Senin, Juni 17, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemerintah Siapkan 300 Paket Investasi di IKN

JAKARTA – Pemerintah melalui Otorita IKN menjamin kepastian lahan bagi para investor yang hendak menggelontorkan modal untuk berinvestasi di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN). Selain telah menyediakan kawasan khusus komersial perdagangan dan jasa di IKN, tahapan-tahapan penyediaan lahan untuk investasi di IKN juga dipastikan dapat berjalan sesuai prosedur. Terkait lahan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan memastikan statusnya diselesaikan pada 27 Juli 2023.

Pemerintah juga menyiapkan 300 paket investasi senilai USD 2,6 miliar atau Rp 38,68 triliun yang untuk proyek pembangunan IKN. Paket investasi itu meliputi pembangunan perumahan, transportasi, energi, teknologi, telekomunikasi, sumber daya air, hingga pengelolaan sampah.

Sementara itu, Senin (12/6), Otorita IKN menerima 4 letter of intent (LOI) dari para pengusaha Prancis yang berkunjung ke IKN. Dalam dunia usaha, LOI adalah tanda keseriusan karena berisi kesepakatan para pihak untuk bertukar informasi, termasuk informasi-informasi penting yang tidak tersedia begitu saja.

“Ya, Senin kemarin kami menerima letter of intent dari perusahaan energi, dan adalah LOI keempat yang kami terima dari 20 perwakilan perusahaan Prancis yang berkunjung ke IKN,” kata Deputi Bidang Bidang Pendanaan dan Investasi Agung Wicaksono. Ia melanjutkan, para pengusaha Prancis meminta informasi dan dokumen sehingga bisa menyiapkan proposal investasinya.

“Setelah itu bergulir terus. Mereka akan menghitung angka-angka, rencana bisnis, studi kelayakannya, setelah itu mudah untuk negosiasi dan kemudian menghasilkan investasi,” ujar Agung. Pada kesempatan itu juga Presiden Direktur Sinarmas LDA Maritime Matthieu Lavoine mengatakan pihaknya bangga bisa berkunjung ke IKN dan melihat kemajuan pembangunan yang sudah berlangsung.

“Kami juga sangat berharap menjadi bagian sejarah Indonesia dalam membangun ibu kotanya yang baru bila kelak benar-benar bisa mewujudkan investasi di sini,” kata Lavoine. Sinarmas Louis Dreyfuss Armateurs Maritime atau SLM adalah perusahaan patungan antara Sinarmas dan Louis Dreyfus Armateurs. SLM menyediakan jasa logistik terpadu dan perusahaan pelayaran yang menawarkan jasa pengangkutan kargo curah dan layanan pelabuhan di seluruh Indonesia.

Di Teluk Balikpapan tak jauh dari Jembatan Pulau Balang, Louis Dreyfus mengelola pabrik pengolahan minyak kelapa sawit. Sejak mulai bertugas hampir 6 bulan lalu, Otorita IKN telah menerima 233 letter of intent. Hampir separuh dari jumlah itu berasal dari pengusaha di Tanah Air. Juga dari Malaysia 16 LOI, Tiongkok 15, Singapura 22, Jepang 26, Amerika Serikat 9, United Kingdom (UK) 3, Prancis 4, Korea Selatan, Finlandia, dan UEA mengirim 2 LOI. Kemudian masing-masing satu LOI yakni Filipina, Luksemburg, Thailand, Jerman, Spanyol, Kanada, dan Brunei Darussalam. (kn)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular