
BERAU – Pengelolaan sampah di Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD) disorot Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi. Dirinya mendorong adanya pembenahan.
Dia menuturkan, pengelolaan sampah di pasar tersebut belum maksimal, sehingga perlu adanya langkah serius dari pemerintah daerah.
“Dari dulu saya lihat pengelolaannya belum maksimal. Kalau kita lewat di belakang pasar, sampah sayur itu terlihat sangat banyak,” ujarnya.
Dirinya menjelaskan, salah satu kendala yang terjadi adalah keterbatasan petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Berau yang bertanggung jawab terhadap pengangkutan sampah.
“Tetapi kondisi ini tidak sepenuhnya bisa dibebankan kepada DLHK, apalagi di tengah keterbatasan anggaran daerah,” ungkapnya.
Dia menekankan pentingnya jadwal pengangkutan sampah yang lebih rutin, terutama sisa sayur dari aktivitas pasar, seharusnya tidak dibiarkan menumpuk hingga berhari-hari.
“Kalau bisa pengangkutan dilakukan lebih sering, misalnya pagi, siang, dan sore. Jangan sampai menumpuk sampai tiga hari, karena volumenya sangat besar,” tegasnya.
Dengan sistem yang lebih teratur dan pembagian jadwal pengangkutan yang jelas, Sumadi berharap persoalan sampah di Pasar Sanggam Adji Dilayas dapat teratasi.
“Menjaga kebersihan dan kenyamanan aktivitas perdagangan di pasar harus menjadi perhatian,” pungkasnya. (adv)


