Sabtu, Mei 25, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak di Kalimantan Timur: Partai Golkar Pertimbangkan Koalisi dengan Koalisi Indonesia Maju

SAMARINDA – Dalam persiapan jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Kalimantan Timur (Kaltim) untuk Calon Gubernur Kaltim 2024-2029 pada 27 November 2024, Partai Golkar masih merundingkan kemungkinan berkoalisi dengan partai lain. Ketua DPD Partai Golkar Kaltim, H Rudy Mas’ud, menyatakan bahwa jika diperlukan berkoalisi, partai tersebut akan memilih bergabung dengan partai Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Menurut Rudy Mas’ud, pertimbangan untuk bergabung dengan KIM didasarkan pada keberhasilan koalisi tersebut dalam Pemilihan Presiden Indonesia 2024, di mana pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka memenangkan presiden dan wakil presiden dengan perolehan suara mencapai 1.542.346 di seluruh Kaltim.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Rudy Mas’ud dalam acara silaturahmi lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah di komplek galangan kapal PT Barokah Perkasa Grup di Pulau Atas, Sambutan, Samarinda. Selama pertemuan tersebut, Rudy Mas’ud didampingi oleh istrinya, Hj Sarifah Suraidah.

Meskipun demikian, Rudy Mas’ud juga mengatakan bahwa Partai Golkar tetap membuka peluang untuk maju sendiri dalam Pilkada Kaltim 2024 tanpa berkoalisi dengan partai lain. Namun, prioritas utama tetap akan diberikan pada kemungkinan berkoalisi dengan partai-partai di dalam KIM.

“Tapi itu tadi, prioritas kita akan berkoalisi dengan partai-partai di Koalisi Indonesia Maju,” pungkas Anggota DPR-RI sejak 2019 ini.

Terkait dengan calon Gubernur dan Walikota/Bupati, Partai Golkar telah menetapkan calon sementara. Namun, survei akan segera dilakukan untuk mengevaluasi elektabilitas dan popularitas calon tersebut di seluruh Kaltim. Nama-nama kader yang akan disurvei oleh DPP Golkar termasuk H Rudy Mas’ud sebagai bakal calon Gubernur Kaltim dan sejumlah calon Bupati/Walikota di wilayah Kaltim.

Survei tersebut direncanakan akan dilakukan oleh tiga lembaga survei berbeda sebanyak tiga kali, dimulai dari bulan April hingga Agustus 2024. “Survei pertama dimulai 15 April 2024, kemudian yang kedua pada bulan Juli, dan survei ketiga dilaksanakan bulan Agustus,” bebernya.

Rudy Mas’ud juga menyampaikan optimisme bahwa calon Gubernur Kaltim yang diusung oleh Partai Golkar memiliki potensi besar untuk memenangkan Pilkada Serentak pada November mendatang. Hal ini didasarkan pada peningkatan suara Partai Golkar pada pemilu sebelumnya, yang menunjukkan peningkatan sebanyak 190 ribu suara.

Dengan demikian, Partai Golkar yakin dapat mempertahankan kursi di DPRD Provinsi Kaltim, di mana partai tersebut berhasil meraih sekitar 538 ribu suara pada pemilu sebelumnya dengan total 15 kursi di DPRD Kaltim

“Kita optimis Golkar akan menang pada pilkada mendatang karena suara Golkar juga meningkat 190 ribu tahun ini,” pungkasnya. (Han)

Penulis : Hanafi

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular