dan kelompok pendukung klub tersebut.

Dalam komunikasi itu, salah satu hal yang sering dibahas adalah pengaturan penggunaan JIS agar tidak berbenturan dengan agenda lain, terutama konser, ketika Persija akan menghadapi pertandingan penting.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta bersama pihak terkait akan duduk bersama untuk membahas pengaturan tersebut.

Pramono memastikan JIS benar-benar dapat dimanfaatkan Persija sebagai kandang utama.

“Dan untuk itu, seperti Saudara-saudara ketahui sekarang ini konektivitas untuk ke JIS sudah jauh lebih baik,” ujar Pramono.

Lebih lanjut, Pramono mengatakan salah satu aspek yang menjadi perhatian Pemprov DKI adalah akses masyarakat menuju JIS.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melakukan peningkatan konektivitas agar penonton lebih mudah mendatangi stadion.

Saat ini, akses menuju JIS telah didukung oleh layanan kereta rel listrik (KRL) yang berhenti di sekitar kawasan stadion. Namun, Pramono menyebut fasilitas tersebut masih memiliki satu peron.

Pemprov DKI mengupayakan agar fasilitas tersebut dapat dikembangkan menjadi dua peron dalam waktu dekat.

Peningkatan konektivitas tersebut dinilai penting untuk mendukung JIS sebagai stadion olahraga yang dapat menampung kegiatan berskala besar, termasuk pertandingan Persija.

Pramono mengatakan penonton pertandingan di JIS nantinya tidak harus memaksakan kendaraan mereka masuk dan parkir di kawasan stadion. Pemprov DKI justru mendorong agar area parkir di Ancol dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Penonton dapat memarkir kendaraan di Ancol, kemudian melanjutkan perjalanan menuju JIS melalui konektivitas yang telah tersedia.

“Parkirnya lebih baik ada di Ancol dan hanya dikenakan tarif parkir untuk nonton pertandingan itu,” ucap Pramono.

Pramono berharap skema tersebut membuat masyarakat tidak terbebani dengan biaya tambahan ketika menggunakan fasilitas Ancol sebagai area parkir untuk menonton pertandingan di JIS.

“Saya sudah minta, baik kepada JIS maupun kepada Ancol untuk itu yang diperlakukan. Sehingga orang betul-betul akan memanfaatkan parkir di Ancol semaksimal mungkin,” kata Pramono. (ANT/KN)

Perawat Indonesia Resmi Masuk RS Swasta Malaysia, Kerja Sama Kesehatan Diperluas

0
Konsul Jenderal RI Johor Bahru Sigit S. Widiyanto (kedua dari kiri) dalam acara penerimaan perawat Indonesia di RS swasta Malaysia, Jumat (7/8/2026). /ANTARA/HO-Pensosbud Johor Bahru.

KUALA LUMPUR – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru menyampaikan bahwa 12 perawat asal Indonesia untuk pertama kalinya secara resmi diterima bekerja di rumah sakit swasta di Malaysia, menandai tonggak baru kerja sama Indonesia-Malaysia di bidang kesehatan.

“Pada 7 Agustus 2026, sebanyak 12 perawat Indonesia resmi diterima oleh Regency Specialist Hospital (RSH), Johor. Ini menandai untuk pertama kalinya perawat Indonesia bekerja di rumah sakit swasta di Malaysia,” demikian keterangan KJRI Johor Bahru yang diterima di Kuala Lumpur, Sabtu (8/8/2026).

Penerimaan resmi ke-12 perawat tersebut dilakukan oleh CEO RSH Serena Yong dalam sebuah acara resepsi di RSH.

KJRI Johor Bahru menyebut langkah tersebut sebagai tonggak baru dalam kerja sama Indonesia-Malaysia di bidang kesehatan.

Kehadiran para perawat itu membuka jalur baru bagi tenaga kesehatan terampil Indonesia untuk berkarier di Malaysia, sekaligus memberikan peluang bagi rumah sakit swasta Malaysia untuk mendapatkan tenaga keperawatan berkualitas.

Ke-12 perawat tersebut merupakan bagian dari 13 perawat Indonesia yang dinyatakan lulus Malaysia Nursing Board Examination for Foreign Trained Nurses pada 5 Maret 2026. Namun, satu perawat lainnya memilih memperpanjang kontrak kerja di Arab Saudi.

Para perawat tersebut memiliki pengalaman bekerja di sejumlah rumah sakit di Indonesia maupun luar negeri, termasuk Kuwait, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA).

Menurut KJRI Johor Bahru, sebelum mulai bekerja di Malaysia, para perawat harus melalui proses seleksi serta memenuhi berbagai persyaratan profesional, perizinan, dan keimigrasian yang ditetapkan oleh otoritas Malaysia.

Bagi Indonesia, kesempatan tersebut menunjukkan bahwa tenaga kesehatan Indonesia memiliki kompetensi dan pengalaman yang mampu memenuhi standar profesi yang berlaku di tingkat internasional.

Sementara bagi Malaysia, kehadiran para perawat Indonesia memberikan tambahan tenaga profesional bagi sektor rumah sakit swasta sekaligus membuka ruang bagi pengembangan kerja sama kesehatan yang lebih luas.

Konsul Jenderal Republik Indonesia di Johor Bahru Sigit S. Widiyanto mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang dan kerja bersama berbagai pihak di Indonesia dan Malaysia.

“Keberhasilan ini tidak terjadi dalam waktu singkat. Ada proses panjang dan kerja bersama selama berbulan-bulan yang melibatkan Regency Specialist Hospital, PPNI, IRDA, MPC, otoritas terkait di Malaysia, dan KJRI Johor Bahru,” ujar Sigit.

Menurut Sigit, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa kerja sama yang dibangun berdasarkan kebutuhan bersama dapat menciptakan peluang baru bagi kedua negara.

“Ini menunjukkan bahwa ketika berbagai pihak mau duduk bersama dan mencari solusi, peluang-peluang baru dapat terbuka,” kata Sigit.

Lebih jauh Sigit menyampaikan ke-12 perawat Indonesia tersebut bekerja di Malaysia sebagai tenaga profesional asing atau ekspatriat sesuai ketentuan yang berlaku, dengan Employment Pass (EP) Category III.

Sebelum mulai bekerja, mereka juga harus memenuhi persyaratan profesi keperawatan di Malaysia, termasuk memperoleh Temporary Practising Certificate (TPC) dari Nursing Board Malaysia.

Menurut Sigit, dengan demikian perekrutan tidak hanya membuka akses kerja bagi tenaga kesehatan Indonesia, tetapi juga menunjukkan kemampuan tenaga profesional Indonesia memenuhi standar dan persyaratan profesi yang ditetapkan di Malaysia.

Kerja sama tersebut selanjutnya diperkuat melalui penandatanganan Memorandum of
Understanding (MoU) antara Regency Specialist Hospital dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

MoU tersebut diharapkan tidak hanya menjadi landasan perekrutan tenaga perawat, tetapi juga membuka ruang bagi pengembangan profesional, pendidikan dan pelatihan meperawatan, serta pertukaran pengetahuan antara Indonesia dan Malaysia.

Sigit menilai bergabungnya para perawat Indonesia perlu ditempatkan dalam kerangka yang lebih besar daripada sekadar pemenuhan kebutuhan tenaga kerja, melainkan berkembang ke peningkatan kapasitas, pendidikan dan pelatihan, pertukaran pengetahuan, serta bentuk-bentuk kerja sama lain yang bermanfaat bagi kedua negara.

Menurutnya, kedekatan geografis, budaya, dan bahasa Indonesia-Malaysia menjadi salah satu keunggulan dalam pengembangan kerja sama tersebut.

Bagi perawat Indonesia, kedekatan tersebut dapat membantu proses adaptasi dengan
lingkungan kerja maupun kehidupan sehari-hari di Johor.

Sementara bagi rumah sakit, selain mendapatkan tenaga profesional berpengalaman, kemiripan bahasa dan budaya dapat mendukung komunikasi dengan pasien serta kolaborasi dengan tenaga kesehatan lainnya.

KJRI Johor Bahru memandang masuknya kelompok pertama perawat Indonesia tersebut aebagai langkah awal yang berpotensi membuka akses lebih luas bagi tenaga profesional mesehatan Indonesia untuk berkarier di Malaysia.

Ke depan, keberhasilan tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi model kerja sama yang memberikan manfaat bagi kedua negara yakni membuka kesempatan profesional bagi tenaga mesehatan Indonesia sekaligus mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan dan pengembangan sumber daya manusia di Malaysia. (ANT/KN)

Tim Gabungan Tindak DPO Kasus Penembakan di Tembagapura

0
Tim gabungan kepolisian yang tergabung dalam Operasi Damai Cartproporsionalitas  Satgas Amole 2026 melakukan pemantauan usai melakukan penegakaan hukum terhadap GW di Distrik Tembagapura. ANTARA/HO-Humas Damai Cartenz 2026

TIMIKA – Personel gabungan Operasi Damai Cartenz 2026 dan Satgas Amole 2026 melakukan penindakan terhadap seorang daftar pencarian orang (DPO) berinisial GW yang diduga terlibat sejumlah kasus penembakan di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol. Yusuf Sutejo dalam keterangannya di Timika, Minggu, mengatakan penindakan dilakukan pada Jumat (7/8) berdasarkan hasil penyelidikan dan pengembangan informasi mengenai keberadaan GW.

“Dalam pelaksanaan penegakan hukum, personel gabungan melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap target dengan menyesuaikan situasi di lapangan serta tetap berpedoman pada hukum yang berlaku,” katanya seperti dikutip dari Antara, Minggu (9/8/2026).

Menurut Yusuf, GW mengalami luka dalam penindakan tersebut dan kemudian mendapatkan pertolongan dari anggota kelompoknya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh kepolisian, GW selanjutnya dibawa anggota kelompoknya menuju kawasan hutan, sementara petugas masih memantau perkembangan situasi di sekitar lokasi.

Kepolisian mencatat GW masuk dalam daftar pencarian orang terkait sejumlah perkara, termasuk dugaan penembakan terhadap kendaraan di kawasan Mile 69 Tembagapura pada November 2017 yang menyebabkan seorang korban mengalami luka pada paha.

GW juga diduga terlibat dalam penyerangan dan penembakan di kawasan perkantoran PT Freeport Indonesia di Kuala Kencana pada Maret 2020 yang mengakibatkan seorang warga negara Selandia Baru meninggal dunia dan dua karyawan lainnya terluka.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Irjen Pol. Faizal Ramadhani mengatakan penindakan terhadap GW dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan pemantauan terhadap target yang telah masuk dalam daftar pencarian orang.

“Terhadap GW, yang bersangkutan merupakan target yang telah tercatat dalam DPO terkait sejumlah perkara pidana. Karena itu, langkah yang dilakukan personel merupakan bagian dari proses penegakan hukum terhadap target tersebut,” katanya.

Personel Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Satgas Amole 2026 masih melakukan pemantauan, pengumpulan informasi, dan pengembangan penyelidikan terkait keberadaan GW serta perkembangan situasi di wilayah Tembagapura. (ANT/KN)

Karhutla Sungai Tendang Kobar Meluas 10 Hektare, Asap Dekati Bandara Iskandar

0
Upaya pemadaman di Desa Sungai Tendang, Kecamatan Kumai. ANTARA/Dokumentasi Pribadi

PALANGKA RAYA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sungai Tendang, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, diperkirakan telah meluas hingga sekitar 10 hektare setelah petugas gabungan melakukan pemadaman selama dua hari.

Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Barat Samuel di Pangkalan Bun, Minggu (9/8/2026), mengatakan luas pasti lahan yang terbakar belum dapat dihitung karena petugas masih memprioritaskan upaya pemadaman.

“Untuk luasannya kita belum tahu karena saat ini masih fokus terhadap penanganan pemadaman. Namun dipastikan ini cukup luas yang mungkin kurang lebih sekitar 10 hektare,” katanya seperti dikutip dari Antara.

Tim gabungan yang terdiri atas BPBD, TNI, Polri, pemadam kebakaran, relawan, dan masyarakat masih berjibaku memadamkan api di lokasi.

Samuel mengatakan kondisi lahan gambut, cuaca panas, dan angin cukup kencang menjadi tantangan bagi petugas dalam mengendalikan kebakaran.

Kebakaran tersebut juga menimbulkan asap di sekitar wilayah Desa Sungai Tendang yang lokasinya relatif dekat dengan Bandara Iskandar Pangkalan Bun.

Di tengah upaya pemadaman, BPBD Kotawaringin Barat terus melakukan pelacakan lokasi kejadian untuk mengidentifikasi kemungkinan penyebab kebakaran dan menyerahkan data pendukung kepada aparat penegak hukum apabila ditemukan indikasi pelanggaran.

“Data dan hasil pelacakan kejadian kami serahkan kepada aparat untuk ditindaklanjuti,” kata Samuel.

Ia menegaskan pelaku pembakaran lahan dapat dijerat ketentuan pidana. Berdasarkan Pasal 108 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, pelaku pembakaran lahan dapat dipidana penjara paling singkat tiga tahun dan paling lama 10 tahun serta denda paling sedikit Rp3 miliar dan paling banyak Rp10 miliar.

Samuel mengatakan Pemkab Kotawaringin Barat mengutamakan upaya pencegahan dan pendekatan persuasif, tetapi mendukung tindakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan.

Ia juga meminta masyarakat tidak membuka lahan maupun membakar sampah secara sembarangan selama musim kemarau guna mencegah munculnya kebakaran baru.

Sebelumnya, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan mengatakan, pihaknya menyiagakan 500 personel dalam Operasi Aman Nusa-II sebagai upaya mengantisipasi karhutla selama musim kemarau.

Dia menjelaskan Operasi Aman Nusa-II digelar sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla yang saat ini mulai terjadi di Kalimantan Tengah.

Iwan mengatakan Polda Kalimantan Tengah terus memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, serta instansi terkait agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara terpadu dan lebih efektif.

“Saya berharap lebih baik bisa mencegah terjadinya karhutla. Makanya sekarang kegiatan pembinaan masyarakat terus masif dilakukan, dengan melibatkan para Bhabinkamtibmas, Babinsa hingga masyarakat peduli api,” kata Iwan. (ANT/KN)