
BERAU – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di tengah kondisi cuaca panas yang melanda wilayah Berau.
Bupati Sri mengungkapkan bahwa suhu udara di Berau saat ini mencapai angka 30 derajat Celsius, menjadikannya salah satu daerah dengan suhu tertinggi di Indonesia. Kondisi ini, menurutnya, sangat rawan memicu kebakaran, baik di kawasan permukiman maupun lahan.
“Cuaca ekstrem saat ini mencapai 30 derajat. Ini menjadikan Berau kabupaten terpanas se-Indonesia,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa dalam beberapa waktu terakhir, kebakaran menjadi salah satu bencana yang kerap terjadi dan cukup masif. Untuk itu, ia meminta semua pihak baik masyarakat, aparatur kelurahan, hingga relawan dan BPBD untuk tetap siaga dan tanggap terhadap situasi yang bisa mengarah pada kebakaran.
“Beberapa waktu belakang saya perhatikan mudah sekali terjadi kebakaran. Saya paham anggota BPBD kita terbatas. Tapi kita harus saling mendukung agar peristiwa yang kemarin tidak terulang kembali,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati Sri mengajak masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membakar sampah sembarangan, membuang puntung rokok di lahan kering, maupun melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar.
“Semoga kolaborasi dan kesadaran kita dapat meminimalkan risiko kebakaran selama musim kemarau ini,” tutupnya. (adv/srn/set)


