Beranda blog Halaman 573

Deklarasi Perubahan: Ribuan Warga Kaltim Dukung Rudy-Seno

0

SAMARINDA – Suasana penuh semangat menyelimuti Aula Hotel Puri Senyiur, Samarinda, pada Sabtu (16/11/2024). Ribuan warga dari berbagai paguyuban, organisasi kemasyarakatan (ormas), dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) berkumpul untuk mendeklarasikan dukungan mereka kepada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Nomor urut 02, Rudy Mas’ud dan Seno Aji.

Ketua Tim Pemenangan pasangan nomor urut 02, Hasanuddin Mas’ud, menegaskan bahwa deklarasi ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi masyarakat Kaltim menuju perubahan yang lebih baik.

Hasanuddin Mas’ud, atau yang akrab disapa Hamas, menyoroti perbandingan kepemimpinan Kaltim selama lima tahun terakhir di bawah Gubernur Isran Noor dengan visi yang diusung oleh pasangan calon Rudy Mas’ud dan Seno Aji.

Dalam pidatonya, Hamas menilai bahwa Kaltim membutuhkan perubahan signifikan untuk menjawab tantangan ke depan, terutama sebagai Ibu Kota Nusantara (IKN).

Ia menyebut kepemimpinan sebelumnya .kurang memberikan dampak strategis, terutama dalam hal pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pengurangan angka pengangguran.

“Kami menginginkan pemimpin yang punya konsep pembangunan yang jelas dan konkret. Selama lima tahun terakhir, kita belum melihat akselerasi yang signifikan di Kaltim. Pasangan Rudy-Seno hadir dengan program terukur yang bisa membawa perubahan nyata,” tegas Hamas.

Ia juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang adaptif dan visioner dalam menghadapi transformasi Kaltim menjadi etalase Indonesia di tingkat global.

 

Rudy Mas’ud, yang menjadi pusat perhatian dalam deklarasi ini, menyampaikan bahwa acara tersebut adalah bentuk nyata silaturahmi untuk memperkuat kebersamaan.

“Kami hadir untuk merajut solidaritas bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk ormas, paguyuban, partai pendukung, dan tokoh masyarakat. Kebersamaan ini adalah modal utama bagi Kaltim menuju percepatan pembangunan,” ujar Rudy.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak menyia-nyiakan hak suara mereka pada hari pemilihan.

“Kehadiran Anda di TPS akan menentukan masa depan Kaltim. Provinsi ini harus berakselerasi, menjadi etalase Nusantara yang bersaing dengan Jakarta, Singapura, bahkan Jepang,” tambah Rudy dengan optimisme tinggi.

Kemudian, deklarasi ditutup dengan pekikan semangat dari ribuan peserta yang menyatakan dukungan penuh kepada pasangan Rudy Mas’ud dan Seno Aji.

“Kami yakin, duet ini akan membawa Kalimantan Timur melesat ke masa depan yang lebih cerah,” pungkas Rudy. (Han)

Penulis: Hanafi
Editor:

Ratusan Lampu Penerangan Jalan Terpasang di Mangkurawang, Dishub Kukar Prioritaskan Keselamatan Warga

TENGGARONG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Kartanegara (Kukar) telah memasang 220 unit Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) dan 80 unit ornamen penerangan di sepanjang jalan Spontan-Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, sepanjang tahun 2024. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Dishub untuk memastikan jalan-jalan utama di Kukar lebih terang dan aman bagi masyarakat.

Kepala Seksi Prasarana Jalan Dishub Kukar, Obaja Alexander, menyatakan bahwa upaya pemasangan LPJU di Kelurahan Mangkurawang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan penerangan di area yang masih minim, termasuk di RT 12 dan RT 13 yang belum teraliri lampu jalan.

“Di Kelurahan Mangkurawang masih ada beberapa RT yang belum teraliri penerangan jalan, termasuk RT 12 dan RT 13,” sebut Obaja Alexander belum lama ini.

Obaja mengungkapkan pihaknya akan melanjutkan pemasangan LPJU pada tahun depan, terutama di RT 12 dan RT 13 Kelurahan Mangkurawang. Tentunya dengan harapan ke depannya seluruh jalan di Kekurahan Mangkurawang dapat diterangi secara keseluruhan untuk menunjang kebutuhan dan keselamatan masyarakat.

Dalam proses pemasangan LPJU, Obaja mengakui pihaknya akan bekerja sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain, khususnya Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kukar. Mengingat pemasangan LPJU di jalan lingkungan merupakan kewenangan Dinas Perkim.

“Namun untuk wilayah jalan poros, terutama yang merupakan jalan utama kabupaten dan kecamatan, pemasangan LPJU tetap menjadi prioritas pihak kami Dishub Kukar,” tandasnya. (Yudi/Adv)

Elita Mendukung Pulau Kakaban dan Maratua Menjadi Wisata Premium di Kaltim

TANJUNG REDEB – Beberapa waktu yang lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau berkomitmen untuk menjadikan wisata Pulau Kakaban dan Pulau Maratua menjadi destinasi wisata premium di Kaltim.

Hal tersebut mendapatkan perhatian dari Anggota DPRD Berau, Elita Herlina. Menurutnya, kedua pulau tersebut memang memiliki keunggulan tersendiri sebagai destinasi wisata bahari terbaik di Kaltim.

Untuk itu, diperlukan upaya yang konkret untuk menjadikan kedua pulau tersebut menjadi wisata premium.

“Tentu kita dukung. Apalagi pariwisata akan menjadi andalan kita untuk jangka panjang. Jadi, memang harus dimatangkan rencana untuk naik kelas ini,” ungkapnya.

Disampaikannya, salah satu hal yang perlu dipikirkan saat ini yakni kesiapan transportasi menuju ke dua pulau tersebut. Pasalnya, para pengunjung yang akan ke destinasi andalan itu harus melewati jalur laut dan udara.

“Mungkin ditambahkan lagi armada kapal, speedboat, membenahi layanan udara ke Maratua, dan harga-harga akomodasi ke sana, dan sebagainya. Tentu banyak yang harus dipikirkan selain fasilitas penunjang di lokasi wisata,” tegasnya.

Ke depan, dirinya berharap agar rencana itu harus bisa terealisasi. Mengingat pembangunan IKN di Kaltim sangat menguntungkan Berau terutama di sektor pariwisata.

“Kita berharap segala sesuatu yang menjadi syarat ataupun penunjang kedua pulau agar menjadi wisata premium dapat dipersiapkan dengan baik,” tandasnya. (ADV/KN)

Abdulloh: Netralitas TNI-Polri dan ASN Adalah Kunci Kepercayaan Publik

SAMARINDA – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, anggota DPRD Kalimantan Timur, Abdulloh, menegaskan pentingnya sikap netral dari TNI, Polri, dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ia mengingatkan bahwa keterlibatan aparatur pemerintah dalam politik praktis dapat mengancam kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintahan.

“Netralitas bukan sekadar pilihan, melainkan kewajiban yang harus dijalankan oleh setiap aparat negara,” ungkap Abdulloh pada Minggu (17/11/2024).

Menurut Abdulloh, netralitas TNI, Polri, dan ASN merupakan bagian dari etika profesional yang sudah diatur dalam undang-undang.

Pelanggaran terhadap prinsip ini tidak hanya merusak integritas institusi, tetapi juga dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah.

Ia menekankan, dalam situasi politik seperti Pilkada, aparatur negara harus tetap fokus pada pelayanan publik dan menjaga stabilitas.

“Keterlibatan dalam politik dapat mengganggu kredibilitas pemerintah dan menciptakan konflik kepentingan,” tambahnya.

Sebagai langkah preventif, Abdulloh meminta pemerintah daerah serta pimpinan di setiap lembaga untuk terus mengingatkan anggotanya agar menjaga netralitas.

“Dengan sikap netral, demokrasi di Kaltim akan tetap terjaga stabilitasnya,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Pilkada yang damai dan bebas dari intervensi politik oleh aparatur pemerintah.

“Mari kita jaga bersama keutuhan demokrasi demi Kaltim yang lebih baik,” tutup legislator daerah pemilihan Balikpapan tersebut. (Adv)

Penulis: Hanafi

Kawasan Pujasera Sudah Diperkirakan Mulai Beroperasi Pada 2025

TENGGARONG – Pembangunan kawasan Pusat Jajana Serba Ada (Pujasera) di kawasan Bundaran Tuah Himba, Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah mencapai 70 persen. Disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, Wiyono, kawasan itu bakal rampung dan aktif digunakan sebagai ruang publik bagu masyarakat Tenggarong dan sekitarnya pada 2025.

“Pengerjaan ini memang ada di bidang citra karya Dinas PU Kukar tentang sarana dan prasarana infrastruktur. Nanti setelah selesai teknisnya diserahkan ke dinas terkait,” ungkap Wiyono belum lama ini.

Wiyono menyebut, Pujasera ini dibangun untuk tempat rekreasi masyarakat, untuk hiburan maupun kuliner. Nantinya dinas terkait seperti Dinas Koperasi dan UKM, Disperindag, hingga Dinas Pariwisata yang akan mengelolanya. Serta perawatannya melibatkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutana (DLHK), Satpol PP hingga Dinas Perhubungan (Dishub).

Setelah rampung dibangun, Wiyono harap Pujasera ini dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Sehingga pedagang yang sebelumnya berjualan di sekitar kawasan jembatan lebih tertata dan rapi. Untuk itu, ia harapkan dukungan masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas pemerintah ini.

“Nantinya setelah pembangunan rampung kolaborasi antar perangkat daerah sangat perlu dan penting. Sehingga kawasan yang kita bangun tidak terlantar dan tetap terawat, menghindari kesan kumuh akibat kurangnya pemeliharaan,” harapnya. (Yudi/Adv)

Pemkab PPU Luncurkan Integrasi Layanan Kesehatan Primer di HKN 2024

PPU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menggelar berbagai kegiatan untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 tahun 2024. Acara berlangsung di halaman Kantor Dinas Kesehatan, Jumat (15/11/2024), dengan tema “Gerak Bersama, Sehat Bersama.”

Beragam kegiatan diselenggarakan, mulai dari peluncuran Integrasi Layanan Kesehatan Primer (ILP) untuk wilayah PPU, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga penyerahan penghargaan bagi tenaga kesehatan teladan tingkat kabupaten dan pin kecakapan kader posyandu. Tak hanya itu, senam bersama, pembagian hadiah lomba, stan penukaran sampah daur ulang, serta pameran tanaman obat keluarga (Toga) turut memeriahkan peringatan ini.

Pj Bupati PPU, Zainal Arifin, mengingatkan pentingnya menjaga indeks kualitas lingkungan hidup dari tingkat keluarga hingga kabupaten. Ia menekankan bahwa kebersihan merupakan salah satu upaya mewujudkan keimanan dan kesehatan.

“Semoga kegiatan ini mendorong kesadaran kita semua untuk membangun budaya hidup bersih dan sehat, terutama dalam menanggulangi ancaman kesehatan di lingkungan,” ujarnya.

Acara ini juga menjadi momentum bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk bersama-sama meningkatkan kualitas kesehatan di PPU melalui berbagai inovasi dan program strategis. Zainal juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah akan menginisiasi gerakan hidup bersih dan sehat melalui rapat bersama Dinas Kesehatan (Diskes) PPU.

Ia turut menyampaikan pesan Menteri Kesehatan Republik Indonesia bahwa kunci mencapai Indonesia Emas 2045 adalah memiliki masyarakat yang sehat dan cerdas. Hal ini hanya dapat diwujudkan melalui kerja sama yang erat antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat.

“Hanya dengan sinergi dan kolaborasi, pilar transformasi kesehatan dapat kita tegakkan untuk menuju perubahan yang lebih baik,” tutupnya. (ADV/DiskominfoPPU/SBK)

Zainal Arifin: Kreativitas Pokdarwis, Kunci Kemajuan Wisata PPU

PPU – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Zainal Arifin, menghadiri silaturahmi dan dialog bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) PPU, Jumat (15/11/2024). Acara ini bertujuan memperkuat sinergi dalam pengembangan pariwisata lokal dan ekonomi kreatif di wilayah Benuo Taka.

Zainal mengajak seluruh Pokdarwis untuk mengembangkan ide-ide inovatif dalam sektor pariwisata, menciptakan destinasi yang menarik dan sesuai dengan potensi wilayah. Menurutnya, pertemuan seperti ini menjadi langkah strategis untuk membangun kolaborasi antara penggiat seni, budaya, dan pariwisata.

“Kegiatan seperti ini menambah wawasan kita, terutama para Pokdarwis, untuk saling berbagi pengalaman dalam mengembangkan sektor pariwisata di masing-masing wilayah. Perlahan, kita bisa memperluas pengembangan ini sesuai dengan potensi dan karakter destinasi yang ada,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya dialog ini sebagai wadah bertukar pikiran, berbagi pengetahuan, dan menciptakan strategi promosi pariwisata yang efektif. Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah daerah memberikan fasilitas penunjang pariwisata seperti gazebo, toilet portabel, wahana banana boat, dan speed boat.

Fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata lokal dan memperkuat peran Pokdarwis dalam pengelolaan destinasi. “Ini adalah wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan Pokdarwis di PPU. Kami berharap fasilitas ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendukung sektor wisata kita,” ujar Zainal.

Ia juga mendorong Pokdarwis untuk mengoptimalkan sarana dan prasarana yang telah disediakan, tidak hanya dalam mendukung kreativitas dan inovasi wisata tetapi juga dalam meningkatkan kenyamanan pengunjung.

“Pantai kita, seperti Tanjung dan Nipah-Nipah, menjadi fokus pengembangan. Namun, bantuan ini juga dialokasikan untuk destinasi lain di wilayah PPU,” tambahnya.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Pariwisata PPU, para pelaku seni dan budaya, serta sejumlah anggota Pokdarwis dari berbagai wilayah di Kabupaten PPU. Zainal berharap semangat para pelaku seni, budaya, dan pariwisata terus berkembang sehingga fasilitas yang ada bisa semakin ditingkatkan dan destinasi wisata di PPU semakin dikenal luas.

“Dengan promosi yang baik dan fasilitas yang memadai, destinasi kita akan semakin diminati oleh wisatawan dari luar daerah. Semoga peluang ini terus berkembang demi kemajuan pariwisata di PPU,” tutupnya. (ADV/DiskominfoPPU/SBK)

Bersama Warga Sepaku, Pj Bupati PPU Galakkan Aksi Cegah DBD di IKN

PPU – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Zainal Arifin, memulai kick-off Gerakan Bersih Lingkungan di Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, pada Sabtu (16/11/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus sebagai langkah konkret mengatasi lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah calon Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara tersebut.

“Hari ini kita mulai bergerak untuk menginisiasi gerakan masyarakat. Langkah pertama adalah membersihkan sarang nyamuk, kemudian mencari lokasi-lokasi potensial sarang nyamuk untuk diberi larvasida. Setelah itu, kita akan lakukan pengasapan atau fogging untuk memutus siklus hidup nyamuk,” ujarnya.

Kegiatan ini melibatkan pejabat terkait, jajaran Dinas Kesehatan PPU, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) PPU, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, aparat TNI/Polri. Serta elemen masyarakat seperti pelajar, ketua RT, dan perangkat desa di Sepaku. Selain membersihkan lingkungan, rombongan juga menyusuri permukiman warga untuk memberikan edukasi langsung terkait kebersihan.

Zainal berharap gerakan ini menjadi titik awal kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Menurutnya, dengan lingkungan yang bersih, angka DBD di Kecamatan Sepaku bisa ditekan secara signifikan.

“Kami ingin kegiatan ini dilakukan rutin, minimal dua kali seminggu. Targetnya jelas, Sepaku bisa bebas dari kasus DBD. Bismillah, semoga usaha ini membawa hasil yang baik,” ungkapnya.

Dia juga menyoroti tingginya kasus DBD di Sepaku yang saat ini menjadi peringkat kedua Nasional. Hal ini, menurutnya, merupakan peringatan serius bagi pemerintah daerah dan masyarakat.

“Ini bukan prestasi, tapi peringatan untuk kita semua. Yang terpenting adalah membangun kesadaran kolektif agar masyarakat terus menjaga kebersihan, kesehatan, dan mengurangi sarang nyamuk di lingkungan masing-masing,” tegasnya.

Di akhir kegiatan, Zainal menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk masyarakat Sepaku yang turut serta dalam aksi bersih-bersih lingkungan. “Terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung gerakan ini. Semoga ikhtiar kita ini menjadi langkah awal menuju lingkungan yang sehat dan bebas DBD,” tutupnya. (ADV/DiskominfoPPU/SBK)

Dongkarak PADes Desa Loa Pari Siapkan Destinasi Wisata Baru

TENGGARONG – Pemerintah Desa Loa Pari terus berinovasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) dengan mengembangkan destinasi wisata baru. Proyek ini akan dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai bagian dari upaya diversifikasi unit usaha desa.

Kepala Desa Loa Pari, Ketut, mengungkapkan rencana tersebut merupakan langkah strategis setelah usaha alat tulis kantor (ATK) BUMDes yang dirintis sejak 2017 mengalami kendala, terutama akibat dampak pandemi COVID-19 pada 2020.

“Kami memulai usaha grosir ATK di akhir 2017, dan pada 2018 sudah menyumbang PADes lebih dari Rp12 juta. Namun, pandemi menghantam sektor usaha ini, sehingga kami harus mencari terobosan baru,” ujar Ketut Sabtu (16/11/2024).

Mengusung konsep wisata alam berupa camping ground, Desa Loa Pari berencana menyediakan fasilitas pendukung lengkap untuk para wisatawan, termasuk perlengkapan kemping, penerangan, dan kebutuhan lainnya. Ketut optimistis, destinasi ini tidak hanya akan meningkatkan PADes tetapi juga memperkenalkan potensi alam desa kepada khalayak luas.

“Kami ingin menjadikan tempat wisata ini sebagai daya tarik utama Desa Loa Pari. Selain menawarkan pengalaman kemping yang menyenangkan, kami juga akan menyediakan berbagai fasilitas modern yang menunjang kenyamanan pengunjung,” jelas Ketut.

Sebagai bagian dari persiapan, pemerintah desa telah mengalokasikan dana desa untuk memasang instalasi listrik dan lampu penerangan di area wisata. Saat ini, progres pembangunan destinasi wisata ini telah mencapai 20 persen, dengan target penyelesaian pada 2026.

“Kami sudah memasang penerangan dan listrik di lokasi wisata untuk mendukung aksesibilitas. Targetnya, pada 2026 tempat wisata ini sudah siap menyambut pengunjung,” tambahnya.

Ketut menegaskan bahwa pengembangan destinasi wisata ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan PADes tetapi juga menciptakan lapangan kerja bagi warga desa, sekaligus menjadi pendorong pemulihan ekonomi pascapandemi.

“Kami berharap destinasi wisata ini dapat menjadi magnet ekonomi baru bagi desa. Selain menyumbang pendapatan, kami ingin melibatkan warga desa dalam pengelolaannya, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan secara langsung,” tandasnya. (Yudi/Adv)

Desa Loa Pari Prioritaskan Perbaikan Pertanian dan Perikanan Demi Ketahanan Pangan

TENGGARONG – Pemerintah Desa Loa Pari, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menunjukkan komitmen untuk memperkuat ketahanan pangan dengan menjadikan sektor pertanian dan perikanan sebagai prioritas utama. Dua sektor ini merupakan tulang punggung perekonomian desa sekaligus penyangga ketahanan pangan masyarakat setempat.

Namun, Kepala Desa Loa Pari, Ketut, mengungkapkan bahwa sektor pertanian sering menghadapi tantangan besar, terutama masalah irigasi dan banjir yang diakibatkan oleh meluapnya Sungai Mahakam.

“Banjir dari Sungai Mahakam dan sistem irigasi yang tidak memadai menjadi kendala utama bagi petani kami. Jika tidak segera diatasi, hal ini akan mengancam produktivitas pertanian di desa,” katanya, Sabtu (16/11/2024).

Untuk mengurangi dampak banjir, Pemerintah Desa Loa Pari telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar dan mendapatkan dukungan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar. Dukungan tersebut berupa tiga unit alat penutup sungai induk yang dapat digunakan saat debit air Sungai Mahakam meningkat.

“Alat ini memungkinkan kami menutup aliran air saat Mahakam meluap, sehingga banjir yang biasanya merendam lahan pertanian bisa dicegah,” jelas Ketut.

Selain itu, desa juga memprioritaskan perbaikan sistem irigasi melalui sejumlah program seperti pembuatan parit baru dan pemasangan turap untuk menjaga kestabilan aliran air ke lahan pertanian.

“Kami sedang menjalankan program untuk memperbaiki sistem irigasi, termasuk membuat parit tambahan dan memasang turap guna mencegah kerusakan di area irigasi yang vital bagi petani,” tandasnya. (Yudi/Adv)