Semarakan HUT ke-80 RI, RT 18 Kelurahan Baru Gelar Berbagai Kegiatan dengan Modal Gotong Royong

TENGGARONG – HUT ke-80 Republik Indonesia di RT 18 Kelurahan Baru, Tenggarong, tidak hanya dirayakan dengan jalan santai, zumba, dan donor darah. Lebih dari itu, kegiatan yang digagas warga secara mandiri ini menjadi bukti nyata bagaimana gotong royong mampu menghidupkan kebersamaan antar warga.

Meski baru berusia satu tahun, RT 18 berhasil memutar uang hampir Rp 20 juta dalam gelaran 17 Agustusan kali ini. Semua kebutuhan acara, mulai dari hadiah hingga konsumsi, ditopang dari iuran warga serta dukungan sponsor lokal.

Ketua RT 18, Helmiansyah Ilyas, menegaskan bahwa seluruh rangkaian acara lahir dari inisiatif warga. “Semua ini murni hasil urunan, tanpa bantuan pemerintah. Kita gotong royong bersama-sama,” ujarnya, Senin (18/8/2025).

Tak hanya menghibur, kegiatan ini juga membawa pesan penting tentang gaya hidup sehat. Jalan santai, zumba, hingga donor darah yang menggandeng PMI menjadi simbol bahwa perayaan kemerdekaan bisa sekaligus menyehatkan tubuh dan jiwa masyarakat.

Sebelumnya, RT 18 juga telah menggelar lomba anak-anak pada Minggu (17/8/2025). Menjadikan perayaan semakin meriah dari semua kalangan usia. Dengan 257 KK yang tinggal di perumahan subsidi ini, antusiasme warga terlihat menyatu tanpa memandang latar belakang.

“Insya Allah tahun depan akan lebih meriah lagi, doorprizenya kita tambah,” kata Helmiansyah yang akrab disapa Mamat.

Lurah Baru, Bayu Ramanda Bani Nugraha, mengapresiasi semangat kebersamaan yang ditunjukkan RT 18. Menurutnya, meski baru terbentuk, RT ini sudah mampu memberi teladan soal kekompakan. “Warga di sini bisa menunjukkan kebersamaan yang luar biasa, dan itu jadi modal penting membangun lingkungan,” ucapnya.

Bayu menambahkan, semangat kolektif ini juga menjadi pijakan untuk pembangunan yang lebih merata. Ia bahkan menyinggung rencana pemekaran RT baru di kawasan Perumahan Griya Tambak Rel.

READ  Sinergi Pusat–Daerah Makin Kuat, Masjid Segihan Dapat Bantuan Dana Rp200 Juta

Dengan adanya pemekaran, Bayu berharap solidaritas warga tetap terjaga. “Saya harap kebersamaan ini terus hidup, sehingga pembangunan di Kelurahan Baru semakin meningkat di semua RT,” pesannya. (Adv)

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img