Minggu, Mei 26, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Tercepat di Thailand, Martin Pangkas Poin dari Bagnaia

KORANUSANTARA – Persaingan sengit di MotoGP musim ini hanya melibatkan duo rider. Jorge Martin (Pramac Ducati) dan Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo), sama-sama punya peluang untuk menjadi juara. Keduanya kerap saling salip posisi di klasemen sementara.

Setelah memenangi GP Thailand, Minggu, 29 Oktober 2023, Martin mengaku tegang dan tertekan sebelum balapan. ’’Aku tidak bisa tidur Sabtu malam. Aku terus memikirkan balapan hari Minggu. Mentalku tertekan,” ucap Martin dilansir Motorsport.

Untungnya, beban itu terasa sedikit lebih ringan sekarang. Dia tersenyum lebar di garis finis. Penampilan apiknya sepanjang akhir pekan ini mengantar Martin meraih dobel kemenangan di Buriram.

Seusai menjadi kampiun sprint race pada Sabtu, 28 Oktober 2023, dia menyempurnakannya dengan naik podium tertinggi lagi di balapan utama. Hasil itu membuat Martin memperpendek jarak menjadi 13 poin dari Bagnaia  yang masih memimpin klasemen pebalap. Dengan tiga balapan tersisa musim ini, pertarungan keduanya dalam perebutan juara dunia MotoGP 2023 kini sudah mencapai puncak. ”Aku sudah merasakan tekanan itu,” ucap Martin.

Pebalap 25 tahun tersebut meraih kemenangan di GP Thailand melalui pertarungan supersengit. Dia harus menghadapi perlawanan Bagnaia dan Brad Binder (KTM). Di enam lap terakhir, ketiganya saling susul dan terus nyaris saling senggol di barisan terdepan.

Binder yang sebenarnya hampir finis di posisi kedua akhirnya hanya meraih podium ketiga karena menyentuh track limit di lap terakhir. Bagnaia yang akhirnya berhak naik menduduki podium kedua.

’’Banyak gesekan. Duel sangat intens. Terima kasih Brad yang menyentuh garis hijau (track limit) dan membuatku naik ke podium kedua,” ucap Bagnaia dilansir Crash. Kemenangan itu menjadi kebangkitan Martin seusai gagal naik podium di dua balapan terakhir. Yakni di GP Indonesia dan GP Australia. Double podium tersebut juga sekaligus menjadi kali keempat yang diraih Martin sepanjang musim. Melebihi perolehan Bagnaia yang baru melakukannya tiga kali. ’’Kali ini aku mencoba lebih menghemat ban di sepuluh lap pertama. Saat balapan tersisa 12 lap lagi, baru aku mendorong motorku semaksimal mungkin. Ini kemenangan terbaik yang pernah aku dapatkan,” ucap Martin.

Tiga balapan tersisa MotoGP musim ini akan berlangsung di Malaysia (12/11), Qatar (19/11), dan Valencia (26/11). Jelas, duel Bagnaia dan Martin akan kembali sengit dan habis-habisan di tiga balapan itu. (*)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular