Selasa, Mei 28, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Tom Lembong Bocorkan Wacana Lama Soal Parpol Bakal Didanai APBN

JAKARTA – Co-Captain Timnas AMIN Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong buka kemungkinan mengucurkan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk partai politik (parpol).

Tom Lembong mengatakan, opsi mendanai parpol dengan APBN sudah menjadi wacana sejak lama. Menurutnya, cara ini untuk menghindari adanya penyelewengan anggaran.

“Jadi ada cara-cara yang lebih baik untuk mendanai partai politik. Sudah lama ada wacana untuk mendanai parpol dari APBN,” ungkap Tom dalam sebuah sesi wawancara, dikutip Jumat (26/1/2024).

Dia mengatakan, jumlah alokasi dananya pun terbilang kecil jika dibandingkan dengan seluruh besaran APBN. Misalnya, dengan alokasi puluhan triliun, tapi bisa mencegah korupsi yang merugikan negara ribuan triliun, menurutnya langkah ini perlu dipertimbangkan.

Sekalipun misalnya kita kerahkan puluhan triliun, itu porsi yang sangat kecil dsri APBN total Rp 3.300 triliun sementara kalau itu bisa mencegah korupsi itu bisa menghemat ratusan triliun, mungkin ribuan triliun,” jelasnya.

Lebih jauh, dia membidik adanya dampak lanjutan dari hal tersebut. Termasuk berdampak positif pada perkembangan ekonomi hingga UMKM.

“Kalau itu mencegah politisasi kebijakan, kebijakan yang dibentuk karena kepentingan, karena sogok menyogok, itu dampak positif bagi ekonomi, bagi usaha kecil menegah. Bagi kepastian usaha, itu luar biasa. Jadi ya itulah visi-misi kami ya,” tuturnya.
Pada kesempatan ini, Tom Lembong turut buka-bukaan soal utusan parpol di pemerintahan. Dia bilang, banyak yang mengambil keuntungan dari posisi tersebut.

“Parpol menempatkan orang di kementerian untuk menggarap kementerian itu, kemudian semuanya diperas oleh aparat, kemudian semuanya saling pegang buntutnya, saling menyandera,” ungkapnya.

Menurutnya, hal demikian yang bakal merusak ritme dari pemerintah. Jika pola tersebut masih diterapkan, kata dia, maka tingkat pelanggaran bakal terus meningkat.

“Ya itu penyakit yang sangat fundamental yang membebani negara ini dan kalau ini terus yaa bakal ngantre toh, tinggal nunggu waktu menteri-menteri antrean ke penjara,” tegas Thomas Lembong. (Lpt/KN)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular