BONTANG – Komisi C DPRD Bontang meminta PDAM Tirta Taman, untuk transparan terhadap kebijakan penyesuaian tarif air yang telah diberlakukan sejak beberapa bulan lalu. Lantaran kebijakan itu menuai keluhan dari masyarakat.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Muhammad Sahib menegaskan bahwa, transparansi merupakan kunci utama untuk menjelaskan penyebab kenaikan tagihan yang dikeluhkan masyarakat. Menurutnya, penjelasan yang rinci dan terbuka sangat diperlukan, agar tidak muncul anggapan bahwa, kebijakan yang diterapkan berbeda dengan kesepakatan yang telah dibahas sebelumnya.
“Pihak PDAM harus menjelaskan secara detail kepada masyarakat,” tegas Sahib, Jumat (19/6/2026).
Menyikapi banyaknya laporan yang masuk, Komisi C DPRD Bontang berencana bakal memanggil jajaran manajemen Perumda Air Minum Tirta Taman dalam waktu dekat. Pertemuan tersebut bertujuan, untuk meminta klarifikasi resmi mengenai mekanisme penerapan tarif baru, sekaligus menelusuri faktor yang menyebabkan lonjakan tagihan pelanggan.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh kebijakan yang dijalankan perusahaan daerah tersebut, benar-benar sesuai dengan keputusan yang telah disepakati bersama dan tidak menimbulkan beban tambahan yang berlebihan bagi masyarakat,” bebernya. (al/Adv)
Editor: Yusva Alam


