Minggu, Mei 26, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Mundur dari Mentan, SYL Fokus pada Kasus Hukum yang Menjeratnya

KORANUSANTARA – Syahrul Yasin Limpo (SYL) telah kembali ke Indonesia, Kamis, 5 Oktober 2023. Setibanya di Tanah Air, dirinya memberikan surat pengunduran diri dari jabatan Menteri Pertanian. Surat itu diserahkan melalui Menteri Sekretariat Negara Pratikno untuk diteruskan kepada Presiden Joko Widodo. Sebelumnya, SYL berpamitan di Kementerian Pertanian hingga berkunjung ke Nasdem Tower.

Di Nasdem Tower, SYL buka suara terkait proses hukum yang dialaminya. Dalam konferensi persnya, SYL menjelaskan mengenai pengusutan dugaan pemerasan yang diduga dilakukan salah satu pimpinan KPK terhadap dirinya. Sementara soal kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan), SYL tak banyak memberi tanggapan.

Mantan gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) itu mengungkapkan, pihaknya mendatangi Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan terkait dugaan pemerasan salah satu pimpinan KPK. Dalam pemberian keterangan itu, dia menceritakan seputar pengetahuannya mengenai dugaan pemerasan tersebut. ”Apa yang dibutuhkan saya sampaikan ke penyidik,” ujarnya.

SYL tidak banyak menyampaikan tentang kasus dugaan pemerasan tersebut. Dia hanya mengatakan bahwa kasus itu merupakan pengaduan masyarakat (dumas) tertanggal 12 Agustus 2023. SYL mengaku diperiksa selama tiga jam oleh penyidik Polda Metro Jaya. “Prosesnya berlangsung cukup panjang, saya capek banget,” tuturnya.

Setelah SYL, Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh yang kemudian menyampaikan keterangan pers. Surya menegaskan pihaknya menghormati proses hukum yang sedang dijalani SYL saat ini. Dia juga meminta publik untuk memberikan ruang azas praduga tidak bersalah (presumption of innocent) terhadap proses hukum tersebut.

Selain itu, Surya juga menyebut pihaknya telah memberikan izin kepada SYL untuk menghadap Presiden Joko Widodo dan menyampaikan surat pengunduran diri sebagai mentan. Hal tersebut untuk menghormati proses penyidikan yang sedang bergulir di KPK. ”Nasdem tetap pada komitmennya, ada permasalahan jangan lari, hadapi permasalahan,” terangnya.

Seusai pertemuan, SYL yang mengenakan batik warna coklat menemui media. “Saya sore ini datang meminta waktu Bapak Presiden dan diberi kesempatan melalui Mensetneg untuk menyampaikan usul dan pengunduran diri saya sebagai menteri,” katanya. Usulan pengunduran diri ini karena ada proses hukum yang harus dihadapi dengan serius. Namun, dia minta tidak ada penghakiman dirinya tanpa sebelum melalui proses hukum.

SYL menyebutkan jika dia baru saja dari Roma, Italia. Dia tidak langsung muncul ke publik dengan alasan butuh waktu. Dia menyebutkan belum ada panggilan terhadap dirinya. Kehebohan di Indonesia, diketahuinya dari media sosial. (*)

 

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular