Beranda blog Halaman 578

Tingkatkan Kualitas Kesehatan Keluarga DP2KB Kukar Bentuk TPK

TENGGARONG – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kutai Kartanegara (Kukar) membentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) di seluruh desa dan kelurahan yang ada di Kukar. Tujuannya untuk meningkatkan kesehatan keluarga, khususnya ibu dan anak hingga ke pelosok desa.

Disampiakan oleh Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (KKK) DP2KB, Sri Lindawati, TPK akan ditugaskan untuk memberi pendampingan khusus, terutama bagi keluarga yang berisiko mengalamai gangguan kesehatan seperti stunting.

“TPK memiliki peran penting dalam melakukan pendampingan kepada keluarga yang berisiko. Di lapangan, kami memiliki 477 tim dengan 1.371 anggota yang tersebar di desa-desa,” Rabu (13/11/2024).

“Mereka menjalankan tugasnya sebagai konselor untuk mendampingi keluarga yang membutuhkan perhatian lebih, termasuk keluarga dengan ibu muda atau yang hamil di usia lanjut,” timpalnya.

Ia mengatakan resiko kesehatan yang menjadi fokus diantaranya adalah ibu hamil yang terlalu muda, terlalu tua, memiliki anak terlalu banyak, atau jarak antar kehamilan yang terlalu dekat.

TPK bertugas untuk memberikan informasi dan edukasi bagi kelompok ini agar mereka tetap menjaga kesehatan dan menghindari risiko selama masa kehamilan dan menyusui.

Selain itu, TPK juga memastikan bahwa setiap ibu, baik yang masih muda maupun yang lanjut usia, aktif melakukan pemeriksaan kesehatan di fasilitas kesehatan.

“Kami memastikan mereka mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara berkala dari tenaga kesehatan yang berkompeten,” serunya. (Yudi/Adv)

Pengerjaan Kawasan Eks Tanjung Ditargetkan Rampung Desember

TENGGARONG – Proses pembangunan ruang terbuka di kawasan Eks Tanjung ditargetkan rampung pada Desember 2024. Diktakan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Unum (PU) Kutai Kartanegara (Kukar) Wiyono, pengerjaan tanan itu meliputi pemasangan tiang lampu payung seperti di Taman Kota Raja Tenggarong.

Selain itu, Wiyono menambahkan akan ada pembangunan panggung pertunjukan yang dirancang untuk mendukung berbagai acara komunitas budaya kreatif. Meski ukurannya tidak besar, panggung itu akan mirip dengan konsep di Teras Samarinda.

“Memang proyek pembanguan Taman di kawasan Eks Tanjung itu sempat terhambat. Tapi sejak Oktober lalu pengerjaannya sudah dimulai kembali,” tegasnya, Rabu (13/11/2024).

“Kita upayakan agar kawasan Eks Tanjung itu sudah bisa di gunakan oleh masyarakat di Desember nanti,” timpalnya.

Wiyono berharap, pembangunan di Eks Tanjung dapat diselesaikan tepat waktu agar masyarakat Kukar dapat menikmati fasilitas publik ini segera. Ruang terbuka di Eks Tanjung ini diharapkan menjadi destinasi baru bagi warga Kukar untuk berkumpul, berinteraksi, dan menikmati suasana kota. (Yudi/Adv)

Kepala Dinkes Kukar Ajak Masyarakat Aktif Bergerak 30 Menit Setiap Hari

TENGGARONG – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kusnandar, mengajak masyarakat untuk membiasakan diri bergerak selama 30 menit setiap hari demi menjaga kesehatan. Meskipun terlihat sederhana, kebiasaan ini sangat efektif mencegah berbagai penyakit akibat gaya hidup kurang aktif.

Kusnandar mengakui bahwa kesibukan sering menjadi alasan masyarakat sulit berolahraga. Namun, ia menegaskan bahwa 30 menit aktivitas fisik adalah kewajiban yang sebaiknya tidak dilewatkan. “Olahraga itu wajib, hanya 30 menit. Dalam 24 jam sehari, pasti ada waktu untuk bergerak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, aktivitas fisik dapat dilakukan dengan cara sederhana seperti berjalan di sekitar rumah, stretching, atau bergerak sambil menonton televisi. Kusnandar menjelaskan, gaya hidup kurang aktif dapat mengganggu aliran darah dan memicu berbagai penyakit, seperti gangguan jantung dan masalah metabolisme.

“Kalau kita mager, aliran darah tidak lancar, dan itu bisa jadi sumber penyakit. Wajib bergerak 30 menit, baik sebelum atau sesudah bekerja,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa gerakan ringan sudah cukup bermanfaat. Masyarakat tidak perlu pergi ke pusat kebugaran atau menggunakan alat olahraga untuk menjaga kesehatan. “Bisa sambil nonton TV, gerakan ringan tetap bisa dilakukan. Jadi, tidak ada alasan untuk tidak bergerak,” tutupnya. (Yudi/Adv)

Buka BBGRM XXI, Pj Bupati PPU; Gotong Royong Harus Jadi Budaya Masyarakat

PPU – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Zainal Arifin, menegaskan bahwa semangat gotong royong harus menjadi budaya yang mengakar dalam masyarakat, tidak hanya dalam acara seremonial tetapi dalam kehidupan sehari-hari. Pernyataan ini disampaikan saat membuka Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXI tingkat Kabupaten PPU Tahun 2024 di Desa Bukit Subur, Kecamatan Penajam, pada Rabu (13/11/2024).

Zainal menyampaikan harapannya agar peringatan BBGRM tidak hanya membawa kemeriahan sesaat. Melainkan menumbuhkan kembali komitmen masyarakat dalam membangun kebersamaan yang kokoh.

“Saya berharap semangat gotong royong ini tidak berhenti di peringatan semata, tetapi dapat terus ditanamkan dan dijadikan landasan dalam kehidupan bermasyarakat di PPU,” ujarnya.

Menurutnya, BBGRM yang digelar setiap tahun di desa dan kelurahan se-PPU bertujuan untuk memperkuat kembali nilai-nilai gotong royong yang menjadi dasar kebersamaan. Berkaitan pula dengan era globalisasi ini, gotong-royong tetap memiliki peran penting dalam mempererat hubungan antarmasyarakat untuk kemajuan bersama.

“Inti dari gotong-royong adalah bekerja bersama mencapai tujuan yang didambakan. Kebersamaan ini menjadi cara untuk menyelesaikan masalah secara bersama-sama,” tambahnya.

Zainal menekankan bahwa gotong royong bisa tumbuh subur apabila masyarakat mampu mengesampingkan ego dan sikap individualistis, menggantinya dengan nilai-nilai keberanian, kejujuran, dan kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Ia berharap pencanangan BBGRM kali ini mampu menginspirasi masyarakat untuk terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan positif di lingkungannya dengan semangat kebersamaan.

“Terima kasih kepada seluruh pihak, terutama masyarakat Desa Bukit Subur, yang telah mendukung terlaksananya pencanangan BBGRM XXI tingkat Kabupaten PPU Tahun 2024 ini. Semoga semangat gotong royong terus terbangun di masyarakat kita,” pungkasnya. (ADV/DiskominfoPPU/SBK)

Bersiap Hadapi Bencana, Pemkab PPU Lakukan Apel Kesiapsiagaan untuk Akhir 2024

PPU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar apel kesiapsiagaan lintas sektor untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi pada akhir 2024 hingga awal 2025. Apel ini melibatkan pasukan dan peralatan dari berbagai instansi terkait, termasuk TNI, Polri, BPBD Provinsi Kaltim, BMKG Balikpapan, KPHP Telake, Manggala Agni, dan Tagana Kabupaten PPU.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Sekkab PPU ini dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati PPU, Zainal Arifin. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya sinergi dan kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi ancaman bencana.

“Apel kesiapsiagaan ini kita laksanakan untuk membangun sistem penanggulangan bencana yang terencana, terpadu, terkoordinasi, dan menyeluruh menuju Kabupaten Tangguh Bencana,” ujarnya.

Zainal menegaskan pentingnya peran semua pihak, baik pemerintah daerah, swasta. Maupun masyarakat dalam memastikan kesiapan menghadapi bencana hidrometeorologi. Dalam hal ini, keterlibatan semua pihak dalam penanggulangan bencana, baik personel maupun peralatan.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan pemahaman tentang bencana hidrometeorologi. Seperti banjir, tanah longsor, kekeringan, dan angin puting beliung.

“Bencana ini sering kali sulit diprediksi dan memiliki dampak besar, mengancam keselamatan jiwa dan harta benda,” jelasnya.

Menurut Zainal, perubahan iklim global turut memperbesar risiko bencana hidrometeorologi, sehingga adaptasi dan kesiapan menjadi langkah krusial. Kemudian juga menyoroti pentingnya sistem peringatan dini yang didukung teknologi dan data cuaca yang akurat.

“Kita perlu beradaptasi dengan kondisi ini serta memperhatikan perubahan cuaca dan alam sekitar untuk meminimalkan risiko bencana. Informasi cepat dan tepat sangat penting agar masyarakat bisa mengambil langkah mitigasi,” ujarnya.

Dia mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada dan bersiap menghadapi potensi bencana, menekankan bahwa kesiapan dapat mengurangi dampak buruk dan melindungi keluarga serta sesama.

“Mulailah dari sekarang untuk selalu siap siaga. Jangan tunggu sampai bencana datang. Bersinergilah dalam pencegahan dan penanggulangan bencana,” tutupnya. (ADV/DiskominfoPPU/SBK)

Hasil Survei Terbaru Elektabilitas Rudy Mas’ud-Seno Aji Unggul Lampaui Isran Noor-Hadi Mulyadi

0

SAMARINDA – Persaingan pemilihan gubernur Kalimantan Timur semakin memanas. Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 2, Rudy Mas’ud-Seno Aji, mencetak kejutan dengan melesatnya angka elektabilitas mereka dalam survei terbaru Cyrus Network.

Elektabilitas Rudy-Seno kini mencapai 54,2 persen, berhasil menyalip pasangan petahana Isran Noor-Hadi Mulyadi yang berada di angka 43,7 persen.

CEO Cyrus Network, Fadhli, dalam pemaparan hasil survei di Hotel Mercure mercure Samarinda, Rabu (13/11/2024), mengatakan elektabilitas Rudy-Seno terus menunjukkan tren positif.

“Jika kita lihat dari data, elektabilitas Rudy-Seno ini meningkat drastis. Pada September masih di 38,4 persen, lalu naik jadi 44,8 persen di Oktober, dan sekarang sudah unggul dengan 54,2 persen di bulan November,” jelas Fadhli.

Menurutnya, lonjakan ini menunjukkan keberhasilan kampanye Rudy-Seno dalam menarik perhatian dan kepercayaan publik.

Sementara itu, pasangan petahana, Isran Noor dan Hadi Mulyadi, mengalami tren sebaliknya.

Elektabilitas mereka yang sempat dominan di angka 52,4 persen pada September, justru terus turun menjadi 48,9 persen di bulan Oktober dan kini menyusut hingga 43,7 persen di November.

“Dari Oktober ke November saja, petahana turun 5 persen, sedangkan penantang mereka naik 10 persen. Ini menunjukkan peralihan dukungan yang signifikan dari masyarakat,” kata Fadhli.

Tidak hanya unggul dalam elektabilitas, Rudy-Seno juga hampir menyamai tingkat popularitas petahana. Pada November, popularitas mereka mencapai 93,8 persen, hanya terpaut sedikit dari Isran-Hadi yang berada di angka 96,8 persen.

Fadhli menyebutkan bahwa hal ini mencerminkan efektivitas kampanye Rudy-Seno dalam menarik simpati publik.

“Peningkatan popularitas dari 79,7 persen di September hingga 93,8 persen di bulan November ini menunjukkan bahwa Rudy-Seno benar-benar bisa menjangkau hati masyarakat,” ungkapnya.

Di sisi lain, angka likeabilitas atau tingkat kesukaan terhadap pasangan Rudy-Seno juga mengalami peningkatan.

Pada November, likeabilitas mereka mencapai 81,8 persen, melonjak dari 71,8 persen di bulan September.

Sebaliknya, likeabilitas Isran-Hadi mengalami penurunan dari 89,3 persen di September menjadi 79,1 persen di awal November.

“Data ini menunjukkan bahwa Rudy-Seno tidak hanya semakin dikenal, tetapi juga semakin disukai oleh masyarakat,” ujar Fadhli.

 

Responden Semakin Mantap Memilih

Cyrus Network juga menemukan bahwa mayoritas pemilih sudah mantap dengan pilihannya.

Sebanyak 74,9 persen responden menyatakan bahwa mereka tidak akan mengubah pilihan mereka, sementara 24,2 persen masih mempertimbangkan kemungkinan berganti dukungan.

“Ini menunjukkan bahwa sebagian besar pemilih sudah menentukan pilihannya, dan jika tren ini berlanjut, posisi Rudy-Seno akan semakin kuat,” jelas Fadli.

Survei ini dilakukan pada 4-9 November 2024 dengan 1.200 responden yang dipilih secara proporsional di 120 desa dari 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur.

“Wawancara dilakukan tatap muka menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin of error ±2,89 persen,” tutupnya.

Penulis: Hanafi
Editor: Nicha R

Subroto Minta Pemkab Berau Atasi Masalah Sampah di Talisayan

TANJUNG REDEB – Permasalahan sampah di Kecamatan Talisayan menjadi isu dari tahun ketahun. Pasalnya, fasilitas pengangkut sampah yang tidak memadai membuat sampah tersebut berhamburan di tengah jalan.

Untuk itu, Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk mencari solusi terkait hal tersebut.

Termasuk pengadaan truk pengangkut sampah, ambrol, dan fasilitas pendukung lain. Dikatakannya, kendaraan pengangkut sampah di Kecamatan Talisayan kondisinya tidak memadai. Tentu tidak maksimal mendukung kinerja dilapangan. Terutama, mengangkut sampah ke tempat pembuangan.

“Sebagian besar truk sampah sudah banyak yang tua dan keropos. Akibatnya, banyak sampah yang berhamburan di jalan,” ujarnya.

“Jadi harapan kita, sampah itu juga diperhatikan untuk pesisir ini,” tambahnya.

Menurutnya, Perhatian terhadap sampah ini penting, lanjutnya, mengingat masalah kebersihan menjadi sorotan ketika masyarakat memasuki wilayah-wilayah di Talisayan. Sampah yang berhamburan tentu sangat menggangu.

“Apabila kita masuk pertama ke Talisayan, hal yang paling pertama diperhatikan orang ya sampah itu. Jadi kadang-kadang tamu belum sampai di kota, sudah melihat sampah duluan,” tegasnya.

Selain fasilitas seperti truk dan sebagainya, lahan sampah juga harus biasa terutama ruas jalan saat memasuki tempat pembuangan di Talisayan. Pasalnya, kondisi ruas jalan hingga saat ini belum disemenisasi atau diaspal.

“Kalau masalah lahan sampah sudah ada. Kami sudah dapat lahan yang cukup. Hanya memang untuk pembangunan tempat sampahnya perlu diperhatikan. Karena dari pinggir jalan, masuk ke tempat pembuangan itu masih jalan batu,” bebernya.

Akses menuju TPA yang belum diperbaiki itu, tambahnya, akan sangat sulit dilalui ketika hujan turun. Karena itu, Subroto mengharapkan agar Pemkab Berau dapat mengucurkan anggaran untuk pembangunan jalur jalan tersebut.

“Nanti kalau itu dicor sampai ujung 200 meter maka akan mudah bagi sampah untuk dibuang. Sehingga tidak ada lagi yang ada di pinggir jalan,” akhirnya. (ADV/KN)

Sa’ga Minta Nelayan Untuk Tidak Terlibat Ilegal Fishing

TANJUNG REDEB – Anggota DPRD Berau, Sa’ga soroti maraknya penangkapan ikan secara ilegal (Ilegal Fishing) di perairan laut Kabupaten Berau.

Pasalnya, banyak nelayan yang menginginkan hasil yang besar dengan cara yang lebih cepat. Sehingga, para nelayan tersebut menggunakan alat tangkap ikan yang tidak ramah lingkungan. Seperti kompresor, bom ikan dan racun.

“Tak bisa dipungkiri penggunaan alat tangkap ikan tidak ramah lingkungan dapat menimbulkan kerusakan ekosistem laut,” ujarnya.

Dirinya mengungkapnya banyak pihak yang tidak sependapat dengan cara menangkap ikan yang tidak ramah lingkungan. Dengan cara tersebut dapat merusak terumbu karang dan bahkan menimbulkan dampak yang lebih parah.

Politikus PPP tersebut menyebut pihaknya bahkan Pemkab Berau tidak maksimal menangani hal tersebut. Karena, laut adalah kewenangannya milik Pemerintah Provinsi (Pemprov).

“Hal ini perlu diinformasikan, jangan sampai masyarakat merasa kita hanya bisa melarang tapi tidak ada solusi,” ungkapnya.

Dirinya berharap Pemprov dapat mendelegasikan secara khusus kepada Pemkab Berau untuk melakukan tindakan dan pengawasan terhadap ilegal fishing tersebut. Seharusnya penanganan laut kembali ke Kabupaten sehingga pengawasannya bisa lebih intens.

“Kami pun di DPRD tidak bisa mengusulkan planggaran untuk pengawasan laut karena bukan wewenangnya Kabupaten,” jelasnya.

“Semoga Pemkab Berau bisa mengusulkan terkait dengan kewenangan itu ada pendelegasian secara khsus terkait dengan itu,” tambahnya.

Sa’ga mengungkapkan Pemerintah seharusnua memohon kepada Pemprov Kaltim. Karena laut ini kepunyaan provinsi tetapi lebih kepada kabupaten yang mendukung beberapa sektor yang menjadi unggulan, termasuk pariwisata salah satunya.

“Kami menghimbau kepada nelayan untuk tidak terlibat dalam ilegal fishing. Gunakanlah alat tangkap ramah lingkungan agar ekosistem laut Berah tetap terjaga,” pungkasnya. (ADV/KN)

Dorong Penerapan Retribusi Parkir Sebagai Sumber Baru PAD Berau

TANJUNG REDEB – Sektor pajak dan retribusi di Kabupaten Berau dinilai cukup seksi untuk dimaksimalkan sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Untuk itu, Anggota DPRD Berau, M. Ichsan Rapi mengusulkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dapat memanfaatkan atau mengelola dengan sebaik-baiknya. Salah satunya dengan membentuk Perusda Parkir.

Dirinya menginginkan Perusda Parkir ini dapat mengelola lahan parkir di sejumlah fasilitas umum yang ada di Kabupaten Berau. Tentu upaya tersebut menjadi sumber PAD baru bagi Bumi Batiwakkal.

“Perusda Parkir akan mengontrol secara penuh terkait retribusi di sejumlah tempat parkir,” ungkapnya.

Dirinya mencontohkan fasilitas umum yang dimaksud seperti Rumah Sakit, Pasar dan tempat umum yang belum memiliki penarikan biaya parkir untuk kendaraan.

Menurutnya, Kabupaten Berau saat ini mengalami krisis tempat parkir. Hal tersebut ditandai dengan beberapa area publik tidak bisa menampung kendaraan yang ada.

“Seperti rumah sakit, tidak hanya ruang inap saja yang defisit, lahan parkirnya juga. Bahkan ada yang sampai di bahu jalan. Sehingga diperlukan Perusda Parkir untuk mengelolanya,” ujarnya.

Tak hanya mengelola parkir sejumlah area publik, Pria yang kerap disapa Daeng Iccang ini mengungkapkan kehadiran Perusda Parkir juga sangat berguna untuk menyokong pundi-pundi pendapatan asli daerah (PAD) Berau.

“Jika parkir ini bisa dikelola dengan baik, saya yakin akan menaikkan pendapatan. Misalnya setiap kendaraan umum dikenakan tarif Rp 1.000 tentu dalam waktu sebulan bisa dilihat pendapatannya,” ucapnya.

“Hitung saja berapa kendaraan yang setiap hari melintas. Ribuan. Berapa yang diperoleh setiap hari? Banyak tentunya,” sambungnya.

Ditambahkannya, selain berkontribusi bagi PAD Berau kehadiran Perusda Parkir juga diharapkan bisa menertibkan kendaraan yang diparkir tidak teratur, seperti yang terjadi di beberapa ruas jalan umum.

“Namun, ini kembali lagi kepada masyarakat. Apakah mau adanya retribusi diterapkan di semua fasilitas umum yang akan dikelola oleh Perusda Parkir dibawah pengawasan Pemerintah,” pungkasnya. (ADV/KN)

Rupiah Merosot Seiring Pasar Tunggu Rilis Data Inflasi AS

0

JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada akhir perdagangan Selasa (12/11/2024) merosot seiring pelaku pasar menunggu rilis data inflasi Amerika Serikat (AS).

Pada akhir perdagangan Selasa, rupiah tergelincir 92 poin atau 0,59 persen menjadi Rp15.782 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.690 per dolar AS.

“Fokus pekan ini adalah pada data inflasi indeks harga konsumen AS yang utama, yang diperkirakan akan menunjukkan inflasi tetap stabil pada bulan Oktober. Pembacaan tersebut juga kemungkinan akan menjadi faktor ekspektasi terhadap suku bunga,” kata pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi dalam keterangan di Jakarta, Selasa (12/11/2024).

Pasar bertaruh bahwa kebijakan inflasi di bawah Presiden AS Donald Trump akan mempertahankan suku bunga tinggi dalam jangka panjang. Dolar melesat ke level tertinggi empat bulan pekan ini, sementara imbal hasil Treasury juga bergerak naik. Sikap proteksionis Trump terhadap perdagangan dan imigrasi diperkirakan akan menjadi faktor inflasi yang lebih tinggi.

Di luar pembacaan inflasi, sejumlah pejabat Federal Reserve juga akan berpidato pekan ini, memberikan lebih banyak isyarat tentang kebijakan setelah bank sentral memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) pekan lalu.

Para pedagang terlihat memperkirakan peluang 66,7 persen untuk pemangkasan 25 bps lagi pada Desember 2024, dan peluang 33,3 persen suku bunga akan tetap tidak berubah, CME Fedwatch menunjukkan.

Selain itu, Kongres Rakyat Nasional China menyetujui 10 triliun yuan dalam langkah-langkah utang baru untuk mendukung pemerintah daerah. Namun, para pedagang menolak karena kurangnya langkah-langkah yang ditargetkan untuk konsumsi pribadi dan pasar properti, terutama dalam menghadapi peningkatan tarif perdagangan di bawah kepresidenan Trump.

Meski begitu, analis di JPMorgan mengatakan Tiongkok kemungkinan akan meluncurkan lebih banyak tindakan fiskal yang terarah dalam beberapa bulan mendatang, dan bahwa Beijing kemungkinan mencoba mengukur konsekuensi dari kepresidenan Trump.

Sementara dari dalam negeri, kinerja penjualan eceran pada Oktober 2024 diperkirakan mengalami penurunan. Hal tersebut tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Oktober 2024 yang diprakirakan mencapai 209,5 atau tumbuh melambat sebesar satu persen year on year (yoy).

Namun, jika dilihat secara bulanan, IPR Oktober mengalami kontraksi 0,5 persen month to month (mtm). Adapun, IPR Oktober 2024 ini lebih rendah dari IPR bulan September lalu yang mencapai 210,6.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Selasa turun ke level Rp15.771 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.677 per dolar AS. (ANT/KN)